26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3763

Rampas Senjata, Modus Pura-pura Buang Air, Pencuri Kotak Infaq Ditembak Polisi

INTEROGASI: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, saat menginterogasi tersangka pencurian kotak infaq, Kamis (7/1).ISTimewa/sumut pos.
INTEROGASI: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, saat menginterogasi tersangka pencurian kotak infaq, Kamis (7/1).ISTimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Iman Habib Hasibuan (34), pelaku pencurian kotak infaq Masjid Al Amin, Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur, terpaksa ditembak kakinya oleh personel Polsek Medan Timur. Warga Jalan Rahmat Pik, Kecamatan Medan Denai ini, ditembak lantaran melakukan perlawanan dan berusaha merampas senjata api (senpi) polisi saat diringkus dari rumahnya, Rabu (6/1) lalu.

INTEROGASI: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, saat menginterogasi tersangka pencurian kotak infaq, Kamis (7/1).ISTimewa/sumut pos.
INTEROGASI: Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin, saat menginterogasi tersangka pencurian kotak infaq, Kamis (7/1).ISTimewa/sumut pos.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka bermula dari adanya video pencurian kotak infaq yang sempat viral di media sosial (medsos) pada 31 Desember 2020 lalu. Di samping itu, pihak masjid juga membuat pengaduan kepada petugas.

“Setelah menerima laporan dan melihat video itu, petugas kemudian melakukan cek TKP. Berdasarkan penyelidikan, tim kemudian mengetahui tersangka pencurian tersebut,” ungkap Arifin, didampingi Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu ALP Tambunan, Kamis (7/1).

Dari hasil penyelidikan, lanjut Arifin, diketahui keberadaan tersangka sedang berada di kediamannya, Rabu (6/1). Selanjutnya, personel langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penangkapan.

“Tersangka berhasil ditangkap di rumahnya. Namun saat diamankan, ternyata beralasan ingin buang air besar,” tuturnya.

Personel lalu meminta tersangka untuk ke kamar mandi dengan melakukan pengawalan ketat. Tapi, tersangka memanfaatkan kesempatan dengan melakukan perlawanan dan berusaha merampas senpi polisi sembari kabur.

“Melihat tersangka berusaha melarikan diri, petugas mengeluarkan tembakan peringatan ke udara. Namun tak diindahkan tersangka, sehingga anggota terpaksa memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kakinya,” beber Arifin.

Arifin menjelaskan, dari penangkapan tersebut, disita barang bukti berupa pakaian dan topi tersangka saat beraksi. Selain itu, tang, kotak infaq, dan barang bukti lainnya.

“Berdasarkan pemeriksaan penyidik, tersangka sudah berulang kali melakukan pencurian kotak infaq, dengan modus berpura-pura menumpang kamar mandi di masjid. Bahkan, tersangka ini juga residivis dalam kasus penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Sementara itu, tersangka nekat mencuri karena kebutuhan ekonomi. Dia berdalih, membutuhkan uang untuk biaya anaknya yang sedang sakit.

“Anak saya sakit,” aku tersangka, tanpa menjelaskan secara detail sakit yang dialami anaknya.

Menurut tersangka, aksi pencurian dilakukannya sendirian dengan cara merusak gembok kotak infaq menggunakan tang yang sudah disiapkan. Modusnya, pura-pura ke kamar mandi masjid untuk cuci muka.

“Saya pantau dulu situasi, kalau sudah sepi, kemudian saya masuk ke dalam masjid,” ujar tersangka, yang mengaku baru 2 kali mencuri kotak infaq di masjid. (ris/mag-1/saz)

KA Binjai-Medan Tabrak Mobil PNS

TONTONAN: Mobil Toyota Avanza dengan nopol BK 1864 ID yang ringsek ditabrak KA Binjai-Medan, menjadi tontonan masyarakat sekitar, Kamis (7/1). TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kecelakaan lalu lintas pada perlintasan rel kereta api (KA) tanpa palang pintu, kembali terjadi pada awal 2021. KA jurusan Binjai-Medan menghantam mobil Toyota Avanza nomor polisi (nopol) BK 1864 ID, yang dikemudikan Z Hutabarat (59), warga Jalan Seksama, Gang Mandor Nomor 235 Medan.

TONTONAN: Mobil Toyota Avanza dengan nopol BK 1864 ID yang ringsek ditabrak KA Binjai-Medan, menjadi tontonan masyarakat sekitar, Kamis (7/1). TEDDY AKBARI/SUMUT POS.

Akibatnya, Z Hutabarat yang merupakan seorang PNS tersebut, mengalami luka ringan. Kejadian itu terjadi di Jalan Ikan Kakap, Lingkungan II, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Binjai Timur, Kamis (7/1) siang.

“Pengemudi tidak tahu ada kereta api yang mau melintas dari Binjai menuju Medan. Saya dan orang yang ada di sini, sudah berteriak-teriak memberi tahu ada kereta api,” ungkap Sri, seorang saksi mata di lokasi kejadian.

Teriakan warga sekitar, menurut Sri, sudah didengar oleh korban. Namun apa daya, sudah terlambat.

“Begitu dengar teriakan, bapak itu maju mundur dari rel. Tapi tidak sempat lagi. Akhirnya kejadianlah (tabrakan),” imbuhnya.

Beruntung, korban tidak mengalami luka berat. Pascakecelakaan, korban terlihat menghubungi seseorang. Tak lama berselang, istri korban datang dan langsung memboyongnya untuk berobat.

“Cuma luka robek di pelipis yang kami lihat,” beber Sri lagi.

Tak lama berselang, petugas KA Binjai datang ke lokasi untuk mengevakuasi mobil yang sudah ringsek. Warga pun memadati lokasi, hingga membuat sedikit lalu lintas menjadi macet.

Sementara Kasubbag Humas Polres Binjai, AKP Siswanto Ginting, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan, korban datang dari arah Jalan Sisingamangaraja hendak menuju Jalan Soekarno-Hatta. Untuk menuju Jalan Lintas Medan-Binjai, korban melintasi TKP.

“Saat korban melintas, bersamaan KA Sri Lelawangsa dengan Masinis Dedi Eko Pranoto juga melintas, dan terjadi tabrakan. Kerugian materil ditaksir mencapai Rp30 juta,” pungkasnya. (ted/saz)

Serapan APBD Humbahas TA 2020 Hanya 85,71 Persen

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO- Penyerapan anggaran Kabupaten Humbang Hasundutan tahun anggaran 2020, hingga per 31 Desember 2020 terealisasi hanya mencapai 85,71 persen atau Rp875.839.036.586,00 dari total belanja Rp1.021.828.914.351,24.

Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Humbang Hasundutan, Batara Siregar mengatakan, bahwa serapan anggaran tahun 2020 hingga memasuki 31 Desember 2020 mencapai 85,71 persen. Menurutnya, angka itu masih angka sementara dan belum final.

“Iya, per 31. Tapi masih ada mekanisme pelaporan antara OPD dan BPKPAD sampai laporannya nanti final,” katanya, Kamis (7/1).

Dijelaskannya, serapan anggaran itu terbagi dari tiga jenis penggunaan. Diantaranya, belanja operasi, belanja modal dan belanja tak terduga.

Pada belanja operasi , anggaran yang dialokasikan sebesar Rp842.375.097.859,02. Dari jumlah tersebut, penyerapan hingga per 31 Desember Rp750.244.166.205,00 atau 89,06 persen.

Hal ini terlihat dari belanja pegawai yang berada diangka Rp397.915.370.147,00 atau 91 persen dari total dianggarkan Rp434.346.280.232,02.

Kemudian, pada belanja barang dari total dianggarkan sebesar Rp189.666.178.834,00 baru terserap Rp159.620.480.693,00 atau 84,16 persen. Sedangkan, belanja hibah berada diangka Rp41.353.200.000,00 atau 96,79 persen dari total Rp42.728.915.200,00.

Sementara, untuk belanja bantuan sosial dari total yang dianggarkan Rp430.080.000,00 baru terserap Rp365.080.000,00 atau 84,89 persen. Terakhir, terlihat dari belanja bantuan keuangan dari total anggaran Rp175.203.643.593,00 hanya terserap Rp150.990.035.365,00 atau 86,18 persen.

“Belanja operasi itu terdiri dari belanja pegawai, belanja barang, belanja hibah, belanja bansos dan belanja bantuan keuangan,” tambahnya melalui aplikasi WhatsApp.

Disisi lain, untuk belanja modal dari anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 131.610.908.084 yang terdiri belanja tanah, peralatan dan mesin, gedung dan bangunan, belanja jalan, irigasi dan jaringan serta belanja aset tetap lainnya. Penyerapannya itu tadi, baru terealisasi Rp110.436.157.994,00 atau 83,81 persen.

“Sementara, untuk belanja tak terduga dialokasikan sebesar Rp47.842.908.408,00 terealisasi Rp15.158.712.387,00 atau 31,68 persen,” kata Batara.

Disinggung, apa alasan serapan itu masih 85,71 persen, Batara mengaku bahwa komposisi angka tersebut masih sementara dikarenakan masih data pertanggungjawaban yang perlu dikonsolidasi antara OPD dan BPKPAD.

Disinggung, OPD mana saja yang belum terserap, Batara belum dapat menjelaskan. “Belum bisa lae, karena masih proses perhitungan. Kalau tuntas nanti defenitifnya aku kabari ke lae rinciannya,” ujar dia.

Bahkan, menurutnya, itu dapat diketahui paling lama 2 bulan setelah anggaran berakhir OPD menyelesaikan laporan keuangannya.

“Sesuai ketentuan paling lama 2 bulan setelah anggaran berakhir OPD menyelesaikan laporan keuangan,” ucapnya. (des/ram)

Extra Unlimited dari Smartfren

Regional Head Northern Sumatera Smartfren, Jefry Batubara.

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Smartfren memperkuat kepemimpinannya sebagai pelopor paket internet Unlimited di Indonesia dengan menghadirkan Unlimited Relaunch. Mulai Januari 2021, pelanggan Smartfren yang mengaktifkan paket Unlimited dan Kuota Nonstop mendapatkan benefit Extra Unlimited Malam full-speed pada jam 01.00 – 04.59 WIB. Benefit tambahan ini diberikan sebagai respon terhadap pengguna Unlimited dan Kuota Nonstop yang biasa menggunakan internet pada malam hari. Untuk penggunaan traffic data harian, pengguna Unlimited dan Kuota Nonstop menggunakan traffic data sebesar 18% di jam 01.00 – 04.59 WIB.

Tambahan benefit ini tidak mengurangi benefit yang saat ini diperoleh pelanggan masing-masing paket tersebut. Paket Smartfren Unlimited tetap bisa digunakan 24 jam di semua aplikasi, dan diberikan Extra Unlimited Malam full-speed di jam yang telah ditentukan sehingga pelanggan bisa menikmati internet dengan bebas rasa khawatir. Khusus untuk pelanggan Kuota Nonstop, Extra Unlimited Malam full-speed diperoleh selama masih memiliki kuota utama.

Jefry Batubara, Regional Head Northern Sumatera Smartfren mengatakan, “Sebagai pelopor paket Internet Unlimited di Indonesia, Smartfren di tahun yang baru ini berkomitmen memberikan paket Unlimited yang makin Unlimited dan Kuota Nonstop yang makin top. Kini semua pelanggan kedua paket tersebut mendapatkan Extra Unlimited Malam full speed tanpa mengurangi benefit yang sudah ada. Semoga benefit baru ini membantu mereka yang sedang berjuang membuka peluang, hingga malam-malam berkarya, bekerja, belajar dan melakukan berbagai kegiatan digital yang bermanfaat. Misalnya latihan game esports, streaming film, download atau browsing ide bisnis baru.”

Sejalan dengan semangat Smartfren mendukung perjuangan pelanggan mewujudkan mimpi, maka Extra Unlimited Malam full-speed ini bisa diperoleh dengan mudah. Pelanggan yang mengaktifkan paket Unlimited atau Kuota Nonstop paling murah pun bisa mendapatkannya. Begitu pula untuk mereka yang menggunakan eSIM di iPhone dan Android, juga memperoleh benefit tersebut.

Benefit tambahan ini akan otomatis aktif ketika memasuki pukul 01.00 WIB dan akan berhenti pada pukul 04.59 WIB. Selanjutnya, setelah waktu tersebut, pelanggan akan memakai batas pemakaian wajar (FUP) dari paket Unlimited yang sedang aktif. FUP akan di-reset begitu memasuki pukul 00.00, dan kembali memasuki Unlimited Full Speed Malam pada jam 01.00 – 04.59 WIB.

Kini pelanggan juga bisa mendapatkan Kartu Perdana internet Smartfren Unlimited baru seharga Rp22.500 untuk masa aktif 7 hari dengan batas pemakaian wajar 1 GB per hari. Selain itu ada juga varian Smartfren Unlimited Lite Rp55.000 dengan masa aktif 28 hari dan batas pemakaian wajar 0,5 GB per hari; dan Rp80.000 dengan masa aktif 28 hari dan batas pemakaian wajar 1 GB per hari. 

Khusus untuk pelanggan yang membutuhkan batas pemakaian wajar tambahan, masih bisa menikmati fitur Booster Unlimited harian.  Ada 3 pilihan masa berlaku dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari Rp2.000 berlaku 1 hari, Rp5.000 berlaku 3 hari, dan Rp10.000 berlaku 7 hari. Pemakaian Booster Unlimited ini akan ditambahkan pada total batas pemakaian wajar harian paket internet Unlimited yang aktif.

Pelanggan yang membutuhkan kuota besar dengan Extra Unlimited Malam full-speed juga dapat menggunakan Smartfren Kuota Nonstop. Paketnya terdiri dari 4 pilihan, yakni Kuota Nonstop 6 GB seharga Rp30.000 dan masa aktif 28 hari, Kuota Nonstop 10 GB seharga Rp45.000 dengan masa aktif 28 hari, Kuota Nonstop 18 GB seharga Rp65.000 dengan masa aktif 28 hari, dan Kuota Nonstop 30 GB harga Rp100.000 dengan masa aktif 28 hari. (ram)

Permudah Bersedekah, JNE Gandeng Rumah Zakat

MEDAN, SUMUTPOS.CO– JNE adalah perusahaan karya anak bangsa yang terus berupaya memberikan manfaat kepada masyarakat  di seluruh Indonesia. JNE memiliki tagline “Connecting Happiness” yang berarti mengantarkan kebahagiaan dan maknanya luas, sehingga jika bicara tentang JNE, maka bukan hanya tentang pengiriman paket, namun dalam berbagai aspek di setiap kehidupan masyarakat.

Salah satu manfaat yang ingin diberikan JNE saat ini yaitu menjalin kerjasama dengan Rumah Zakat untuk memudahkan dalam menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya untuk pemberdayaan masyarakat. Program yang dilakukan diperuntukan untuk mendukung pemerataan layanan zakat, infak dan sedekah di seluruh Indonesia. Kerjasama ini diwujudkan melalui program “Sahabat Kebaikan Rumah Zakat dan JNE”, yang peluncurannya ditandai dengan acara seremonial penandatanganan MoU di Kantor Pusat JNE (Ballroom Lt.7) Jl. Tomang Raya 11, Jakarta Barat pada Selasa (5/1). Secara simbolis, Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto menyerahkan plakat JONI diserahkan langsung kepada  Irvan Nugraha Chief Marketing Officer Rumah Zakat.

Presiden Direktur JNE, Mohamad Feriadi Soeprapto, menuturkan bahwa kegiatan ini sebagai wujud syukur JNE yang telah menyampaikan amanah paket pelanggan selama 3 dekade. Selain itu juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu masyarakat untuk memberikan kemudahan dalam berbagi untuk kebaikan. 

Program Sahabat Kebaikan Rumah Zakat merupakan platform kebaikan yang dapat digunakan oleh mitra untuk mengajak donatur untuk berdonasi zakat, infak, sedekah berbasis sistem affiliate marketing”.  Donatur dapat mendatangi sales counter JNE, untuk melakukan pembayaran zakat dengan menggunakan metode pembayaran antara lain: dompet elektronik, seperti: Shopee Pay, Gopay, OVO, Link Aja, OY; maupun Bank transfer: Mandiri, Muamalat BNI Syariah, BCA, dan Credit Card. Saat ini pembayaran zakat baru dapat dilakukan di 12 Kantor Perwakilan JNE wilayah DKI Jakarta, dan selanjutnya akan berlaku di seluruh sales counter JNE secara bertahap hingga pertengahan tahun 2021. Selain itu donatur yang ingin bergabung bisa langsung melakukan registrasi secara online dan lebih mudah di website rumah zakat. Platform ini dilengkapi dengan landing page khusus, sehingga lebih informatif dan menggunakan sistem “oneklik’.

Irvan Nugraha, Chief Marketing Officer Rumah Zakat, mengatakan bahwa Rumah zakat akan konsisten mendukung upaya – upaya dalam membantu untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah, serta dana sosial lainnya. Melalui kerjasama dengan JNE ini pula diharapkan dapat menumbuhkan semangat bagi seluruh masyarakat untuk memberikan donasi terbaiknya agar dapat membantu sesama.

 “Sesuai dengan tagline JNE, yakni Connecting Happiness, dengan adanya progam ini diharapkan dapat membawa kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Dengan sinerginya JNE dan Rumah Zakat ini, kami berharap dapat tercapai komitmen bersama yang akan dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi hingga kesehatan dan menjadikan masyarakat desa yang lebih mandiri untuk kehidupan yang lebih baik”, pungkas Feriadi. (rel/ram)

Wiraland Luncurkan New Carlton Plus, Inovasi Desain Terbaik

Kejutan Wiraland di Awal Tahun

MEDAN, SUMUTPOS.CO– Dalam sebuah diskusi Economy Outlook 2021  di Jakarta, 25 November lalu, industri properti  diprediksi kembali bergairah dan bakal tumbuh  hingga 30% di tahun 2021.

Di Medan, sinyal gairah itu tampak dari Wiraland.  Tidak menunggu lama, perusahaan pengembang terbaik di Medan ini mengawali tahun 2021 dengan meluncurkan tipe rumah terbaru, New Carlton Plus yang merupakan rumah termurah di kelasnya.

Peresmian singkat dan sederhana New Carlton Plus diselenggarakan Selasa, 5 Januari 2021 lalu di Perumahan Halton Place, Jalan Panglima Denai, Menteng VII, Medan ditandai dengan pelepasan balon tepat di depan rumah New Carlton Plus sebagai simbol rumah tersebut siap dipasarkan.

Hadir Antonio Onasio, General Manager Sales & Marketing; Agus Salim, Business Manager; Padli Chen, Sales Leader; dan seluruh tim sales Halton Place.

New Carlton Plus merupakan inovasi desain dari tipe sebelumnya, yakni New Carlton.

 “Rumah tipe New Carlton Plus adalah rumah dengan fasilitas lebih lengkap dan lebih luas dari sebelumnya. Dengan luas tanah 9×15 meter, luas bangunan 200 m2, dan terdapat 5 kamar tidur dan 5 kamar mandi, menjadikan tipe ini idaman para keluarga besar”, papar Antonio Onasio, GM Sales & Marketing kepada media, Selasa (6/01/2020).

Secara keseluruhan, tipe New Carlton Plus terlihat mewah yang dipadu dengan konsep desain modern-minimalis baik eksterior maupun interior. Menariknya, harga yang ditawakan jauh lebih rendah untuk tipe sekelasnya.

Agus Salim, Business Manager, menjelaskan, tipe terbaru New Carlton Plus dipatok seharga mulai Rp. 1.3 miliaran, diskon khusus 10%, DP ringan mulai 10%, sudah termasuk biaya pajak, KPR, dan notaris, sehingga konsumen tidak perlu lagi memikirkan biaya tambahan sesudahnya.

“Tipe ini termewah dan termurah di kelasnya. Di perumahan lain dengan fasilitas super mewah dan super lengkap seperti ini, harga bisa lebih dari Rp. 2 miliaran. Tak berlebihan rasanya jika tipe ini disebut sebagai yang termurah di kelasnya”, imbuh Agus Salim.

Ia optimistis diluncurkannya tipe rumah mewah tapi termurah di kelasnya ini akan disambut baik oleh masyarakat.

Rumah tipe New Carlton Plus saat ini siap dipasarkan untuk umum. “Bagi yang penasaran, silakan berkunjung ke rumah contoh di Perumahan Halton Place, atau hubungi hotline: 0852-9727-5999, follow IG Halton Place: @halton_place, dan klik website resmi di: wiraland.com/hp,” ujarnya. (rel/ram)

M Nuh Dukung Komnas HAM Usut Tewasnya Anggota FPI

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Sumatera Utara, Muhammad Nuh mendukung penuh langkah Komnas HAM mengungkap fakta tewasnya 6 warga sipil yang merupakan anggota FPI, pada awal Desember 2020 lalu. Sebagai bentuk dukungannya, Nuh melayangkan surat resmi ke Ketua Komnas HAM agar dapat bekerja secara profesional dan tranparan dalam menyidik dan mengungkap fakta di balik peristiwa yang diduga sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan extra-judiciall killing (pembunuhan di luar putusan pengadilan).

“Tindakan extra-judiciall killing merupakan suatu pelanggaran hak hidup seseorang yang dijamin oleh UUD 1945 dan merupakan hak azasi yang tidak dapat dikurangi apapun keadaannya. Karenanya, tindakan itu tidak boleh terjadi di Indonesia yang merupakan negara hukum,” kata Nuh dalam siaran persnya terkait refleksi 2020 dan semangat menyongsong tahun 2021 yang diterima SumutPos.co, Kamis (7/1/2021).

Muhammad Nuh juga menyikapi soal aspirasi masyarakat di Kecamatan Puncak Sorik Marapi yang mengharapkan agar dana desa bisa sepenuhnya untuk pembangunan, tidak dialokasikan untuk program covid 19. “Karena masih banyak  infrastruktur desa yang harus diperbaiki dengan dana desa tersebut.  Masyarakat juga berharap pembagian dana desa disesuaikan dengan jumlah penduduknya (proporsional),” sebut Nuh.

Mantan anggota DPRD Sumut ini juga mengungkapkan, kondisi infrastruktur khususnya ruas jalan nasional di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) masih banyak yang rusak. “Seperti di Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Padanglawas, dan Padanglawas Utara, banyak jalan yang rusak dan berlubang sehingga sering terjadi kecelakaan. Karenanya, diharapkan perbaikan jalan nasional tersebut dapat disegerakan,” bebernya.
Selain itu, Nuh juga menyikapi soal penyaluran bantuan Covid-19 kepada masyarakat, di mana ia masih banyak menemui kerumunan yang berpotensi menularkan Covid-19. “Kita harapkan teknis pembagian bantuan dapat lebih kondusif dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi penularan Covid,” imbaunya.

Di bidang pendidikan, Nuh mengaku banyak mendapat aspirasi dari guru honorer, khususnya pendidikan Agama Islam (PAI) di Kota Medan, agar mereka dapat diangkat menjadi PNS. “Saat ini pemerintah akan mengangkat 1 juta guru honorer menjadi PNS. Kita harap, mereka ini dapat diprioritaskan karena selama ini guru PAI jarang diangkat menjadi PNS, padahal mereka sudah lama mengabdi,” ungkapnya.

Begitu juga dengan anak-anak lulusan sekolah luar biasa (SLB), lanjut Nuh, mereka sangat berharap agar perguruan tinggi negeri maupun swasta dapat meberikan peluang yang besar bagi mereka. “Karena selama ini sangat sedikit perguruan tinggi yang menerima lulusan SLB. Kita tidak mau ada diskriminasi,” tandasnya. (adz)

Perbaikan Jalan Longsor di Dairi, Lalu Lintas Dialihkan Selama Tiga Hari

PANTAU: Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Herliandri (kiri) bersama Kasat Intel AKP Polin Damanik (kanan) serta Kabag Ops Kompol Kasmir Sitanggang saat memantau jalan longsor dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di km 6,5 Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Dairi, Rabu (6/1).
PANTAU: Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Herliandri (kiri) bersama Kasat Intel AKP Polin Damanik (kanan) serta Kabag Ops Kompol Kasmir Sitanggang saat memantau jalan longsor dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di km 6,5 Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Dairi, Rabu (6/1).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dairi AKBP Ferio Sano Ginting melalui Kasat Lantas AKP Herliandri menyampaikan, untuk sementara kenderaan yang datang dari arah Sidikalang menuju Medan dan sebaliknya, dialihkan lewat jalan alternatif. Rekayasa arus lalu lintas itu dilakukan, karena adanya perbaikan jalan longsor dilintasan jalan nasional Sidikalang – Medan, tepatnya di kilometer (km) 6,5 Desa Sitinjo, Kecamatan Sitinjo.

PANTAU: Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Herliandri (kiri) bersama Kasat Intel AKP Polin Damanik (kanan) serta Kabag Ops Kompol Kasmir Sitanggang saat memantau jalan longsor dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di km 6,5 Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Dairi, Rabu (6/1).
PANTAU: Kasat Lantas Polres Dairi, AKP Herliandri (kiri) bersama Kasat Intel AKP Polin Damanik (kanan) serta Kabag Ops Kompol Kasmir Sitanggang saat memantau jalan longsor dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya di km 6,5 Desa Sitinjo Kecamatan Sitinjo Dairi, Rabu (6/1).

Kasatlantas AKP Herliandri menerangkan, hasil koordinasi dengan Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara menyatakan untuk perbaikan jalan tersebut, badan jalan harus dikeruk untuk mengeringkan genangan air yang ada disisi kanan jalan dari arah Sidikalang.

“Artinya, badan jalan putus total. Dengan begitu, kita harus melakukan rekayasa lalulintas berupa pengalihan kenderaan melalui jalur alternatif,” ujarnya.

Herliandri menyampaikan, jalur alternatif yang bisa dilewati pengendara kenderaan pribadi yang melintas dari arah Medan menuju Sidikalang akan diarahkan dari Dusun lae Sirambon tembus ke Rimo Bunga. Sementara, kenderaan dari arah Sidkalang menuju Medan lewat Dusun Huta Tikka tembus ke SMK Sitinjo.

“Untuk kenderaan volume tinggi yakni mobil truk serta truk tangki, kita alihkan melalui jalur Sidikalang-Tigalingga – Kutabuluh-Tanah Karo dan sebaliknya dari arah Medan. Untuk pegalihan arus lalulintas ini lanjut Herliandri, kita sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polrea Karo serta Pakpak Bharat,” ucapnya.

Rekayasa lalu lintas ini akan berlangsung selama 3 hari sejak Rabu (6/1). Menurut instansi terkait, proses pekerjaan memakan waktu 2-3 hari yakni sifatnya pemasangan gorong-gorong dan penimbunan sementara.

Untuk membantu pengendara selama rekayasa lalaulintas inj, Polres Dairi akan menempatkan personil disejumlah lokasi dan akan memasang rambu lalulintas petunjuk arah.

Herliandri menambahkan, sampai saat ini tidak ada kendala. Komunikasi dengan instansi terkait lancar, TNI serta masyarakat turut membantu untuk kelancaran arjs lalaulintas dilokasi badan jalan longsor itu, pungkasnya.

Perwakilan dari BBPJN Sumut, Diki Pasaribu kepada wartawan, Rabu (6/1) menyampaikan, perbaikan jalan longsor sudah dilakukan. Kontruksi sementara akan memasang box calper (gorong-gorong kotak). Proses pekerjaan diperkirakan 3 hari ini.

“Kita mau mengeringkan air dengan memgeruk badan jalan. Kita akan buka, karena ada rembesan air dari sisi jalan,” ungkapnya.

Diki menyebut, badan jalan longsor disebabkan gorong-gorong tidak berfungsi/tersumbat.

“Kita akan pasang gorong-gorong dan penimbunan sementara agar kenderaan bisa segera melintas darisana menunggu perbaikan yang permanen,” tutupnya. (rud)

Waspada Banjir, Polsek Medan Helvetia Cek Debit Air Sungai

HUJAN SORE HARI: Sejumlah kendaraan menerobos hujan yang turun sore hari, beberapa waktu lalu. BMKG mengimbau kepada warga agar mewaspadai banjir akibat hujan lebat di sore hari hingga malam hari pada beberapa hari ke depan.
HUJAN SORE HARI: Sejumlah kendaraan menerobos hujan yang turun sore hari, beberapa waktu lalu. BMKG mengimbau kepada warga agar mewaspadai banjir akibat hujan lebat di sore hari hingga malam hari pada beberapa hari ke depan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kota Medan dan sekitarnya sudah mulai tidak aman dari musibah banjir, hanya hujan deras selama satu jam saja, air sudah menggenangi hingga sebatas betis orang dewasa. Hal ini menjadi perhatian Kepolisian Sektor (Polsek) Medan Helvetia.

HUJAN SORE HARI: Sejumlah kendaraan menerobos hujan yang turun sore hari, beberapa waktu lalu. BMKG mengimbau kepada warga agar mewaspadai banjir akibat hujan lebat di sore hari hingga malam hari pada beberapa hari ke depan.
ilustrasi.

Dalam upaya memastikan situasi aman dan kondusif di wilayah hukumnya, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean SH SIK MH memerintahkan anggotanya untuk melakukan patroli rutin dan selalu berkoordinasi dengan para kepala lingkungan yang daerahnya terdapat air aliran sungai, guna melakukan pengecekan debit air sungai yang berada di wilayah Medan Helvetia.

“Saat ini kami sedang lakukan pengecekan, salah satunya debit air di sungai Sunggal yang berbatasan dengan wilayah kami, Medan Helvetia,” ujar Pardamean melalui Panit Sabhara Idha Yudha kepada sejumlah wartawan di Medan, Rabu (6/1).

Menurutnya, debit air kelihatan ada peningkatan ketinggian tidak seperti biasanya, namun saat ini belum begitu mengkhwatirkan. Adapun, lanjutnya, kegiatan Patroli Polsek Medan Helvetia ini untuk mengantisipasi bencana yang mungkin bisa timbul adanya gangguan alam seperti saat ini yang dirasakan warga.

“Curah hujan tidak menentu, jadi kami dari Polsek Medan Helvetia dalam hal ini meningkatkan patroli dan personel Bhabinkamtibmas kami selalu berkoordinasi kepada Babinsa dan kepala lingkungan setempat serta selalu memberikan himbauan-himbauan kepada warga yang berada di bantaran sungai tersebut,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pihaknya dalam hal ini juga meminta agar kegiatan patroli yang dilakukan oleh anggotanya ini merupakan satu kegiatan kepolisian yang dilakukan oleh anggota Polri sebagai upaya mencegah terjadinya gangguan kamtibmas khususnya di wilayah Kecamatan Medan Helvetia. “Pak Kapolsek yang mengingatkan soal ini,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Kasus Dugaan Kelainan Seks Dilakukan Kasek SDN: Inspektorat Ditenggat 1 Bulan Beri Solusi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi II DPRD Medan desak Inspektorat Medan segera mengeluarkan rekomendasi ke Dinas Pendidikan Kota Medan untuk mengambil tindakan terhadap oknum JS selaku Kepala Sekolah Dasar Negeri 064025, Jalan Flamboyan Raya, Medan Tuntungan.Pasalnya, tindakan oknum JS dinilai telah meresahkan karena diduga memiliki perilaku kelainan homoseks.

RDP: Suasana RDP Komisi II DPRD Medan terkait tindakan Kasek SDN 064025 Jl. Flamboyan Raya, Kec. Medan Tuntungan, JS yang diduga memiliki perilaku kelainan homoseks, Rabu (6/1).

Desakan itu merupakan kesimpulan rapat dengar pendapat (RDP) Komisi II DPRD Medan yang dipimpin Ketua Komisi II Surianto didampingi Sekretaris Komisi Dhiyaul, Wakil Ketua Sudari, dan anggota Modesta Marpaung. Hadir pula Kepala Disdik Medan Adlan, Plt Kepala Inspektorat Medan, Hutasuhut, guru tetap, guru honor dan orangtua murid, Rabu (6/1).

Sudari mengatakan, terkait masalah yang sangat meresahkan itu, Inspektorat diberi tenggat waktu satu bulan untuk diberi solusi. “Disdik dan Inspektorat harus mengambil sikap dan bekerjasama,” ujarnya.

Bahkan, Ketua Komisi II Surianto menegaskan agar Dinas Pendidikan dan Inspektorat tidak perlu berlama-lama mengambil kebijakan.

“Tujuannya agar tercipta kenyamanan peroses belajar mengajar di sekolah dimaksud. Kepala Disdik Medan harus menjaga citra pendidikan di Kota Medan. Pihaknya bakal merekomendasikan pergantian JS demi kenyamanan proses belajar mengajar di sekolah tersebut,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Dhyahul Hayati. Menurut dia, kasus ini sudah mencuat sejak Juli 2020. Artinya sudah beberapa bulan lalu. Namun, sampai saat ini tidak ada tindaklanjut dari Inspektorat dan Disdik. “Saya sebagai orangtua juga khawatirkan kalau anak saya sekolah di sana. Apalagi kasus ini sudah viral, Inspektorat harus cepat menangani ini, jangan ini jadi boomerang bagi dunia pendidikan kita,” ungkapnya.

Menjawab itu, Kadisdik Medan Adlan menyampaikan, pada prinsipnya pihaknya tetap menyahuti dan mengumpulkan bukti untuk tindaklanjuti. “Kami tidak diam dan tentu tidak mau salah dalam mengambil keputusan. Kami arif dan bijaksana,” ujarnya.

Sedangkan Hutasuhut mengatakan, pihaknya perlu prinsip kehati-hatian. Saat ini pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti dan tetap menyahuti segala pengaduan.

Sebelumnya, orangtua murid dan guru menyampaikan kekhawatiran atas dugaan kelainan seks tersebut. Sebab jangan sampai terjadi korban terhadap murid lagi di masa mendatang.

Seperti diketahui, puluhan orangtua murid di salah satu SDN yang berlokasi di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Rabu (23/12) mendemo JS, kepsek sekolah tersebut mundur karena diduga memiliki kelainan seksual alias penyuka sesama jenis atau homo.

Raiman, salah satu orangtua murid mengatakan, kasus ini sudah lama terjadi. Bahkan sempat viral di media sosial Facebook pada April 2020. Di mana, ada akun atas nama Jefri Simbolon yang mengungkapkan bagaimana hubungan kepsek JS dengan JU.

“Kami berembung guru dan murid agar tidak ada korban. Ini sudah diketahui ibu lurah dan camat Medan tuntungan. Dihadapan ibu lurah, JU sudah mengakui punya hubungan badan dan di hadapan kami tanggal 13 April JU mengakui semuanya,” ujarnya. (prn/ila)

Teks foto

RDP: Suasana RDP Komisi II DPRD Medan terkait tindakan Kepsek SDN 064025 Jl. Flamboyan Raya, Kec. Medan Tuntungan, JS yang diduga memiliki perilaku kelainan homoseks, Rabu (6/1). IST