26 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 3767

SK CPNS Pemko Medan Sedang Dipersiapkan, 191 CPNS Aktif Bekerja Februari

RUANG KERJA: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap, saat di ruang kerjanya, belum lama ini.
RUANG KERJA: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap, saat di ruang kerjanya, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Me-dan masih mempersiapkan 191 SK pengangkatan para CPNS yang lulus seleksi CPNS Pemko Medan tahun 2019 agar dapat segera bekerja di Februari 2021.

RUANG KERJA: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap, saat di ruang kerjanya, belum lama ini.

“Belum aktif bekerja hari ini, SK nya sedang kita persiapkan,” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan Muslim Harahap kepada Sumut Pos, Senin (4/1).

Walaupun bergeser dari rencana awal yang ingin mulai mengaktifkan ke 191 orang CPNS tersebut menjadi PNS Pemko Medan dan mulai bekerja sejak 4 Januari 2021, tetapi Pemko Medan meyakini para CPNS tersebut akan aktif sebagai PNS Pemko Medan dan mulai aktif bekerja paling lambat di awal Februari 2021.

“SK-nya sudah ditandatangani sama pak Plt (Wali Kota Medan), sekarang lagi kita buatkan petikannya. Paling tidak lama lagi selesai, bulan ini juga atau paling lama bulan depan (Februari) mereka sudah bisa aktif bekerja,” ujarnya.

Diterangkan Muslim, pihaknya akan berusaha agar proses pembuatan SK dapat selesai secepat mungkin.”Ya kita maunya lebih cepat lebih baik lah, supaya mereka bisa cepat bekerja sesuai dengan posisi yang dilamar, karena posisi yang mereka lamar itu memang sedang kosong dan sedang membutuhkan pegawai,” terangnya.

Muslim mengatakan, sebelumnya seluruh ASN telah diberikan pembekalan agar siap bekerja sebagai PNS di jajaran Pemko Medan.

Dari 193 formasi yang dibuka, ada 2 formasi yang pad akhirnya masih tetap kosong. Dalam artian, Pemko Medan hanya merekrut 191 CPNS dari 193 formasi yang dibuka.

“Dua formasi tidak ada yang lulus, gagal sejak SKD (seleksi kompetensi dasar). Posisi formasi yang dimaksud adalah Pengelola Admin Keuangan,” jelasnya.

Terpisah, anggota Komisi I DPRD Medan, Abdul Rani meminta Pemko Medan untuk secepatnya menyelesaikan SK pengangkatan 191 CPNS tersebut. Pasalnya, posisi yang telah dilamar oleh masing-masing CPNS memang telah lama kosong dam membutuhkan tenaga-tenaga tambahan.

“Apalagi ini kan sebenarnya sudah lama sekali, sudah dari akhir 2019, prosesnya sudah memakan waktu satu tahun lebih karena pandemi. Sekarang sudah ada orangnya, tinggal diselesaikan SK nya, maka kita minta untuk segara diaktifkan dan mereka bisa mulai bekerja,” katanya.

Selain itu, Pemko Medan juga diminta untuk berkoordinasi dengan pemerintah pusat soal rencana perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) di Kota Medan, termasuk soal jadwal rencana pembukaan CPNS berikutnya.

“193 formasi itu kan yang disetujui pemerintah pusat, yang kita usulkan kan awalnya lebih dari itu, harapannya bisa ditampung dalam CPNS berikutnya. Lalu guru-guru honorer kan tidak terfasilitasi di CPNS kemarin, kita berharap mereka bisa tertampung di PPPK,” pungkasnya. (map/ila)

Dinas PU Kota Medan Fokus Perbaikan Jalan & Drainase

Banjir di Medan-Ilustrasi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan telah men-yiapkan sejumlah rencana kerja yang siap untuk direalisasikan di tahun 2021. Adapun sejumlah rencana yang dimaksud yakni perbaikan fungsi jalan, fungsi drainase dan fungsi trotoar. Tak cuma fokus disitu, Dinas PU Kota Medan juga akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk melakukan berbagai pembangunan lainnya.

istimewa/sumu tpos BANJIR: Banjir saat hujan akibat buruknya drainase di Kota Medan. Tahun 2021 Dinas PU Medan fokus perbaiki drainase dan jalan.

“Fokusnya masih dalam rangka perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, jalan dan trotoar,” ucap Kepala Dinas PU Kota Medan, Zulfansyah Ali Saputra ST M.Eng kepada Sumut Pos, Senin (4/1).

Dijelaskannya, untuk pembangunan jalan, pihaknya fokus dalam pembangunan akses yang menghubungkan akses antar wilayah dalam Kota Medan, antara lain lanjutan pembangunan jembatan titi dua Sicanang.”Tahun ini dilanjutkan lagi dengan pembangunan gelagar, rencananya paling lama bulan Juni sudah bisa dipergunakan,” ujarnya.

Sedangkan dalam meningkatkan kenyamanan dan memudahkan masyarakat dalam memanfaatkan jaringan jalan di Kota Medan, Dinas PU akan fokus pada perbaikan dan rehabilitasi beberapa ruas Jalan di Kota Medan.

“Kita akan mengembalikan fungsi dan memperindah trotoar yang ada di Kota Medan, yaitu perbaikan trotoar di beberapa titik strategis di pusat kota. Apalagi ada beberapa trotoar yang memang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, itu yang harus ditertibkan dulu dan kita buat menjadi lebih indah,” katanya.

Sedangkan untuk drainase, Dinas PU akan mengurangi titik-titik banjir dan genangan dengan melaksanakan rehabilitasi dan perbaikan jaringan drainase, normalisasi saluran drainase dan pembersihan drainase.

“Karena sedikit banyaknya fungsi drainase ini kan cukup berpengaruh dalam mengatasi banjir di Kota Medan. Itu makanya kita akan memaksimalkan anggaran yang ada untuk bisa mencakup semua itu. Total anggaran untuk Dinas PU di tahun 2021 ini ada sekitar Rp300-an miliar.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan, Benny Iskandar ST MT mengatakan jika tahun ini pihaknya akan berfokus dalam merealisasikan sejumlah rencana pembangunan di Kota Medan pada tahun 2020.”Intinya cuma melaksanakan sebagian kegiatan rencana pembangunan tahun 2020 yang batal,” ucap Benny.

Dikatakan Benny, sampai saat ini pihaknya belum dapat memastikan seluruh agenda pembangunan fisik maupun nonfisik yang akan direalisasikan di tahun 2021. “Belum tahu, karena anggaran belum final juga. Kabarnya tanggal 29 (Desember) kemarin baru keluar koreksi dari Provinsi. Sebagian karena anggaran tahun 2021 hanya sebesar dua per tiga dari rencana pembangunan tahun 2020 yang lalu,” ujarnya.

Dijelaskan Benny, di tahun 2021, Dinas PKPPR memiliki anggaran senilai Rp170 miliar untuk pembangunan fisik dan Rp50 miliar untuk pembangunan nonfisik. Tentu saja nilai itu belum maksimal dalam melakukan rencana pembangunan di Kota Medan tahun 2021.

Namun begitu, ada sejumlah rencana pembangunan fisik tahun 2020 yang tertunda dan hampir dipastikan akan terealisasi pada tahun 2021.

“Misalnya seperti finalisasi pembangunan RS Tipe C Medan Labuhan, Skybridge Lapangan Merdeka, Panti Sosial dan Rehab Kantor Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga). Itu sepertinya memang akan dibangun di tahun ini. Tapi untuk revitalisasi pendopo Lapangan Merdeka (Medan), itu sepertinya memang tidak jadi di tahun 2021 ini, anggarannya tidak cukup,” jelasnya.

Sedangkan untuk anggaran nonfisik, akan direalisasikan untuk biaya sejumlah pembebasan lahan yang dibutuhkan oleh Pemko Medan.

“Nilai Rp50 miliar itu jelas kurang untuk biaya pembebasan lahan, maka nanti akan dibuat prioritas yang mana yang akan dilakukan pembayaran terlebih dahulu. Di tahun 2020 lalu, kita hanya melakukan pembebasan terhadap satu lahan, yaitu di jalan Asoka,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Irwan Ritonga juga mengatakan hal yang senada. Di tahun 2021, Pemko Medan belum memiliki sejumlah rencana pembangunan baru. Alhasil, Pemko Medan tinggal berfokus dalam merealisasikan rencana pembangunan yang tertunda di tahun 2020.”Yang tidak jadi pembangunannya di tahun 2020, itu yang akan di fokus di tahun 2021. Karena di tahun 2020 ada banyak sekali yang tidak jadi dibangun,” kata Irwan.

Ditambah lagi, pada tahun 2021, Pemko Medan juga masih berfokus dalam percepatan penanganan Covid-19 yang masih terus berkembang di Kota Medan. (map/ila)

Semarakkan Milad ke-80, GPA Sumut Gelar Subuh Berjamaah dan Bakti Sosial

BANTUAN: Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara didampingi Ketua GPA Sumut H Zulham Efendi Siregar memberikan peralatan sekolah untuk anak-anak korban kebakaran di Belawan. , Minggu (3/1).markus/sumut pos.
BANTUAN: Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara didampingi Ketua GPA Sumut H Zulham Efendi Siregar memberikan peralatan sekolah untuk anak-anak korban kebakaran di Belawan. , Minggu (3/1).markus/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menyemarakkan milad ke-80 tahun, Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Sumut menggelar Salat Subuh Berjamaah dan bakti sosial, Minggu (3/1).

BANTUAN: Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara didampingi Ketua GPA Sumut H Zulham Efendi Siregar memberikan peralatan sekolah untuk anak-anak korban kebakaran di Belawan. , Minggu (3/1).markus/sumut pos.
BANTUAN: Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara didampingi Ketua GPA Sumut H Zulham Efendi Siregar memberikan peralatan sekolah untuk anak-anak korban kebakaran di Belawan. , Minggu (3/1).markus/sumut pos.

Salat Subuh berjamaah dilaksanakan di Masjid Salman Jalan STM Medan yang dirangkaikan dengan tausiah. Sedangkan bakti sosial digelar di Belawan, dengan melakukan pemberian bantuan kepada anak-anak korban musibah kebakaran.

Hadir pada kegiatan itu Ketua Pengurus Wilayah Al Washliyah Sumatera Utara H Dedi Iskandar Batubara, Sekretaris Alim Nur Nasution, Ketua GPA Sumut H Zulham Efendi Siregar ST, Sekretaris M Fadhillah SPdI, Ketua Panitia Milad Kurnia Salam, Bendahara Achmad Zulfan SH MH, jajaran pengurus GPA Sumut di antaranya Wakil Ketua Fachroel Rozi, Fachroel Rozi, Wakil Sekretaris Zainul Abdi Nasution.

Kemudian, M Yasir Tanjung, Abdullah Fathoni, Wakil Bendahara Erri Manto Damanik, majelis-majelis yakni Indra, Firman, Farhan dan Hendri Lubis, Sekjen GPA Medan Ade Ritonga, GPA Belawan serta penceramah Al Ustad Dr Fuji Rahmadi MA dan Qori Internasional Adnan Tumangger.

Ketua Panitia Milad GPA Kurnia Salam pada sambutannya mengatakan subuh berjamaah dan bakti sosial ini merupakan kegiatan awal dalam rangka milad pada 11 Januari 2021. Selanjutnya milad dirangkaikan dengan acara doa untuk bangsa bersama Al Ustad Das’ad Latif pada 10 Januari 2021.

Ketua GPA Sumut Zulham Efendi Siregar mengatakan, GPA lahir pada tanggal 11 Januari tahun 1941 atau 4 tahun sebelum kemerdekaan Republik Indonesia didirikan oleh Muhammad Arsyad Thalib Lubis, tokoh pendiri Al Washliyah.

Zulham menyebutkan, kegiatan subuh berjamaah yang dilaksanakan GPA Sumut bertujuan memotivasi dan mengajak generasi muda agar mencintai masjid dan mendorong mereka agar semakin dekat dengan ajaran Rasulullah SAW.

“Insha Allah, kegiatan-kegiatan dakwah ini membangkitkan rasa cinta kita kepada Rasulullah dan ajarannya. Dan pada acara puncak milad GPA doa untuk bangsa bersama Al Ustad Das’ad Latif, berharap negeri ini menjadi bangsa baldatun Thoyibatun warobbun Ghofur, dan kita doakan juga wabah corona berakhir agar kita hidup normal sebagaimana mestinya,” harap Zulham.

Ketua PW Al Washliyah Sumut H Dedi Iskandar Batubara, pada kesempatan itu mengapresiasi kegiatan yang dilakukan GPA Sumatera Utara. “Saya memberikan apresiasi yang luar biasa pada GPA Wilayah Sumatera Utara, sampai dengan hari ini terus melaksanakan dakwahnya. Saya kira memperingati hari ulang tahun, kita bersyukur dan rasa syukur itu akan kita tunjukkan dengan orang lain di antaranya dengan memberikan kebaikan dalam kegiatan bakti sosial sekaligus memperbanyak melaksanakan kegiatan-kegiatan dakwah untuk meraih insan insan Kamil,” ujarnya.

BKM Masjid Salman, Afrizal Lubis, mengucapkan terima kasih kepada GPA Sumut yang menjatuhkan pilihannya dan menjadikan Masjid Salman untuk melaksanakan subuh berjamaah.

“Kita mendoakan ke depannya GPA lebih besar lagi gaungnya, lebih jaya lagi dan lebih bermanfaat bagi ummat serta menjadi contoh bagi generasi Islam khususnya di Sumut,” harapnya.

Kegiatan Subuh Berjamaah diisi dengan tausiah oleh ustad Dr Fuji Rahmadi MA yang menyampaikan hendaknya sebagai umat Islam harus bangun dan bergerak secara berjamaah serta bersinergi.

Subuh berjamaah GPA Sumut diakhiri dengan memberikan bingkisan kepada imam masjid dan bilal mayit, sarapan bersama serta pemberian sarapan kepada pengemudi betor dan pengendara yang melintas di jalan STM Medan.

Bakti Sosial di Belawan

Di hari yang sama, Gerakan Pemuda Al Washliyah Sumatera Utara juga melaksanakan bakti sosial kepada korban kebakaran di Belawan.

Rombongan GPA Sumut bersama Ketua PW Al Washliyah Dedi Iskandar Batubara didampingi Pengurus Al Washliyah dan GPA Belawan menemui masyarakat yang menjadi korban kebakaran di Musholla Daarul Ittihad.

Saat itu GPA Sumut di bawah kepemimpinan Zulham Efendi Siregar bersama pengurus serta panitia milad ke-80 memberikan bantuan peralatan sekolah berupa tas, buku tulis dan seragam sekolah untuk puluhan anak-anak korban kebakaran.

Ustad HM Nurwahabi, tokoh masyarakat dan pengurus Al Washliyah Belawan mengucapkan terima kasih atas kehadiran PW Al Washliyah dan GPA Sumatera Utara yang memberikan perhatian kepada anak yang terkena dampak kebakaran. “Insya Allah nanti apa yang diberikan akan digunakan sebaik-baiknya, walaupun kita hari ini masih dilarang untuk sekolah,” katanya. (map/ila)

Prediksi Seminggu ke Depan, Sirkulasi Eddy Picu Medan Cuaca Ekstrem

MENDUNG: Awan terlihat bandung di lihat dari salah satu ruas jalan di Kota Medan, tepatnya di Kesawan.
MENDUNG: Awan terlihat bandung di lihat dari salah satu ruas jalan di Kota Medan, tepatnya di Kesawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Sumatera Utara (Sumut) termasuk Kota Medan untuk seminggu ke depan masih mengalami cuaca ekstrem.

MENDUNG: Awan terlihat bandung di lihat dari salah satu ruas jalan di Kota Medan, tepatnya di Kesawan.
MENDUNG: Awan terlihat bandung di lihat dari salah satu ruas jalan di Kota Medan, tepatnya di Kesawan.

Hal itu dikatakan Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Endah Paramita kepada Sumut Pos di Medan, Senin (4/1).”Potensi cuaca ekstrem tersebut akibat fenomena pusaran angin atau sirkulasi Eddy di wilayah Samudera Hindia,” ujarnya.

Sirkulasi Eddy di Samudera Hindia, kata dia, mengakibatkan banyaknya pembentukan awan konvektif dan berpotensi meningkatkan awan-awan hujan di sekitar pantai barat Sumut.

Ia menambahkan, salah satu fenomena alam pusaran Eddy tersebut, mengakibatkan potensi cuaca ekstrem hingga pekan depan. Di antaranya hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada siang, sore, dan malam hari, terutama di wilayah pantai barat Sumut.

Bahkan, kata Endah, wilayah Samosir, Humbanghasundutan, Tapanuli Utara, Pakpakbharat, Dairi, Tapanuli Selatan, Padangsidempuan, Tapanulitengah, Sibolga, Mandailingnatal, dan Toba, berpotensi dilanda banjir dan longsor.

“Hujan yang terjadi bisa juga meluas namun dengan intensitas ringan hingga sedang ke wilayah Padanglawas, Padanglawas Utara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Serdangbedagai, Batubara, Deliserdang, Medan, Langkat, dan sekitarnya,” paparnya.

Dikatakannya, suhu udara di berbagai wilayah Sumut antara 17-32 derajat Celsius dan kelembaban udara 60-98 persen, dengan pergerakan angin dari Timur Laut menuju Barat Daya yang memiliki kecepatan 10-20 Km per jam.

“Akibat sirkulasi Eddy ini menyebabkan gelombang laut di perairan Selat Malaka bagian tengah, Samudera Hindia barat Nias, dan Nias-Sibolga, diperkirakan mencapai 2,5 meter,” ucapnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat di Sumut, khususnya di Medan, agar dapat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat, angin kencang disertai petir. “Tetap waspada cuaca ekstrem dan genangan-genangan air khusus di Kota Medan dan sekitarnya. Banjir di pesisir pantai di wilayah Sumut dan longsor di wilayah dataran tinggi,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Berkerumun dan Dihadiri Ratusan Orang, Jamaah Pengajian UAS Dibubarkan

DIBUBARKAN: Ratusan masyarakat yang ingin mengikuti pengajian Ustad UAS, dibubarkan Satpol PP karena berkerumun di luar halaman Masjid Amal Silaturahmi, di Kompleks Asia Mega Mas, Senin (4/1). istimewa/sumu tpos.
DIBUBARKAN: Ratusan masyarakat yang ingin mengikuti pengajian Ustad UAS, dibubarkan Satpol PP karena berkerumun di luar halaman Masjid Amal Silaturahmi, di Kompleks Asia Mega Mas, Senin (4/1). istimewa/sumu tpos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengajian yang digelar di Masjid Amal Silaturahmi, Kompleks Asia Mega Mas yang menghadirkan Ustad Abdul Somad (UAS), terpaksa dibubarkan Satpol PP, Senin (4/1). Hal itu karena para jamaah yang hadir jumlahnya ratusan orang dan berkerumun sehingga bisa berdampak pada penularan Covid-19 di lokasi acara, tampak petugas Satpol PP dan Kepolisian berulangkali meminta jamaah untuk menjaga jarak dan memakai masker. Sebab, jamaah terlihat berkerumun hingga ke luar masjid.

DIBUBARKAN: Ratusan masyarakat yang ingin mengikuti pengajian Ustad UAS, dibubarkan Satpol PP karena berkerumun di luar halaman Masjid Amal Silaturahmi, di Kompleks Asia Mega Mas, Senin (4/1). istimewa/sumu tpos.
DIBUBARKAN: Ratusan masyarakat yang ingin mengikuti pengajian Ustad UAS, dibubarkan Satpol PP karena berkerumun di luar halaman Masjid Amal Silaturahmi, di Kompleks Asia Mega Mas, Senin (4/1). istimewa/sumu tpos.

Mereka mengimbau melalui pengeras suara yang ada di mobil Polrestabes Medan, agar mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penularan virus Corona (Covid-19).”Tetap mematuhi protokol kesehatan, kami imbau tetap mematuhi protokol kesehatan,” teriak aparat polisi maupun Satpol PP melalui pengeras suara. “Maaf ibu-ibu tempat sudah penuh, ini yang di dalam yang dari jam 08.00 WIB tadi, mohon untuk menyaksikan via daring,” teriak petugas lagi melalui pengeras suara.

Beberapa jamaah yang datang tidak diperbolehkan masuk, terlihat kecewa lantaran tidak bisa mengikuti pengajian ustaz kondang itu. Salah seorang Jamaah, Ibnu Muttaqin mengatakan, pihaknya bersama rekan-rekannya memutuskan untuk pulang sebelum pengajian selesai. “Kita udah gak nyaman lagi. Ya sudahlah pulang saja. Apalagi posisi kita di teras masjid,” ujar Muttaqin kepada Sumut Pos, saat ditemui di lokasi.

Muttaqin mengaku kecewa, karena tidak mengikuti pengajian itu hingga selesai. “Saya pulang sekitar jam 14.00 WIB. Saya lihat banyak petugas mengimbau agar tidak berkerumun. Sehingga kita memilih untuk pulang saja,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Medan M Sofyan mengatakan, ada pelanggaran protokol kesehatan, sehingga petugas dari Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melakukan pembubaran. Namun, pelanggaran protokol kesehatan terjadi di luar lokasi pengajian yang diisi oleh Ustadz Abdul Somad (UAS). “Iya, terjadi pelanggaran protokol kesehatan diluar dari lokasi acara yang telah disiapkan oleh panitia. Langkah kita dari Satgas Covid-19 Medan bidang keamanan yakni TNI/Polri dan Satpol PP, melakukan himbauan untuk taat dan menjalankan prokes,” kata M Sofyan.

Sofyan mengatakan, warga yang berkerumun diminta membubarkan diri dan tidak berkerumun. Menurut M Sofyan, pelaksanaan pengajian UAS di Masjid Amal Silaturahim berjalan sesuai protokol kesehatan. Namun sejumlah warga yang datang dan tidak diperbolehkan masuk, berkerumun di luar masjid. “Kalau yang kami lihat di dalam masjid relatif tertib sesuai surat Plt Wali Kota Medan. Ya, pihak panitia mengirim surat untuk meminta izin dalam hal ini ke Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Medan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Amal Silaturahim, Indra Syafii mengatakan, kedatangan Ustaz Abdul Somad sengaja diundang oleh BKM untuk mengisi pengajian di masjid yang bersengketa itu.”Kita mengundang ngaji bareng dengan UAS dalam rangka memperkaya ketakwaan dan keimanan,” kata Indra Syafii.

Dikatakan Indra Syafii, pengajian yang diisi oleh UAS telah direncanakan sejak 2019 lalu. Namun, baru di awal tahun 2021 UAS dapat berhadir memberikan pengajian.”Kami sudah berkoordinasi dengan aparat, contoh kepolisian Polrestabes Medan, kelurahan, camat. Saat pertemuan dengan Pak Camat, Dandim, Koramil, bahwa yang harus dijaga adalah protokol kesehatan,” ujarnya.

Menurut Indra, pihaknya telah menyediakan dan menjalankan protokol kesehatan dengan hanya memperbolehkan 700 masyarakat yang hadir. Indra mengatakan, usai acara berjalan dengan lancar dan pihak kepolisian mengatakan ikut menjaga proses penerapan protokol kesehatan.”Tadi pak kepolisian mengatakan bahwa segala sesuatu berjalan lancar, mungkin tadi ada beberapa yang lompat dan itu nggak masalah mungkin karena cintanya kepada Ustad Abdul Somad,” ujarnya.

Dia mengatakan, pengajian yang dihadiri oleh UAS dalam rangka memberikan semangat dan menguatkan umat untuk mempertahankan masjid wakaf tersebut. Sedangkan terkait dugaan adanya pelanggaran prokes saat acara berlangsung, Indra membantah dan mengatakan bahwa hal tersebut terjadi di luar lokasi pengajian.

Kata Indra, setelah berkoordinasi dengan petugas termasuk kepolisian, seluruh rangkaian acara telah dipersiapkan sesuai prosedur protokol kesehatan.”Insya Allah yang kami ketahui tidak ada melanggar prokes, karena semua sudah ditutup oleh petugas. Dan kursi pun sudah berjarak 1 meter,” katanya. (mag-1/bbs/ila)

BPJS Kesehatan-Rumah Sakit Chevani Tebingtinggi Jalin MoU, Umar: Pelayanan Kesehatan Harus Ditingkatkan

SAKSIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyaksikan MoU rumah sakit Chevani dengan BPJS Kesehatan.SOPIAN/SUMUT POS.
SAKSIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyaksikan MoU rumah sakit Chevani dengan BPJS Kesehatan.SOPIAN/SUMUT POS.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, didampingi Wakil Oki Doni Siregar dan Sekda Muhammad Dimiyathi, menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) antara BPJS Kesehatan dengan Rumah Sakit Chevani di Balai Kota Tebingtinggi, Senin (4/1).

SAKSIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyaksikan MoU rumah sakit Chevani dengan BPJS Kesehatan.SOPIAN/SUMUT POS.
SAKSIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan menyaksikan MoU rumah sakit Chevani dengan BPJS Kesehatan.SOPIAN/SUMUT POS.

Dalam amanatnya, Umar menyampaikan, kerja sama yang dilakukan ini merupakan bentuk kepedulian rumah sakit swasta dalam melayani masyarakat, dengan bekerja sama BPJS Kesehatan. Artinya, masayarakat dapat berobat ke Rumah Sakit Chevani secara gratis.

“Tapi setelah adanya pelayanan BPJS Kesehatan ini, kami harap pihak rumah sakit dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, baik dalam bentuk fasilitas yang diterima pasien, maupun sumber daya tenaga kesehatannya juga harus ditingkatkan,” ungkap Umar.

Menurut Umar, karena Kota Tebingtinggi merupakan kota jasa, tentunya saat ini pihaknya menjual jasa kesehatan. Dan masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan fasiltas dan layanannya. Dia juga berpesan kepada Rumah Sakit Chevani, agar benar-benar memberikan honor yang pantas sesuai jabatan yang disandang oleh doktor umum, dokter spesialis, dan tenaga kesehatan lainnya.

“Kita harus belajar bagaimana menciptakan tenaga kesehatan yang punya tanggung jawab sesuai keilmuannya. Meski pada bidang manajemen dan pelayanan, jangan melakukan kekeliruan, dan para dokter yang tidak bisa memberikan pelayanan jangan dipakai lagi,” tegas Umar.

Sedangkan untuk memilih tenaga medis dan dokter, Umar menyarankan, agar dipilih yang memiliki etika dan ramah kepada masyarakat. Dia juga menyinggung soal penyebab masyarakat Indonesia banyak berobat ke luar negeri, khususnya Malaysia dan Singapura. Menurut Umar, hal itu disebabkan pelayanan kesehatan yang diberikan di negeri ziran itu, lebih profesional sesuai bidang dan tugasnya. Maka menurutnya, hal tersebut perlu ditanamkan kepada tenaga kesehatan yang ada di Rumah Sakit Chevani ini.

“Ke depannya, Rumah Sakit Chevani harus terus melakukan koordinasi dengan BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan Tebingtinggi. Apa saja yang menjadi kelemahan selama ini, harus diperbaiki. Mari bersinergi dengan baik antara rumah sakit yang satu dengan lainnya,” imbau Umar lagi.

Sementara Kepala Rumah Sakit Chevani, dr Nelson Simanjuntak mengatakan, setelah dilakukannya MoU ini, pihaknya akan bisa memberikan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat yang memiliki dan ditanggung dalam BPJS Kesehatan. (ian/saz)

Tersimpan di 3 Bank per Desember 2020, Deposito Pemkab Humbahas Capai Rp5,2 M

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) per 29 Desember 2020 lalu, memperoleh deposito mencapai Rp5,2 miliar. Dan dana tersebut masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Bidang Akuntansi dan Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Asset Daerah (BPKPAD) Pemkab Humbahas, Batara Siregar mengatakan, Pemkab setiap tahunnya menyimpan uang berbentuk deposito yang tersimpan pada 3 bank. Yakni Bank Sumut, BRI, dan BNI.

“Besarannya fluktuatif, tergantung keuangan Pemkab,” ungkap Batara, 30 Desember lalu.

Lebih lanjut Batara menjelaskan, dana yang didepositokan merupakan uang yang sebagian berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan PAD. Sementara nilainya, diketahui setelah pihaknya menghitung seluruh kebutuhan Pemkab dalam periode tertentu.

“Misalnya, ada uang Rp100 miliar. Setelah dihitung, ternyata hanya butuh Rp40 miliar. Maka sisa yang Rp60 miliar didepositokan,” jelasnya.

Dari deposito ini, lanjutnya, Pemkab memperoleh keuntungan bunga, dengan nilai rata-rata bunga 4 sampai 5 persen, yang berbeda setiap banknya. Namun sayangnya, menurut Batara, potensi pendapatan dari deposito menurun, tidak seperti 2019 yang mencapai Rp10 miliar.“Untuk bunga deposito 2019 mencapai Rp10 miliar,” bebernya.

Dia juga mengatakan, kerja sama dengan 3 lembaga perbankan ini sebagai satu bentuk optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. Yang dilandasi dengan aturan PP 12 Tahun 2019, tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Selain dari deposito, Pemkab Humbahas juga menerima dalam bentuk jasa giro kas daerah. Batara menyebutkan, realisasi penerimaan jasa giro kas daerah pada 2020, sebesar Rp2,1 miliar. Sementara pada 2019 lalu, hanya Rp2 miliar. “Kalau di giro bunganya mungkin 2 persen,” pungkas Batara. (des/saz)

Polres Labuhanbatu Selamatkan Rp429 Juta Uang Negara

MELINTAS: Seorang personel polisi melintas di depan Mapolres Labuhanbatu, beberapa waktu lalu.
MELINTAS: Seorang personel polisi melintas di depan Mapolres Labuhanbatu, beberapa waktu lalu.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Jajaran Polres Labuhanbatu berhasil mengupayakan pengembalian kerugian keuangan negara dari penuntasan perkara dugaan korupsi Dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

MELINTAS: Seorang personel polisi melintas di depan Mapolres Labuhanbatu, beberapa waktu lalu.
MELINTAS: Seorang personel polisi melintas di depan Mapolres Labuhanbatu, beberapa waktu lalu.

Hal ini disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, dalam konferensi pers Analisis dan Evaluasi (Anev) Kamtibnas 2020 di Aula Yanpiter Polres Labuhanbatu, 31 Desember 2020 lalu.

“Pencapaian penuntasan perkara dengan 3 orang tersangka ini, merupakan yang kedua terbanyak di antara polres jajaran Polda Sumut. Selain itu, dalam proses penyelidikan, Sat Reskrim Polres Labuhanbatu telah berhasil mengupayakan pengembalian kerugian keuangan negara sejumlah Rp429 juta, melalui koordinasi dengan Aparatur Pengawasan Internal Pemerintahan,” ungkap Deni.

Sejak Januari hingga Desember 2020, lanjut Deni, telah terjadi sebanyak 3.551 tindak pidana di wilayah hukum Polres Labuhanbatu, dengan penyelesaian perkara sebanyak 2.793 laporan polisi. Kejahatan konvensional merupakan tindak pidana yang mendominasi setiap tahun.

Pada 2020 lalu, jumlah tindak pidana mengalami kenaikan sebanyak 1.208 kasus. Penyelesaian tindak pidana pada 2019 ada sebanyak 2.069 kasus, atau 73,68 persen. Sedangkan pada 2020, penyelesaian tindak pidana mencapai 3.305 kasus, atau 82,29 persen, yang mengalami kenaikan sebanyak 1.236 kasus.

Sepanjang 2020, Reskrim Polres Labuhanbatu berhasil menyelesaikan sebanyak 2.673 dari 3.415 laporan polisi yang masuk sepanjang 2020. Penyelesaian perkara yang berhasil 78 persen dan sudah memenuhi/melampaui target yang ditetapkan oleh Ditreskrimum Polda Sumut, yakni 70 persen. Pencapaian ini berhasil dilakukan melalui optimalisasi penyelidikan dan penyidikan perkara yang dimulai sejak September 2020.

Dalam penegakan hukum bidang lingkungan hidup pada 2020, Sat Reskrimm Polres Labuhanbatu berhasil melakukan penindakan 3 kasus menyangkut kayu hasil hutan, dan 2 kasus menguasai hutan lindung, dengan total 7 tersangka diproses sidik. Selain itu dalam proses penyelidikan, berhasil menemukan 4 kasus pelanggaran administratif yang penanganannya telah dilimpahkan ke Dinas Kehutanan Labuhanbatu. Total barang bukti kayu yang diamankan dalam proses penyelidikan maupun penyidikan selama 2020, yakni sebanyak 1.279 batang dengan volume 377,49 meter kubik.

Sat Reskrim Polres Labuhanbatu pada 10 Desember 2020, berhasil mencegah upaya perdagangan 2 kulit harimau berikut tulang belulang, yang berasal dari 3 ekor harimau Sumatera dan melakukan proses sidik terhadap 2 orang tersangkanya.

Selama 2020, untuk barang bukti ungkap kasus narkoba jenis sabu-sabu seberat 17.673,21 gram, ganja 16.301,20 gram, pil ekstasi 1.128 butir, dan 12 butir happy five, serta psikotropika (benzodiazep) 2.351 butir. (fdh/saz)

Bupati Asahan Pimpin Apel Gabungan Perdana 2021: ASN Harus Jadi Abdi Negara dan Masyarakat

PIMPIN: Bupati Asahan H Surya, saat memimpin Apel Gabungan Perdana Lingkup Pemkab Asahan 2021 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (4/1) pagi.DARMAWAN/SUMUT POS.
PIMPIN: Bupati Asahan H Surya, saat memimpin Apel Gabungan Perdana Lingkup Pemkab Asahan 2021 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (4/1) pagi.DARMAWAN/SUMUT POS.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Asahan H Surya, memimpin Apel Gabungan Perdana Lingkup Pemkab Asahan 2021 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (4/1).

PIMPIN: Bupati Asahan H Surya, saat memimpin Apel Gabungan Perdana Lingkup Pemkab Asahan 2021 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (4/1) pagi.DARMAWAN/SUMUT POS.
PIMPIN: Bupati Asahan H Surya, saat memimpin Apel Gabungan Perdana Lingkup Pemkab Asahan 2021 di Halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (4/1) pagi.DARMAWAN/SUMUT POS.

Dalam arahannya, Surya menyam paikan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), agar Apel Ganungan tersebut tak hanya dijadikan formalitas.

“Jadikanlah (Apel Gabungan) ini sebagai momen membangkitkan semangat dalam pengabdian sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, yang punya fungsi utama memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, seperti yang tertuang dalam Panca Prasetya Korpri,” ungkap Surya.

Surya juga mengatakan, dengan pelaksanaan Apel Gabungan ini, diharapkan setiap ASN memiliki kesadaran agar dapat memberikan pelayanan dan dapat menjadi fasilitator dari berbagai dinamika sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik.

Lebih lanjut Surya juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta apel, agar selalu menjadi motor dalam pencegahan penularan Covid-19. Tentunya dengan selalu menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti menghindari kerumunan, memakai masker, menjaga jarak, dan selalu mencuci tangan memakai sabun.

“Hal ini perlu dilakukan agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19, khususnya di Asahan,” imbaunya.

Pada kesempatan itu, Surya juga mengimbau kepada seluruh ASN untuk memiliki loyalitas tinggi, integritas, dan kebersamaan. Menurutnya, hal ini penting tetap dijaga dan dijunjung tinggi oleh para ASN, dalam menjalankan tugasnya sebagai abdi negara. Hal tersebut dimaksudkan, agar roda organisasi birokrasi berjalan baik, sehingga berfungsi maksimal dalam menyukseskan program pembangunan yang dicanangkan.

“Jaga loyalitas dan integritas serta kebersamaan. Hal ini penting bagi seorang ASN, jangan menimbulkan konflik internal organisasi yang bisa menghambat pelayanan. Kita harus sungguh-sungguh bekerja, tulus dalam melayani, dan punya komitmen kuat dalam menyukseskan visi-misi Asahan,” pungkasnya. (mag-9/saz)

Dinas PUTR Dairi Lelang 5 Paket Proyek Senilai Rp46 Miliar, Pemenang Tender Diumumkan Bulan Ini

KETERANGAN: Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Agung, menyampaikan keterangan terkait tender proyek DAK senilai Rp46 miliar, Senin (4/1).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
KETERANGAN: Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Agung, menyampaikan keterangan terkait tender proyek DAK senilai Rp46 miliar, Senin (4/1).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Dairi, membuka tender 5 paket pekerjaan pembangunan jalan dengan konstruksi hotmix senilai Rp46 miliar. Sumbernya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemkab Dairi.

KETERANGAN: Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Agung, menyampaikan keterangan terkait tender proyek DAK senilai Rp46 miliar, Senin (4/1).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
KETERANGAN: Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Agung, menyampaikan keterangan terkait tender proyek DAK senilai Rp46 miliar, Senin (4/1).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Dairi, Anggara Sinurat, melalui Kepala Bidang Bina Marga, Agung mengatakan, kelima paket pekerjaan ini sudah ditenderkan/dilelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sejak akhir Desember 2020 lalu.

“Pemenang lelang akan diumumkan pada pertengahan Januari 2021 ini,” ungkap Agung.

Menurut Agung, proyek pekerjaan itu merupakan peningkatan konstruksi lapisan penetrasi macadam menjadi hotmix. Peningkatan konstruksi ini, berada pada ruas Jalan Simpang 3-Juma Teguh dengan pagu anggaran Rp22 miliar, ruas Jalan Buntu Raja-Pardamean Rp10 miliar, ruas Jalan Parongil-Lae Panginuman Rp3,5 miliar, ruas jalan pada objek wisata Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo Rp4 miliar, serta ruas Jalan Silalahi-Binangara Rp6,8 miliar.

“Total anggaran dari kelima pekerjaan itu, mencapai Rp46 miliar, yang bersumber dari DAK Pemkab Dairi Tahun Anggaran 2021,” bebernya.

Lelang pekerjaan itu dipercepat, sesuai instruksi Kementerian PUPR. Pemerintah daerah menandatangani perjanjian, agar lelang proyek bersumber dari DAK disegerakan.

“Bupati menandatangani perjanjian agar pelaksanaan lelang lebih cepat,” jelas Agung lagi.

Agung juga mengatakan, secara teknis tender ini sudah selesai, karena merupakan pekerjaan yang tertunda pada 2020 lalu, akibat refocusing dampak Covid-19.

“Perencanaan dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sudah ada. Setelah pengumuman pemenang akan dilanjutkan penandatanganan kontrak, dengan lama proses pekerjaan diperkirakan selama 150 hari,” pungkasnya. (rud/saz)