28 C
Medan
Wednesday, April 8, 2026
Home Blog Page 3815

Penanganan Dua Kasus Korupsi di Polda Sumut Tak Berkembang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kasus dugaan korupsi di tubuh PDAM Tirtanadi seolah-olah jalan di tempat. Hampir setahun kasus ini masih tahap lidik di Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut). Padahal, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Sumut yang baru, yakni Kabir Bedi telah dilantik oleh Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman medan, pada Selasa (10/11) lalu.

Diketahui, Polda Sumut masih terus mendalami kasus dugaan korupsi setoran kontribusi PDAM Tirtanadi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemrovsu). Hingga saat ini, kasus yang ditangani penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut masih mengambil keterangan para saksi.

Hal senada juga terjadi di tubuh Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU). Proses pemeriksaan kasus dugaan korupsi di UINSU juga terkesan melambat.

Pihak Polda Sumut sempat mengaku, bahwa Penyidik Direktorat Reskrimsus Polda Sumut telah menetapkan 3 tersangka terkait kasus dugaan korupsi pembangunan gedung kuliah terpadu Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) tahun ajaran 2018 itu. Namun, hingga kini belum juga diketahui kelanjutan kasus tersebut.

Disinggung Sumut Pos, Senin (7/12) sore, Kabid Humas Polda Sumut KBP Tatan Dirsan Atmaja SIK mengatakan, terkait kasus UINSU dan PDAM Tirtanadi serta beberapa pemerintahan daerah lainnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut. “Akan kita tanyakan pada penyidik sudah sampai dimana kasusnya,” kata Tatan singkat.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sumut telah menetapkan ketiga pejabat dugaan kasus korupsi di tubuh UINSU, yaitu SS, yang merupakan seorang aparat sipil negara (ASN) dan pejabat pembuat komitmen UINSU, JS selaku Direktur PT Multi Karya Bisnis Perkasa (MKBB) dan Prof S selaku Rektor UINSU.

Penetapan 3 tersangka berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian keuangan negara BPKP Perwakilan Sumatera Utara Nomor Nomor : R-64 /PW02 /5.1 /2020, tanggal 14 Agustus 2020 adalah sebesar Rp10.350.091.337. (mag-1/azw)

Pengedar Sabu di Jalan Ayahanda Ditangkap

TERSANGKA: Pengedar sabu-sabu di Jalan Ayahanda, Kojek dipaparkan Polsek Medan Baru, Senin (7/12).idris/sumut pos.
TERSANGKA: Pengedar sabu-sabu di Jalan Ayahanda, Kojek dipaparkan Polsek Medan Baru, Senin (7/12).idris/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang pengedar sabu ditangkap personel Unit Reskrim Polsek Medan Baru dari Warnet Ruben di Jalan Ayahanda, Medan Petisah, Minggu (6/12) malam. Pengedar sabu yang diciduk adalah Raju Jumar alias Kojek (38), warga Jalan Pasundan Gang Delima, Medan.

TERSANGKA: Pengedar sabu-sabu di Jalan Ayahanda, Kojek dipaparkan Polsek Medan Baru, Senin (7/12).idris/sumut pos.
TERSANGKA: Pengedar sabu-sabu di Jalan Ayahanda, Kojek dipaparkan Polsek Medan Baru, Senin (7/12).idris/sumut pos.

Kapolsek Medan Baru Kompol Aris Wibowo menyebutkan, tertangkapnya tersangka ini berawal dari adanya informasi masyarakat yang menyatakan kalau di Jalan Ayahanda sering terjadi transaksi peredaran narkoba. Kemudian, ditugaskan personel untuk melakukan penyelidikan di tempat tersebut. “Personel melakukan penyelidikan ke lapangan hingga ke warnet tersebut. Benar saja, personel melihat seorang pria dengan ciri-ciri yang diinformasikan. Tanpa buang waktu, tersangka langsung kita amankan,” ujar Aris, Senin (7/12).

Setelah diamankan, sambung dia, selanjutnya dilakukan penggeledahan. Usai digeledah, petugas menemukan dari saku celana sebelah kanannya 1 bungkus rokok yang di dalamnya berisi 2 bungkus plastik klip bening, di mana salah satunya terdapat sabu. “Selain itu, turut disita perlengkapan untuk mengisap sabu, sebilah pisau yang dimodifikasi dari gunting berwarna putih dan 1 kunci letter T,” beber Aris.

Ia menambahkan, mendapati barang bukti tersebut petugas kemudian memboyongnya ke Mapolsek Medan Baru. “Dari hasil intrograsi, tersangka mengakui sebagai penjual sabu, tetapi beralasan masih baru. Namun demikian, kita masih dalami lebih lanjut,” pungkasnya. (ris/azw)

Terdakwa Kurir 10 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

SIDANG TUNTUTAN: M Yani, terdakwa kurir sabu seberat 10 kg menjalani sidang tuntutan secara virtual, Selasa (8/12).
SIDANG TUNTUTAN: M Yani, terdakwa kurir sabu seberat 10 kg menjalani sidang tuntutan secara virtual, Selasa (8/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – M Yani (36) dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU) Nurhayati Ulfia. Dia dinilai terbukti menjadi kurir sabu seberat 10 kilogram (kg) dalam sidang virtual, di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/12).

SIDANG TUNTUTAN:  M Yani, terdakwa kurir sabu seberat 10 kg menjalani sidang tuntutan secara virtual, Selasa (8/12).
SIDANG TUNTUTAN: M Yani, terdakwa kurir sabu seberat 10 kg menjalani sidang tuntutan secara virtual, Selasa (8/12).

Dalam nota tuntutannya, warga Dusun II, Jalan Jati Sei Mencirim, Kelurahan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Deliserdang ini dinyatakan terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) junto pasal 132 ayat (2) Undang Undang RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Meminta kepada majelis hakim yang menyidangkan, agar menjatuhkan hukuman kepada terdakwa M Yani dengan pidana mati,” tegas JPU Elvina Elisabeth Sianipar. 

Usai mendengarkan tuntutan dari JPU, majelis hakim yang diketuai Abdul Kadir menunda persidangan pekan depan dengan agenda nota pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Mengutip surat dakwaan, kasus berawal tanggal 10 Maret 2020 sekitar pukul 23.30 WIB, Sayed Farazi (DPO) menghubungi terdakwa untuk menjemput sabu dari Ponisan dan Syamsul Bahri (berkas terpisah) seberat 10 kilogram dengan menggunakan nama samaran sebagai Romi.

Namun, pada tanggal 12 Maret 2020 sekitar pukul 01.15 WIB, Ponisan dan Syamsul Bahri terlebih dahulu diamankan petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) dan menyita barang bukti sabu seberat 21.011 gram.

Selanjutnya, petugas BNN melakukan interogasi kepada Ponisan dan Syamsul Bahri, dan mengaku bahwa keduanya diperintahkan oleh Daeng (DPO) untuk mengantar pesanan narkotika kepada Jokowi (DPO), sebanyak 21.011 gram.

Kemudian, Ponisan menghubungi terdakwa M Yani dan sepakat bertemu di SPBU Pasar II, Tanjungsari. Lalu  terdakwa menghampiri mobil yang dikendarai Ponisan dan Syamsul Bahri bersama anggota BNN.

Saat terdakwa M Yani menerima 2 tas berisikan sabu 10.349 gram dari Ponisan, petugas BNN yang ada di dalam mobil Daihatsu Luxio langsung melakukan penangkapan terhadap terdakwa M Yani. (man/azw)

Oknum Polrestabes Medan Divonis 3 Tahun Penjara

SIDANG VONIS: Oknum Polrestabes Medan divonis 3 tahun penjara dalam sidang yang digelar secara online di PN Medan, Selasa (8/12).
SIDANG VONIS: Oknum Polrestabes Medan divonis 3 tahun penjara dalam sidang yang digelar secara online di PN Medan, Selasa (8/12).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Oknum polisi yang bertugas di Polrestabes Medan, Andi Arvino akhirnya divonis 3 tahun penjara. Dia terbukti bersalah atas kepemilikan sabu seberat 0,34 gram sisa konsumsi, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 6 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (8/12).

SIDANG VONIS: Oknum  Polrestabes Medan divonis 3 tahun penjara dalam sidang yang digelar secara online di PN Medan, Selasa (8/12).
SIDANG VONIS: Oknum Polrestabes Medan divonis 3 tahun penjara dalam sidang yang digelar secara online di PN Medan, Selasa (8/12).

Dalam amar putusannya, terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Andi Arvino dengan pidana penjara selama 3 tahun,” ucap hakim ketua, Dominggus Silaban.

Majelis Hakim tidak sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Rizqi Darmawan, yang semula menuntut terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan pidana selama 7 tahun penjara denda Rp1 miliar subsidair 6 bulan penjara.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan, terdakwa merupakan oknum polisi aktif yang seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dan tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika.

“Sedangkan hal yang meringankan terdakwa karena bersikap baik selama persidangan, mengakui perbuatannya dan belum pernah dihukum,” kata Dominggus.

Menanggapi putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) M Rizqi Darmawan langsung menyatakan banding. “Kami banding yang mulia,” tegasnya. 

Diketahui, pada 13 Februari 2020 terdakwa Andi Arvino menemui penjual sabu di Jalan Kapten Muslim Kota Medan. Setelah menerima sabu, lalu terdakwa membawanya ke Blok B RTP Polrestabes Medan untuk diberikan kepada Benget (DPO). 

Lalu Benget memberikan uang sebesar Rp600 ribu sebagai upah terdakwa menjemput sabu tersebut. Setelah itu pada 14 Februari 2020 terdakwa menerima uang sebesar Rp1 juta dari saksi Wilson EM Sitorus untuk mengambil sabu di Jalan Aksara Kota Medan.

Setelah bertemu dengan penjual sabu tersebut, lalu terdakwa menerima 1 gram sabu dari penjual sabu tersebut. Selanjutnya terdakwa membawa sabu tersebut ke Blok B RTP Polrestabes Medan. Sekira pukul 21.00 Wib, terdakwa menyerahkan sabu tersebut kepada saksi Wilson, dan memberikan uang sebesar Rp500 ribu kepada terdakwa sebagai upah.

Kemudian, pada 18 Februari 2020 tiga anggota Propam Polrestabes Medan, melakukan penggeledahan dirumah terdakwa Andi Arvino. Dari penggeledahan itu, ditemukan satu buah pipet yang berisi sisa narkotika jenis sabu didalam saku sebelah kiri baju dinas PDL SUS Polri milik terdakwa. 

Setelah itu saksi-saksi membawa barang bukti tersebut ke Polrestabes Medan dan setelah ditanyai terdakwa mengaku bahwa barang bukti tersebut adalah milik terdakwa. (man/azw)

Unggul di Sergai, Suara Dambaan Menang 75 Persen

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai nomor urut 1 Haji Darma Wijaya dan Haji Adlin Umar Yusri Tambunan unggul 75 persen di Kabupaten Serdang Bedagai. Suara yang masuk hingga pukul 19.53 sekitar 54 persen dari jumlah TPS yang ada atau sekitar 1.234 TPS.

Keunggulan terjadi hampir diseluruh kecamatan yang ada di Kabupaten ini. Antara lain di Kecanatan Dolok Masihul, Dolok Merawan, Serba Jadi, Bandar Khalifah, Teluk Mengkudu dan lainnya.

Calon Bupati Serdang Bedagai nomor urut 1, Haji Darma Wijaya mengatakan pihaknya optimis sehak awal pendaftaran untuk maju pada Pilkada Sergai 2020 ini.

“Kita masih menunggu hasil penghitungan final, doakan saja agar keunggulan ini menjadi nyata dan kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Sergai,”ungkapnya, Rabu (9/12/2020).

Kita menghargai segala kebijakan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. “Kita masih menunggu saja kemenangan ini, biarlah penyelenggara pemilu yang menghitung secara pasti,”tambahnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh tim untuk terus mengawal penyelenggaraan dan penghitungan surat suara di TPS hingga kantor KPU dan waktu pengumuman hasil Pilkada.

“Kita jangan dulu bergembira secara berlebihan, uforia berlebihan jangan dilakukan. Mari sama-sama kita kawal demi kemenangan bersama masyarakat,”tandasnya.(*)

Ashari Tambunan: Jika Menang, DAMBAAN Harus Amanah

SERGAI, SUMUTPOS – Usai melihat suara terus unggul pada perhitungan cepat Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan, calon Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan bersama Darma Wijaya menemui ayahnya Ashari Tambunan. Kunjungan ini untuk memohon doa restu sang ayah yang sejak awal mendukung Adlin Tambunan maju dalam Pilkada Serdang Bedagai, Rabu (9/12/2020).

Adlin yang juga didampingi oleh istri, langsung sungkem ke Ashari Tambunan. Kemudian disusul oleh Darma Wijaya berserta istrinya yang juga memberikan salam kepada Ashari Tambunan. Acara diisi dengan acara ramah tamah sembari makan bersama.

Pada kesempatan itu, Ashari Tambunan yang juga Bupati Deli Serdang, mengatakan bahwa bila nanti menang dan sudah menjalankan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sergai, Darma Wijaya Adlin Tambunan (DAMBAAN)
harus bisa menjadi pemimpin yang amanah.

“Banyak yang diharapkan oleh masyarakat Serdang Bedagai kepada Pak Darma Wijaya dan Adlin, khususnya sebagai bupati. Saya berharap mudah-mudahan beliau akan menjadi bupati yang amanah,” ujarnya.

Hal sama juga disampaikan ke anaknya, Adlin Tambunan. Ia juga berharap Adlin bisa mendukung seluruh kebijakan Darma Wijaya. Selain itu juga menjadi wakil bupati yang baik.

“Itu pesan-pesan saya. Mudah-Mudahan Bapak Darma Wijaya dan Adlin memenuhi seluruh harapan masyarakat Serdang Bedagai,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Serdang Bedagai yang juga calon Bupati Serdang Bedagai nomor urut 1, Darma Wijaya beserta istrinya Rosmaida mengendarai sepeda motor untuk melakukan pencoblosan di TPS 08, Desa Dolok Manampang, Kecamatan Dolok Masihul, Serdang Bedagai, Rabu pagi.

Ditemani sang istri dan kedua anaknya, Poppy Nurinda Wijaya dan Alwi Gibran Wijaya, Wiwik, panggilan akrab Darma Wijaya, rapi menggunakan kemeja putih dan mendatangi TPS sekitar pukul 08.40 WIB.

Wiwik memasuki TPS dengan mengikuti protokol kesehatan. Mulai dari mencuci tangan dan menggunakan sarung tangan, mengisi daftar hadir dan menunggu giliran.

Usai Nyoblos, Darma Wijaya meninjau sejumlah TPS untuk melihat kesiapsiagaan pelaksanaan Pilkada mengingat Pilkada tahun ini berbeda dengan sebelumnya karena pandemi Covid-19.

Ia menghimbau kepada masyarakat untuk menjaga kekondusifan pelaksanaan Pilkada, menjaga keamanan dan kenyamanan dan saling menghargai atas pilihan yang dilakukan.

Ia juga menghimbau kepada KPPS untuk bekerja semaksimal mungkin serta meminimalisir kemungkinan kerusakan kertas suara dan kotak suara mengingat kondisi alam yang ekstrim menerpa wilayah ini sejak beberapa hari ini. (rel)

Unggul Hasil Hitung Cepat, Bobby-Aulia Temui Ketua Golkar Sumut

MEMELUK: Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah memeluk Bobby Nasution. (Ist)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution-Aulia Rachman menemui Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah alias Ijeck di Sekretariat Jalan KH Wahid Hasyim.

Pasangan calon yang diusung 8 partai politik itu datang ke Kantor Golkar Sumut dengan mengendarani Land Cruiser Toyota Hartop berwarna hijau tosca dengan plat mobil 411 AN.

“Saya hari ini mewakili seluruh tim, berterima kasih sebesar-besarnya kepada keluarga besar Partai Golkar, terkhusus untuk abangda Ijeck yang luar biasa sekali dukungan dan support beliau. Kita tahu sejak pertama beliau menjabat Ketua DPD I Partai Golkar Sumut, beliau langsung turut serta memenangkan, turut serta mensosialisasikan Bobby-Aulia terkhusus di Medan,” ujar Bobby kepada Ijeck di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Rabu (9/12/2020).

Dalam kesempatan itu, Bobby tidak lupa juga mengucapkan terimakasih kepada DPD II Partai Golkar Medan yang terus bekerja keras.

“Sampai tadi malam kita berkoordinasi, berkolaborasi. Kepada seluruh partai politik pengusung dan pendukung untuk sama-sama mensolidkan, sampai hari ini. Kita dapat lihat hasil perhitungan cepat, tapi ini hitungan cepat, seluruh pendukung kita tunggu hasil real count, hasil resmi KPU,” pesannya.

Bobby mengucap terimakasih kepada Ijeck yang terus bekerja keras untuk memenangkan Bobby-Aulia.

“Hari ini kita buktikan pemilihan kepala daerah di Medan, bisa berjalan lancar tidak ada satu kejadian merugikan masyarakat, tadi dibuktikan di TPS bahwa protokol kesehatan dijaga, akhirnya partisipasi tahun ini meningkat ketimbang Pilkada Medan sebelumnya, Saya mengucapkan terimakasih kepada Bang Ijeck. Semoga keberkahan ini bukan hanya untuk pendukung, tapi untuk semua warga Medan,” tutupnya.

Sementara itu, Musa Rajekshah meyakini target kemenangan 60 % yang telah dicanangkan sebelumnya terealisasi.

“Target nasional kemenangan pilkada 60 %. Di Sumut ada 23 kabupaten/kota ikut pilkada. Hasil hitungan cepat kita sudah lebih 60 %, mudah-mudahan 70 % (kemenangan),” ujar Ijeck usai menerima kunjungan Bobby-Aulia.

Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris DPD I Partai Golkar Sumut, Ilhamsyah dan sejumlah pengurus teras lainnya seperti Hanafiah Harahap ; Irham Buana ; Iswanda Ramli.

Kata Ijeck, selain Kota Medan ada beberapa daerah lain yang pasangan calon usungan Partai Golkar menang.

“Saat ini sudah positif tidak bergerak, artinya persentase. Pertama Medan, Binjai, Sergai, Asahan, Tanjung Balai, Samosir, Pakpak, Tapsel, Labuhanbatu, Labura, Nias Induk, Gunung Sitoli ada beberapa daerah lain,” katanya.

Wakil Gubernur Sumut ini meyakini Bobby akan mampu membenahi Kota Medan dimasa kepemimpinannya.

“Ke depan menjadi Kota Medan yang berkah, kedepan menjadi kota maju yang bisa mengimbangi kota-kota besar lainnya di Indonesia,” tuturnya. (rel)

Penuh Dukungan, DAMBAAN Imbau Pendukung Tak Bereuforia Hingga Hasil Akhir Diputuskan

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Sembari terus memantau hasil penghitungan suara berdasarkan Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) PDI Perjuangan, Pasangan Calon Bupati Serdang Bedagai Nomor Urut 1, Darma Wijaya dan Adlin Tambunan menghimbau para pendukung untuk tidak bereuforia sampai hasil akhir diumumkan secara resmi.

Hal ini, mereka sampaikan kepada pendukung di Sekretariat Bersama (Sekber) Dambaan, Rabu (9/12/2020).

Untuk surat suara yang masuk menurut BSPN saat itu sudah mencapai 84%. Hasil yang diperboleh dari total tersebut, Dambaan menang dengan raihan 74% sedangkan Beriman dengan 23%. Kemudian surat suara yang batal sebanyak 3%.

” Perhitungan suara masih sementara. Jadi dalam hal ini kita masih menunggu saja sampai tiba waktunya. Jadi sayan mohon kepada seluruh pengusung dan juga partai pendukung, kita jangan bereuforia,” ujarnya Wiwik, sapaan akrab Darma Wijaya.

Menurutnya, meskipun sudah menunjukkan tanda-tanda kemenangan, pihaknya harus sabar agar tidak sampai membuat panas situasi. Bila memang, lanjutnya, kemenangan tersebut bukanlah kemenangan mereka berdua bersama wakilnya.

” Tapi kemenangan itu ialah kemenangan bersama yaitu kemenangan masyarakat Serdang Bedagai,” ujarnya singkat.

“Masyarakat Serdang Bedagai, dari manapun desa, dari manapun dusun, dan dari manapun arahnya ingin perubahan yang lebih baik. Yang sudah baik akan kita buat lebih baik. Kita tidak boleh membilang yang lama tidak baik, tapi sudah baik. Kita hanya menginginkan yang lebih baik. Memang seperti itu lah kehidupan ,” ujarnya.

Di akhir kata Wiwik menyampaikan usai Pilkada ini agar tetap menjaga kerukunan. Tidak ada lagi perbedaan, tidak ada saling hina.

” Gono-gene tidak ada lagi. Kangkung genjer tidak ada lagi. Kita semua Indonesia Raya ya. Sekali lagi kita jaga kerukunan. Kita jaga kita bersama. Selesai ini, Pilkada selesai semua. Di facebook tidak ada lagi saling hina. Pancasila sudah final ” katanya.(rel)

Dambaan Unggul di Sergai, Keinginan Rakyat Terpenuhi

Dambaan Unggul di Sergai, Keinginan Rakyat Terpenuhi

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai nomor urut 1, Darma Wijaya dan Adlin Umar Yusri Tambunan unggul di Kabupaten Serdang Bedagai.

Keunggulan terjadi hampir di seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten ini. Hingga pukul 15.00 WIB, hasil Quick Count yang dilakukan Badan Saksi Pemilu Nasional PDI Perjuangan dengan 16 persen jumlah suara yang masuk, keunggulan dambaan di angka 74 persen.

Tanggapi ini, Darma Wijaya mengatakan pihaknya optimis sejak awal pendaftaran untuk maju pada Pilkada Sergai 2020 ini.

“Kita masih menunggu hasil penghitungan final, doakan saja agar keunggulan ini menjadi nyata dan kemenangan ini adalah kemenangan masyarakat Sergai,” ungkapnya, Rabu (9/12/2020).

Kita menghargai segala kebijakan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu. “Kita masih menunggu saja kemenangan ini, biarlah penyelenggara pemilu yang menghitung secara pasti,”tambahnya.

Ia juga mengajak kepada seluruh tim untuk terus mengawal penyelenggaraan dan penghitungan surat suara di TPS hingga kantor KPU dan waktu pengumuman hasil Pilkada.

“Kita jangan dulu bergembira secara berlebihan, mari sama-sama kita kawal demi kemenangan bersama masyarakat,”tandasnya.

Sebelumnya, Darma Wijaya dan Adlin Umar Yusri Tambunan turun langsung meninjau proses penghitungan suara di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS), salah satunya di TPS 009 Desa Pekan Sialang Buah Kecamatan Sialang Buah.

Aroma harum kemenangan pasangan ini mulai tercium. Ucapan selamat pun terus mengalir baik dari tim pemenangan, partai pendukung dan masyarakat. (*)

Telkomsel Mendapat Apresiasi atas Upaya Penanganan Dampak COVID-19

Telkomsel berhasil memperoleh penghargaan pada kategori Telekomunikasi dengan kriteria Inisiatif Tanggap Darurat Covid-19 - Dukungan Kesehatan Medis dan Pendidikan Online. Apresiasi tersebut telah diterima Telkomsel dalam acara penganugerahan yang disertai seminar daring bertajuk “Strengthening Social Responsibility in Pandemic Era” pada 4 Desember 2020. Telkomsel telah menjalankan berbagai inisiatif yang mendukung penanganan dampak pandemi COVID-19 di sektor kesehatan dan pendidikan, baik itu secara independen maupun melalui upaya kolaboratif.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Upaya Telkomsel dalam mendampingi masyarakat untuk menghadapi masa-masa sulit di tengah pandemi COVID-19 melalui kontribusi nyata mendapat apresiasi dalam ajang Iconomics CSR Award 2020. Telkomsel berhasil memperoleh penghargaan pada kategori Telekomunikasi dengan kriteria Inisiatif Tanggap Darurat Covid-19 – Dukungan Kesehatan Medis dan Pendidikan Online. Apresiasi tersebut telah diterima Telkomsel dalam acara penganugerahan yang disertai seminar daring bertajuk “Strengthening Social Responsibility in Pandemic Era” pada 4 Desember 2020.

Telkomsel berhasil memperoleh penghargaan pada kategori Telekomunikasi dengan kriteria Inisiatif Tanggap Darurat Covid-19 – Dukungan Kesehatan Medis dan Pendidikan Online. Apresiasi tersebut telah diterima Telkomsel dalam acara penganugerahan yang disertai seminar daring bertajuk “Strengthening Social Responsibility in Pandemic Era” pada 4 Desember 2020. Telkomsel telah menjalankan berbagai inisiatif yang mendukung penanganan dampak pandemi COVID-19 di sektor kesehatan dan pendidikan, baik itu secara independen maupun melalui upaya kolaboratif.

General Manager Corporate Social Responsibility Telkomsel Andry Priyo Santoso mengatakan, “Penghargaan ini sangat berarti bagi kami karena menjadi representasi dari manfaat nyata yang diterima oleh masyarakat dari berbagai inisiatif sosial yang dijalankan oleh Telkomsel, khususnya di tengah masa penuh tantangan akibat pandemi COVID-19. Kami mengucapkan terima kasih kepada Iconomics atas apresiasi yang telah diberikan. Ini menjadi momentum yang besar bagi Telkomsel untuk menghadirkan lebih banyak kontribusi nyata yang dapat mendampingi masyarakat dalam beradaptasi terhadap berbagai kebiasaan baru di era new normal, dan bahkan post normal di masa depan.”

Iconomics CSR Awards 2020 merupakan ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh media ekonomi dalam negeri bernama Iconomics. Inisiatif tersebut menjadi apresiasi bagi perusahaan yang menjalankan corporate social responsibility (CSR) berdampak signifikan untuk masyarakat selama masa pandemi. Iconomics CSR Awards 2020 juga menjadi wadah untuk mendorong inovasi pada program CSR, khususnya dalam mempercepat pemulihan ekonomi, sosial, dan budaya akibat pandemi COVID-19.

Pada ajang tersebut, Telkomsel berhasil mendapat penghargaan untuk kategori Telekomunikasi dengan kriteria Inisiatif Tanggap Darurat Covid-19 – Dukungan Kesehatan Medis dan Pendidikan Online. Iconomics menjalankan riset kualitatif yang meliputi tiga tahapan dalam menentukan Telkomsel sebagai penerima penghargaan. Ketiga tahapannya mencakup identifikasi perusahaan dengan kegiatan CSR dalam setahun terakhir,  media monitoring kegiatan CSR perusahaan Indonesia sejak Januari 2020, serta analisis kegiatan CSR perusahaan berdasarkan pendekatan sukarela.

Sesuai dengan kriteria penghargaan yang diterima, Telkomsel telah menjalankan berbagai inisiatif yang mendukung penanganan dampak pandemi COVID-19 di sektor kesehatan dan pendidikan, baik itu secara independen maupun melalui upaya kolaboratif. Di sektor kesehatan, telah memberikan menyediakan ratusan ribu unit alat medis seperti ventilator, alat pelindung diri (APD), thermogun infrared, dan masker bagi rumah sakit penanganan COVID-19 di seluruh Indonesia. Telkomsel juga berinisiatif menghadirkan paket data khusus sebagai apresiasi bagi sekitar 10.000 tenaga medis dan relawan yang telah mengawal garis pertahanan terakhir penanganan COVID-19.

Sedangkan di sektor pendidikan, Telkomsel mendukung implementasi kegiatan belajar secara daring melalui inisiatif Merdeka Belajar Jarak Jauh (MBJJ) yang menghadirkan Kuota Belajar, Kartu Perdana MBJJ, dan Paket Ketengan Kuota Belajar. Telkomsel turut memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui inisiatif MBJJ dengan menghadirkan Paket Kuota Internet Pendidikan. Pada masa awal penanganan COVID-19, Telkomsel juga sudah bergerak cepat dengan menggalakkan gerakan #DiRumahTerusMaju yang memberikan manfaat nyata bagi tenaga medis, pendidik, dan peserta didik melalui kegiatan donasi dan penyediaan paket data khusus.

“Dari waktu ke waktu, kami konsisten dalam merancang kegiatan CSR yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat. Ke depan, upaya ini akan terus diperkuat oleh Telkomsel dalam memberikan dampak sosial positif yang nyata adanya bagi seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di sektor kesehatan dan pendidikan saja, namun juga di bidang-bidang lain yang fundamental bagi kehidupan sehari-hari. Kami pun mengajak pihak lain untuk memperkuat upaya kolaboratif dan terus bergerak maju bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia,” kata Andry menutup.