MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bentuk rasa syukur atas terpilihnya Musa Rajekshah sebagai Ketua DPD Golkar Sumut, M Rizki Nugraha berbagi sembako kepada konstituennya di Jl. Seksama, Jum’at (20/11) petang.
M. Rizki Nugaraha SE membagikan sembako kepada konstituennya di Jalan Seksama, Simpang Limun dalam rangka syukuran atas terpilihnya Drs. H. Musa Rajekstah sebagai Ketua DPD Golkar Sumatera Utara, Jumat (20/11).
“Pembagian sembako ini sebagai bentuk rasa syukur atas terpilihnya bang Ijek menjadi Ketua DPD Golkar Sumut,” kata Rizki.
Adapun, tambah Rizki, DPD Golkar Sumut membagikan 1000 paket sembako di Kec. Medan Denai dan Kec. Medan Amplas.
“Bantuan sembako ini datang dari Musa Rajekshah yang diperuntukkan untuk warga yang kurang mampu di Dapil masing masing,” tambahnya.
Sembako ini juga, terang Rizki, dibagikan juga di 21 kecamatan yang ada di Kota Medan.
“Pembagian dikordinir langsung anggota dewan di Dapil masing-masing dari DPD Golkar Sumut,” ujar Rizki.
Dia berharap, bantuan sembako yang diberikan dapat bermanfaat bagi warga masyarakat.
“Semoga sembako yang diberikan dapat sedikit meringankan beban masyarakat, apalagi di masa pandemi seperti sekarang,” bebernya. (Rel)
MEDAN, SUMUTPOS.CO- Dinilai pro aktif dan memiliki inisiatif dalam mendorong persaingan usaha, Pemerintah Provinsi Sumut masuk dalam nominasi peraih Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Award 2020. Penghargaan ini, sebagai wujud kontribusi pemerintah daerah ikut serta dalam mencegah persengkongkolan tender.
Sumut bersama enam Pemerintah Provinsi lainnya diantaranya DIY Jogyakarta, Jambi, Jawa Barat, Jawa Timur, Lampung dan Kalimantan Timur, yang juga menerima KPPU Award 2020. Selain itu, akan diberikan kepada Kementerian, Lembaga maupun Pemerintah Provinsi yang dianggap memiliki kontribusi khususnya terhadap dua peran utama KPPU, yakni sebagai pengawas persaingan usaha dan pengawas pelaksanaan kemitraan.
“Pemprov sumut dinilai sangat pro aktif dan memiliki inisiatif dalam mendorong persaingan usaha di daerahnya dengan melakukan koordinasi dan konsultasi ke KPPU, menginisiasi dan melaksanakan kerja sama, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan seperti diskusi atau seminar atau forum lain terkait persaingan usaha dan kemitraan, sebagaimana yang selama ini telah terjalin baik dengan Biro Perekonomian dan dinas-dinas yang ada di lingkungan Pemprov Sumut,” ungkap Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) I KPPU, Ramli Simanjuntak, Jumat (20/11).
Ramli mengungkapkan KPPU sangat mengapresiasi Gubernur, Wakil Gubernur dan Sekda Provinsi Sumut atas pelibatan KPPU secara langsung sebagai bagian dari tim dalam pelaksanaan pengawasan persaingan dan pengawasan kemitraan, terutama dalam TPID dan Tim Satgas Pangan.
Sedangkan penilaian untuk kategori Kementerian dan Lembaga ditekankan terhadap upaya pelibatan KPPU dalam setiap perumusan kebijakan agar selaras dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1999 dan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008, respon terhadap saran pertimbangan yang telah disampaikan, serta interaksi positif lainnya.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada nominator yang lain, Saya rasa Pemprov Sumut layak mendapatkan KPPU award. Kami berharap dengan adanya kegiatan KPPU Award, sinergisitas antara KPPU dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan prinsip-prinsip persaingan usaha yang sehat akan menjadi semakin baik” tutur Ramli.
Penerima KPPU Award berdasarkan hasil penilaian menyeluruh tersebut akan diumumkan sebagai bagian kegiatan diseminasi publik yang dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2020 mendatang di Jakarta.(gus/ram)
VIRTUAL : Ketua DPD Partai Golkar Sumu Musa Rajekshah bersama jajaran Pimpinan DPP Partai Golkar melakukan kampanye dialog virtual, Sabtu (21/11).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Untuk pertama kalinya setelah dilantik, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah bersama jajaran Pimpinan DPP Partai Golkar melakukan kampanye dialog virtual.
Gelaran bertema ‘Kampanye Dialogis-Virtual Ketua Umum Partai Golkar Bersama Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution – Aulia Rahman, Indonesia Sehat, Ekonomi Bangkit’ ini dihadiri Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Golkar Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum Bidang Politik Hukum dan Keamanan DPP Partai Golkar Azis Syamsuddin, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Ketua DPP Partai Golkar Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Meutya Hafid dan calon Wali Kota Medan Bobby Afif Nasution dengan moderator M. Hanafiah Harahap.
Acara meeting zoom ini juga diikuti 7 Kecamatan yang ada di kota Medan serta segenap masyarakat lainnya, Sabtu (21/11/2020).
Dalam kampanyenya, Zainudin Amali mengatakan Bobby-Aulia adalah pasangan muda yang energic serta memiliki semangat memajukan Kota Medan dan belum terkontaminasi. Ini menjadi salah satu alasan partai Golkar mendukung Bobby-Aulia maju di Pilkada serentak 9 Desember mendatang.
“Itu yang diharapkan, Bobby – Aulia harus memimpin kota Medan 5 tahun ke depan. Medan harusnya lebih maju dan sejahtera dibandingkan sekarang,” jelasnya.
Sejauh ini, pembangunan di Kota Medan sudah cukup tertinggal. Untuk itu, masyarakat diminta tidak salah pilih pemimpin, karena akan menyesal 5 tahun ke depan.
“Alasan kedua dukungan diberikan karena Bobby-Aulia mampu menarik investor masuk ke Medan, sehingga pembangunan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menambahkan Kota Medan menjadi salah satu kota terpenting bagi Indonesia. Salah satu daerah terbesar yang ada dan Kota terbesar di luar pulau jawa. Namun pembangunannya tertinggal dibandingkan daerah lain.
“Kita sudah cukup tertinggal, makanya kita butuh pemimpin yang cepat melakukan akselerasi memajukan kota Medan. Majunya Bobby-Aulia karena ingin memajukan kota Medan, sehingga harus kita dukung,”ucapnya.
Hal yang sama juga diungkapkan Meutya Hafid. Ia mengungkapkan musuh terbesar Bobby-Aulia adalah hoax, untuk itu butuh dijelaskan kepada masyarakat hal yang sebesarnya terjadi.
“Jelaskan ke masyarakat yang sebesanrnya. Kedepan Medan juga harus memiliki pusat data terpadu sehingga segala pendataan terpadu, dan penyaluran bantuan tepat sasaran,”tambahnya.
Sementara itu, Musa Rajekshah mengapresiasi Bobby-Aulia yang ingin memajukan kota Medan. Sebab Medan merupakan ibu kota Sumatera Utara, sehingga majunya kota Medan mencerminkan majunya kabupaten kota lainnya.
“Saya sudah cuti untuk berkampanye Bobby Aulia dan partai Golkar se-Sumatera Utara. Medan ibu kota Sumatera Utara, Medan maju sebagai cerminan kemajuan kabupaten kota lainnya di Sumut,”jelasnya.
Dengan hadirnya Bobby-Aulia diharapkan juga tingkat partisipasi pemilu di Kota Medan meningkat, sebab tingkat partisipasi pemilih periode lalu terendah di Indonesia, yakni hanya 26 persen.
“Ada banyak program yang dicanangkan Bobby-Aulia untuk memajukan kota Medan. Mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, lahan terbuka hijau serta lainnya,”Tandasnya.
Closing Statement, Calon Wali Kota Medan, Bobby Afif Nasution mengapresiasi bapak ibu para tamu undangan terkhusus ustad, ustadzah yang sudah menyempatkan diri hadir. Pihaknya sepakat, jika terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan wajib membawa identitas sehingga landasan karakter keagamaannya jelas.
“Ke depan, pihaknya juga akan segera mengeliarkan Peraturan Wali Kota Medan tentang penerapan Perda MDTA. Dengan perwal MDTA ini, anak-anak kota Medan bukan hanya mampu secara financial, namun juga landasan karakter agamanya juga harus kuat,” tutupnya. (rel/dek)
BATU BATA : Tim pengabdian Polmed berfoto dengan pelaku usaha pembuatan batu bata di Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Serdangbedagai. (Istimewa)
SERGAI, SUMUTPOS.CO- Politeknik Negeri Medan (Polmed) mendorong peningkatan pelaku usaha pembuatan batu bata di Desa Pematang Sijonam, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), baru-baru ini.
Upaya peningkatan yang dilakukan yaitu mengadakan kegiatan pengabdian penerapan teknologi tepat guna (PPTTG) dengan merevitalisasi peralatan screw conveyor, salah satu perlengkapan produksi batu bata.
Soni Hestukoro ST MT selaku ketua tim pengabdian mengatakan, usaha pembuatan batu bata yang didorong peningkatan bisnisnya adalah milik Supriadi. “Pelaku usaha mengalami permasalahan terkait seringnya peralatan screw conveyor untuk mengadon batu bata mengalami keausan saat digunakan,” ujar Soni didampingi anggota tim pengabdian, Ir Rufinus Nainggolan MT dan Anggiat P Simbolon SE M.Si, Jumat (20/11).
Karena itu, lanjut Soni, dalam mengatasi permasalahan tersebut maka tim pengabdian melakukan penggantian screw conveyor dengan menyesuaikan kapasitas yang ada terhadap ukuran conveyor. “Selain itu, kami juga menggunakan material yang lebih tebal pada bagian screw untuk menurunkan laju keausan,” ungkapnya.
Soni berharap, dengan revitalisasi peralatan ini nantinya dapat bermanfaat dan lebih meningkatkan lagi usaha pembuatan batu bata tersebut. “Sebelumnya pada bulan Oktober lalu, tim pengabdian sudah datang untuk menyerahkan peralatan dan instalasinya. Kemudian, pada Rabu (18/11) datang lagi untuk memastikan peralatan sudah berfungsi dengan baik,” imbuhnya.
Sementara, Supriadi, pemilik usaha pembuatan batu bata mengucapkan terima kasih dan sangat beryukur. “Harapan saya, ke depannya kami masih tetap bisa bermitra,” imbuhnya. (ris/ram)
Petugas PT PLN (Persero) cabang Kendari melakukan pemeliharaan jaringan listrik di perbatasan Kendari dan Kabupaten Konawe, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/8). Pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp 156,5 triliun pada RAPBN tahun 2019 di mana sebesar Rp 56,5 triliun akan dialokasikan untuk subsidi listrik bagi pelanggan tepat sasaran 450 VA dan 900 VA. ANTARA FOTO/Jojon/wsj/18.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT PLN UP3 Medan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik mulai hari ini, Sabtu (21/11) hingga Kamis (26/11). Pemeliharaan tersebut dilakukan untuk memperkuat distribusi listrik agar tidak mengalami gangguan akibat kerusakan komponen listrik maupun akibat ranting pohon.
Petugas PT PLN (Persero) cabang Kendari melakukan pemeliharaan jaringan listrik di perbatasan Kendari dan Kabupaten Konawe, Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (28/8). Pemerintah menganggarkan subsidi energi sebesar Rp 156,5 triliun pada RAPBN tahun 2019 di mana sebesar Rp 56,5 triliun akan dialokasikan untuk subsidi listrik bagi pelanggan tepat sasaran 450 VA dan 900 VA. ANTARA FOTO/Jojon/wsj/18.
“Gangguan listrik itu biasanya akibat kerusakan komponen listrik dan ada juga akibat ranting pohon yang menyentuh kabel listrik. Makanya pemeliharaan yang kita lakukan dengan mengganti komponen listrik yang mulai usang hingga rabas-rabas pohon,” ujar Manager Bagian Jaringan PLN UP3 Medan, Henko Zuhriyadi.
Namun, lanjutnya, saat pemeliharaan dilakukan, pihaknya terpaksa melakukan pemadaman listrik di wilayah yang tengah dilakukan pemeliharaan. “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan akibat pemadaman di wilayah pemeliharaan jaringan,” ucap Henko.
Adapun jadwal pemeliharaan sekaligus pemadaman, Sabtu (21/11) di Jl. Pipa I, Jl. Antariksa, kantor lurah Putri Hijau, Gudang Senjata, Shabara Polri dan Rumah Sakit Tentara Putri Hijau.
Pada Senin (23/11) di Jalan Patriot, Jalan Amal (sebagian), Jalan Pasar V Cinta Damai. Selanjutnya, Selasa (24/11) di Jl. Swadaya, Jl. Bromo, Jl. Perjuangan Toba III, Jl.Sepakat, Jl. Iklas, Jl.AR.Hakim, Perum UBUD, Ktr Koramil Medan Area selatan, Univ Terbuka, Jl. Jati II, Jl. Jati III, Jl. AR Hakim, Jl. Halat, Jl. Tuba IV, Jl. Setuju.
Kemudian, Rabu (25/11) di Jl. Dr. Mansyur, Jl. Kemuning, Jl. Setia Budi, Jl. Kamboja, Yayasan Shafiyyatul Amaliyyah, RAZ Group. Selanjutnya, Kamis (26/11) di Jl. Pelajar dan Pelajar Timur. (rel/ila)
FILM: Cover film karya mahasiswa USU berjudul Menuju Cahaya mengikuti Festival Film Mahasiswa Indonesia 2020. bagus/sumutpos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Film karya mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) berjudul ‘Menuju Cahaya’ mengikuti Festival Film Mahasiswa Indonesia 2020. Dalam kompetisi ini, diikui 130 film karya mahasiswa dari 84 perguruan tinggi se-Indonesia.
FILM: Cover film karya mahasiswa USU berjudul Menuju Cahaya mengikuti Festival Film Mahasiswa Indonesia 2020. bagus/sumutpos.
Ratusan film mahasiswa ini, akan berkompetisi untuk mendapatkan award yang akan diumumkan 30 November 2020 mendatang. Wakil Rektor Bidang kemahasiswaa, Alumni dan Kewirausahaa UISU, Ahmad Bakhori ST. MT menjelaskan bahwa kompetisi ini, adalah langkah awal yang luarbiasa dalam mengeksplor kemampaun dan kreativitas mahasiswa di bidang perfilman.
“Semoga karya mahasiswa UISU yang disutradarai Muhammad Ikhsan diharapkan mampu bersaing dengan film karya mahasiswa-mahasiswa dari perguruan tinggi seluruh Indonesia,” ungkap Ahmad Bakhori, Jumat (20/11).
Pusat Prestasi Nasional Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan Festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) dalam rangka mengembangkan kreativitas, minat dan bakat mahasiswa dalam bidang seni khususnya film. Festival film tahun 2020 ini dimaksudkan untuk mendorong terciptanya mahasiswa yang Kreatif dan Inovatif di dunia perfilman, serta membangun soft skill dengan baik di era Revolusi Industri 4.0 yang dilaksanakan secara daring.
Mahasiswa UISU yang tergabung dalam komunitas Andal Entertainment dengan pembimbing Sri Wulan, SS, MS (Dosen Fakultas Sastra) ikut berpartisipasi dalam kegiatan FFMI 2020 yang digelar di Institut Informatika dan Bisnis Darmajaya Lampung.
Ahmad Bakhori mengatakan karya dari mahasiswa Andalan Entertaiment Sastra UISU yang dibuat lebih mengeksplore kondisi sebagian masyarakat Indonesia saat pandemic Covid-19 ini, modal awal untuk persiapan lebih baik lagi di masa mendatang. Pihaknya berharap, momen ini menjadi titik awal tumbuh dan berkembangnya tim-tim kreatif mahasiswa UISU untuk membuat karya-karya futuristik yang konstruktif.
“Yaitu, karya yang berorientasi pada problem-problem bangsa Indonesia dan solusi-solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan masalah tersebut, yang dikemas dalam karya film. Mahasiswa diharapkan dapat menciptakan karya yang bagus serta bermutu dalam bentuk film dan universitas akan memberikan support guna menumbuh kembangkan kreatifitas mahasiswa,” kata Ahmad Bakhori.
Sementara itu, secara terpisah Muhmmad Ikhsan sebagai sutradara mengatakan bahwa membuat film bukan semata-mata gengsi. “Tetapi merupakan sebuah pengalaman untuk belajar tentang kehidupan karena setiap langkah dalam membuat film merupakan pembelajaran dan penerapan nilai-nilai kemanusiaan,”jelasnya.
Sebab itu, pihaknya berusaha untuk menghasilkan karya seni yang merupakan hasil eksplorasi bersama Adinda Liasna Munthe sebagai penulis skenarionya dengan judul Menuju Cahaya. Film “Menuju Cahaya” yang shootingnya di daerah Kota Medan, dengan para pemain Eka Tri Purnama Sari, Dewan Septian, Tristi Ananda, Evi Oktabiani, Sheren Dwita Cahyani.
Kemudian, Ade Rahmat Kurnia, M Faisal, Muhammad Fauzan dan Farhan. Film dengan kameraman M. Faisal dan editor Anugrah Syafrizar Sihaloho ini, menceritakan Jihan yang awalnya dari keluarga berada ketika Pendemi Covid-19 Ayah Jihan terkena PHK dan Jihan harus menjual masker untuk mencari tambahan untuk ekonominya.
Muhmmad Ikhsan menambahkan, untuk kalangan mahasiswa, membuat film pendek sudah merupakan hal yang sangat patut diapresiasi. “Karena membuat film tidaklah mudah dan banyak teknik yang harus dikuasai,” paparnya.
Dikatakan Ikhsan, setiap film memiliki karakteristiknya masing-masing. “Begitu pun dengan kekurangan dan kelebihannya,” ucap Ikhsan.
Ia menambahkan, pesan yang terkandung di dalam film cukup berbobot meskipun hanya dengan waktu yang singkat. “Ide dari film yang ikut lomba sudah menarik, hanya teknik yang perlu dibenahi dalam pembuatan film,” kata Iksan.
Seleksi tahap pertama festival Film Mahasiswa Indonesia (FFMI) tahun 2020 dengan tema Optimis Untuk Ibu Pertiwi berlangsung pada 16-21 November 2020 dan diumumkan pada 22 November 2020. Seleksi tahap kedua penjurian final pada 25 – 27 November 2020 dan pengumuman pemenang FFMI 2020 Award 30 November 2020.(gus/ila)
JAGA JARAK: Bangku di bioskop diberi tanda silang sebagai tanda jaga jarak antarpenonton. Pembukaan kembali bioskop di Kota Medan tengah dibahas Pemko Medan.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rencana Pemko Medan ingin kembali membuka bioskop ditanggapi serius Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Menurut Gubsu, kebijakan itu terlebih dahulu mesti mendapat izin dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut. Jika tidak, operasional bioskop di Kota Medan langsung dibubarkan oleh Satgas Covid-19.
JAGA JARAK: Bangku di bioskop diberi tanda silang sebagai tanda jaga jarak antarpenonton. Pembukaan kembali bioskop di Kota Medan tengah dibahas Pemko Medan.
“Buka bioskop harus izin dulu. Jangan sembarang buka. Jadi begini, kondisi kita (Sumut) sekarang sudah mulai membaik (rata-rata 70 orang terpapar per hari), dari yang kemarin-kemarin di dua, tiga bulan lalu diangka 260 orang, pernah 290 orang,” katanya menjawab wartawan, Jumat (20/11).
Edy lantas mengingatkan Pemko Medan untuk tidak sembarangan membuka bioskop di masa pandemi Covid-19 saat ini. Mantan Pangkostrad kembali tegaskan, bahwa pembukaan bioskop harus mendapat izin dari pihaknya. Menurutnya tren penurunan kasus konfirmasi positif Corona di Sumut, minimal dapat dipertahankan.
“Kalau nonton bioskop pasti itu sulit dikendalikan. Padahal protokol kesehatan inilah yang menjadi prioritas untuk menyelesaikan persoalan Covid-19,” ujarnya.
Selain melarang pembukaan bioskop, Edy pun berjanji akan membubarkan kegiatan yang mengundang banyak orang yang tidak memperhatikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.
“Apalagi nanti ada berkumpulnya banyak orang, seperti ada demo, ada kampanye itu tak boleh. Saya pastikan tak boleh. Karena saya aktifkan satgas ini. Saya tak akan mengizinkan keramaian-keramian yang dilakukan di Sumut,” tegasnya.
Pemko Medan sebelumnya menggelar rapat tentang pembukaan bioskop bersama para pelaku usaha bioskop. Tujuan rapat guna membahas tentang dampak yang terjadi bila bioskop di Kota Medan akhirnya dibuka dalam waktu dekat.
Asisten Administrasi Umum Setdako Medan, Renward Parapat saat memimpin rapat tersebut mengatakan, masuknya Covid-19 ke Indonesia berdampak ke berbagai sektor termasuk ekonomi. Minimal guna mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Medan No 27 Tahun 2020 Tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Pada Masa Pandemi Covid 19 di Kota Medan.
“Sebenarnya ada dampak baik dan dampak buruknya jika bioskop kembali dibuka, mengingat saat ini pandemi Covid-19 masih belum selesai. Di samping itu, kita harus pandai menyeimbangkan antara kesehatan dan perekonomian masyarakat, bagaimana caranya agar kasus Covid-19 semakin menurun dan perekonomian masyarakat pun semakin membaik,” ujar Renward.
Menurutnya, alasan bioskop sulit dibuka sejak masuk masa adaptasi kebiasaan baru di Kota Medan, karena banyak hal yang menjadi pertimbangan salah satunya ruangan bioskop yang tertutup mengakibatkan tidak adanya ventilasi udara.
Hal ini membuat penularan virus Corona di dalam bioskop sangat tinggi.
Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono mengungkapkan, tidak adanya halangan untuk membuka setiap usaha di tengah pandemi Covid-19. Tetapi, pelaku usaha harus tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai yang tertera dalam Perwal Medan No.27/2020.
“Di dalam perwal sudah tertera mengenai sistem pengelolaan bagi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu, aturan-aturan yang ada dalam perwal harus dijadikan sebagai pedoman dalam membuka usahanya kembali pada masa pandemi Covid-19 ini,” terangnya.
Ia selanjutnya mengajak seluruh tamu yang hadir dalam rapat untuk berdiskusi membahas keputusan perizinan dibukanya kembali bioskop di Kota Medan. “Sebab, hasil keputusan rapat ini nantinya menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujar Agus. (prn/ila)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Arief Dermawan, warga Jalan Karya Wisata A, Gg. Eka Kencana No.23. Arief melaporkan perusahaan periklanan PT Multigrafindo Adv ke Polrestabes Medan Nomor: STTLP/2776/K/XI/YAN : 2.5/2020/SPKT RESTABES MEDAN atas laporan larangan menguasai tanah tanpa seizin yang berhak atau kuasanya pada 7 November 2020.
“Saya selaku keluarga pemilik tanah dan juga pernah menempati bangunan yang berdiri di atas tanah tersebut, merasa dirugikan dengan adanya tiang billboard reklame diduga tak berizin itu berdiri. Keberadaan tiang itu di lahan kami, tanpa seizin kami. Sehingga, pekan lalu sudah saya laporkan,” ungkapnya kepada Sumut Pos, Jumat (20/11).
Diceritakan Arief, kronologis diketahuinya bahwa plang billboard diduga tak berizin di atas lahan milik mereka, berdiri di Jalan Abdul Haris Nasution simpang Jalan Brigjend Zein Hamid No.4, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Medan sekitar dua bulan lalu. Akan tetapi, keterangan warga yang menyampaikan info itu kepada dirinya, menyebutkan bilboard itu justru berdiri sudah tahunan.
“Artinya, selain kami pemilik lahan dirugikan, Pemerintah Kota Medan dalam hal ini juga, diduga sudah dirugikan atas setoran retribusi atau pajak atas iklan-iklan yang mereka tayangkan selama ini. Kami menduga, retribusi dan pajak atas iklan-iklan yang sudah pernah tayang tak ada setoran retribusi dan pajaknya ke kas daerah atau dikenal istilahnya indikasi pengemplangan,” katanya.
Tak hanya itu, lanjut Arief, tiang billboard atau reklame yang berdiri di atas lahan mereka itu diyakini tak berizin, ketika Irwan selaku orang kepercayaan pengusaha reklame saat ditemui di kantor PT Multigrafindo Adv membenarkan atas dugaan itu, sembari meminta fotokopi surat alas hak tanah yang rencananya dipinjam PT Multigrafindo untuk pembuatan sewa menyewa lahan sebagai salah satu syarat untuk kepengurusan izin.
“Mereka meminta fotokopi surat dengan dalih membuat sewa menyewa sejak berdirinya tiang billboard reklame di lahan kami. Tapi mereka justru tidak berkomitmen seakan mengintervensi dengan perkataan bahwa tiang reklame kami bongkar sendiri,” katanya.
Suruhan pembongkaran itu, lanjutnya, disampaikan Albert Kang selaku pemilik PT Multigrafindo Adv melalui orang kepercayaannya bernama Irwan tersebut.
“Saya komunikasi ke Irwan di kantornya, mereka mau membuat surat sewa menyewa sesuai harga kehendak mereka, saya tidak mau. Malah mereka juga meminta tolong agar saya yang mengurus izin selaku pihak keluarga pemilik lahan,” pungkas dia.
Pantauan di lokasi, tiang reklame milik Multigafindo tersebut tampak berdiri terhempit di arel lahan keluarga Arief, persisnya disamping bangunan bekas rumah toko (ruko) pemilik tanah tersebut.
Ironisnya, tampak di bagian depan gambar salah satu paslon calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Sampai berita ini dikirimkan ke redaksi, sedang diupayakan konfirmasi kepada pihak Bobby Nasution soal ada atau tidaknya pemesanan pemasangan iklan pada billboard yang diduga tak berizin tersebut.
Albert Kang yang coba dikonfirmasi Sumut Pos, enggan menjawab tudingan terhadap perusahaannya. Baik melalui pesan layanan WhatsApp maupun dihubungi via seluler, Albert ogah menanggapi.
Sementara Irwan, orang kepercayaan Albert Kang di perusahaan tersebut, langsung menolak menanggapi konfirmasi Sumut Pos. Ia mengaku bukan orang yang kompeten menjawab soal ini lantaran bukan sebagai unsur direksi lagi. “Nanti saya bantu ke manajemen atau direksi ya, bang. Saya sekarang cuma staf biasa, jadi gak berhak beri keterangan. Takutnya salah nanti, bang,” pungkasnya dari seberang telepon. (prn/ila)
Teks foto
TIANG REKLAME: Tiang reklame atau billboard bergambar calon Wali Kota Medan, Bobby Nasution berdiri di Jalan AH Nasution atau simpang Jalan Brigjend Zein Hamid Medan, milik PT Multigafindo Adv yang diduga kuat tidak berizin. IST
HADIR: Menpora Zainuddin Amali dan Wagubsu Musa Rajekshah hadir di Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (21/11) pagi WIB. (Ist)
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menteri Pemuda dan Olahraga yang juga Wakil Dewan Pembina DPP Partai Golkar, Zainuddin Amali bersama Wakil Gubernur Sumatera Utara yang juga Ketua DPD Golkar Sumatera Utara Musa Rajekshah melakukan gowes bareng dan senam di lapangan Merdeka Medan, Sabtu (21/11) pagi.
Dimulai dari Hotel Adimulia Jalan Diponegoro Medan, Zainuddin Amali dan Musa Rajekshah ditemani Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Azis Syamsuddin, Ketua Komisi 1 DPR RI dari fraksi Partai Golkar Meutya Hafid, calon Wali Kota Medan Bobby Nasution serta sejumlah kader partai Golkar melakukan senam di lapangan Merdeka Medan.
Antusias masyarakat menyambut kedatangan rombongan sangat tinggi. Usai senam, banyak masyarakat yang meminta berfoto bersama dengan rombongan.
Usai senam, perjalanan dilanjutkan menuju tempat sarapan. Rombongan memilih serapan bersama di Soto Sinar Pagi jalan Sei Deli, Silalas Kecamatan Medan Barat kota Medan. Disini rombongan memilih serapan soto daging dan babat yang khas dan terkenal di Kota Medan.
Musa Rajekshah atau yang akrab dipanggil Ijeck ini mengatakan, pemilihan serapan pagi di Soto Sinar Pagi karena soto ini sudah legend dan terkenal di Kota Medan.
“Kita cobai serapan soto terkenal di kota medan, soto sinar pagi,” katanya sembari masuk ke rumah makan yang terletak di jalan Sei Deli, Silalas.
Sementara itu, Calon Walikota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution mengucapkan terimakasihnya kepada Wakil Pembina Partai Golkar, Zainuddin Amali dan Ketua DPD Partai Golkar Sumut Musa Rajekshah karena sudah menerima ajakannya bersepeda santai di pagi ini.
“Mengelilingi kota Medan sama bang Ijeck dan pak Menpora, udah siap gowes kita serapan di soto yang terkenal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Zainuddin Amali mengungkapkan keseruannya bersepeda di Medan.
“Ini gowes saya yang kedua kalinya di Kota Medan, sudah lama gak gowes. Tapi karena sama pak Wagub, gowes gak terasa, seru banget,” ungkapnya
“Pak Menteri hebat, sepedaannya kuat,” timpal Musa Rajekshah sembari melanjutkan perjalanan. (*)
RESMIKAN: Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, meresmikan Kampung Bahari Nusantara di Desa Rugemuk, Deliserdang.fachril/sumut pos.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, meresmikan Desa Rugemuk di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deliserdang, menjadi Kampung Bahari Nusantara, Jumat (20/11).
RESMIKAN: Danlantamal I, Brigjen TNI (Mar) I Made Wahyu Santoso, meresmikan Kampung Bahari Nusantara di Desa Rugemuk, Deliserdang.fachril/sumut pos.
Peresmian itu ditandai dengan pengguntingan pita yang direntangkan pada gapura menuju Desa Rugemuk oleh Danlantamal I, didampingi Asisten Potensi Maritim (Aspotmar), Kolonel Laut (P) Sunar Sholehuddin dan sejumlah pejabat utama Lantamal I serta pejabat terkait di Kabupaten Deliserdang.
Selanjutnya, Danlantamal I beserta rombongan bergerak menuju Lapangan Apel Kampung Bahari Nusantara, dalam rangka pelaksanaan acara Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla) Pesisir tahun 2020.
Danlantamal I mengatakan, peresmian Desa Rugemuk sebagai Kampung Bahari Nusantara merupakan rangkaian kegiatan Dawilhanla sebagai implementasi pelaksanaan tugas TNI yang tertuang dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yakni memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya dengan membangun kerjasama yang baik dengan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah.
“Kepada masyarakat harus ditanamkan pendalaman nilai-nilai kebangsaan dengan melaksanakan peningkatan sumber daya manusia melalui program penyuluhan, peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat,” jelas Danlantamal I, Jumat (19/11).
Selain peresmian Desa Rugemuk menjadi Kampung Bahari Nusantara, kegiatan lain yang dilakukan pembersihan pantai, apel komponen cadangan dan komponen pendukung, penanaman mangrove, pemberian sembako kepada masyarakat serta kegiatan penyuluhan.
Diharapkan, melalui kegiatan tersebut hubungan TNI dalam hal ini Lantamal I dengan seluruh komponen masyarakat akan semakin erat, terlebih masyarakat Desa Rugemuk Pantai Labu, untuk membangun semangat persatuan dan kesatuan bangsa.(fac/ila)