Home Blog Page 3928

Agung Laksono Minta Golkar Sumut Lebih Solid

BERSAMA: Ketua Golkar Sumut, Musa Rajekshah bersama Agung Laksono. (ist)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang juga politisi senior Partai Golongan Karya (Golkar) Agung Laksono berpesan kepada Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara terpilih, Musa Rajekshah dapat membawa Golkar Sumatera Utara kearah yang lebih baik dan solid.

“Kita berharap dibawah kepemimpinan pak Ijeck, Golkar Sumut jadi penguasa kembali dan mendapatkan masa kejayaannya lagi,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturrahmi Musa Rajekshah di kediamannya Jalan Cipinang, Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (7/11).

Turut mendapingi Ijeck, Ketua Kosgoro Sumut Reza Parmitaher, Anggota DPRD Sumut Irham Buana Nasution, Isnar Sinaga, Dodi Taher, Golkar Dairi Edi Keling Ate Berutu, Golkar Labuhanbatu Andi Suhaimi, Golkar Sergai Ali Madi, Golkar Sibolga Jamil Zeb Tumori, dan Sahlul Umur Situmeang, Hanafi Harahap serta Bunarto Aziz.

Agung Laksono juga berpesan agar Partai Golkar menjadi pemenang pada Pilkada serentak 9 Desember mendatang mengingat ada 23 Kabupaten Kota yang melaksanakan Pilkada.

“Seluruh kepala daerah yang bertarung dan didukung oleh Partai Golkar harus menjadi pemenang, minimal 60 persen itu sudah angka yang bagus,” paparnya.

Ini menjadi modal menuju Pileg dan Pilpres 2024 karena Partai Golkar akan mengusung calon Presidennya sendiri. “Kita bakal usung Presiden dari kader kita sendiri makanya butuh perbaikan infrastruktur partai tidak hanya di pusat, juga didaerah hingga ke Kecamatan dan Kelurahan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Sumatera Utara Terpilih, Musa Rajekshah berterimakasih atas dukungan yang diberikan dan siap mengemban tugas yang diamanahkan demi Golkar yang lebih solid.

“Kedepan diharapkan tidak ada lagi perpecahan di internal partai, mari bersatu demi kemajuan Golkar, dan saya yakin, teman-teman sekalian akan menjaga soliditas itu,” sebutnya.

Formasi kepengurusan partai juga tengah diselesaikan dalam waktu singkat mengingat dalam minggu ini, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto kabarnya bakal berkunjung ke Medan, Sumatera Utara.

“Kita akan segera siapkan formatur karena kabarnya Jumat malam pak Ketum bakal ke Medan dalam rangka pelantikan,” katanya.

Usia dilantik, pengurus Partai Golkar Sumatera Utara juga akan berkunjung ke pengurus DPD tingkat II yang ada, serta ke pengurus sayap partai.

“Kita juga akan menjalin hubungan baik dengan partai lainnya demi konsolidasi dan pembangunan Sumatera Utara,” tutupnya. (*)

Wartawan Tidak Kebal Covid-19, Lindungi Diri Saat Meliput

Para pembicara dalam dalam webinar ‘Mengarusutamakan Perubahan Perilaku Untuk Menyelamatkan Masyarakat Dari Pandemi Covid-19’, yang digelar BBC Media Action dan Dewan Pers, Jumat (6/11/2020).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari, mengingatkan wartawan untuk mengutamakan perlindungan diri dan keselamatan diri, saat melaksanakan tugas meliput di tengah pandemi Covid-19.

“Keselamatan itu yang paling utama. Wartawan tidak kebal Covid-19. Karena itu persiapkan dulu diri keselamatan dan sehat baru meliput. Jangan memaksakan diri meliput, sementara belum terlindungi diri dari resiko Covid-19. Tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” kata Atal S Depari, dalam webinar ‘Mengarusutamakan Perubahan Perilaku Untuk Menyelamatkan Masyarakat Dari Pandemi Covid-19’, yang digelar BBC Media Action dan Dewan Pers, Jumat (6/11/2020).

Atal juga mengharapkan perusahaan pers dapat memenuhi perlindungan wartawan saat ditugaskan meliput. Karena dampak lanjutan pandemi Covid-19 mengintai berbagai lapisan masyarakat, termasuk wartawan.

Atal juga menyatakan, wartawan yang direkrut FJPP (Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku) berkompeten, karena sudah melewati Uji Kompetensi Wartawan. Karena itu, wartawan harus tetap mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan, sekaligus beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam prilaku sehat.

“Anda menjadi duta perubahan perilaku. Anda bukan hanya menulis, namun juga harus bisa menyampaikan pesan langsung. Ketika masyarakat sudah tidak yakin kepada pemerintah, jurnalislah yang harus memberikan informasi yang mengedukasi tentang bahaya Covid-19. Sampaikan terus menerus tentang protokol kesehatan,” pintanya.

Senada, Jamalul Insan, anggota Komisioner Dewan Pers, wartawan harus menjembatani kepentingan–kepentingan masyarakat. Dan bersama-sama bergerak menuju perilaku sehat demi memutus rantai Covid-19. “Wartawan harus bisa membaca data. Tidak mesi menyatakan Covid berbahaya. Cukup dengan menyajikan data, itu sudah mengingatkan masyarakat,” ungkpanya.

Sementara itu, Kasubdit Sosialisasi Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Dr. Ir Dwi Listyawardani, mengatakan masyarakat mesti diingatkan terus-menerus untuk menerapkan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak,  serta menjauhi kerumunan.

“Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan 3M merupakan kontribusi masyarakat terhadap upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan pemerintah. Ingat, dengan disiplin, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga orang-orang terdekat,” katanya.

Untuk itu, ia meminta wartawan ikut terus menerus mengingatkan masyarakat agar disiplin 3 M, lewat pemberitaan.

Direktur Profesional Tenaga Media RSPAD, Dwi Puspito Rini, berharap masyarakat bersikap kooperatif dalam hal penanggulangan covid-19. “Selalu lah menganggap orang sekitar kita sebagai orang tanpa gejala (OTG). Dengan demikian, kita tetap tertib pakai masker, jaga jarak, dan cuci tangan pakai sabun sesering mungkin,” terangnya. (mea)

Satu Unit Rumah Terbakar di Tapteng, Kerugian Capai Rp200 juta

TKP: Kapolsek Kolang, Iptu Taher Lubis saat melakukan olah tempat kejadian terkait peristiwa kebakaran rumah di Desa Mungkur, Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Tapian Nauli, Tapteng.

TAPTENG, SUMUTPOS.CO- Satu unit rumah papan milik warga di Jalan Sibolga-Barus, Desa Mungkur, Lingkungan III, Kelurahan Tapian Nauli, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara (Sumut), ludes dilalap si jago merah.

Kapolres Tapteng, AKBP Nicolas Dedy Arifianto, dalam keterangannya melalui Paur Humas, Ipda JS Sinurat menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis malam (5/11) sekira pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah, Nirwanto Simanjuntak (47) diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp200 juta.

“Pihak kepolisian dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kolang, Tapteng, masih menyelidiki penyebab kebakaran itu dan sudah mengumpulkan barang bukti seperti kayu broti bekas terbakar, papan bekas terbakar, tabung gas 3 Kg bekas terbakar, kompor gas bekas terbakar dan kuali bekas terbakar,” kata Sinurat, Kamis malam (5/11).

Sinurat membeberkan, ketika peristiwa itu, Personel Polsek Kolang mendapat informasi bahwa telah terjadi kebakaran satu unit rumah papan ukuran 8×10 di Jalan Sibolga-Barus, Lingkungan III Mungkur milik Nirwanto Simanjuntak.

Kemudian Personel Polsek Kolang melaporkan kejadian itu dan oleh Kapolsek Kolang menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar).

“Personel Polsek Kolang bersama-sama dengan Personil Damkar saat itu juga memadamkan kobaran api. Tidak berapa lama kemudian, api berhasil dipadamkan,” tukas Sinurat. (mag-8/ram)

RSUD Sidikalang Tunggu Izin Bapeten untuk Operasional Radiologi Baru

RUSAK:  Unit Radiologi di RSUD Sidikalang saat ini tidak bisa difungsikan karena rusak.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Operasional rontgen baru pada unit radiologi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang masih menunggu izin dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Sementara, rontgen lama saat ini masih rusak.

Direktur RSUD Sidikalang, Sugito Panjaitan didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Luber Sianturi,mengatakan saat ini unit radiologi di rumah sakit itu tidak bisa difungsikan. Rontgen lama sedang rusak, sementara alat yang baru pengadaan tahun 2020 ini masih menunggu izin Bapeten.

“Kita sedang mengupayakan perbaikan alat lama, dalam waktu dekat alat itu bisa difungsikan,” ujarnya.

Dijelaskannya, rongent lama yang ada saat ini sudah termakan usia, berkisar 14 tahun sehingga gampang rusak. Dan akibat kerusakan tersebut, pelayanan radiologi jadi terganggu.

“Kerusakan ini sebenarnya sudah kita perkirakan sebelumnya sehingga kita melakukan pengadaan alat baru di tahun anggaran 2020 ini. Pengadaan rontgen baru bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) tahun anggaran 2020 sebesar Rp2,5 miliar,” ujarnya.

Sugito mengatakan, alat yang baru datang akhir bulan September lalu. Proses pemasangan, instalasi serta pengujian dilaksanakan awal Oktober 2020. Setelah selesai proses pemasangan dan pengujian, baru bisa diajukan proses ijin operasional secara online kepada Bapeten.

Untuk operasional rontgen, pengujiannya sangat ketat supaya laik pakai dan tidak ada kebocoran radiasi sehingga aman bagi tenaga medis dan pasien.

“Sebelum izin alat baru keluar, kita telah mengupayakan perbaikan terhadap alat lama sehingga kedua alat itu bisa difungsikan sekaligus,” tandasnya. (rud/ram)

Pemkab Silaturahim dengan Para Tokoh Labuhanbatu

SILATURAHIM: Pjs Bupati Labuhanbatu, M Fitryus bersama tokoh di Labuhanbatu saat acara silaturahim, Jumat (6/11).

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar silaturahim dengan para tokoh agama (MUI), tokoh pemuda, tokoh masyarakat, 12 etnis suku dan budaya, organisasi masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi profesi dan FKUB, Kamis (5/11) di ruang data dan karya Bupati Labuhanbatu.

Pjs Bupati Labuhanbatu Mhd Fitryus, yang memimpin langsung acara silaturahim ini mengatakan tujuan pertemuan ini untuk saling mengenal untuk memudahkan komunikasi.

“Pertemuan ini terbatas karena adanya pandemi. Dan saya sangat berterima kasih karena para undangan bersedia hadir,” ujarnya.

Mewakili tokoh masyarakat Ustaz Khairul Dalimunthe mengucapkan banyak terima kasih kepada Pjs Bupati Labuhanbatu yang berkenan bertemu dengan para tokoh Labuhanbatu dan melakukan pembinaan kepada masyarakat Labuhanbatu.

“Terima kasih karena sudah meluangkan waktu. Menyambung silaturahim adalah kewajiban dalam islam,” ungkapnya.

Sementara itu, Panitia pelaksana Asisten I Pemkab Labuhanbatu, Sarimpunan Ritonga melaporkan silaturahim akan memudahkan masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan. Dan ini yang paling penting demi pembangunan Labuhanbatu.

“Karena itu, semua tokoh, baik agama, pemuda, masyarakat, dan organisasi kita undang,” tambahnya.

Hadir bersama di lokasi, Pjs Bupati Labuhanbatu Mhd.Fitryus, Asisten I Sarimpunan Ritonga, Asisten II Hasan Hery Rambe, Asisten III Zaid Harahap, Para OPD dan Tokoh Labuhanbatu. (fdh/ram)

Smartfren Tingkatkan Kapasitas Jaringan

KETERANGAN: VP Technology Relations and Communications Smartfren Munir Syahda Prabowo (kiri) saat memberikan keterangan pada virtual conference, Rabu (4/11).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO- Operator telekomunikasi Smartfren terus meningkatkan kapasitas, jangkauan (coverage), serta optimasi jaringannya guna mengantisipasi terjadinya kenaikan trafik layanan di berbagai wilayah operasional di tengah pandemi Covid-19, dengan kenaikan tertinggi di wilayah permukiman.

Smartfren mencatat, pada paruh kedua 2020, telah terjadi kenaikan 24% trafik layanan secara nasional dibandingkan dengan paruh pertama tahun yang sama. Kenaikan trafik terbesar terjadi di Samarinda (Kalimantan Timur) mencapai 58%, kemudian Semarang (Jawa Tengah) 38%, dan Balikpapan (Kalimantan Timur) mencapai 36%.

Guna merespons kenaikan trafik tersebut, Smartfren pun terus melakukan optimasi jaringan secara nasional. Begitu pula, penambahan kapasitas jaringan terus dilakukan yang kini sudah meningkat 29% sekaligus perluasan coverage teknologi 4G LTE yang sudah mencapai 21% secara nasional.

VP Technology Relations and Communications Smartfren Munir Syahda Prabowo mengatakan, kenaikan trafi layanan Smartfren rata-rata terjadi karena perubahan perilaku masyarakat yang banyak masuk ke ranah digital, mulai dari kegiatan sekolah hingga bekerja. Namun, masyarakat juga tidak perlu khawatir terjadi kepadatan karena Smartfren menanganinya dengan baik.

“Smartfren terus memperluas coverage serta melakukan optimasi jaringan. Sekarang, kita sudah mengoptimasi 42% dari keseluruhan network dan masih terus bertambah. Selain itu, kami menerapkan berbagai teknologi yang memungkinkan akses internet berkecepatan tinggi,” ujar Munir, melalui virtual conference, Rabu (4/11).

Sementara itu, Deputy CEO Mobility Smartfren Sukaca Purwokardjono mengungkapkan, saat ini, Smartfren telah menerapkan sejumlah teknologi terkini pada seluruh aspek jaringan (network), yaitu multiple carrier, milimeter wave, small cell, 4×4 MIMO, Beam Forming, Full Duplex, serta 256 QAM. Semua teknologi tersebut diharapkan bisa memberikan koneksi internet terbaik. Pelanggan pun akan mendapatkan akses layanan berkecepatan tinggi, stabil, serta jaringan berteknologi 4G+ pada gadget yang mendukung.

“Keunggulan network Smartfren saat ini sudah bisa dirasakan semua orang, apalagi dengan jaringan yang 100% 4G, sehingga lebih stabil,” tutur Sukaca.

Namun, pelanggan dengan gadget tertentu yang mendukung teknologi network berteknologi 4G+ juga bisa mendapatkan manfaat lebih besar.

Misalnya, pengguna iPhone 11 Pro dan Pro Max, iPhone SE, atau Samsung Galaxy Note 20 bisa memaksimalkan kecepatan unduh hingga (download up to) 540 Mbps. Kemudian, dari sisi produk, pelanggan kini juga sudah bisa merasakan inovasi terbaru dari Smartfren, berupa Kuota Nonstop dan eSIM Smartfren. Kuota Nonstop unggul dengan fitur kuota utama 24 jam untuk semua aplikasi serta akses internet nonstop setelah kuota utama habis. Sedangkan eSIM Smartfren terbaru sudah bisa dipesan secara digital tanpa pengguna harus keluar rumah sama sekali. (rel/ram)

Hari ke-12 Ops Zebra Toba 2020, 658 Warga Langgar Prokes Diberi Teguran

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Teguran bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes) semakin meningkat di Sumatera Utara (Sumut) dibandingkan hari sebelumnya.

Ops Zebra: Personel polisi saat melakukan razia pada kegiatan Ops Zebra Toba 2020, baru-baru ini.

Terbukti, di hari ke-12, hingga Kamis (5/11) malam, Ops Zebra Toba 2020, Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditlantas Polda Sumut) memberikan 658 teguran kepada masyarakat yang tidak patuh Prokes. Sementara di hari sebelumnya, hanya 433 teguran.

Hal itu dikatakan Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada Sumut Pos di Medan, Jumat (6/11).

“Selain itu, Ditlantas juga melaksanakan pembagian masker kepada masyarakat sebanyak 650 kegiatan, sosialisasi prokes sebanyak 570 kegiatan dan bantuan sosial (bansos) 118 kegiatan,” ujarnya.

Namun, lanjut Nainggolan, Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) menurun, dari sebelumnya 11 kasus, di hari ke 12 ini 10 kasus. Korban meninggal dunia 1 orang, luka berat 9 orang, luka ringan 10 orang. Dengan kerugian materiil Rp25.600.000. “Hingga hari ke 12, Ditlantas Poldasu tidak menemukan pelanggaran lalu lintas (Garlantas),” paparnya.

Namun, lanjut Nainggolan, Ditlantas Poldasu tetap terus memberikan Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas (Dikmas Lantas) berupa penyuluhan di daerah rawan laka/ langgar sebanyak 90 kegiatan.

“Selain itu juga memberikan kegiatan preventif, seperti Pengaturan sebanyak 648 kegiatan, Penjagaan sebanyak 231 kegiatan, Pengawalan 13 kegiatan dan Patroli 326 kegiatan,” pungkasnya. (mag-1/ila)

Upaya Mengantisipasi Gangguan Listrik, PLN UP3 Medan Lakukan Pemeliharaan Jaringan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PLN UP3 Medan kembali melakukan pemeliharaan jaring-an listrik, dimulai pada hari ini, Sabtu (7/11) hingga Kamis (12/11). Pemeliaharan jaringan listrik tersebut sebagai upaya mengantisipasi gangguan listrik.

“Pemeliharaan meliputi penggantian komponen listrik hingga rabas-rabas pohon. Ini upaya kita mengantisipasi gangguan listrik. Kami mohon maaf karena saat pemeliharaan berlangsung, kami terpaksa melakukan pemadaman listrik di wilayah yang tengah dilakukan pemeliharaan,” ujar Manager Bagian Jaringan UP3 Medan, Henko Zuhriyadi.

Adapun lokasi pemeliharaan sekaligus pemadaman yakni, pada hari ini, Sabtu (7/11) di Jl. Desa Bekukul, Jl. Namorambe Desa Jati Kesuma, Jl. Namorambe Desa Pamah. Kemudian pada Senin (9/11) di Jl. Kenanga Raya, Jl. Kenanga Sari, Jl. Setia Budi, Jl. Abdul Hakim, Jl. Pasar I Ring Road, Jl. Harmonika Baru Pasar II Pertamben, Jl. Pasar II Ring Road, Jalan Sunggal (sebagian), Jalan Balai Desa, Jalan Mangga, Jalan Bakul.

Lalu, Selasa (10/11) di Jl. P denai Sebagian, PTKI, Jl.Menteng Raya , Jl.Menteng II, Aspol Psr Merah., Jl. Karya Bakti,Jl.Gedong Arca,Jl. HM. Joni, Jl Pencak, Halat, Jl. Bulu Tangkis, Jl. Pon 3,Jl. Hoki, JL. Catur, JL. Pimpong, Jl. Tenis.

Selanjutnya, Rabu (11/11) di Jl. TB Simatupang, Jl. Wakaf, Jl. Swadaya, JL. PU, Jl. Gg. Kapur, Jl. Bunga Raya, Jl. Pantai Harapan, Jl. Lembah Berkah, Polsek Sunggal, Jl. Seroja.

Sedangkan Kamis (12/11) di Jl.B.Katamso,Jl.Ir.H.Juanda Hotel Delta, Jl. Alfalah, Jl. Brigjen Hamid, Sekolah Harapan Mandiri, Suzuya, Jl. Pasar Senen, Jl. Sakti Lubis sebagian, Jl. Avros, Jl. Pelangi, Maju Bersama, Perum Katamso Vista, Perum Katamso Isatana Prima serta di Jalan Bulan, Jalan Bintang, Jalan Sei Kera, Jalan Seram. (rel/ila)

Senin Ini Insentif Guru Honorer Cair

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Badan Peng-elola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Medan, bersiap mencairkan insentif guru honorer yang ada di Kota Medan untuk semester pertama tahun 2020. Yakni bulan Januari hingga Juni 2020. Pencairan dilakukan paling lambat pada Senin ini (9/11).

Ilustrasi.

“Paling lama hari Senin sepertinya sudah bisa kami cairkan insentifnya,” ucap Kepala Bidang Anggaran BPKAD Kota Medan, Syahrial kepada Sumut Pos, Jumat (6/11).

Dikatakan Syahrial pada Kamis (5/11) sore yang lalu, pihaknya sudah mendapatkan surat permohonan untuk penerbitan surat perintah membayar (SPM) dari Dinas Pendidikan Kota Medan.

“Selain surat permohonan penerbitan SPM, kemarin sore kami juga sudah dapat surat verifikasi rekening Bank dari mereka. Makanya hari ini kami sedang kejar untuk menerbitkan SPM-nya sekaligus Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Karena besok sudah hari Sabtu, maka besar kemungkinan pencairannya baru bisa terealisasi di hari Senin (9/11) nanti,” katanya.

Dijelaskan Syahrial, total uang insentif yang akan mereka cairkan adalah lebih dari Rp17 miliar. Anggaran itu memang sudah tersedia dan siap untuk disalurkan kepada para guru honorer yang terdata di Kota Medan. “Total nya senilai Rp17.052.000.000. Sekitar Rp9 miliar untuk guru-guru di sekolah negeri tingkat SD dan SMP, dan sekitar Rp8 Miliar untuk guru-guru di sekolah swasta,” paparnya.

Terpisah, Ketua Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Medan Fahrul Lubis mengatakan, sampai saat ini pihaknya memang belum mendapatkan insentif yang terbilamg sangat membantu para guru honorer di Kota Medan. Padahal, rencana pencairannya seharusnya sudah terealisasi pada akhir September atau awal Oktober yang lalu.

“Sampai sekarang juga belum. Kami harapkan memang betul-betul lah hari Senin nanti sudah cair. Uang insentif itu sangat membantu sekali bagi para guru honorer ini. Karena kita semua tahu, gaji guru honorer ini sangat kecil,” kata Fahrul kepada Sumut Pos, Jumat (6/11).

Dijelaskan Fahrul, insentif untuk para guru honor tergantung dari klasiifikasi guru honor itu sendiri yang dibagi dari masa kerja masing-msing guru honor.

“Masa kerja 0 sampai 2 tahun, insentifnya Rp250.000 per bulan. Masa kerja 2 tahun sampai 4 tahun, insentifnya Rp600.000 per bulan. Masa kerja 4 tahun sampai 8 tahun, insentifnya Rp800.000 per bulan. Dan yang paling besar insentifnya yaitu untuk guru honor yang masa kerjanya di atas 8 tahun, yaitu Rp1 juta per bulan,” jelasnya.

Selain itu, Fahrul berharap agar Dinas Pendidikan Kota Medan terus membenahi sistem pendataan guru honorer yang ada pada pihaknya. Sebab, pendataan guru honorer di Kota Medan selalu menjadi alasan lambatnya proses pencairan insentif guru honorer dari tahun ke tahun.

“Misalnya tahun ini, sejak bulan Februari kami sudah serahkan data guru honorer di Kota Medan kepada Disdik. Harusnya saat itu juga langsung di verifikasi, jadi saat mau pencairan bisa lancar. Ini pencariannya malah di bulan November, alasannya malah karena data, kan gak betul juga. Kami harapkan betul, masalah pendataan ini bisa betul-betul dibenahi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Medan, Surianto SH atau akrab disapa Butong mendesak Pemko Medan untuk segera membayarkan insentif guru honorer di Kota Medan.

“Komisi II siap menjadi garda terdepan memperjuangkan para guru honor kita. Mereka juga terdampak pandemi Covid-19, kita mendesak Pemko Medan segera mencairkan insentif mereka yang memang sudah dianggarkan untuk tahun ini, agar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhannya,” katanya.

Butong meminta, agar Pemko Medan dapat lebih memperhatikan nasib para guru honorer di Kota Medan untuk kedepannya. Sebab, pendidikan adalah modal terbesar dalam memajukan sebuah bangsa, termasuk sebuah kota.

“Maju tidaknya sebuah bangsa atau sebuah kota, itu bisa dilihat dari maju atau tidaknya pendidikan di daerah itu. Persoalannya, bagaimana mungkin Kota Medan bisa maju, kalau pendidikan di Kota Medan tidak mengalami kemajuan. Bagaimana pendidikan di Kota Medan bisa maju, kalau tenaga pendidiknya tidak sejahtera. Ini harus diperhatikan,” pungkasnya. (map/ila)

Bantuan Presiden untuk 345.373 UMKM di Sumut Rp828 M, Hanya 56.971 UMKM Lolos Verifikasi

UMKM: Salah satu pelaku usaha UMKM jenis furniture di Jalan Karangsari, Medan Polinia. Bantuan dari Presiden untuk UMKM di Sumut capai Rp828 miliar.itriadi wibowo/SUMUT POS.
UMKM: Salah satu pelaku usaha UMKM jenis furniture di Jalan Karangsari, Medan Polinia. Bantuan dari Presiden untuk UMKM di Sumut capai Rp828 miliar.itriadi wibowo/SUMUT POS.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bank Indonesia (BI) mencatat realisasi program Bantuan Presiden (Banpres) Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) senilai R2,4 juta per penerima di Sumatera Utara (Sumut) sudah mencapai Rp828,90 miliar untuk 345.373 pelaku usaha. Sayangnya, dari jumlah pelaku usaha tersebut, hanya 56.971 pelaku usaha yang datanya lolos verifikasi data di Kementerian Koperasi.

UMKM: Salah satu pelaku usaha UMKM jenis furniture di Jalan Karangsari, Medan Polinia. Bantuan dari Presiden untuk UMKM di Sumut capai Rp828 miliar.itriadi wibowo/SUMUT POS.
UMKM: Salah satu pelaku usaha UMKM jenis furniture di Jalan Karangsari, Medan Polinia. Bantuan dari Presiden untuk UMKM di Sumut capai Rp828 miliar.itriadi wibowo/SUMUT POS.

“Banpres UMKM sebesar Rp828,90 miliar itu untuk 345.373 pelaku usaha. Data itu per posisi 29 September 2020,” ujar Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Sumut, Wiwiek Sisto Widayat, Jumat (6/11).

Berdasarkan data, kata Wiwikek, mayoritas Banpres UMKM disalurkan melalui Bank BNI dengan pangsa 77,2 persen dan sisanya melalui BRI. Ada pun berdasarkan lokasi kantor cabang bank penyalur, sebagian besar bantuan disalurkan untuk UMKM di wilayah Kota Medan atau sebesar 31,75 persen. Disusul Deliserdang 13,83 persen dan Tanjungbalai 6,98 persen. “Penyaluran Banpres UMKM masih terganjal data calon penerima yang tidak lengkap khususnya yang diajukan Dinas Koperasi dan UMKM,” katanya.

Wiwiek memberi contoh, dari 355.603 UMKM yang diajukan Dinas Koperasi Sumut, hanya 16 persen atau 56.971 pelaku usaha yang datanya lolos verifikasi data di Kementerian Koperasi.

“Tidak lolos verifikasi karena data pelaku usaha antara lain tidak dilengkapi NIK, jenis usaha dan termasuk alamat lengkap. Jika data yang diajukan perbankan lebih lengkap sehingga lolos verifikasi,” jelasnya.

BI berharap, Banpres UMKM bisa terus meningkat agar kinerja UMKM bisa bangkit lagi yang mendorong pergerakan ekonomi.

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM mentargetkan 15 juta pelaku usaha mikro bisa mendapatkan bantuan presiden produktif usaha mikro Rp2,4 juta. Hal ini disampaikan Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RS Hanung Harimba Rachman belum lama ini. Sebelumnya Kementerian mencatat pencairan bantuan UMKM Rp2,4 juta telah menjangkau 9,16 juta pelaku usaha mikro terdampak COVID-19 dengan total anggaran Rp22 triliun di tahap I.

Hanung menuturkan, bantuan yang digagas Presiden Joko Widodo itu diprioritaskan untuk para pelaku usaha mikro yang selama ini belum dapat mengakses pembiayaan perbankan sehingga rentan usahanya berhenti karena terdampak pandemi.

Penerima bantuan UMKM Rp2,4 juta itu, kata dia, juga bakal kembali ditambah pada tahun ini. Dari tahap awal sebanyak 9,1 juta UMKM, naik menjadi 12 juta, dan terakhir diusulkan kembali menjadi 15 juta pelaku UMKM.”Kami melihat ada antusiasme yang lebih tinggi maka kami usulkan target penerima ditingkatkan menjadi 15 juta, mungkin bisa lebih,” kata dia. (gus/bbs/ila)