Home Blog Page 3946

Telkomsel Ajak Pelanggan Donasi 1.000 Paket Sembako Bagi Dhuafa di Sumatera

Program Donasi POIN Akhir Tahun merupakan program donasi kerja sama antara Telkomsel dan Rumah Zakat. Program ini mengajak para pelanggan Telkomsel untuk menukarkan 1 Telkomsel POIN yang setara dengan Rp100 melalui SMS ketik DONASI kirim 777. Program Donasi POIN Akhir Tahun menjadi wujud nyata kepedulian Telkomsel di masa pandemi.
  • Telkomsel menghadirkan Program Donasi POIN Akhir Tahun yang merupakan wujud kepedulian kepada masayarakat terdampak pandemi Covid-19
  • Program Donasi POIN Akhir Tahun mengajak pelanggan untuk menukarkan 1 Telkomsel POIN yang setara dengan Rp100
  • Seluruh Telkomsel POIN yang terkumpul akan diberikan dalam bentuk 1.000 paket sembako kepada kaum dhuafa pada 14 lokasi di Wilayah Sumatera
Program Donasi POIN Akhir Tahun merupakan program donasi kerja sama antara Telkomsel dan Rumah Zakat. Program ini mengajak para pelanggan Telkomsel untuk menukarkan 1 Telkomsel POIN yang setara dengan Rp100 melalui SMS ketik DONASI kirim 777. Program Donasi POIN Akhir Tahun menjadi wujud nyata kepedulian Telkomsel di masa pandemi.
Program Donasi POIN Akhir Tahun merupakan program donasi kerja sama antara Telkomsel dan Rumah Zakat. Program ini mengajak para pelanggan Telkomsel untuk menukarkan 1 Telkomsel POIN yang setara dengan Rp100 melalui SMS ketik DONASI kirim 777. Program Donasi POIN Akhir Tahun menjadi wujud nyata kepedulian Telkomsel di masa pandemi.

SUMATERA, SUMUTPOS.CO – Menjelang penghujung tahun 2020, Telkomsel kembali menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 melalui Program Donasi POIN Akhir Tahun. Program ini mengajak para pelanggan setia Telkomsel untuk berdonasi melalui penukaran Telkomsel POIN dengan paket sembako yang akan diberikan kepada kaum dhuafa di Wilayah Sumatera. Periode Program Donasi POIN Akhir Tahun berlangsung hingga 31 Desember 2020.

General Manager Prime Segment and Direct Channel Management Sumatera Telkomsel Ricky E. Panggabean mengatakan, Program Donasi POIN Akhir Tahun menjadi wujud nyata kepedulian Telkomsel di masa pandemi. Telkomsel juga memahami bahwa kebutuhan sehari-hari harus tetap terpenuhi meskipun dalam keadaan yang tidak mudah. Untuk itu, melalui program donasi ini akan diberikan bantuan kepada kaum dhuafa dalam bentuk 1.000 paket sembako.

Program Donasi POIN Akhir Tahun merupakan program donasi kerja sama antara Telkomsel dan Rumah Zakat. Program ini mengajak para pelanggan Telkomsel untuk menukarkan 1 Telkomsel POIN yang setara dengan Rp100 melalui SMS ketik DONASI kirim 777. Setiap pelanggan hanya dapat melakukan penukaran Telkomsel POIN sebanyak 1 kali dan hanya untuk 600.000 pelanggan pertama saja. Nantinya seluruh Telkomsel POIN yang terkumpul akan didonasikan bagi kaum dhuafa pada 14 lokasi di Wilayah Sumatera.

Program Donasi POIN Akhir Tahun menjadi salah satu sarana bagi pelanggan untuk mengalokasikan Telkomsel POIN yang dimiliki. Penukaran Telkomsel POIN dapat dilakukan oleh seluruh pelanggan Telkomsel, baik pascabayar (kartuHalo) maupun prabayar (simPATI, KARTU AS, LOOP) yang berada di Wilayah Sumatera.

“Kami berharap bantuan yang diberikan melalui Program Donasi POIN Akhir Tahun dapat bermanfaat dalam pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menerimanya. Semoga kita #TerusBergerakMaju dan selalu semangat menjalani aktivitas pada era kebiasaan baru saat ini,” tutup Ricky.(rel)

Telkomsel Gelar Digital Creative Millennials 2020

Dorong Transformasi Digital UMKM Tanah Air

BISNIS: Ria Sarwono dan Carline Darjanto Founder Cotton Ink memaparkan bagaimana cara membangun bisnis dengan partner yang efektif dan bisa bertahan lama saat sesi Webinar Creative Talks di Jakarta, Rabu (28/10).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Telkomsel kembali menghadirkan program berbasis digital sebagai wadah untuk memacu kewirausahaan di segmen youth atau millennial. Program yang diberi nama Digital Creative Millennials 2020 ini akan memberikan serangkaian pelatihan dan pendidikan melalui seminar daring (webinar) dan lokakarya (workshop) terkait transformasi digital di sektor UMKM. Sebagai pembuka sekaligus sebagai momentum memaknai Hari Sumpah Pemuda, Telkomsel menggelar seminar daring (webinar) Creative Talks pada 27 Oktober 2020 dengan menghadirkan para pembicara yang memiliki pengalaman di bidang kewirausahaan.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, Digital Creative Millennials merupakan sebuah program CSR tahunan Telkomsel yang sudah hadir dalam dua tahun terakhir. Tahun ini, sebagai momentum memaknai Hari Sumpah Pemuda melalui program Digital Creative Millennials, Telkomsel ingin fokus membantu para UMKM untuk dapat terus bergerak maju.

“Seperti yang kita ketahui saat ini, pandemi Covid-19 yang berkepanjangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi berbagai macam sektor industri, salah satunya para penggiat UMKM yang sebelumnya dikenal sebagai sektor yang tahan banting terhadap krisis ekonomi pada 1998 lalu. Namun, kini UMKM menjadi sektor yang sangat terdampak dikarenakan masih bergantung pada model bisnis yang konvensional. Melalui rangkaian program Digital Creative Millennials 2020 yang dibuka dengan Webinar Creative Talks, kami ingin mengakselerasi sektor UMKM yang memiliki kekuatan potensial dalam membangun perekonomian nasional di masa mendatang untuk dapat beradaptasi dengan teknologi dan bertransformasi  ke sistem digital,” ungkap Denny dalam keterangan tertulisnya yang diterima, akhir pekan lalu.

Webinar Creative Talks merupakan kick off program yang menghadirkan topik khusus terkait pentingnya transformasi digital pada sektor UMKM dan strategi bisnis online. Sesi pertama diisi oleh Dendy Darman (Founder Unkl347) yang menceritakan pengalamannya dalam ‘menjalani bisnis apparel/clothing line selama lebih dari 20 tahun’. Sesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi di antara dua founder Cotton Ink, yaitu Ria Sarwono dan Carline Darjanto yang membahas ‘bagaimana cara membangun bisnis dengan partner yang efektif dan bisa bertahan lama’.

Kemudian sesi terakhir Webinar Creative Talks ditutup dengan topik ‘membangun bisnis dengan jujur dan tetap menjadi diri sendiri’ yang dibawakan oleh Gofar Hilman (Founder Lawless). Sebanyak lebih dari 200 creativepreneurs, UMKM, dan brand owners hadir sebagai peserta webinar dan berbagi ilmu dengan para pembicara mengenai pentingnya penerapan platform digital dan transformasi digital pada sektor UMKM.

Dengan mengikuti program Digital Creative Millenials 2020, peserta akan mendapat pelatihan dan pendidikan yang mencakup produk komersial, bantuan teknis mengenai dokumen dan lisensi, rencana bisnis, penyederhanaan produksi distribusi, hingga mempertemukan dengan investor. Event ini nantinya akan ditutup dengan penyelenggaraan Festival 3D Experience Shopping Online yang diisi oleh ratusan brand lokal di akhir Desember 2020 nanti.

Melalui Festival 3D Experience Shopping Online, Telkomsel berupaya untuk membangkitkan kembali sektor UMKM atau merek brand yang mengalami penurunan penjualan akibat dari pandemi covid-19. Konsep belanja online yang menawarkan pengalaman tiga dimensi ini untuk pertama kalinya diadakan di Indonesia dan akan mengajak para pengunjung merasakan pengalaman berbelanja secara virtual. Nantinya akan ada lima area belanja yang bisa dikunjungi menurut klasifikasi, di antaranya Fashion Men Area, Fashion Woman Area, Beauty Area, Sport Area, dan Collaboration Area.

Sebagai rangkaian lanjutan dari program, Telkomsel juga akan menghadirkan sebuah Collaboration Product di antara ratusan brand lokal dengan para seniman. Dengan adanya dua penggabungan identitas tersebut diharapkan akan menghadirkan ide-ide kreatif dan menciptakan sebuah inovasi baru. Adapun para seniman yang berpartisipasi dalam Collaboration Product dengan para brand atau UMKM, di antaranya adalah Owi Liunic, Sir Dandy, dan Hilarius Jason.

“Kami harap, melalui program Digital Creative Millennials dan upaya kolaboratif ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi para pelaku UMKM. Telkomsel akan selalu memberikan komitmen penuh untuk terus mendukung dan memberdayakan UMKM dengan berbagai pelatihan, pendidikan, solusi, dan layanan digital Telkomsel yang dapat memberikan dukungan dan perkembangan bisnis sektor UMKM, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis UMKM,” pungkas Denny.

Rangkaian Digital Creative Millennials akan terus berlangsung hingga Desember 2020, dengan beragam program pengembangan bisnis yang dikurasi khusus untuk membantu para creativepreneurs, brand owners, UMKM hingga masyarakat secara umum. Informasi lebih lanjut mengenai inisiatif program Digital Creative Millennials 2020 dapat diperoleh di media sosial @digitalcreativemillenials dan website https://www.digitalcreativemillennials.com/. (ris)

Kasus Mengendap Selama 8 Bulan, Polres Nias Belum Tetapkan Tersangka Cabul

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO– Meski sudah delapan bulan dilaporkan, kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur, hingga saat ini belum juga ditetapkan tersangka. Alasan dari penyidik Polres Nias yakni menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) dari Polda Sumatera Utara terhadap barang bukti.

Seperti pada pemberitaan Sumut Pos edisi (13/8/2020) dengan judul : Anak Korban Pencabulan Trauma, Polres Nias Belum Juga Menangkap Tersangka. Kasus dugaan pencabulan terhadap anak yang masih berumur 7 tahun itu, telah dilaporkan ke Polsek Sirombu pada tanggal 26 Maret 2020 yang lalu oleh orang tua korban.

“Saat ini sedang menunggu hasil dari labfor. Kami susul kembali ke Polda supaya hasilnya segera mungkin turun,” kata Kasat Reskrim Polres Nias Iptu Martua Manik SH MH melalui PS Paur Subbag Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo kepada wartawan koran ini di ruang kerjanya saat itu (10/8/2020).

Jawaban yang sama juga diterima Sumut Pos saat melakuan konfirmasi terkait perkembangan penangan kasus ini kepada Kepala Unit (Kanit) Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Nias Aipda Jonnes A Zai SH mengatakan masih menunggu hasil laboratorium forensik (Labfor) dari Polda Sumatera Utara di Medan.

“Masih menunggu hasil Labfor terkait profil DNA diduga pelaku, apakah sesuai dengan barang bukti yang disita dari korban,” kata Aipda Jonnes melalui pesan whatsapp yang diterima Sumut Pos pada Kamis (29/10) lalu.

Aipda Jonnes juga mengatakan informasi yang ia terima dari Labfor Medan bahwa sample barang bukti (BB) sudah dikirim ke Mabes Polri. Sementara untuk tindak lanjut penangan kasus itu penyidik akan memberitahukan kepada pelapor melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Sesuai informasi dari Labfor Medan, sudah dikirimkan sampel BB ke Mabes Polri. Jika sudah ada dan kami terima hasilnya, maka akan kami gelar untuk tindak lanjutnya. Dan kami beritahukan melalui SP2HP ke pelapor. Masih penyidikan, belum ada tersangka di kasus itu,” sebut Aipda Jonnes.

Terpisah, ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Sumatera Utara M Ritonga menyebutkan alasan Polisi terkait profil DNA diduga pelaku yang telah dikirim ke Mabes Polri, tidak masuk akal. Menurutnya, yang diperiksa adalah sperma terduga pelaku dengan perbandingan sample di celana dalam korban yang sudah disita oleh Polisi sebagai barang bukti.

“Menurut saya tidak ada hubungannya DNA dengan kasus cabul. Yang diperiksa adalah sperma pelaku, lalu dicocokkan dengan sample yang ada di celana dalam korban,” sebutnya.

 “Saya harap Polres Nias serius menangani kasus ini, korbannya anak umur 7 tahun dan sudah pasti mengalami trauma, sementara pelaku masih berkeliaran. Disinilah dibutuhkan kejelian penyidik menangani kasus ini, apalagi korban mengenal pelaku,” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang dokter di Kota Gunungsitoli saat dihubungi Sumut Pos (Senin, 2/11) mengatakan pemeriksaan DNA dilakukan apabila korban kasus cabul itu mengakibatkan kehamilan. Namun dalam kasus ini menurutnya yang diperiksa di Labfor cukup sperma terduga pelaku.

“Jika korban sampai hamil dan melahirkan anak, maka pemeriksaan DNA terhadap terduga pelaku dan anak itu dapat dilakukan. Tapi kalau tidak sampai hamil, cukup sperma terduga pelaku diperiksa di Labfor dengan perbandingan cairan sperma di celana dalam korban,” kata dokter yang minta namanya tidak ditulis, melalui telfon selularnya. (adl/ram)

Epson Tanam 1.000 Bibit Mangrove di Kalbar

Peringati 20 Tahun Epson Indonesia

PONTIANAK, SUMUTPOS.CO- Oktober menjadi bulan spesial bagi Epson Indonesia yang memperingati ulang tahunnya ke-20. Selama 20 tahun, Epson Indonesia telah berhasil berkembang pesat dalam bisnis, penjualan, pelayanan dan distribusi jaringannya di Indonesia.

Kali ini, dalam rangka memperingati ulang tahun, Epson Indonesia mengunjungi Mempawah Mangrove Park di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir, Kalimantan Barat dengan menanam lebih 1.000 bibit mangrove dalam program Corporate Social Responsibility yang fokus pada kepedulian dan pelestarian lingkungan.

Hal ini, selaras dengan program Sustainable Development Goals – (SDG’s) yang ditetapkan oleh PBB dengan beberapa target fokus yaitu: pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pelestarian lingkungan, dan Epson berkomitmen untuk berkontribusi dalam program tersebut.

Selama ini, Epson Corporate Social Responsibility – (CSR) berpusat pada pengentasan kemiskinan, kali ini Epson memfokuskan pada pelestarian lingkungan. Penanaman bibit mangrove ini menjadi program keberlanjutan, beberapa waktu lalu Epson melakukan penanaman bibit mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta Utara, dengan menanam lebih dari 200 bibit mangrove.

Epson Indonesia melihat betapa pentingnya mangrove terhadap ekosistem lingkungan, karena dengan manfaatnya yang banyak bagi manusia dan juga satwa, cara ini menjadi salah satu langkah untuk kembali menstabilkan lingkungan hijau demi generasi dan masa depan yang lebih baik.

“Upaya ini kami lakukan sebagai bentuk visi perusahaan tahun 2050 untuk mengurangi emisi karbon besar sampai kecil pada seluruh proses kegiatan Epson di seluruh dunia. Kami juga mengajak beberapa rekan Epson Indonesia di Pontianak dan juga beberapa sekolah di daerah Mempawah untuk ikut berpartisipasi di kegiatan ini. Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dan kontribusi Epson pada masyarakat dan juga lingkungan,“ ucap M Husni Nurdin, Head of Finance & Corporate service PT Epson Indonesia.

Sebelumnya, Epson Indonesia telah melakukan beberapa kegiatan CSR yang berfokus pada dunia pendidikan serta santunan ke Panti Asuhan dengan memberikan beberapa produk printer dan juga proyektor untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar. Tahun ini, Epson Indonesia akan fokus pada isu-isu lingkungan dan pelestariannya. (rel/ram)

BSM Gelar Program Peduli dan Berbagi

Sambut Milad ke-21 Bank Syariah Mandiri

DARING: Direktur Utama Mandiri Syariah Hery Gunardi melakukan sedekah serentak bersama seluruh jajaran di seluruh Indonesia secara daring.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bank Syariah Mandiri (BSM) menggelar program berbagi dan peduli untuk masyarakat di seluruh Indonesia. Kegiatan ini, dalam menyambut milad ke-21 BSM. Aksi berbagi kebahagiaan dan kepedulian tersebut merupakan wujud komitmen Mandiri Syariah dalam menyebarkan kebaikan dan kemaslahatan untuk umat, terlebih di tengah masa pandemi saat ini.

Program diawali dengan sedekah serentak melalui metode Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) di Mandiri Syariah Mobile (MSM) yang dipimpin Direktur Utama Mandiri Syariah Hery Gunardi dan diikuti jajaran Direksi, SEVP, Komisaris, Dewan Pengawas Syariah dan pegawai Mandiri Syariah di Jakarta, Minggu (1/11) kemarin.

Direktur Finance, Strategy dan Treasury Mandiri Syariah, Ade Cahyo Nugroho mengatakan pada usianya ke-21, Mandiri Syariah telah menjelma menjadi bank syariah terdepan dan modern yang menghadirkan customer-centric financial solutions bagi masyarakat didukung oleh teknologi digital modern terkini.

“Terus menegakkan prinsip ekonomi syariah yang adil, seimbang, dan maslahat, Mandiri Syariah berupaya untuk terus menyebarkan kebaikan dan manfaat, memberikan nilai tambah, dan menjadi pionir industri perbankan syariah di Indonesia. Rasa syukur dan semangat ini yang kami sebarkan dalam memaknai milad ke-21 tahun Mandiri Syariah, sejalan dengan tema milad optimis, peduli dan terus berkarya,” ungkap Ade Cahyo dalam keterang tertulis diterima Sumut Pos, Senin (2/11).

Corporate Secretary Mandiri Syariah, Ivan Ally menambahkan ada berbagai program sosial digelar Mandiri Syariah diantaranya bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19, paket beasiswa pendidikan, santunan bagi anak dhuafa, yatim piatu dan warga jompo, dan bantuan ketahanan pangan bagi pesantren serta program BSM Mengalirkan Berkah (BMB). Secara total, program sosial dan kemanusiaan Mandiri Syariah bernilai Rp24,7 miliar dan menyentuh lebih dari 30.000 penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.

Selain itu, Mandiri Syariah juga memberikan program ketahanan pangan untuk 21 pesantren berupa bantuan bahan baku senilai total Rp5 miliar dan program BSM Mengalirkan Berkah (BMB) untuk masyarakat di sekitar lingkungan masjid senilai total Rp9,7 miliar.

Untuk menambah semangat dalam beribadah, Mandiri Syariah memberangkatkan 21 orang tenaga kesehatan di pelosok daerah dan lebih dari 1.300 pegawai Mandiri Syariah ke Baitullah dalam Program Apresiasi Umroh.

“Program Apresiasi Umrah tersebut adalah penghargaan kami kepada masyarakat dan pegawai yang berkontribusi bagi kemajuan Perusahaan. Kami mengajak seluruh keluarga besar Mandiri Syariah untuk terus berperan serta memajukan ekonomi dan keuangan syariah yang modern dan inklusif, dan terus menjadi motor perkembangan ekonomi syariah Indonesia,” papar Ivan Ally.

Perayaan Milad ke-21 Mandiri Syariah juga diwarnai dengan gelaran Festival Berkah yang menampilkan produk layanan Mandiri Syariah, melalui virtual expo yang dapat diakses nasabah dan masyarakat luas di www.festivalberkah21.com selama bulan November 2020.

Tak hanya itu, Mandiri Syariah juga melaksanakan literasi keuangan syariah dengan menggelar webinar bertema finansial dan spiritual. Apresiasi bagi nasabah juga dihadirkan Mandiri Syariah melalui berbagai program promo di antaranya voucher, potongan harga, hadiah logam mulia dan free premi bagi nasabah Oto.

Hingga September 2020, kualitas kinerja Mandiri Syariah terjaga baik dengan membukukan pencapaian tertinggi yakni laba menembus angka Rp1,07 triliun (unaudited). Mandiri Syariah juga mencatatkan kenaikan pembiayaan sebesar 7,39% year on year (yoy) menjadi Rp79,27 triliun. Peningkatan laba bersih dan pembiayaan tersebut ditopang dengan pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang mencapai 17,28% yoy menjadi Rp106,12 triliun, sehingga aset Mandiri Syariah menembus Rp119,43 triliun, tumbuh 16,19% dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara total, program ini bernilai Rp24,7 miliar dan menyentuh lebih dari 30.000 penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pemangku kepentingan terutama nasabah. Insya Allah, semakin baik kinerja Mandiri Syariah, akan semakin banyak juga manfaat dan maslahat yang dapat diterima masyarakat dan lingkungan,” pungkas Ade Cahyo.(gus/ram)

Mitra Juara Gojek 2020 Berhadiah Rp 600 Juta

Apresiasi Bagi Mitra di Asia Tenggara

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Gojek, super app terdepan di Asia Tenggara, kembali menggelar ajang tahunan penghargaan Mitra Juara Gojek 2020 (MJG 2020) untuk memberikan apresiasi kepada para mitra yang menginspirasi dan membawa kebaikan bagi diri mereka dan komunitas. Ini adalah tahun ke-3 ajang penghargaan ini diadakan.

Ajang MJG 2020 kali ini istimewa, karena apresiasi diberikan tidak hanya bagi mitra di Indonesia tetapi juga mitra wilayah operasional Gojek lainnya, yakni Thailand, Vietnam, dan Singapura. Hal ini sejalan dengan penyatuan brand Gojek di seluruh negara perusahaan beroperasi di empat negara di Asia Tenggara tersebut.

MJG 2020 ini juga merupakan bagian dari perayaan Hari Jadi Gojek ke-10, dan pada ajang kali ini terdapat 27 mitra yang mendapat penghargaan di 9 kategori yaitu: MJG Kategori Roda Dua, MJG Kategori Roda Empat, MJG Kategori Logistik, MJG Kategori GoFood, MJG Kategori GoPay, MJG Kategori Mapan, lalu MJG Thailand, MJG Singapura, MJG Vietnam. Akan ada satu kategori khusus yakni Mitra Juara Pilihan Gojekers yang akan mengundang masyarakat pengguna Gojek untuk memilih kisah paling inspiratif dari Juara I dari masing-masing kategori.

Co-Founder & Co-CEO Gojek Kevin Aluwi mengatakan, MJG 2020 adalah program penghargaan tahunan Gojek bagi para mitra inspiratif kami yang terus menunjukkan kekuatan, optimisme, kerja keras, serta ketekunan agar dapat tetap produktif terutama di masa-masa sulit ini.

“Membawa semangat #PastiAdaJalan, para mitra juara telah terus memberikan dampak positif di komunitas mereka. Melalui berbagai cara, mereka telah menginspirasi kami untuk terus berinovasi sehingga dapat maju bersama. Tahun ini, kami turut memperluas apresiasi MJG tidak hanya kepada mitra kami di Indonesia, tetapi juga Singapura, Thailand dan Vietnam. Hal ini mengukuhkan keberadaan kami sebagai satu brand Gojek di Asia Tenggara,” ujarnya.

MJG 2020 kali ini memiliki tiga pemenang untuk masing-masing kategori sehingga terdapat total 27 pemenang. Pemilihan pemenang dilakukan berdasarkan beberapa kriteria utama. Yang menarik, kriteria ini tidak hanya semata melihat dari performa para mitra, tetapi juga inisiatif mereka dalam membantu sesama diluar tugas atau pekerjaan sehari-hari mereka.

Total hadiah yang diberikan dari MJG 2020 kali ini mencapai lebih dari Rp 600 juta yang berbentuk uang tunai, voucher belanja dan sejumlah produk. MJG 2020 kali ini didukung oleh sejumlah mitra bisnis Gojek, antara lain BCA, BRI, Alfamart, dan AIA Financial.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Wishnutama Kusubandio mengatakan, keberhasilan Gojek saat ini tak lepas dari dukungan jutaan mitra di belakangnya, yang terus menunjukkan kekuatan, optimisme, kerja keras, dan ketekunan terutama di masa-masa sulit ini.

“Saya sangat mengapresiasi para mitra yang telah memberikan dampak positif dalam komunitas mereka dan menjadi penolong bagi jutaan orang selama pandemi, membantu agar semua orang dapat tetap produktif dan menjalani kehidupan terbaik mereka,” ungkapnya.

Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menambahkan bahwa perayaan dan penghargaan bagi para mitra juara belumlah berakhir.

“Kami menghadirkan enam (6) Kisah Mitra Inspiratif dari Indonesia, yang merupakan Juara I dari masing-masing kategori. Masyarakat dapat memilih salah satu dari mereka untuk menjadi pemenang kategori khusus Mitra Juara Pilihan Gojekers yang akan diumumkan di acara perayaan utama Hari Jadi ke-10 Gojek dalam waktu dekat,” tambahnya. 

Para Mitra dengan Kisah Paling Inspiratif ‘Mitra Juara Pilihan Gojekers’ tersebut adalah sebagai berikut:

* MJG Kategori Mapan: Lasmawati (Ciamis) 

* MJG Kategori GoPay: Es Teh Indonesia (Bogor)

* MJG Kategori GoFood: Dodi Sandra, pemilik Pempek Pistel Kiarin (Bandung)

* MJG Kategori Logistik (GoSend Sameday & GoBox): Heru Wibowo (Jakarta)

* MJG Kategori Roda Empat: Budi Julian (Jakarta)

* MJG Kategori Roda Dua : Eddy Jahja Asnam (Bandung) 

Masyarakat dapat berpartisipasi memilih kisah paling inspiratif mitra Gojek dengan mengunjungi laman gojek.com/hari-jadi dan YouTube Gojek Indonesia (http://bit.ly/MJG2020), serta mengklik Like pada video profil mitra pilihan di laman YouTube tersebut mulai dari 26 Oktober. (rel)

Bagi Peserta Non-PBI yang Tidak Cantumkan NIK Wajib Registrasi Ulang

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peserta Non Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (Non-PBI JK) yang memiliki data bermasalah karena tidak dilengkapi Nomor Induk Kependudukan (NIK), diwajibkan melakukan pembaruan data NIK mulai tanggal 1 November 2020. Segmen Non-PBI JK yang dimaksud, terdiri dari peserta dan anggota keluarga Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara/PPU PN (ASN, Prajurit, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia) serta pensiunan dan Bukan Pekerja (BP).

“Mulai 1 November, BPJS Kesehatan menggelar program registrasi ulang untuk merevisi data peserta, termasuk mengganti data yang salah tentang NIK atau Nomor Kartu Keluarga (KK),” ungkap Kepala Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Medan, Rahman Cahyo, Minggu (1/11).

Menurut dia, program tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan keakurasian data, sehingga dapat memberikan pelayanan jaminan kesehatan yang maksimal. Selain itu, menindaklanjuti rekomendasi KPK, hasil audit BPKP tahun buku 2018 dan hasil Rakornis Eselon I Kementerian/Lembaga tanggal 21 September 2020.

“BPJS Kesehatan memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pembaruan data apabila pada kartu KIS belum terisi data NIK, termasuk masyarakat yang sudah mengisi namun belum sesuai dengan KTP atau belum terdaftar di Dukcapil Kemendagri,” paparnya.

Hal ini, lanjutnya, merujuk pada Pasal 13 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan bahwa setiap penduduk wajib memiliki NIK. Selain itu, merujuk Pasal 8 ayat 2 Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan bahwa Kartu Indonesia Sehat paling sedikit memuat nama dan nomor identitas peserta yang teregistrasi dengan NIK, kecuali untuk bayi baru lahir.

Dijelaskannya, registrasi ulang itu diperlukan karena sebagian data peserta belum dilengkapi dengan NIK. Apabila peserta BPJS Kesehatan tidak melakukan registrasi ulang, maka kartunya akan dinonaktifkan sementara. “Kartunya sementara belum bisa digunakan, harus di-update KK/KTP,” ucap dia.

Ia menyebutkan, tidak semua peserta BPJS Kesehatan registrasi ulang. Melainkan, hanya peserta JKN-KIS segmen PPU PN dan BP yang belum ada data NIK-nya. “Sebelum melakukan registrasi ulang, peserta JKN-KIS dapat mengecek status kepesertaannya melalui Aplikasi Mobile JKN, Layanan informasi Whatsapp (CHIKA) di nomor 08116791003 (Medan), dan Care Center 1500 400. Jika pada saat dicek status kepesertaannya muncul notifikasi registrasi ulang, maka peserta harus melakukan pembaruan data NIK sesuai dengan Dukcapil,” kata Rahman.

Menurutnya, jika NIK tidak terdaftar, proses ini diawali dengan perubahan status dengan keterangan regristasi ulang kelengkapan administrasi untuk pemutakhiran data. Selanjutnya, lengkapi data KK/KTP. Apabila sudah melaporkan pembaruan data, maka status kepesertaannya akan diaktifkan kembali.

“Pembaruan data ini tidak akan mengurangi hak peserta untuk mendapatkan jaminan pelayanan kesehatan. Jadi, intinya bagi peserta yang datanya belum sesuai aja dan bisa dicek terlebih dulu. Kalau belum sesuai, baru lakukan registrasi tapi jika sudah sesuai maka tidak perlu,” pungkasnya. (ris/ila)

Tokoh Milenial Dinilai Lebih Cocok Pimpin Kota Medan

Faisal Mahrawa.
Faisal Mahrawa.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tokoh milenial dinilai lebih cocok memimpin Kota Medan. Apalagi, satu dari dua kontestan di Pilkada Medan 2020 memiliki aksesibilitas yang tinggi dalam hal membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat.

Faisal Mahrawa.
Faisal Mahrawa.

Menurut Akademisi Departemen Politik FISIP USU, Faisal Mahrawa, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi dan Bobby Nasution-Aulia Rachman memang sama-sama punya peluang menang pada Pilkada 9 Desember 2020. Namun, dia menilai, paslon Bobby-Aulia Rachman lebih pas untuk memimpin Kota Medan saat ini.

“Saya menilai Bobby lebih pas memimpin Kota Medan. Sosok Bobby yang merupakan generasi millennial, sekaligus latar belakangnya sebagai menantu presiden RI tentu memiliki aksesibilitas yang tinggi dalam hal membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat,” kata Faisal, akhir pekan lalu.

Ia melanjutkan, apalagi, sejauh ini Medan masih sangat mengandalkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat untuk menopang APBD Kota Medan dalam program pembangunan. “Saya percaya Bobby punya aksesibilitas yang sangat tinggi dalam hal ini. Tentu Kota Medan akan lebih cepat mendapatkan DAU dan DAK karena bisa membangun komunikasi yang lebih cepat dibanding pasangan lain,” katanya lagi.

Selain itu, sambung Faisal, Bobby sebagai generasi millennial juga diyakini memiliki pola pikir yang lebih kreatif dan inovatif. Selain itu, lebih bisa beradaptasi dengan perkembangan digital yang lebih cepat yang terjadi saat ini. “Bobby juga diyakini bakal menjadi representatif bagi anak muda saat ini, yang sebagian besar merupakan generasi milenial untuk berkontribusi membangun Kota Medan,” aku dia.

Diutarakannya, perkembangan dunia saat ini, termasuk di Indonesia dan khususnya di Medan, sebagian besar telah berperspektif pemikiran kaum milenial. Salah satu contoh, munculnya perusahaan rintisan atau startup seiring semakin pesatnya perkembangan digital. Karena itu, pembangunan nyaris di segala lini, terutama bidang ekonomi kini sudah tak lepas dari teknologi digital. “Tentu dengan pemikiran khas kaum milenial yang cenderung antimainstream, Bobby sangat tepat untuk membangun Kota Medan yang berbasis teknologi,” sebutnya.

Tak hanya itu, Bobby juga memiliki komitmen kuat untuk mengembangkan UMKM yang diketahui sejak lama telah menjadi penopang ekonomi sebagian besar masyarakat. Untuk itu, dengan perkembangan digital yang ada, pemikiran-pemikiran dari anak muda seperti Bobby sangat dibutuhkan, terutama dalam mengintegrasikan sistem digital dalam dunia UMKM mulai dari proses produksi hingga pemasaran.

“Bobby juga diharapkan mampu menyelesaikan berbagai macam persoalan di Kota Medan yang tak kunjung selesai. Masalah perkotaan seperti minimnya ruang terbuka hijau, kemacetan, banjir hingga birokrasi yang cenderung korup masih terus terjadi di Medan. Kondisi ini tentu membuat warga Medan kurang nyaman,” pungkasnya. (ris/ila)

Teks foto : Akademisi Departemen Politik FISIP USU, Faisal Mahrawa. (Istimewa)

Pemuda Garda Terdepan Jaga Keutuhan Bangsa

El Adrian Shah.
El Adrian Shah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sumpah Pemuda merupakan momentum bersejarah bagi persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia. Karena pada tanggal 28 Oktober 1928, seluruh unsur pemuda yang tergabung dalam berbagai gerakan menyatakan satu tekad untuk berhimpun di bawah naungan pertiwi panji Merah Putih.

El Adrian Shah.
El Adrian Shah.

Di momentum bersejarah itu, Ketua DPD KNPI Sumut, El Adrian Shah SE menyampaikan sejumlah pesan untuk pemuda Indonesia, khususnya di Sumatera Utara (Sumut). Pertama pemuda jangan pernah melupakan sejarah Karena kerukunan, pesatuan dan kesatuan yang saat kita rasakan hari ini berkat dari perjuangan mereka para pahlawan. “Mereka rela mengorbankan dan mempertaruhkan nyawa demi persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, Pemuda harus menjadi garda terdepan dalam mejaga keutuhan bangsa,” ujar El  kepada wartawan, Kamis (29/10).

Pesan kedua, El berharap pemuda dapat berpartisipasi dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Baik melalui sosialisasi bahaya Covid-19 sampai dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. “Sesuai Prokes yang ditetapkan pemerintah yaitu 3 M. Memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Kemudian, kita juga harus menjalani pola kehidupan yang sehat demi mewujudkan pemuda yang sehat Indoneisa hebat,” ujar El lagi.

Selain itu, El juga berpesan agar pemuda dapat berpikir keras dan berkerja keras untuk melahirkan program-program kreatif dan inovatif. Sebagai Agen perubahan atau agent of change hendaknya pemuda bermanfaat dan ikut mendorong percepatan pemilihan ekonomi di daerah masing-masing.

Sedangkan pesan keempat, El berharap pemuda dapat saling mendukung dan membantu seraya berdoa untuk kesembuhan warga yang terpapar Covid-19. “Selain itu mari kita berdoa kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha Esa untuk keselamatan seluruh tenaga medis yang sedang menjalankan tugas. Kita juga berdoa semoga wabah Covid-19 ini segera berakhir dan bisa teratasi,” harapnya lagi.

El pun kembali berharap momentum Sumpah Pemuda pada tahun ini menjadi titik balik mengembalikan kejayaan NKRI dalam segala bidang. “Kita Harus Kembali Bersatu, bersama berjuang untuk kejayaan NKRI. Mari kita Hilangkan perbedaan yang tidak perlu, terlebih saat ini negara kita sedang berupaya keluar dari krisis akibat wabah Covid-19,” pungkasnya.(adz/ila)

Satgas Covid-19 Mebidang Razia Protokol Kesehatan, Pengelola Usaha di MMTC Diberi Peringatan

HIBURAN MALAM: Satgas Covid 19 Mebidang melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah hiburan malam di Kota Medan, Sabtu (31/10) malam.pran/sumut pos.
HIBURAN MALAM: Satgas Covid 19 Mebidang melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah hiburan malam di Kota Medan, Sabtu (31/10) malam.pran/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Medan – Binjai – Deliserdang (Mebidang) memberi peringatan keras kepada sejumlah pengelola usaha di kawasan Medan Metropolitan Trade Centre (MMTC) Jalan Willem Iskandar, Medan. Peringatan ini diberikan usai Tim Satgas Covid-19 Mebidang menemukan pengunjung yang padat dan berkerumun di salah satu tempat usaha.

HIBURAN MALAM: Satgas Covid 19 Mebidang melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah hiburan malam di Kota Medan,  Sabtu (31/10) malam.pran/sumut pos.
HIBURAN MALAM: Satgas Covid 19 Mebidang melakukan razia protokol kesehatan di sejumlah hiburan malam di Kota Medan, Sabtu (31/10) malam.pran/sumut pos.

Tempat usaha yang mendapat peringatan keras dari Satgas Covid-19 Mebidang antara lain New Pajak Kedan. Pasalnya foodcourt tempat ini penuh sesak pengunjung, tidak menjaga jarak bahkan masih ada beberapa orang yang tidak mengenakan masker.

“Karena kami baru pertama kali ke sini kami masih maklumi walau tempat ini melanggar keras protokol kesehatan Ini padat sekali, satu meja bisa 6 sampai 8 orang. Namun bila tidak ada perubahan, dengan berat hati kami harus tutup tempat ini sementara,” kata Koordinator Tim Satgas Covid-19 Mebidang Kolonel Inf Azhar Muliyadi di depan para pengunjung New Pajak Kedan, Sabtu (31/10) malam.

Selain New Pajak Kedan, Tim Satgas Covid-19 Mebidang juga meninjau Swalayan Maju Bersama yang masih di lokasi MMTC. Tim Satgas Covid-19 Mebidang juga memberikan teguran kepada pengelola karena fasilitas cuci tangan tidak berfungsi dan pengunjung masih ada yang tidak mengenakan masker.

Bukan hanya itu, tim juga menemukan banyak pengunjung di komplek MMTC tidak mengenakan masker. Tim Satgas Covid-19 Mebidang memberikan sanksi fisik kepada pelanggar. “Kepatuhan pada protokol kesehatan di sini masih cukup rendah, mudah-mudahan dengan ini mereka jadi ingat dan sadar,” tambah Azhar.

Usai dari MMTC tim bergerak ke kawasan Stadion Teladan Medan dan menyasar sejumlah warung kopi di Jalan Halat dan HM Joni. Tiga warung kopi mendapat teguran tertulis yaitu Diel Coffee, Warung Selingkuh dan Cham Khupi. Ketiga tempat usaha ini sebelumnya telah diberi teguran non tertulis oleh Satgas Covid-19 Mebidang.

Operasi Tim Satgas Covid-19 Mebidang belum berakhir sampai di situ, ketika malam semakin larut tim bergerak ke tempat hiburan malam. Hiburan malam yang pertama di sambangi yaitu Heaven Hell Pool and Lounge (H2) di Jalan Pegadaian. Tempat yang sebelumnya sudah didatangi Tim Satgas Covid-19 Mebidang ini memenuhi syarat protokol kesehatan.

Lokasi terakhir operasi kali ini adalah New Zone Entertainment Jalan Kol Sugiono. Tempat ini juga sudah beberapa kali didatangi tim Satgas Covid-19 Mebidang dan dua kali menemukan obat terlarang. Pada operasi kali ini, tim juga masih menemukan obat terlarang berjenis ekstasi 1/4 butir di tas salah satu pengunjung wanita berusia 16 tahun. Dia dan ketiga temannya (1 wanita dan 2 laki-laki) kemudian diserahkan kepada pihak yang berwajib.

“Tiga kali kita ke sini, dua kali kita menemukan narkoba di tempat ini dan ini ketiga kalinya kita menemukannya. Jadi yang bersangkutan diproses kepolisian dan acara di New Zone tetap berjalan karena mereka sudah mematuhi protokol kesehatan,” terang Azhar.

Sementara itu, pengelola New Pajak Kedan Rony berjanji akan menerapkan protokol kesehatan di tempat usahanya. “Petugas belum ada sosialisasi ke sini, jadi kita belum paham betul seperti apa seharusnya. Sekarang tentu sudah jelas dan kami akan menerapkannya,” pungkas Rony.

Pada operasi kali ini total ada tiga tempat usaha yang diberikan teguran tertulis, 5 non tertulis, 17 sanksi fisik kepada masyarakat dan 1 non fisik. (prn/ila)