Home Blog Page 3999

BI Sebut Pariwisata di Sumut Masih Tertekan

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bank Indonesia (BI) mencatat gairah pariwisata di Sumatera Utara (Sumut) masih menurun. Saat ini, berbagai upaya telah dan sedang dilakukan oleh pelaku usaha pariwisata.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara,  Wiwiek Sisto Widayat mengakui menghadapi pandemi, tidak banyak yang dapat dilakukan oleh pelaku usaha di sektor pariwisata yang paling terdampak. Strategi difokuskan pada upaya bertahan (survival) hingga pandemi berakhir.

“Sektor pariwisata di masa pandemi di era new normal ini masih cukup tertekan. Tapi saya melihat pelaku pariwisata tidak berputus asa terus berusaha agar kegiatan-kegiatan pariwisata berjalan dengan baik,” sebut Wiwiek, Jumat (8/10).

Wiwiek menjelaskan strategi pemasaran dan memanfaatkan teknologi merupakan cara untuk bertahan bagi pelaku pariwisata. Dia menyebutkan, beberapa strategi sektor usaha penyediaan akomodasi di Sumut, yakni bersama-sama berkontribusi dalam pengendalian biaya operasional. Kemudian mengadaptasi tekhnologi yang meminimalkan kontak langsung dengan tamu.

“Pelaku pariwisata juga menyesuaikan strategi pemasaran dan SOP Operasional dengan Era New Normal,” ujarnya.

Selain itu, pelaku pariwisata tentunya harus bertahan dengan mengedepankan CHSE (Clean, Healty, Safety, Environment) yaitu kebersihan, kesehatan, keamanan, dan lingkungan hidup dalam tempat-tempat wisata untuk memastikan keamanan wisatawan.

“Program sosialisasi CHSE dilakukan secara berkala. Khusus Medan, ada di Perwal No.26 Tahun 2020,” kata Wiwiek.

Selanjutnya meninjau pelaksanaan CHSE di operasional members, dan mendistribusikan Panduan Pelaksanaan CHSE di Hotel dan Restauran.

Mengutip Focus Group Discussion (FGD) dengan PHRI (Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia) dan ASITA (Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia) Sumatera Utara, Wiwiek menjelaskan terkait aktivitas sektor tour & travel di Sumut.

Disebutkannya, sumber pendapatan Biro Perjalanan dan Wisata (BPW) atau Tour & Travel berasal dari penjualan paket wisata Inbound tour, penjualan paket wisata Outbound tour, penjualan paket wisata Domestic tour, penjualan paket umroh & Holyland tour.“Saat ini sudah ada ‘kan yang mendaftar umroh,” ucapnya.

Sumber pendapatan lainnya juga berasal dari penjualan tiket (domestic & international), jasa penjualan voucher hotel, dan penyewaan transportasi (rent car, mini bus, big bus).

Diungkapkannya, dalam menjalanlan strategi sektor tour & travel di Sumut, para pelaku pariwisata melakukan saving cost atau penghematan terhadap biaya operasional, yang hanya dikeluarkan untuk biaya perawatan aset perusahaan  kendaraan).

Sedangkan Dream Now Travel Later/Pay Now Travel Later, hanya dapat melakukan promosi di saat pandemi dengan harapan jika kondisi pulih wisatawan berminat mengunjungi kawasan wisata Sumut, termasuk mempromosikan kesiapan CHSE.

Di masa pandemi ini, pelaku pariwisata juga mencoba beralih memulai usaha lain, umumnya sektor perdagangan. Kemudian melakukan restrukturisasi kredit investasi di perbankan.

 “Dengan kondisi pandemi ini, pelaku pariwisata merumahkan sebagian besar tenaga kerja dengan perjanjian yang bersifat kekeluargaa,” tandas Wiwiek.(gus/ram)

Kontraksi Pertumbuhan Ekonomi di Masa Pandemi Sumut Lebih Baik Dibanding Nasional

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Sumatera Utara, Tiarta Sebayang.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Sumatera Utara, Tiarta Sebayang, mengungkapkan kondisi ekonomi Sumut terkini di tengah kontraksi pertumbuhan ekonomi bahwa Sumut lebih baik jika dibandingkan dengan nasional.

Menurutnya, seluruh lapangan usaha di Sumut terdampak pandemi Covid-19 kecuali sektor pertanian. Begitupun dengan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) serta upaya stimulus fiskal penanggulangan dampak Covid-19, mengakselerasi pertumbuhan konsumsi dan menahan penurunan ekonomi lebih lanjut 70,22% kelompok dengan pendapat di bawah.

“Lantas apa yang bisa masyarakat lakukan? Pertama, belanja sesuai kebutuhan. Selalu terapkan 3M (Mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak). Tetap produktif, positif, dan optimis. Kreatif menciptakan usaha untuk meningkatkan pendapatan, dan membantu sesama (beli produk lokal/UMKM) khususnya bagi masyarakat menengah ke atas,” katanya melalui siaran tertulis kepada Sumut Pos, Jumat (9/10).

 Sementara untuk kondisi ekonomi makro di Sumut, lanjut Tiarta, pertumbuhan di triwulan II mengalami kontraksi 2,37% (y-on-y) dengan PDRB atas dasar harga berlaku sebesar Rp197,64 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 sebesar Rp130,23 triliun.

Untuk tingkat kemiskinan, pada Maret 2020 mengalami kenaikan menjadi 8,75% dan garis kemiskinan yang juga mengalami kenaikan menjadi Rp502.904/Kapita Gini Ratio pada Maret 2020 sebesar 0,316. “Terjadi sedikit peningkatan yang berarti terjadi tingkat ketimpangan pengeluaran,” katanya.

Ia menyebutkan, sampai dengan triwulan III/2020, realisasi belanja negara pemerintah pusat di Provinsi Sumut sebesar Rp13,47 triliun (61,85 persen) pada 930 satuan kerja dari total pagu Rp21,78 triliun.

Dirincikan pula, dari Rp13,47 triliun tersebut realisasi untuk belanja pegawai Rp7,06 triliun, belanja barang Rp4,16 triliun, belanja modal Rp2,23 triliun dan bansos Rp17,6 miliar.

“Sementara untuk realisasi transfer ke daerah dan dana desa triwulan III/2020 naik 6,5 persen dibandingkan triwulan yang sama pada 2019. Hal ini disebabkan oleh relaksasi penyaluran DAK fisik dan percepatan dana desa untuk mendukung Program PEN,” imbuh dia.

Adapun total realisasi program  PEN sampai dengan triwulan III/2020 di Sumut, sambung Tiarta, yakni Rp6,95 triliun. Pada sisi pendapatan, penerimaan perpajakan di triwulan III yakni penerimaan neto untuk Sumut realisasinya Rp15,15 triliun dari target Rp21,72 triliun. Untuk ini, growthnya -3,32%. Sementara untuk total penerimaan baik itu perpajakan, bea dan cukai serta PNBP, total realisasinya telah mencapai Rp17,69 triliun dari total target Rp23,969 triliun.

Kondisi kinerja pendapatan dan belanja negara sampai dengan triwulan III/2020 ini, sebelumnya telah dipaparkan Kanwil DJPb Sumut sekaligus dalam rangka memeringati Hari Oeang ke-74 melalui zoom meeting, Kamis (8/10). (prn/ram)

Via WA & Google Meet, Murid Bebas Pilih Eskul ACBI

ESKUL: seorang pelajar SMP Negeri 3 Kisaran, Sumatera Utara, sedang membacakan puisi dalam kegiatan eskul jarak jauh di masa pandemi. Eskul via daring ini yang digagas guru pembina ini diberi judul: eskil bidang Aku Cinta Bahasa Indonesia (ACBI).
ESKUL: seorang pelajar SMP Negeri 3 Kisaran, Sumatera Utara, sedang membacakan puisi di hadapan orangtuanya, dalam kegiatan eskul jarak jauh di masa pandemi. Eskul via daring ini yang digagas guru pembina ini diberi judul: eskil bidang Aku Cinta Bahasa Indonesia (ACBI).

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Sekolah tutup selama pandemi Covid-19. Belajar dilakukan via daring (dalam jaringan) atau jarak jauh. Kegiatan ekstrakurikuler –biasa disingkat eskul–, pun ikut meredup. Apakah kreativitas  dan bakat-bakat siswa di luar kegiatan akademik mesti ikut padam oleh Covid-19?

Menyadari eskul yang membutuhkan pertemuan tatap muka –seperti pramuka, drumband, Patroli Keamanan Sekolah (PKS), olahraga, dll– belum memungkinkan selama pandemi, guru pembina ekstrakurikuler di SMP Negeri 3 Kisaran, Sumatera Utara, Isnaini, menyiasati kegiatan pengembangan bakat dan kemampuan anak, lewat eskul yang bisa tetap tersalur lewat sistem daring.

Isnaini pun merancang eskul bidang Aku Cinta Bahasa Indonesia (ACBI): yakni pidato, cipta-baca puisi, pantun, dan mendongeng,

“Tujuan eskul ini, agar kreativitas peserta didik tetap tergali di tengah pandemi. Pidato, puisi, pantun, dan mendongeng tetap bisa digelar via daring. Kami sebut: eskul jarak jauh,” kata Isnaini, guru mapel Bahasa Indonesia yang juga salahsatu fasilitator daerah komunikasi Asahan Program Pintar Tanoto Foundation, Jumat (9/10/2020).

Langkah pertama, ia dan para guru lainnya mendata nama dan nomor hape peserta didik yang berminat mengikuti kegiatan eskul ACBI.

Awal pendataan, murid yang mendaftar masih sedikit. Karena masih sedikit, awalnya semua peserta digabung dalam satu kelompok. Jadwal latihan ditentukan setiap Senin sore.

Selanjutnya ia membuat jadwal bimbingan. Materi bimbingan antara lain materi dasar-dasar berpidato, cipta dan baca puisi, pantun, serta  mendongeng. Materi dikirim melalui aplikasi WhatsApp, sedangkan konferens lewat Google Meet.

“Mengapa pakai WhatsApp dan Google Meet? Pemilihan aplikasi ini sesuai kesepakatan peserta eskul. Saya sih senang-senang saja dengan pilihan para murid. Apalagi aplikasi itu cocok untuk kebutuhan kami,” jelasnya.

Langkah selanjutnya, peserta didik diberi jadwal untuk menampilkan kegiatan eskul mereka dengan cara mengirim video berpidato, baca puisi, dan mendongeng, secara bergiliran.

Kegiatan perdananya membaca puisi. Pertama, Isnaini menyuruh anak-anak membacakan puisi karangan Sapardi Djoko Damono. Murid satu per satu disuruh membaca satu bait. Tujuannya, untuk melihat kemampuan dasar mereka membaca puisi.

“Awalnya, mereka malu-malu dan grogi. Saya tanya, apa bedanya baca puisi via daring dengan tatap muka? Jawab mereka: ‘Terasa beda saja, Bu’. Hehehe… saya sih paham. Wong, saya gurunya pun awalnya terasa gimana gitu ngajar via daring,” kekehnya.

Meski awalnya malu-malu, anak-anak tetap semangat mengikuti eskul via daring.

Meski awalnya malu-malu, anak-anak tetap semangat mengikuti eskul via daring. Apalagi jika ada komentar positif dari temannya. “Yang saya amati, peserta didik makin antusias mengirim video mereka tengah berpidato, berpuisi, atau mendongeng. Saat berikutnya saya tanya bagaimana perasaan mereka, alhamdulliah, rata-rata mengaku sudah lebih santai  dan lebih enjoy. Sesuatu yang membuat saya bernapas lega. Kecintaan berbahasa Indonesia meningkat, dan semangat mereka tidak padam oleh pandemi,” jelasnya antusias.

Tahap selanjutnya, jumlah peserta eskul semakin banyak. Pelajaran selanjutnya, Isnaini memberi materi mencipta pantun. Ia berharap, lewat menulis pantun, ketrampilan anak-anak mencipta semakin meningkat. “Pertama sih, saya spontan saya menyuruh mereka menulis pantun tentang corona. Alhamdullilah, ada beberapa peserta mampu menulis pantun sesuai dengan syarat-syarat pantun, meski sebagian lainnya belum memenuhi. Tapi tidak apa-apa. Masih pemula,” ungkapnya.

Setelah diberi beberapa masukan, anak-anak semakin mahir memperbaiki pantun mereka sesuai syarat-syarat pantun. Inilah salahsatu pantun ciptaan anak-anak.

Jalan-jalan ke kota pelajar

Jangan lupa membeli patung

Bagaimanakah caramu belajar?

Walaupun pandemi Corona berlangsung?

Padang pasir tandus dan kering

Koboi berlari membawa karung

Saya belajar secara daring

Selama pandemi Corona berlangsung

“Di akhir kegiatan, mereka menulis pantun berbalasan dengan temannya. Temanya berbeda-beda. Mulai dari corona, tetap semangat BDR, tetap mengikuti protokol kesehatan, dan seterusnya. Pemilihan tema ini agar mereka tetap ingat masih dalam suasana pandemi,” lanjutnya.

Tahap yang mengembirakan Isnaini, jumlah anak diri yang mendaftar ikut eskul ACBI semakin banyak. Ia pun membuat grup wa sesuai bidang yang diminati anak-anak didik. “Saya berusaha mengotimalkan eskul via daring ini, agar generasi milineal ini tidak mati kreativitasnya,” sebutnya.

Ia senang, karena orang tua murid mendukung kegiatan eskul tersebut.

Mengapa Isnaini tetap keukeuh melanjutkan kegiatan eskul di tengah pandemi? Kata dia, tak ingin kreativitas anak-anak didiknya mandeg gara-gara pandemi. Ia juga rindu menyaksikan anak-anak asah bakat-bakat terpendamnya. “Jika sebelum pandemi, anak-anak punya kesempatan meneriakkan pusinya dengan lantang di halaman sekolah setiap hari Selasa dan Rabu, setelah pandemi, teriakan itu hilang. Saya ingin, suara lantang itu terdengar lagi. Wajah malu-malu ketika mereka berpidato itu terlihat lagi,” cetusnya penuh semangat. (rel/mea)

Tawuran Sebabkan Kematian, Mahasiswa Nomensen Dituntut 12 Tahun Penjara

SIDANG: Eka Putra Pardede, terdakwa kasus tawuran yang menyebabkan kematian menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (8/10).gusman/sumut pos.
SIDANG: Eka Putra Pardede, terdakwa kasus tawuran yang menyebabkan kematian menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (8/10).gusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fauzan Arif Nasution menuntut Eka Putra Pardede (22) selama 12 tahun penjara. Mahasiswa Fakultas Teknik Elektro Universitas HKBP Nommensen (UHN) Medan tersebut dinilai terbukti membunuh Rojer Siahaan menggunakan pisau.

SIDANG: Eka Putra Pardede, terdakwa kasus tawuran yang menyebabkan kematian menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (8/10).gusman/sumut pos.
SIDANG: Eka Putra Pardede, terdakwa kasus tawuran yang menyebabkan kematian menjalani sidang tuntutan di PN Medan, Kamis (8/10).gusman/sumut pos.

“Meminta majelis hakim supaya menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Eka Putra Pardede alias Eka selama 12 tahun,” ucapnya di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (8/10) sore.

Dalam amar tuntutannya, terdakwa Eka Putra Pardede alias Eka terbukti melanggar Pasal 338 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Usai mendengarkan tuntutan, terdakwa Eka Pardede Putra yang dihadirkan ke persidangan hanya terdiam tanpa berkata-kata. Selanjutnya, majelis hakim yang diketuai oleh Martua Sagala menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi).

Dalam dakwaan JPU, perkara bermula pada November 2019 saat diadakan pertandingan Futsal antara Teknik Sipil Nomensen melawan Universitas Negeri Medan (Unimed).

Setelah selesai pertandingan futsal, salah seorang mahasiswa Unimed yang ikut bertanding dan saudara dari Bobi Pardede salah satu mahasiswa UHN Medan, Fakultas Teknik Elektro dipukul oleh beberapa orang mahasiswa UHN Medan Fakultas Pertanian.

Atas kejadian tersebut pada hari Jumat 22 November 2019 sekira pukul 13.00 Wib, mahasiswa UHN Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Elektro melakukan mediasi di taman samping lapangan voli UHN.

Setelah mediasi selesai dilakukan, salah seorang mahasiswa Fakultas Pertanian memaki serta melempari batu ke arah mahasiswa Fakultas Teknik Elektro sehingga terdakwa Marzuki Simatupang beserta mahasiswa Fakultas Teknik Elektro lainnya berlari ke arah luar gerbang parkiran sepeda motor untuk mengambil helm.

Kemudian terdakwa bersama-sama dengan beberapa orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro berkumpul di depan Komplek Jati Junction, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Medan dan kemudian terjadi tawuran.

Kemudian pada saat korban berada di parkiran Fakultas Kedokteran langsung dipukuli menggunakan balok kayu, tongkat besi oleh Ranto Sihombing, Indra Kaleb Situmorang dan beberapa orang mahasiswa Fakultas Teknik Elektro lainnya, korban Rojer Siahaan jiga ditusuk menggunakan pisau hingga tersungkur. (man/azw)

Sidang Pelecehan Cover Lagu Aisyah: Youtuber Medan Divonis 7 Bulan Penjara

SIDANG VIRTUAL: Youtuber Aleh-aleh Khas Medan, Rahmad Hidayat alias Aleh menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Jumat (9/10).gusman/sumut pos.
SIDANG VIRTUAL: Youtuber Aleh-aleh Khas Medan, Rahmad Hidayat alias Aleh menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Jumat (9/10).gusman/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Youtuber Aleh-aleh Khas Medan, Rahmad Hidayat alias Aleh, dihukum selama 7 bulan penjara. Dia terbukti bersalah melakukan pelecehan dengan mengcover lagu reliji, Aisyah, dalam sidang virtual di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (9/10).

SIDANG VIRTUAL: Youtuber Aleh-aleh Khas Medan, Rahmad Hidayat alias Aleh menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Jumat (9/10).gusman/sumut pos.
SIDANG VIRTUAL: Youtuber Aleh-aleh Khas Medan, Rahmad Hidayat alias Aleh menjalani sidang putusan secara virtual di PN Medan, Jumat (9/10).gusman/sumut pos.

Dalam amar putusannya, majelis hakim diketuai Hendra Sutardodo sependapat dengan jaksa penuntut umum (JPU) Yarmasari, dimana terdakwa Aleh terbukti bersalah melanggar Pasal 45A ayat (2) Junto (jo) Pasal 28 ayat (2) Undang Undang (UU) No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

“Mengadili, menjatuhkan terdakwa Rahmat Hidayat alias Aleh, oleh karenanya dengan hukuman selama 7 bulan penjara,” ucapnya.

Menurut majelis hakim, hal yang memberatkan terdakwa telah membuat keresahan di masyarakat, terutama umat islam. “Sedangkan hal yang meringankan terdakwa telah meminta maaf, dan akan mengikuti pembinaan yang dilakukan ormas islam agar tidak mengulangi perbuatannya kembali,” kata Hendra.

Selain itu, majelis hakim meminta kepada jaksa agar 5 teman aleh lainnya dijadikan tersangka, sebab kelimanya ikut serta melakukan perbuatan tersebut.

Putusan ini sama dengan tuntutan JPU, yang sebelumnya juga menuntut 7 bulan penjara. Atas putusan ini, penasihat hukum terdakwa dan JPU kompak menyatakan pikir-pikir.

Diketahui, perkara ini berawal pada hari Selasa tanggal 07 April 2020. Saat itu, terdakwa Rahmat Hidayat alias Aleh sedang berkumpul dengan teman-temannya yaitu Deni Fahrizal Lubis Als Deni, M Zulfan Arif Alias Arif, Boby Hermawan Alias Boby, Fahrezi Gilang Alias Gilang dan Yori Rizky als Rizky di rumah Fahrezi Gilang Aprilian di Jalan Kawat I Kelurahan Tanjungmulia Hilir Kecamatan Medan Deli.

Kemudian mereka membuat cover lagu dengan cara sambil bermain gitar dan menyanyikan lagu serta merekamnya dengan menggunakan handphone.

Setelah terdakwa mengupload hasil rekaman video dengan cover (diiringi) lagu islami yang judul “aisyah” di akun instagram milik terdakwa, menyebabkan rekaman video tersebut tersebar di media sosial, sehingga banyak umat Islam yang melihatnya menjadi marah, tersinggung dan merasa dilecehkan. (man/azw)

Orang Hanyut di Sungai Belawan Ditemukan Sudah Jadi Mayat

EVAKUASI: Tim Search and Rescue (SAR) saat mengevakuasi jasad pria yang hanyut di Sungai Belawan, kemarin. fachril/sumut pos.
EVAKUASI: Tim Search and Rescue (SAR) saat mengevakuasi jasad pria yang hanyut di Sungai Belawan, kemarin. fachril/sumut pos.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Tim Search and Rescue (SAR) menemukan jasad pria yang hanyut di Sungai Belawan Desa Kelambir V Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Selasa (6/10).

EVAKUASI: Tim Search and Rescue (SAR) saat mengevakuasi jasad pria yang hanyut di Sungai Belawan, kemarin. fachril/sumut pos.
EVAKUASI: Tim Search and Rescue (SAR) saat mengevakuasi jasad pria yang hanyut di Sungai Belawan, kemarin. fachril/sumut pos.

Mayat bernama Sudarmaji (26) warga Dusun I Desa Kelambir V, Kecamatan Hamparanperak, Deliserdang sebelumnya bersama temannya sedang mencari bonsai di pinggir sungai terjatuh ke sungai, Minggu (4/10) lalu.

Teman korban yang mengetahui kejadian langsung berusaha menolong, namun diduga karena arus sungai yang cukup deras korban tidak terselamatkan dan hanyut terbawa arus sungai. Kemudian warga melaporkan kejadian tersebut kepada tim SAR.

“Mendapat informasi itu, kita langsung turun ke lokasi korban hanyut,” kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus.

Sariman menyebutkan, pada hari pertama dan kedua, petugas mencari korban dengan menyusuri Sungai Belawan dan tidak menemukan korban.

“Kemudian, memasuki hari ketiga pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Personil Rescuer Kantor SAR Medan, TNI, Polri, potensi SAR JSI, FKDM Deli Serdang dan masyarakat memulai operasi pencarian menggunakan perahu LCR, Rafting, Inflatable dan kayak,” sebutnya.

Pencarian dimulai dari lokasi awal korban hanyut menuju hilir sungai. Akhirnya, korban berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sejauh sekitar 7 Km dari lokasi korban terjatuh.

Petugas tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban dan menyerahkan kepada pihak keluarga.

“Saat ini korban sudah disemayamkan dirumah duka selanjutnya operasi SAR dinyatakan ditutup,” pungkas Sariman. (fac/azw)

Dipimpin Indra Kesuma, Golkar Amplas Siap Menangkan Bobby-Aulia

MENANGKAN: Pengurus Golkar Medan siap menangkan pasangan Bobby-Aulia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Medan menggelar pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) X dan Musyawarah Kelurahan (Muslur) X se-Kecamatan Medan Amplas di sekretariat DPD II Partai Golkar Medan, Jalan Gatot Subroto Kota Medan, Kamis (8/10) sore.

Dalam gelaran tersebut, Indra Kesuma SE pun terpilih sebagai Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Medan Amplas masa bakti 2020-2025.

“Kepada ketua terpilih Partai Golkar Kecamatan Medan Amplas, saudara Indra Kesuma, saya kukuhkan saudara menjadi pimpinan Partai Golkar Medan Amplas. Saya serahkan pataka ini kepada anda, besarkan Partai Golkar di Kecamatan Medan Amplas,” ucap Wakil Ketua bidang Kaderisasi DPD II Partai Golkar Medan, Wahidin Lumban Gaol.

Indra yang menerima Pataka pun menyatakan kesiapannya untuk menjabat sebagai pimpinan Partai Golkar di Kecamatan Medan Amplas dan mengaku siap untuk membesarkan dan memenangkan Partai berlambang pohon beringin itu.

“Saya terima pataka Partai Golkar ini, akan saya kibarkan di Kecamatan Medan Amplas dengan sebesar-besarnya,” jawabnya.

Selain menggelar Muscam dan Muslar, dihadapan para pengurus Partai Golkar Medan, pimpinan Partai Golkar Kecamatan Medan Amplas dan para pimpinan Kelurahan Partai Golkar se-Kecamatan Medan Amplas
juga sepakat dan mendeklarasikan diri untuk memenangkan Pasangan Calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Bobby Nasution dan Aulia Rachman di Pilkada Medan 2020.

Sebelumnya dalam kesempatan itu, Ketua DPD II Partai Golkar Kota Medan, HM Syaf Lubis menegaskan kepada seluruh pengurus partai untuk bersatu dan berjuang serta bekerja keras dalam memenangkan paslon Bobby-Aulia di Kota Medan. Sebab, memenangkan Bobby-Aulia adalah perintah dari ketua umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto.

“Pengurus Partai Golkar itu, kalau sudah menerima perintah dan amanah dari pusat, pasti langsung bersatu dan bekerja keras dalam mengerjakan dan menyukseskan tugas yang diberikan. Kali ini kita diberi tugas untuk memenangkan Bobby-Aulia, maka mari kita bekerja keras untuk memenangkannya. Kalau Golkar sudah bekerja, pasti kita menang,” tegasnya.

Dijelaskan Syaf, Partai Golkar punya alasan yang sangat jelas dalam mendukung dan memenangkan Bobby-Aulia. Karena itu, tidak ada alasan untuk seluruh pengurus Partai Golkar di Kota Medan, termasuk para pengurus di tingkat Kecamatan dan Kelurahan untuk bekerja keras dalam memenangkan Bobby-Aulia.

“Bobby-Aulia akan membawa Kota Medan ini menjadi jauh lebih baik dan lebih maju dari saat ini. Partai Golkar tidak ragu akan hal itu, dan kita siap memenangkan Bobby-Aulia sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk kemajuan Kota Medan,” pungkasnya.

Musyawarah itu juga turut dihadiri oleh para Pengurus DPD Partai Golkar Kota Medan lainnya seperti Sekretaris Sunardi Ali, Wakil Ketua Bidang Organisasi H. Harmen Ginting, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Medan M.Afri Rizki Lubis, SM MIP, Sekretaris Fraksi M Rizki Nugraha SE dan sejumlah pengurus lainnya. (map)

Perfect Health Promo 10.10

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Perfect Health Indonesia yang menghadirkan alat-alat kesehatan berteknologi Jepang dan berkualitas tinggi mengadakan promo belanja 10.10 di Medan pada 10 Oktober mendatang. Promo yang berlangsung hanya satu hari ini saja akan memberikan potongan harga untuk berbagai produk.

District Manager Perfect Heath Indonesia Barat, Pius Tarung mengatakan ada berbagai promo seperti discount 35% dan additional discount 10% untuk pembelian kursi pijat Perfection II, Zensure, Grand Modish, Dan Modish Sofa selain harga khusus dan discount kami juga memberikan hadiah GRATIS untuk pembelian Grand Modish berupa 1 unit Perfect Alkaline dan Body Fat Scale untuk pembelian Grand Modish Sofa.

“Masih ada yang special lainnya yaitu kami memberikan harga khusus untuk pembelian Body Fat Sale seharga Rp149.000 dari harga Normal Rp590.000. Dan yang ditunggu tunggu kami memberikan harga paket khusus 3 Produk dari harga Rp19.500.000 menjadi Rp10 juta saja berupa produk Perfect Alkaline, Perfect Twin dan pilih salah satu Perfect One atau Perfect Sleek,” ujarnya saat konferensi pers di Medan, Kamis (8/10).

Dijelaskannya, pemilihan Kota Medan untuk program promo ini dikarenakan masyarakat Medan dinilai telah cukup aware akan pentingnya gaya hidup sehat. Ditunjang dengan pendapatan per kapita masyarakat di Kota terbesar ketiga di Indonesia ini cukup besar.

Selain itu, tujuan utama untuk program ini membantu mengedukasi masyarakat bahwa pentingnya kesehatan apalagi masa pandemi saat ini. Dan Perfect Health dapat membantu.

Pius mengatakan, keempat alat yang akan masuk dalam promo 10.10 adalah yang paling dibutuhkan masyarakat saat pandemi ini.

“Misalnya Perfect Alkaline, mengubah kandung PH air menjadi lebih tinggi. Dan ini yang dibutuhkan untuk kesehatan. Dan ada juga untuk ijat kaki sebagai relaksasi, dan pilih alat untuk creambath dan lainnya,” tambahnya.

Untuk promo ini hanya berlaku di Sogo Delipark dan Sun Plaza Medan.

Sejak berdiri pada tahun 1996, Perfect Health Indonesia berkeinginan menjadi merek alat kesehatan yang berkualitas tinggi dan dipercaya masyarakat Indonesia. Hal ini diwujudkan lewat hadirnya alat-alat kesehatan yang sesuai kebutuhan masyarakat, mendukung gaya hidup sehat, serta mengikuti tren dan teknologi dunia kesehatan. Signature product Perfect Health Indonesia sendiri adalah kursi pijat, sebuah alat inovatif yang kehadirannya berakar dari tradisi masyarakat Indonesia yang senantiasa membutuhkan pijatan agar merasa rileks serta mengurangi pegal dan penat setelah beraktivitas. Perfect Health Indonesia telah mengeluarkan banyak seri kursi pijat.

Salah satunya adalah Perfection II, yaitu intelligent massage chair yang dilengkapi 3D massage, sebuah teknik pijatan terpadu dimana bola pijat bisa bergerak ke atas, bawah, kiri, dan kanan sehingga lebih mengena pada bagian otot luar yang lebih lembut dibandingkan pijatan tradisional. Kursi pijat Perfection II juga didesain sedemikian rupa agar pengguna merasa nyaman dan rileks dengan menggunakan bahan kulit premium, serta mampu mengubah posisi duduk hingga 180 derajat dan memutar musik secara otomatis lewat fitur voice control. Selain Perfection II, Perfect Health Indonesia juga menghadirkan Grand Modish. Sebuah kursi pijat stylish yang sangat cocok untuk memperindah segala sudut ruangan rumah mulai dari balkon, ruang keluarga, kamar tidur, hingga kantor.

“Dan yang pasti semua alat kesehatan yang kami miliki memiliki daya yang rendah. Sehingga masyarakat tidak perlu takut dengan biaya listrik,” ungkapnya.

Store Manager Sogo Delipark, Tengku Rajid Anhar mengatakan pada tanggal 10.10 pihaknya juga akan memberikan berbagai promo. Seperti potongan belanja dan mendapatkan voucher.

“Untuk bersaing dengan penjualanan online, kita membuat strategi. Yaitu, belanja offline lebih murah dan mendapatkan berbagai promo. Seperti potongan harga, voucher, cicilan nol persen, dan lainnya,” ungkapnya. (ram)

28 Warga Dairi Terkonfirmasi Positif Covid-19

Wakil Ketua Bidang Publikasi Publik Satuan Tugas (Datgas) Covid-19, Rahmat Syah Munthe.

DAIRI, SUMUTPOS.CO- Wakil Ketua Bidang Publikasi Publik Satuan Tugas (Datgas) Covid-19, Rahmat Syah Munthe menyatakan warga Dairi yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease (Covid-19) bertambah. Hingga Rabu (7/10), setidaknya sudah ada 28 orang yang dinyatakan positif.

“Data dari dua hari terakhir, ada penambahan 4 orang. Jadi, dari 24 orang kini menjadi 28 orang yang positif Covid-19 di Dairi,” ujarnya.

Dijelaskannya, suspek sebanyak 3 orang dan kontak erat sebanyak 176 orang. Sedangkan untuk penambahan kasus terkonfirmasi ada dari pegawai salah satu bank di Sidikalang. Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sudah menjalani isolasi mandiri di Medan.

Pasca dinyatakan terkonfirmasi positif corona, Satgas Covid-19, langsung melakukan tracing dan rapid test kepada sejumlah pegawai lainnya.

“Hasilnya non reaktif. Kemudian, pihak bank melakukan penyemprotan disifektan di sekitar lokasi bank,” lanjutnya.

Data di situs resmi milik Pemkab Dairi, penyebaran warga terkonfirmasi positif covid-19 itu antaralain di Kecamatan Sidikalang  13 orang, Sumbul 7 orang, Lae Parira 3 orang, Tanah Pinem 2 orang,  Silima Pungga-Pungga 1 orang serta Pegagan Hilir 1 orang. (rud/ram)

Jalin Kerja Sama Pengamanan Aset Perusahaan, Manajemen PTPN III Silaturahim dengan Kapoldasu

AUDIENSi: Manajemen PTPN III, foto bersama Kapoldasu, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, di Mapoldasu.istimewa/sumut pos.
AUDIENSi: Manajemen PTPN III, foto bersama Kapoldasu, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, di Mapoldasu.istimewa/sumut pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Jajaran manajemen PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menyambangi Kapoldasu, Irjen Pol Drs. Martuani Sormin, MSi, untuk bersilaturahim, sekaligus menjalin kerja sama pengamanan aset perusahaan, Rabu (7/10) Rombangan manajemen PTPN III tersebut yakni.

AUDIENSi: Manajemen PTPN III, foto bersama Kapoldasu, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, di Mapoldasu.istimewa/sumut pos.
AUDIENSi: Manajemen PTPN III, foto bersama Kapoldasu, Irjen Pol Drs Martuani Sormin, di Mapoldasu.istimewa/sumut pos.

SEVP Business Support PTPN III Suhendri, SEVP Operation I PTPN III Adi Fitria, Kepala Bagian Umum PTPN III Ganda Wiatmaja, GM DSER1 PTPN III Arsam Edwin Lubis, GM DSER2 PTPN III Sugiarto,

Rombangan diterima Kapoldasu, didampingi Dirreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol. Rony Samtana, Kabag Kerma Ops Polda Sumut AKBP Drs. H. Umar Anshori.

Pada pertemuan tersebut, SEVP Business Support PTPN III Suhendri menyampaikan ucapan terima kasih  atas kesediaan Kapoldasu dan pejabat jajaran utama meluangkan waktu dan menerima kunjungan silaturahmi Manajemen PTPN III.

Suhendri juga menyampaikan permohonan kerja sama dengan Polda Sumut terkait dengan pengamanan aset Perusahaan. Rencana kerja sama tersebut akan dituangkan dan ditanda tangani dalam Nota Kesepahaman yang akan ditandatangani antara Kapolda Sumut dan SEVP Business Support  PTPN III. “Semoga kerja sama ini dapat dilaksanakan  sebaik-baiknya oleh jajaran Manajemen PTPN III dan jajaran Polda Sumatera Utara,” harap Suhendri.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumut menjelaskan, Kepolisian dan PTPN III merupakan bagian dari Negara  dan siap membantu PTPN III dalam pengamanan Aset guna mendukung kinerja PTPN III. Kegiatan diakhiri dengan pemberian plakat sebagai simbol terjalinnya kerjasama Polda Sumut dengan PTPN III. (rel/ila)