26 C
Medan
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 4043

Empat Bapaslon di Simalungun Belum Memenuhi Syarat

SERAHKAN: Ketua KPUD Simalungun Raja Ahab Damanik didampingi para komisioner, saat menyerahkan berita acara hasil penelitian persyaratan administrasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun kepada tim penghubung.
SERAHKAN: Ketua KPUD Simalungun Raja Ahab Damanik didampingi para komisioner, saat menyerahkan berita acara hasil penelitian persyaratan administrasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun kepada tim penghubung.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Hari ini, Rabu (16/9), menjadi batas waktu pengembalian berkas pendaftaran terakhir bagi bakal pasangan calon (bapaslon) Pilkada Serentak 2020 Kabupaten Simalungun.

SERAHKAN: Ketua KPUD Simalungun Raja Ahab Damanik didampingi para komisioner, saat menyerahkan berita acara hasil penelitian persyaratan administrasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun kepada tim penghubung.
SERAHKAN: Ketua KPUD Simalungun Raja Ahab Damanik didampingi para komisioner, saat menyerahkan berita acara hasil penelitian persyaratan administrasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun kepada tim penghubung.

Seperti diketahui sebelumnya, berkas pendaftaran 4 bapaslon Bupati dan Wakil Bupati Simalungun, dinyatakan belum memenuhi syarat oleh KPUD Simalungun. Melalui rapat pleno terbuka di Kantor KPUD Simalungun di Pamatang Raya, Senin (14/9) lalu, berkas 4 bapaslon dikembalikan, untuk dilengkapi dengan batas waktu 14-16 September.

Rapat pleno tersebut dipimpin Ketua KPUD Simalungun, Raja Ahab Damanik, didampingi Komisioner Puji Rahmad Harahap, Fatimah Yanti Sinaga, Rahmadani Sari Isni Damanik, dan Salman Abror, serta tim penghubung bapaslon.

Pada kesempatan itu, Raja menjelaskan, rapat pleno ini terkait tahapan penyampaian hasil penelitian persyaratan administrasi terhadap kelengkapan dan keabsahan dokumen persyaratan bapaslon.

Sedangkan berkas yang harus diperbaiki dengan kekurangan bervariasi, seperti bukti pajak, dan ijazah pendukung (ijazah sarjana) belum dilegalisir.

Adapun keempat bapaslon tersebut, yakni Maruli Wagner Damanik-Abidinsyah Saragih (jalur perseorangan), Radiapoh Hasiholan Sinaga-Zonny Waldi, Anton Achmad Saragih-Rospita Sitorus, dan Muhajidin Nur Hasim-Tumpak Siregar, yang diusung partai politik. (ant/saz)

Setelah 11 September Masih Ada Pendataan Nomor Ponsel Siswa

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan, hak siswa mendapatkan subsidi kuota internet tidak akan hilang. Walaupun ada edaran pengumpulan nomor ponsel siswa ditunggu hingga 11 September 2020 lalu. Tapi proses pendataan tetap terus berjalan.

“Siswa yang belum terdata hingga 11 September, jangan khawatir, akan tetap didata untuk tahap berikutnya. Prinsipnya tidak boleh ada siswa yang tertinggal,” ungkap Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (PAUD Dasmen) Kemendikbud, Jumeri, Selasa (15/9).

Setiap siswa, lanjut Jumeri, berhak mendapatkan subsidi kuota internet 35 GB selama 4 bulan, terhitung September-Desember.

Sementara Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (Kepala BKHM) Kemendikbud, Evy Mulyani menjelaskan, proses verifikasi dan validasi (verval) terkait penyaluran subsidi bantuan kuota internet pendidikan masih berjalan. Sejauh ini, dari jumlah 44 juta siswa, data nomor ponsel yang dinyatakan telah sesuai format sebanyak 55,2 persen, atau 24,7 juta nomor. “Proses ini juga bersamaan dengan verifikasi yang dilakukan oleh provider, dari 24,7 juta nomor tersebut, sebanyak 57,3 persen dinyatakan sebagai nomor aktif,” bebernya.

Untuk bantuan kuota pada jenjang pendidikan tinggi, sejauh ini sebanyak 5,1 juta nomor dari total jumlah mahasiswa sebanyak 8 jutaan mahasiswa aktif telah didata, dan sedang dalam proses verval. Untuk dosen, data terakhir mencapai 259 ribu nomor, telah masuk dan sedang dalam proses yang sama.

Evy menjelaskan, untuk pengisian pulsa, Kemendikbud menggunakan sistem cut off. Artinya 11 September adalah cut off pertama. Yang sudah valid diisi pulsa.

“Pengisian jalan terus, yang mengisi setelah 11 September di-cut off pada 28 September. Yang belum mendapat pulsa di cut off tahap pertama, diiisi di cut off tahap kedua, begitu seterusnya sampai semua terakomodir,” tuturnya.

Evy juga menjelaskan, proses entri dan verval tetap bisa dilanjutkan, walau melewati batas cut off, dengan sasaran untuk semua siswa, mahasiswa, guru, dan dosen. (esy/jpnn/saz)

2.301 Peserta Lulus Jalur Mandiri di Unimed, Rektor: Semoga Sukses Meniti Karir Bersama

Rektor Unimed, Syamsul Gultom

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Negeri Medan (Unimed) menerima 2.301 mahasiswa baru melalui jalur mandiri yang digelar beberapa waktu lalu. Daftar kelulusan 2.301 peserta tersebut, dapat dilihat di laman https://sm.unimed.ac.id/index.php?page=seleksi. Peserta yang lulus pun diimbau langsung melakukan registrasi ulang secara online.

Rektor Unimed, Syamsul Gultom

Rektor Unimed, Syamsul Gultom, mengucapkan selamat kepada orang tua, wali, yang anaknya dinyatakan lulus dan menjadi keluarga besar Unimed. Dia menyatakan terima kasih karena telah memilih Unimed sebagai kampus melanjutkan pendidikan tinggi.

“Kami sangat senang anak bapak ibu telah menjadi bagian keluarga besar Unimed, karena sudah bergabung menjadi warga Unimed. Para mahasiswa dinyatakan lulus jalur Mandiri yang merupakan hasil tes murni UTBK,” ungkap Syamsul, Selasa (15/9).

Syamsul mengimbau kepada mahasiswa baru, segera melihat informasi tentang tata cara registrasi/daftar ulang dan persyaratan apa saja yang harus dipersiapkan. Hal itu bisa diketahui melalui laman www.unimed.ac.id, dan media sosial unimedofficial.

“Sekali lagi, selamat bergabung dengan kampus hijau Unimed. Semoga saudara dapat hidup sukses meniti karir yang cemerlang melalui Unimed yang kita banggakan bersama,” tuturnya.

Untuk diketahui, jumlah pendaftar Mandiri pada 2020 ini di Unimed, ada sebanyak 3.255 orang. Namun dinyatakan lulus, hanya 2.301 orang, yang tersebar dalam 51 program studi S1. (gus/saz)

30 Juta Vaksin Covid-19 Masuk Akhir Tahun

SUNTIK VAKSIN: Relawan disuntik vaksin Covid-19 di Jabar, belum lama ini.
SUNTIK VAKSIN: Relawan disuntik vaksin Covid-19 di Jabar, belum lama ini.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengungkapkan, sekitar 30 juta Vaksin Covid-19 dapat diberikan pada kuartal IV atau akhir tahun ini. Hal tersebut seiring dengan banyaknya vaksin yang masuk tahapan uji klinis.

SUNTIK VAKSIN: Relawan disuntik vaksin Covid-19 di Jabar, belum lama ini.
SUNTIK VAKSIN: Relawan disuntik vaksin Covid-19 di Jabar, belum lama ini.

“Sekarang 30 juta (vaksin) sudah dikomitmen untuk bisa diberikan di kuartal IV,” ujarnya dalam acara diskusi virtual, Selasa (15/9).

Airlangga menyebut, Indonesia telah berhasil mengakses sekitar 250-300 juta vaksin Covid-19 yang siap didistribusikan guna menghentikan wabah pandemi yang hampir merusak berbagai sendi kehidupan dan tatanan sosial. ”Akses vaksin diperoleh 250 juta sampai 300 juta,” ungkapnya.

Seperti diketahui, proses produksi vaksin Covid-19 tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah dengan beberapa perusahaan, baik dalam negeri maupun luar negeri. Dengan demikian, diharapkan pada awal tahun 2021 mendatang vaksinasi sudah bisa dilaksanakan.

“Sehingga nanti di kuartal I kita sudah bisa melakukan vaksinasi subject ke keberhasilan pengetesan dari clinical trial,” tegasnya.

Airlangga mengaku, produksi vaksin harus secepatnya dilakukan untuk memperbaiki dampak pandemi Covid-19 yang telah menahan laju pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di beberapa daerah yang selama ini berkontribusi besar.

Seperti Bali minus 10 persen, DKI Jakarta minus 8,22 persen, Jawa Timur minus 5,9 persen, Jawa Barat minus 5,8 persen, dan Jawa Tengah minus 5,94 persen.

“Apa yang dilakukan pemerintah untuk stop pandemi, salah satunya diperoleh akses vaksin. Pemerintah sudah uji klinik vaksin yang sedang berlangsung. Tidak hanya di Indonesia tapi Tiongkok, Brasil, Bangladesh. Diharapkan selesai Desember,” pungkasnya. (jpnn/ila)

Ada Kuota Gratis, 42,7 Persen Nomor Ponsel Siswa Tak Aktif

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerima 24,7 juta data nomor handphone siswa untuk mendapatkan bantuan kuota gratis. Sayangya, dari total tersebut, 42,7 persennya merupakan nomor tidak aktif.

“Dari 24,7 juta nomor tersebut, sebanyak 57,3 persen dinyatakan sebagai nomor aktif,” terang Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud Evy Mulyani, Selasa (15/9).

Namun dia tindak menjelaskan lebih lanjut alasan kenapa terdapat nomor yang tidak aktif masuk ke dalam pendataan. Pihaknya juga baru mengetahui ketika tengah dilakukan proses verifikasi dan validasi nomor handphone.

Dia menyebut, hingga 15 September 2020, nomor handphone siswa yang telah terdaftar mencapai 55,2 persen.”Sejauh ini, dari jumlah 44 juta siswa, data nomor ponsel yang dinyatakan telah sesuai format sebanyak 55,2 persen atau 24,7 juta nomor,” tutur dia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Kemendikbud, Hasan Chabibie mengatakan pihaknya berencana membuka pendataan nomor handphone gelombang kedua agar bisa 100 persen.

“Tapi masih kita buka kok (pendataan). Nanti diakumulasi di akhir bulan rencananya. (Ada) gelombang berikutnya, tapi masih kami sempurnakan draft-nya dulu,” ujar dia. (jpnn/ila)

PMI Sumut Beri Layanan Kesehatan Bagi Warga Terdampak Erupsi Sinabung pada HUT yang ke-75

PANITIA: Ketua Panitia HUT ke-75 PMI Sumut, Nona Wahyuni didampingi Sekretaris PMI, Edi Siswanto, Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah di PMI Sumut, Selasa (15/9).
PANITIA: Ketua Panitia HUT ke-75 PMI Sumut, Nona Wahyuni didampingi Sekretaris PMI, Edi Siswanto, Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah di PMI Sumut, Selasa (15/9).

KARO, SUMUTPOS.CO – Merayakan Hari Ulang Tahun  (HUT) ke-75, Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut menggelar serangkaian kegiatan, di antaranya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di 6 kecamatan terdampak erupsi Gunung Sinabung di Kabupaten Karo. Selain itu, PMI Sumut juga memberikan pelayanan psikososial atau support bagi anak-anak yang trauma akibat erupsi.

PANITIA: Ketua Panitia HUT ke-75 PMI Sumut, Nona Wahyuni didampingi Sekretaris PMI, Edi Siswanto, Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah di PMI Sumut, Selasa (15/9).
PANITIA: Ketua Panitia HUT ke-75 PMI Sumut, Nona Wahyuni didampingi Sekretaris PMI, Edi Siswanto, Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah di PMI Sumut, Selasa (15/9).

Demikian disampaikan Ketua Panitia HUT ke-75 PMI Sumut, Nona Wahyuni didampingi Sekretaris PMI, Edi Siswanto, Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah dan pengurus Elliana Slevany Putrianta Ketaren dan Dona S di kantor PMI Sumut, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Selasa (15/9).

Menurut Nona, yang juga Wakil Ketua PMI Sumut, peringatan HUT PMI yang jatuh pada Kamis (17/9) besok, dipusatkan di Berastagi, Kabupaten Karo. Kegiatan akan digelar selama 4 hari, diisi dengan berbagai kegiatan yang telah disusun panitia. “Ini sebagai wujud perhatian pemerintah terhadap bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu, di tengah wabah Covid-19, yang menyebabkan terganggunya aktivitas sosial di sana,” ujar Nona. Terhadap para petani yang juga terdampak erupsi, kata Nona, PMI akan memberikan bantuan berupa bibit dari mitra kerja, kampanye Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS) sekaligus paket bantuan. Terkait kampanye, berdasarkan survei PMI, tampaknya tidak dilakukan langsung ke tengah masyarakat akibat pandemi, namun ditempuh dengan menggerakkan relawan untuk terjun langsung door to door kepada masyarakat.

“Kepada masyarakat nantinya juga akan disalurkan bantuan 1.500 paket PHBS dan khusus di Desa Suka Teguh, PMI akan mendistribusikan 250 paket sembako. Kegiatan ini, tetap mematuhi protokol kesehatan dengan cara penyemprotan disinfektan di lokasi kegiatan. Di sana nanti, tim akan melakukan kegiatan pendampingan sosial kepada anak-anak,” ungkapnya.

Selain alasan kemanusiaan karena bencana, lanjut Nona, panitia memilih Kabupaten Karo sebagai pusat kegiatan, juga ingin memberi contoh kepada masyarakat bahwa PMI dapat melaksanakan acara ini. “Diharapkan, pemerintah agar nantinya membantu merehabilitasi, normalisasi dan menekan penyebaran Covid-19 di Tanah Karo, yang dijuluki sebagai kawasan wisata,” sebutnya.

Untuk rehabilitasi, PMI akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumut agar ikut mendata warga untuk membantu mereka cepat sembuh dan tidak ada penjangkitan ke orang lain. “Nantinya juga kita ikut mensosilisasi bagaimana menghadapi kehidupan new normal,” katanya.

Desa Tanggap Darurat

HUT ke-75 PMI nantinya, akan dihadiri Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud, Ketua PMI Sumut Dr H Rahmat Shah dan lainnya. “Ketua PMI Rahmat Shah ingin sekali di Brastagi ada terbangun desa tanggap bencana, namun terkesan belum dapat terpenuhi karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit,” katanya. Kepala Markas PMI Ade Yudiansyah menyebutkan, HUT ke-75 PMI bertema solidaritas untuk kemanusiaan. “Tanpa solidaritas, bencana tidak akan teratasi. Kita ingin kumpulkan semua orang untuk tunjukkan solidaritas,” ujarnya.

Terkait acara kegiatan di Tanah Karo, Ade menyebutkan, perlu ada perhatian terutama terhadap para petani yang terdampak erupsi, karena mereka adalah pahlawan. Di masa pandemi dan di tengah bencana erupsi, PMI ingin semua pihak memberi perhatian, dengan harapan tentu saja ada perubahan perilaku agar mereka terbebas dari Covid-19. “Dan kita berharap acara ini memberi manfaat, tidak hanya seremonial belaka,” pungkasnya. (adz)

Ahli Waris Korban Meninggal di Lokasi Wisata Terima Santunan

SANTUNAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan santunan berupa asurani kepada ahli waris korban meninggal di lokasi wisata, Bahorok, Langkat.yas/sumut pos.
SANTUNAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan santunan berupa asurani kepada ahli waris korban meninggal di lokasi wisata, Bahorok, Langkat.yas/sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA didampingi Wabup H. Syah Afandin menyerahkan asuransi sebesar Rp30 juta kepada ahli waris korban yang meninggal dunia di lokasi wisata, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

SANTUNAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan santunan berupa asurani kepada ahli waris korban meninggal di lokasi wisata, Bahorok, Langkat.yas/sumut pos.
SANTUNAN: Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyerahkan santunan berupa asurani kepada ahli waris korban meninggal di lokasi wisata, Bahorok, Langkat.yas/sumut pos.

Penyerahan santunan berupa asuransi tersebut diserahkan di rumah dinas Bupati Langkat, yang disaksikan langsung oleh Kepala Cabang PT Asuransi Jasa Raharja Putera Bambang Tri Ilhamsyah, Jumat (11/9).

Pada kesempatan tersebut, Bupati Langkat Terbit Rencana PA menyampaikan turut berbela sungkawa kepada ahli waris atau keluarga korban.

“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu kedua ahli waris. Kami mendoakan para ahli waris diberikan ketabahan dan rasa sabar oleh Allah SWT,” kata Bupati.

Sementara Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat, Hj. Nur Elly Heriani Rambe menjelaskan, bantuan asuransi tersebut atas kerja sama antara Pemkab Langkat melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan PT Asuransi Jasa Raharja Putera. “Jumlah asuransi yang diterima oleh masing-masing ahli waris sebesar Rp15 juta,”katanya.

Elly mengungkapkan, ahli waris dari almarhum Renggi Pratama yakni Hermansyah Putra dan Lena. Kemudian, ahli waris dari almarhumah Sintiya Rama Sari, yakni Supriadi dan Fitriani.

Kedua ahli waris mengucapkan terima kasih kepada Bupati Langkat dan PT Asuransi Jasa Raharja Putera atas perhatian yang diberikan. (yas/han)

Satuan Polisi Air dan Udara Polres Langkat Bagikan 500 Masker ke Warga Pesisir Pantai

SOSIALISASI: Kasat Polairud Polres Langkat memakaikan masker kepada warga pesisir pantai pada kegiatan sosialisasi protokol kesehatan.
SOSIALISASI: Kasat Polairud Polres Langkat memakaikan masker kepada warga pesisir pantai pada kegiatan sosialisasi protokol kesehatan.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Langkat membagikan 500 masker dan sosialisasi protokol kesehatan kepada warga yang berada di pesisir pantai di Desa Perlis, Desa Klantan dan masyarakat pelabuhan umum lorong gandi Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Selasa (15/9).

SOSIALISASI: Kasat Polairud Polres Langkat memakaikan masker kepada warga pesisir pantai pada kegiatan sosialisasi protokol kesehatan.
SOSIALISASI: Kasat Polairud Polres Langkat memakaikan masker kepada warga pesisir pantai pada kegiatan sosialisasi protokol kesehatan.

Kasat Polairud Polres Langkat Iptu Heru Ediyanto mengatakan, kegiatan patroli dan pembagian masker dilakukan atas Inpres No 6 tahun 2020 dan juga instruksi Kapolres Langkat mengenai imbauan protokol kesehatan penanganan penyebaran Covid-19.

Kegiatan patroli keliling berlangsung selama 4 jam, Kasat Polairud mengimbau seluruh masyarakat pesisir mengenai pentingnya peran serta masyarakat memakai masker, jaga jarak, mencuci tangan di air mengalir untuk memutus mata rantai Covid-19.

Ditegaskan Heru Ediyanto, bagi masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah akan dikenakan sanksi oleh Satpol PP Langkat. “Kepada masyarakat untuk selalu menjaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan,”pungkasnya.(yas/han)

Forkompinca Binjai Utara Gelar Razia Masker

RAZIA MASKER: PS Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir saat razia dan penggunaan masker dan sosialisasi protokol kesehatan. tedi/sumu tpos.
RAZIA MASKER: PS Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir saat razia dan penggunaan masker dan sosialisasi protokol kesehatan. tedi/sumu tpos.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkompinca) Binjai Utara, baik Polri, TNI dan Kecamatan serta kelurahan melaksanakan razia penggunaan masker terhadap masyarakat di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Jatinegara.

RAZIA MASKER: PS Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir saat razia dan penggunaan masker dan  sosialisasi protokol kesehatan.  tedi/sumu tpos.
RAZIA MASKER: PS Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir saat razia dan penggunaan masker dan sosialisasi protokol kesehatan. tedi/sumu tpos.

Pelaksanaan razia masker tersebut diawali dengan menyasar pengendara roda dua, tiga dan empat. “Masih banyak ditemukan pengendara dan penumpangnya tidak memakai masker saat beraktivitas di luar rumah,”ujar PS Kapolsek Binjai Utara, AKP Teuku Fathir, Selasa (15/9).

Selain razia, tim gabungan juga melaksanakan sosialisasi protokol kesehatan penanganan Covid-19 kepada masyarakat dan pengendara, agar mematuhi aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam memutus matai rantai penyebaran Covid-19.(ted/han)

Pembangunan Pasar Tradisional di Labusel Mangkrak

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Pembangunan pasar tradisional di kawasan Kampung Banjar, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) telah lama mangkrak atau terhenti.

Plt Kepala Dinas Perindag Labuhanbatu Selatan H. Syarifuddin kepada wartawan mengaku belum membahas kelanjutan pembangunan pasar tradisional tersebut.Terkait anggaran untuk kelanjutan pembangunan pasar yang sudah 5 tahun mangkrak tersebut, Syarifuddin menyebutkan masih dalam usulan.

“Iya, sudah diusulkan anggaran pembangunannya untuk tahun 2021, namun belum di sah kan. Untuk anggaran tahun 2020 ini tidak ada,” ujar Syarifuddin kepada wartawan, Selasa (15/9).

Pasar tradisional yang akan dibangun di kawasan Kampung Banjar tersebut, merupakan rencana pemindahan pajak Impres yang sudah padat di pusat Kotapinang, Labuhanbatu Selatan.

LSM Pelopor Labuhanbatu, Syaiful Bahri Ritonga mengatakan pihaknya sangat berharap agar pembangunan pasar tersebut dilanjutkan. Untuk memudahkan masyarakat saat bertransaksi.

“Kami sangat berharap kepada Pemkab Labusel agar pembangunan pasar tradisional tersebut yang kini terhenti pembangunannya cepat selesai. Supaya pasar yang berada di pusat Kotapinang tidak semakin padat,” kata.

Selain itu, mengingat sudah banyak anggaran dana pemerintah yang terserap untuk rencana pembangunan pasar tradisional tersebut.

“Sudah berapa anggaran pemerintah yang terserap untuk pembangunan pasar tradisional itu, mungkin sudah miliaran rupiah namun belum bisa dinikmati masyarakat setempat. Hal ini tentunya harus menjadi perhatian pihak Dinas terkait,” tandas Syaiful. (fdh/ram)