25 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 4062

38 Hakim dan Pegawai Terpapar Covid-19, PN Medan Test Swab Lagi

TEST SWAB: Petugas medis melakukan test swab kepada karyawan dan security PN Medan di Ruang Cakra Utama.
TEST SWAB: Petugas medis melakukan test swab kepada karyawan dan security PN Medan di Ruang Cakra Utama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali melakukan test swab kepada para pegawai di Ruang Cakra Utama, Jumat (4/9). Swab tes dilakukan setelah 38 orang hakim dan pegawai dinyatakan positif Covid-19.

TEST SWAB: Petugas medis melakukan test swab kepada karyawan dan security PN Medan di Ruang Cakra Utama.
TEST SWAB: Petugas medis melakukan test swab kepada karyawan dan security PN Medan di Ruang Cakra Utama.

Humas PN Medan Immanuel Tarigan mengatakan, tes swab bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan. Ia mengatakan ada sekitar 100 orang yang mengikutinya. “Kita targetkan 100 orang. Dan ini juga bagi para karyawan yang sebelumnya tidak melakukan swab,” kata Immanuel.

Dikatakanmya, dalam swab tes yang pertama kali dilaksanakan, diikuti 62 orang sedangkan sisanya hanya menjalani rapid tes saja. “Swab hari ini, untuk rekan-rekan yang kemarin masih rapid saja, dan belum melakukan swab pada minggu lalu,” ungkapnya.

Masih menurut dia, pentingnya swab tes dilakukan sebab dari hasil swab sebelumnya banyak yang hasilnya negatif. Sehingga perlu di tes kembali. “Kita lakukanlah swab ulang ini, biar memutus mata rantai penyebaran covid 19,” tegasnya.

Sebelumnya berdasarkan hasil swab yang dilaksanakan para hakim, pegawai dan honorer PN Medan pada 27 Agustus lalu. Sebanyak 13 hakim positif Covid-19. Selain hakim, 25 orang lainnya baik pegawai, panitera pengganti dan honorer juga dinyatakan positif Covid-19.

Tidak hanya itu, pada 2 September kemarin, seorang hakim PN Medan meninggal karena Covid-19, setelah sebelumnya menjalani isolasi dengan status pasien dalam pemantauan di RS Royal Prima.

PN Medan kemudian mengambil langkah untuk penutupan akses atau lockdown selama sepekan, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 dan memberlakukan kerja bagi hakim dan pegawai dari rumah, atau WFH selama masa lockdown berlangsung.

Berkas Cakada Nyaris Terhambat

Akibat PN Medan lockdown, pengurusan berkas calon kepala daerah (Cakada) di PN Medan menjadi sedikit terhambat. Termasuk berkas calon Wakil Wali Kota Medan, Salman Alfarisi yang berpasangan dengan Akhyar Nasution. Syukurnya, Jumat (4/9) sore, berkas tersebut selesai diurus sehingga pada hari ini, Sabtu (5/9), Akhyar dan Salman sudah bisa mendaftar ke KPU Medan.

Khairul Anwar dari tim Akhyar-Salman mengatakan, berkas Salman yang diurusnya tersebut baru kelar pada pukul 14.30 WIB. “Alhamdulillah berkas sudah selesai, kita masukan tadi pagi, dan sore ini sudah selesai. Jadi besok (hari ini) kita akan daftarkan ke KPU,” ujarnya.

Sebelumnya, Khairul sempat merasa dirugikan, karena tidak diterimanya berkas yang diurusnya. “Kemarin kitakan sempat tidak bisa ngantar berkas karena lockdown, jadi inipun berkas salah satu teman yang di daerah belum kelar,” katanya.

Lanjutnya, ia berharap agar sore ini PN Medan segera menyelesaikan semua berkas para calon kepala daerah. “Karna tinggal hari ini hari kerja, besok sudah libur. Jadi saya berharap PN Medan segera kelarkan surat-menyurat para calon kepala daerah,” katanya.

Terpisah, Humas PN Medan Immanuel Tarigan menyatakan, seluruh berkas surat-menyurat milik calon kepala daerah dimaksimalkan selesai. “Kami saat ini sedang bekerja maksimal, kami akan usahakan berkas para kepala daerah selesai pada sore ini,” ujarnya.

Hal itu, Lanjutnya, karena hari ini adalah hari terakhir Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di PN Medan dan akan dibuka kembali pada 11 September mendatang. “Hari ini hari terakhir PTSP buka, dan hari ini adalah hari terakhir PN Medan buka hingga 11 September mendatang,” katanya.

Namun ia berharap, berkas kepala daerah dapat selesai pada sore hari ini. Sebab, Minggu adalah hari terakhir bagi para calon kepala daerah mendaftarkan diri ke KPU. “Kalau bisa hari inilah kita selesaikan,” tukasnya. (man)

Deklarasi Pasangan Akhyar-Salman, AMAN Target Menang 70 Persen

DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).
DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PASANGAN Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi (AMAN) menargetkan kemenangan 70 persen di Pilkada Kota Medan, 9 Desember 2020. Karenanya, seluruh tim pemenangan dan relawan diminta untuk bersama-sama berjuang dan mengamankan suara Akhyar-Salman.

DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).
DEKLARASI: Pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi yang diusung PKS dan Partai Demokrat saat deklarasi di posko pemenangan, Jalan Sei Batanghari, Jumat (4/9).

“Mari sama-sama amankan suara kita. Karena berdasarkan hitung-hitungan kami di PKS, pasangan Akhyar-Salman akan menang 70 persen,” ungkap Zulmurado Selawat Siregar, Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan AMAN saat deklarasi sekaligus pengukuhan tim pemenangan di Jalan Sei Batanghari Medan, Jumat (4/9) sore.

Menurut Zulmurado, saat ini pasangan AMAN sudah memiliki modal suara 170 ribu lebihn

Karenanya, dia optimis hitung-hitungan yang mereka lakukan tidak akan meleset. Apalagi, pasangan yang diusung merupakan asli “Anak Medan”. “Ustad Salman lahir dan besar di Jalan AR Hakim Gang Seto, Medan Area. Begitu juga dengan Akhyar Nasution, yang juga lahir di Medan, sekolah dan kuliah di Medan. Kita yakin dengan calon kita ini bisa membawa Medan lebih baik. Jadi tidak ada alasan lagi untuk kita untuk tidak memenangkan pasangan AMAN ini,” tegas Zulmuradi yang juga pengurus DPD PKS Medan.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Medan, Burhanuddin Sitepu mengajak seluruh tim pemenangan dan relawan untuk sama-sama menyosialisasikan pasangan AMAN kepada saudara, jiran tetangga dan seluruh lapisan masyarakat. “Setelah deklarasi ini, kita langsung bekerja. Ini marwa dan harga diri kita. Malu dan merasa bersalah jika kita tidak mampu mengantarkan Akhyar dan Salman menjadi wali kota dan wakil wali kota,” tegas Burhanuddin.

Disebutnya, hanya yang benar-benar orang Medan lah yang bisa membangun Kota Medan. “Yang kita dukung ini saudara kita yang sudah berbuat untuk Medan. Apalagi Akhyar didampingi Ustad Salman yang juga memang benar-benar paham Kota Medan karena dua periode duduk di DPRD Kota Medan,” sebut Burhanuddin.

Sementara, Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi berjanji mewujudkan visi-misinya menjadikan Medan Cantik dan berkarakter dalam tempo 3,5 tahun. “Sejak dulu Kota Medan sudah dikenal sebagai kota yang berkarakter, lihat saja slogan ini ‘Medan Bung’, menunjukkan karakter kuat warga Medan,” kata Akhyar Nasution dalam orasi politiknya.

Menurutnya, membuat cantik Kota Medan mudah asal seluruh masyarakat terlibat dan partisipasi. “Kami ingin mewakafkan diri kami untuk mensejahterakan warga Medan, kami ingin mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membuat Medan lebih baik,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi Partai Demokrat dan PKS yang berani melawan arus dengan mendukung dirinya di saat semua partai masuk dalam “gerombolan” besar. Dua partai ini justru berkoalisi untuk menantang koalisi besar pengusung Bobby -Aulia. “Partai Demokrat dan PKS berani mengambil jalan lain untuk tidak bersama-sama, mohon maaf jika saya katakan gerombolan,” ujarnya.

Di sebutnya, sebagai “Anak Medan” yang punya karakter, pasti akan melawan ketika mendapat tantangan. “Adrenalin saya muncul ketika mendapat tantangan. Namun bukan karena saya marah makanya ingin maju. Tapi untuk menjaga marwah masyarakat Kota Medan. Karakter anak Medan saya justru muncul untuk menunjukkan kalau anak Medan bukan kaleng-kaleng,” tegasnya.

Akhyar juga mengaku saat ini nomor kontaknya tengah dibajak orang tidak bertanggungjawab. “Nomor saya dibajak, WA sedang direcovery, banyak yang minta sumbangan, kalau ada yang begitu, bukan dari saya,” tandasnya.

Di sisi lain, Akhyar juga memberi pencerahan kepada masyarakat bahwa anggaran untuk pembangunan suatu daerah itu terdiri dari beberapa sumber diantaranya, Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU). “Nah, semua ini ada formulasinya, tidak bisa suka-suka di berikan ke daerah. Misalnya, ada kepala daerah anak dari seorang menteri atau pejabat di pusat. Tidak bisa lantas sesukanya meminta kepada bapaknya untuk pembangunan di daerahnya. Jadi, kita jangan terbuai dengan hal-hal yang tidak punya dasarnya,” tegasnya.

Sementara, Salman Alfarisi menjelaskan 5 garis besar visi misi dirinya bersama Akhyar Nasution untuk bisa merebut hari masyarakat Kota Medan. “Pertama itu Medan Berkarakter, artinya akhlakul karimah, sopan santun, cakap dijaga. Orang Medan gak suka lihat orang tidak sopan,” ujar Salman.

Kedua, lanjut dia, yakni Medan Berkawan. Menurut Salman orang Medan paling setia kawan. “Jadi mulai hari ini, sampai seterusnya kita semua berkawan,” ungkap Salman yang disambut tepuk tangan oleh para pendukung dan relawan yang hadir.

Untuk yang ketiga yakni Medan Maju. Keempat Medan Sejahtera. Terakhir, Medan Cantik. “Anak Medan suka yang cantik-cantik, 5 visi misi ini sesuai dengan filosofi anak Medan. Untuk mewujudkan itu semua cuma satu kata AMAN (Akhyar – Salman),” bebernya.

Wakil Ketua DPRD Sumut ini mengatakan visi misi nya dengan Akhyar Nasution disusun berdasarkan gagasan. Mereka berdua juga akan mengedepankan politik gagasan.(adz)

Telkomsel Bagikan Hadiah dan Program Khusus

Peringati Hari Pelanggan Nasional

VIRTUAL: Manajemen Telkomsel saat rapat virtual membahas tentang program khusus untuk pelanggan dalam rangka memperingati Hari Pelanggan nasional.

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Memperingati Hari Pelanggan Nasional yang ke-17 pada tanggal 4 September tahun ini, Telkomsel mengapresiasi seluruh pelanggan setianya dengan menghadirkan program Customer Day With Telkomsel POIN. Melalui program ini, para pelanggan setia Telkomsel berkesempatan mendapatkan sembako dan pulsa dengan menukarkan 50 Telkomsel POIN nya. Pelanggan setia nantinya dapat melakukan pengambilan sembako dan pulsa di 29 GraPARI terpilih yang ada di Sumatera.

Executive Vice President West Area Sales Telkomsel, Gilang Prasetya menyampaikan apresiasi tertinggi Telkomsel untuk seluruh pelanggan yang selama ini telah setia mempercayakan solusi kebutuhan komunikasinya dengan memanfaatkan ragam layanan dan produk Telkomsel.

“Kepuasan pelanggan selalu menjadi prioritas dan bagian terpenting di setiap langkah Telkomsel yang senantiasa mengedepankan prinsip customer-centric. Dengan semangat membangun digital telco company, Telkomsel berupaya untuk terus memberikan apresiasi kepada seluruh pelanggan dengan memberikan manfaat yang mampu menjawab seluruh kebutuhan pelanggan secara berkelanjutan,” ungkap Gilang, Jumat (4/9).

“Meskipun ditengah masa pandemi, Telkomsel tetap terus berupaya menjadikan Hari Pelanggan Nasional sebagai momen untuk terus mengakselerasikan kebahagiaan bagi pelanggan secara berkelanjutan. Telkomsel pun berupaya untuk terus menjaga semangat yang sama dalam menghadirkan layanan dan solusi terdepan bagi pengguna Telkomsel di seluruh Indonesia,” tandas Gilang. (ris/ram)

2 Paslon Bupati dan Wabup Karo Mendaftar ke KPU

MENDAFTAR: Ketua KPU Karo, Gemar Tarigan menerima berkas pendaftaran dari Paslon Brigjen (Purn) Josua Ginting  dan Sabrina Tarigan Mars.
 

KARO, SUMUTPOS.CO-Tahapan Pilkada Karo 2020 terus berlangsung di tengah mengganasnya pandemi Covid-19 di Kabupaten Karo. KPU Karo sudah resmi membuka  pendaftaran pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Karo yang akan maju di Pilkada 9 Desember mendatang.

 “Sesuai jadwal pada tahapan Pilkada, KPU akan mulai menerima pendaftaran pasangan calon peserta Pilkada Karo 2020. Mulai Jumat 4 September sampai Minggu 6 September,” kata Ketua KPU Gemar Tarigan, SH, Jumat (4/9) di kantor KPU Jalan Selamat Ketaren Kabanjahe.

 Saat ini, sudah ada 5 pasangan calon yang akan maju bersaing mendapatkan dukungan masyarakat  pada Pilkada yaitu 4 dari dukungan partai, 1 dari perseorangan.

 Pasangan DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti – Drs. Paulus Sitepu diusung Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat. Pasangan Cory Sriwaty br Sebayang yang juga Wakil Bupati Karo – Theopilus Ginting. Pasangan ini diusung oleh Partai Gerindra dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Pasangan Iwan Sembiring Depari SH – Ir. Budianta Surbakti MM. Keduanya sudah mendapatkan rekomendasi dari Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

 Pasangan Brigjen TNI (Purn) Josua Ginting SIP – dr. Sabrina br Tarigan MARS diusung Partai Nasional Demokrat (NasDem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Terakhir lasangan Cuaca Bangun SE Ak M.Si SH MH CLA dan Agen Morgan Purba, dari jalur perseorangan (independen)

 Sebelumnya, para calon sudah melakukan serangkaian proses untuk memenuhi persyaratan pendaftaran sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Karo. Salah satunya, syarat dukungan minimal 7 kursi DPRD Karo dari partai pengusung dan sekitar 23.900 ribu dukungan masyarakat dibuktikan dengan KTP bagi calon perseorangan. Selain itu ada persyaratan administrasi yang harus dipenuhi sesuai Peraturan KPU RI.

 Di hari pertama pendaftaran, sudah  2 pasangan calon bupati yang mendaftar ke KPU Karo. Keduanya masing-masing pasangan  Iwan Sembiring Depari, SH dan Ir. Bidianto Surbakti, MM. Pasangan kedua adalah Brigjen (Purn) Josua Ginting  dan Sabrina Tarigan Mars. Kedua pasangan ini  telah resmi mendaftar sebagai bakal calon bupati pada pilkada 9 Desember  2020.

 Ketua Bawaslu Karo, Eva Juliani Pandia SH mengapresiasi apresiasi  kedua pasangan calon yang sudah mendaftar  beserta  partai politik pengusung yg datang hari pertama mendaftar ke KPU yang taat aturan, bahwa kesadaran masyarakat berdemokrasi pada pemilihan bupati dan wakil bupati di kab. Karo sudah tinggi.

 “Peraturan Bawaslu harus di tegakkan supaya tercapai keadilan berdemokrasi di Kab. Karo dan pengawasan kita tetap melekat semua tahapan,” ujarnya.

 Proses pendaftaran berjalan lancar dan  dilakukan dengan protokol Covid-19 sesuai dengan anjuran KPU Pusat. Semua  pakai APD (Alat Pelindung Diri) dan jumlah pendukung yang hadir juga dibatasi. (deo/han)

Polrestabes Medan Selidiki Kasus Investasi Bodong

ILUSTRASI

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Satreskrim Polrestabes Medan tengah menyelidiki kasus investasi bodong yang merugikan banyak korban hingga puluhan juta.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim, Kompol Martuasah Hermindo Tobing mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait laporan investasi bodong tersebut.

Dijelaskan Riko, pihaknya juga tengah berencana bekerjasama dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap kasus tersebut. Dikarenakan ada laporan atas kasus dan terlapor yang sama di Jakarta. “Kami akan bekerjasama dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap dan menuntaskan kasus ini,”tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, pada 5 Agustus 2020 lalu, Klolidiyah Peranginangin(24), warga Lorong Sentosa, Kecamatan Belawan melaporkan pemilik investasi bodong berinisial TDM (24) warga Sunggal, dengan laporan STTLP/1921/VIII/Yan.2,5/2020/SPKT Polrestabes Medan. Akibat berinvestasi online tersebut, korban merugi sekira Rp40 juta.

Selain Klolidiyah, lima orang korban arisan online lainnya yang dikelola oleh AZ juga melaporkan sang pemilik arisan ke Mapolrestabes Medan, Senin 24 Agustus 2020.

Ironisnya, selain dilaporkan oleh lima orang membernya terkait dugaan investasi bodong tersebut, AZ juga dilapor atas dugaan pemerasan terhadap Ainike Salim (26), warga Jalan Panglima Denai, Kecamatan Medan Denai. Ainike pun melapor atas dugaan pemerasan yang tertuang dalam  STTLP/1978/VIII/Yan 2.5/2020/SPKT RESTABES MEDAN pada tanggal 11 Agustus 2020.(bbs/han)

Kapoldasu Ajak Personel Layani Masyarakat Dengan Baik

Kunjungan Kerja di Polres Asahan

KUNKER: Kapoldasu, Irjen Pol Martuani Sormin ketika memberikan arahan saat melakukan kunjungan kerja di Polres Asahan, Jumat (4/9).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO-Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin mengatakan, personel Polri dan TNI harus terlibat langsung dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. Dan memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“TNI dan Polri harus terlibat langsung sesuai dengan intruksi presiden (Inpres) Nomor 06 tahun 2020,”ucapnya saat melakukan kunjungan kerja di Polres Asahan, Jumat (4/9).

Kapoldasu pun sangat bangga dan memberikan apresiasi kepada Polres Asahan, karena belum ada personelnya yang terpapar Covid. “Ini harus dipertahankan, karena sampai sekarang belum ada vaksinnya,”kata Martuani.

Dalam pencegahan penyebaran Covid-19, tugas TNI dan Polri adalah melakukan sosialisasi dan pendisiplinan protokol kesehatan terhadap masyarakat. “Khususnya buat personel Bhabinkamtibmas, lakukan sosialisasi tentang pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,”pintanya.

Kemudian, sebut dia, dalam mencegah penyebaran Covid-19, personel TNI dan Polri harus mendukung penuh program ketahanan pangan.

“Seperti membentuk kampung tangguh. Kampung tangguh ini, dapat membantu masyarakat di tengah pandemi. Jangan sampai masyarakat kelaparan saat pandemi Covid,” tukasnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin juga mengajak seluruh personel khususnya Polres Asahan untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.

“Ini khususnya untuk Reskim dan Lalulintas sebagai pelayan langsung dengan masyarakat. Marilah kita merubah cara pelayanan kita,” ucapnya.

Dia menekankan kepada personel agar berbicara yang sopan kepada masyarakat. “Gunakan bahasa yang santun dan sopan, tidak boleh berbahasa kasar,” terangnya.

Menurutnya, setiap anggota Polri harus bisa menghormati masyarakat. “Karena kita adalah pelayan publik,” ucapnya.

Ditegaskannya, bila polisi menggunakan bahasa yang kasar terhadap masyarakat maka Polri akan mendapatkan cacian. “Kita harus mendapatkan simpati dan empati dari masyarakat, tapi kalau bahasa kita kasar, kita malah mendapatkan bully dan cacian,” terangnya.

Ia percaya, personel Polda Sumut, khususnya Polres Asahan dapat memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. “Saya yakin bisa, tapi kalau tidak bisa berubah pasti akan tersingkir,” ucap Martuani.

Dia menambahkan kalau tugas pokok Polri adalah memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Harus bisa membanggakan Polda Sumut dan Polres Asahan,” pungkasnya.(mag-1/han)

Pertamina Berikan Souvenir Menarik ke Konsumen

Peringati Hari Pelanggan Nasional

SOUVENIR: Manajemen Pertamina MOR I memberikan souvenir kepada tukang becak yang sedang mengisi bahan bakar, Jumat (4/9/2020).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Memperingati Hari Pelanggan Nasional jatuh pada 4 September 2020, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I memberikan apresiasi kepada konsumen setia dengan menyerahkan bingkisan menarik.

Untuk di Kota Medan, peringatan hari pelanggan dilaksanakan di beberapa SPBU, salah satunya SPBU 14.201.1166 Singapore Station di Jalan Adam Malik, Kota Medan.

Adapun tujuan dari memperingati hari pelanggan tahun ini, untuk memberikan apresiasi kepada msyarakat yang tetap semangat untuk menggerakkan roda perekonomian di tengah pandemi. Begitu juga dengan Pertamina yang mengalami penurunan penjualan.

 “Tidak dipungkiri, untuk Provinsi Sumatera Utara saja, pada masa awal pandemi Covid-19, penjualan produk BBM Pertamina sempat turun, hingga mencapai 28 persen,” ungkap Unit Manager Comm. Rel. & CSR MOR I, M. Roby Hervindo kepada wartawan di Medan, Jumat (4/9).

Akan tetapi, sejak masyarakat mulai memberlakukan adaptasi kenormalan baru, serta dorongan semangat warga untuk berjuang menjalankan roda perekonomian. Roby mengatakan secara tidak langsung juga menyebabkan terjadi tren positif pertumbuhan konsumsi BBM di wilayah Sumatera Utara, khususnya BBM berkualitas.

Berdasarkan catatan Pertamina, jika dibandingkan rerata harian normal masa pandemi. Dalam beberapa bulan terakhir, tren peningkatan konsumsi BBM berkualitas di Sumut terus mengalami peningkatan.

“Selama bulan Agustus, konsumsi  BBM berkualitas jenis gasoline (bensin) mengalami peningkatan, seperti Pertalite meningkat sebesar 11 persen,  untuk Pertamax meningkat 19 persen, bahkan untuk Pertamax Turbo melonjak signifikan sebesar 55 persen,” jelas Roby.

Sedangkan untuk Produk gasoil (diesel), peningkatan BBM Berkualitas seperti Pertamina Dex, konsumsi rerata hariannya juga naik sebesar 34 persen, disusul dengan Dexlite yang naik sebesar 27 persen. Jika dibandingkan rerata harian di masa pandemi.

“Hal ini juga mengindikasikan, selain adanya peningkatan mobilitas kendaraan warga selama beberapa bulan terakhir, kesadaran warga Sumut akan penggunaan BBM berkualitas yang ramah lingkungan juga meningkat,” lanjut Roby.

Senada di sektor Elpiji, rerata konsumsi harian Bright gas 12 kilogram (kg) dan Bright gas 5,5 kg di wilayah Sumatera Utara pun menunjukkan tren peningkatan. Jika dibandingkan saat pandemi, tercatat terjadi peningkatan konsumsi sebesar 26 persen untuk Bright gas 12 kg, lalu terdapat peningkatan sebesar 13 persen untuk Brightgas 5,5 kg selama bulan Agustus.

“Dengan beragam tren peningkatan penjualan produk BBM berkualitas Pertamina tersebut, maka di hari pelanggan kali ini, serentak dibeberapa wilayah seluruh Indonesia, akan kami berikan apresiasi langsung kepada konsumen pelanggan Pertamina, berupa souvenir menarik,” kata Roby.

Tidak cukup sampai disitu, selama periode September ini, Pertamina juga memberikan cashback_30 persen untuk pembelian produk Pertamax Series dan Pertamina Dex , cukup dengan menggunakan aplikasi My Pertamina.

“Dan untuk para emak-emak di rumah, jangan khawatir, Pertamina juga memberikan diskon sebesar 123 ribu rupiah untuk penukaran tabung LPG 3 kg, ke satu tabung Bright gas 5,5 kg, cukup dengan menghubungi call center Pertamina 135 atau di nomer whatsapp 08111350135, ongkos kirim dijamin gratis,” tandas Roby. (gus/ram)

Ratusan Rumah di Lima Kecamatan Terendam

Sungai Padang di Tebingtinggi Meluap

TERENDAM:Air sungai Padang yang meluap hingga merendam ratusan rumah warga di lima kecamatan, di Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO-Ratusan rumah yang berada di lima kecamatan di Kota Tebingtinggi terendam banjir dikarenakan Sungai Padang, meluap, Jumat (4/9).

Lima kecamatan yang rumahnya terendam banjir kiriman tersebut meliputi Kecamatan Rambutan 68 KK, Kecamatan Padang Hulu 89 KK, Kecamatan Bajenis 90 KK, Kecamatan Padang Hilir 48 KK dan Kecamatan Tebingtinggi Kota sebanyak 424 KK.

Banjir kiriman Sungai Padang sempat melumpuhkan satu pasar tradisional Impres yang terletak di pinggir Sungai Padang, tepatnya di Jalan Gurami Kota Tebingtinggi dengan kedalam air bervariasi mencapai 40-80 cm.

Banjir kiriman ini mulai memasuki wilayah Kota Tebingtinggi sekira pukul 07.00 WIB, dan menjelang siang hari air terus meninggi hingga warga harus menyelamatkan harta bendanya.

Lurah Bandar Utama, Ramadhan menyatakan bahwa banjir kiriman seperti ini sudah sering terjadi, bahkan warga di sepanjang bantaran Sungai Padang sudah merasa terbiasa dengan banjir kiriman ini.

“Ada 424 kepala keluarga yang mengalami banjir kiriman di Kelurahan Bandar Utama, kita tetap melakukan pemantauan kepada keluarga korban banjir,” jelasnya.

Sedangkan salah seorang warga, Bu Salmiah (58) warga Kelurahan Badak Bejuang mengaku air mulai masuk ke jalan pagi hari, tetapi menjelang siang hari air mulai meninggi dan mengganggu akitivitas warga.

“Biasa kami dengan banjir kiriman ini, kami berharap pemerintah memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir,” paparnya.

Sedangkan masalah penyebab banjir kiriman, Bu Salmiah mengaku dalam setahun hampir empat kali Tebingtinggi mengalami banjir, warga sekitar sudah biasa, hanya saja harapan warga di pinggiran Sungai Padang agar Pemko Tebingtinggi agar melakukan pengorekan sungai.

“Selama tinggal di sini, kami sudah terbiasa dengan banjir kiriman. Tapi, kami warga disini berharap agar dilakukan pengorekan Sungai Padang agar banjir kiriman  tidak lebih besar,” bilangnya.

Sedangkan Kepala BPBD Kota Tebingtinggi Wahid Sitorus menjelaskan pihaknya saat terus melakukan pendataan kepada masyarakat yang menjadi korbam banjir. “Kami bersama pihak Kelurahan sedang melakukan pendataan, saat ini kondisi banjir sudah mulai surut,” bilangnya. (ian/han)

21 Warga Binaan Lapas Binjai Dapat Program Asimilasi

ASIMILASI: Sebanyak 21 Wargabinaan Lapas Binjai dapat program asimilasi yang mau diserahkan kepada pihak keluarga.

BINJAI, SUMUTPOS.CO- Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai melakukan serah terima 21 Orang wargabinaan program asimilasi pencegahan Covid-19 kepada pihak keluarga (Penjamin). Kegiatan dilaksanakan di Ruang Tunggu Layanan Kunjungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Binjai, Rabu (2/8).

Kegiatan ini sebagai tindaklanjut pelaksanaan Peratuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 10 Tahun 2020 tentang Syarat Pemberian Asimilasi dan Hak Integrasi pada Narapidana dan Anak dalam Rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19. Juga Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor: M.HH.19.PK.01.04.04 Tahun 2020 tentang Pengeluaran dan Pembebasan Narapidana dan Anak melalui Asimilasi dan Integrasi dalam rangka Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Covid-19.

 “Ada 21 orang wargabinaan Lapas Binjai mengikuti asimilasi keluar dari Lapas, bukan berarti bebas. Napi asimilasi dalam program menghindari Covid-19 wajib ikuti protokol kesehatan, tidak berkumpul atau mengumpulkan massa,” kata Kalapas Kelas II A Binjai, Maju Amintas Siburian, Jum’at (4/9).

 “Ketika napi asimilasi melanggar ketentuan, status asimilasi dicabut dan dikembalikan ke Lapas untuk menjalani sisa masa tahanan. Asimilasi tetap berstatus narapidana yang tetap terikat dengan berbagai aturan-aturan,” sambung dia.

 Adapun yang menjadi syarat Asimilasi, berkelakuan baik, aktif mengikuti program pembinaan di Lapas dan telah menjalani setengah hukuman pidana. “Ini merupakan bagian dari proses pembinaan narapidana pemasyarakatan. Dilaksanakan dengan membaurkan narapidana ke dalam masyarakat,” pungkasnya. (ted)

Mendaftar ke KPU Medan Naik Motor Skuter, Bobby-Aulia Bawa Semangat Koloborasi

NAIK VESPA: Bobby Nasution dan Aulia Rachman mengendarai Vespa menuju kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, untuk mendaftar sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Jumat (4/9).
NAIK VESPA: Bobby Nasution dan Aulia Rachman mengendarai Vespa menuju kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, untuk mendaftar sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Jumat (4/9).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Muhammad Bobby Afif Nasution dan Aulia Rachman menjadi Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan pertama, yang mendaftar di KPU Kota Medan. Mereka tiba di Kantor KPU Kota Medan, Jalan Kejaksaan No 37, Jumat (4/9) sore pukul 15.05 WIB. Rencananya, pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi juga akan mendaftar ke KPU Medan pada hari ini, Sabtu (5/9).

NAIK VESPA: Bobby Nasution dan Aulia Rachman mengendarai Vespa menuju kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, untuk mendaftar sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Jumat (4/9).
NAIK VESPA: Bobby Nasution dan Aulia Rachman mengendarai Vespa menuju kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, untuk mendaftar sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, Jumat (4/9).

BOBBY dan Aulia datang ke Kantor KPU Medan dengan mengendarai motor skuter (Vespa). Mereka hadir kompak dengan jaket denim dipadu t-shirt putih bertema kolaborasi dan celana jins senada. Masker #KolaborasiMedanBerkah berwarna hitam, menambah kompak penampilan bapaslon yang diusung delapan partai politik (parpol) ini, yakni PDIP, Gerindra, Golkar, Nasdem, PAN, PPP, PSI dan Hanura.

“Selamat datang di kantor KPU Medan,” kata Ketua KPU Kota Medan, Agusyah Ramadani Damanik didampingi para komisioner KPU Medan seperti Rinaldy Khair, Zefrizal, Nana Miranti, dan Edi Suhartono.

Usai menyerahkan berkas pendaftaran, KPU Medan pun meminta waktu untuk melakukan verifikasi terhadap berkas-berkas persyaratan yang diserahkan. Sembari melakukan verifikasi, masing-masing ketua partai politik pengusung pun menandatangani berkas-berkas yang diperlukan.

Sekira pukul 18.05 WIB, KPU Kota Medan pun menyatakan telah selesai melakukan verifikasi berkas. KPU Medan menyebutkan, jika pihaknya membutuhkan waktu selama 5 menit untuk melakukan rapat Pleno atas hasil verifikasi berkas yang telah mereka lakukan. “Beri kami waktu 5 menit untuk melakukan rapat pleno, untuk kami finalkan keputusannya,” ujar Agussyah.

Berselang 20 menit kemudian, KPU Kota Medan melalui Ketua Agussyah Ramadani Damanik menyatakan telah selesai melakukan rapat pleno. Dari rapat pleno tersebut, KPU Kota Medan menyatakan jika berkas persyaratan milik Bobby-Aulia yang telah mereka terima dan verifikasi telah lengkap dan dapat diterima.

“KPU Medan telah selesai melakukan rapat pleno terkait status pendaftaran saudara Bobby Nasution dan Aulia Rahman. Persyaratan kami nyatakan lengkap, kami ucapkan selamat kepada Bapaslon telah melewati proses pendaftaran ini,” tegas Agussyah.

Selanjutnya, untuk pemeriksaan jasmani dan bebas narkotika, jelas Agussyah, akan dilaksanakan pada hari Rabu (9/9) di RSUP H Adam Malik. Kemudian untuk pemeriksaan Psikologi akan dilakukan satu hari sebelumnya, yakni hari Selasa (8/9) di Hotel Santika Dyandra. “Kalau ada syarat-syarat calon yang masih diperlukan, maka nanti akan diinformasikan kembali,” akhirnya.

Kegiatan itu pun berakhir tepat bersamaan dengan berkumandangnya adzan Maghrib dan diakhiri dengan penandatanganan serta penyerahan tanda terima berkas pendaftaran Bapaslon dan serah terima dari KPU Medan kepada Bapaslon.

Sebelumnya, sembari menunggu hasil verifikasi berkas oleh komisioner KPU, kepada awak media, Bobby Nasution menyatakan, dirinya akan memperbaiki birokrasi yang ada di Kota Medan untuk memperbaiki Kota Medan kedepannya.

Tak cuma itu, selaku sosok yang memiliki pengalaman dalam dunia usaha, Bobby juga mengaku akan meningkatkan UMKM yang ada di Kota Medan. “Sehingga produk-produk UKM di Kota Medan dapat meningkat dan bisa digunakan dengan baik, khususnya oleh masyarakat Kota Medan sendiri,” jelasnya.

Bobby juga turut menyinggung soal keadaan kawasan Medan Utara yang tertinggal pembangunannya. Padahal menurutnya, kawasan Medan Utara merupakan jantung perekonomian di Kota Medan, sehingga pembangunan Medan Utara akan sangat berpengaruh bagi pembangunan ekonomi di Kota Medan. “Dan wakil saya ini, Bang Aulia, dia merupakan anak Medan Utara, di DPRD Medan Bang Aulia juga maju dari Dapil Medan Utara, jadi Bang Aulia ini sudah paham banget tentang Medan Utara,” pungkasnya.

Filosofi Vespa seperti Kota medan

Sebelumnya, Bobby-Aulia datang ke kantor KPU Medan dengan masing-masing menggunakan Vespa. Mengenakan jaket jeans, Bobby tampak mengendarai Vespa berwarna hitam berdampingan dengan wakilnya Aulia Rachman yang mengendarai vespa berwarna hijau.

Sejumlah pengurus partai pun ikut mengiringi mereka dengan mengendarai vespa menuju kantor KPU Medan, antara lain Sekretaris DPC PDIP Medan Roby Barus yang berboncengan dengan Ketua DPC PDIP Medan Hasyim SE. Lalu ada Ikhwan Ritonga (Gerindra), Abdul Rani (PPP), Afif Abdilah (NasDem), hingga M Afri Rizki Lubis (Golkar).

Bukan tanpa alasan, Bobby Nasution mengaku ingin menyampaikan pesan untuk masyarakat Medan. Sebab ada filosofi yang mirip antara vespa dengan kondisi Kota Medan saat ini. “Vespa adalah barang antik yang punya identitas bagi penggemarnya dan punya ciri khas yang sangat besar. Sama seperti Kota Medan, sudah tua, punya sejarah panjang, dan ciri khas serta identitas yang kuat,” terang Bobby Nasution.

Hanya saja, terang Bobby, ciri khas dan potensi Kota Medan tidak dapat dimanfaatkan dan menjadi terbengkalai. “Ibarat vespa, jika tidak dirawat dan dimodifikasi untuk menaikkan kembali nilainya, maka hanya akan jadi barang rongsokan. Maka naik Vespa ini adalah simbol, bahwa saya dan bang Aulia Rahman sebagai anak muda, ingin memperbaiki dan merevitalisasi ciri khas dan potensi yang ada di Kota Medan,” terangnya.

Sebelum berangkat ke kantor KPU Medan, Bobby – Aulia bersama para ketua partai pengusung, relawan dan para kader partai pengusung telah berkumpul di Sekretariat Bersama (Sekbar) pemenangan Bobby-Aulia, di Jalan Cut Mutia Medan. Seperti diketahui, Bobby – Aulia hadir ke kantor KPU Medan setelah keduanya melaksanakan Sholat Jumat di Masjid Agung Kota Medan. (map)