28 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 4063

Spesialis Jambret HP dan Penadah Diciduk Satreskrim Polrestabes Medan

DIAMANKAN: Kapolresta Medan, Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah memaparkan spesialis jambret dan penadah yang diamankan di Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO-Dua pria spesialis penjambret hp diringkus Satreskrim Polrestabes Medan dari tempat persembunyiannya di kawasan Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (2/9) sore.

Kedua pelaku jambret tersebut, masing-masing berinisial MI (26) warga Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, dan SR (32) warga Jalan Pasar 8 Gambir Gang Seroja, Kecamatan Tembung, Kabupaten Deliserdang.

Selain keduanya, polisi juga meringkus seorang penadah barang hasil kejahatan, berinisial SRS, warga Tembung. Dari SRS, polisi menyita barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Beat BK 3302 AJD hitam, 11 unit hp berbagai merek, kartu ATM BRI dan uang sebesar Rp2.150.000.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko didampingi Kasat Reskrim Kompol Martuasah Hermindo Tobing, SH, MHum mengatakan, salah satu korban spesialis jambret tersebut dialami oleh Bun Jain Salim (52), warga Jalan Bingkarung, Medan Area, yang terjadi pada Senin (24/8) sekira pukul 06.55 WIB.

Saat itu, lanjut Riko, korban yang mengendarai sepeda motornya melintas di Jalan Sampali, tiba-tiba hp korban berdering dan kemudian mengangkatnya. Namun, kedua pelaku yang sudah membuntuti dari belakang langsung merampas hp korban.

“Akibat rampasan itu membuat telinga korban sakit. Bahkan, pelaku juga sempat mendorong tubuh korban dan selanjutnya melarikan diri ke arah Jalan Wahidin. Sementara, korban membuat laporan ke Polrestabes Medan,” terang Riko, Jumat (4/9).

Mendapatkan laporan pengaduan tersebut, personel Satreskrim Polrestabes Medan langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya, Rabu (2/9) sore kedua tersangka berhasil dibekuk saat berada di Jalan Gurila, Medan Perjuangan. “Tersangka MI saat diinterogasi mengakui perbuatannya merampas handphone korban dan kemudian dijual di daerah Tembung,” sambung Riko.

Ia melanjutkan, personel lalu menuju ke kawasan Tembung dan berhasil menangkap penadahnya, SRS. “Si penadahnya juga mengakui bahwa MI telah menjual hp kepadanya seharga Rp 950 ribu,” katanya. Dia menambahkan, pengakuan tersangka baru tiga kali melakukan penjambertan. Namun demikian, tidak langsung percaya dan sedang diselidiki lebih lanjut. “Pengakuannya ada tiga lokasi, namun barang buktinya 11 unit hp, Makanya, ini perlu dikembangkan lagi,” tukasnya. (ris/han)

Viral, Ada Cewek Diduga Over Dosis di New Zone

VIRAL: Sosok seorang wanita yang diduga OD dan videonya viral di medsos.
VIRAL: Sosok seorang wanita yang diduga OD dan videonya viral di medsos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Terkait beredarnya video seorang wanita yang diduga mengalami over dosis (OD) di diskotik New Zone pada Minggu (30/8) lalu, Polrestabes Medan akan memanggil wanita tersebut untuk dimintai keterangannya.

VIRAL: Sosok seorang wanita yang diduga OD dan videonya viral di medsos.
VIRAL: Sosok seorang wanita yang diduga OD dan videonya viral di medsos.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko mengatakan, pihaknya akan meminta keterangan dari wanita yang videonya sempat viral tersebut.

“Kemarin yang bersangkutan sudah kami undang untuk dimintai keterangannya. Dan anggota sudah berkomunikasi dengannya. Nanti bersangkutan akan diperiksa,”ujar Riko, Jumat (4/9).

Dijelaskan Riko, pihaknya telah mengetahui identitas wanita tersebut.

“Untuk identitas sudah diketahui. Jadi yang bersangkutan sudah komunikasi sama anggota untuk dihadirkan, nanti teknisnya tanya ke Kasat Narkoba, karena gabungan sama Direktorat Narkoba Poldasu,”tandasnya.

“Isunya yang bersangkutan meninggal, ternyata kemarin anggota sudah komunikasi yang bersangkutan masih hidup,”sambungnya.

Ia menyebutkan, bahwa pihak pengelola New Zone sendiri akan melaporkan kabar tidak benar tersebut.

“Pihak NZ kemarin juga akan membuat laporan polisi karena ada yang menyebarkan, bahwa isunya yang bersangkutan itu meninggal,”tandasnya. Disebutkan Riko, pihaknya saat ini belum melakukan pemeriksaan terhadap seorang pun.

“Belum ada yang diperiksa, ini rencana nanti. Nanti saya tanya dulu sama Satnarkoba,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, video seorang wanita diduga OD hanya mengenakan baju berwarna merah dan celana jeans pendek, diduga mabuk berat akibat pengaruh obat-obatan.

Dalam video berdurasi 29 detik tersebut, wanita dengan kondisi badan yang sudah basah kuyup itu, berguling-guling di lantai di depan kamar mandi.

Sementara itu, Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ronny Sidabutar, sebelumnya menuturkan, pihaknya yang didampingi Polda Sumatera Utara telah mengecek tempat hiburan malam itu guna penyelidikan.(bbs/han)

Pembunuh Driver Ojek Online Diduga Pelakuya Suami Siri Korban

DIEVAKUASI: Jasad korban dikerumuni warga usai dievakuasi dari semak-semak usai dibunuh pelaku.
DIEVAKUASI: Jasad korban dikerumuni warga usai dievakuasi dari semak-semak usai dibunuh pelaku.

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Hingga kemarin (4/9), pelaku pembunuhan driver ojek online (ojol) Fitri Yanti (44) yang ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher di semak-semak, Jalan Mahoni Pasar 2 tanah garapan, Desa Bandar Klippa, Percut Seituan, belum berhasil dibekuk. Namun saat ini, polisi tengah memburu suami siri korban, berinisial FP.

DIEVAKUASI: Jasad korban dikerumuni warga usai dievakuasi dari semak-semak usai dibunuh pelaku.
DIEVAKUASI: Jasad korban dikerumuni warga usai dievakuasi dari semak-semak usai dibunuh pelaku.

“Dugaan sementara, (pelaku) suami sirinya (FP),”ujar Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky P Atmaja, Jumat (4/9).

Dijelaskan AKP Ricky, korban dan suami sirihnya FP sudah berumah tangga sekitar 3 tahun, dan belum memiliki anak. Sedangkan korban dari suami pertamanya sudah memiliki 3 anak.

“Keterangan keluarganya, korban selama empat bulan terakhir tinggal bersama orangtuanya di Jalan Bromo Gang Bahagia. Sebab, korban sering bertengkar dengan FP yang tinggal di Pasar V Tembung,”terang Ricky.

Saat ini, sambung Kapolsek Percut Seituan, pihaknya masih mencari FP hingga keluar kota.

“Dalam kasus ini, kami dibantu Satreskrim Polrestabes Medan. Mohon doanya agar pelaku bisa diungkap,”harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Fitri Yanti ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di parit kawasan Jalan Mahoni Pasar 2 tanah garapan Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Minggu (30/8) pagi. Bahkan, terdapat luka sayatan di leher warga Jalan Bromo Gang Bahagia, Medan Area ini.

Mayat perempuan itu ditemukan warga sekitar tempat kejadian perkara dengan posisi dalam keadaan telungkup. Dalam hitungan menit, warga langsung berkerumun. Tak lama, petugas dari Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat kabar tiba di lokasi kejadian.

Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tegal Sari II, Medan Area, Abdul Kadir (49) membenarkan mayat perempuan itu adalah warganya.

“Dia (korban) seorang janda yang memiliki dua orang anak, tinggalnya tak jauh dari kantor Lurah Tegal Sari II,” ucapnya.

Kata Abdul, kesehariannya korban berjualan makanan kecil-kecilan. Dalam hidup bermasyarakat, korban sifatnya yang baik, ramah dan supel.

“Korban orang baik, dia hanya pedagang kecil-kecilan di rumahnya. Satu anaknya sudah berumah tangga, sedangkan satu lagi masih gadis. Harapannya tentu polisi dapat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” tandas Abdul. (ris/han)

Pemkab Langkat Rakor Penanganan Covid-19

RAKOR: Sekdakab Langkat, Indra Salahuddin mempimpin rakor pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di ruang LCC

LANGKAT, SUMUTPOS.CO-Pemkab Langkat menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) pencegahan dan penanganan penyebaran Covid-19 di Langkat melalui Video Conference (Vidcon) di Langkat Comand Center (LCC) Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (2/9)

Rakor yang dipimpin Bupati Langkat Terbit Rencana PA diwakili Sekdakab Langkat Dr. H. Indra Salahudin, di ikuti 23 Kecamatan se-Langkat.

Sekda dalam  arahannya, Pemkab Langkat terus mengupayakan percepatan penanganan COVID-19 melalui sosialisasi dan edukasi kepada seluruh masyarakat.

“Kita perlu gotong royong dari berbagai pihak dan bersama-sama untuk melakukan upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 di setiap wilayah Kecamatan,” kata Sekda.

Bupati Langkat juga menambahkan penanganan ini, juga memerlukan  kesadaran setiap masyarakat dalam menjaga diri dan lingkungan sekitarnya, agar tidak saling menulari virus corona.

“Karena itu  seluruh elemen dan lapisan masyarakat untuk berdoa mendekatkan diri kepada Allah SWT agar pandemi ini segera berakhir” ajak Sekda

Sementara itu, Plt. Kadis kesehatan Langkat, Dr. Juliana dalam paparannya, menjelaskan hasil laporan evaluasi pencegahan dan penanganan COVID-19 di Langkat. “Total hingga saat ini Dinkes sudah melakukan 3.460 rapid tes yang tersebar di 23 kecamatan Langkat. Sementara kasus suspect tertinggi ada di 3 kecamatan, Stabat, Sei Bingai, dan Besitang, serta konfirmasi kasus meninggal hingga saat ini ada 3 kecamatan, Stabat, Padang Tualang, dan Babalan,”imbuhnya

Sedangkan Kadis Kominfo H. Syahmadi sebagai promotor rapat kali ini memberikan kesempatan kepada seluruh peserta rapat untuk melakukan seksi tanya jawab seputar penanganan virus Corona di kecamatannya masing-masing. (yas/han)

Konsulat Jenderal RRT Beri Bantuan Masker ke Karo

BANTUAN: Bupati Karo didampingi Ketua DPRD Sumut dan Karo menerima bantuan masker dari Konsulat RRT.
 

KARO, SUMUTPOS.CO-Untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) yang kian mengkawatirkan di Kabupaten Karo, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan beserta PT. Cungong Energy Group memberikan bantuan masker ke Pemkab Karo.  Pemberian bantuan ini didampingi oleh Ketua DPRD Sumut, Drs. Baskami Ginting di Ruang Kerja Bupati Karo, Jumat (4/9).

 Perwakilan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan Wu Bo Liang menyebutkan, Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan bersama dengan PT. Cungong Energy Group menyumbangkan sejumlah masker untuk membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Karo.

 Dia berharap pihaknya dapat berkontribusi dalam mengurangi penyebaran Covid-19, serta Pemkab Karo dapat melewati masa masa pandemi ini. Menanggapi hal tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahamana dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Karo mengucapkan terima kasih kepada Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan, atas bantuan masker yang diberikan kepada Kabupaten Karo. “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam menangani dan mengurangi penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

  Bupati Karo juga menambahkan, kiranya pemerintah Tiongkok dan Pemerintah Kabupaten Karo untuk kedepannya terus menjalin kerja sama dalam bidang pertanian maupun bidang lainnya, mengingat bahwa sebagian besar wilayah Kapubaten Karo adalah wilayah pertanian.

 Sementara itu, Ketua DPRD-SU Drs Baskami Ginting berharal setelah pandemi ini berakhir, diharapkan pertukaran kerjasama antara Kabupaten Karo dengan Tiongkok melalui Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Medan dapat semakin diperdalam dan diperluas kembali.  Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Ketua DPRD Karo Iriani Tarigan, Wakil Ketua DPRD Karo Sadarta Bukit, Anggota DPRD Karo Pujiati, Staf Ahli Bupati Karo Ir. Mulia Barus, Kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, Kabag Humas dan Protokol F. Leonardo Surbakti.  (deo/han)

PLN UIW Sumut Gelar Webinar Peduli Pelanggan

Pekan Hari Pelanggan Nasional

IKUTI: GM PLN UIW Sumut, M Irwansyah Putra saat mengikuti Webinar Peduli Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional, Jumat (4/9/2020)

MEDAN, SUMUTPOS.CO- PLN Unit Induk Wilayah Sumut memperingati Pekan Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2020 dengan mengadakan Webinar Peduli Pelanggan dengan tema Kesiapan Sistem Kelistrikan dan Pelayanan Pelanggan untuk Mendukung Investasi di Sumatera Utara, diikuti oleh stakeholder dan pelanggan, Jumat (4/9).

General Manager PLN UIW Sumatera Utara, M Irwansyah Putra menyampaikan, bahwa PLN selalu berkomitmen untuk untuk terus hadir dan tumbuh bersama pelanggan.

Berdasarkan data per 29 Mei 2020, paparnya, PLN telah memberikan bantuan pemulihan ekonomi untuk masyarakat sebesar Rp14,05 miliar melalui PLN Peduli, Rp23,8 miliar donasi pegawai, Rp7,77 miliar aksi solidaritas Yayasan Baitul Maal PLN serta Rp3,654 triliun stimulus listrik gratis.

Khusus untuk stimulus listrik berupa diskon listrik bagi pelanggan tarif Rumah Tangga Daya 450VA sebesar 100% dan 900 VA sebesar 50%, telah diperpanjang hingga Desember 2020. 

Sementara untuk meringankan beban di sektor UMKM, lanjutnya, PLN juga memberikan diskon 100% bagi pelanggan bisnis kecil (B1/450VA) serta industri kecil (I1/450VA) hingga Desember 2020. 

PLN juga memberikan stimulus Energi Minimum dan Abodemen untuk pelanggan Tarif I (Industri), B (Bisnis) dan S (Sosial) mulai dari daya 1300 VA sejak Juli sampai dengan Desember 2020. Di mana, pelanggan dengan kelompok tarif dan daya tersebut cukup membayarkan tagihan sesuai dengan pemakaian tanpa dikenakan abodemen atau Energi Minimum. 

“Selain itu, untuk pelanggan tarif rumah tangga R1 (1300-2200 VA), Tarif R2, Tarif R3, serta tarif Bisnis Tegangan Rendah (B2) dan tarif P1 juga mendapatkan stimulus penurunan tarif listrik sebesar Rp22,58 per kWh. Penurunan Tarif listrik ini efektif berlaku mulai bulan Oktober 2020 sampai dengan Desember 2020,” ujar Irwansyah lagi.

Manager HR PT Agincourt Resources, AR Burhan sebagai perwakilan pelanggan PLN UIW Sumatera Utara menyampaikan apresiasi atas layanan PLN.

Menurut Burhan, selama ini tidak ada kendala kelistrikan sehingga proses produksi PT Agincourt dapat berjalan lancar. “Saya berterima kasih atas layanan terbaik dari PLN. Selama ini tidak pernah ada kendala, meskipun dalam kondisi COVID seperti saat ini,” ucap Burhan.

 Hal senada disampaikan Manager Pembibitan PT Indofood  Fritolay Makmur,  Suryanto Lim dalam testimoninya. Suryanto mengatakan bahwa kualitas kelitrikan untyk mendukung proses bisnis PT Indofood  Fritolay Makmur tidak terkendala meskipun dalam kondisi pandemic Covid-19.

Dalam rangkaian peringatan Pekan HPN 2020, selain mengadakan webinar pelayanan pelanggan serentak, PLN juga memberikan promo ubah nama/balik nama gratis  dari tanggal 4-11 September, serta promo tambah daya diskon 75% Super Merdeka untuk pelanggan UMKM/IKM. (rel/ila)

Polisi Buru Suami Siri Korban

Pembunuhan Driver Ojek Online

DIEVAKUASI: Jasad korban dikerumuni warga usai dievakuasi dari semak-semak usai dibunuh pelaku.

MEDAN-Hingga kemarin (4/9), pelaku pembunuhan driver ojek online (ojol) Fitri Yanti (44) yang ditemukan tewas dengan luka sayatan di leher di semak-semak, Jalan Mahoni Pasar 2 tanah garapan, Desa Bandar Klippa, Percut Seituan, belum berhasil dibekuk. Namun saat ini, polisi tengah memburu suami siri korban, berinisial FP.

“Dugaan sementara, (pelaku) suami sirihnya (FP),”ujar Kapolsek Percut Seituan, AKP Ricky Pri[urna Atmaja, Jumat (4/9).

Dijelaskan AKP Ricky, korban dan suami sirihnya FP sudah berumah tangga sekitar 3 tahun, dan belum memiliki anak. Sedangkan korban dari suami pertamanya sudah memiliki 3 anak.

“Keterangan keluarganya, korban selama empat bulan terakhir tinggal bersama orangtuanya di Jalan Bromo Gang Bahagia. Sebab, korban sering bertengkar dengan FP yang tinggal di Pasar V Tembung,”terang Ricky.

Saat ini, sambung Kapolsek Percut Seituan, pihaknya masih mencari FP hingga keluar kota. “Dalam kasus ini, kami dibantu Satreskrim Polrestabes Medan. Mohon doanya agar pelaku bisa diungkap,”harapnya.

Sebelumnya diberitakan, Fitri Yanti ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di parit kawasan Jalan Mahoni Pasar 2 tanah garapan Desa Bandar Klippa, Percut Sei Tuan, Minggu (30/8) pagi. Bahkan, terdapat luka sayatan di leher warga Jalan Bromo Gang Bahagia, Medan Area ini.

Mayat perempuan itu ditemukan warga sekitar tempat kejadian perkara dengan posisi dalam keadaan telungkup. Dalam hitungan menit, warga langsung berkerumun. Tak lama, petugas dari Polsek Percut Sei Tuan yang mendapat kabar tiba di lokasi kejadian.

Kepala Lingkungan III, Kelurahan Tegal Sari II, Medan Area, Abdul Kadir (49) membenarkan mayat perempuan itu adalah warganya. “Dia (korban) seorang janda yang memiliki dua orang anak, tinggalnya tak jauh dari kantor Lurah Tegal Sari II,” ucapnya.

Kata Abdul, kesehariannya korban berjualan makanan kecil-kecilan. Dalam hidup bermasyarakat, korban sifatnya yang baik, ramah dan supel. “Korban orang baik, dia hanya pedagang kecil-kecilan di rumahnya. Satu anaknya sudah berumah tangga, sedangkan satu lagi masih gadis. Harapannya tentu polisi dapat segera mengungkap dan menangkap pelakunya,” tandas Abdul. (ris/han)

Pelajar SMP Jadi Badut untuk Beli Android

Agar Bisa Ikuti Belajar Daring

TERJARING: Pelajar SMP yang terjaring operasi kasih sayang yang digelar Dinsos Binjai karena mencari uang dengan cara menjadi badut di jalanan.

BINJAI, SUMUTPOS.CO-Dinas Sosial Binjai berjanji akan memberikan bantuan 200 buah hp android kepada pelajar SMP yang kurang mampu. Bantuan itu diberikan, pasca terjaringnya seorang pelajar menjadi badut di jalananan, yang hasilnya untuk beli android agar bisa mengikuti belajar daring.

“Dinas Sosial akan membantu 200 hp android kepada pelajar SMP kurang mampu. Jadi nanti akan diserahkan melalui pihak sekolahnya, supaya hp ini betul-betul dipakai untuk belajar online. Dan jangan sampai terjual,” kata Pelaksana Tugas Kadinsos Binjai, Rudi Iskandar Baros, Jumat (4/9).

Dijelaskan Rudi, selama dua hari ini pihaknya sudah melakukan razia kasih sayang terhadap anak-anak yang berkeliaran di jalan menggunakan busana badut. Sebab, selama ini mereka telah menjadi korban eksploitasi anak.

“Janganlah anak-anak ini dipekerjakan menjadi badut di jalanan karena sangat berbahaya bagi keselamatannya. Lihat saja kemarin, ada anak ‘manusia silver’ yang tewas tertabrak,” ujarnya.

Sementara, korban eksploitasi (nama dirahasiakan) mengaku terpaksa menjadi badut untuk mencari uang agar bisa beli hp android. Diakuinya, selama belajar daring terpaksa harus meminjam hp temannya supaya tetap bisa belajar secara online dari rumah.

“Satu hari jadi badut bisa dapat Rp100 ribu. Uangnya dipakai buat makan, dan sisanya dikumpulin buat beli hp android dan nggak susah lagi minjam-minjam kalau mau belajar online,” ucapnya.

Awalnya jadi badut, kata dia, diajak temannya yang sudah terlebih dahulu menjadi badut. Satu hari, dia harus memberikan uang sewa busana badut sebesar Rp40 ribu kepada oknum tak bertanggungjawab.

“Mau cemana lagi bang, saya jadi badut ini juga kan buat bantu mamak yang lagi sakit di rumah. Sedangkan bapak, kerjaannya lagi sepi jadi kuli bangunan. Uang dari badut inilah buat biaya makan kami sehari-hari,” pungkasnya. (ted/han)

Tim Gabungan Seser 15 Lokasi Tempat Keramaian, Ada Apa?

PASAR PETISAH: Tim Gabungan saat menyeser Pasar Petisah Medan untuk pendisiplinan protokol kesehatan, Kamis (3/9/2020).

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Tim Bidang Keamanan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Medan, melakukan pendisiplinan protokol kesehatan di 15 lokasi yang merupakan salah satu tempat keramaian yang ramai dikunjungi masyarakat Kota Medan, Kamis (3/9/2020) sore. Pendisiplinan protokol kesehatan ini dilakukan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Sebab jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Medan kian meningkat.

 Pendisiplinan protokol kesehatan yang dilakukan tim gabungan yang terdiri dari personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan, personel Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, personel Polrestabes Medan, serta personel Kodim 0201/BS. Selumnya mereka mengikuti apel di Markas Satpol PP Kota Medan Jalan Arif Lubis No 2 Kelurahan Gaharu Kecamatan Medan Timur yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Sekretaris Satpol PP Kota Medan Rakhmat Adi Syahputra Harahap.

 Usai mengikuti apel, seluruh personel langsung bergegas ke lokasi yang telah ditentukan untuk segera memantau pendisiplinan protokol kesehatan yang diterapkan ditempat tersebut. Tiba di lokasi, Tim gabungan langsung memasuki satu persatu tempat yang telah ditentukan dan mengecek penerapan protokol kesehatan ditempat tersebut.

 Adapun ke 15 lokasi tersebut yaitu, Thamrin Plaza Medan Jalan MH Thamrin No. 75 R Medan, Medan Mall Jalan MT Haryono No. 8-9 Pusat Pasar Medan, Mall Center Point Medan Jalan Jawa No. 8 Medan, Deli Park Medan Jalan Putri Hijau No. 1 Medan, Sun Plaza Jalan KH Zainul Arifin No. 7 Medan, Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto No. 30 Medan, dan Cambridge City Square Jalan Letjen S Parman No. 217 Medan.

 Selanjutnya Plaza Millenium Jalan Kapten Muslim Helvetia Tengah, Ringroad City Walk Medan Jalan Gagak Hitam (Ringroad), Medan Focal Point Jalan Gagak Hitam (Ringroad), Manhattan Times Square Jalan Gatot Subroto No. 217 Medan, Brastagi Supermarket Tiara Jalan Cut Meutia No. 1 Medan, Pasar Petisah Jalan Kota Baru 3 Medan, serta Berastagi Supermarket Jalan Gatot Subroto No. 288 Medan.

 Selain mal dan pasar yang merupakan salah satu pusat keramaian, pendisiplinan ini juga dilakukan di salah satu masjid yaitu Mesjid Agung yang berada di Jalan Pangeran Diponegoro Medan. Dengan gencarnya tim gabungan melakukan pendisiplinan protokol kesehatan ini, diharapkan dapat meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan. Sebab, disiplin menjalankan merupakan sebuah adaptasi kebiasaan baru yang harus dilakukan semua orang saat ini di masa pandemi Covid-19 saat ini.

 Ditempat yang berbeda, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi diwakili Kasatpol PP Kota Medan HM Sofyan mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Medan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang harus dilakukan adalah memakai masker saat beraktivitas diluar rumah, jaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan menggunakan air dan sabun, jaga jarak serta hindari keramaian.

 “Pentingnya disiplin menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker untuk melindungi diri kita dan orang lain dari tertularnya Covid-19, tempat-tempat perbelanjaan, rumah ibadah dan yang lainnya juga harus menyediakan tempat cuci tangan, memperhatikan jarak satu sama lain,” kata Sofyan.

 Sofyan juga berpesan dan mengingatkan kepada seluruh warga yang ada di Kota Medan agar selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Mari disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Lindungi diri dan orang lain agar penyebaran Covid-19 dapat kita akhiri,” pesannya.

 Pendisiplinan protokol kesehatan ini telah dilakukan tim gabungan dimulai pada hari Senin (31/8) lalu dan terus akan dilakukan tim gabungan untuk memantau tempat-tempat keramaian dalam menjalankan protokol kesehatan guna meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kota Medan. (medan on fokus/map/ila)

Akhyar Optimis Medan Kembali Juara Umum MTQ ke-37

BERSAMA: Plt Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi, bersama kafilah asal Kota Medan yang  akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  ke-37 Tingkat Sumut , di Balai Kota Medan, Jumat (4/9/2020).

MEDAN,SUMUTPOS.CO-Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi melepas 54 orang kafilah asal Kota Medan yang  akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)  Ke-37 Tingkat Provinsi Sumatera Utara 2020 di Kota Tebing Tinggi mulai 5-9 September mendatang di Balai Kota Medan, Jumat (4/9/2020).  

 Diharapkan, para kafilah senantiasa melaksanakan protokol kesehatan, terutama masker karena pelaksaan  festival pemuliaan Alquran kali ini berlangsung di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

 Di samping itu, Akhyar ingin para kafilah tampil dengan penuh percaya diri dan mengeluarkan seluruh kemampuan terbaiknya masing-masing, sehingga Kota Medan kembali keluar sebagai juara umum. Sebab,  tekad menjadi juara umum bukan mimpi karena Kota Medan sudah pernah 3 kali meraihnya. “Jadi merupakan hal yang wajar  jika Kota Medan kembali keluar sebagai juara umum,” kata Akhyar.

 Didampingi Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Syarifuddin Irsan Dongoran dan Plt Kabag Agama Setdako Medan Agus Maryono, Akhyar mengatakan, kunci utama bagi para kafilah untuk tampil  harus memiliki rasa percaya diri yang kuat. Percaya diri merupakan inner power (kekuatan dalam diri)  yang harus dimiliki dalam menghadpi suatu pertarungan.

  “Apabila tidak memiliki inner power, saya pastikan kita pasti kalah dalam pertarungan tersebut. Sebab, inner power ini yang membuat seseorang tampil maksimal. Inner power ini muncul jika kita telah memiliki rasa percaya diri yang kuat. Apalagi peserta yang akan mengikuti MTQ ke-37 Tingkat Provinsi Sumut ini, sudah sering tampil  sehingga masing-masing memiliki rasa percaya diri yang sangat kuat,” ungkapnya.

 Atas dasar itulah, lanjut Akhyar, tidak hanya Tingkat Provinsi Sumut, para kafilah pun diyakininya dapat meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Pasalnya, Kota Medan selama ini banyak menghasilkan qori dan qoriah luar biasa dan terbaik sehingga mampu mengharumkan nama Kota Medan di tingkat nasional maupun internasional.

  Selama mengikuti MTQ di Kota Tebing Tinggi, Akhyar pun berpesan agar seluruh kontingen asal Kota Medan selalu disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah terpapar Covid-19. Sebab, musabaqah akan diikuti banyak peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota di Sumut. Oleh karenanya Akhyar berpesan kepada Kepala Kementrian Agama Kota Medan Impun Siregar selaku pimpinan rombongan, agar melakukan pengawasan dan benar-benar menerapkan protokol kesehatan kepada seluruh kafilah.

 “Saya sudah mengalaminya (positif Covid-19), padahal saya selama ini patuh melaksanakan protokol kesehatan, terutama mengenakan masker. Bagaimana lagi jika tidak melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Mari kita disiplin melaksanakan protokol kesehatan agar tidak tertular Covid-19,” pesannya.

  Di penghujung sambutannya, Akhyar pun mengucapkan selamat jalan dan bertanding kepada seluruh kontingen Kota Medan yang akan mengikuti musabaqah selama lima hari di Kota Tebing Tinggi. “Dengan doa kami lepas, semoga kontingen Kota Medan tampil baik dan mampu kembali keluar sebagai juara umum.  Jika kita juara umum, maka langkah untuk tingkat nasional akan semakin terbuka lebar,” ujarnya memotivasi.  Adapun  jumlah seluruh kontingen Kota Medan yang akan berangkat menuju Kota Lemang, Tebing Tinggi  sebanyak 78 orang dengan perincian 54 orang peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan, 21 orang merupakan tim offisial serta ditambah 3 orang tenaga kesehatan untuk mematau dan menjaga kesehatan seluruh kafilah. (medan on fokus/ila)