PAPARKAN: Personel Polsek Padanghulu memaparkan tersangka pencuri betor, Adi (tengah).
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Polsek Padang Hulu Polres Tebingtinggi meringkus pencuri becak bermotor (betor), Adi alias Aseng (33) warga Dusun I Desa Nagur Kecamatan Tanjungberingin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai). Dalam penangkapan itu polisi menyita barang bukti betor GL Pro no pol BK 2035 NAE milik korban, Ismed warga Kelurahan Lubukraya Kecamatan Padang Hulu Kota Tebingtinggi.
PAPARKAN: Personel Polsek Padanghulu memaparkan tersangka pencuri betor, Adi (tengah).
Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi AKP J Nainggolan dalam keterangannya, Selasa (1/9) mengatakan tersangka ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Padanghulu di Jalan Umum Kampung Pon Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (25/8) lalu.
J Nainggolan menjelaskan, pencurian terjadi saat Ismed memarkirkan betornya di gudang Jalan Sisingamangaraja Kelurahan Bandarsono Kecamatan Padanghulu Kota Tebingtinggi. Namun, Rabu (19/8) pagi, korban sudah tak melihat betornya di gudang. “Kemudian korban membuat pengaduan ke Polsek Padang Hulu, dan hasil penyelidikan petugas menangkap tersangka Adi,” jelasnya. (ian/azw)
TERSANGKA: Tiga pengedar sabu-sabu yang diringkus Polres Pelabuhan Belawan bersama barang bukti.
BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Tiga pengedar sabu-sabu diringkus personel Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Belawan. Ketiga tersangka ditangkap usai melakukan jual beli sabu-sabu, di Desa Percut Kecamatan Percut Seituan, Rabu (2/9).
TERSANGKA: Tiga pengedar sabu-sabu yang diringkus Polres Pelabuhan Belawan bersama barang bukti.
Ketiga tersangka yang diamankan masing-masing berinisial TH alias Wak Iwel (52) warga Jalan Mangaan I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Ifr alias Eef (38) warga Jalan Mangaan I, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli dan MH alias Rah (32) warga Jalan Yusuf Jintan Gang Keluarga Dusun IX, Desa Percut Kecamatan Seituan. Dari ketiga pengedar sabu-sabu tersebut, polisi menyita barang bukti berupa 21,26 gram sabu-sabu dan tiga unit handphone.
Kasat Reserse Narkoba AKP Juriadi Sembiring menyebutkan, terungkapnya jaringan penjualan Narkoba tersebut berawal dari kecurigaan personel Satuan Reserse Narkoba saat melihat dua pengendara sepedamotor yang berboncengan melintas dengan kecepatan tinggi di Jalan Suasa Raya Pasar IV Kelurahan Mabar Hilir Kecamatan Medan Deli.
Melihat gelagat kedua pelaku yang mencurigakan itu, petugas melakukan pengejaran. “Dua pelaku berinisial TH alias Wak Iwel, dan Ifr alias Eef berhasil disergap. Keduanya sempat membuang bungkusan di pinggiran jalan raya. Bungkusan tersebut ternyata berisikan sabu-sabu seberat 21,26 gram sabu-sabu,” ujar Juriadi Sembiring.
Dijelaskan Kasat Narkoba, dari hasil interogasi terhadap kedua pelaku, diketahui bahwa kedua pelaku baru saja belanja sabu-sabu dari pengedar berinisial MH alias Rah di Desa Percut.”Setelah menyisir kawasan Bagan Percut akhirnya petugas mendapat informasi bahwa tersangka MH alias Rah berada di Desa Pematangjohar. Petugas pun langsung bergerak cepat dan berhasil meringkus MH alias Rah di Jalan Pasar VII Desa Pematangjohar,” beber Juriadi.
Setelah diinterogasi, tersangka MH alias Rah mengaku bahwa kedua pelaku baru saja membeli sabu-sabu seberat 20 gram darinya seharga Rp580.000.
“Barang bukti sabu-sabu sudah kujual kepada kedua pelaku dan rencananya akan dijual ke kawasan Mabar Hilir,” aku tersangka MH alias Rah. (fac/azw)
DUA TERSANGKA: Polsek Patumbak mempublikasikasan dua tersangka perampok penumpang angkot, Jona dan Basten di Mapolsekta Patumbak, Rabu (2/8).
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dua spesialis perampok penumpang angkutan kota (angkot) terkapar ditembak Polsek Patumbak usai beraksi di Jalan Sisingamangaraja, Medan. Polisi terpaksa menembak kedua pelaku karena berupaya kabur saat pengembangan kasus.
DUA TERSANGKA: Polsek Patumbak mempublikasikasan dua tersangka perampok penumpang angkot, Jona dan Basten di Mapolsekta Patumbak, Rabu (2/8).
Keduanya adalah Jona Nasution alias Jona (22) warga Jalan Tritura Gudang Bus Makmur Medan dan Van Basten alias Basten (32) warga Jalan Bajak IV Gang Makmur Medan. Sedangkan korbannya adalah Hamzah Lubis (15), seorang pelajar asal Aceh.
“Kedua pelaku melakukan perlawanan, sehingga diberi tindakan tegas terukur,” ujar Kapolsek Patumbak Kompol Arfin Fahreza melalui Kanit Reskrim Iptu Philip Purba kepada wartawan, Rabu (2/9).
Philip menjelaskan, perampokan terjadi pada Minggu (24/8) sekira pukul 10.30 WIB. Ketika itu, korban hendak menuju loket Bus KUPJ di Jalan Sisingamagaraja, Medan. Selanjutnya, bertemu dengan kedua pelaku dan seorang rekannya bernama Ucok mengendarai sepeda motor berboncengan. “Pelaku Jona bertanya kepada korban mau kemana? Lalu, dijawab korban ke Sidimpuan,” terangnya.
Pelaku tersebut kemudian memberhentikan Angkot 07 untuk korban menuju ke loket Bus KUPJ. Setelah korban masuk ke dalam angkot dan duduk di samping sopir, Jona bersama Ucok juga masuk tetapi duduk di kursi belakang. Sementara, Basten mengikuti dari belakang dengan mengendarai sepeda motor.
Awalnya, korban biasa saja. Tak lama, korban curiga karena pelaku meminta angkot berhenti dengan alasan mau pindah duduk di samping sopir. Setelah angkot berhenti, kedua pelaku langsung mencekik dan memiting leher korban. Selanjutnya, mengambil paksa ponsel korban dari saku celananya.
“Korban tetap berusaha melawan dan mempertahankan ponselnya sambil berteriak minta tolong. Setelah di depan Kantor Koramil, sopir menghentikan angkotnya dan pelaku berusaha kabur. Spontan warga yang mendengar teriakan korban langsung menghampiri angkot dan melakukan pengejaran terhadap pelaku,” kata Philip.
Secara kebetulan, di saat bersamaan personel Polsek Patumbak yang sedang berpatroli langsung melakukan pengejaran. “Pelaku Jona yang diamankan pertama kali. Saat diperiksa, Jona menyebut kedua temannya Basten dan Ucok yang kabur naik sepeda motor,” sebutnya.
Personel kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menangkap Basten di Loket Bus KBT. Berikut sepeda motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan. Ketika diperiksa, pelaku Basten mengakui perbuatannya dan bahkan sudah dua kali melakukan kejahatan serupa di Jalan Sisingamangaraja.
“Saat dilakukan pengembangan untuk mencari pelaku Ucok, ternyata kedua tersangka berupaya kabur. Keduanya melakukan perlawanan dan merusak borgol. Karena kondisinya darurat dan pelaku tak menghiraukan tembakan peringatan, dengan terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengenai kaki kedua tersangka,” papar Philip.
Ia menambahkan, setelah dilakukan perawatan luka tembak di RS Bhayangkara Medan, tersangka Jona dan Basten diboyong ke Mapolsek Patumbak. Dari keduanya, diamankan barang bukti 1 unit smartphone merk Vivo dan 1 unit sepeda motor Honda Revo yang mereka kendarai untuk aksi kejahatannya.
“Kedua tersangka melanggar Pasal 365 ayat (2) ke 1e dan 2e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan pelaku Ucok masih dalam pengejaran,” pungkasnya. (ris/azw)
LABUHANBATU, SUMUT POS – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali menyita lahan perkebunan kelapa sawit di sejumlah titik di Labupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, Rabu (2/9). Penyitaan sekaitan dugaan kasus korupsi yang melibatkan tersangka mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi (NHD) dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA.
Ali Fikri, Plt Juru Bicara KPK
Lahan seluas 33.000 M2 yang terletak di desa Padang Bulu Lama kecamatan Barumun Selatan Kab. Padang Lawas Sumut disegel pihak KPK. Setelah sebelumnya, pada pertengahan bulan Agustus 2020 lalu, KPK RI juga menyita seluas 530 hektar perkebunan kelapa sawit di Kabupaten yang sama.
Demikian dikatakan Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam siaran Pernya yang diterima SUMUT POS, Kamis (3/9).
“Disita untuk penyidikan kasus yerkait perkara atasnama tsk NHD dkk,” bebernya.
Kata dia, sejak Senin 1 September 2020 tim Tim Penyidik KPK berkoordinasi dengan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas, Kristanti Yuni Purnawanti untuk melanjutkan proses penyidikan perkara TPK dugaan Suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di Mahkamah Agung pada tahun 2011-2016 dengan tsk NHD dkk.
Sedangkan Rabu, (2/9) Penyidik KPK melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan juga melakukan penyitaan aset.
“Penyitaan lahan kebun sawit dan dokumen pendukungnya. Disaksikan oleh perangkat desa dan pihak yang menguasai dan mengetahui terkait aset tersebut untuk memastikan legalitas dan lokasi atas kebun sawit dimaksud,” tambah Ali.
Selain itu, ungkap Ali, penyidik KPK juga melakukan penyitaan uang tunai dari salah satu saksi sebesar Rp100 juta yang diduga dari hasil pengelolaan kebun sawit tersebut.
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan penyitaan lahan kebun sawit di kabupaten padang lawas ini dengan luas yang dilakukan penyitaan kurang lebih sekitar 530,8 hektar.
KPK, menurut dia akan terus berupaya maksimal dalam penyidikan ini dengan terus mengejar aset-aset yang diduga hasil kejahatan dalam perkara dimaksud.
Terkait kasus tersebut, KPK menetapkan mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi; menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal Hiendra, Soenjoto sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA. (fdh/ril)
SIARAN PERS: Bacakada Pilkada Labura 2020, Darno dan Haris Muda Siregar memberikan siaran pers usai mendapat rekomendasi dukungan untuk maju sebagai bupati dan wakil bupati dari Partai NasDem, di Kantor DPW NasDem Sumut, Jalan HM. Yamin Medan, Jumat (28/8).
MEDAN, SUMUTPOS.CO-Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Labuhan Batu Utara (Labura), Darno dan Haris Muda Siregar, siap mengguyur bantuan untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Labura, jika nanti memimpin kabupaten tersebut. Hal ini mereka utarakan usai menerima rekomendasi dukungan dari Partai Nasional Demokrat (NasDem), Jumat (28/8).
Selain NasDem, Darno dan Haris sudah mendapat rekomendasi dari PKB dan Partai Demokrat. “Atas kepercayaan ini, kami bersama-sama partai lain yaitu PKB 5 kursi, Demokrat 1 kursi, kami akan berjuang sampai menjadi keberhasilan pada kami,” kata Darno.
Darno saat ini masih berstatus anggota TNI aktif dengan pangkat Kapten. Sementara, Haris Muda merupakan ketua Himpunan Pengusaha Muda (HIPMI) Kabupaten Labura.
Darno mengatakan, siap menghadapi siapapun lawannya di Pilkada nanti. Dan akan pensiun dini demi mengikuti Pilkada.
“Siapapun nanti kita hadapi, lawan-lawan kita tidak ada yang ringan, semuanya saya anggap keras. Namun kami berjuang semaksimal mungkin meyakinkan masyarakat. Siap (tarung), yakin (menang). Saya korbankan 12 tahun lagi saya pensiun untuk masyarakat,” kata dia.
Sementara, Haris Muda mengatakan pihaknya akan memprioritaskan pembangunan ekonomi masyarakat jika terpilih. Bahkan Haris Muda telah menyiapkan sejumlah program bantuan pinjaman modal kepada UMKM.
“Misalnya kepada pedagang bakso diberikan bantuan Rp10 juta tanpa bunga dan tanpa agunan. Kenapa itu kita berikan, agar siklus ekonomi kita berputar di masing-masing rumah tangga,” terangnya.
Disamping aspek ekonomi rakyat, Darno dan Haris telah menyiapkan rencana pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan juga sosial. Untuk aspek sosial, persoalan narkoba di Labura akan menjadi prioritas yang akan dituntaskan.
Seperti diketahui, syarat untuk mendaftar sebagai pasangan bakal calon di Pilkada Labura adalah mendapat dukungan dari parpol atau gabungan parpol yang punya minimal 7 dari total 35 kursi di DPRD Labura. Darno-Haris Muda sudah mengantongi dukungan dari gabungan parpol yang total punya 9 kursi di DPRD Labura. Pasangan ini digadang-gadang bakal berhadapan dengan putra Bupati Labura saat ini, Khairuddin Syah Sitorus atau Haji Buyung, Hendriyanto Sitorus. Hendriyanto sendiri sejauh ini sudah mendapat dukungan dari PAN berduet dengan Samsul Tanjung. Selain putra bupati petahana, Pilkada Labura juga kemungkinan diikuti bakal paslon jagoan PDIP, Ahmad Rizal-Aripay Tambunan. (prn)
SEMATKAN: Kalapas Kelas II A Binjai, Maju Amintas Siburian menyematkan pin Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi
BINJAI,SUMUTPOS.CO-Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Binjai memiliki komitmen yang kuat untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kalapas Kelas II A Binjai, Maju Amintas Siburian menyematkan pin Zona Integritas kepada pegawai, Senin (31/8).
Penyematan dilakukan secara simbolis yang diwakili oleh lima orang Pegawai Lapas Binjai, di Ruang Layanan Virtual Lapas Binjai. Diwakilkan oleh Kepala Kesatuan Pengamanan, Kepala Subbag TU, Kasi Giatja, Plh Kasi Kamtib dan Kasi Binadik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19, yang kemudian dikuti oleh pegawai lainnya secara mandiri.
Dalam amanatnya, Maju menyampaikan, ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghentikan pungli, jauhi korupsi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Dengan penyematan Pin Zona Integritas menuju WBK, diharapkan pelayanan publik Lapas Binjai semakin baik lagi,” ujar Maju Amintas saat ditemui Sumut Pos, Rabu (2/9).
Dia juga tidak bosan-bosannya mengingatkan kepada pegawai untuk selalu mentaati protokol kesehatan. Seperti mencuci tangan sebelum masuk dan pulang dari kantor, serta selalu menggunakan masker dan face shield.
“Selalu taati Protokol kesehatan seperti mencuci tangan sebelum masuk dan pulang dari kantor, serta selalu menggunakan masker dan face shield. Protokol tersebut untuk mencegah, dan minimal untuk mengurangi resiko terjangkit Covid-19,” pungkasnya. (ted/han)
PENGHARGAAN-Bupati Karo Terkelin Brahmana menerima piagam penghargaan dari BPS Sumut yang disampaikan Kepala BPS Karo Yustinus Sembiring.
KARO,SUMUTPOS.CO-Badan Pusat Statistik (BPS) memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Karo, karena Sensus Penduduk 2020 secara Online yang dilaksanakan Februari-Mei 2020 di Kabupaten Karo melebihi capaian target.
“Capaian Kabupaten Karo pada SP2020 adalah 57.034 orang dengan persentasi sebesar 13,35 persen dari target 10 persen,”ujar Kepala BPS Karo, Yustinus Sembiring saat menyerahkan piagam penghargaan dari Kepala BPS Suhariyanto kepada Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Selasa (1/9).
Dalam penyerahan piagam itu, Yustinus mengungkapkan, BPS akan melanjutkan sensus secara manual. “Masih ada yang belum terakomodir, maka tetap dilakukan secara langsung dari rumah ke rumah yang akan dimulai pada September 2020. Pendataan ini dengan memberikan formulir isian dan tetap akan mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19, dan petugas di lapangan diwajibkan memakai masker ,” kata Yustinus.
Untuk itu, Yustinus meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Karo untuk menyukseskan sensus manual tersebut.
Bupati Karo Terkelin Brahmana mengapresiasi penghargaan yang diserahkan Kepala BPS Kabupaten Karo Yustinus Sembiring, dan mendukung untuk menyukseskan sensus manual yang akan dilaksanakan BPS.
“Terima kasih , Pemerintah Kabupaten Karo telah melakukan sensus penduduk yang dilakukan secara online. Kita patut syukuri bahwa tingkat masyarakat Karo peduli dengan sensus penduduk itu cukup tinggi. terbukti dengan persentase 13,35 persen dari jumlah penduduk dan melebihi capaian dari target 10 persen,” ungkap Terkelin.
Terkelin menambahkan, pencapaian prestasi tersebut kunci utamanya berkat partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam melakukan sensus online. Penghargaan serupa juga diterima Bupati Karo Terkelin Brahmana dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi. (deo/han)
ASPIRASI: Hj. Lisa Andriani Lubis saat menyerap aspirasi Milineal PAN dan Komunitas Anak Muda Binjai, Senin (31/8).
BINJAI,SUMUTPOS.CO- Milineal PAN bersama dengan Komunitas Anak Muda Binjai lakukan diskusi dengan bacalon Wali Kota Binjai, Lisa Andriani Lubis di Jalan Sabit, Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara, Senin (31/8) malam.
Diskusi yang dihadiri puluhan anak milenial berlangsung interaktif. Berbagai aspirasi disampaikan kaum Milenial PAN Binjai kepada Hj. Lisa Andriani Lubis. Di antaranya tentang peredaran gelap narkoba, dan meminta dibukanya ruang lapangan kerja untuk kaum muda.
Menanggapi apa yang disampaikan kaum milenial, Hj. Lisa Andriani mengajak kaum milenial untuk membekali diri dengan paham agama, agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba.
“Perang terhadap Narkotika merupakan tanggung jawab dari semua pihak, maka dari itu kaum muda harus membekali diri dengan paham agama,” kata dia.
Dia menambahkan, Pemerintah Kota Binjai akan segera membangun Kawasan Industri Binjai (KIB). Semoga ini nantinya menjadi jawaban untuk kaum muda untuk ditampung sebagai pekerja
“Dengan berdirinya KIB, ini nantinya dapat membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat Kota Binjai,” seru dia.
Dia juga mengajak kaum milenial untuk menerapkan budaya gotong-royong di lingkungan karena, kebersihan merupakan tanggung jawab bersama
“Di masa pandemi Covid-19 ini anak-anak muda harus lebih kreatif, cerdas dan lebih mandiri untuk membuat hidroponik dengan memanfaatkan bahan limbah sehingga bisa menghasilkan uang,” katanya.
Sementara, Ketua Perempuan Amanat Nasional (PUAN) Kota Binjai, Fithri Mutiara Harahap mengatakan, diskusi baik dilakukan karena peran kaum muda sangat penting untuk melanjutkan estafet kepemimpinan
“Semoga diskusi malam ini bisa membuka pola pikir kreatifitas para anak muda sehingga kedepan Para Pemuda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan lebih cerdas dan mandiri,” pungkasnya. (ted/han)
RESES: Anggota DPRD Medan, Abdul Rahman Nasution, saat gelar reses III masa sidang ke III tahun anggaran 2020 di Jalan Sidodadi, Kelurahan Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (30/8/2020).
MEDAN,SUMUTPOS.CO-Warga Gang Keluarga, Sei Sikambing C2, merasa bahagia karena akan terealisasinya pemasangan pipa fasilitas air bersih dari PDAM yang selama ini belum dirasakan. Hal itu akan dilakukan sesuai janji Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Medan.
Ini terungkap saat Anggota DPRD Medan dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Abdul Rahman Nasution SH menjemput aspirasi rakyat lewat gelaran reses III masa sidang ke III tahun anggaran 2020 di Jalan Sidodadi Kelurahan Sei Sikambing C II, Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (30/8/2020).
Kegiatan itu dihadiri ratusan masyarakat dari berbagai lingkungan di Kelurahan Sei Sikambing C II, puluhan Barisan Muda (BM) PAN, Kacab PDAM Diski Herlinda Nasution, staf Dinas Kebersihan/Pertamanan Kota Medan dan tokoh masyarakat. Pelaksanaan reses pun dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, guna memutus penyebaran virus Corona.
Menurut warga, mereka akan segera menimati air bersih PDAM tidak terlepas dari peran Abdul Rahman alias ARN setelah mendengar keluhan warga (Gang Keluarga) melalui reses yang sudah dua kali digelar.
Seorang di sana, Erni meminta petugas meteran PDAM Tirtanadi agar benar-benar mengecek langsung dan tidak asal-asalan memberikan angka meteran penggunaan air sehingga iuran menjadi membengkak dan memberatkan warga.
“Hal ini yang saya alami sendiri dan sudah saya adukan ke kantor pusat di Jalan Sisingamangaraja, makanya untuk kedepannya hal seperti ini jangan terulang kembali,” katanya.
Mendengar keluhan warga tadi, Kacab PDAM Diski Herlinda Nasution mengatakan, pihaknya akan berupaya memberikan yang terbaik bagi pelanggan. Untuk menghindari kesalahpahaman, pihaknya ke depannya akan menggunakan teknologi khusus sehingga angka yang tertera tidak akan salah.
Sementara, Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PAN, Abdul Rahman Nasution SH mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan tersebut. Sebab, reses yang diselenggarakan ini merupakan bagian dari tugasnya sebagai wakil rakyat.
“Saya yang dipercaya sebagai wakil rakyat di DPRD Medan, seyogiyanya memperhatikan keluhan-keluhan yang terjadi di masyarakat. Untuk itu, melalui reses inilah aspirasi masyarakat akan dibahas untuk ditindaklanjuti. Saya akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat, khususnya di Dapil I dan umumnya Kota Medan,” tegasnya.
Politisi PAN ini juga menyebutkan, dirinya telah mengupayakan terealisasinya air PDAM ke Gang Keluarga, hal itu salah satu langkahnya dalam menyahuti aspirasi warga.
“Kita sudah koordinasi dengan pihak Dinas Perkim (PKPPR) Kota Medan, mereka berjanji untuk mewujudkannya. Untuk langkah selanjutnya, PDAM lah selaku pihak teknisnya di lapangan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Abdul Rahman juga telah sukses melakukan reses ke III masa sidang III pada lokasi yang berbeda, yakni di Kelurahan Karang Berombak/Sei Agul, Kecamatan Medan Barat yang dihadiri ratusan masyarakat di kelurahan tersebut. (map/ila)
EDUKASI: Mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Riau mengedukasi pencegahan penularan Covid-19 dan membagikan hand sanitizer kepada warga di seputaran Pasar Petisah, Medan, kemarin.
MEDAN,SUMUTPOS.CO-Mahasiswi Fakultas Keperawatan Universitas Riau (UNRI) mengedukasi pencegahan penularan Covid-19 dan membagikan hand sanitizer kepada warga yang ada di seputaran Pasar Petisah, Medan, belum lama ini. Kegiatan itu dilakukan tak lain mendukung pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus corona.
Salah seorang mahasiswi, Deby Christine Sianturi mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Dinas Kesehatan Sumatera Utara selama kurang lebih satu bulan.
“Kami terjun langsung ke masyarakat menyampaikan edukasi pencegahan penularan Covid-19 dan membagikan hand sanitizer. Masyarakat yang menjadi sasarannya yaitu di Pasar Petisah karena, pasar merupakan salah satu pusat keramaian dan rentan terjadinya penularan virus corona,” ujar Deby selaku ketua tim yang didampingi anggota Lichentia Putri E Panjaitan.
Selain itu, lanjut Deby, edukasi dan pembagian masker itu juga dilakukan ke beberapa rumah ibadah di luar Medan. Kemudian, menyalurkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis di rumah sakit maupun Puskesmas. “Tak hanya di Medan, kami juga melakukan kegiatan di Tebing Tinggi, Sibolga, Langkat, Simalungun, Humbang Hasundutan hingga Toba. Kegiatannya seperti penjemputan serta pendistribusian APD dan lainnya,” kata Deby.
Bukan itu saja, sambung Deby, dilakukan pembuatan hand sanitizer, mengedukasi masyarakat jangan tolak jenazah Covid-19 dan mengimbau mematuhi protokol kesehatan hingga penempelan poster tentang cuci tangan pakai sabun, penggunaan masker yang baik dan benar serta tentang etika batuk.
Lebih lanjut ia mengatakan, dalam hal pemutusan mata rantai Covid-19 ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga medis. Melainkan, justru kepada diri masing-masing yakni kesadaran diri untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.
“Harapan kami, masyarakat ikut berperan aktif dalam memutus penyebaran virus corona, yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan saat di luar rumah, seperti memakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer dan menjaga jarak ketika berinteraksi dengan orang lain,” pungkas Deby. (ris/ila)