26 C
Medan
Sunday, April 12, 2026
Home Blog Page 4078

Perampok Nasabah Bank Tewas Ditembak

PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormi, paparkan pengungkapan kasus perampokan nasabah bank, yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Jumat (28/8).
PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormi, paparkan pengungkapan kasus perampokan nasabah bank, yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Jumat (28/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimsus Poldasu) mengungkap komplotan perampok nasabah bank lintas provinsi. Satu di antaranya, yakni Tejar alias Tarjo tewas ditembak karena melawan saat ditangkap dalam pengembangan yang dilakukan polisi. Sedangkan, empat orang dari komplotan lainnya, yakni Awaluddin alias Udin, Dodi Cotriko alias Dodi, Heriansyah alias Yansa, dan Suwarto alias Warto, ditembak di bagian kaki.

PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormi,  paparkan pengungkapan kasus perampokan nasabah bank, yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Jumat (28/8).
PAPARKAN: Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormi, paparkan pengungkapan kasus perampokan nasabah bank, yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Jumat (28/8).

Kelima kawanan ini merupakan warga Sumatera Selatan (Sumsel) dan Bengkulu, yang melakukan perampokan terhadap para nasabah bank di Siantar, Simalungun, Tanah Karo, dan Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu.

Komplotan ini juga terlibat kasus yang sama di beberapa propinsi yakni Sumsel dan Sumatera Barat (Sumbar) serta Propinsi Riau. Mereka ditangkap dari sebuah hotel di Riau. Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Martuani Sormin menyampaikan, para pelaku ini sebelumnya pernah melakukan aksi perampokan kepada nasabah bank di sejumlah daerah di Sumut, mulai dari Karo, Labuhanbatu, Simalungun, dan Siantar.

“Kasus terakhir mereka terjadi di Siantar, di mana nasabah bank yang merupakan karyawan Waskita baru saja pulang mengambil uang dari salah satu bank,” ungkapnya, saat menggelar konferensi di Rumah Sakit Bhayangkara TK II Medan, Jumat (28/8).

Martuani menjelaskan, pascamendapatkan laporan perampokan ini, pihaknya langsung membentuk tim khusus untuk melakukan penelusuran. “Hingga akhirnya kelima pelaku dapat diamankan di Hotel Mutiara Kandis Provinsi Riau,” jelasnya.

Saat diinterogasi, kata Martuani, para pelaku mengakui segala perbuatannya. Sedangkan pelaku atas nama Suwarto tidak ikut dalam aksi pencurian di Sumut, melainkan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Pada saat dilakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya di wilayah Kota Pematang Siantar, kelimanya melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur, dan menyebabkan seorang pelaku di antaranya tewas. “Terhadap pelaku atas nama Suwarto, karena tidak ikut terlibat aksi perampokan di Sumut maka akan diserahkan ke Polda Sumbar,” bebernya.

Martuani juga menyebutkan, dalam pembagian hasil, para tersangka mendapatkan nominal yang berbeda-beda dan hasilnya ditransfer kepada keluarga masing-masing. Saat ini, pihaknya masih melakukan upaya pengejaran terhadap Jimmy (DPO), yang berperan memasang paku pada mobil calon korban dan Mang No yang ikut melakukan pencarian terhadap nasabah bank di Rantauprapat.

“Dari aksi kejahatan ini juga turut diamankan barang bukti enam buah paku yang telah dimodifikasi, 1 unit sepeda motor vixion warna biru, 1 unit sepeda motor Jupiter MX warna merah,1 unit beat warna putih biru, 4 buah helm, 1 buah jaket warna krim,” paparnya.

Martuani berpesan, agar setiap pengambilan uang di bank kiranya dapat dikoordinasikan dengan aparat untuk memastikan keamanan. Selain itu ia juga mengaku pihaknya akan mengundang pemangku kepentingan di perbankan untuk dilakukan koordinasi.

“Terutama bila ada orang di bank, ada yang terlihat mencurigakan supaya diberitahukan, agar kita dapat bertindak sejak awal,” pungkasnya. (mag-1/azw)

7 Varietas Tanaman Lokal Karo Peroleh Daftar Izin

SERAHKAN: Kepala BPTP Sumatera Utara, Khadijah El Ramija menyerahkan daftar izin PVTPP untuk tujuh varietas tanaman Karo kepada Bupati Terkelin Brahmana.

KARO,SUMUTPOS.CO-Tujuh varietas tanaman lokal Kabupaten Karo mendapatkan daftar izin dari Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP).

 Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatera Utara Khadijah El Ramija, menyatakan penyerahan daftar izin ketujuh varietas dari Karo itu akan diserahkan secara resmi oleh Menteri Pertanian dalam kunjungan ke Kabupaten Karo, pada Selasa 31 Agustus 2020.

 “Rencana resmi penyerahan daftar tanaman ini akan direview (ulang) sesuai jadwal akan diserahkan oleh  Menteri Pertanian saat berkunjung ke Kabupaten Karo,” ujar Khadijah, secara simbolis menyerahkan ketujuh daftar varietas PVTPP kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana disaksikan Kepala Balai Besar Karantina Pertanian Belawan Hasrul, baru-baru ini.

 Khadijah menjelaskan, tujuan pemberian daftar variates tanaman lokal ini agar kepala daerah tahu dan berpartisipasi aktif melindungi varietas lokalnya yang telah terdaftar  di Pusat PVTPP.

 “Legal aspect varietas lokal menjadi lebih jelas. Ini dimaksudkan agar identitas varietas lokal tersebut mendapatkan perlindungan hukum, sehingga apabila dikemudian hari varietas tersebut dimanfaatkan oleh pihak lain, maka pihak lain tersebut harus meminta izin kepada pemilik varietas lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi,” tegas khadijah

 Khadijah mengungkapkan, dengan terdaftarnya ketujuh varietas tanaman ini petani Karo dapat bangga karena kebanyakan daerah di Sumatera Utara hanya mendapatkan daftar izin untuk dua varietas dari PVTPP.

 “Sedangkan Karo cukup fantastis, jumlahnya ada sekitar tujuh varietas. Daerah harus ikut melakukan upaya pelestarian dan pengembangan sesuai Peraturan Menteri Pertanian Nomor 1 Tahun 2006 tentang Syarat Penamaan dan Tata Cara Pendaftaran Varietas Tanaman,” imbuh Khadijah.

 Berikut nama ketujuh varietas tanaman Karo yang mendapatkan daftar izin PVTPP. Alpukat (Nomor :1176/PVL /2019), Anggrek Mejile Kuning (Nomor : 1004/PVL /2019), Terong Berastagi Tamarillo Kuning Karo (Nomor : 1002/PVL /2019), Bawang Daun Pre Merdeka (Nomor :1000/PVL /2019),  Tebu Manis Berastagi (Nomor : 999/PVL /2019), Jeruk Manis Lau Kawar (Nomor : 1001/PVL /2019), dan Anggrek Mejile Merah (Nomor : 1003/PVL /2019).

 Usai menerima penyerahan daftar izin PVTPP, Bupati Karo Terkelin Brahmana menyampaikan terima kasih kepada Kepala BPTP Sumatera Utara telah ikut  mendorong dan menjaga varietas tanaman yang dibudidayakan oleh petani Kabupaten Karo.

 “Sungguh sangat bangga , tujuh varietas tanaman yang mendapat lisensi dari PVTPP. Ini akan menjadi pelestarian dikemudian hari bagi petani dan asosiasi yang bergerak dalam jasa pengembangan pertanian,” pungkasnya. (deo/HAN)

BI Dorong Pertumbuhan UMKM

Pameran Karya Kreatif Sumatera Utara di PRSU

DAMPINGI: Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Wiwik Sisto Widayat mendampingi Gubernur Sumut saat membuka KKSU 2020 di PRSU, Jumat (28/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO- Bank Indonesia (BI) menggelar Pameran Karya Kreatif Sumatera Utara (KKSU) yang digelar di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Kota Medan. Pagelaran ini sebagai wujud dukungan BI kepada UMKM di tengah pandemi Corona.

Kegiatan ini merupakan event tahunan Karya Kreatif Indonesia Tahun 2020 yang dibuka Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo secara virtual berlangsung di PRSU di Kota Medan, Jumat (28/8). Kemudian, juga dihadiri oleh Deputi Gubernur BI, Rosmaya Hadi secara virtual dari Jakarta.

Dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Wiwik Sisto Widayat,  Gubernur Sumut Edy Rahmayadi beserta istri, Ketua DPRD Sumut serta Forkopimda Sumut dan lainnya.

Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Wiwik Sisto Widayat mengatakan, Pameran Karya Kreatif Sumatera Utara merupakan event pameran pertama yang diselenggarakan secara semi virtual di tahun 2020, di tengah kondisi pandemi Covid-19.

 “Karya Kreatif Sumatera Utara 2020 ini ditujukan sebagai salah satu upaya untuk mengakselerasi kebangkitan UMKM di tengah pandemi Covid-19 dan adaptasi UMKM menjalani kehidupan normal yang baru. Selain itu mendorong UMKM dalam memanfaatkan peluang untuk bertransformasi dan berinovasi di era digital, khususnya produk UMKM di bidang fashion, food, dan kopi,” kata Wiwiek.

Melalui kegiatan ini, Wiwiek berharap UMKM di Sumut terus mengalami peningkat dan dapat bersaing secara pemasaran nasional maupun internasional.“Kegiatan ini sekaligus sebagai salah satu bentuk komitmen kita semua dalam mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia,” tutur Wiwiek.

Wiwiek menyebutkan, pagelaran KKSU 2020 yang mengangkat Tema “Pesona Kain dan Kopi Sumatera Utara” ini, sebagai upaya untuk terus memperkenalkan kekayaan alam dan warisan budaya kain di Sumut yang telah dikenal luas di nusantara maupun secara global.

Karya Kreatif Sumatera Utara ini akan dilaksanakan secara semi virtual selama 3 hari terhitung sejak 28 Agustus 2020 sampai dengan 30 Agustus 2020.

 “Selama 3 hari penyelenggaraan KKSU 2020, kami telah mengagendakan beberapa kegiatan menarik, diantaranya Webinar ‘Kiat Sukses Pengrajin Kain Tradisional/Daerah Menghadapi Pasar Global melalui Pemasaran Digital’,” sebutnya.

Selain itu juga digelar Talkshow ‘Cofffeepreneurs Think Globally’, Sabtu, 29 Agustus 2020 mulai pukul 10:00 , dengan narasumber Haris Hartanto (founder “Coffeenatics”) dan Mikael Jasin (Juara Barista Nasional 2019). Pada kesempatan ini juga akan diadakan lomba Latte Art Coffee.

Kemudian juga digelar, Seminar ‘Menggali Kejayaan Kain Daerah Untuk Nusantara di Era Digital’, dirangkai dengan Fashion Show yang akan menampilkan ragam pesona kain Sumut dan lomba Desain Baju Etnik. Selanjutnya ada showcasing dan bazaar produk UMKM sektor fashion, food dan ragam produk kopi Sumatera Utara binaan KPw BI Sumut, Sibolga, dan Pematangsiantar.

Terdapat 18 UMKM binaan BI yang menampilkan produknya di area Gedung UPT Pusat Layanan Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara ini, baik yang berada di Lt. 2 maupun lantai 1, bergabung dengan UKM binaan Dinas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, UMKM binaan perbankan dan lembaga lain yang secara rutin men-showcase produknya di area Gedung UPT PLUT ini.

 “Seluruh rangkaian acara Karya Kreatif Sumatera Utara 2020 juga dapat disaksikan melalui website Karya Kreatif Sumatera Utara 2020 dan live streaming melalui akun youtube Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara,” pungkasnya. (gus/ram)

DAMPINGI: Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara, Wiwik Sisto Widayat mendampingi Gubernur Sumut saat membuka KKSU 2020 di PRSU, Jumat (28/8).

Kejari Tahan Mantan Kadis Kebersihan & Pertamanan Karo

Kasus Korupsi Pengadaan Lahan TPA di Desa Dokan

DITAHAN: Penyidik Pidsus Kejari Karo memboyong Chandra Tarigan menuju ruang tahanan di Rutan Kelas 2B Kabanjahe.

KARO,SUMUTPOS.CO-Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo akhirnya menjeblokan mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo, Chandra Tarigan (CT) ke penjara, Jumat (28/8) sore.

Penahanan CT terkait kasus dugaan korupsi dana pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Dokan, Kabupaten Karo TA.2015, 2016 dan 2017. Dimana hasil audit sementara, kasus ini merugikan keuangan negara sebesar  Rp1,7 miliar.

Setelah sempat mangkir, pada Jumat (28/8) pagi, CT baru memenuhi panggilan penyidik Kejari Karo. CT yang juga berstatus mantan Kadis Perkim Karo itu tiba di Kejari Karo sekitar pukul 08.00 WIB.

Oleh penyidik, CT langsung digiring ke ruang penyidik untuk diperiksa sebagai saksi. Setelah menjalani pemeriksaan 6 jam lebih, sekitar pukul 14.30 WIB, CT akhirnya ditetapkan sebagai tersangka. Saat keluar dari ruang pemeriksaan, CT sudah mengenakan rompi oranye. Dengan wajah lusuh dan tertunduk, CT digiring penyidik menuju mobil tahanan.

Selanjutnya CT dibawa ke menuju Rutan Kelas 2B Kabanjahe untuk dilakukan penahanan. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo Denny Achmad SH, MH melalui Kasi Intel Ifan Lubis dan Kasi Pidsus Andriani Br Sitohang, membenarkan bahwa pihaknya telah menetapkan oknum mantan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Karo berinsial CT sebagai tersangka.

 “CT ditetapkan tersangka karena yang bersangkutan kala itu berstatus sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Tahun anggaran 2016 dengan kerugian negara Rp 1,7 miliar lebih pada pengadaan tanah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Dokan Kabupaten Karo. Saat ini untuk tersangka CT kita lakukan penahanan di Rutan Kelas 2B Kabanjahe,” paparnya.

Selain CT, pada Jumat (17/7) lalu, penyidik lebih dulu menetapkan dua orang tersangka. Kini kedua tersangka tersebut  sudah berstatus terdakwa. (deo/han)

DPD IPK Karo Gelar Donor Darah

KARO,SUMUTPOS.CO – DPD IPK Kabupaten Karo menggelar bakti sosial  donor darah. Kegiatan ini merupakan  rangkaian peringatan HUT ke-51 di Jambur Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Kabupaten Karo, Jumat (28/8) pagi.

DONOR DARAH: Kegiatan bakti sosial donor darah yang dilaksanakan DPD IPK Kabupaten Karo, dalam rangkaian peringatan HUT ke-51.

Ketua DPD IPK Kabupaten Karo Gembira Ginting mengatakan, kegiatan donor darah ini merupakan program rutin yang diadakan oleh DPD IPK Karo bekerjasama dengan PMI Kabupaten Karo. Donor darah oni diselenggarakan setiap tahunnya  tepat pada tanggal 28 Agustus, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan warga Ikatan Pemuda Karya Kabupaten Karo.

Selain bentuk kepedulian sosial,  donor darah ini merupakan bentuk Solidaritas Sosial IPK kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat serta membantu pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan, aksi ini juga sebagai sumbangsih Kader IPK terhadap PMI. “Setetes darah berguna bagi banyak orang, dan sebagai bentuk nilai ibadah kita,” tegas Gembira.

 Sementara Jesaya Pulungan selaku Ketua Panitia Bakti Sosial Donor Darah dalam rangka HUT ke-51 IPK menyampaikan,  setidaknya lebih dari 91 orang, baik dari masyarakat maupun dari jajaran Kader IPK Kabupaten Karo ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

 Dalam kegiatan aksi donor darah ini juga mendapatkan apresiasi positif wakil Bupati Karo Cory S Sebayang. “Semoga dengan peringatan HUT DPD IPK Kabupaten Karo yang ke-51 ini yang dirangkai dengan aksi donor darah dan kiranya bermanfaat dan diingatkannya juga kepada jajaran IPK dan masyarakat, agar tetap mengikuti protokol kesehatan dalam menghadapi masa Covid-19 ini,” ujar Wakil Bupati.

 dr. Yehezkiel Ginting dari PMI Kabupaten Karo menyampaikan, bahwa persediaan darah di PMI Karo masih cukup untuk sebulan mendatang. (deo/han)

Telkomsel Sosialisasikan Program Merdeka Belajar Jarak Jauh Kepada Ratusan Guru di Kota Medan dan Kabupaten Simalungun

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Masa pandemi Covid-19 memunculkan tantangan tersendiri di berbagai aspek, salah satunya adalah aspek pendidikan yang harus berjalan dengan metode daring atau online. Telkomsel konsisten memberikan dukungan terhadap pembelajaran daring. Bentuk dukungan tersebut dibuktikan dengan mengadakan Program Merdeka Belajar Jarak Jauh yang telah disosialisasikan di beberapa kota di Sumatera Utara seperti Medan dan Simalungun.

General Manager Consumer Sales Region  Sumbagut, Ihsan, mengatakan “Aspek Pendidikan merupakan aspek penting yang harus terus berjalan di tengah masa pandemi. Oleh sebab itu, Telkomsel  meluncurkan inovasi baru dengan Program Merdeka Belajar Jarak Jauh yang telah disosialisasikan di beberapa kota di Sumatera Utara. Program ini diharapkan mampu mempermudah pelajar dan tenaga pengajar dalam menjalankan proses pembelajaran daring”.

Antusias tenaga pengajar akan program ini cukup tinggi. Hal tersebut dilihat dari sosialisasi yang diadakan Telkomsel melalui Webinar di Kabupaten Simalungun pada hari Rabu, 26 Agustus 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 300 tenaga pengajar dan turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Simalungun, Ibu Elfiani Br Sitepu,  S.Pd, M.Pd, Untuk di kota Medan   sosialisasi diadakan pada hari Jumat, 28 Agustus 2020 yang juga dihadiri Kepala Dinas Pendidkan Kota Medan yang di wakilkan oleh Bapak Sugerno S,Pd, MM Kabid Pembinaan SD/SMP Kota Medan.

Pada kesempatan ini juga Telkomsel memberikan Paket Kuota Belajar kepada seluruh peserta. Selain itu, para pelanggan setia Telkomsel dapat mengaktifkan Paket Kuota Belajar melalui apliasi MyTelkomsel atau UMB *363*844#. Dengan harga Rp 10 dan kuota 10GB yang memiliki masa aktif 30 hari, para pelanggan bisa menikmati akses ke berbagai platform aplikasi belajar daring dan konfrensi video, seperti Rumah Belajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBelajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Telkomsel selalu berupaya memberikan trobosan dan inovasi baru yang dutujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Program Merdeka Belajar Jarak Jauh sendiri diharapkan mampu menjadi solusi yang memudahkan pelajar maupun tenaga pengajar agar terciptanya proses pemebelajaran daring yang berkualitas dan lebih baik kedepannya.

PGN Komitmen Bangun Infrastruktur Baru untuk Mendorong Bauran Energi Nasional

JELASKAN: Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama saat memberikan penjelasan pada Public Expose di Bursa Efek Indonesia, Jumat, (28/8/2020).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO– PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding gas yang mengelola dan mengoperasikan layanan gas bumi, terus fokus untuk pengembangan infrastruktur gas bumi di seluruh wilayah di Indonesia. Di tengah pandemi Covid-19, PGN juga tetap melaksanakan pengembangan infrastruktur dan layanan gas bumi, sehingga jumlah pelanggan saat ini mencapai lebih dari 405.000 pelanggan.

Saat ini, PGN sedang menyelesaikan sejumlah infrastruktur baru untuk memperluas penggunaan gas bumi dan mendorong bauran energi domestik, dengan tetap menjalankan kegiatan operasi yang efisien. Diantaranya, PGN melalui anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas) melaksanakan pembangunan Pipa Minyak Rokan sepanjang 367 km yang berada di koridor Minas – Duri – Dumai dan Koridor Balam-Bangko-Dumai, Wilayah Kerja Rokan. 

Kehadiran jaringan pipa minyak berukuran 4-24 inchi ini dapat memperkuat portofolio dan meningkatkan pendapatan transportasi migas Perseroan, meningkatkan lifting dari Blok Rokan yang merupakan salah satu blok minyak terbesar di Indonesia, serta mendorong tingkat efisiensi biaya pelaksanaan proyek strategis nasional.

“Kami targetkan, pipa ini akan komersial pada akhir 2021 yang akan menyalurkan minyak rata-rata sekitar 265.000 barel minyak per hari. Selain itu, umur ekonomis proyek ini sekitar 20 tahun,” jelas Sekretaris Perusahaan PGN Rachmat Hutama saat Public Expose di Bursa Efek Indonesia, (28/08/2020).

Lebih lanjut, Rachmat menjelaskan bahwa target on stream pada jalur utara melalui koridor Balam-Bangko-Dumai dan koridor Duri-Dumai dilaksanakan pada TW III 2021. Sedangkan pada jalur selatan melalui koridor Minas-Duri akan on stream pada awal 2022.

PGN mengupayakan terbaik untuk mendukung program Holding Migas PT Pertamina (Persero) (Pertamina) agar proses transisi pengelolaan Blok Rokan berjalan lancar dan dapat mempertahankan tingkat produksi pada saat alih kelola nanti.

Selanjutnya, PGN juga melaksanakan proyek gasifikasi kilang Pertamina yang saat ini menggunakan BBM maupun LPG, dengan total volume penyaluran potensial sekitar 90 BBTUD atau setara dengan 16,4 ribu BOEPD. Terdiri dari 5 lokasi kilang, yaitu program RDMP Balongan, RDMP Balikpapan, RDMP Cilacap, Kilang TPPI, dan GRR Tuban.

“Optimalisasi penyaluran pasokan gas ke kilang Pertamina dapat meningkatkan nilai keekonomian Pertamina dan untuk mencapai efisiensi energi kilang Pertamina,” ujar Rachmat.

Menurut Rachmat, pembangunan berbagai infrastruktur gas bumi menjadi prioritas PGN, mengingat semakin besarnya kebutuhan energi yang lebih efisien di berbagai wilayah, terutama di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau gas bumi dan memiliki potensi ekonomi yang baik untuk pengembangan sektor kelistrikan, industri, dan rumah tangga.

Dalam rangka membantu pemerintah dalam peningkatan pemanfaatan gas bumi di sektor pembangkit yang akan meningkatkan efisiensi produksi listrik, PGN tengah melaksanakan proyek regasifikasi LNG untuk 56 pembangkit listrik PLN dengan estimasi kapasitas pembangkit sebesar ±1,8 GW. 

“Saat ini, kami masih melakukan koordinasi lebih lanjut dengan PLN khususnya terkait kepastian demand gas,” imbuh Rachmat.

Selanjutnya, melalui penugasan dari pemerintah, PGN membangun jaringan gas rumah tangga (jargas) dengan dana APBN 2020 sebanyak 127.864 SRT. Tentunya, program ini ditujukan untuk mewujudkan pemerataan manfaat gas bumi sebagai bahan bakar yang aman, ramah lingkungan dan efisien dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Pada pembangunan jargas telah dilakukan penyesuaian, karena adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah, dari semula 266.070 SRT terbagi menjadi 127.864 SRT pada tahun 2020, dan 138.206 SRT pada tahun 2021. Sedangkan jargas dengan swadana PGN 2020, akan dibangun sebanyak 50.000 SRT,” jelas Rachmat.

Rachmat mengungkapkan, progres pembangunan jargas tengah dilaksanakan di 24 kabupaten/ kota. Proyek ini diharapkan dapat mengurangi tingginya proporsi subsidi impor gas pemerintah dan memiliki potensi ± 10 BBTUD.

Pada triwulan I 2020, PGN berhasil mempertahankan penyaluran gas bumi sebesar 882 BBTUD dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 880 BBTUD dan penyaluran transmisi gas sebesar 1.342 MMSCFD dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1.283 MMSCFD. Pengangkutan gas melalui pipa transmisi Pertagas berkontribusi utama pada peningkatan volume transmisi.

PGN juga membukukan pendapatan sebesar USD 874 juta pada triwulan pertama tahun 2020. Pendapatan emiten berkode PGAS tersebut terutama diperoleh dari hasil Penjualan Gas sebesar USD 693 juta, dari Penjualan Minyak dan Gas sebesar USD 76 juta, dari Transmisi Gas dan Minyak sebesar USD 70 juta dan Pendapatan Usaha lainnya sebesar USD 34 juta. 

Pada periode sama, PGN mencatatkan laba operasi sebesar USD 172 juta dan laba bersih yang distribusikan ke entitas induk sebesar USD 48 juta. Adapun EBITDA perseroan mencapai USD 260 juta.

Pencapaian laba bersih yang diatribusikan ke entitas induk pada triwulan pertama tahun 2020 ini sangat dipengaruhi faktor melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat pada akhir Maret 2020.

Sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan perekonomian nasional di berbagai sektor bisnis saat menghadapi pandemi COVID-19, PGN akan senantiasa aktif dalam dalam menopang ketahanan ekonomi dengan tetap melaksanakan penyaluran gas bumi guna memenuhi kebutuhan gas bumi dalam negeri dan menjalankan proyek-proyek strategis infrastruktur gas bumi.

“Infrastruktur gas adalah kunci bagi optimalisasi pemanfaatan gas bumi yang berkelanjutan serta menjangkau lebih banyak wilayah dan pasar. Proyek strategis yang tengah dibangun, nantinya diharapkan dapat memperkuat peran subholding gas dalam melayani kebutuhan gas bumi seluruh sektor dan mewujudkan bauran energi nasional,” tutup Rachmat.

PGN juga memiliki motivasi yang tinggi untuk dapat berkontribusi dalam menjaga ketahanan energi domestik dan membangun infrastruktur gas bumi, sehingga dapat meningkatkan perekonomian nasional yang saat ini terdampak oleh kondisi global. (rel/ram)

GTPP: Tak Masalah Bioskop Buka, Asal Sesuai Protokol Kesehatan

Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pengelola bioskop di Kota Medan sudah melaporkan ke Pemko Medan akan kembali beroperasi pada September 2020. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, Agus Suriyono kepada wartawan, saat dimintai konfirmasi, Rabu (26/8).

Ilustrasi

“Untuk di Medan sampai saat ini bioskop belum ada yang buka, tapi sudah ada dari pengelola bioskop yang melaporkan pada awal September 2020 sudah akan membuka bioskopnya,” kata Agus.

Agus menjelaskan semua tempat hiburan wajib mengikuti aturan dalam Perwal Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru pada Kondisi Pandemi Coronavirus Disease (COVID-19) di Kota Medan. Menurutnya, tempat hiburan bisa buka asal mematuhi protokol kesehatan. “Berdasarkan Perwal 27 Tahun 2020 memungkinkan dibukanya semua usaha pariwisata asal mempedomani perwal tersebut dan protokol kesehatan,” jelasnya.

Menyikapi ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut tidak mempersoalkan rencana itu. Asalkan, tetap mengikuti protokol kesehatan, bioskop tidak masalah bila kembali dibuka. “Ya enggak apa-apa, asal sesuai dengan protokol kesehatan enggak masalah,” ungkap Jubir GTPP Covid-19 Sumut, dr Aris Yudhariansyah kepada wartawan, Kamis (27/8).

Kendati begitu, Aris menyatakan, bukan berarti di Sumut khususnya di Kota Medan bioskop juga akan ikut dibuka seperti di Jakarta. Disinggung soal apakah ada rencana seperti itu, Aris juga mengaku belum tahu. “Kebijakan itu (di Sumut) belum ada,” jelasnya.

Aris berpendapat, apabila bioskop dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, maka dinilai akan aman dari penularan Covid-19. Namun sambung dia, hal ini harus dibarengi dengan kerja ekstra, misalnya hanya menetapkan kapasitas yang hanya 10-20 persen. “Jadi kan bisa, tinggal diatur saja,” sebutnya.

Terkait rencana Sumut melakukan swab masif, Aris menerangkan langkah ini baru akan dimulai pada 1 September mendatang. Wilayahnya, kata dia meliputi Kota Medan, Binjai, Deliserdang, Karo dan Serdang Bedagai (Mebidangro plus). “Kenapa dipilih kabupaten/kota ini, karena wilayahnya merupakan penyumbang angka terbesar Covid-19,” terangnya.

Aris melanjutkan, dilaksanakan swab masif ini bertujuan untuk menurunkan angka positivity rate dari kasus yang ada. Sehingga harapannya, dengan sebanyak-banyaknya orang yang terkonfirmasi Covid-19 terjaring dapat menurunkan angka positivity rate yang ada “Karena kan banyak (orang terkonfirmasi) yang belum dijumpai. Ini kan untuk kebaikan, sebaiknya masyarakat jangan menolak,” pungkasnya.

Sementara itu, pengamat sekaligus praktisi kesehatan Sumut dr Umar Zein, DTM&H, SpPD, KPTI yang disinggung soal adanya pernyataan bahwasanya bioskop dapat meningkatkan imun merupakan pernyataan yang mengada-ada. Karena kata dia, tidak ada kaitan antara menonton dengan meningkatkan imunitas.

“Harusnya kalau ada pernyataan yang berbau ilmiah harus didahului dengan penelitian. Jangan berdasarkan pemikiran-pemikiran dan asumsi-asumsi, itu malah akan membuat hoax akan bertambah tentang Covid-19 ini,” tuturnya.

Menurut Umar Zein, kalau pemerintah mau membuka bioskop dengan alasan ekonomi hal itu silahkan saja. Tapi Umar Zein menekankan, jangan dikaitkan dengan imunitas. “Sehingga belum lagi selesai yang lama malah muncul hoaks yang baru, dan ini sumbernya (datang) dari yang resmi. Ini kan akan menjadi hambatan dalam sosialisasi penanggulangan Covid-19 di Indonesia,” jelasnya.

Umar Zein melanjutkan, selama ini yang diupayakan dalam pencegahan penyebaran Covid-19 adalah mencegah kerumunan. Namun kalau memang dalam keadaan terpaksa, dapat dicegah dengan protokol kesehatan.

Ia menambahkan, tingkat imunitas seseorang juga susah untuk diukur. Bahkan para ahli kedokteran, sambung dia, juga tidak tahu kapan imunitas seseorang itu dalam kondisi yang tinggi. “Kita sendiri juga tidak tahu kapan imunitas kita naik dan turun, parameter pengukuran imunitas itu juga tidak mudah untuk memeriksanya. Jadi kalau ada asumsi dan pemikiran liar, jangan dimunculkan dulu lah. Karena masyarakat tidak semua bisa menilik informasi yang muncul saat ini,” tandasnya.

Update Data Covid-19 Sumut

Sementara itu, kasus konfirmasi Covid-19 melalui tes swab PCR di Sumut kembali meningkat, Kamis (27/8). Berdasarkan data GTPP Covid-19 Sumut, kasus baru bertambah 104 orang. “Jumlah kasus konfirmasi pasien Covid-19 saat ini menjadi 6.541 orang, sebelumnya 6.437 orang, “ kata Jubir GTPP Covid-19 Sumut lainnya, dr Whiko Irwan D SpB.

Whiko melanjutkan, peningkatan juga terjadi pada kasus suspek sebanyak 20 orang. Kini, jumlah kasus suspek sudah mencapai 652 orang dari hari sebelumnya 632 orang. Begitu juga pasien meninggal dunia akibat Covid-19, jumlahnya bertambah 6 kasus baru menjadi 296 orang dari sebelumnya 290 orang. Sedangkan jumlah spesimen swab yang diperiksa bertambah menjad 38.139 sampel dari sebelumnya 36.780 sampel. “Walau demikian, angka pasien sembuh dari Covid-19 juga meningkat. Jumlahnya sudah mencapai 3.558 orang dari sebelumnya 3.441 orang atau bertambah 117 orang sembuh,” tukasnya.

16 Orang Termasuk Hakim Reaktif

Pengadilan Negeri Medan melaksanakan swab dan rapid test yang meliputi seluruh hakim, panitera dan pegawai. Dari ratusan orang yang dilakukan test, terdapat 16 orang reaktif melalui hasil Rapid Tes yang dilakukan pagi tadi diruang Cakra Utama PN Medan, Kamis (27/8).

“Dari hasil rapid tes yang dilakukan pagi tadi, terdapat 16 orang yang reaktif,” ungkap Humas PN Medan, Immanuel Tarigan, kepada wartawan.

Lebih lanjut kata dia, ke-16 pegawai dan hakim tersebut telah diambil sampel untuk melakukan swab dan dianjurkan untuk melakukan isolasi mandiri. “Sudah kita suruh pulang, isolasi mandiri sampai hasil swabnya keluar,” katanya.

Dikatakannya, hasil swab tersebut akan keluar selama 7 hari kedepan, dan terdapat 62 sampel yang diambil dari PN Medan. “Jadi, tadikan ada yang rapid dan ada juga yang langsung swab ya, jadi total keseluruhannya mencapai 62 sampel, dan hasil itu bisa dilihat setelah 7 hingga 8 hari kedepan,” sebutnya.

Namun saat ditanyakan berapa jumlah hakim yang reaktif, Immanuel menyatakan belum mendapatkan jumlah pastinya. “Hakim ada juga (reaktif), tapi berapa orang saya lupa, nantilah saya kabari,” ucapnya.

Kemudian, Immanuel menambahkan, mulai pekan depan PN Medan, seluruh hakim akan bekerja dari rumah (WFH). “Mulai 31 Agustus, hingga 4 September, rata-rata sidang sudah kami kosongkan, kecuali sidang yang urgen atau yang masa tahanannya hampir habis. Jadi kita WFH sampai tanggal 4 tapi efektif tanggal 7 September,” jelasnya.

Menurut Immanuel, pada tanggal 7 September nanti, pihaknya telah mengetahui hasil swab dan menentukan kebijakan kedapan apakah diperlukan sterilisasi internal maupun lockdown. Namun, dikatakannya hal itu hanya akan dilakukan untuk situasi sidang saja, tidak untuk pelayanan. “Kalau PN Medan belum lockdown, jadi bagi para pencari keadilan masih dapat mengajukan gugatannya,” imbuhnya.

Ditanya mengenai perkembangan Ketua PN Medan Sitio Jumagi Akhirno, Immanuel menyebut bahwa kondisi Sitio sudah mulai membaik. Sementara, disinggung mengenai Hakim Tengku Oyong, yang juga Humas PN Medan beredar kabar terpapar Covid-19, dibantahnya.

“Pak Tengku Oyong saya pastikan sakit karna tipus. Ada WA-nya kemarin saya tanyakan, jadi tidak ada dikarnakan dia terkonfirmasi covid. Dan diapun ikut pelatihan online kok, sama dengan saya. Beliau sehat, tapi disarankan dokter untuk istirahat dirumah,” pungkasnya. (ris/man)

718.167 Pekerja di Sumut Dapat Subsidi Gaji, Belum Semua Ditransfer

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta belum 100 persen disalurkan ke rekening pekerja yang menerima di Sumatera Utara (Sumut). Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan atau BP Jamsostek Wilayah Sumbagut, tercatat ada 718.167 pekerja Sumut yang akan mendapatkan subsidi gaji pada tahap pertama ini.

Ilustrasi
Ilustrasi

Deputi Direktur Wilayah Sumbagut BP Jamsostek, Umardin Lubis melalui Humas, M Zaki mengakui masih sebagian ditransfer BSU tersebut ke rekening pekerja. “Untuk Sumut sudah 718.167 data (pekerja) yang masuk, sebagian sudah ditransfer. Kalau totalnya tunggu report dari pusat,” kata Zaki, Kamis (27/8)n

Menurut dia, subsidi gaji yang ditransfer sebesar Rp1,2 juta itu dilakukan secara bertahap. Saat ini, lagi validasi oleh pihak bank terhadap data pekerja yang masuk. “(Dari 718.167 data pekerja masuk) yang sudah validasi bank 542.541 atau sekitar 75,57 persen,” ujarnya.

Zaki juga mengaku, pihaknya kini terus melakukan pengumpulan nomor rekening pekerja. Selanjutnya, akan diserahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan. “Sudah diserahkan secara simbolis BSU kepada pekerja oleh Presiden RI Joko Widodo langsung untuk tahap pertama,” pungkasnya.

Sementara itu, Jafar, salah seorang pekerja swasta dengan gaji di bawah Rp5 juta menyatakan belum ada menerima subsidi gaji dari pemerintah tersebut. “Saya sudah cek di rekening, memang belum ada masuk,” ucap pekerja media lokal di Medan.

Hal yang sama diutarakan Nisa. Ia berharap BSU itu dapat segera ditransfer ke rekeningnya. “Lumayanlah dapat bantuan (subsidi gaji) dari pemerintah, apalagi dalam kondisi Covid-19 sekarang ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) BP Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan Agus Susanto meminta kepada pemberi kerja atau perusahaan untuk segera menyerahkan data terkini para pekerja yang akan menerima bantuan subsidi upah/gaji oleh pemerintah. Sampai Rabu (26/8), total nomor rekening yang diterima BP Jamsostek mencapai 13,8 juta. Dari jumlah tersebut, data nomor rekening tervalidasi mencapai 10,8 juta data.

“Terkait dengan proses validasi yang cukup detail ini, kami minta kepada perusahaan untuk segera, baik yang belum mengirimkan maupun yang melakukan konfirmasi ulang, agar mengirimkan kepada kami paling lambat tanggal 31 Agustus 2020,” tegasnya melalui keterangan tertulis, Kamis (27/8).

Agus lebih lanjut menjelaskan, untuk tahap pertama , terdapat 2,5 juta pekerja dari total 10,8 juta nomor rekening yang sudah tervalidasi oleh BP Jamsostek. Gelombang berikutnya untuk transfer dana bantuan subsidi gaji akan segera dilakukan secara bertahap hingga semua rekening pekerja yang telah tervalidasi bisa menerima haknya.

“Kami tidak henti-hentinya mengimbau kepada perusahaan untuk menyerahkan data terkini para pekerja yang mencakup nomor rekening aktif atas nama pekerja. Begitu pula dengan nomor rekening yang tidak valid, kami kembalikan kepada perusahaan untuk dikonfirmasi kembali kepada pekerjanya dan akan kami lakukan validasi ulang,” katanya.

BP Jamsostek memang melakukan validasi berlapis agar bantuan subsidi gaji tersebut tepat sasaran. “Kami melakukan validasi berlapis sebanyak tiga tahap,” tambah Agus.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap bantuan subsidi sebesar Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan belanja rumah tangga para pekerja. “Bantuan gaji ini diberikan kepada pekerja pada perusahaan yang tertib, yang rajin membayar iuran BP Jamsostek setiap bulannya. Artinya, ini kita berikan sebagai sebuah penghargaan, reward kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh, selalu membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Jokowi saat meluncurkan bantuan subsidi gaji di Istana. Baca juga: BLT UMKM Rp 2,4 Juta Sudah Diluncurkan Presiden, Begini Skema Pencairannya Jokowi berharap, hingga September nanti, penyaluran subsidi gaji kepada 15,7 juta pekerja bisa dapat diselesaikan. Jokowi juga menyebutkan bahwa pekerja yang hadir di Istana Negara hari ini dari beragam profesi. Profesi mereka antara lain pekerja honorer termasuk guru honorer, petugas pemadam kebakaran honorer, karyawan hotel, tenaga medis perawat, dan petugas kebersihan. “Siapa pun yang membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan secara aktif sampai bulan Juni, itu akan diberikan bantuan pekerja,” katanya. (ris/kps)

Sah, Akhyar-Salman, DPP Partai Demokrat Serahkan Rekomendasi

REKOMENDASI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan rekomendasi DPP Partai Demokrat kepada Akhyar Nasution di Jakarta, Kamis (27/8) malam.
REKOMENDASI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan rekomendasi DPP Partai Demokrat kepada Akhyar Nasution di Jakarta, Kamis (27/8) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPP Partai Demokrat akhirnya resmi mengusung pasangan Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi di Pilkada Medan, Desember mendatang. Hal ini seiring dengan telah diserahkannya rekomendasi dari DPP Partai Demokrat kepada Akhyar Nasution, Kamis (27/8) malam.

REKOMENDASI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan rekomendasi DPP Partai Demokrat kepada Akhyar Nasution di Jakarta, Kamis (27/8) malam.
REKOMENDASI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Herri Zulkarnain Hutajulu didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu menyerahkan rekomendasi DPP Partai Demokrat kepada Akhyar Nasution di Jakarta, Kamis (27/8) malam.

“Akhirnya Akhyar Nasution sah menerima rekomendasi dan B1KWK dari Ketum Demokrat Pak AHY di DPP Partai Demokrat, tepat pukul 20.30 WIB,” kata Plt Ketua Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu menjawab Sumut Pos via WhatsApp, tadi malam.

Herri mengaku, dalam rekomendasi tersebut disebutkan, Akhyar akan berpasangan dengan kader PKS, yang juga Wakil Ketua DPRD Sumut, Salman Alfarisi. “Ya, dengan Pak Salman Alfarisi. Sesuai pesan ketua umum, Pak Akhyar harus melanjutkan pembangunan di Kota Medan secara nasionalis, demokratis, dan religius,” katanya.

Penyerahan rekomendasi memang tidak dilakukan langsung oleh Agus Harimurti Yudhoyono kepada Akhyar Nasution. Mengingat kondisi Akhyar yang masih dalam pemulihan total usai terpapar virus Corona. “Pak AHY dari ruang kerjanya melalui video call (VC) menyampaikan rekomendasi kepada Pak Akhyar, yang berada di ruangan lain di kantor DPP. Kami tentu harusn

menjaga kesehatan ketua umum kami, dan Pak Akhyar kita tau pun baru sembuh dari covid,” ungkapnya didampingi Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu.

Dalam komunikasi via VC yang diterima Sumut Pos, tampak AHY memberikan sejumlah pesan dan arahan terhadap Akhyar. “Setelah ini saya berikan rekomendasinya kepada ketua DPD dan DPC kita, untuk bapak bawa sebagai kepentingan lainnya. Intinya kami mendukung penuh, dan mari kita berjuang bersama memenangkan hati dan pikiran rakyat Kota Medan dalam Pilkada Medan nanti. Jaga kesehatan dan sukses selalu buat bapak,” tutur suami Annisa Pohan yang diikuti ucapan terimakasih Akhyar atas dukungan tersebut.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Burhanuddin Sitepu saat dikonfirmasi mengaku sedang berada di Jakarta bersama Plt Ketua DPD Partai Demokrast Sumut Herry Zulkarnain. “Ini kami sedang di Jakarta, sedang menunggu rekomendasi dan B1KWK (untuk Akhyar Nasution),” kata Burhanuddin kepada Sumut Pos, Kamis (27/8).

Sebelumnya, kata Burhanuddin, pihaknya berangkat ke Jakarta untuk mengambil surat rekomendasi dan B1KWM yang dimaksud. Setelah itu partai pengusung Akhyar Nasution lainnya, yakni partai PKS juga akan melakukan hal yang sama. “Setelah kita, nanti PKS juga akan melakukan hal yang sama,” ucapnya.

Setelah kedua partai pemilik total 11 kursi di DPRD Medan itu telah mendapatkan surat rekomendasi dari masing-masing DPP, barulah mereka akan bersama-sama melakukan deklarasi dukungan kepada Akhyar Nasution dan Salman Alfarisi. “Nanti baru akan sama-sama deklarasi di Medan,” sebutnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PKS Medan, Rudiyanto Simangunsong mengatakan jika sosok kader PKS yang paling berpotensi untuk maju di Pilkada Medan guna mendampingi Akhyar Nasution adalah Salman Alfarisi. Menurutnya sampai saat ini, DPP PKS tidak pernah menyebut nama lain untuk mendampingi Akhyar di Pilkada Medan selain sosok Salman yang merupakan Ketua DPD PKS Kota Medan.

PKS Baru Dukung 4 Bacalon Kada

Sementara, PKS sendiri hingga saat ini baru memberikan empat rekomendasi dukungan terhadap bakal calon kepala dan wakil kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada serentak 2020 di Sumatera Utara. Pelaksana Tugas Ketua Bidang Humas DPW PKS Sumut, Wasis Wiseso menyebutkan, adapun keempat daerah yang telah diberikan rekomendasi dukungan dimaksud antara lain; Mandailing Natal, Serdang Bedagai, Sibolga, dan Kabupaten Nias. “Untuk sisanya termasuk Kota Medan, kemungkinan besar akan diumumkan dan kami serahkan dalam waktu dekat,” kata dia menjawab Sumut Pos, Kamis (27/8).

Wasis mengatakan, semua keputusan dan pertimbangan tersebut merupakan domain dari DPP partai. Pihaknya menegaskan, sebelum tahapan pendaftaran calon kada nanti dibuka awal September 2020, penyerahan dukungan tersebut sudah dilakukan. “Kan sudah mepet ya, pasti dalam waktu dekat ini akan diumumkan dan kami serahkan,” imbuh dia.

Hari Ini, NasDem Deklarasikan Bobby-Aulia

Terpisah, Ketua DPD Partai NasDem Kota Medan, Afif Abdillah kepada Sumut Pos mengatakan, DPP NasDem telah mengeluarkan surat rekomendasi melalui DPW NasDem Sumut untuk mendukung pasangan Bobby Nasution dan Aulia Rahman di Pilkada Medan 2020. “Surat rekomendasi untuk Bobby-Aulia sudah dikeluarkan DPP, sekarang sudah ada di tangan DPW NasDem Sumut,” kata Afif, Kamis (27/8).

Untuk itu, hari ini, DPW NasDem Sumut akan mendeklarasikan pasangan Bobby Nasution yang merupakan menantu Presiden RI Joko Widodo sebagai Bakal Calon Wali Kota Medan dan Aulia Rahman yang merupakan kader Partai Gerindra sebagai Bakal Calon Wakil Wali Kota Medan periode 2020-2024. “Besok (hari ini) akan dideklarasikan di kantor DPW (NasDem) Sumut, kemungkinan bersamaan dengan deklarasi untuk pasangan calon kabupaten/kota lainnya di Sumut. InsyaAllah besok Bobby dan Aulia juga akan hadir, kabarnya begitu,” terangnya.

Nantinya, jelas Afif, kedepannya pihaknya akan bekerja keras dalam memenangkan pasangan Bobby – Aulia yang akan bertarung di kontestasi politik tingkat Kota Medan tersebut. “Keputusan DPP tentu kita sambut baik, kita siap memenangkan Bobby-Aulia. Nantinya waktu pendaftaran, saya selaku Ketua Partai juga akan ikut mengantarkan Bobby-Aulia untuk mendaftarkan diri di kantor KPU Medan antara tanggal 4 hingga 6 September,” tutupnya.

Terpisah, Humas DPW Partai NasDem Sumut, Mitha Triana membenarkan, pihaknya pada hari ini akan kembali menyerahkan rekomendasi dukungan terhadap bacalon kada. “Ya benar, besok pagi kami akan melaksanakan kegiatan penyerahan SK DPP Partai NasDem, bagi daerah yang sebelumnya belum disampaikan, di kantor DPW NasDem Jl. HM Yamin Medan,” katanya.

Namun dirinya belum dapat pastikan, apakah penyerahan SK dimaksud sekaligus untuk dukungan pihaknya di Pilkada Medan. NasDem sendiri pada 15 Juli lalu, telah menyerahkan SK kepada bacalon kada pada 16 kabupaten dan kota di Sumut. Tapi tidak termasuk untuk Pilkada Medan. Yakni antara lain; Kota Binjai (Lisa Andriani-Sapta Bangun); Serdang Bedagai (Soekirman-Tengku Ryan Novandi); Pematang Siantar (Asner Silalahi-Susanti Dewayani); Pakpak Bharat (Franc Bernhard Tumanggor-Mutsiohito Solin); Labuhan Batu Utara (Darno-Haris Muda Siregar); Kabupaten Labuhan Batu (Erik Edtrada-Ellya Rosa Siregar).

Selanjutnya Kabupaten Labuhan Batu Selatan (H Hasnah Harahap- Kholil Jufri Harahap); Kabupaten Toba (Darwin Siagian-Hulman Sitorus); Samosir (Vandiko Timotius Gultom-M Sitanggang); Sibolga (Jamaluddin Pohan-Pantas Maruba Lumbantobing); Mandailing Natal (H. Dahlan Hasan-H. Aswin); Kota Gunung Sitoli (Martinus Lase-Hadirat Gea); Kabupaten Nias (Christian Zebua-Anofuli Lase); Nias Utara (Amizaro Waruwu-Yusman Zega); Nias Barat (Eliyunus Waruwu-Mareko Zebua); Nias Selatan (Hilarius Duha-Firman Giawa). “Untuk 7 daerah lagi mungkin 2 minggu ke depan,” kata Ketua NasDem Sumut, Iskandar ST. (prn/map)