26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 4194

Dosen Fakultas Teknik UMSU Beri Mesin Pencacah Botol ke Panti Asuhan Putra Muhammadiyah

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fakultas Teknik UMSU berhasil mendesain mesin pencacah botol plastik yang mampu bekerja mencacah 1 buah botol dengan waktu kurang dari 5 menit. Mesin ini kemudian disumbangkan ke Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Jalan Amaliun Gang Umanat Medan dalam kegiatan Program Kemitraan Pengembangan Muhammadiyah (PKPM) pada Senin (29/6) dan Selasa (30/6) lalu.

Ketua Tim PKPM, Ahmad Marabdi Siregar ST MT didampingan anggota tim Chandra A Siregar ST MT dan Affandi ST MT mengatakan, kegiatan PKPM ini merupakan bagian integral dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi setelah pelaksanaan proses pembelajaran dan penelitian yang harus dilaksanakan tanpa ketentuan waktu tertentu, baik secara individu maupun kolektif.

Ahmad Marabdi mengatakan, pada tahun 2020 ini kegiatan pengabdian kepada masyarakat seperti PKPM ini dilakukan tidak seperti biasanya. Dengan diberlakukannya kebijakan Social Distancing sebagai akibat penyebaran virus Corona (COVID-19) secara massif, semua kegiatan tri dharma perguruan tinggi harus menyesuaikan dengan keadaan saat ini, yaitu tetap menjaga physical distance dengan bekerja dan belajar dari rumah, tak terkecuali PKPM.

“Kegiatan PKPM ini bertujuan untuk mendesain mesin pencacah botol plastik, hasil dari penelitian ini, mesin dapat bekerja mencacah 1 buah botol dengan waktu kurang dari 5 menit. Perjamnya, mesin ini mampu mencacah kurang lebih sebanyak 14 botol plastik dan ukuran bijih plastik yang dihasilkan sekitar 1 sampai 2 cm,” beber Marabdi.

Diterangkannya, mesin pencacah botol plastik ini dapat bekerja dari jam 10.00 sampai 14.00 dan pada saat jam 11.00 sampai 13.00 mesin dapat bekerja dengan optimal. “Karna ukuran mesin ini bukan ukuran untuk industri jadi banyak kekurangan dalam mencacah botol plastik,” ungkapnya lagi.

Kepala Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Dr H Azamris Chanra MAP yang diwakili bendahara panti, Muharnif ST MSc menyampaikan terimakasih. “Dengan mendesain mesin pencacah botol plastik ini sangat bermanfaat bagi panti Asuhan sehingga dapat di jadikan sumber pendapatan untuk kelangsungan panti asuhan ini,” pungkad Muharnif. (adz)

PGN Realisasikan Implementasi Harga Gas Industri Tertentu USD 6/MMBTU

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai bagian dari Holding Migas PT Pertamina (Persero) dan perannya sebagai Sub Holding Gas, telah menjalankan implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 terkait penyediaan kebutuhan gas bumi untuk industri sektor tertentu dengan harga USD 6/MMBTU secara proposional untuk tagihan pemakaian bulan Juni 2020.

Saat ini, PGN telah efektif memberlakukan kebijakan harga gas USD 6/MMBTU secara proporsional ke 130 pelanggan dengan volume sebesar 191,78 BBTUD, dari keseluruhan jumlah pelanggan industri PGN Grup yang mendapatkan manfaat dari Kepmen ESDM 89K/2020 sebanyak 188 pelanggan. Volume proporsional yang disalurkan meliputi industri baja sebanyak 18,03 BBTUD, kaca glassware sebanyak 4,38 BBTUD, kaca lembaran sebanyak 12,48 BBTUD, keramik sebanyak 27,75 BBTUD, oleokimia sebanyak 8,03 BBTUD, petrokimia sebanyak 82,61 BBTUD, dan sarung tangan karet sebanyak 0,56 BBTUD. Menyusul kemudian, kepada pelanggan yang belum mendapatkan manfaat Kepmen tersebut, seiring dengan penyelesaian LOA dengan produsen hulu/KKKS, untuk seluruh pelanggan sektor industri tertentu.

Direktur Utama PGN Suko Hartono menjelaskan, bahwa pelaksanaan implementasi Kepmen ESDM 89K/2020 secara proposional akan dilaksanakan oleh PGN untuk pelanggan sektor industri tertentu dengan alokasi gas sebanyak 191,78 BBTUD dan untuk waktu yang diberlakukan sejak 13 April 2020. Sampai saat ini, PGN Grup dan mitra produsen hulu/KKKS telah menyelesaikan 9 LOA dari total 17 dokumen LOA.

PGN akan senantiasa mendukung program-program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi nasional. Dengan komitmen melaksanakan Kepmen ESDM 89K/2020, PGN akan melakukan aspek-aspek ketersediaan gas bumi, pemerataan akses pemanfaatan gas bumi, dan penerimaan harga yang layak agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.

“Kami bersama stakeholder terkait, baik regulator dan produsen hulu/KKKS berkomitmen penuh terhadap kebijakan penetapan harga gas industri tertentu sebesar USD 6/MMBTU untuk memberikan stimulus bagi peningkatan produktivitas dan daya saing industri yang tentunya sangat dibutuhkan sektor industri tersebut untuk bangkit dan menggeliat dimasa pandemic Covid-19 saat ini,” ungkap Suko.

Sehubungan dengan penyelesaian LOA dengan produsen hulu/KKKS, Suko menjelaskan bahwa dokumen LOA diperlukan sebagai dasar amandemen atas ketentuan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dan atau Side Letter dengan pelanggan industri tertentu di hilir.

“Kami berharap proses pembahasan dan kesepakatan LOA yang masih dalam progress untuk volume pasokan gas yang sudah tertera di Kepmen ESDM 89.K/2020 dapat segera diselesaikan, agar penerapan Kepmen ESDM 89K/2020 kepada Pelanggan dapat berjalan penuh,” ujar Suko, (2/07/2020).

“Kami melihat kebijakan ini sebagai opportunity dimana akan lebih banyak industri yang bisa menjangkau penggunaan gas bumi. Kami juga berharap dengan pulihnya kondisi setelah masa transisi pembatasan karena pandemic ini, industri sektor tertentu dapat meningkatkan konsumsi gasnya secara optimum sehingga pemanfaatan gas bumi ini akan mendorong daya saing industri dan pertumbuhan ekonomi nasional,” imbuh Suko.

Sebagai Subholding gas dan bagian dari Holding Migas, PGN akan senantiasa mendukung program-program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian ekonomi nasional. Dengan komitmen melaksanakan Kepmen ESDM 89K/ 2020, PGN akan melakukan aspek-aspek ketersediaan gas bumi, pemerataan akses pemanfaatan gas bumi, dan keberterimaan harga yang layak agar dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. (rel/ram)

Mal Kembali Operasional di Fase New Normal, Perekonomian Sumut Bakal Bangkit Kembali

ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.
ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.
ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.
ANTRE: Pengunjung Mall Centre Point tetap melakukan physical distancing saat akan memasuki lift.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kembali beroperasinya pusat perbelanjaan atau mal di fase New Normal di tengah pandemi Covid-19 diperkirakan akan mampu membangkitkan sektor ekonomi. Terutama, kembali bekerjanya para karyawan yang sempat di rumahkan.

Wakil Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sumut, Liany Simatupang menjelaskan, diterapkan kondisi New Normal terhadap mal, tentunya merupakan kebijakan yang baik untuk model usaha dan bisnis saat ini.

“Semoga langkah pemerintah ini dapat menggerakan roda perekonomian dengan cepat. Memang dalam kondisi saat ini, kita sangat memahami bahwa kesehatan dan keselematan merupakan prioritas utama. Semua ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama untuk menerapkan seluruh aspek standard preventive Covid-19,” jelas Liany.

Liany mengatakan pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengunjung mal di Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumut ini, dapat memperhatikan segala ketetapan yang ada. Imbauan tersebut dikemas dalam bentuk Voice Over (Pengumuman).

“Harapan kami, seluruh tindakan yang kami lakukan dapat memberikan dampak kemanan kesehatan dan kenyamanan berbelanja bagi kita semua. Karena “Kenyamanan Anda Adalah Prioritas Kami,” tutur Liany.

Untuk menghadapi new normal saat penyebaran virus corona. Pihak pengelola mal di Kota Medan sudah menerapkan sejumlah sistem dalam mendukung tatanan normal baru tersebut, seperti Center Point, Plaza Medan Fair, Sun Plaza dan mal-mal lainnya.

Selain itu, dengan penerapan New Normal ini, mulai 1 Juli 2020, Mal Centre Point melakukan perubahan waktu opersional mulai pukul 11.00 WIB-20.00 WIB setiap harinya. Lianya juga menjabat sebagai General Manager Mal Centre Point, Liany Simatupang mengatakan pihaknya memberlakukan standard operational procedure sesuai protokol kesehatan. Misalnya, pengunjung wajib menggunakan masker, pengukuran suhu tubuh, social dan physical distancing.

“Saat ini, kami telah menerapkan fungsi touchless seperti temperature measurement walk through detector. Peralatan ini memiliki fungsi mengukur suhu tubuh melalui sensor tangan,” jelas Liany.

Selain itu, lanjutnya, ada juga touchless hand sanitizer dispenser. Di mana dengan hanya menggunakan sensor sehingga antiseptic dapat digunakan dengan tanpa menyentuh alat tersebut.

Dan ada juga auto sensor gate parking yang mana dalam penggunaanya tidak memerlukan sentuhan secara langsung untuk mendapatkan tiket parking tetapi hanya dengan sensor gerakan.

“Kami berusaha untuk merubah seluruh fungsional peralatan pendukung ini, para pengunjung diharapkan merasa nyaman dan aman. Kedepannya, kami berkomitmen untuk terus melakukan inovasi touchless di seluruh aspek fungsional peralatan di mal,” pungkasnya. (gus/ram)

Honor Petugas Jaga Perbatan GT Covid-19 3 Bulan Belum Dicairkan, Administrasi Pencairan Tertahan di Kantor Sekda

Ilustrasi.
Ilustrasi.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Honor jasa petugas jaga perbatasan GTPP Covid-19 di empat lokasi Kabupaten Humbang Hasundutan, hingga 3 bulan belum dicairkankarena proses administrasinya tertahan di kantor Sekretariat Daerah (Sekda).

Hal itu disampaikan oleh, Sekretaris BPBD Kabupaten Humbang Hasundutan, Maringar Sinaga kepada wartawan, Rabu (1/7) di kantornya.

Dijelaskan Maringar, pihaknya sebagai Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten sudah melayangkan nota pencairan ke Asisten Pemerintahaan untuk pembayaran uang jasa petugas jaga perbatasan pada bulan April lalu, agar Bupati sebagai Ketua GTPP Covid-19 Humbahas, yang sebelumnya dari Asisten ke Sekda.

Ternyata, surat pengajuan pencairan baru diajukan ke kantor Badan Pengelolan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah untuk dibayarkan, pada Selasa (30/6).

“Kemarin, Selasa (30/6), suratnya baru masuk ke BPKPAD untuk segera dibayarkan,” kata Maringar.

Mantan Camat Sijamapolang ini menambahkan, sejak suratnya masuk, pihaknya terus menanyakan perkembangan proses nota tersebut. Bahkan, prosesnya ada yang perbaikan, apalagi kadang mereka mau menambahkan rangkapan surat nota Bupati.

“Kalau kami tidak mau menahan-nahan proses ini, kasihan mereka yang jaga di perbatasan sana,” ungkap Sinaga. “Tapi nota pencairan sudah di BPKPAD, mudah-mudahaanlah cepat cair,” harapnya.

Kepala BPKPAD melalui Sekretaris, Martogi Purba membenarkan nota pembayaran uang jasa petugas jaga perbatasan sudah sama mereka. “Nota itu sudah di meja Kepala Badan, yang kemudian akan dikeluarkan nota pencairan,”kata Martogi. (des/han)

LMP Karo Salurkan Tali Asih ke Warga Linggajulu

TALI ASIH: Sekjen MC LMP Karo, Ian Fredy Ginting beserta pengurus lainnya diabadikan bersama Betesda Ginting di sela-sela pemberian talih asih berupa sembako.SOLIDEO/SUMUT POS.
TALI ASIH: Sekjen MC LMP Karo, Ian Fredy Ginting beserta pengurus lainnya diabadikan bersama Betesda Ginting di sela-sela pemberian talih asih berupa sembako.SOLIDEO/SUMUT POS.
TALI ASIH: Sekjen MC LMP Karo, Ian Fredy Ginting beserta pengurus lainnya diabadikan bersama Betesda Ginting di sela-sela pemberian talih asih berupa sembako.SOLIDEO/SUMUT POS.
TALI ASIH: Sekjen MC LMP Karo, Ian Fredy Ginting beserta pengurus lainnya diabadikan bersama Betesda Ginting di sela-sela pemberian talih asih berupa sembako.SOLIDEO/SUMUT POS.

KARO, SUMUTPOS.CO – Prihatin dengan mirisnya kondisi kehidupan Betesda Ginting yang tinggal bersama seorang anaknya di gubuk tak layah huni. Pengurus Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) Kab.Karo bergerak langsung ke Desa Linggajulu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo untuk memberikan tali asih, Selasa (30/6).

Seperti diketahui, Ginting telah menempati gubuk reot tersebut sejak 8 tahun lalu. Sehari-hari dia bekerja sebagai buruh tani, sementara istrinya telah pergi meninggalkan dia sejak anaknya berusia 2 bulan.

Kunjungan Ketua Harian Markas Cabang LMP Kabupaten Karo Thomas WK Sinuhaji ke Desa Linggajulu didampingi Sekjen MC LMP Kab.Karo Ian Fredy Ginting, Ketua MAC Kec.Simpang Empat Fedro Tirtayadi Ginting, Sekjen MAC Kecamatan Kabanjahe Eddy Sembiring bersama Founder Komunitas History Maker Anes Ketaren dan Okta Barus

Ghomas WK Sinuhaji menyampaikan, bantuan yang disalurkan berupa sembako yang terdiri dari 4 sak beras, gula dan minyak telah kami berikan secara langsung kepada Bapak Betesda Ginting dilokasi rekonstruksi rumah layak huni yang digagas oleh Bapak Kapolres Kabupaten Karo.

Fedro Tirtayadi Ginting selaku Ketua MAC LMP Kec.Simpang Empat juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Kapolres Kabupaten Karo Yustinus Setyo, S.Ik atas tali asihnya telah membangun rumah layak huni bagi Betesda.

Sekjen MC LMP Kab.Karo Ian Fredy Ginting didampingi Sekjen MAC Kecamatan Kabanjahe Eddy Sembiring menjelaskan, penyaluran bantuan ini adalah bentuk kepedulian nyata LMP Kabupaten Karo bekerjasama dengan History Maker yang dikomandoi oleh Anes Ketaren, sebuah komunitas yang selama ini komit membantu masyarakat Kabupaten Karo yang betul-betul membutuhkan.

“Selain ke Betesda Ginting, sebelumnya kami juga telah menyalurkan bantuan tali asih kepada Pengurus TPU se-Kabupaten Karo. Kami berharap semoga bantuan ini bermanfaat,” tandas Ian. (deo/han)

Peringatan HUT ke-74 Bhayangkara, Dua Personel Polres Tebingtinggi Dapat Penghargaan

DIABADIKAN: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Waka Polres, Kompol Sarponi diabadikan bersama dua personel yang menerima penghargaan.sopian/sumut pos.
DIABADIKAN: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Waka Polres, Kompol Sarponi diabadikan bersama dua personel yang menerima penghargaan.sopian/sumut pos.
DIABADIKAN: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Waka Polres, Kompol Sarponi diabadikan bersama dua personel yang menerima penghargaan.sopian/sumut pos.
DIABADIKAN: Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan dan Waka Polres, Kompol Sarponi diabadikan bersama dua personel yang menerima penghargaan.sopian/sumut pos.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi sangat mendukung seluruh kegiatan yang dilaksanakan pihak kepolisian, dalam menjaga kondusifitas, keamanan dan kenyamanan warga masyarakat Kota Tebingtinggi.

Demikian disampaikan Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan saat menghadiri syukuran HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolres Tebingtinggi, Rabu (1/7).

Dalam kesempatan tersebut, Umar Zunaidi Hasibuan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun dan berharap Polri semakin jaya.

“Pemko turut mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Tebingtinggi beserta seluruh jajarannya yang telah menjaga kondusifitas dan dapat saling bersinergi dengan baik bersama Pemerintah Kota Tebingtinggi,” ujar Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan.

Kegiatan puncak peringatan HUT ke-74 Bhayangkara di Mapolres Tebingtinggi, ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres Tebingtinggi AKBP James Parlindungan Hutagaol didampingi istri.

Kegiatan diteruskan dengan pemberian penghargaan kepada dua orang personel Polres Tebingtinggi, yakni Aiptu Terlaksana Sembiring serta Brigadir Elpin Malau. Keduanya dinilai melaksanakan tugas dengan baik dan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri. (ian/han)

Jalan Penghubung Desa di Dairi Rusak Parah

RUSAK: Pengendara sepeda motor melintasi salah satu titik badan jalan yang rusak menuju Desa Parbuluan 3 ke Parbuluan 2 Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
RUSAK: Pengendara sepeda motor melintasi salah satu titik badan jalan yang rusak menuju Desa Parbuluan 3 ke Parbuluan 2 Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
RUSAK: Pengendara sepeda motor melintasi salah satu titik badan jalan yang rusak menuju Desa Parbuluan 3 ke Parbuluan 2 Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
RUSAK: Pengendara sepeda motor melintasi salah satu titik badan jalan yang rusak menuju Desa Parbuluan 3 ke Parbuluan 2 Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi.RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Jalan kabupaten untuk penghubung 2 desa yakni Desa Parbuluan 3 menuju Desa Parbuluan 2 di Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, rusak parah.

Amatan awak Sumut Pos, Selasa (30/6), kondisi badan jalan sudah rusak parah dan dipenuhi lubang. Kendaraan roda empat maupun sepeda motor tampak kesulitan melintas.

Sejumlah warga Desa Parbuluan 2, Sahat Sinaga (50) serta Sahala Situmorang (46) mengatakan, kerusakan badan jalan sudah cukup lama. Bahkan badan jalan juga dipenuhi lubang.

”Kondisi paling parah itu ada di depan gereja HKI. Badan jalannya sudah tak beraspal lagi karena material batunya tergerus air,”kata Sahala.

Dikarenakan desa mereka merupakan sentra pertanian, para petani yang selalu menggunakan badan jalan kesulitan untuk membawa hasil panen yang ditanam petani.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Dairi, Ferianto Naibaho dikonfirmasi Sumut Pos mengaku ruas jalan penghubung dua desa tersebut belum masuk dalam rencana perbaikan untuk tahun ini dikarenakan banyak kegiatan di Dinas PUTR, dipending.

“Karena dana direfokusing untuk penanggulangan pandemi corona virus disease 2019 (covid-19). Pun demikian, penangnan kita upayakan tahun depan,”terang Frianto. (rud/han)

Wali Kota Ziarah ke Makam Pendiri Tebingtinggi

ZIARAH: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar melakukan tabur bunga di Makam Bandar Kajum.
ZIARAH: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar melakukan tabur bunga di Makam Bandar Kajum.
ZIARAH: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar melakukan tabur bunga di Makam Bandar Kajum.
ZIARAH: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar melakukan tabur bunga di Makam Bandar Kajum.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan memimpin upacara tabur bunga di komplek pemakaman pendiri Kota Tebingtinggi, Bandar Kajum, di Jalan Plamboyan Kelurahan Tebingtinggi Lama Kota Tebingtinggi, Rabu (1/7).

Upacara dalam rangka peringatan HUT ke-103 Kota Tebingtinggi tersebut juga dihadiri Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar, Kajari Tebingtinggi Mustaqpirin, Ketua DPRD Basyaruddin Nasution, OPD, Forkomdinda, Camat dan Lurah se-Kota Tebingtinggi.

Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, peringatan HUT ke-103 Kota Tebingtinggi dilakukan secara sederhana karena masa pandemi Covid-19. Untuk itu, momen ini dijadikan kebersamaan.

Kebersamaan itu, lanjut Umar Zunaidi Hasibuan, Pemko Tebingtinggi mengadakan bakti sosial pemberian kepada warga yang membutuhkan seperi alat bantu kursi roda, tongkat Ketiak, tongkat jemuran dan alat bantu dengar kepada warga penyandang disabillitas.

Selain itu, menyerahkan sembako kepada Panti Asuhan dan Rumah Jompo, pengobatan massal serta penyuluhan kesehatan dan kebersihan lingkungan dan perlombaan untuk kelurahan terbersih dan kelurahan yang memiliki motivasi dan inovasi di Kota Tebingtinggi.

Peringatan Hari jadi ke 103 tahun ini Pemko Tebingtinggi tidak ada mengadakan hiburan mengingat situasi ditengah pandemi Covid 19. Kegiatan difokuskan pada kegiatan sosial yang bermanfaat untuk penanganan Covid-19. (ian/han)

Demo BLT Berujung Pembakaran Mobil Polisi, Polres Madina Selidiki Provokator

SISA: Alat berat bolduser menbersihkan sisa-sias mobil yang dibakar massa.
SISA: Alat berat bolduser menbersihkan sisa-sias mobil yang dibakar massa.
SISA: Alat berat bolduser menbersihkan sisa-sias mobil yang dibakar massa.
SISA: Alat berat bolduser menbersihkan sisa-sias mobil yang dibakar massa.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Meski situasi di Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Utara, Mandailingnatal (Madina), sudah kondusif, personel Polres Madina masih tetap berjaga-jaga, sembari melakukan penyelidikan kasus penyimpangan BLT dan dalang provokator.

“Namun, kasus penyimpangan BLT serta para provokator yang menyebabkan aksi anarkis akan tetap diselidiki,”ungkap Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan kepada Sumut Pos, Rabu (1/7).

Terpisah, Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi SIK MH dalam siaran pers, Selasa (30/6) malam, memaparkan, aksi kerusuhan di Desa Mompang Julu Madina ditunggangi oleh provokator sehingga massa tidak terkendali bahkan membakar mobil dinas Wakapolres.

Pada saat masyarakat demo tersebut, lanjut Kapolres, pihaknya berusaha memberikan pemahaman. Namun secara tiba-tiba, ada aksi pelemparan dari sekelompok orang yang membuat massa berhamburan.

“Kami melihat itu bukan bagian dari masyarakat yang unjuk rasa mulai pagi. Kami melihat ini kelompok perusuh, kemungkinan ada provokator, kami tidak mengenal mereka. Karena kami tidak ada bicara dengan kelompok perusuh itu. Selama demo berlangsung kami melakukan kordinasi intens dengan kordinator aksi (Awaluddin) dan tokoh masyarakat di situ,”kata Kapolres.

Melihat adanya lemparan batu, lanjutnya, pihaknya segera membentuk formasi mengendalikan massa dalam rangka melindungi masyarakat.

“Kami telah melakukan tugas dengan persuasif. Apalagi saat aksi blokade jalan tersebut banyak melibatkan anak-anak, kaum ibu yang menggendong bayi, dan para orangtua. Dan kondisi itu tidak memungkinkan bagi Kepolisian untuk melakukan tindakan keras kepada pengunjukrasa,” ungkapnya.

Bahkan Horas Tua beserta Wakapolres dan pejabat Polres Madina terus berupaya kordinasi dengan tokoh masyarakat juga kordinator aksi agar mau membuka blokade jalan.

“Sejak awal kami sudah memberikan pemahaman kepada pengunjukrasa agar tidak melakukan aksi blokade jalan, karena merugikan banyak pihak. Kalaupun mau demo silahkan tapi jangan sampai memblokir jalan. Itu kami sampaikan kepada mereka,” ujarnya.

Namun, tambahnya, warga tidak mau membuka blokade jalan sebelum tuntutan mereka agar Kepala Desa Mompang Julu, Kecamatan Panyabungan Hendri Hasibuan diberhentikan.

“Pemkab Madina melalui Sekda dan lainnya sudah meminta waktu selama 5 hari untuk memproses kepala desa, tapi massa tetap tidak menanggapinya dan mediasi menemui jalan buntu hingga sore. Namun, warga menolak hingga terjadi aksi anarkis tersebut,” tukasnya. (mag-1)

Pemkab Langkat Dukung Optimalisasi Transparasi Anggaran

VIDCON: Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin saat mengikuti vidcon Optimalisasi Peran OJK dan BPD Sumut di ruang LLC Kantor Bupati Langkat. ilyas effendy/ sumut pos.
VIDCON: Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin saat mengikuti vidcon Optimalisasi Peran OJK dan BPD Sumut di ruang LLC Kantor Bupati Langkat. ilyas effendy/ sumut pos.
VIDCON: Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin saat mengikuti vidcon Optimalisasi Peran OJK dan BPD Sumut di ruang LLC Kantor Bupati Langkat. ilyas effendy/ sumut pos.
VIDCON: Wakil Bupati Langkat, Syah Afandin saat mengikuti vidcon Optimalisasi Peran OJK dan BPD Sumut di ruang LLC Kantor Bupati Langkat. ilyas effendy/ sumut pos.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA diwakili Wakil Bupati, H.Syah Affandin, SH mendukung segala kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara dalam peningkatan transparasni penggunaan anggaran pemerintah.

“Kami menyakini ini semuan untuk kemajuan dan kepentingan masyarakat luas,”ujar Syah Afandin ketika mengikuti Video Conference dalam Optimalisasi Peran OJK dan BPD Sumut di Ruang LCC Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (30/6).

Video conferene rapat koordinasi optimalisasi peran OJK dan BPD Sumut juga diikuti kepala daerah se-Sumutini, yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Musa Rajeksyah. (yas/han)