Home Blog Page 4270

Tujuh Pengeroyok Surbakti Diamankan Polisi

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sat Reskrim Polresta Deliserdang mengamankan 7 pelaku pengeroyokan Martinus Flantanius Surbakti (40) yang tewas di lapo tuak Pariban Dusun I Gang Wakap Desa Sidodadi Kecamatan Biru-Biru Kabupaten Deliserdang, Jumat (5/6) sekira pukul 02.00 WIB.

Ketujuh pelaku itu Peringeten Barus (37) warga Dusun I Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe Kabupaten Deliserdang, Leo Fernando Karo Karo (21) warga Dusun I Desa Timbanglawan Kecamatan Namorambe, Andi Setiawan Ginting alias Penjahat (19) warga Dusun I Desa Timbanglawan Kecamatan Namorambe, Pranta Tarigan (31) warga Dusun I Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe, Edi Inganta alias Gondrong (40) warga Dusun II Desa Salang Tungir Kecamatan Namorambe, Alfian Barus (28) warga Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe dan Samuel Purba (34) warga Desa Batu Gemuk Kecamatan Namorambe.

Hasil interogasi petugas terhadap ketujuh pelaku itu bahwa peristiwanya berawa pada, Kamis (4/6), sekira pukul 21.00 Wib korban Markus Flantanius Surbakti datang ke Lapok tuak Pariban dan duduk di meja no 4 bersama waiters bernama Suryani alias Aan.

Kemudian sekitar pukul 22.30 WIB, Alfian Barus dan Samuel Purba yang berjumlah 7 orang datang ke Lapok tuak Pariban dan duduk meja no 7 dan meja no 8.

Lalu Aan yang sebelumnya duduk bersama korban, tibatiba mendatangi meja no7 dimana Alfian Barus, dkk sedang duduk dimejanya dan menanyakan kepada pelaku “Mau minum apa” dan Aan selesai mengorder dimeja no 7.

Sekitar pukul 02.00 WIB tiba-tiba sikorban yang duduk dimeja no 4, mendatangi Aan mengajak joged.

Saat korban sedang berjoged dengan Aan tiba-tiba Alfian Barus mendatangi korban dan mengantuk kepalanya ke kepala korban. Korban merasa kesakitan.

Korban pergi kearah sepeda motornya yang diparkirnya disebelah pondok no 12 dan mengambil sebilah parang dari along-along sepeda motornya dan melihat hal itu, Aan memeluk korban dan mengajak korban keluar dari lapo tuak tersebut untuk tidak melakukan perbuatan yang macam-macam.

Lalu Alfian Barus dan seorang temannya menghampiri korban.

Saat itu Alfian Barus dan korban berbincang dengan menggunakan bahasa karo.

korban mengambil parang yang ada dipinggangnya dan membacokkan kearah kepala Alfian Barus sebanyak dua kali.

Melihat kejadian tersebut Aan mendorong korban kepondok 11 dan memeluknya.

Kemudian teman–teman Alfian Barus datang dari meja no 7 dan no 8 membawa kayu balok memukuli korban.

Korban yang saat itu dipeluk Aan mendorong tubuh Aan sehingga terjatuh.

Lalu korban mengejar orang yang mengeroyoknya sambil mengayunkan parang yang dipegangnya, kemudian Aan pergi menjuh dan masuk kedalam lapo tuak.

Dari dalam lapo tuak Aan melihat korban dikeroyok Alfian Barus dan teman-temannya.

Alfian Barus kembali mengambil parang yang tergeletak didekat korban lalu membacokkan ke kaki kanan korban sebanyak dua kali lalu pergi.

Aan pergi memberitahu keluarga korban.Kasat Reskrim Polresta Deliserdang Kompol M Firdaus SIk saat dikonfirmasi, Sabtu (6/ 6) membenarkan ketujuh tersangka diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan.(btr)

7 Orang Positif, Karo Zona Merah Covid-19

KARO, SUMUTPOS.CO – Pasca penetapan zonamerah penyebaran Covid-19 diKabupaten Karo yang di umumkansecara resmi melalui Media CanterCovid-19 Pemprov Sumatera Utarapertanggal (6/6) Tak sedikit kalangan masyarakatyang cemas dan khawatir denganadanya kemungkinan dampaknyasemakin meluas.

Apalagi data terahir tercatat, bahwa 7 orang pasienasal Karo dinyatakan positif berdasarkan hasil PCR Swab test yangdiumumkan media center tersebut.

Lima 5 orang di antaranya ad alah pasien baru yang berstatusOrang Tanpa Gejala (OTG) namunpositif terpapar Virus Covid-19berdasarkan RP-PCR Swab test.

Dua di antaranya adalah pasienlama yaitu warga asal Berastagidan warga asal Tiganderket dantelah dinyatakan sembuh dari serangan Virus berbahaya tersebut.

Minggu (7/6) siang, 2 orang pasienOTG yang dinyatakan positif Covid19 berinisial IG dan SS yang berprofesi sebagai APH dirujuk ke kotaMedan Terkait informasi tersebut, dibenarkan oleh pihak Humas RSUD Kabanjahe Tati Anggreini.

“Ya benar , 2 orang pasien atasdasar permintaan pihak keluargabahwa mereka meminta untukdirujuk ke Kota Medan.

Awalnyadisarankan ke RS BhayangkaraMedan namun pihak keluarga meminta agar pasien di rujuk RS Bunda Thamrin saja,”katanya.

Ditanya terkait alasan apa sehingga pihak RSUD Kabanjahemerujuk ke 2 pasien tersebut keMedan? Pihak Humas RSUD Menjelaskan, hal itu bukan saran daripihaknya, namun murni permintaan keluarga pasien.

“Namunbelum diketahui pastinya ke rumah sakit mana diantara ke duaRumah Sakit yang disebutkan tadi,ini lagi diproses surat rujukannya.

Nanti dikabari kalau sudah taupastinya ke rumah sakit manapasien akan dirujuk,”ungkap Tati.

Kadis Kesehatan Kab. Karo DrgIrna S Br Milala yang dikonfirmasisecara terpisah juga membenarkanKabupaten Karo sudah berstatuszona merah Covid-19.

“Ya benar, sampai hari Sabtu soreini sudah 7 orang yang dinyatakanpositif berdasarkan RT-PCR (SwabTest tahap 1),” katanya.

(deo/han)

Paket Bansos Covid-19 Diduga Disunat, Teyza: Penyakit Lama Belum Juga Hilang

KISARAN, SUMUTPOS.CO – Ditemukannya ratusan paket bantuan sosial (Bansos) dari Pemrovsu melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut di Kabupaten Asahan yang isi tidak sesuai ketentuan, menunjukkan bahwa mental korupsi di lingkungan kerja Pemprovsu belum juga hilang. Padahal sudah berkali-kali KPK menangkap dan memenjarakan banyak pejabat publik di Sumut.

“Disunatnya bansos untuk rakyat terdampak Covid-19 di Kabupaten Asahan, menandakan bahwa panyakit korup di lingkungan Pemprovsu sudah sampai pada titik terparah. Saat rakyat lagi kesusahan, bangsa dan negara lagi kelimpungan menghadapi pandemi Corona, tapi masih saja ada sekelompok orang secara sistematis mengambil keuntungan,” kata Wakil Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Teyza Cimira Tisya melalui siaran persnya, Minggu (7/6).

Menurut Teyza, Pemrovsu melalui GTPP Covid-19 tidak juga mau berbenah dan belajar dari pengalaman saat anggota DPRD Sumut juga menemukan ribuan paket bansos yang tak sesuai takaran di Kabupaten Simalungun. “Kalau GTPP Covid-19 Sumut beritikad baik dan jujur dalam memberikan bantuan kepada rakyat, pastilah mereka akan mengevaluasi dan memperbaiki kesalahan saat kejadian di Simalungun” imbuh Teyza.

Lebih lanjut, Teyza menduga bahwa Pemprovsu melakukan pembiaran dan juga ikut mengambil keuntungan bersama pihak ketiga dalam kelalaian kuantitas bantuan sosial untuk rakyat ini. “Kami meminta kepada Pansus Covid-19 DPRD Sumut untuk secara serius menyikapi temuan ini, kasihan rakyat yang selalu menjadi korban dari orang-orang yang tamak dan serakah,” pungkas Teyza. (adz)

Ekspor Limbah Ubi Jalar Sumut Meningkat ke Jepang

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan mencatat peningkatan permohonan fasilitasi ekspor tepung ubi jalar yang berasal dari kulit atau produk samping ke negara Jepang sebanyak lebih dari 2 kali lipat.

Sepanjang Januari hingga Juni 2020 tercatat sudah 15 kali dengan jumlah 442 ton dengan total Rp. 2,2 milyar. Sementara sepanjang tahun 2019 hanya sebanyak 18 kali dengan total 486 ton senilai Rp. 2,1 milyar, tren permintaan juga meningkat.

“Sinergitas pemangku kepentingan pertanian di provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus kita tingkatkan,” kata Kepala Balai Karantina Pertanian Belawan, Hasrul saat menyerahkan sertifikat karantina untuk 52 ton tepung ubi jalar dengan nilai Rp251 juta tujuan Jepang milik PT. TAM, Senin (8/6).

Menurut Hasrul, tepung ini menggunakan bahan dasar kulit ubi jalar atau limbah sebagai bahan baku utama tepung. Dan dinegara tujuan ekspor, produk ini digunakan sebagai bahan pakan alternatif. Dan bahkan karena diyakini memiliki kandungan nutrisi yang baik, tepung inipun sudah dijadikan bahan alternatif pangan, tambahnya.

Gerakan Tiga Kali lipat Ekspor (GraTieks)

Secara terpisah, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, Ph.D menyampaikan Gerakan Tigakali Lipat Ekspor (Gratieks) yang digagas oleh Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red), target dan program telah dilakukan penyesuaian. Antara lain, alih negara tujuan ekspor, memperbanyak ragam komoditas dan juga mendorong tumbuhnya pelaku usaha atau eksportir baru.

Sinergisitas pemangku kepentingan baik pusat, daerah serta pelaku usaha termasuk petani juga terus ditingkatkan. “Alhamdulilah, ditengah pandemi kinerja ekspor pertanian tetap bisa dipertahankan bahkan meningkat, ” kata Jamil.

Berdasarkan rilis BPS (3/6) menyebutkan peningkatan kinerja ekspor pertanian sebesar 12,66 % atau US$0,28 dibanding periode tahun 2019 (YoY).

“Saatnya sektor pertanian bekerja dengan cara yang tidak biasa, tidak boleh berhenti dan terus berproduksi. Stok pangan tetap terjaga, kinerja ekspor bisa terus meningkat sesuai target Gratieks,” tutup Jamil. (rel/ram)

Pertamina Delivery Services Siap Antar BBM ke Rumah

Petugas Pertamina Delivery Services (PDS) saat memberikan pelayanan antar BBM ke rumah kepada salah satu konsumen di Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Belum lama ini, Pertamina meluncurkan layanan antar ke rumah, atau program Pertamina Delivery Services (PDS). Layanan ini dapat membantu konsumen guna memenuhi kebutuhan produk BBM, elpiji dan pelumas Pertamina dari rumah.

Konsumen Pertamina di Kota Medan, Irma mengatakan ia sudah menggunakan layanan antar ke rumah ini, diakuinya layanan Pertamina ini memuaskan dan bagus. “Kemaren kita pesan 10 liter Pertamax dan layanan antar ke rumah ini memuaskan karena pesanan kita langsung ditanggapi,” ujar Irma.

Ia mengatakan selama pandemi Covid-19 ini, ia dan keluarganya memilih untuk tak keluar rumah, apalagi hal tersebut juga anjuran pemeritah untuk tetap tinggal di rumah (stay at home) agar memutus rantai penularan Covid-19.

“Kita gunakan PDS ini karena ada Corona, jadi kita enggak keluar. Kenyamanan layanan ini bagus, petugasnya juga memakai masker sesuai protokol kesehatan. Harapan saya semoga Pertamina Kedepannya lebih baik,”ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan konsumen lainnya, David yang juga warga Medan Deli menambahkan pelayanan PDS ini bagus sebab ia tak perlu mengantri di SPBU untuk mengisi BBM.

“Kita pesan Pertamax totalnya 30 liter, sudah dua kali kita pesan. Petugas langsung mengantar pesanan kita ke tempat. Keamanan bagus, kita kasih bintang lima,” ucap David.

Diakuinya, layanan antar ke rumah ini bagus, aman, cepat dan petugasnya juga ramah. Hingga saat ini, lanjutnya, ia belum pergi ke SPBU.

“Pelayanan PDS ini bagus dan cukup membantu. Pemesanan enggak cukup lama begitu mereka telepon, ‘pak ini kita berangkat ke lokasi’,. Mereka (petugas) tanya lokasi kita, kita share lokasi saja dan enggak sampai setengah jam sudah sampai di rumah kita,” jelasnya.

Disisi lain, kata David, sebaiknya di setiap SPBU menyediakan Premium agar masyarakat yang agak menengah juga sanggup membeli BBM.

Di samping itu, konsumen lainnya, Mangatur mengatakan layanan antar ke rumah ini mudah, nyaman dan aman. Meskipun begitu, ia lebih suka untuk mengisi BBM langsung ke SPBU. “Ya petugas langsung datang ke rumah kita, pelayanan PDS bagus, tapi kalau saya pribadi lebih suka isi BBM ke SPBU,” ucap Mangatur.

Dalam kesempatan berbeda, konsumen Pertamina lainnya, Angelika mengatakan program PDS ini dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan produk BBM, meskipun hanya di rumah saja.

“Kita tidak keluar rumah, jadi layanan antar ke rumah ini sangat membantu. Jadi lebih praktis dan tidak merepotkan, harga Pertamax yang diantar ke rumah dengan yang di SPBU juga sama,” ucap Angelika.

Kata Angelika, untuk petugas yang mengantarkan Pertamax tersebut sungguh ramah dan baik. Petugas dilengkapi APD (Alat Pelindung Diri) yang lengkap.

“Pelayanan petugas ramah jadi kita konsumen merasa nyaman dilayani secara go home seperti ini. Kemudian dari segi kesehatan, petugas memakai APD, tadi sudah pakai masker,” ucapnya.

Selain itu, konsumen lainnya, Aquila menambahkan Pertamina memberi pelayanan semaksimal mungkin. Layanan ini sangat membantu masyarakat dan ia berharap semoga pelayanan ini dilanjutkan dan lebih ditingkatkan.

“Saat isi BBM tadi, pengisiannya itu hingga tetes terakhir, mereka (petugas) itu menuangkan Pertamax ke wadah yang lebih kecil dan kemudian dimasukkan ke tangki mobil kita,” ucapnya.

Dalam kesempatan berbeda, Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, Roby Hervindo mengatakan melalui layanan ini, konsumen cukup telepon ke Call Center Pertamina 135, mulai pukul 8 pagi hingga 8 malam. Produk akan diantar langsung ke alamat konsumen untuk mendukung kampanye #DiRumahAja.

Diakuinya, saat ini layanan PDS mencakup wilayah Medan, Lhokseumawe, Dumai, Pekanbaru
Padang dan sekitarnya.

Pertamina menyiapkan tujuh unit motor untuk mengantarkan produk ke lokasi konsumen di Kota Medan.

Masyarakat bisa memesan Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, Bright Gas 5.5 Kg dan Pelumas Fastron via layanan PDS. Pembayarannya pun dapat menggunakan uang tunai dan khusus dengan aplikasi MyPertamina bisa dapat cashback 30 persen.

“Jadi masyarakat tak perlu khawatir. Pertamina tetap akan memenuhi kebutuhan energi, meskipun di tengah kondisi pandemi. Bijaklah menggunakan BBM dan elpiji sesuai peruntukkan. Gunakan LinkAja serta MyPertamina untuk keamanan, kesehatan dan kenyamanan bertransaksi,” ucap Roby.(gus/rel)

Sebanyak 150 WNI dari Malaysia Tiba di Bandara KNIA

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.COM-Sebanyak 150 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Malaysia yang di rencanakan tiba di Bandar Udara Internasional Kualanamu Kabupaten Deliserdang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines, Sabtu (6/6) pada pukul 15:00 WIB.

Para WNI yang tiba dari Malaysia di bandar udara KNIA dengan menggunakan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor Flight MH8712 tujuan KUL-KNO. Manajeman PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelolan kebandaraudaraan di KNIA melakukan pemeriksaan secara ketat sesuai prosedur protokol kesehatan di Terminal Kedatangan Internasional.

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) KNIA sendiri telah menjalankan protokol kesehatan secara ketat terhadap penumpang pesawat khususnya yang tiba dari luar negeri, yaitu melakukan wawancara, pemeriksaan suhu, tanda dan gejala Covid-19, pemeriksaan saturasi oksigen, dan pemeriksaan rapid test dan/atau PCR.

Bagi WNI yang memiliki sertifikat menyatakan bebas Covid-19 dapat juga menunjukkan sertifikat tersebut kepada personel KKP untuk penanganan lebih lanjut. Secara detail, protokol kesehatan yang dijalankan di pintu masuk Indonesia terdapat di dalam Surat Edaran Nomor HK.02.01/MENKES/313/2020.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Bandar Udara Internasional Kualanamu, Djodi Prasetyo menerangkan, kedatangan 150 orang WNI.

“Manajeman Kantor Cabang PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Kualanamu memfasilitasi kedatangan penumpang yang tiba dari luar negeri. Mereka yang datang seperti biasanya harus menjalani pemeriksaan protokol kesehatan secara ketat dan intensif,” terangnya Djodi Prasetyo

Djodi Prasetyo menambahkan, pemeriksaan terhadap penumpang pesawat khususnya yang tiba dari luar negeri dilakukan oleh pihak KKP Bandara Internasional Kualanamu Deliserdang.

“Stakeholder di Bandar Udara Internasional Kualanamu melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung KKP tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan tetap memperhatikan physical distancing,” ujarnya Djodi Prasetyo.

Manajeman KNIA mengatakan WNI yang tiba dengan penerbangan repatriasi sejalan dengan menterapkan protokol kesehatan dengan secara ketat penerbangan repatriasi WNI, mengatakan stakeholder di KNIA melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung KKP tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat dan tetap memperhatikan physical distancing ujarnya Djodi Prasetyo. (btr)

Silaturahmi PKS-Demokrat di Cikeas, Ada Poros Baru di Pilkada Medan?

Plt Ketua DPD PKS Kota Medan, Salman Alfarisi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Adanya poros baru di Pemilihan Kepala Daerah Kota Medan 2020, sepertinya bukan wacana semata. Hal itu terlihat dalam pertemuan yang berlangsung antara petinggi Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ditingkat pusat, beberapa hari lalu.

Kunjungan ke Cikeas tersebut bertajuk silaturahim kebangsaan, Presiden PKS Sohibul Iman datang bersama Sekretaris Jenderal PKS Mustafa Kamal, Bendahara Umum Mahfudz Abdurrahman, Ketua Pemenangan Pemilu dan Pilkada Chairul Anwar dan Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Mengenai Pilkada 2020, Shohibul Iman mengatakan bahwa akan ada tindak lanjut dari kedua partai untuk membicarakan peluang koalisi di beberapa tempat dan memetakan wilayah yang menjadi kekuatan PKS dan Demokrat.

“PKS secara khusus memberikan kebebasan koalisi di Pilkada ini dengan partai manapun tergantung suasana kebatinan di wilayah itu. Kalau PKS memang nyaman di daerah itu dengan Demokrat, ya kita dorong,” tuturnya. Ia menambahkan tak hanya dengan Partai Demokrat, PKS terbuka kepada parpol lain yang ingn berkerjasama di Pilkada 2020.

Plt Ketua DPD PKS Kota Medan, Salman Alfarisi, menyambut positif wacana tersebut. Salman mengatakan potensi munculnya poros baru PKS-Demokrat di Pilkada Medan, tentu menandakan bahwa demokrasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara masih sangat sehat.

“Sebetulnya komunikasi antara PKS dan Demokrat sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum masa pandemi terjadi. Kita cukup sering berdialog dengan Demokrat untuk menjajaki kemungkinan-kemungkinan berkoalisi di Pilkada Kota Medan. Apalagi jika dijumlahkan, kursi PKS-Demokrat cukup untuk memajukan pasangan calon sendiri,” kata wakil ketua DPRD Sumut kepada wartawan, Sabtu (6/6/2020).

Terkait pencalonannya sebagai bakal calon wali kota Medan oleh PKS, Salman mengatakan bahwa hal ini adalah ujian tersendiri bagi dirinya. Karena sudah barang tentu amanah sebagai wali kota Medan jika dirinya terpilih nanti merupakan tanggungjawab yang amat besar.

Terutama dalam menyelesaikan beberapa pekerjaan rumah yang belum terselesaikan oleh wali kota-wali kota sebelumnya. Meskipun demikian, Salman mengatakan bahwa PKS siap berkontestasi dalam Pilkada Medan tahun ini.

“Secara umum, PKS baik struktural partai maupun para kader ditingkat bawah sangat siap dan bersemangat untuk menghadapi Pilkada Kota Medan. Bahkan setiap kader PKS Kota Medan sudah mulai menabung sejak 2 tahun yang lalu dalam bentuk Tabungan Pemilu untuk mendanai perjuangan merebut Medan 1.

Karena kami menilai, kita harus berkontribusi langsung dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan Kota Medan, serta dalam membangun Kota Medan menjadi lebih nyaman untuk dihuni warganya. Sehingga sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia, tidak tertinggal dari kota-kota besar lainnya,” terang mantan anggota DPRD Medan dua periode tersebut.

Pernyataan kedua elit PKS tersebut, dinilai pengamat politik cukup memberi sinyal bagi khalayak soal peluang-peluang kemungkinan terjadinya koalisi di tingkat daerah, salah satunya di Kota Medan yang juga akan menggelar Pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang.

Seperti diketahui, di legislatif Medan, PKS memiliki 7 kursi sementara Demokrat memiliki 4 kursi. Jika terjadi koalisi maka jumlah kursi PKS-Demokrat cukup untuk mengantarkan kader-kader terbaiknya sebagai bakal calon wali kota Medan.

“Jika terjadi koalisi PKS-Demokrat, tentu akan menjadi warna baru dalam konstelasi politik yang berkembang di Kota Medan. Akan muncul kutub baru di luar PDIP dan Gerindra yang masing-masing memiliki kursi yang cukup untuk mengusung calonnya sendiri tanpa harus berkoalisi, ujar peneliti Indekstat Indonesia, Wasis Wiseso Pamungkas. (prn)

Senin, Pemain PSMS Rapid Test

BERLATIH: Para pemain PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, beberapa waktu lalu. Triadi Wibowo/sumut pos
BERLATIH: Para pemain PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, beberapa waktu lalu. Triadi Wibowo/sumut pos
BERLATIH: Para pemain PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, beberapa waktu lalu. Triadi Wibowo/sumut pos
BERLATIH: Para pemain PSMS Medan saat berlatih di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, beberapa waktu lalu. Triadi Wibowo/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan berencana segera menggelar latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan. Sebelum latihan, para pemain bakal menjalani rapid test virus corona, Senin (8/6) mendatang.

Berdasarkan pertemuan dengan pemain di Sekretariat PSMS, Kamis (4/6) lalu, latihan direncanakan mulai pekan depan. Latihan tersebut bakal diikuti khusus pemain yang berdomisili di Kota Medan dan sekitarnya.

“Untuk latihan nanti akan diikuti pemain yang berdomisili di Sumut. Untuk pemain yang berdomisili di luar Sumut, masih menjalani latihan virtual,” ungkap Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang.

Namun sebelum melakoni latihan, para pemain dan pelatih akan lebih dulu menjalani rapid test virus corona. Rapid test akan dilakukan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Senin (8/6) pagi.

“Sebelum latihan, kami akan melakukan rapid test terhadap para pemain dan pelatih. Rapid test ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Sumut,” beber Mulyadi.

Jika para pemain negatif virus corona, maka manajemen langsung melakukan latihan pada sore harinya. Latihan dilakukan dengan mengikuti protokol kesehatan virus corona.

“Latihan akan dilakukan sesuai protokol virus corona. Dan latihan masih dipimpin asisten pelatih, karena pelatih masih berada di Pekanbaru,” ujar Mulyadi lagi.

Jika sesuai dengan keinginan dan tanpa halangan, PSMS berencana melakoni latihan 3 kali sepekan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan.

“Mudah-mudahan kita semua dalam keadaan sehat,” harap Mulyadi. (dek/saz)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Unpab Cuci Tiga Sungai dengan Ekoenzim

CUCI SUNGAI: Civitas Unpab bersama Kadin Sumut aksi cuci sungai menggunakan ekoenzim, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
CUCI SUNGAI: Civitas Unpab bersama Kadin Sumut aksi cuci sungai menggunakan ekoenzim, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
CUCI SUNGAI: Civitas Unpab bersama Kadin Sumut aksi cuci sungai menggunakan ekoenzim, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.
CUCI SUNGAI: Civitas Unpab bersama Kadin Sumut aksi cuci sungai menggunakan ekoenzim, saat memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Civitas akademika Universitas Pembangunan Panca Budi (Unpab) Medan bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Utara (Sumut) memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia de-ngan aksi cuci sungai menggunakan cairan ekoenzim, Jumat (5/6) pagin

Aksi dimulai dengan upacara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Lapangan Mahabento Kampus Tamadun Mandiri Unpab, Jalan Gatot Subroto Medan, dipimpin Rektor Unpab Dr HM Isa Indrawan SE MM diwakili Rektor III Hasrul Azwar Hasibuan SE MM.

Hadir dalam kegiatan itu, Ketua Kadin Sumut diwakili Juliadi Ikhsan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan diwakili Jamalia Pattimura, perwakilan Yayasan Budaya Hijau Indonesia, relawan Ekoenzim Indonesia, dan Babinsa Koramil Medan Sunggal serta lurah setempat. Juga hadir Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (Fastek) Unpab Hamdani ST MT, Dekan Fakultas Sosial Sains (Fasosa) Dr Suryanita SH MH, dan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Fastek Unpab.

Seusai upacara dilanjutkan dengan aksi cuci tiga sungai dengan cairan ekoenzim, yakni Sungai (Sei) Sikambing, Sungai Belawan dan Sungai Simpang Barat Medan. Dalam aksi itu, civitas akademika Unpab bersama Kadin Sumut, Yayasan Budaya Hijau Indonesia (YBHI) dan relawan ekoenzim Indonesia membersihkan ketiga sungai dengan total 1.300 cairan ekoenzim.

“Cairan yang kita gunakan membersihkan ketiga sungai tersebut adalah hasil permentasi sampah rumah tangga seperti limbah buah dan sayuran menjadi gas O3 dan hasil akhirnya adalah cairan pembersih serta pupuk yang ramah lingkungan yang disebut ekoenzim,” ujar Rektor III Unpab Hasrul Azwar Hasibuan.

Hasrul mengatakan, aksi cuci sungai dengan ekoenzim dalam momen peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan pelaksanaan salah satu misi Unpab dalam pelestarian lingkungan hidup. Untuk itu, Unpab bersama Kadin Sumut dan Yayasan Budaya Hijau Indonesia memiliki Komunitas Ekoenzim Indonesia.

“Unpab sejak beberapa bulan lalu juga sudah melakukan aksi bersih sejumlah sungai dengan ekoenzim. Selain itu, ekoenzim juga kita pakai sebagai pengganti cairan disinfektan dalam mencegah virus corona. Jadi bilik disinfektan yang ada di kampus Unpab ini menggunakan ekoenzim,” kata Hasrul.

Sementara itu, Ketua Kadin Sumut diwakili Juliadi Ikhsan mengatakan, Kadin Sumut bekerja sama dengan YBHI telah membentuk Kampung Kadin. Di Kampung Kadin inilah dipusatkan pembuatan ekoenzim, arang sehat dan penataan lingkungan hidup.

Diutarakannya, pengolahan ekoenzim ini mengurangi volume sampah yang berton-ton setiap harinya di Kota Medan. “Jadi selain mengurangi volume sampah di Kota Medan, pembuatan ekoenzim ini juga bisa menjadi tambahan pendapatan secara ekonomi bagi keluarga. Sekarang ada 25 Kampung Kadin yang jadi binaan Kadin Sumut, termasuk Unpab yang punya komitmen tinggi. Kita harapkan, ekoenzim ini bisa jadi gerakan budaya di Medan dan Sumut,” katanya.

Dijelaskan dia, ekoenzim bukan hanya untuk biota air, tapi juga untuk pupuk organik yang paling aman dalam menyuburkan tanaman. “Sangat banyak manfaat ekoenzim ini. Saya sudah lakukan tes, gatal akibat gigitan nyamuk, lalu saya teteskan ekoenzime langsung sembuh. Dulu saya pakai minyak tawon, rupanya lebih hebat ekoenzim,” terangnya. (ris/ila)

Blanko e-KTP di Medan Sudah Tersedia

Zulkarnain
Zulkarnain
Zulkarnain
Zulkarnain

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Blanko e-KTP di Kota Medan saat ini sudah tersedia dan tidak lagi langka. Kepada masyarakat yang sempat antre atau pemegang resi e-KTP di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, sudah bisa melakukan pengecekan di kecamatan.

“Alhamdulillah, saat ini untuk blanko e-KTP kita di Medan sudah tersedia, kalau sebelumnya, di bulan Januari itu antrean bisa diatas 10.000 e-KTP. Sekarang sudah normal, tidak ada antrean lagi dan pelayanan by progress by proses semua. Jadi, disitu bermohon langsung cetak,” kata Kadisdukcapil Kota Medan Zulkarnain, Jumat (5/6).

Mantan Kepala Bappeda ini mengaku mendapatkan alokasi blanko e-KTP yang cukup banyak dari Kementerian Dalam Negeri RI sejak beberapa bulan ini hingga bisa melayani tunggakan atau antrean sebelumnya. Alokasi banyak itu juga merupakan kerja keras dari dirinya bersama staf yang selalu komunikasi aktif dengan pihak Kementerian Dalam Negeri.

“Yang penting itu komunikasi kita aktif. Jadi, Kementerian pun ingat dengan kita. Biasanya, alokasi hanya 5.000 sampai 10.000 keping e-KTP, kini kita dapat lebih. Jadi, bisa mencetak tunggakan atau antrian e-KTP warga sebelumnya,” ujarnya.

Kepada masyarakat yang sudah sempat antre atau sebelumnya hanya pegang resi e-KTP sudah bisa mengecek ke kecamatan tanpa harus ke Kantor Disdukcapil Medan. Semua antrean dan pemegang resi e-KTP sudah dicetak dan didistribusikan ke kecamatan.

“Imbauan ini hanya untuk warga yang perlu e-KTP saja. Kalau masih belum emergency kali atau tidak ada urusan, gak usah dulu. Menghindari kerumunan juga. Kalau penting baru bisalah ngecek di kecamatan. Karena semua sudah kita cetak dan distribusikan,” ujarnya.

Dia juga menyatakan warga boleh mengecek ke masing-masing kepala lingkungan di daerah tempat tinggal. Karena tidak ada lagi antrean di Disdukcapil dan semuanya sudah tercetak dan didistribusikan.

“Sampai saat ini, permohonan pelayanan dokumen 600-700 berkas dan untuk permohonan e-KTP 500-an. Itu biasanya ganti alamat atau tambah gelar di nama. Memang ada penurunan pelayanan, turun 40%. Karena kan mobilitas warga juga menurun, jadi pengurusan dokumen kependudukan juga turun,” ungkapnya.

Untuk pelayanan, Zulkarnain juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak langsung datang ke Kantor Disdukcapil Medan. Dia menyarankan pelayanan secara online melalui website https://sibisa.pemkomedan.go.id/.

“Urus langsung melalui website https://sibisa.pemkomedan.go.id/, keamanan data terjamin. Jadi, warga tidak perlu datang ke Disdukcapil. Disana 10 dokumen kependudukan bisa diurus. Jadi, urus online langsung nanti jika sudah selesai akan diberitahukan kapan mengambil dokumen fisiknya ke Disdukcapil atau kecamatan,” ujarnya.

Layanan online ini, jelasnya, agar mengurangi kontak fisik melalui online, tidak perlu gunakan jasa calo dan langsung bisa diakses oleh bersangkutan. Apalagi, saat ini sudah 95% dokumen kependudukan pakai tandatangan elektronik.

“Lihat Kartu Keluarga sekarang yang baru, Akte Lahir dan Akte Kawin itu semua sudah pakai barcode tandatangan digital. Tidak ada lagi tandatangan manual. Jadi, sudah serba mudah tidak lagi harus bertemu atau bertatap muka. Silahkan masyarakat akses langsung pelayanan melalui website tadi,” tegasnya. (mbo/ila)