30 C
Medan
Thursday, January 15, 2026
Home Blog Page 4358

Pelabuhan Kualatanjung Kirim Ekspor Perdana

ANGKUT: Pengangkutan barang yang akan diekspor di Pelabuhan Kualatanjung. Ini merupakan ekspor perdana dari anak perusahaan Pelindo 1. fachril/sumut pos
ANGKUT: Pengangkutan barang yang akan diekspor di Pelabuhan Kualatanjung. Ini merupakan ekspor perdana dari anak perusahaan Pelindo 1. fachril/sumut pos
ANGKUT: Pengangkutan barang yang akan diekspor di Pelabuhan Kualatanjung. Ini merupakan ekspor perdana dari anak perusahaan Pelindo 1. fachril/sumut pos
ANGKUT: Pengangkutan barang yang akan diekspor di Pelabuhan Kualatanjung. Ini merupakan ekspor perdana dari anak perusahaan Pelindo 1. fachril/sumut pos

SUMUTPOS.CO – PT Pelindo 1 melalui anak perusahaannya Pelabuhan Kualatanjung Multipurpose Terminal (KTMT) melakukan rute peti kemas internasional perdana.

Komoditas ekspor tersebut dikirim melalui pelabuhan yang dikelola oleh PT Prima Multi Terminal (PMT) dari Kabupaten Batubara, Sumatera Utara

“Ini merupakan milestone KTMT karena untuk bongkar muat domestik sudah kita lakukan dan internasional komersial baru perdana ini. Semoga bisa membawa kapal internasional lainnya melalui Pelabuhan Kualatanjung,” kata Robert MP Sinaga, Direktur Utama PT Prima Multi Terminal, Minggu (29/3).

Direktur Utama PT Forecastle Indonesia Dhiny Afriyanti, mengaku, mereka menjadi agen pelayaran yang bekerja sama dengan Legend Logistics Asia dalam membuka rute Port Klang-Kualatanjung-Port Klang.

Pada ekspor perdana ini total bongkar muat yang dilayani sebanyak 365 box atau 440 TEUs. Nantinya, pengapalan dengan Rute Kuala Tanjung-Port Klang ini akan rutin dilakukan seminggu sekali.

“Pelabuhan Kualatanjung lokasinya stategis di sepanjang Selat Malaka dengan beberapa perusahaan sudah beroperasi di sekitar kuala tanjung dan Legend ingin menangkap peluang tersebut. Kami ingin mengembangkan layanan dengan nilai lebih kepada konsumen. Rencananya akan melakukan pelayaran sekali seminggu di sini. Dengan kerjasama ini kami bangga bisa menjadi partner dari Legend Logistics,” ungkap Dhiny Afriyanti.

Barang kontainer yang dieskpor meliputi kargo dari PT Unilever Oleochemical Indonesia hingga PT Multimas Nabati Asahan (Wilmar Group), dan diharapkan juga kedepannya bisa mengakomodir untuk kargo-kargo lainnya yang ada di hinterland Kuala Tanjung.

Adapun kegiatan penumpukan dan flushing untuk setiap kontainer dari PT Forecastle Indonesia ini dikerjasamakan dengan PT Mitra Bangun Negeri (MBN Logistic Center), yang berjarak sekitar 5 km dari Pelabuhan Kuala Tanjung.

Meskipun kegiatan ekspor komersial perdana ini terlaksana di kala Virus Covid-19 mewabah, namun persiapan matang telah dilakukan sebelumnya. Mulai dari APD oleh petugas pelabuhan, kerjasama yang baik dengan KSOP, Bea Cukai dan Karantina, serta petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang terlebih dahulu mengecek kesehatan Kru Kapal dan memastikan kapal steril sebelum izin sandar diberikan.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun wabah virus sedang melanda Indonesia, namun tidak menyurutkan PMT untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada para pengguna jasa demi mendukung kegiatan perekenomian Indonesia. (fac/ram)

Kampus Terbaik di Bidang Kemaritiman

Kepala LLDikti Sumut Serahkan SK Mendikbud tentang Izin Perubahan
Bentuk AMI Medan jadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan

YAYASAN: Kepala LLDikti Sumut Prof. Dian Armanto, M.Pd, M.A, MSc, PhD (kiri) menyerahkan SK Mendikbud RI No. 288/M/2020 tentang Perubahan AMI Medan menjadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan kepada Yuris Danilwan, SE, M.Si, PhD (ketua yayasan) di Kantor LLDikti Sumut, baru-baru ini.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia memberi izin perubahan bentuk Akademi Maritim Indonesia (AMI) Medan menjadi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan sejak 18 Februari 2020.

IZIN Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan dituangkan dalam Surat Keputusan Mendikbud RI No. 288/M/2020 yang ditandatangani Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na’im atas nama menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Penyerahan izin ini diserahkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Sumut Prof. Dian Armanto, M.Pd, M.A, MSc, PhD kepada Ketua Yayasan Pendidikan Maritim Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan Yuris Danilwan, SE, M.Si, PhD.

Kegiatan dilakukan di ruang kerja Kepala LLDikti Sumut baru-baru ini turut dihadiri Direktur Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan Capt. Dafid Ginting, M.Mar, M.Si ber sama pimpinan politeknik tersebut.

Kepala LLDikti Sumut Prof. Dian Armanto, M.Pd, M.A, MSc, PhD menyampaikan ucapan selamat kepada keluarga besar Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan. Guru Besar Universitas Negeri Medan (Unimed) ini menyampaikan lima pesan.

‘’Pertahankan dan tingkatkan akreditasi Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan. Jaga kualitas pembelajaran, tingkatkan mutu dosen ke jenjang Strata-3 dan lektor kepala, tambah konsentrasi bidang perairan dan tambah program studi Diploma 4 Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan,” kata Dian Armanto.

Kepala LLDikti Sumut yang selalu aktif memberi perhatian pada pengembangan kualitas perguruan tinggi di Sumut ini punya keyakinan terhadap Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan dapat menjadi kampus terbaik di bidang kemaritiman hingga tingkat nasional dan internasional.

Direktur Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan Capt. Dafid Ginting, M.Mar, M.Si mengutarakan pihaknya segera membuka Program Studi Diploma 4 Manajemen Transportasi seiring perubahan bentuk dari akademi menjadi politeknik.

Seiring dengan perubahan menjadi politeknik, kata direktur, pihaknya juga akan menambah jumlah dosen. ‘’Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan meneruskan visi AMI Medan sebagai pusat pendidikan dan latihan calon perwira pelayaran niaga yang profesional,” jelasnya.

Sedangkan program studi sebelumnya yang sudah ada yakni Diploma 3 Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Pelabuhan, Diploma 3 Nautika dan Diploma 3 Teknika. Diploma 3 ini juga akan membuka program Diploma 4.

Demikian pula penambahan diploma 4 lainnya yang sesuai dengan jenjang pendidikan diploma 4 sehingga lulusan kita akan dapat meningkatkan daya saing. Sebab banyak institusi maupun perusahaan yang mencari lulusan diploma 4,” jelas direktur.

Dimasa antisipasi penyebaran wabah virus corona, lanjut Capt. Dafid Ginting, M. Mar, M.Si, dilaksanakan perkuliahan jarak jauh secara online menggunakan e-learning.

‘’Program ini juga sudah dilakukan dari dulu belajar dengan mengerjakan seratus modul pembelajaran melaui Computer Based Trainning (CBT) dari Singapura. Anak-anak diberi password dan diakhirnya ada penilaian. Kita bisa monitoring secara langsung perkuliahan online anak-anak,” rincinya.

Direktur yakin lulusan Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan siap bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional karena memiliki ijazah laut yang berlaku secara internasional dan ijazah darat.

Politeknik Adiguna Maritim Indonesia Medan yang memiliki beragam fasilitas antara lain full mission ship maneuvering simulator 240, full mission engine room simulator, CBT, dan laboratorium ini juga akan terus mendorong peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi semua taruna. (dmp)

Upayakan Pengadaan Masker & Hand Sanitizer, Polres Bekerja Sama dengan Gugus Tugas Pemkab Sergai

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang
Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Kelangkaan masker dan hand sanitizer di pasaran, dikeluhkan sebagian masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai). Terkait hal ini, Polres Sergai bersama Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Pemkab Sergai, sedang mengupayakan pengadaan kedua barang tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang pada press conference di Mapolres Sergai, Jumat (27/3) lalu.

Robin mengakui, di saat merebaknya virus corona ini masker maupun hand sanitizer sulit ditemui di seluruh apotek maupun toko obat. Namun, Polres Sergai terus berupaya melakukan koordinasi bersama Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Pemkab Sergai untuk mengatasi kelangkaan tersebut.

“Saat ini Polres Sergai bersama Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Pemkab Sergai, telah memesan masker dan hand sanitizer. Nantinya setelah ada (masker dan hand sanitizer), akan didistribusikan ke seluruh apotek maupun toko obat yang ada di Sergai. Sehingga masyarakat mudah mendapatkannya,” pungkas Robin. (sur/saz)

Generasi Muda FKPPI Toba Dirikan Posko Penanganan Covid-19

SEMPROT: Ketua Generasi Muda FKPPI Toba, Johnny Ronald Sihombing bersama Forkopimda Toba, saat melakukan penyemprotan disinfektan ke truk yang melintas di Posko Penanganan Penyebaran Virus Corona, Kecamatan Parmaksian, baru-baru ini. RADOT MARBUN/SUMUT POS
SEMPROT: Ketua Generasi Muda FKPPI Toba, Johnny Ronald Sihombing bersama Forkopimda Toba, saat melakukan penyemprotan disinfektan ke truk yang melintas di Posko Penanganan Penyebaran Virus Corona, Kecamatan Parmaksian, baru-baru ini. RADOT MARBUN/SUMUT POS
SEMPROT: Ketua Generasi Muda FKPPI Toba, Johnny Ronald Sihombing bersama Forkopimda Toba, saat melakukan penyemprotan disinfektan ke truk yang melintas di Posko Penanganan Penyebaran Virus Corona, Kecamatan Parmaksian, baru-baru ini. RADOT MARBUN/SUMUT POS
SEMPROT: Ketua Generasi Muda FKPPI Toba, Johnny Ronald Sihombing bersama Forkopimda Toba, saat melakukan penyemprotan disinfektan ke truk yang melintas di Posko Penanganan Penyebaran Virus Corona, Kecamatan Parmaksian, baru-baru ini. RADOT MARBUN/SUMUT POS

TOBA, SUMUTPOS.CO – Generasi Muda FKPPI Toba, mendirikan posko penanganan penyebaran corona virus disease 2019 (covid-19) di Kecamatan Parmaksian dan Porsea, demi mencegah penyebaran yang lebih luas, serta mengurangi keresahan masyarakat.

Kegiatan yang dilakukan pada posko tersebut, yakni penyemprotan disinfektan dan cuci tangan kepada para sopir truk dan pengendara mobil yang menuju dan ke luar kota. Dan diketahui, hal ini telah berjalan beberapa hari lalu, dalam mengantisipasi penyebaran virus corona.

Ketua Generasi Muda FKPPI Kabupaten Toba, Johnny Ronald Sihombing berharap kepada Bupati Toba untuk menghentikan sementara aktivitas keluar masuk truk pengangkut bahan material dari PT TPL di Kecamatan Parmaksian, demi memutus rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Toba.

“Permintaan kami dan masyarakat, untuk melakukan lockdown terbatas. Supaya kita semua dapat terhindar dari wabah virus corona ini,” harap Johnny.

“Sebelum Bapak Bupati Toba menindaklanjuti permintaan kami ini, kami selaku Ormas Generasi Muda FKPPI bersama masyarakat, bahu-membahu melakukan bakti sosial bela negara dalam mencegah virus corona ini masuk ke Toba,” imbuhnya.

Dia juga mengatakan, walaupun dengan bersusah payah, pihaknya tetap akan melakukannya bersama-sama. “Karena itu, mari semua masyarakat Toba untuk tetap waspada, tenang, dan jangan panik. Kami keluarga besar Generasi Muda FKPPI, siap membantu,” tegas Johnny.

Adapun yang hadir dalam aksi tersebut, yakni Camat Parmaksian, Danramil Parmaksian, perwakilan Polsek Porsea, ketua dan anggota Generasi Muda FKPPI Rayon 27 Parmaksian, dan pra tokoh masyarakat. (mag-7/saz)

Kerja Sama Dinas Kesehatan Tebingtinggi, Dishub Semprot Betor dan Bus

DISINFEKTAN: Petugas Dishub Kota Tebingtinggi saat melakuan penyemprotan disinfektan terhadap betor dan bus angkutan pedesaan. SOPIAN/SUMUT POS
DISINFEKTAN: Petugas Dishub Kota Tebingtinggi saat melakuan penyemprotan disinfektan terhadap betor dan bus angkutan pedesaan. SOPIAN/SUMUT POS
DISINFEKTAN: Petugas Dishub Kota Tebingtinggi saat melakuan penyemprotan disinfektan terhadap betor dan bus angkutan pedesaan. SOPIAN/SUMUT POS
DISINFEKTAN: Petugas Dishub Kota Tebingtinggi saat melakuan penyemprotan disinfektan terhadap betor dan bus angkutan pedesaan. SOPIAN/SUMUT POS

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dalam pencegahan penyebaran virus corona di Kota Tebingtinggi, Dinas Perhubungan (Dishub) yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah becak bermotor (betor) dan bus penumpang tujuan Sipispis, Kabupaten Sergai, yang berada di Terminal Bandar Sakti Kota Tebingtinggi, Sabtu (28/3) lalu.

Petugas dengan membawa tangki, langsung melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh betor yang beroperasi di Kota Tebingtinggi. Begitu juga dengan bus penumpang pedesaan tujuan Sipispis, tak luput dari penyemprotam, hingga ke bagian dalam bus.

Kepala Dishub Kota Tebingtinggi, Safrin Harahap menjelaskan, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, sehingga betor dan bus yang selalu membawa penumpang harus disterilkan.

“Pasti betor dan bus selalu membawa penumpang, maka semuanya harus disemprotkan disinfektan, agar virus dan bakteri yang menempel mati,” ungkap Safrin.

Kepada para sopir, Safrin mengimbau untuk terus menjaga kesehatan, karena mereka setiap hari bertemu dengan penumpang.

“Sopir harus memakai masker, sering mencuci tangan menggunakan sabun, dan menjaga jarak dengan penumpang,” imbaunya.

Paiman (56), seorang sopir betor yang mangkal di Jalan KF Tandean Kota Tebingtinggi, tak menyangka betornya akan disemprot disinfektan. Dia mengaku, selama kasus virus corona merebak, penumpang sepi dan penghasilan drastis menurun. Karena menurutnya, orang jadi takut bepergian akibat imbauan untuk tetap berada di rumah.

“Tebingtinggi kotanya jadi sepi. Banyak warga berdiam di rumah. Pendapatan jadi sedikit, hanya paspasan dibawa pulang ke rumah. Kalau sudah malam, Tebingtinggi sepi seperti kota mati, jarang ada aktivitas warga di luar rumah,” pungkasnya. (ian/saz)

Tebingtinggi 14 ODP

dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia
dr Nanang Fitra Aulia

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Juru Bicara Penanganan Virus Corona Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia mengatakan, hingga Minggu (29/3), Kota Tebingtinggi masih negatif virus corona.

“Tapi sudah ada 14 orang dalam pemantauan (ODP). Dan semuanya masih melakukan isolasi secara mandiri di rumah masing-masing,” ungkap Nanang.

Lebih lanjut Nanang mengatakan, selain ODP, Kota Tebingtinggi masih negatif pasien dalam pengawasan (PDP).

“Belum ada PDP di Tebingtinggi,” jelasnya.

Sedangkan untuk orang tanpa gejala (OTG), sambungnya, ada sebanyak 156 orang, dengan catatan masih dalam monitoring petugas kesehatan Kota Tebingtinggi.

“Semua OTG masih dalam kondisi baik dan sehat. Belum ada ditemukan keluhan seperti demam, batuk, flu, dan gejala penyakit seperti infeksi saluran pernapasan,” beber Nanang.

Nanang mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tebingtinggi, untuk menerapkan pola hidup bersih, untuk membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona, dan menganjurkan untuk tetap tinggal dan bekerja dari rumah.

“Jika ada kepentingan mendesak, bisa keluar dengan harus menjaga jarak dengan orang lain, memakai masker, dan membudayakan cuci tangan dengan sabun usai melakukan aktivitas di luar rumah,” harapnya. (ian/saz)

Cegah Penyebaran Virus Corona, Operasional Pasar Sidikalang Dibatasi

SUNYI: Kondisi Pasar Sidikalang, Kabupaten Dairi, sunyi dari aktivitas masyarakat.

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Mencegah penyebaran virus corona agar tak semakin meluas, Pemkab Dairi melakukan penutupan sementara sejumlah lokasi tujuan wisata. Selain itu, Pemkab Dairi juga membatasi operasional Pasar Sidikalang, khususnya di hari pekan besar, yakni Sabtu.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe membenarkan penutupan sejumlah lokasi wisata, seperti Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo, Pantai Silalahi, dan Paropo di kawasan Danau Toba.

“Lokasi-lokasi wisata tersebut sudah ditutup sementara, untuk mencegah penyebaran virus corona. Dan sejak 28 Maret, operasional Pasar Sidikalang pun sudah dibatasi,” ungkap Rahmatsyah, Sabtu (28/3) lalu.

Rahmatsyah juga menjelaskan, pembatasan operasional pasar ini, khusus hari pekan besar, yakni Sabtu.

“Dibatasi maksudnya, operasional pasar hanya diperbolehkan sampai pukul 14.00 WIB,” imbuhnya.

Sementara Plt Direktur PD Pasar Kabupaten Dairi, Edward Hutabarat pun mengatakan, sejak 28 Maret lalu, operasional Pasar Sidikalang sudah dibatasi untuk mencegah penularan virus corona di Kabupaten Dairi.

Menurutnya, pada Sabtu lalu tim gabungan yang terdiri dari Kodim 0206 Dairi, Polres, Satpol PP, dan PD Pasar, turun menyosialisasikan dan mengimbau seluruh pedagang dan pembeli, untuk menjaga jarak saat bertransaksi di pasar.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar mencuci tangan dengan sabun. Serta pedagang, maupun pembeli, dan pengelola pasar yang menderita flu dilarang memasuki areal pasar,” jelas Edward.

Pemkab Dairi menyosialisasikan serta mengedukasi masyarakat dengan mengajak melaksanakan standar perilaku hidup bersih dan sehat.

“Bekerja, belajar, dan beribadah di rumah saja. Masyarakat juga diharapkan menjaga jarak untuk mencegah penyebaran virus corona yang semakin luas,” pungkas Edward. (rud/saz)

Diisolasi di RSUD Sidikalang, ODP Sempat Kabur

KABUR: Seorang warga Kecamatan Sidikalang yang termasuk ODP terkait virus corona, dan sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Sidikalang, dijemput petugas dari rumahnya untuk dikembalikan ke rumah sakit menjalani isolasi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KABUR: Seorang warga Kecamatan Sidikalang yang termasuk ODP terkait virus corona, dan sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Sidikalang, dijemput petugas dari rumahnya untuk dikembalikan ke rumah sakit menjalani isolasi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KABUR: Seorang warga Kecamatan Sidikalang yang termasuk ODP terkait virus corona, dan sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Sidikalang, dijemput petugas dari rumahnya untuk dikembalikan ke rumah sakit menjalani isolasi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KABUR: Seorang warga Kecamatan Sidikalang yang termasuk ODP terkait virus corona, dan sempat kabur dari ruang isolasi RSUD Sidikalang, dijemput petugas dari rumahnya untuk dikembalikan ke rumah sakit menjalani isolasi.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – HP (35), seorang warga Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) terkait virus corona, sempat kabur dari Ruang Isolasi RSUD Sidikalang, Jumat (27/3) malam.

Diketahui, HP merupakan saudara kandung pasien positif virus corona yang saat ini dirawat di RSUP H Adam Malik Medan. Kaburnya ODP ini, pun dibenarkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona dr Edison Antoni Damanik Kabupaten Dairi, melalui Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Dairi Rahmatsyah Munthe, Sabtu (28/3) lalu.

“Benar. Laki-laki berstatus ODP tersebut, kabur tanpa permisi kepada perawat atau dokter jaga. Tapi, petugas kepolisian sudah membawa dia kembali ke RSUD Sidikalang untuk menjalani isolasi selama 14 hari ke depan,” ungkap Rahmatsyah.

Sementara Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang, melalui Kasubbag Humas, Iptu Donny Saleh mengatakan, sudah menyerahkan ODP tersebut ke pihak RSUD Sidikalang. Menurutnya, penjemputan ODP itu dilakukan Kasat Binmas AKP S Simanjuntak, bersama Kapolsek Kota Sidikalang AKP Jokner Malau, serta Kanit 3 Intelkam Ipda Hotdiman Hutasoit. “Setelah dibujuk dan diberikan pemahaman dampak negatifnya terhadap warga lain, terkait keberadaanya di luar ruang isolasi, akhirnya HP bersedia kembali ke RSUD Sidikalang menjalani isolasi,” bebernya.

Menurut pengakuan ODP tersebut, dia pulang ke rumah karena kepikiran untuk memberi makan ternaknya. “Sebab, rumahnya sudah kosong. Ibu dan seorang adik perempuannya, saat ini juga sedang menjalani isolasi mandiri di Kota Medan, pasca kakaknya dinyatakan positif virus corona,” imbuh Donny.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang warga Kabupaten Dairi yang dirujuk dari RSUD Sidikalang, ke RSUP H Adam Malik Medan, 16 Maret lalu, dinyatakan positif terjangkit virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Dairi, dr Edison Antoni Damanik mengatakan, data hingga 26 Maret lalu, jumlah positif satu orang, dan ODP tercatat 114 orang. (rud/saz)

Sampaikan Maklumat Kapolri, Tim Gabungan Menyisir Tempat Keramaian di Binjai

Ilustrasi
Ilustrasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Tim gabungan yang terdiri dari Pemko Binjai bersama TNI-Polri, melakukan penyisiran ke sejumlah tempat keramaian yang tersebar di Kota Binjai, Sabtu (28/3) lalu. Ini dilakukan sebagai antisipasi penyebaran virus corona, sekaligus menjalankan Maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz.

Sebelum melakukan penyisiran, tim gabungan melakukan apel di halaman kantor Dinas Kesehatan Kota Binjai.

“Setelah apel, lokasi pertama yang disisir adalah tempat berkumpul masyarakat, seperti di warnet X-Game Center, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kebun Lada, Binjai Utara,” ungkap Kasubbag Humas Polres Binjai AKP Siswanto Ginting, Minggu (29/3).

Siswanto juga mengatakan, ada 5 lokasi yang disisir. Umumnya itu merupakan tempat tongkrongan.

“Setelah dari warnet, tim gabungan ke tempat tongkrongan di Jalan Amir Hamzah, Kelurahan Jati Karya, Binjai Utara. Selanjutnya ke Lesehan Coklat di Jalan Ringroad Megawati, Binjai Utara,” beber mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

“Lalu tim gabungan ke Army Coffee di Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur. Terakhir Bengkel Vape di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan Kartini, Binjai Kota,” imbuh Siswanto.

“Dalam pelaksanaan razia gabungan, Polres Binjai menyampaikan Maklumat Kapolri kepada pemilik tempat dan masyarakat, tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penyebaran virus corona,” pungkas Siswanto. (ted/saz)

Pemkab Karo Jamin Ketersediaan Bahan Pokok

SIDAK: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat sidak ke Pasar Kabanjahe, Kabupaten Karo.
SIDAK: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat sidak ke Pasar Kabanjahe, Kabupaten Karo.
SIDAK: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat sidak ke Pasar Kabanjahe, Kabupaten Karo.
SIDAK: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat sidak ke Pasar Kabanjahe, Kabupaten Karo.

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana bersama Ketua DPRD Iriani Tarigan dan Kapolres AKBP Yustinus Setyo Indriono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pusat Pasar Kabanjahe, Jalan Kapten Bangsi Sembiring, Kabupaten Karo.

Terkelin menjamin, ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap stabil di masa siaga darurat virus corona ini.

“Saya sudah menugaskan Dinas Perdagangan untuk memantau, mengendalikan keadaan kebutuhan pokok di pasar-pasar. Tetap dikendalikan, tidak ada yang bermain dengan menaikkan harga,” tegas Terkelin, Jumat (27/3) lalu.

Sementara Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo Indriono, memperingatkan, ada ancaman hukuman pidana bagi pelaku penimbunan barang.

“Sudah diatur dengan jelas dan tegas dalam Pasal 29 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014, tentang Perdagangan. Pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan/atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan/atau hambatan lalu lintas perdagangan barang, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1), dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp50 miliar,” tegasnya.

Sidak ini turut diikuti Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Kabupaten Karo Martin Sitepu, Asisten Administrasi Umum Mulianta Tarigan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Edison Karokaro, Kepala Dinas Perhubungan Gelora Fajar Purba, Kasatpol PP Hendrik Philemon Tarigan.

Martin Sitepu dengan menggunakan pengeras suara, mengimbau warga yang berada di Pusat Pasar Kabanjahe untuk menjaga jarak. Dia juga me-nyarankan para pedagang untuk menyediakan hand sanitizer. Dan ditegaskannya, dalam masa tanggap darurat penanganan virus corona, Pusat Pasar Kabanjahe akan tetap buka.

“Pusat pasar tetap dibuka, tapi interaksi pedagang dan pembeli maupun antar pembeli harus berjarak satu meter,” jelasnya. (deo/saz)