Home Blog Page 4357

DPRD Sumut Pilih Afifi Lubis Jadi Sekwan

Ilustrasi-ASN
Ilustrasi-ASN

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Sumut telah memilih Afifi Lubis sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) menggantikan Erwin Lubis, yang pensiun terhitung 1 Mei 2020 lalu. Afifi merupakan satu dari 3 nama usulan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi ke DPRD Sumut sebagai Sekwan.

“Tidak kami tolak. Kami sudah setujui Afifi dari 3 nama usulan Gubernur, dan telah kami kirim surat balasannya,” ungkap Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Minggu (3/5).

Baskami juga mengungkapkan mulanya pimpinan dewan meminta agar seorang pejabat di Sekretariat DPRD Sumut Toman Nababan, sebagai pengganti Erwin. Namun karena kepangkatan dan golongan Toman belum memenuhi syarat, keinginan itu kandas.

“Tadinya kami mau pelaksana tugas dulu dia (Toman). Tapi Gubernur maunya Sekwan harus defenitif. Dia kan masih eselon III, mesti ikut lelang jabatan untuk ambil eselon II. Mesti asesmen lagi nanti. Akhirnya dari 3 nama, sesuai rapat pimpinan, ketua fraksi dan ketua komisi, kami pilih Afifi,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Seperti diketahui, Afifi saat ini masih menjabat Kepala Biro Pemerintahan Setdaprov Sumut. Mantan Wakil Wali Kota Sibolga 2005-2010 itu, juga diberi amanah sebagai Plt Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sekdaprov Sumut. Disinggung mengenai perangkapan jabatan Afifi, Baskami menyebut, tentu saja di jabatan lama akan diangkat pelaksana tugas yang baru, sebelum nanti dipilih pejabat defenitif.

“Yang jelas di Biro Pemerintahan akan ditunjuk Plt, karena dia sudah dipindah ke sini (Sekwan). Itu nanti wewenang Gubernur menunjuk pejabatnya. Kalau Plt di BKD, kan tidak masalah, cuma sementara,” katanya.

Sekdaprov Sumut R Sabrina, belum mau merespons konfirmasi Sumut Pos atas pernyataan legislatif ini. Termasuk soal kabar akan dilaksanakan pelantikan pejabat eselon II dan III pada bulan ini. Khusus eselon III, merupakan pejabat yang sebelumnya sempat tertunda pengukuhannya dampak virus corona di Pendopo Rumah Dinas Gubsu, Jalan Sudirman Medan.

Meski demikian, Sekretaris BKD Setdaprov Sumut, Syahruddin Lubis sebelumnya mengatakan, ditunggu saja nanti kepastiannya setelah ada pejabat baru yang ditempatkan sebagai Sekwan DPRD Sumut. Dia tidak mengetahui kabar soal usulan ketiga nama pejabat dimaksud dan ditolak pimpinan dewan.

“Kita tunggu sajalah hasilnya. Siapa yang disetujui. Kalau cuma rumornya dibilang orang, jangan percaya,” ujarnya, Rabu (29/4) lalu.

Selain Afifi Lubis, 2 nama pejabat eselon II tersebut disebut-sebut, Mulyadi Simatupang (Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan) dan Zubaidi (Kadis ESDM).

Mengenai nama yang diusulkan, ada termasuk dari ketiga orang pejabat dimaksud, pihaknya tidak mengetahui. Menurut Syahruddin, itu merupakan wewenang pimpinan.

“Saya tidak ikut Baperjakat lagi. Itu (wewenang) Sekda. Mana ikut BKD. Tunggu sajalah, dalam berapa hari ini kan nampak kalau sudah ada usulannya. Setelah itu baru diumumkan,” katanya.

Diakuinya, Erwin terhitung 1 Mei, sudah tidak aktif lagi. Sebenarnya, imbuh Syahruddin, bisa saja untuk sementara waktu Plt Sekwan diangkat sebelum ada pejabat defenitif.

“Kalau defenitif mungkin harus ada pelantikan. Ya, kita tunggu. Kalau Plt tentu siapa saja bisa. Yang dari Sekretariat DPRD Sumut kan banyak kepala bagian, berpotensi menjadi Plt. Begitupun dari eselon II lain, bisa. Siapa aja bisa ditunjuk,” pungkasnya. (prn/saz)

Kampoeng Ramadhan UMKM Hadir di PRSU, Hanya Melayani Drivethru dan Take Away

HADIR: Kampoeng Ramadhan UMKM hadir di PRSU dengan 25 stand yang hanya melayani dengan sistem drivethru dan take away.
HADIR: Kampoeng Ramadhan UMKM hadir di PRSU dengan 25 stand yang hanya melayani dengan sistem drivethru dan take away.
HADIR: Kampoeng Ramadhan UMKM hadir di PRSU dengan 25 stand yang hanya melayani dengan sistem drivethru dan take away.
HADIR: Kampoeng Ramadhan UMKM hadir di PRSU dengan 25 stand yang hanya melayani dengan sistem drivethru dan take away.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tidak menyerah di tengah pandemi virus corona. Melalui Dinas Koperasi dan UKM Sumut, dilakukan terobosan untuk memulihkan ekonomi rakyat dengan memberdayakan kembali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ikut terdampak virus corona.

Terobosan tersebut dirangkai dalam gelaran Kampoeng Ramadhan UMKM Cegah Covid-19 di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU). Acara ini menyediakan sekitar 25 stand yang masing-masing diisi oleh 2 pelaku usaha, yang hanya memberikan pelayanan dengan sistem drivethru dan pembelian dari aplikasi ojek online.

“Ide ini kami gagas sebagai upaya pemulihan ekonomi di tengah wabah virus corona yang membuat para pelaku usahan

kecil menengah kewalahan dan bahkan memilih tutup. Untuk menghindari penyebaran virus, kami membuat konsep ala drive thru dan online,” ungkap Plt Kadis Koperasi dan UKM Sumut Haykal Amal, kepada wartawan akhir pekan lalu.

Haykal juga menyebutkan, Kampoeng Ramadhan UMKM ini dibuka mulai 28 April sampai 21 Mei 2020 mendatang.

“Kami lihat dulu antusias masyarakat, kalau nanti ramai dan banyak UMKM yang berminat, maka bisa kita tambah lagi stand-nya. Pelaku usaha yang saat ini ikut bukan hanya kuliner, tapi ada juga menjual sembako dan usaha kreatif lainnya,” bebernya.

Dia menjelaskan, seluruh rangkaian acara di Kampoeng Ramadhan mengikuti prosedur yang juga diawasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut.

“Wajib pakai masker untuk penjaga stand dan pengunjung, kami juga menyediakan masker bila pengunjung ada yang tidak memakai atau membawa masker sendiri. Sebelum gelaran dimulai, juga dilakukan penyemprotan disinfektan di area acara. Kami harap kegiatan ini bisa jadi semangat baru buat para pelaku usaha dan ide yang bisa dicontoh buat lainnya,” jelas Haykal.

Sementara, pihak event organizer (EO) Kampoeng Ramadhan UMKM, Iqbal Pranoto mengatakan, UMKM yang ikut dalam gelaran adalah binaan Pemprov Sumut, di antaranya menjual produk fashion, sembako, dan makanan siap saji, serta khas daerah.

“Kami harapkan acara ini dapat membantu masyarakat dalam mencari kebutuhannya dengan tetap merasa aman, dan juga membantu UMKM untuk berkembang lagi. Kami imbau juga untuk pengunjung agar terus menerapkan social distancing,” katanya.

Iqbal menuturkan, penjualan dibuka mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB. Sistem penjualan dilakukan selain drive thru dan secara online, juga take away (bungkus bawa pulang), serta menggunakan uang tunai. (ris/saz)

Tim Pemantauan dan Pencegahan Asmara Subuh Gelar Razia, Puluhan Pengendara Sepeda Motor Terjaring

RAZIA: Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat didampingi Kabag Tapem Ridho Nasution, serta Tim Pemantauan dan Pencegah Asrama Subuh saat menggelar razia di Jalan Ringroad Gagak Hitam, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (2/5).
RAZIA: Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat didampingi Kabag Tapem Ridho Nasution, serta Tim Pemantauan dan Pencegah Asrama Subuh saat menggelar razia di Jalan Ringroad Gagak Hitam, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (2/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Puluhan pengendara sepeda motor terjaring ketika Tim Pemantauan dan Pencegah Asmara Subuh Pemko Medan melakukan penyisiran dan penertiban di depan bekas SPBU Petronasn

Jalan Ringroad Gagak Hitam, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Sabtu (2/5) lalu, usai Salat Subuh. Selain tidak mengenakan helm, para pengedara sepeda motor yang terjaring juga tidak mengenakan masker.

Di tengah pandemi corona virus disease 2019 (covid-19), Tim Pemantauan dan Pencegah Asmara Subuh tidak hanya fokus menertibakan para remaja yang berkumpul, kebut-kebutan maupun konvoi sepeda motor saja, tapi juga dalam rangka penegakan Peraturan Wali Kota Medan No.11/2020, tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan virus corona di Kota Medan.

Namun dalam penertiban yang dipimpin Asisten Umum Setdako Medan Renward Parapat didampingi Kabag Tapem Ridho Nasution, dan Tim Pemantauan dan pencegah Asrama Subuh ini, belum melakukan penindakan tegas.

Seluruh pengendara sepeda motor yang terjaring hanya diingatkan untuk mematuhi peraturan berlalu-lintas, termasuk mengenakan helm dan membawa kelengkapan surat-surat sepeda motornya serta wajib pakai masker.

“Kegiatan yang kami lakukan ini, selain mencegah para remaja berasmara subuh, juga mensosialisasikan Perwal No.11/2020 tentang Karantina Kesehatan dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 di Medan. Berhubung saat ini masih tahap sosialisasi, maka pagi ini belum melakukan penindakan,” jelas Renward.

Mantan Kadis Perhubungan Kota Medan itu, menambahkan, usai sosialisasi baru dilakukan penindakan. Adapun penindakan bagi warga yang tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, cukup beragam. Mulai peringatan hingga dilakukannya penyitaan kartu identitas diri (KTP).

“Setelah dilakukan penyitaan KTP, pelakunya akan dibawa ke Kantor Satpol PP untuk membuat surat pernyataan. Jadi mulai saat ini, wajib masker, termasuk bagi warga pendatang yang memasuki Medan!” tegasnya.

Sebelum penertiban dilakukan, seluruh personel Tim Pemantauan dan Pencegah Asmara lebih dulu menggelar apel. Selain eks SPBU Petronas, ada 5 lokasi yang menjadi fokus penertiban, yakni kawasan Fly Over Medan Barat, Kanal Timur Medan Johor, seputaran Stadion Teladan Medan Kota, Lapangan Rengas Pulau Medan Marelan, serta Kampung Buaya Medan Belawan.

Adapun tim yang bertugas berasal dari unsur Satpol PP, Dinas Perhubungan, Badan Kesbang Linmas, Polrestabes, Kodim 0201/BS, Denpom I/5 Medan, Lanud Soewondo Medan,Polres Pelabuhan Belawan, Yonmarhanlan Belawan, Bagian Tata pemerintah, Bagian Humasy dan Bagian Hukum.

“Dengan dibnerlakukannya Perwal No.11/2020, maka seluruh warga yang melakukan aktifitas di luar rumah harus mengenakan masker tanpa terkecuali!” tegas Renward lagi.

Tidak hanya pengendara sepeda motor, pejalan kaki, pesepeda maupun pengemudi kenderaan roda 4 yang tidak mengenakan masker langsung dihentikan. Setelah diberi peringatan dan diwajibkan mengenakan masker, seluruh yang terjaring selanjutnya diperbolehkan melanjutkan perjalan kembali.

Sementara Kabag Tapem Setdako Medan, Ridho Nasution mengatakan, penertiban ini akan dilakukan sepanjang Bulan Suci Ramadan 1441 Hijriah. Selain mencegah terjadinya asmara subuh, tim pun akan memberikan sanksi bagi yang tidak menggunakan masker seperti yang telah ditegaskan dalam Perwal No.11/2020. (map/saz)

DPRD Sumut Kunjungi Posko Covid-19 Sergai

PETA LOKASI: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sergai, Bupati Ir Soekirman bersama Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji mengecek peta lokasi penyebaran pandemi Covid-19 diposko Gugus tugas, Kamis (30/4). surya/sumut pos
PETA LOKASI: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sergai, Bupati Ir Soekirman bersama Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji mengecek peta lokasi penyebaran pandemi Covid-19 diposko Gugus tugas, Kamis (30/4). surya/sumut pos
PETA LOKASI: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sergai, Bupati Ir Soekirman bersama Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji mengecek peta lokasi penyebaran pandemi Covid-19 diposko Gugus tugas, Kamis (30/4). surya/sumut pos
PETA LOKASI: Ketua Gugus Tugas Covid-19 Sergai, Bupati Ir Soekirman bersama Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji mengecek peta lokasi penyebaran pandemi Covid-19 diposko Gugus tugas, Kamis (30/4).
Surya/sumut pos

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Komisi E DPRD Sumut mengunjungi posko Gugus tugas percepatan penangan Covid-19 Kabupaten Sergai.

Kunjungan itu dipimpin oleh Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji S.Kom dan Mahyaruddin Salim bersama rombongan.

Tiba di posko, rombongan disambut oleh Bupati Ir H Soekirman, Wabup H Darma Wijaya, Sekdakab HM Faisal Hasrimy AP MAP, para Asisten, Staf Ahli, dan Kepala OPD yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai, Kamis (30/4).

Di sela-sela kunjungannya, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Triadji mengatakan, kunjungan yang dilakukan dalam rangka peninjauan posko terkait tindaklanjut pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sergai.

Hal serupa juga disampaikan oleh anggota DPRD Sumut Mahyaruddin Salim sangat mengapresiasi aktivitas di posko Gugus Tugas Covid-19 Sergai, seperti adanya data perkembangan kasus Covid-19 secara realtime, petugas yang siap siaga, penyaluran bantuan kepada masyarakat, serta kegiatan lainnya.

Selain itu, posko ini sebagai lokasi tempat video conference yang semuanya berjalan dengan baik. “Hal ini menjadi catatan sebagai laporan untuk dapat direkomendasikan kepada Pemprovsu, agar posko Gugus tugas Covid Sergai segera mendapatkan bantuan lanjutan untuk percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Sergai ini,” tutur Mahyaruddin.

Sementara itu, ketua Gugus tugas Covid-19 Sergai, Ir Soekirman menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan komisi E DPRD Sumut ke posko Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Sergai. (sur)

Tebingtinggi Perketat Pintu Masuk, Upaya Memutus Mata Rantai Covid-19

PERIKSA: Petugas kesehatan dari Dinkes Tebingtinggi melakukan pengukuran suhu tubuh kepada penumpang bus.
PERIKSA: Petugas kesehatan dari Dinkes Tebingtinggi melakukan pengukuran suhu tubuh kepada penumpang bus.
PERIKSA: Petugas kesehatan dari Dinkes Tebingtinggi melakukan pengukuran suhu tubuh kepada penumpang bus.
PERIKSA: Petugas kesehatan dari Dinkes Tebingtinggi melakukan pengukuran suhu tubuh kepada penumpang bus.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Menjelang perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah, Pemko Tebingtinggi semakin memperketat pintu masuk bagi warga yang datang ke Kota Tebingtinggi. Salah satunya dengan melakukan pemeriksaan di pintu-pintu perbatasan.

“Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Tebingtinggi terus melakukan kerja sama dengan pihak Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), Satuan Lalulintas Polres Tebingtinggi dan Koramil 13 0204/DS Tebingtinggi untuk terus melakukan pengawasan terhadap orang yang akan masuk ke Tebingtinggi,”ujar Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia, Sabtu (2/5).

Selain itu, kata Nanang, tim gabungan yang menyebar juga melakukan pengawasan di tiap kelurahan dan lingkungan, untuk memberikan laporan warga yang pulang kampung.

“Setiap hari di cek point pintu masuk dan Ops Ketupat Covid-19. Kami melakukan pemeriksaan kepada kendaraan penumpang mulai dari bis antar kota dan daerah yang membawa penumpang menuju Kota Tebingtinggi. Semua penumpang diperiksa kesehatannya mulai dari suhu badan, diberikan vitamin dan penyemprotan disinfektan,” jelasnya.

Bilang Nanang, pengawasan tersebut salah satu upaya Pemerintah Kota Tebingtinggi untuk mempersempit, dan memutus mata rantai penyebaran Covid -19 di Kota Tebingtinggi. Razia penumpang setiap hari dilakukan, dan apabila ada suhu tubuh badan penumpang melebihi 38 derajat, akan dikoordinasikan dengan puskesmas terdekat untuk melakukan tindakan medis tercepat dan rapid test.

“Kepada perantau yang sudah pulang ke Tebingtinggi akan didatangi ke rumahnya, dan mengajak melakukan karantina. Apabila keluarga setuju di karantina, Pemko menyediakan tempatnya yaitu di Gedung TC Sosial. Dan apabila melakukan karantina mandiri di rumah, pihak setempat akan melakukan pengawasan dengan ketat,”jelasnya. (ian/han)

Koramil 13 Tebingtinggi dan Buddha Tzu Chi Bagi Sembako

BERIKAN: Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi bersama Koramil 13 0204/DS membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.
BERIKAN: Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi bersama Koramil 13 0204/DS membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.
BERIKAN: Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi bersama Koramil 13 0204/DS membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.
BERIKAN: Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi bersama Koramil 13 0204/DS membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Koramil 13 0204/DS Tebingtinggi dan Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi memberikan bantuan sembako kepada warga kurang mampu yang terimbas Covid-19 di Kota Tebingtinggi, Sabtu (2/4).

Komandan Koramil 13 Kota Tebingtinggi, Kapten Budiono didampingi Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi Rusli dan Wardi mengatakan, bantuan sembako diharapkan bisa membantu dan meringankan beban ekonomi bagi warga yang terimbas Covid-19.

“Ini bentuk wujud bhakti sosial dari Buddha Tzu Chi Kota Tebingtinggi yang dibantu Koramil 13 Tebingtinggi mau turun langsung ke masyarakat yang membutuhkannya,”kata Wardi.

Bantuan yang diberikan kepada warga tak mampu yang belum menerima bantuan dari Pemko Tebingtinggi, agar ada pemerataan bantuan terhadap masyarakat Kota Tebingtinggi yang tidak terpenuhi oleh pemerintah setempat. (ian/han)

Honorer Samsat Humbahas Terjaring Pungli Pengurusan STNK

DIPERIKSA: Edy Harianto saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Humbahas.
DIPERIKSA: Edy Harianto saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Humbahas.
DIPERIKSA: Edy Harianto saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Humbahas.
DIPERIKSA: Edy Harianto saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Humbahas.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Tim Saber Pungli (Sapu Bersih Pungutan Liar) Polres Humbang Hasundutan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap pegawai honorer Sistem Adminitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat), Edy Harianto Hutagalung (41) warga Desa Purba Dolok, Kecamatan Dolok Sanggul, Sabtu (2/4).

Kepala Polisi Resort (Kapolres) Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono membenarkan penangkapan tersebut, Minggu (3/4).

Rudi menjelaskan, OTT bermula dari laporan Mutiara Sianipar (54) warga Desa Naga Saribu 1, Kecamatan Lintong Nihuta kepada pihaknya. Dimana, dalam kepengurusan perpanjangan STNK dan pajak korban, dikenakan adminitrasi yang tidak sesuai.

“Jadi awalnya ini karena laporan korban ke tim Saber Pungli,” kata Rudi.

Diamankannya Edy Harianto berawal saat Mutiara datang ke kantor Samsat, pada Senin 27 April 2020 sekitar pukul 11.00 WIB, guna mengurus perpanjangan STNK dan pajak kendaraan.

Saat di Samsat, Mutiara bertemu tersangka. Kepada tersangka, Mutiara pun menceritakan tujuannya, yakni mengurus pajak dan perpanjangan STNK kendaraan suaminya.

Oleh tersangka, langsung menawarkan jasa pengurusan dengan biaya Rp2.930.000.

Mendengar itu, Mutiarapun menyerahkan buku kendaraan suaminya, yakni BPKB dengan jenis kendaraan mobil toyota Avanza berwarna abu-abu metalic dengan nomor Polisi BB 1360 DB atas nama SABAR NABABAN dan satu buah 1 (satu) Lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK). Ditambah, uang senilai Rp2 juta sebagai uang muka.

“Kemudian, korban diberikan nomor telepon pelaku sebagai tempat komunikasi selanjutnya,” kata Kapolres.

Tak lama kemudian, pelaku menghubungi korban untuk datang, Sabtu (2/4) menjemput BPKB dan STNK ke kantor Samsat.

“Sekalian pelaku meminta sisanya Rp 930 ribu agar jangan lupa dibawa oleh korban,” sambung Kapolres.

Lalu, pada Sabtunya, sekitar pukul 10.30 WIB, Mutiara jumpa dengan pelaku di kantor Samsat, kemudian pelaku menyerahkan buku kendaraan suami korban.

Setelah itu, korban menyerahkan sisa uang senilai Rp930 ribu, yang sebelumnya uang dikasih kepada pelaku sejumlah Rp950 ribu.

“Dan disaat membalikkan sisanya Rp20 ribu lagi, disaat itulah tim saber kita menangkap pelaku,” ungkap Rudi.

Atas kejadian tersebut, lanjut Rudi, korban mengalami kerugian senilai kurang lebih Rp 373.000. Yang mana biaya pengurusannya senilai Rp 2.556.125,- digenapkan senilai Rp 2.557.000,-, namun uang yang diminta tersangka senilai Rp 2.930.000.

“Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal penipuan dan penggelapan,” jelas Rudi.

Lebih lanjut dikatakan, Kapolres, atas pengembangan tersangka, bahwa pungutan liar di kantor Samsat sudah kerap terjadi. Dan bukan hanya dirinya, namun ada beberapa petugas juga kerap melakukan pungli kepada masyarakat.

Menurut tersangka, atas pungutan yang dilakukannya ada disetor ke uang pungutan ke pegawai dalam bagian loket.

“Jadi, kita akan melakukan pemeriksaan nantinya sebanyak 13 orang, pegawai disitu, sesuai pengakuan tersangka,” kata Rudi. (des)

Pemkab Langkat Siap Pulihkan Perekonomian

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Presiden RI Joko Widodo menginginkan percepatan pemulihan ekonomi dan reformasi sosial pada pembangunan di semua sektor.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo dalam pembukaan Musrenbangnas 2020 Rancana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 secara live streaming bersama kepala daerah se-Indonesia, salah satunya Bupati Langkat, Terbit Rencana PA diwakili Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahuddin , Kepala BAPEDA, Kadis Kominfo, Kadisnaker, Plt Kadis Kesehatan, Kadis Pendidikan, Sekretaris Bapeda, Sekretaris Disperindag, Sekretaris Distan dan Ketapang, di LCC Kantor Bupati Langkat, Kamis (30/4)

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Jokowi meminta agar Kepala Daerah mempfokuskan pemulihan dan pembangunan di bidang industri pariwisata dan investasi. Kedua, reformasi sistem kesehatan nasional. Ketiga, reformasi sistem jaring pengaman Nasional. Keempat, reformasi sistem ketahanan bencana.

Terkait pandemi Covid-19, Presiden juga menekankan kepada Kepala Daerah untuk bertindak adaptif dan responsif dalam proses pemulihannya.

Sementara itu Sekdakab Langkat, usai mengikuti live streaming mengatakan Pemkab Langkat akan selalu mendukung kebijakan Presiden Jokowi dan menjalankan intruksi pemerintah pusat, semaksimal mungkin.(yas/han)

Kunjungi Pos PAM di Besitang, Kapoldasu Minta Personel Tetap Waspada

SERAHKAN: Kapoldasu Irjen Martuani Sormin memberikan paket bantuan sembako kepada personel Polsek Besitan. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
SERAHKAN: Kapoldasu Irjen Martuani Sormin memberikan paket bantuan sembako kepada personel Polsek Besitan. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
SERAHKAN: Kapoldasu Irjen Martuani Sormin memberikan paket bantuan sembako kepada personel Polsek Besitan. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS
SERAHKAN: Kapoldasu Irjen Martuani Sormin memberikan paket bantuan sembako kepada personel Polsek Besitan. ILYAS EFFENDY/SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol. Drs. Martuani Sormin meminta personel Polri tetap waspada dan menjada disiplin saat bertugas pada suasana pandemi Covid-19.

“Dimana saja, agar mencuci tangan sebelum dan sesudah bertugas. Waspadai terus terhadap masyarakat yang kembali dari luar kota maupun dari luar negeri,”kata Martuani Sormin saat mengunjungi personel Polsek Besitang yang bertugas di Pos PAM penyekatan II Toba 2020 Dusun XV Kita Bersama, Desa Halaban, Kecamatan Besitang Langkat, Rabu (29/4).

Kedatangan Kapoldasu dan rombongan disambut oleh Bupati Langkat, Terbit Rencana PA diwakili Wakil Bupati Langkat H.Syah Affandin, SH, Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga, SIK. Dandim 0203/ Langkat. Letkol Inf. Bachtiar Susanto, dan sejumlah Forkompimda lainnya.

Kepada warga sekitar, Kapoldasu juga mengimbau agar mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah.

Kepada seluruh unsur forkopimda Langkat dan Forkopinca, diminta untuk terus menerus mengimbau warga memiliki kesadaran dan kedisiplinan diri dalam suasana covid-19.

“ Menjaga kebersihan, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, pakai masker bila keluar rumah, hindari keramaian.dan bila tidak perlu, berdiamlah di rumah,”imbaunya.

Dalam kunjungan tersebut Kapolda Sumut juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19. (yas/han)

Sedulur Jokowi Bagi Masker dan Nasi Bungkus

SOSIALISASI: DPC sedulur Jokowi 9Kabupaten Karo di sela-sela sosialisasi pencegahan Covid-19. solideo/SUMUT POS
SOSIALISASI: DPC sedulur Jokowi 9Kabupaten Karo di sela-sela sosialisasi pencegahan Covid-19. solideo/SUMUT POS
SOSIALISASI: DPC sedulur Jokowi 9Kabupaten Karo di sela-sela sosialisasi pencegahan Covid-19. solideo/SUMUT POS
SOSIALISASI: DPC sedulur Jokowi 9Kabupaten Karo di sela-sela sosialisasi pencegahan Covid-19. solideo/SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – DPC Sedulur Jokowi (SJ) Kabupaten Karo melakukan sosialisasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19) ke masyarakat. Selain melakukan sosialisasi, Sedulur Jokowi juga membagikan masker dan nasi bungkus gratis di beberapa titik di Kabupaten Karo.

Lokasi berada di Simpang Tiga Kabanjahe, Desa Tiga Panah Kecamatan Tiga Panah, Desa Sempajaya, Tugu Perjuangan Kecamatan Berastagi, Sabtu (2/5) siang.

Ketua DPC Sedulur Jokowi (SJ) Erianto Perangin Angin mengatakan, kegiatan ini terlaksana karena adanya inisiatif dari srikandi-srikandi Sedulur Jokowi Kabupaten Karo. Selain ini, kegiatan sosial ini dilakukan sebagai wujud kepedulian Sedukur Jokowi. “Lita melakukan secara swadaya dengan membuat donasi di internal Sedulur Jokowi Karo. Kita tidak ada melakukan atau menerima sumbangan dari luar, selain partisipasi dari teman-teman,” katanya.

Erianto menambahkan, bahwa ini adalah bentuk keprihatinan pihaknya atas bencana non alam , yang sudah menghambat perekonomian dunia, khususnya Tanah Karo. “Kita sosilisasikan ke masyarakat agar lebih baik berdiam diri di rumah tidak ada kepentingan yang sangat perlu, tetap jaga jarak, pakai masker, cuci tangan yang bersih dan tetap menjaga imun tubuh,”harapnya.

“Kegiatan ini lanjur Erianto akan terus mereka lakukan secara berkesinambungan dan berusaha terus peduli, melakukan kegiatan yang bermaanfaat bagi masyarakat,” kata Wakil Ketua Sedulur Jokowi Milala Purba.

Sementara itu Sekretaris Intina Br Sembiring didampingi Bendahara Herlina mengatakan, sejauh ini pihaknya baru berbuat sedemikian rupa dan akan terus berupaya agar kehadiran merkea bermaamfaat di Kabupaten Karo. (deo/han)