25 C
Medan
Friday, January 16, 2026
Home Blog Page 4368

Antisipasi Penyebaran Covid-19, PN Medan Berlakukan Sidang Online

Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengadilan Negeri (PN) Medan segera memberlakukan sidang online, untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) semakin meluas. Keputusan pemberlakuan sidang online setelah melalui rapat kordinasi dengan jajaran Kemenkumham Sumut, Kejari Medan, Polda Sumut dan Polrestabes Medan, yang berlangsung di Rutan Kelas I Medan, Kamis (26/3).

“Sidang online sudah kita rencanakan. Mudah-mudahan saja bisa terwujud. Tim IT PN, Polda, Polres, Kejari dan Rutan sekarang sedang menggodok untuk mengconikan masing-masing supaya kita bisa melaksanakannya,” kata Ketua PN Medan, Sutio Jumagi Akhirno kepada wartawan.

Sutio menjelaskan, pelaksanaan persidangan online sifatnya terbatas, tidak bisa untuk semua perkara. Hanya perkara tertentu, seperti kasus pencurian dan narkotika yang bisa dilakukan sidang online.

“Itu bisa dilakukan juga terbatas. Tidak bisa semua. Pertama perkara tipikor tentu sulit untuk dilaksanakan, karena jadi perhatian masyarakat. Perkara yang tetap korbannya menuntut, artinya dia belum ikhlas tentu itu tidak akan bisa,” ujarnya.

“Yang kita bisa laksanakan itu, misalnya perkara pencurian yang korbannya sudah kondusif lah, kemudian terdakwanya mengaku, perkara narkoba yang memang terdakwanya juga mengakui, itu bisa kita laksanakan secara sidang online,” sambungnya.

Sidang online, nantinya akan menggunakan video confrence lewat aplikasi seperti Skype atau aplikasi lainnya. “Jadi nanti disini, cukup mungkin dua ruang sidang saja akan kita gunakan untuk sidang online itu. Saya juga sudah menyusun rapat dengan hakim menyusun jadwal piket hakim dalam rangka stay at home dan juga work from home,” ungkapnya.

Teknisnya, kata dia, pada sidang online terdakwa akan tetap berada di rutan. Sedangkan jaksa diberikan dua opsi bisa memilih di rutan atau juga bersama hakim di pengadilan.

“Namun, jaksa tadi memilih tetap di pengadilan, dengan membawa barang bukti menunjukkan ke majelis dan diperlihatkan ke terdakwa lewat kamera,” jelasnya. Ia meyakinkan, persidangan online akan secepatnya diberlakukan. (man/btr)

Kompetisi Liga 2 Dihentikan Sementara, Manajemen Tetap Bayar Gaji Pemain

LATIHAN: Gelandang Serang PSMS Medan Rachmad Hidayat saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini.
LATIHAN: Gelandang Serang PSMS Medan Rachmad Hidayat saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini.
LATIHAN: Gelandang Serang PSMS Medan Rachmad Hidayat saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini.
LATIHAN: Gelandang Serang PSMS Medan Rachmad Hidayat saat menjalani sesi latihan di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Manajemen PSMS Medan resmi meliburkan skuad Ayam Kinantan, termasuk official, per 25 Maret 2020 hingga waktu yang belum ditentukan. Hal ini menyikapi kompetisi Liga 2 yang dihentikan sementara akibat virus corona (covid-19).

Namun terkait kontrak, manajemen tidak lepas tangan, meski diprediksi kompetisi bakal berhenti hingga 2 bulan ke depan. Yang diketahui, pemerintah pusat telah memperpanjang masa darurat wabah virus corona hingga 29 Mei mendatang.

“Kontrak atau gaji pemain selama liga dihentikan sementara, tetap akan kami penuhi. Tentunya kami lebih dulu berkoordinasi dengan PT Liga Indonesia Baru (LIB),” ungkap Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang, Rabu (25/3).

Jika PT LIB tak bisa memberikan solusi terkait hal ini, lanjut Mulyadi, pihaknya tetap akan bertanggung jawab atas kontrak pemain dan official.

“Seandainya tidak ada solusi (dari PT LIB) terkait gaji, kami tidak akan lepas tangan begitu saja. Kami akan dan tetap membayar hak-hak para pemain dan official, berupa gaji sesuai yang tertuang dalam kontrak,” jelasnya.

Dia juga berharap, seluruh penggawa PSMS untuk menjaga kondisi selama tim diliburkan.

“Selama libur kompetisi, pemain kami harapkan tetap menjaga kebugaran. Karena jika sewaktu-waktu ada keputusan terkait kelanjutan kompetisi, maka harus langsung berkumpul demi persiapan tim,” kata Mulyadi.

Sementara gelandang serang PSMS, Rachmad Hidayat mengapresiasi tindakan manajemen untuk meliburkan skuad.

“Menurut saya, sudah cocok tim diliburkan. Karena memang belum tahu juga, kapan kompetisi dimulai lagi. Virus ini memang cukup berbahaya buat semuanya. Jadi harusnya kita berdiam di rumah dalam beberapa minggu ini,” katanya, Rabu (25/3).

Meski skuad diliburkan, Rachmad mengaku tetap berusaha menjaga kondisi tubuhnya dengan berlatih ringan di rumah.

“Libur bukan berarti santai-santai saja. Pelatih minta para pemain untuk menjaga kondisi. Ya dengan latihan sendiri di rumah,” bebernya.

Terkait manajemen yang tak lepas tangan terkait gaji, Rachmad mengaku lebih tenang. Dia telah mendengarkan arahan dari manajemen saat latihan terkahir di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, Selasa (24/3) lalu.

“Soal gaji, manajemen bilang tetap dibayar. Sudah disampaikan. Tapi bagaimana ke depannya, masih menunggu kabar dulu,” pungkasnya. (tnc/saz)

11 Ribu Ton Bawang Putih Impor Masuk

ISTIMEWA TUNGGU: Pedagang bumbu di Pusat pasar Medan sedang menunggu pembeli bawang putih.
ISTIMEWA TUNGGU: Pedagang bumbu di Pusat pasar Medan sedang menunggu pembeli bawang putih.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perdagangan menyatakan, sebanyak 11 ribu ton bawang putih impor dari China telah masuk ke Indonesia. Gejolak harga bawang putih diharap mereda dan harga terus menurun ke level yang normal.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Suhanto, mengatakan, masuknya bawang putih diimpor diketahui tiba sejak tanggal 9 Maret 2020. Selanjutnya telah melalui proses karantina dan siap untuk diguyur ke pasar tradisional dan ritel modern.

“Harga bawang putih bulan ini sudah turun dibandingkan bulan lalu, sekarang rata-rata Rp 42.300 per kilogram, namun menurut kami itu masih (tinggi),” kata Suhanto dalam teleconference Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Rabu (25/3).

Suhanto mengatakan, sebelumnya Kemendag sudah menerbitkan 150 ribu ton Surat Persetujuan Impor (SPI) atau izin impor bawang putih. Namun, pada pekan lalu pihaknya sudah melakukan pembebasan izin impor hingga 31 Mei 2020, baik untuk bawang putih maupun bawang bombai. Hal itu dilakukan agar mempercepat proses importasi sehingga gejolak harga segera teratasi.

Sementara itu, Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Felippa Ann Amanta menilai, kebijakan Kemendag merupakan langkah yang tepat dalam memastikan ketersediaan kebutuhan pangan di pasar.

Namun, kata dia, pemberlakukan RIPH yang masih dijalankan perlu dievaluasi efektivitasnya. Terlebih, kata dia, fungsi utama RIPH yakni untuk mendapatkan SPI dari Kemendag yang justru sudah dibebaskan sementara.

“Pemberlakuan rekomendasi impor harus dievaluasi efektivitasnya, terutama pada masa sekarang ini. Pemenuhan kebutuhan masyarakat perlu diprioritaskan tanpa melalui proses yang panjang,” jelasnya.

Ia menuturkan, permasalahan yang dihadapi para importir terhadap pemberlakuan RIPH adalah mengenai adanya wajib tanam sebesar 5 persen dari volume impor yang diajukan. Padahal, petani bawang putih sendiri menghadapi berbagai tantangan dalam menanam bawang putih.

Seperti misalnya, keterbatasan ketersediaan lahan dan ketidaksesuaian iklim, dan ketidakmampuan importir dalam menemukan kelompok tani yang bisa merealisasikan kewajiban tanam. Implementasi keharusan wajib tanam juga terhalang oleh kapasitas untuk mengecek kenyataan di lapangan atau memantau perkembangan penanaman.

Alhasil, kata dia, banyak pelaksanaan wajib tanam yang tidak sesuai dengan laporan. Belum lagi adanya kerawanan penyalahgunaan aturan kuota impor dari RIPH yang nampak pada kasus korupsi impor bawang putih yang terjadi pada 2019 yang lalu. Ia mengatakan, potensi korupsi terjadi karena sistem RIPH yang tidak transparan.

“Alih-alih mendorong swasembada bawang putih, proses RIPH malah rawan dikorupsi dan justru merugikan masyarakat,” ucapnya. (rol/ram)

Demokrat Sumut Bagikan Masker, Sarung Tangan, dan Hand Sanitizer

PEDULI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj Melizar Latif serta pengurus lainnya sebelum membagikan masker, sarung tangan, dan sanitizer di kantor DPD Demokrat Sumut, Rabu (25/3).
PEDULI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj Melizar Latif serta pengurus lainnya sebelum membagikan masker, sarung tangan, dan sanitizer di kantor DPD Demokrat Sumut, Rabu (25/3).
PEDULI:  Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj Melizar Latif serta pengurus lainnya sebelum membagikan masker, sarung tangan, dan sanitizer di kantor DPD Demokrat Sumut,  Rabu (25/3).
PEDULI: Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Herri Zulkarnain Hutajulu, Sekretaris Hj Melizar Latif serta pengurus lainnya sebelum membagikan masker, sarung tangan, dan sanitizer di kantor DPD Demokrat Sumut, Rabu (25/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPD Partai Demokrat Sumut membagi-bagikan ribuan masker, sarung tangan, dan hand sanitizer kepada masyarakat, Rabu(25/3) sore. Selain itu, juga disediakan tempat cuci tangan dan sabun serta penyemprotan disinfektan di Sekretariat DPD Partai Demokrat Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan.

Pembagian masker, sarung tangan, dan sanitizer ini dilakukan secara simbolis kepada masyarakat yang melintas di depan kantor Demokrat Sumut dan selanjutnya para pengurus diutus untuk menyerahkan kepada pengurus masjid, gereja, vihara, kuil dan sejumlah Puskesmas di Kota Medan.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Sumut, Drs Herri Zulkarnain Hutajulu mengatakan, kegiatan ini merupakan instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada seluruh jajaran pengurus Partai Demokrat untuk melakukan “Gerakan Nasional Demokrat Lawan Corona” secara intensif, masif, dan terkoordinasi. “AHY menginstruksikan agar seluruh kader Partai Demokrat peduli kepada masyarakat, apalagi dalam suasana keprihatinan bangsa saat ini,” kata Herri yang didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat Sumut, Hj Melizar Latif dan pengurus lainnya kepada wartawan, Rabu (25/3).

Lebih lanjut Herri mengatakan, kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Partai Demokrat terhadap kebijakan pemerintah yang melarang kegiatan pengyumpulan banyak orang untuk sementara guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Di mana sebelumnya, DPD Demokrat Sumut menggelar visi dan misi bakal calon kepala daerah dari 21 kabupaten/kota di Sumut.

Kegiatan itu seharusnya berlangsung mulai Jumat (20/3) hingga Selasa (24/3). Namun DPD Demokrat Sumut memutuskan untuk menunda kegiatan itu guna mendukung dan mematuhi kebijakan pemerintah yang mengimbau, untuk sementara tidak melakukan kegiatan pengumpulan banyak orang. “Ini sebagai bentuk dukungan kami, membagikan masker dan sanitizer kepada masyarakat melalui pengurus tempat ibadah dan Puskesmas agar tidak terjadi penumpukan massa,” ungkap Herri.

Dia pun mengimbau dan meminta seluruh anggota DPRD provinsi dan kabupaten/kota untuk peduli kepada masyarakat dengan membagikan masker atau handsanitizer serta melakukan penyemprotan. Demikian juga kepada ketua dan sekretaris DPC Partai Demokrat kabupaten/kota agar melakukan hal yang sama serta menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di depan kantor DPC masing-masing dan mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, kesehatan serta tinggal di rumah, tidak bepergian kalau tidak ada hal yang penting.

Kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, Herri juga meminta agar segera mengatasi persoalan langkanya masker dan handsanitizer di pasaran serta melakukan penyemprotan disinpektan.

”Tolong pemerintah provinsi dan kabupaten/kota segera cari solusi dan peduli kepada rakyat yang saat ini butuh masker dan handsanitizer.Lakukan juga penyemprotan,” pungkas Herri. (adz)

Babalan dan Sei Lepan Bersatu Cegah Corona

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya mencegah penyebaran virus corona, Satgas Gugus Covid-19 di Kecamatan Babalan Pangkalan Brandan dan Kecamatan Sei Lepan, bersatu melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh wilayah dua kecamatan tersebut. Ikut serta dalam penyemprotan tersebut Plt Camat Babalan Pangkalan Brandan, Puskesmas Pangkalan Brandan, Pertamina Pangkalan Brandan, Polsek Pangkalan Berandan, Koramil, Marinir, Camat Sei Lepan dan seluruh unsur Forkopinca Sei Lepan.

Camat Sei Lepan Faizal Rizal Matondang SSos MAP yang juga Plt Camat Babalan didampingi Sekcam Sei Lepan M Iqbal mengatakan, penyemprotan tersebut adalah upaya nyata dan bentuk kepedulian dan kesiapan Satgas Gugus Covid-19 Babalan-Sei Lepan dalam upaya mencegah mewabahnya virus Corona di dua wilayah tersebut.

Faizal dan Iqbal menyebutkan, daerah-daerah yang disemprot antara lain seluruh areal perkantoran di dua kecamatan, rumah-rumah ibadah, pusat pasar tradisional Pangkalan Brandan dan seluruh jalan-jalan di wilayah Babalan dan Sei Lepan. “Dengan penyemprotan ini,kita harapkan dapat membuat masyarakat tenang dan tidak cemas lagi dengan mewabahnya corona di sekitar tempat tinggal mereka,” kata Faizal, Selasa (24/3).

Terkait warga Babalan dan Sei Lepan yang terkena virus corona, Satgas Gugus Tugas dengan tegas membantahnya. “Untuk Kecamatan Babalan dan Sei Lepan, tidak ada warga yang terkena virus corona,” tandasnya. (yas)

Polres Dairi Semprotkan Disinfektan

SEMPROT: Petugas menyemprotkan disinfektan di lingkungan Mapolres Dairi untuk mencegah penyebaran virus Corona, Senin (23/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Petugas menyemprotkan disinfektan di lingkungan Mapolres Dairi untuk mencegah penyebaran virus Corona, Senin (23/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Petugas menyemprotkan disinfektan di lingkungan Mapolres Dairi untuk mencegah penyebaran virus Corona, Senin (23/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Petugas menyemprotkan disinfektan di lingkungan Mapolres Dairi untuk mencegah penyebaran virus Corona, Senin (23/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resor (Polres) Dairi juga melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh ruangan lingkungan Mapolres, Senin (23/3). Selain menyemprotkan disinfektan di sekitar Mapolres, semua tamu yang masuk ke Mapolres juga wajib menggunakan cairan pembersih tangan dan alkohol.

Kapolres Dairi AKBP Leonardo Simatupang melalui Kasubbag Humas Polres, Iptu Donny Saleh menerangkan, penyemprotan disinfektan sebagai pencegahan covid-19 terhadap seluruh personel Polres Dairi maupun masyarakat yang berkunjung ke Polres Dairi. Menurut Donny, lokasi penyemprotan di antaranya ruangan kerja Kapolres, ruangan kerja Wakapolres, ruangan kerja para Kabag dan Kasat serta ruangan staf, depan pintu masuk Mapolres, ruangan pelayanan sim dan SKCK, pelayanan sidik jari serta mobil dinas. “Penyemprotan langsung dipimpin Kapolres AKBP Leonardo Simatupang didampingi pejabat utama (PJU) Polres Dairi,” ucap Donny.

Ditambahkan Donny, Polres Dairi juga menempatkan hand sanitizer di beberapa tempat pelayanan masyarakat dan pintu masuk ruang kerja seperti di pelayanan SKCK, pelayanan sim, pelayanan identifikasi, SPKT, pintu masuk pelayanan serta tempat pendaftaran calon anggota Polri. (rud)

“Kita menempatkan personel untuk selalu mengingatkan kepada masyarakat dan personil lainnya untuk mencuci tangan dengan sabun anti bakteri dan hand sanitizer guna pencegahan Covid 19,” ungkap Donny. (rud)

Bupati Dairi Pimpin Penyemprotan Pasar Sidikalang

SEMPROT: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyemprotkan disinfektan di kawasan pusat pasar Sidikalang sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, Selasa (24/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyemprotkan disinfektan di kawasan pusat pasar Sidikalang sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, Selasa (24/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyemprotkan disinfektan di kawasan pusat pasar Sidikalang sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, Selasa (24/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SEMPROT: Bupati Dairi, Eddy KA Berutu menyemprotkan disinfektan di kawasan pusat pasar Sidikalang sebagai langkah memutus mata rantai penyebaran virus corona, Selasa (24/3). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu memimpin penyemprotan disinfektan di tempat keramaian, diantaranya di Pusat Pasar Sidikalang, Selasa (24/3). Kegiatan itu untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid- 19).

Kepala Dinas Komimfo Dairi, Rahmatsyah Munthe mengatakan, penyemprotan disinfektan di sekitar Pusat Pasar Sidikalang menggunakan mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Dairi. “Lokasi itu dipilih karena tingkat keramaian cukup padat, sehingga perlu diantisipasi dengan penyemprotan disinfektan,” ucapnya.

Bupati berharap, penyemprotan disinfektan bisa memanimalislir penyebaran covi-19 sehingga pedagang maupun warga sekitar pajak tidak terjangkit virus dimaksud. Saat menyapa pedagang dan warga sekitar pasar, Bupati mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama dengan pemerintah mencegah penyebaran virus corona.

“Silahkan bapak/ibu jika tidak terpaksa supaya tetap tinggal di rumah. Dengan berdiam diri di rumah, kalian sudah ikut memutus penyebaran virus dimaksud,” tandas bupati. (rud)

RSU Kabanjahe Dapat 40 APD

PAKAI JAS HUJAN: Para medis di RSU Kabanjahe menggunakan jas hujan sebagai APD.
PAKAI JAS HUJAN: Para medis di RSU Kabanjahe menggunakan jas hujan sebagai APD.
PAKAI JAS HUJAN: Para medis di RSU Kabanjahe menggunakan jas hujan sebagai APD.
PAKAI JAS HUJAN: Para medis di RSU Kabanjahe menggunakan jas hujan sebagai APD.

KARO, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Kesehatan Karo, Irna Safrina Meliala mengingatkan masyarakat akan pentingnya mencuci tangan dan menjaga jarak dalam berinteraksi. Hal ini sesuai aturan social distancing, mengatur jarak dan hindari tempat keramaian untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

“Yang perlu kita jaga, tangan kita jangan sembarangan memegang benda atau berinteraksi dengan seseorang lalu kemudian tangan kita memegang mata, hidung, mulut, dan wajah. Untuk itu lakukan cuci tangan sesering mungkin, dan batasi interaksi denga setiap orang,” kata Irna Safrina Meliala, Rabu (25/3).

Irna menyampaikan kepada para camat, tidak ada pembagian masker dikarenakan persediaan masker terbatas. “Sebagaimana tudingan dan sorotan, kita tidak mau bagi masker. Jujur, masker kita sangat terbatas, tinggal untuk para medis RSUD dan Puskesmas yang tersebar. Kebutuhan masker dipergunakan hanya untuk orang sakit, ini harus diketahui masyarakat,” katanya.

Menanggapi tudingan tidak memiliki Alat Pelindung Diri (APD) khususnya bagi paramedis dalam penanganan virus corona, Irna tak membantahnya. “Di sini kita luruskan. Ada tudingan kenapa tim medis kita menggunakan jas hujan, tidak memakai APD. Semua ini kembali kepada prasarana yang belum ada. Seandainya ada dana kita, ke mana mau dibeli? Sedangkan kita sudah ajukan ke provinsi, belum ada instruksi diadakan. Nah persoalannya, bagaimana tim medis kita aman, tidak masalah sementara digunakan jas hujan. Info ini terlalu dihebohkan, membuat resah warga,” tegas Irna.

Namun Irnas menyatakan, ia baru menerima informasi dari Provinsi Sumatera Utara yang akan memberikan bantuan APD kepada Kabupaten Karo. “Barusan dapat info dari provinsi, kita akan diberi bantuan APD sebanyak 40 buah. Kita akan memakai APD apabila ada pasien ODP (Orang Dalam Pemantauan) dan PDP (Pasien Dalam Pengawasan),” pungkasnya. (deo)

Pemkab Samosir Semprot Disinfektan di Pangururan

SEMPROT: Personel Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan Pangururan, Samosir, Rabu (25/3).
SEMPROT: Personel Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan Pangururan, Samosir, Rabu (25/3).
SEMPROT: Personel Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan Pangururan, Samosir, Rabu (25/3).
SEMPROT: Personel Polisi dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah ruas jalan Pangururan, Samosir, Rabu (25/3).

SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19, Pemkab Samosir dan unsur TNI/Polri, melakukan penyemprotan disinfektan di Kota Pangururan, Rabu (25/3). Selain penyemprotan, juga dilakukan upaya-upaya persuasif kepada masyarakat agar menjaga diri dari wabah virus mematikan itu.

Penyemprotan ini langsung dipimpin Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga, bersama Kapolres Samosir AKBP Muhamad Saleh, Danramil 01 Pangururan, Kapt (Inf) Donald Panjaitan, dan personel dari TNI/Polri di sepanjang jalan utama Kota Pangururan. Dengan pengeras suara, mereka juga memberikan imbauan pencegahan Covid-19 dan imbauan pembatasan sosial/fisik (social/physcial distancing) selama beberapa waktu di tengah-tengah keramaian Kota Pangururan.

Pada saat yang sama, DPRD Samosir juga melaksanakan Gerakan Cuci Tangan bagi para pengunjung sebelum memasuki Onan Pangururan dengan menyediakan tempat cuci tangan dan hand sanitizer. Pantuan di lapangan, warga yang memasuki onan melakukan cuci tangan dengan kesadaran sendiri.

Sebelum penyemprotan disinfektan, Tim Pengendali Inflasi Dae rah (TPID) Kabupaten Samosir terdiri dari Kadis Naker Koperindag, Kadis Pertanian, Kadis Ketapang, Kepala Bapenda, dan Kabag Perekonomian Setdakab Samosir juga melaksanakan monitoring ketersediaan bahan pokok sehari-hari dan kestabilan harga-harga di Onan Pangururan selama pandemi COVID-19. Upaya ini terintegrasi dengan upaya-upaya lainnya untuk memastikan dampak pandemi COVID-19 ditanggulangi dengan program-program aksi yang dilakukan Pemkab Samosir.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon tetap turun langsung ke lapangan memonitor seluruh rangkaian kegiatan pencegahan dan penanganan COVID-19 baik di gerbang-gerbang masuk ke Samosir dan Kota Pangururan dan ibukota kecamatan lainnya oleh Wakil Bupati Samosir, Juang Sinaga.

Meskipun hari libur, Pemkab Samosir yang dikomandoi Bupati dan Wakil Bupati Samosir tetap melakukan monitoring pencegahan dan penanganan COVID-19 dengan ko munikasi langsung melalui telepon genggam dan WAG Pemkab Samosir dengan para pihak yang ditugaskan di lapangan yaitu Tim Gugus Pencegahan dan Penanganan COVID-19 yang diketuai oleh Sekdakab Samosir, Jabiat Sagala, dan Kepala Pelaksana Harian, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Mahler Tamba.(bbs)

Masuk ke Taput Wajib Disemprot Disinfektan

UJI COBA: Bupati Taput, Nikson Nababan menyaksikan para penumpang bus serta sopir yang akan disemprot di bilik dekontaminasi saat uji coba, Rabu (25/3).
UJI COBA: Bupati Taput, Nikson Nababan menyaksikan para penumpang bus serta sopir yang akan disemprot di bilik dekontaminasi saat uji coba, Rabu (25/3).

Pemkab Tempatkan Bilik Dekontaminasi di Titik Keramaian

UJI COBA: Bupati Taput, Nikson Nababan menyaksikan para penumpang bus serta sopir yang akan disemprot di bilik dekontaminasi saat uji coba, Rabu (25/3).
UJI COBA: Bupati Taput, Nikson Nababan menyaksikan para penumpang bus serta sopir yang akan disemprot di bilik dekontaminasi saat uji coba, Rabu (25/3).

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Pemkab Taput terus berupaya mencegah masuknya virus Corona (COVID-19) ke wilayah Tapanuli Utara (Taput). Teranyar, seluruh penumpang angkutan umum wajib disemprot disinfektan di bilik (ruangan) dekontaminasi yang ditempatkan di titik-titik keramaian, termasuk terminal.

Kemarin (25/3), Bupati Taput Drs Nikson Nababan MSi bersama Kapolres Taput Horas Marasi Silaen, Dandim 0210/TU Agus Rony Wododo didampingi Sekda Indra Sahat Simaremare dan para pimpinan OPD Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Taput meninjau pemasangan dan ujicoba bilik dekontaminasi di Terminal Siborong-borong, Rabu, (25/3).

“Bilik dekontaminasi yang kita pasang hari ini ada sebanyak 5 unit yang ditempatkan pada titik keramaian pintu masuk Tapanuli Utara dan area pelayanan publik. Nanti akan dilihat perkembangan selanjutnya, apabila perlu ditambah,” kata Nikson didampingi Camat Siborong-borong Josua Napitupulu kepada wartawan usai menguji coba bilik dekontaminasi dan menyaksikan para penumpang bus serta sopir turut disemprot di bilik tersebut. Dia juga instruksikan intansi terkait untuk bekerjasama dengan personel TNI-Polri agar semua penumpang angkutan umum yang masuk wilayah Taput wajib disemprot disinfektan di bilik dekontaminasi ini.

“Semua harus menjaga diri dan semoga penyebaran virus corona dapat kita hempang,” tegasnya. Usai meninjau dan menguji coba bilik dekontaminasi dan menyaksikan penyemprotan para penumpang dan supir bus di terminal Siborongborong, Nikson dan rombongan juga meninjau Posko Penanganan Covid-19 dan memberikan bantuan sembako sebagai penyemangat para petugas.

“Bekerjalah dengan tulus-iklas dan terlebih dahulu mengutamakan keselamatan diri dalam melayani,” ucapnya menyemangati para petugas. (des)