23 C
Medan
Friday, January 16, 2026
Home Blog Page 4369

Antisipasi Covid-19 di Tebingtinggi, Pasar & Rumah Ibadah Disemprot Disinfektan

SEMPROT: Petugas kesehatan dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional dan rumah ibadah.
SEMPROT: Petugas kesehatan dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional dan rumah ibadah.
SEMPROT: Petugas kesehatan dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional dan rumah ibadah.
SEMPROT: Petugas kesehatan dan TNI melakukan penyemprotan disinfektan ke pasar tradisional dan rumah ibadah.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebagai upaya pencegahan virus Covid-19, Dinas Kesehatan Tebingtinggi bekerjasama dengan Koramil 13 Tebingtinggi Kodim 0204/DS melakukan penyemprotan berbagai sarana umum, seperti pasar pasar tradisional dan rumah ibadah, Rabu (25/3).

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Tebingtinggi, Muhamad Dimiyathi dalam arahannya kepada para petugas penyemprot, mengatakan tugas yang dilakukan itu adalah tugas kemanusiaan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19.

“Meski demikian, sebagai petugas tetap harus memperhatikan diri sendiri terlebih dahulu yakni kesehatanya menjadi prioritas utama,” jelasnya.

Dimiyathi, mari kita laksanakan tugas ini sebaik baiknya seraya memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Kuasa, dengan harapan warga Tebingtinggi terbebas dari virus Covid-19.

Dimiyathi juga menjelaskan pada hari ini dilakukan sosialisasi oleh Kecamatan Rambutan bersama Polsek kepada masyarakat Rambutan.

Sementara juru bicara penangangan Covid-19, sekaligus Kadinkes Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia didampingi Kadis Kominfo Dedi P Siagian menjelaskan, sarana umum yang dilakukan penyemprotan yakni Pasar Kain, Pasar Gambir, Pasar Sakti dan Pasar Hongkong yang ada di Kota Tebingtinggi.

“Selain sarana publik pasar, juga dilakukan penyemprotan rumah ibadah Mesjid Raya Annur Tebingtinggi dan penyemprotan ini akan terus dilakukan ke tempat umum lainya,” jelasnya.

dr Nanang juga menyatakan, sampai saat ini untuk Kota Tebingtinggi masih negatif Covid-19. (ian/han)

Stok Pangan Tebingtinggi Masih Aman

PEDAGANG: Salah satu pedagang beras yang ada di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi. sopian/sumut pos
PEDAGANG: Salah satu pedagang beras yang ada di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi. sopian/sumut pos
PEDAGANG: Salah satu pedagang beras yang ada di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi. sopian/sumut pos
PEDAGANG: Salah satu pedagang beras yang ada di Jalan Imam Bonjol Kota Tebingtinggi. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Stok pangan pasca merebaknya virus Covid 19 di Indonesia terutama di Kota Tebingtinggi masih aman.

“Stok Pangan untuk Tebingtinggi dalam cadangan terdapat di bulog Tebingtinggi masih aman,”ujar Kabag Perekonomian Zahidin SPd, Rabu (25/3) saat dihubungi Sumut Pos.

Dijelaskan Zahidin, untuk stok pangan terutama kebutuhan bahan pokok seperti beras masih tersedia di bulog Kota Tebingtinggi.

“Cadangan beras kita di bulog Tebingtinggi, untuk beras impor asal India jenis medium sebanyak 501 ton dan untuk jenis premium dari dalam negeri sebanyak 5 ton,” papar Zahidin.

Dijelaskan Zahidin, untuk pasokan gula putih atau gula pasir di bulog cabang Tebingtinggi sampai saat ini masih kosong, jadi untuk memenuhi kebutuhan gula pasir, Pemko Tebingtinggi berencana akan menggelar operasi pasar setelah masalah Covid-19 tidak merebak lagi.

“Kita sudah melakukan kerja sama dengan distributor besar. Jika masalah kebutuhan gula pasir dan beras semangkin tidak terkontrol harganya, barulah mereka memasok barang ke Tebingtinggi,” jelas Zahidin.

Zahidin mengimbau kepada seluruh pedagang untuk tidak mengambil keuntungan sepihak dengan melakukan penimbunan barang seperti sembako pada saat saat ini, pedagang atau suplaiyer barang untuk menjual kepada konsumen sesuai dengan permintaan warga.

“Kepada warga ataupun konsumen dilarang untuk membeli dalam jumlah besar karena ketakutan tidak ada barang. Belilah kebutuhan sesuai dengan apa yang akan dibutuhkan, jangan melakukan aksi borong, karena itu bisa membuat kebutuhan itu langka,” paparnya.

Sedangkan Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Tebingtinggi Marimbun Marpaung menjelaskan, dalam mengantisipasi ketahanan pangan di Kota Tebingtinggi dengan bekerjasama dengan pihak Perekonomian dan Dinas Perdagangan Kota Tebingtinggi.

“Stok pangan kita masih aman, kita harapkan kepada seluruh masyarakat jangan melakukan aksi beli dengan cara memborong. Daerah pertanian di Kota Tebingtinggi sudah mulai melalui aktivitas tanam padi, jadi diharapkan 100 hari kedepan sudah ada pasokan gabah dari para petani,” paparnya. (ian/han)

DPC PDIP Sergai Bagikan Masker ke Penggguna Jalan

BAGI MASKER: Ketua DPC PDIP Sergai, H Darma Wijaya bersama pengurus membagikan masker kepengguna jalan, di Jalinsum Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/3).
BAGI MASKER: Ketua DPC PDIP Sergai, H Darma Wijaya bersama pengurus membagikan masker kepengguna jalan, di Jalinsum Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/3).
BAGI MASKER: Ketua DPC PDIP Sergai,  H Darma Wijaya bersama pengurus membagikan masker kepengguna jalan, di Jalinsum Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/3).
BAGI MASKER: Ketua DPC PDIP Sergai, H Darma Wijaya bersama pengurus membagikan masker kepengguna jalan, di Jalinsum Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Selasa (24/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – DPC PDIP Sergai membagi-bagikan masker kepengguna jalan yang melintas di Jalinsum Sergai. Pembagian masker tersebut dampak dari kelangkaan di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai).

Pembagian masker itu langsung dipimpin oleh ketua DPC PDIP Sergai H Darma Wijaya bersama seluruh unsur kepengurusan, di depan kantor DPC PDIP Sergai, Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai, Selasa (24/3).

Disela-sela pembagian masker tersebut, ketua DPC PDIP Sergai H Darma Wijaya mengatakan, pembagian masker ini merupakan bentuk kegiatan sosial kepada masyarakat. Disaat kelangkaan masker masyarakat sulit mendapatkannya terkait merebaknya penyebaran virus Covid-19 ini.

Karena itu, DPC PDIP Sergai langsung membagi-bagikannya kepada masyarakat yang belum mendapatkan masker.

Menurut Darma Wijaya, sebenarnya masker itu tidak langka, tetapi karena semua masyarakat membelinya, sehingga terjadi pembludakan kebutuhan masker terhadap masyarkat, kata Darma Wijaya.

Dengan membludaknya kebutuhan masker di tengah-tengah masyarakat, sehingga masyarakat sulit untuk mendapatkannya di Apotik maupun ditoko obat. Pada hari ini DPC PDIP Sergai membagi-bagikan masker tersebut kepada masyarakat yang melintas di Jalinsum Sergai ini, bilang Darma Wijaya.

Darma Wijaya yang juga Wakil Bupati Sergai ini mengimbau seluruh masyarakat agar mengikuti semua aturan yang telah dibuat oleh Pemerintah Pusat terkait penyebaran virus Covid-19. Seperti masyarakat tetap berdiam diri di rumah, jangan pernah keluar rumah dan berpergian, hindari dari pusat keramaian, tetap selalu mengunakan masker, jaga jarak dengan orang agar kita terhindar dari penyebaran virus Covid-19. (sur/han)

Cegah Penyebaran Covid-19, Karo Tutup Lokasi Wisata

GUGUS TUGAS: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat memimpin rapat Gugus Tugas penanganan dan pencegahan penyebaran Cocid-19.
GUGUS TUGAS: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat memimpin rapat Gugus Tugas penanganan dan pencegahan penyebaran Cocid-19.
GUGUS TUGAS: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat memimpin rapat Gugus Tugas penanganan dan pencegahan penyebaran Cocid-19.
GUGUS TUGAS: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat memimpin rapat Gugus Tugas penanganan dan pencegahan penyebaran Cocid-19.

KARO, SUMUTPOS.CO – Pemkab Karo melalui Dinas Pariwisata, akhirnya menutup sementara lokasi wisata di Bumi Turang. Hal ini dilakukan untuk mencegah dan memutus penularan virus Corona atau Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Selain penutupan lokasi wisata, Pemkab Karo juga mensosialisasikan social distancing atau menjaga jarak sosial. Hingga kini dilaporkan belum ada kasus positif Covid-19 terjadi di Kabupaten Karo.

“Kita serukan sosialisasi social distancing dalam arti kata mengurangi mendatangi tempat keramaian, perkumpulan dan jaga jarak sesama orang minimal satu meter, dan menjaga kebersihan sekitar tempat tinggal,” kata Camat Dolat Rakyat Jimmy Tarigan dalam laporannya kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana.

Selain social distancing, Camat Dolat Rayat juga melaporkan, mengkampanyekan kepada masyarakat tentang pentingnya dan sering untuk cuci tangan, serta mengimbau untuk penutupan sementara lokasi wisata seperti Taman Lumbini. “Sementara sudah kita imbau ditutup sementara untuk umum,” kata Jimmy.

Sedangkan Camat Simpang Empat Am sah perangin Angin melaporkan, bahwa pihaknya memfokuskan sosialisasi agar masyarakat memahami penyebaran virus corona.

“Tim Forkopincam selalu monitoring perkembangan dan berkoordinasi dengan Ketua Gugus Tugas Corona, hal-hal yang berkaitan apa saja Forkopincam lakukan kedepan demi tercipta kolaborasi informasi sinegertitas, menangkal isu-isu hoaks yang beredar di tengah masyarakat,” katanya.

Bupati Karo Terkelin Brahmana menegaskan, agar para camat terus giat melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan menekankan tidak percaya kepada informasi hoaks.

“Lakukan sosialisasi kepada masyarakat, ada gejala menonjol berkembang di masyarakat segera laporkan ke Posko Gugus Tugas. Yang terpenting jangan percaya hoaks,” tegas Terkelin.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Karo Martin Sitepu menegaskan, hingga kini belum ada kasus positif virus Corona di Kabupaten Karo. Meski begitu, dalam mencegah dan memutus mata rantai penularan virus corona, diputuskan untuk menutup lokasi pariwisata.

“Sesuai koordinasi dengan Dinas Pariwisata Karo, segala objek wisata di Karo sementara ditutup, guna memutus mata rantai penyebaran virus tersebut,” tegas Martin.

Kepada para camat, Martin menekankan agar terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang virus corona. Hal ini agar masyarakat tidak mudah percaya dengan informasi hoaks di media sosial.

“Jangan percaya hoaks, tetaplah tenang dan jangan panik. Khusus Kabupaten Karo belum ada warga kita terindikasi positif Covid-19. Untuk itu hari ini saya membuat surat edaran seluruh kepada masyarakat Karo melalui camat agar setiap daerahnya melakukan pendataan perusahaan asing dan perusahaan lokal untuk kemudian dilakukan penyemprotan disinfektan, secara mandiri, serentak dilakukan dalam minggu ini, dimulai hari Kamis, Jumat dan Sabtu,” pungkasnya. (deo)

6 Perwira Polres Binjai Dimutasi

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin mengeluarkan surat telegram berbeda yang berisi mutasi maupun promosi hingga pensiun oleh seratusan perwira. Dari jumlah ini, 7 perwira diantaranya di lingkungan Polres Binjai.

Surat Telegram Nomor 326/III/KEP/2020 berisikan mutasi Waka Polres Binjai, Kompol Hendrawan sebagai Kasubbagselek Bagdalpers Biro SDM Polda Sumut. Penggantinya Kompol Natanael Panjaitan dari Kasubbagminopsnal Bagbinopsnal Ditpamobvit Polda Sumut.

Sementara dalam Telegram ST/327/III/KEP/2020 pada 24 Maret 2020, ada 4 perwira yang menjabat Kapolsek dan Kasat dimutasi. Adalah, Kapolsek Binjai Selatan, AKBP Syaiful Bahri dimutasi sebagai Gadik Madya 8 SPN Poldasu.

Pengganti AKBP Bilter dari Kapolsek Kutalimbaru Resor Kota Besar Medan. Lalu Kasat Lantas Polres Binjai AKP Ali Umar bergeser ke Kasat Lantas Polres Langkat.

Penggantinya, AKP Hendri Nupia Dika Barus dari Paur Si BPKB Subditregident Ditlantas Poldasu. Kemudian ada Kapolsek Binjai Timur, AKP Sahala Harahap dimutasi sebagai Panit 3 Subdit 2 Ditintelkam Poldasu.

Penggantinya, Iptu Arifin Pardede dari Paurlog Bagsumda Polres Langkat. Lalu ada Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP M Yunus Tarigan yang dimutasi ke Panit 2 Unit 1 Subdit 3 Ditresnarkoba Poldasu.

Penggantinya dari PS Kanit Dalmas Satsabhara Polrestabes Medan, Iptu M Rian Permana. Terakhir Kanit Turjawali Satlantas Polres Binjai, Ipda Fajar Prabowo dimutasi sebagai Pama Polres Humbang Hasundutan.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan membenarkan adanya mutasi ini. “Rotasi jabatan adalah hal yang biasa dalam rangka penyegaran, pengembangan karir seorang perwira dan juga kebutuhan organisasi,” kata dia, Rabu (25/3).

Selain mutasi maupun promosi, juga ada yang pensiun. Adalah Kompol Muliono, Kasubbagdalops Bagops Polres Binjai. (ted)

IPK Karo Semprot Disinfektan di 3 Kelurahan & Pengadilan

PENYEMPROTAN: DPD IPK Karo melakukan penyemprotan disinfektan di gedung Pengadilan Negeri Kabanahe, Selasa (24/3). Tamba Tinendung/sumut pos
PENYEMPROTAN: DPD IPK Karo melakukan penyemprotan disinfektan di gedung Pengadilan Negeri Kabanahe, Selasa (24/3). Tamba Tinendung/sumut pos
PENYEMPROTAN: DPD IPK Karo melakukan penyemprotan disinfektan di gedung Pengadilan Negeri Kabanahe, Selasa (24/3).  Tamba Tinendung/sumut pos
PENYEMPROTAN: DPD IPK Karo melakukan penyemprotan disinfektan di gedung Pengadilan Negeri Kabanahe, Selasa (24/3). Tamba Tinendung/sumut pos

KARO, SUMUTPOS.CO – Untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19, DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Karo melakukan penyemprotan cairan disinfektan bergandeng tangan dengan pemerintah setempat.

Selasa (24/3) merupakan hari ketiga melakukan penyemprotan. Hari tersebut dilakukan penyemprotan di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Lau Cimba, Padang Mas, Gung Negeri yang seluruhnya berada di Kecamatan Kabanjahe, dan di Kantor Pengadilan Negeri Kabanjahe.

Selain penyemprotan, juga dilaksanakan pembuatan tempat cuci tangan untuk umum, di beberapa titik keramaian di Kabanjahe bersama camat dan lurah setempat.

Ketua DPD IPK Kabupaten Karo Gembira Ginting mengatakan, penyemprotan ini menggunakan cairan pembersih dicampur dengan air, yang disemprotkan ke seluruh tempat, mulai bagian luar hingga ke bagian dalam ruangan.

Saat penyemprotan, pihaknya memakai alat perlengkapan yang sederhana sesuai SOP dengan menggunakan penutup badan yang terbuat dari bahan plastik serta menggunakan penutup kepala. “Hal ini kita lakukan untuk mencegah COVID-19. Ini adalah hari ketiga. Bagaimana lah agar kita tetap sehat dan kita harus senantiasa menjaga kebersihan diri serta waspada dalam menghadapi virus yang saat ini sudah begitu mewabah,” ujar Gembira.

Sekjen IPK Bistok Situmorang menambahkan bahwa cairan disinfektan yang disemprotkan tersebut adalah biaya sendiri dan bahannya sesuai anjuran WHO. Dalam penyemprotan pun, pihaknya melakukannya sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur).

Sementara, Ketua Pengadilan Negeri Kabanjahe Sulhanuddin SH MH menyampaikan terima kasih kepada DPD IPK Karo atas kepeduliannya dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19 yang sudah begitu meresahkan.

“Saya ucapkan terima kasih karena sudah mau menyempatkan waktu dan tenaga untuk menyemprotkan disinfektan di kantor kami. Kemarin saya sudah minta Pemkab untuk lakukan penyemprotan cairan disinfektan, tapi sampai hari ini belum datang juga. Maka tadi bawahan saya menghubungi IPK Karo untuk singgah di kantor ini untuk melakukan penyemprotan,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa sudah beberapa sidang yang ditunda. Namun, ada beberapa sidang yang harus dilaksanakan tanpa bisa ditunda. Berhubung kantor ini merupakan tempat kujungan masyarakat yang silih berganti, maka sangat dibutuhkan antisipasi secara cepat.

Di tempat lain, tampak Lurah Lau Cimba Dianta Sembiring bersama beberapa pemuda lainnya membuat tempat cuci tangan untuk umum. Mereka, antara lain Alumni Universitas Padjajaran, Permata GBKP Jalan Kotacane, IPK, Muhammadyah dan OMK Lau Cimba. Mereka membuat tempat cuci tangan untuk umum di beberapa titik di Kabanjahe, seperti di Tugu Air Mancur, Kantor Pos dan Simpang Empat. (deo)

Langkat Kerahkan 2.640 Tenaga Medis

VIDEO CONFERENCE: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melakukan Video conference dengan Gubsu Edy Rahmayadi terkait penanganan pencegahan Covid-19 di Posko Satgas Gugus Tugas Penangulangan Covid-19.
VIDEO CONFERENCE: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melakukan Video conference dengan Gubsu Edy Rahmayadi terkait penanganan pencegahan Covid-19 di Posko Satgas Gugus Tugas Penangulangan Covid-19.
VIDEO CONFERENCE: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melakukan Video conference  dengan Gubsu Edy Rahmayadi terkait penanganan pencegahan Covid-19 di Posko Satgas Gugus Tugas Penangulangan Covid-19.
VIDEO CONFERENCE: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melakukan Video conference dengan Gubsu Edy Rahmayadi terkait penanganan pencegahan Covid-19 di Posko Satgas Gugus Tugas Penangulangan Covid-19.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Satgas Gugus Percepatan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Langkat, mengerahkan 2.640 tenaga kesehatan yang menyebar di 5 rumah sakit isolasi PDP Corona dan 32 UPT. Puskesmas di wilayah Langkat.

“Selain melakukan berbagai bentuk imbauan dan penyemprotan Disinfektan di perkantoran dan tempat umum, Satgas Gugus juga mengerahkan 2.640 tenaga kesehatan, untuk menekan penyebaran wabah Corona di Langkat, “ kata Jubir Satgas Gugus, dr. Arifin selaku Kabid Yankes Dinkes Langkat, di Posko Covid-19 Dinkes Langkat, Selasa (24/3) Dikatakannya, adapun 5 rumah sakit isolasi PDP tersebut, sambung dr Arifin, untuk Langkat Hilir RSU Putri Bidadari dan RSU Tanjung Pura. Langkat Hulu RSU Delia, sedangkan untuk Teluk Aru RSU Pertamina Pangkalan Brandan dan RSU PT.PTN II Tanjung Selamat. Tenaga kesehatan di lima RSU tersebut berjumlah 713 orang. Terdiri dari 117 tenaga sepesialis umum, 6 spesialis paru, 14 penyakit dalam, 54 dokter umum, 462 bidan dan 376 perawat. Kelima RSU tersebut memiliki kapasitas Ruang Isolasi 14 Bed dan tempat tidur 33 Bed.

Sedangkan untuk 1.611 tenaga kesehatan lainnya, sambung dr. Arifin, berada di 32 UPT Puskesmas yang menyebar di 23 kecamatan yang ada di Langkat.

Terdiri dari 135 dokter, 427 perawat, 840 bidan, 97 tenaga promkes, 35 tenaga sanitarian, 58 tenaga farmasi dan 19 ahli teknologi Lab Medik.Sehingga jumlah total keseluruhan tenaga medis untuk Kabupaten Langkat berjumlah 2,640 orang,” imbuhnya.

Dr.Arifin juga menambahkan sebanyak 32 UPT Puskesmas, papar dr. Arifin berada di Bahorok, Bukit Lawang, Tanjung Langkat, Marike, Serapit, Kuala, Namutrasi, Namu Ukur, Selesai, Sambirejo, Stabat, Karangrejo, Tanjung Beringin, Stabat Lama, Tanjun Selamat, Sei Bamban, Sawit Seberang, Secanggang, Hinai Kiri, Teluk, Pantai Cermin, Gebang, Securai, Pangkalan Brandan, Tangkahan Durian, Pangkalan Susu, Beras Basah, Desa Lama, Besitang, Pematang Jaya, Stungkit, Pematang Cengal.

“Sembari menyampaikan, saat ini Satgas Gugus juga tengah mempersiapkan tambahan 40 tempat tidur untuk karantina kasus virus Corona, di Mess USU Pamah Tambunan, Gudang PKK dan Akper Pemkab Langkat.” kata dr.Arifin . Satgas Gugus melalui Diskominfo Langkat telah melakukan imbauan, baik melalui selebaran PDF di Medsos, media cetak dan online, serta di 8 radio lokal selama 7 hari berturut-turut.

“Selain itu, Satgas Gugus juga telah melaksanakan sweping malam untuk membubarkan warga di keramaian maupun di tempat-tempat umum melalui TNI/Polri dan Satpol PP, “ungkapnya. (yas/han)

Melawan Pandemi Corona, Binjai 185 ODP, 3 Dikarantina

FASILITAS: Rumah Sementara di Gedung MTQ Binjai Timur memiliki fasilitas bed untuk pasien terpapar Corona.
FASILITAS: Rumah Sementara di Gedung MTQ Binjai Timur memiliki fasilitas bed untuk pasien terpapar Corona.
FASILITAS: Rumah Sementara di Gedung MTQ Binjai Timur memiliki fasilitas bed untuk pasien terpapar Corona.
FASILITAS: Rumah Sementara di Gedung MTQ Binjai Timur memiliki fasilitas bed untuk pasien terpapar Corona.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Jumlah Orang Dalam Pemantauan Covid-19 di Kota Binjai terus bertambah. Hingga Rabu (25/3) pukul 16.46 WIB, sudah 185 orang yang termasuk dalam ODP. Dan 3 orang menjalani karantina di rumah sementara di Gedung MTQ Binjai Timur.

Adanya peningkatan dari sehari sebelumnya, yakni 162 orang. Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Binjai, Ahmad Yani, jumlah ODP yang bertambah semakin baik. Sebab, masyarakat proaktif melaporkan kepada pemerintah setempat. “Yang buruk itu kalau PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Ini ada yang salah pemahamannya di masyarakat. Kalau ODP ini baru pulang dari daerah terjangkit dipantau dan terdata, dan selesai akan dicabut ODP. Kalau ODP sedikit atau gak ada berarti pemerintah gak kerja, artinya semakin banyak terdata ODP, ya bagus,” kata Yani.

Tim Penanggulangan Covid-19 Binjai sudah membuka Posko di Dinas Kesehatan. Tim gabungan dari sejumlah instansi bersama medis terus melakukan koordinasi, mendata warga Binjai yang terdampak virus Corona. “Terakhir yang dikarantinakan adalah warga Binjai Utara yang baru berpulang dari daerah Ibu Kota Jakarta,” tambah dia.

Sementara, BPBD, Dishub dan Satpol PP Binjai terus keliling Kota Rambutan unsur TNI-Polri melakukan sweeping Selasa malam ke cafe-cafe, Pasar Kaget bahkan pesta undangan yang dibubarkan. Seorang pedagang warung mengaku dilema dengan keadaan ini. Pasalnya, sudah dua pekan jualannya sepi. Namun kini, ada kebijakan pembubaran aktivitas orang berkumpul, dan semakin diperparah lantaran pemerintah tidak mberikan solusi.

“Kalau kamu tidak bisa jualan kami makan apa? Sudah dua minggu begini sepi, sekarang main bubarkan. Orang itu enak lah digaji negara, yang pedagang ini uang buat makan dari mana? Kasih solusi lah atas keadaan darurat,” kata pedagang Pasar Kaget. Tak hanya pedagang, di Binjai para pengemudi ojek online juga sudah sangat merasakan dampak corona. Mereka merasakan sepi order baik penumpang mau pun yang memesan makanan. “Sepi kali sekarang order, beli minum rokok pun payah. Kami berharap pemerintah setempat kasih solusi untuk masyarakat,” tukas Sampang, Pengemudi Ojek Online. (ted/han)

Gara-gara Ponsel Calon Pembeli Tak Aktif, Sabu 4 Kg Gagal Diantar

DIDAKWA: Tiga terdakwa kurir sabu seberat 4 kg, menjalani sidang lanjutan di Pengadailan Negeri, Medan , Selasa (24/3).
DIDAKWA: Tiga terdakwa kurir sabu seberat 4 kg, menjalani sidang lanjutan di Pengadailan Negeri, Medan , Selasa (24/3).
DIDAKWA: Tiga terdakwa kurir sabu seberat 4 kg, menjalani sidang lanjutan di Pengadailan Negeri, Medan , Selasa (24/3).
DIDAKWA: Tiga terdakwa kurir sabu seberat 4 kg, menjalani sidang lanjutan di Pengadailan Negeri, Medan , Selasa (24/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gara-gara telepon seluler calon pembeli sabu tidak aktif. Nasib sial dialami tiga terdakwa kurir sabu yakni Azhar, Eka Wahyudi dan Jainal Abidin. Ketiganya terpaksa harus berurusan dengan kepolisian dari Ditres Narkoba Polda Sumut, hingga akhirnya berujung di kursi pesakitan.

Keterangan saksi dari petugas polisi yang dihadirkan dalam persidangan, Toga dan Dedi Irwandi menuturkan sebelumnya telah mendapat informasi adanya transaksi narkotika jenis sabu.

“Kemudian ketiga terdakwa ditangkap atas pengembangan informasi dari masyarakat,” kata saksi di hadapan majelis hakim diketuai Jarihat Simarmata pada sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (24/3).

Menurut saksi, sabu seberat 4kg itu berasal dari Aceh dan akan dibawa ke Medan. Namun, sebelum sampai ke tangan pembeli, ketiganya sudah lebih dulu diamankan polisi ,lantaran sabu masih sempat dititipkan di rumah salah satu terdakwa . “Kediaman terdakwa Azhar disebut-sebut kerap dijadikan tempat penyimpanan narkotika,” ungkap saksi.

Sedangkan dalam berkas dakwaan jaksa dijelaskan, sehari sebelum tertangkap, terdakwa Eka Wahyudi mendapat sambungan dari seseorang bernama Mikel (DPO) dengan menawarkan pekerjaan menjemput sabu dari Aceh untuk dibawa ke Medan. Informasi lebih lanjut, terdakwa Eka Wahyudi akan dihubungi terdakwa Azhar.

Karena terdakwa Eka tidak memiliki uang, terdakwa Azhar kemudian mentransfer uang Rp500 ribu untuk keperluan biaya keberangkatan ke Aceh.

Eka Wahyudi kemudian mengajak terdakwa Jainal Abidin. Keesokan harinya keduanya berangkat ke Lhok Nibong, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi NAD dengan menggunakan mobil. Tidak lama kemudian terdakwa Azhar tiba di lokasi tersebut.

Setelah memasukkan sabu seberat 4 kg tersebut, ketiganya berangkat menuju Kota Binjai. Karena ponsel calon pembeli tidak aktif, sabu tersebut untuk sementara disimpan di rumah terdakwa Eka Wahyudi. Namun naas, gerak terdakwa rupanya sudah diketahui polisi. Ketiganya kemudian dibekuk dan diamankan sabu tersebut sebagai barang bukti.

Ketiga terdakwa masing-masing dijerat pidana Pasal 114 (2) Jo Pasal 132 (1) UU No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (man/btr)

Purnawirawan TNI Tewas Saat Memancing

EVAKUASI : Personel Polsek Sumbul Polres Dairi mengevakuasi mayat Jawanswn Sipayung ke Puskesmas Silalahi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
EVAKUASI : Personel Polsek Sumbul Polres Dairi mengevakuasi mayat Jawanswn Sipayung ke Puskesmas Silalahi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
EVAKUASI : Personel Polsek Sumbul Polres Dairi mengevakuasi mayat Jawanswn Sipayung ke Puskesmas Silalahi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
EVAKUASI : Personel Polsek Sumbul Polres Dairi mengevakuasi mayat Jawanswn Sipayung ke Puskesmas Silalahi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Jawansen Sipayung (60) warga penduduk Situnggaling Kecamatan Merek Kabupaten Karo ditemukan tewas dipinggir pantai kawasan Danau Toba tepatnya di Dusun Simbur Desa Silalahi 2 Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi, Rabu (25/3) pukul 14.00 WIB.

Jasad pria yang merupakan purnawirawan anggota TNI itu ditemukan warga persis bibir pantai. Demikian disampaikan Bapospol Silalahi Polsek Sumbul Polres Dairi, Aiptu M Munthe serta anggota Satgas BPBD Dairi di Silalahi, Janwar Silalahi, Rabu (25/3).

Aiptu M Munthe menerangkan, jasad korban pertama sekali dilihat, Dores Pintubatu yang hendak ke Danau untuk menjaring ikan. Saksi melihat korban tergeletak disamping batu pinggiran pantai Danau Toba degan posisi miring atau setengah telungkup dan tidak bergerak. Lalu saksi memberitahukan temuan mayat itu kepada warga dan Bapospol Sialahi.

Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Silalahi. Hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Silalahi tidak ada ditemukan tanda Kekerasan ditubuh Korban. Hanya ditemukan adanya luka lecet dibagian dahi korban. Korban ke Silalahi diduga memancing ikan.

Dugaan sementara korban jatuh tergelincir ketika hendak mengambil lumut sebagai umpan memancing. Munthe mengatakan, pihak telah menghubungi keluarga korban untuk membawa kerumah duka di Merek . (rud/btr)