26.3 C
Medan
Wednesday, January 21, 2026
Home Blog Page 4444

Polisi Polres Tanah Karo Bekuk 2 Penulis Togel

DIAPIT: Kedua tersangka penulis togel bersama barang bukti diapit petugas Polres Karo. SOLIDEO/SUMUT POS
DIAPIT: Kedua tersangka penulis togel bersama barang bukti diapit petugas Polres Karo. SOLIDEO/SUMUT POS
DIAPIT: Kedua tersangka penulis togel bersama barang bukti diapit petugas Polres Karo. SOLIDEO/SUMUT POS
DIAPIT: Kedua tersangka penulis togel bersama barang bukti diapit petugas Polres Karo. SOLIDEO/SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – Personel Satreskrim Polres Tanah Karo meringkus dua tersangka tindak pidana judi togel, di Jalan Wagimin, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Awalnya, polisi menangkap DS (19) warga Jalan Irian, Kecamatan Kabanjahe. Dia dibekuk di sebuah warung kopi. Dari tangannya diamankan sejumlah barang bukti, diantaranya buku tafsir mimpi, dua buah blok berisi angka tebakan. Selain itu, satu buah blok kosong, dan uang tunai sebanyak Rp 206 ribu juga diamankan.

Tak sampai disitu, petugas kemudian melakukan pengembangan dan berbasil membekuk tersangka lain tak jauh dari lokasi penangkapan pertama. RS (25) adalah nama tersangka yang juga menetap di Jalan Irian, Kecamatan Kabanjahe itu.

Dari tangannya diamankan barang bukti uang tunai sebanyak Rp 928 ribu. Tiga lembar rekapan hasil penjualan angka tebakan, satu buah blok kupon berisi angka tebakan juga disita.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Sastrawan Tarigan mengatakan, penangkapan itu adalah bentuk pemberantasan judi di wilayah Kabupaten Karo. Kedua tersangka saat ini sudah diamankan dan sedang dalam pemeriksaan.

“Awalnya kita tangkap tersangka D. Dari situ, kita amankan barang bukti buku tafsir dan yang lain. Di sini dia berperan sebagai tukang tulis. Lalu kita lakukan pengembangan, kita tangkap kembali tersangka RS. Kalau dia ini adalah sub agen togelnya. Kita masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lain,” jelasnya. (deo/han)

Pisah Sambut Kapolres Tebingtinggi, Umar Zunaidi: AKBP Sunadi Mampu Berantas Narkoba

KEBERSAMAAN: Kapolres Tebingtinggi baru AKBP James Hutagaol didampingi mantan Kapolres AKBP Sunadi bersama Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, Bupati Sergai Soekirman pada pisah sambut kapolres Tebingtinggi.
KEBERSAMAAN: Kapolres Tebingtinggi baru AKBP James Hutagaol didampingi mantan Kapolres AKBP Sunadi bersama Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, Bupati Sergai Soekirman pada pisah sambut kapolres Tebingtinggi.
KEBERSAMAAN: Kapolres Tebingtinggi baru AKBP James Hutagaol didampingi mantan Kapolres AKBP Sunadi bersama Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, Bupati Sergai Soekirman pada pisah sambut kapolres Tebingtinggi.
KEBERSAMAAN: Kapolres Tebingtinggi baru AKBP James Hutagaol didampingi mantan Kapolres AKBP Sunadi bersama Wali Kota Umar Zunaidi Hasibuan, Bupati Sergai Soekirman pada pisah sambut kapolres Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pisah sambut Kapolres Tebingtinggi dari AKBP Sunadi kepada AKBP James Hutagaol berlangsung penuh keakraban di halaman Mapolres Tebingtinggi, Kamis (27/2).

Dalam pisah sambut tersebut, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan didampingi Bupati Sergai, Soekirman mengucapkan selamat datang dan mengalungkan bunga dan memakaikan pakaian adat melayu kepada Kapolres Tebingtinggi AKBP James Hutagaol.

Pada kesempatan itu, Umar Zunaidi mewakili Pemko Tebingtinggi mengucapkan terimakasih kepada AKBP Sunadi yang menjabat Kapolres selama 2 tahun 2 bulan, sudah menciptakan kondisi yang aman kondusif setiap hari serta telah mengawal pesta demokrasi dengan aman di Kota Tebingtinggi.

“Polres Tebingtinggi dibawah pimpinan Kapolres AKBP Sunadi mampu memberantas kejahatan terlebih memerangi narkoba,” tegas Umar. Sedangkan kepada AKBP James Parlindungan Hutagaol, Umar Zunaidi menyampaikan tugas Kapolres sudah menanti yakni event pengamanan MTQ tingkat Sumut. “Mari kita bergandeng tangan untuk menyukseskan MTQ tingkat Provinsi Sumatera Utara bulan April 2020 mendatang,”ajak Zunaidi kepada Kapolres Tebingtinggi.

Sementara itu, Kapolres AKBP James Parlindungan Hutagaol setelah memperkenalkan diri menyampaikan ke depan akan membangun hubungan silaturahmi dengan Pemko Tebingtinggi dan Pemkab Sergai agar semakin bersinergi.

“Polres Tebingtinggi juga akan membangun Silatuhrami dengan tokoh masyarakat, agama dan pemuda serta pers. Kita harapkan hubungan silaturahmi akan semakin ditingkatkan,” papar AKBP James Hutagaol.

Hadir dalam pisah sambut itu Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar, Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin, Brigif Rimbaraya, Kajari Tebingtinggi Mustaqfirin, Ketua DPRD Tebingtinggi Basyaruddin Nasution, Kalapas Kelas II B Tebingtinggi Theo Adrianus Purba dan para OPD, organisasi keagamaan dan pemuda. (ian/han)

4 Perwira Polrestabes Deliserdang Disertijabkan

SERTIJAB: Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, memimpin acara sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjungmorawa dan Kapolsek Batangkuis, Jumat (28/2).
SERTIJAB: Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, memimpin acara sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjungmorawa dan Kapolsek Batangkuis, Jumat (28/2).
SERTIJAB: Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK,  memimpin acara sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjungmorawa dan Kapolsek Batangkuis, Jumat (28/2).
SERTIJAB: Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, memimpin acara sertijab Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjungmorawa dan Kapolsek Batangkuis, Jumat (28/2).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK, memimpin acara serah terima jabatan Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kapolsek Tanjungmorawa dan Kapolsek Batangkuis, Jumat (28/2).

Serah terima sejumlah pejabat utama di Mapolresta Deli Serdang itu berdasarkan KEP Kapolda Sumut Nomor: KEP/301/II/2020 tanggal 17 Februari 2020 dan ST Kapolda Sumut Nomor: ST/154/II/KEP/2020 tanggal 17 Februari 2020 tentang Pemberitahuan Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di Lingkungan Polda Sumut.

Adapun pejabat utama yang diserah terimakan adalah Kabag Ops Polresta Deliserdang dari Kompol Bambang Rubianto SH kepada Kompol Rachmad Affandi, SE yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit 4 Ditreskrimsus Poldasu. Sedangkan Kompol Bambang mendapat job baru sebagai Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda Sumut.

Kemudian, jabatan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang dari AKP Raffles Langgak Putra, SIK diserahkan kepada AKP Muhammad Firdaus SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kanit 2 Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumut. Sedangkan AKP Raffles dimutasi menjadi Wakasat Reskrim Polrestabes Medan.

Kapolsek Tanjungmorawa dari AKP Ilham Harahap SH,MH kepada AKP Sawangin,SH yang sebelumnya bertugas sebagai Kanit 3 Sat PJR Ditlantas Polda Sumut. Sedangkan AKP Ilham dipercaya menjadi Kasat Sabhara Polres Asahan.

Sedangkan jabatan Kapolsek Batangkuis dari AKP Madianta Br. Ginting, SH dipercaya kepada AKP Simon Pasaribu, SH yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat Sabhara Polres Langkat. Dan AKP Madianta menjadi Pama Polrestabes Medan.

Kapolresta Deliserdang, Kombes Pol Yemi Mandagi SIK menegaskan, mutasi jabatan merupakan hal yang biasa di lingkungan organisasi Polri yang bertujuan untuk menjaga dinamika operasional dan penyegaran proses manajerial organisasi dalam melaksanakan misi untuk mencapai visi yang telah ditetapkan.

Kepada pejabat baru, Kapolresta Deliserdang meminta agar segera menyesuaikan dengan jabatan dan tempat tugas masing-masing, serta menjalin kerja sama dengan seluruh personel serta melakukan koordinasi guna menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekompakan serta menciptakan suasana kerja yang kondusif. (btr)

Proyek Jalan Alternatif Karo-Deliserdang Mangkrak

TINJAU: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau jalan alternatif Karo-Deliserdang, belum lama ini.
TINJAU: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau jalan alternatif Karo-Deliserdang, belum lama ini.
TINJAU: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau jalan alternatif Karo-Deliserdang, belum lama ini.
TINJAU: Bupati Karo, Terkelin Brahmana saat meninjau jalan alternatif Karo-Deliserdang, belum lama ini.

KARO, SUMUTPOS.CO – Tahun berganti tahun, pembangunan jalan alternatif Karo Deliserdang, tak kunjung selesai. Padahal, pembukaan jalan sepanjang 5,2 kilometer di Desa Serdang, Kecamatan Barusjahe ini, telah menelan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Karo 2018 sebesar Rp3,1 miliar.

Namun hingga Februari 2020, jalan alternatif yang diyakini mampu mengatasi kemacetan jalur Medan-Berastagi ini tak kunjung selesai. Mirisnya, sesuai informasi dari masyarakat, kondisi jalan yang dikerjakan dalam program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-101, dan Program Karya Bakti Tahun 2018 itu, kembali ditumbuhi semak belukar.

Anehnya, sudahlah jalan alternatif Karo-Deliserdang mangkrak, Bupati Karo Terkelin Brahmana justru meminta pembangunan jalan baru Medan-Berastagi melalui jalur Berastagi-Sibolangit -Tuntungan. Hal ini yang dipertanyakan masyarakat Kecamatan Barusjahe. “Jalan tembus Karo-Deliserdang kemarin pun tak jadi-jadi, sekarang malah minta jalan baru. Seharusnya satu-satu lah diselesaikan,”kesal P Sitepu (36) pada Sumut Pos, Jumat (28/2) malam.

Menurut Sitepu, warga Kecamatan Barusjahe, khususnya desa-desa sekitar jalan alternatif tersebut pasti kecewa atas masih mangkraknya jalan tersebut. “Warga pasti kecewalah. Karena selama ini kami menunggu, tau-taunya nggak jelas. Kalau begini kan sudah sia-sia,” kesalnya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karo, Ir Nasib Sianturi saat dikonfirmasi berdalih pihaknya masih memperjuangkan lanjutan pembangunan jalan alternatif ini. “Lagi diperjuangkan dan dua hari yang lewat kita sudah usulkan di Rakortek PUPR,” dalihnya.

Nasib mengaku sampai hari ini belum ada usulan dari Pemkab Deliserdang. “Usulan dari mereka (Pemkab DS) belum ada, kita sudah minta Dinas Kehutanan Provinsi memfasilitasi. Kita sudah 3 kali buat usulan, tapi tidak mungkin usulan kita saja ditindaklanjuti karena Deliserdang belum buat usulan,” katanya.

Lalu apa usaha kedepan untuk memperjuangkan proyek ini? Nasib kembali melempar “bola panas” ke Pemkab Deliserdang. “Awal Januari sudah kita koordinasi melalui Pak Sekda Deliserdang dan Kepala PUPR. Sudah kita minta supaya Deliserdang buat usulan. Dinas Kehutanan Provinsi,juga sudah minta supaya Deliserdang buat usulan,” tandasnya. (deo/han)

Brimob Binjai Jumat Barokah Bersama Masyarakat

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Daerah Sumatera Utara menggelar Jumat Barokah dengan membagikan 450 porsi sarapan pagi kepada masyarakat di Terminal Bus Kota Binjai, Jalan Ikan Paus, Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur, (28/2).

“Jumat Barokah akan kami laksanakan setiap minggunya untuk terus menunjukkan keberadaan Polri yang terus hadir di tengah masyarakat,” kata Danyon A Pelopor Satbrimobdasu, AKBP Boy Siregar didampingi Wadanyon Kompol Samsul Bahri.

“Dan ini memang salah satu programnya dari Satbrimobdasu sebagai untuk membantu masyarakat sekitar untuk bisa saling berbagi dan selalu dekat dengan masyarakat,” tambah jebolan Akademi Kepolisian 2001 ini.

Sementara, Joko Basuki, Anggota DPRD Binjai yang juga hadir dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi kegiatan tersebut. “Semoga kiranya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kota Binjai. Saya ucapkan juga terimakasih kepada Bapak Danyon dan jajaran yang telah melaksanakan Jumat Barokah ini,” ujar politisi Partai Gerakan Indonesia Raya ini.

Jumat Barokah Yon A Pelopor Satbrimobdasu ini juga mendapat apresiasi dari Komunitas Ojok Online. Kegiatan tersebut digelar sejak pukul 07.30 WIB sampai 11.00 WIB. (ted/han)

Bupati Langkat Gratiskan Umroh kepada Juara MTQ dan Bilal Mayit

SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan trofy bergilir dari PT LNK untuk diperebutkan kembali oleh peserta MTQ. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan trofy bergilir dari PT LNK untuk diperebutkan kembali oleh peserta MTQ. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan trofy bergilir dari PT LNK untuk diperebutkan kembali oleh peserta MTQ.  ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
SERAHKAN: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA menyerahkan trofy bergilir dari PT LNK untuk diperebutkan kembali oleh peserta MTQ. ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat, Terbit Rencana PA memberikan hadiah berangkat umroh gratis kepada 2 orang calon pemenang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke- 53 tingkat Kabupaten Langkat tahun 2020 dan 2 orang bilal mayit warga Padang Tualang.

Hal tersebut disampaikan Bupati Langkat, saat membuka MTQ di Lapangan Bola Kaki Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Padang Tualang, Langkat, Senin (24/2).

Hadiah tersebut, kata Bupati, diberikan atas arahan dari H.Ngogesa Sitepu selalu memberikan hadiah berangkat umroh gratis kepada 2 orang pemenang MTQ.

Bupati Langkat berharap kegiatan seperti ini dapat membumikan alquran di kehidupan, guna mencapai kesejahteraan lahir dan batin. Serta menjadikan musabaqoh ini sebagai musabaqoh hati dan mengutamakan adab dan akhlak karimah.Sebab tidak akan mulia qori qoriah yang handal tapi tidak beradab,”tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Langkat, dr H Indra Salahudin selaku Sekdakab Langkat, pada laporannya, MTQ ke 53 ini mengangkat tema bersama alquran kita wujudkan masyarakat yang maju, sejahtera dan religius. MTQ ini berlangsung selama 5 hari mulai 24 sampai 28 februari 2020, diikuti 23 kafilah dari Kecamatan se Langkat dan 1 kafilah khusus dari PT.LNK.

Kadis Kominfo Langkat H.Syahmadi, sebelumnya menjelaskan Bupati telah mengumrohkan dan menghajikan 309 orang, ditambah 4 orang di MTQ ini maka totalnya menjadi 403 orang. Dua orang calon pemenang MTQ dan dua orang bilal mayit atas nama Sunardi dan Samsul warga Padang Tualang. Selain itu, Bupati juga mengumumkan hadiah umroh kepada 2 orang dari H.M.Nur Abu Bakar pemilik RSU Putri Bidadari. ( yas )

Pengurus DPC HIPKI dan DPC HISPPI PNG Langkat Priode 2020-2024 Dilantik

DIABADIKAN: Pengurus HIPKI dan HISPPI PNG Langkat diabadikan bersama Ketua DPP HIPKI Pusat, H Asep Syarifudin usai dilantik di di Gedung PKK Langkat, Stabat, Rabu (26/2). ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
DIABADIKAN: Pengurus HIPKI dan HISPPI PNG Langkat diabadikan bersama Ketua DPP HIPKI Pusat, H Asep Syarifudin usai dilantik di di Gedung PKK Langkat, Stabat, Rabu (26/2). ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
DIABADIKAN: Pengurus HIPKI dan HISPPI PNG Langkat diabadikan bersama Ketua DPP HIPKI Pusat, H Asep Syarifudin usai dilantik di di Gedung PKK Langkat, Stabat, Rabu (26/2). ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
DIABADIKAN: Pengurus HIPKI dan HISPPI PNG Langkat diabadikan bersama Ketua DPP HIPKI Pusat, H Asep Syarifudin usai dilantik di di Gedung PKK Langkat, Stabat, Rabu (26/2). ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pengurus DPC Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia (HIPKI) dan DPC Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji Indonesia – Pendidikan Non Formal (HISPPI PNF) Kabupaten Langkat periode 2020-2024, di lantik di Gedung PKK Langkat, Stabat, Rabu (26/2)

Ketua DPC HIPKI Langkat yang dilantik adalah Muliani, dan Ketua DPC HISPPI PNF Adil Ilham.

Kadis Pendidikan Langkat, DR.H. Saiful Abdi mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, mengapresiasi kinerja HIPKI maupun HISPPI PNF Langkat selama ini. Sebab, mampu menjadi ujung tombak mewujudkan visi misi Bupati Langkat pada bidang pendidikan dan religius.

Untuk itu, lanjut Saiful, sangat diharapkan peningkatan kinerja dan karya pada kepengurusan yang baru dilantik dalam memajukan Langkat di berbagai bidang yang ada pada fokus tugas organisasi, terkhusus pada bidang pemberdayaan keterampilan dan kursus di tengah masyarakat.

“Saya ucapkan selamat atas pelantikan ini dan saya mengharapkan kerja sama yang sinergi untuk membangun Langkat lebih baik lagi,”harapnya. Sementara itu, Ketua DPD HISPPI PNF Sumut H Abdul Jeban, menginstruksikan untuk melakukan semua program kegiatan dengan ikhlas, terutama untuk memberikan pendidikan dan pelatihan kepada semua lapisan masyarakat.

Ketua DPD HIPKI Sumut Minda Berti Napitupuluh, juga mengimbau agar para pengurus yang dilantik dapat menyelangarakan pelatihan bagi peningkatan SDM di tengah masyarakat dengan kesungguhan dan keikhlasan.

Sementara itu, Ketua DPP HIPKI pusat, H Asep Syarifudin, menekankan agar HIPKI di seluruh wilayah Indonesia, dapat membantu kemajuan bangsa ini dengan meningkatkan kecerdasan masyarakat, melalui pelatihan dan kursus. Asep berharap, melakukan pelatihan kepada perangkat desa, agar nantinya mereka dapat membimbing masyarakatnya untuk bersama-sama belajar.

“Mari kita jadikan parakat desa, sebagai target utama untuk pelaksanaan pelatihan. Ayo kita deklarasikan desa cerdas,”kata Asep.

Asep juga menyampaikan, HIPKI Langkat termasuk dalam deretan terbaik untuk tingkat nasional. Diharapkan kepengurusan baru ini dapat membawa HIPKI Langkat meraih juara HIPKI World 2020. (yas/han)

Bupati & Wakil Bupati Karo Kembalikan Uang, Kejari Tunggu Laporan Masyarakat

KARO, SUMUTPOS.CO – Hingga kini, Perbup Karo No 48 tahun 2018 masih jadi polemik di tengah masyarakat. Perbup yang dinilai “abal-abal” karena tanpa persetujuan Kemendagri dan sepengetahuan DPRD Karo ini, kian “menggelinding” karena Bupati Karo Terkelin Brahmana dan Wakil Bupati Karo Cory S Sebayang telah mengembalikan uang.

Ironisnya, uang tambahan penghasilan ini, mendadak dikembalikan orang nomor satu dan dua di Pemkab Karo itu, pasca jadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut. Pengembalian ini sontak jadi cibiran di tengah masyarakat. Warga menilai uang tersebut dikembalikan karena ketahuan oleh BPK.

“Coba kalau nggak ketahuan sama BPK, mana ada niat (bupati dan wakilnya) mengembalikan uang tersebut. Ini kan modus lama,” celoteh Ginting, salah seorang warga Kabanjahe. Hal senada juga dikatakan Koordintor Karo Corruption Watch (KCW) E. Sinulingga. Menurut Sinulingga, pengembalian uang tidak serta merta persoalan selesai begitu saja.

“Kejahatan dilihat dari niatnya. Ada nggak niat jahat dalam Perbup ini. Karena itulah, kita meminta penegak hukum segera melakukan penyelidikan,” tegas Sinulingga. Dia juga mendesak agar semua oknum penerima uang tambahan penghasilan tersebut, baik Sekda dan para ASN lainnya segera mengembalikan uang tersebut.

“Perbup ini sudah bermasalah dari awal dan belum mendapat persetujuan dari Kemendagri. Otomatis, bukan bupati dan wakilnya saja, tapi semua pihak harus mengembalikan uang yang mereka terima ke kas daerah,” pintanya. Bahkan dalam waktu dekat ini, Sinulingga berniat melaporkan persoalan ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Karo. “Akan segera kita laporkan ke Kejari Karo,” tandasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Karo Arif Kadarman yang dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (25/2) sore, mengaku pihaknya belum membaca hasil temuan BPK RI Perwakilan Sumut.

Meski demikian, pada prinsipnya Kejari Karo akan melakukan penyelidikan jika sudah menerima laporan dari masyarakat. “Buat aja dulu laporannya yang lengkap, nanti kami telaah dulu,” tegas Arif.

Sekedar mengingatkan, mengenai pengembalian uang yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati Karo ini diakui Kepala Inspektorat Philimon A. S. Brahmana, SH. “Sudah,” kata Philimon saat dikonfirmasi, Kamis (20/2) kemarin. Ditegaskan Philimon, uang tersebut dipulangkan pasca BPK selesai melakukan pemeriksaan dan audit. “Selesai pemeriksaan langsung dikembalikan sesuai dengan rekomendasi BPK,” katanya.

Tapi kenapa hanya bupati dan wakilnya saja yang mengembalikan uang? Ditanya demikian, Philimon berdalih hal itu sesuai dengan rekomendasi BPK. “Tidak ada rekomendasi BPK RI dalam LHP untuk mengembalikan,”elaknya. (deo)

Senpi Kotor, Personel Polresta Deliserdang Dihukum Push-up

PERIKSA: Wakapolresta Deliserdang, AKBP Julianto P Sirait memeriksa senpi personel di halaman Polresta Delisedang, Jumat (27/2).
PERIKSA: Wakapolresta Deliserdang, AKBP Julianto P Sirait memeriksa senpi personel di halaman Polresta Delisedang, Jumat (27/2).
PERIKSA: Wakapolresta Deliserdang, AKBP Julianto  P Sirait memeriksa senpi personel di halaman Polresta Delisedang, Jumat (27/2).
PERIKSA: Wakapolresta Deliserdang, AKBP Julianto P Sirait memeriksa senpi personel di halaman Polresta Delisedang, Jumat (27/2).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakapolresta Deliserdang melakukan pemeriksaan terhadap senjata api (senpi) 160 personel di halaman Mapolresta, Jumat (28/2).

Saat dilakukan pemeriksaan, AKBP Julianto P Sirait didampingi Kasi Propam Iptu Sutarjo dan Paur Log Iptu Manahan Pakpahan memberikan hukuman tindakan fisik terhadap personel yang tidak menjaga kebersihan senpi.

Selain itu, Wakapolres juga mengecek masa berlaku identitas pemegang senpi dinas berupa Surat Izin Membawa/Menggunakan Senjata Api (SIMSA), dan jumlah anunisi yang dipinjam pakaikan kepada personel.

“Pemeriksaan ini sifatnya pengawasan dan pengendalian. Tujuan yang utama adalah mengantisipasi (terjadinya) penyalahgunaan senjata api dan amunisi oleh anggota Polri, khususnya anggota Polresta Deliserdang dan Polsek jajaran serta setiap bulannya akan rutin dilaksanakan pemeriksaan seperti ini”, ujar Wakapolresta kepada wartawan usai pemeriksaan senpi dinas.

Dijelaskan Wakapolresta, pihaknya juga memberikan hukuman tindakan fisih berupa push-up kepada personel karena tidak menjaga kebersihan senpi dinas, dan dilakukan penarikan terhadap senpi dinas jika masa berlaku SIMSA telah habis.

“Namun kali ini seluruh personel yang menggunakan senpi dinas tidak ada SIMSAnya yang habis masa berlakunya”, tutup Waka Polresta. (btr/han)

Danau Toba Resmi Anggota UGG pada April 2020, BPODT Fokus Kembangkan 16 Geosite

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Menjelang diumumkannya secara resmi Danau Toba menjadi anggota UNESCO Global Geopark (UGG) di Paris, Prancisn

April 2020 mendatang, Badan Pengelola Otorita Danau Toba (BPODT) saat ini fokus mengembangkan 16 geosite di kawasan Danau Toba. Diharapkan, setelah ditetapkan menjadi anggota UGG, danau terbesar di Asia Tenggara itu semakin tumbuh.

Menurut Dirut BOPDT, Arie Prasetyo, dengan ditetapkannya Danau Toba sebagai anggota UGG akan memberi dampak positif bagi perkembangan pariwisata di kawasan tersebut. Pastinya, dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. “Sejauh ini masih tetap on track, tanggal (pengumuman) belum tahu pasti. Tapi, Bulan April 2020 Danau Toba akan ditetapkan menjadi anggota resmi di dalam sidang konferensi internasional UNESCO di Paris,” sebut Arie.

Kata Arie, Danau Toba menjadi anggota UGG merupakan kabar baik. Dimana, keuniakan dari biodiversity, geodiversity dan culture di Danau Toba, menjadi sesuatu sangat unik. Dia juga menyebutkan, untuk menjadi anggota UGG, tidak mudah. Karena memerlukan waktu cukup lama sejak diajukan pada tahun 2011 ke UNESCO. Namun, persetujuan baru didapat pada acara The 6th Asia Pasicific Geoprak Network (APGN) Symposium yang digelar di Rinjani Lombok, 1 September 2019, lalu.

Arie menjelaskan, ada beberapa goesite dalam penilai UGG di Danau Toba untuk mewakali biodiversity, geodiversity dan culture di Danau Toba. Hal itu yang menjadikan salah satu danau vulkanik terbesar di dunia tersebut, layak menyandang sebagai warisan dunia dan tetap harus dilestarikan.

“Ada 16 geosite yang diusulkan waktu itu, dan kami sudah koordinasikan juga dengan Pemerintah Provinsi Sumut untuk fokus dalam pengembangan 16 geosite ini. Sehingga setelah ditetapkan menjadi anggota UNESCO Global Geopark agar Danau Toba makin tumbuh,” harap Arie.

Disebutnya, ke-16 geosite di Kawasan Danau Toba tersebut, yakni Tongging Sipisopiso, Silalahi Sabungan, Haranggaol, Sibaganding – Parapat, Taman Eden, Balige-Liang Sipege–Meat, Situmurun-Blok Uluan, Hutaginjang.

Kemudian, Muara-Sibandang, Sipinsur-Bakti Raja, Bakkara-Tipang, Tele-Pangururan, Pusuk Buhit, Hutatinggi-Sidihoni, Simanindo – Batu Hoda, Ambarita – Tuktuk – Tomok. “16 geosite ini kami anggap mewakili dari keanekaragaman yang ada di Danau Toba,” jelas Arie.

Di sisi lain, Pemerintah Indonesia melalui BOPDT dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembangunan infrastruktur di kawasan Danau Toba. Hal tersebut, sebagai bentuk mendukung Danau Toba menjadi objek wisata internasional dan super prioritas. “Mereka bisa memulai belajar secara formal di institusi pariwisata sehingga proyek ini selesai pada tahun 2022 dan 2023 sudah ada hotel yang beroperasi mereka bisa jadi bagian dalam proyek ini,” tutur Arie.

Pemerintah Indonesia tengah melakukan pembangunan Toba Caldera Resort (TCR). Bila rampung, akan menyerap begitu banyak tenaga kerja. Kemudian, masyarakat juga bisa menyalurkan berbgai produk kreatif untuk dipasarkan. Misalnya kerajinan tangan, produk kuliner hingga pertunjukan seni budaya. “Nanti kita akan kurasikan. Kita tingkatkan kualitasnya supaya bisa ditampilkan. Kita ingin masyarakat tampil di situ. Masyarakat juga harus punya rasa memiliki terhadap proyek ini,” pungkasnya.(gus)