26 C
Medan
Thursday, January 22, 2026
Home Blog Page 4459

Golkar Dukung Bobby di Pilkada Medan

KETERANGAN: Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia memberi keterangan kepada wartawan di Medan, Senin (24/2).
KETERANGAN: Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia memberi keterangan kepada wartawan di Medan, Senin (24/2).
KETERANGAN: Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia memberi keterangan kepada wartawan di Medan, Senin (24/2).
KETERANGAN: Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia memberi keterangan kepada wartawan di Medan, Senin (24/2).

Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan Partai Golkar akan mendukung Bobby Nasution di Pilkada Medan 2020. Kini, kata Doli, Golkar masih mengkaji momentum yang tepat untuk penetapan dukungan itu.

“Sejak awal kami di Kota Medan sudah memberikan dukungan kepada Pak Bobby walaupun kami nanti akan kaji terus bagaimana nanti penetapannya menunggu momentum yang tepat,” ujar Doli setelah membuka Musda Golkar Sumut di Medan, Senin (24/2).

Penetapan ini, kata Doli, dilakukan setelah Golkar melakukan survei pada awal Maret. Dia menyebut Bobby saat ini memiliki tingkat elektabilitas paling tinggi dari bakal calon lain yang mendaftar ke Golkar.

“Mudah-mudahan elektabilitasnya terus meningkat dan itu menjadi bagian pen ting kita menetapkan beliau secara formal sebagai calon kita di Medan,” jelas Doli.

Sebelumnya, Golkar Sumut telah mengirimkan lima nama bakal calon wali kota Medan ke dewan pimpinan pusat (DPP). Kelima orang itu adalah Bobby Nasution, Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution, Waket DPRD Medan Ihwan Ritonga, mantan Wakil Wali Kota Tanjung Balai Rolel Harahap, dan mantan perwira kepolisian Maruli Harahap.

Kelima nama itu telah melewati serangkaian proses di Golkar. Salah satunya fit and proper test yang digelar Golkar Sumut.

Sebelumya, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia, membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Golkar Sumatera Utara. Doli mengingatkan para kader Golkar target kemenangan di Pilkada 2020.

Doli awalnya mengajak peserta yang hadir mengingat peran Golkar untuk Indonesia. Dia menyebut Golkar berdiri untuk menjaga nilai-nilai yang ada di Indonesia.

“Sejak awal partai ini didirikan untuk menjaga konsistensi nilai-nilai yang ada di Indonesia,” ujar Doli dalam sambutannya di Hotel JW Marriot Medan, Senin (24/2).

Menurutnya, yang bisa menjaga nilai-nilai yang dianut Golkar adalah kader asli partai. Dia mengatakan kader partai paham susahnya perjuangan Golkar.

“Yang bisa menjaga itu adalah kader asli partai Golkar. Orang yang betul-betul mengetahui sejarah perjuangan, dan mau bersusah-susah dengan partai Golkar,” jelas Doli.

Doli, yang juga Plt Ketua Golkar Sumut, mengajak kader Golkar ikut menjalankan visi-misi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia mengingatkan Golkar memasang target menang di 21 Pilkadakabupaten/Kota se-Sumut.

“Kita punya tekat dalam waktu dekat adalah Pilkada serentak di tahun 2020. Insyaallah, kita bisa targetkan, dari 23 itu 21 kita menangkan,” tuturnya.

Musda Golkar Sumut ini direncanakan berlangsung pada 24 hingga 25 Februari 2020. Pada Musda ini akan dipilih Ketua Golkar Sumut untuk periode 2020-2025. (bbs/azw)

Musisi Harap Panggung Apresiasi ala Bobby Dipertahankan

WAWANCARA: Bobby Nasution (kiri) saat diwawancarai wartawan.
WAWANCARA: Bobby Nasution (kiri) saat diwawancarai wartawan.
WAWANCARA: Bobby Nasution (kiri) saat diwawancarai wartawan.
WAWANCARA: Bobby Nasution (kiri) saat diwawancarai wartawan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Panggung Apresiasi yang digagas Bobby Nasution kembali digelar, Jumat (21/2) malam. Acara yang dihelat di Kopi Jolo Jalan Cik Ditiro Medan itu menghadirkan Yogi Satara and Friends.

Pantauan wartawan, lokasi mulai ramai dikunjungi sejak pukul 19.30 WIB. Sejawat dan rekan rela menunggu Yogi Satara ‘manggung’ dan sekaligus menjadikan Panggung Apresiasi jadi reuni kecil sesama mereka.

Yogi mengawali Putra Putri Pertiwi Iwan Fals sebagai lagu pertama yang dibawakannya. Petikan gitar Yogi dan biola gergaji yang dimainkan Iqbal Gondrong disambut tepuktangan pengunjung. Sesekali Yogi tampak mahir memainkan harmonika mengiringi lagu-lagu yang dibawakannya.

Setiap jeda lagu, Yogi yang terbiasa memainkan lagu-lagu berlirik sosial itu mengutarakan harapan.

“Terlepas ini politis atau bukan, kita berharap Panggung Apresiasi ini terus ada. Apalagi kalau Bang Bobby jadi wali kota nanti, tentu harusnya bisa makin semarak,” ungkap Yogi dan langsung harmonika dan gitarnya membawakan lagu Belum Ada Judul Iwan Fals.

Sebagai komunitas yang jarang bersentuhan dengan panggung politik, Yogi and friends sebenarnya berharap banyak pada perhatian pemerintah pada potensi musisi dan seniman Kota Medan. “Kita kurang wadah untuk berkreasi dan mengekspresikan. Padahal wadah-wadah seperti Panggung Apresiasi ini bisa jadi langkah konkrit mengantisipasi pemuda melakukan tindakan kriminal misalnya,” tandas alumni Fakultas Ilmu Budaya USU itu.

Tercatat, ada 11 lagu yang dibawakan Yogi and Friends selama lebih dua jam. Mereka juga membawakan lagu country balada dan reggae yang membuat pengunjung betah di tempat duduknya.

Sementara itu Master of Ceremony (MC) Najibullah Loebis menerangkan malam itu merupakan edisi kedua Panggung Apresiasi.

“Ini adalah edisi kedua Panggung Apresiasi yang digagas Bang Bobby. Pekan lalu menghadirkan musik tanah Deli Ronggeng Melayu. Harapan beliau supaya seniman dan musisi Medan bisa punya panggung kreasi dan Bang Bobby mengapresiasi itu. Maka dinamakanlah Panggung Apresiasi, panggungnya seniman dan musisi Medan,” kata Najibullah.(rel/azw)

Panggung Apresiasi digelar tiap Jumat malam di Kopi Jolo. Tiap edisi perhelatannya akan diisi penampilan musik etnik, pop modern, monolog hingga puisi. (rel/azw)

Asap Tebal dari Aerosol Picu Kepanikan Terjadi di Gedung DPR

BERASAP Petugas keamanan berusaha mengamankan anggota DPR RI dari kepulan asap di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Senin (24/2).
BERASAP Petugas keamanan berusaha mengamankan anggota DPR RI dari kepulan asap di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Senin (24/2).
BERASAP Petugas keamanan berusaha mengamankan anggota DPR RI dari kepulan asap di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Senin (24/2).
BERASAP Petugas keamanan berusaha mengamankan anggota DPR RI dari kepulan asap di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jakarta, Senin (24/2).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kepanikan terjadi di Gedung Nusantara III, kompleks DPR/MPR, Senin (24/2). Betapa tidak. Asap putih tebal memenuhi gedung sembilan lantai tersebut. Alarm tanda kebakaran pun berdering nyaring.

Orang-orang keluar berhamburan ke halaman gedung. Lima unit mobil pemadam kebakaran diturunkan ke lokasi. Insiden yang memicu kepanikan tersebut terjadi pukul 11.50.

Belakangan diketahui, asap putih tebal berasal dari sistem aerosol pada alat pemadam kebakaran otomatis yang rusak di lantai 2.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPR Indra Iskandar memastikan insiden tersebut bukan kebakaran. ’’Saya harus luruskan informasi yang kurang tepat. Yang terjadi adalah sistem aerosol yang eror,” kata Indra Iskandar kepada wartawan, kemarin.

Apa pemicunya? Indra menduga sistem aerosol bermasalah karena terkena imbas proyek renovasi gedung setempat. ’’Ini dugaan saya. Ada kabel yang tersentuh saat proses renovasi,” ujarnya.

Informasi serupa juga disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana. Kapolda memang turun langsung memimpin proses pengamanan di lokasi. Nana Sudjana memastikan tak ada kebakaran di gedung parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. ’’Saya pastikan tidak ada kebakaran,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan, papar dia, tidak ditemukan percikan atau titik api. Asap tebal hanya dipicu oleh sistem eror pada 10 unit aerosol di lantai 2 Gedung Nusantara III. Pihaknya pun akan menyelidiki penyebab eror pada sistem itu. ’’Sekarang tim sedang bekerja,” tuturnya.

Hingga pukul 13.00 kemarin, kepanikan masih terasa di koridor Gedung Nusantara III. Para tamu dan sebagian pegawai terlihat berkumpul di halaman gedung. Asap tebal memang tidak lagi terlihat.

Sebelumnya, suasana panik diceritakan seorang saksi bernama Edison Manurung. Siang itu, pria tersebut akan menemui Ketua MPR Bambang Soesatyo di lantai 9. Namun sebelum masuk ke ruangan Bamsoet, dia dikejutkan oleh asap tebal yang memenuhi lantai 9. Dia semakin panik dengan suara alarm tanda kebakaran. Bersama dengan ajudan Bamsoet dia berinistaif turun dengan menggunakan lift. ’’Di dalam lift semua orang panik. Karena penuh asap,” tutur Edison Manurung. (mar)

Pimpin Golkar Sumut, Yasir Ridho Target Menangi 60% Pilkada

PATAKA: Yasir Ridho Lubis menerima pataka Partai Golkar usai terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Senin (24/2).
PATAKA: Yasir Ridho Lubis menerima pataka Partai Golkar usai terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Senin (24/2).
PATAKA: Yasir Ridho Lubis menerima pataka Partai Golkar usai terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Senin (24/2).
PATAKA: Yasir Ridho Lubis menerima pataka Partai Golkar usai terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Senin (24/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ahmad Yasir Ridho Loebis terpilih menjadi Ketua DPD Golkar Sumatera Utara periode 2020-2025. Ia terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Sumatera Utara yang digelar di Hotel JW Marriot, Medan, Senin (24/2)n

Dalam sidang yang dipimpin pengurus DPP Golkar, Mustafa Raja tersebut, 33 DPD Partai Golkar kabupaten kota se-Sumut pemilik suara, menyepakati Yasir Ridho menjadi Ketua DPD Golkar Sumut hingga lima tahun ke depan. “Bismillah, dengan ini pimpinan sidang menetapkan saudara H Ahmad Yasir Ridho Loebis sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut masa bakti 2020-2025,” kata Mustafa Raja.

Putusan diketok sekitar pukul 12.12 WIB. Usai ketok palu, mantan Plt Ketua Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyerahkan pataka Partai Golkar kepada pimpinan sidang untuk kemudian diserahkan kepada Ketua Golkar Sumut terpilih Ahmad Yasir Ridho Loebis. “Dengan ini saya terima pataka Partai Golkar untuk dikibarkan ke seluruh wilayah Sumatera Utara dan menjadikan Partai Golkar sebagai pemenang di Sumut,” kata Yasir sesaat setelah menerima pataka dari pimpinan sidang.

Ahmad Doli Kurnia Tandjung menyebut, sekitar pukul 00.30 WIB ia mendapat mandat dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk membuka Musda X DPD Partai Golkar Sumut. “Baru tadi malam saya dapat mandat ketua umum, beliau berpesan jaga marwah dan soliditas partai,” ujar Ketua Komisi II DPR RI itu.

“Di tengah gonjang-ganjing kemarin, Partai Golkar bisa meraih peringkat kedua. Kalau bisa kita kondusif bukan tidak mungkin 2024 Golkar menjadi pemenang pertama dan bisa mengusung calon presiden sendiri,” imbuhnya optimis.

Usai musda, kepada wartawan Yasir Ridho mengungkapkan, ini adalah bentuk solidaritas dari seluruh kabupaten/kota untuk memilih pemimpin harus kader. Yasir mengatakan, dalam waktu dekat ia akan langsung menyusun formasi kepengurusan DPD Golkar Sumatera Utara. “Kita langsung bergerak meraih target pada Pilkada 2020 sebagaimana disampaikan dari DPP yakni 60 persen minimal,” katanya.

Yasir menambahkan, proses pemilihan secara aklamasi yang terjadi kemarin, menjadi salah satu modal penting dalam bekerja membesarkan Partai Golkar. “Saya mendapat dukungan dari seluruh DPD kabupaten/kota. Ini bentuk kebersamaan yang sangat penting untuk membesarkan Golkar,” paparnya.

Sebab, lanjutnya, soliditas menjadi kunci kemenangan Partai Golkar. Namun, Wakil Ketua DPRD Sumut ini mengatakan, awalnya pihaknya sangat sulit mencerna isu yang beredar tentang orang nonkader yang ingin merebut kursi Ketua Golkar Sumut. “Tapi karena kita bersatu, kita akhirnya bisa meraih cita-cita kita bersama. Amanah ini bukan untuk saya semata, tapi demi kebesaran dan kejayaan Partai Golkar,” ujarnya lagi.

Ridho mengaku, menjadi Ketua Golkar Sumut merupakan puncak karir berpolitiknya. “Saya tak bercita-cita jadi pengurus DPP. Juga tak berencana jadi gubernur atau wakil gubernur. Biarlah saya fokus membesarkan Golkar di Sumut demi kemenangan 2024. Komitmen kita juga adalah menang 60 persen di Pilkada Serentak di Sumut,” tegasnya lagi.

Musda Tercepat

Terpisah, Ketua Kosgoro 1957 Sumut Riza Fakhrumi Tahir menyebut, Musda X Partai Golkar Sumut kali ini sebagai yang tercepat di dunia dan terkesan ‘ecek-ecek’ (main-main). Ia bahkan menuding, musda dan pemilihan Ketua DPD Golkar Sumut tidak mendapatkan persetujuan dari DPP partai.

“Musda ecek-ecek itu. Karena tidak mendapatkan persetujuan dari DPP. DPP tidak menugaskan pengurus DPP hadir pada musda itu. Musda paling cepat di dunia, mulai jam 10 pagi dan ditutup setelah makan siang, hebat inikan,” cibirnya via ponselnya, kemarin.

Mantan sekretaris Golkar Sumut ini menyebut, Yasir Ridho adalah ketua ‘ecek-ecek’. Sebab hemat dia, Yasir Ridho terpilih tidak berdasarkan keputusan yang resmi oleh DPP. Secara mekanismenya, Musda itu harus dibuka langsung oleh ketua DPP. Akan tetapi, pada musda kali ini, tidak terlihat ketua DPP partai Golkar Airlangga Hartanto ataupun Sekjend. Selanjutnya, imbuh dia, jadwal pelaksanaan kegiatan harus mendapatkan persetujuan dari DPP. Sehingga, ketua DPP dapat hadir untuk membuka secara resmi kegiatan ini.

“Mekanisme DPP Golkar Sumut menetapkan pelaksanaan musda. Soal jadwal dikonsultasikan, karena ketua DPP harus hadir. Di provinsi lain setiap musda ketua DPP hadir, ada kesepakatan jadwal provinsi dengan DPP. Di sini jelas tidak ada konsultasi soal jadwal,” ungkapnya.

Musda yang dibuka Doli Kurnia, kata dia, jelas menandakan bahwa Doli membangkang dan terkesan melawan segala perintah dari DPP. “Jadi ini adalah musda yang sudah memaksakan kehendak. Ini pembangkang, perlawanan Doli terhadap ketua umum,” pungkasnya.

Menyikapi tudingan itu, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tanjung langsung membantahnya. Kata Doli, Musda X DPD Partai Golkar Sumut tidak menyalahi aturan atau melanggar AD/ART (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) partai. Menurutnya, segala komponen untuk pelaksanaan Musda telah terpenuhi. Termasuk, perihal mandat kepadanya dari Ketua Umum DPP Partai Golkar untuk membuka Musda. Setiap Musda yang diberi mandat ada 9 sampai 10 orang. Menurutnya hal Itu hanya soal teknis saja.

“Musda sudah harus dilaksanakan kemarin, karena ada rapat di Jakarta, atas izin ketua umum, Musda ini diundur jadi hari Senin, 24 Februari. Tadi pagi saya datang ke sini semua peserta sudah hadir lengkap, Pak Aziz (Waketum DPP Partai Golkar, Azis Syamsuddin) rupaya ada tugas sampai siang ini (kemarin, Red), urusan Omnibus Law,” ujar Doli.

Musda sah, karena ada unsur DPP, ada unsur DPD provinsi, ada DPD kabupaten/kota, semua peserta Musda. “Mereka datang kepada saya sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Sumut yang juga penanggungjawab Musda. Musda ini sudah tertunda satu hari, jadi ini soal teknis saja,” tegas dia.

Setiap penerima mandat, kata dia, berkewajiban mensukseskan pelaksanaan Musda. Ia juga tidak yakin bakal ada musda tandingan. “Saya kan Waketum. Semua hasil musda akan dilaporkan ke Ketua Umum atau DPP, nanti DPP akan verifikasi semua, bukan hanya Sumut. Saya kan juga di DPP. Saya pastikan musda sudah sesuai juklak, AD/ART,” jelasnya.

Di petunjuk pelaksana (Juklak) juga, lanjut dia, diatur tentang pendaftaran bakal calon. Bahkan, masa pendaftaran diperpanjang sehari. “Semua unsur di AD/ART dan juklak sudah terpenuhi. Tidak ada pelanggaran di DPP gak ada dualisme, satu Ketua Umum Airlangga Hartarto,” bilang dia.

Sebelumnya, DPP Golkar sudah memutuskan dan memberi mandat ke Waketum Azis Syamsuddin untuk membuka Musda Golkar Sumut. “Secara hasil rapat tadi malam, mandat ketua umum diberikan kepada saya sehingga secara mekanisme harusnya saya yang membuka. Tadi, kenapa dibuka oleh saudara Doli ya saya nggak tahu. Di mata DPP, belum ada rangkaian musda. Karena belum dibuka oleh DPP,” kata Azis Syamsudin, Senin (24/2).

Azis mengatakan, nantinya dia akan datang ke Medan untuk membuka Musda sesuai mekanisme yang ada. Namun, Azis belum memastikan kapan dia akan membuka Musda tersebut. “Nanti kita perbaiki secara internal. Kita akan adakan secara mekanisme yang benar,” ucapnya.

Selain itu, Azis juga buka suara soal informasi adanya diskresi dari Ketum Airlangga Hartarto kepada Wagub Sumut Musa Rajekshah (Ijeck) untuk menjadi calon ketum Golkar Sumut. Meski tak menjawab lugas, Azis mengatakan, akan menyampaikan hal itu jika sudah membuka Musda Golkar Sumut secara resmi. “Nanti, saya tidak etis mengungkapnya dalam forum yang belum saya buka. Nanti saja kalau saya sudah buka, saya sampaikan,” tuturnya.

Selain itu, Ketua Bidang Hukum Partai Golkar Adies Kadir mengatakan, pihaknya sudah memantau semua musda, termasuk Musda Sumut. Nantinya, Mahkamah Partai Golkar akan mengkaji ada tidaknya pelanggaran yang terjadi. “Nanti kami akan menelaah dulu, apakah ada pelanggaran Prosedur AD/ART yang dilanggar. Kami juga menunggu dan akan melihat surat mandat dari DPP kepada siapa surat mandat Ketua Umum di berikan. Ketua Umum Bapak Airlangga Hartarto selalu berpesan agar seluruh musda di daerah sesuai dengan arahan DPP dan AD/ART partai,” tutur Adies Kadir. (prn/ila/bbs)

Medan dan Binjai Tanpa Paslon Perseorangan

BERKAS: Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menerima berkas dari bakal pasangan calon perseorangan, Minggu (23/2) malam.
BERKAS: Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menerima berkas dari bakal pasangan calon perseorangan, Minggu (23/2) malam.
BERKAS: Ketua KPU Medan Agussyah Damanik menerima berkas dari bakal pasangan calon perseorangan, Minggu (23/2) malam.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pilkada serentak 2020 di Kota Medan dan Binjai dipastikan tanpa pasangan calon dari jalur perseorangan. Pasalnya, hingga batas akhir pendaftaran, Minggu (23/2) pukul 24.00 WIB, tidak ada pasangan calon yang mendaftar dan memenuhi syarat minimal dukungan. Sedangkan di Kabupaten Karo, dua pasangan calon perseorangan sudah menyerahkan berkas (hard copy) syarat dukungan ke KPU setempatn

Pada hari terakhir pendaftaran, dua pasangan calon bersama sejumlah pendukungnya datang ke KPU Medan untuk menyerahkan syarat dukungan yang telah mereka kumpulkan. Kedua pasangan itu yakni H Azwir Ibnu Azis-Abdul Latif Khan dan Yudi Irsandi – Suyono. “Kedua Bapaslon hadir untuk menyerahkan syarat dukungannya, tapi tidak ada yang mengumpulkan 104.954 dukungan sebagai syarat minimal,” kata Komisioner KPU Medan, Nana Miranti kepada Sumut Pos, Senin (24/2).

Menurutnya, pasangan Azwir-Latif Khan datang untuk mendaftar sekaligus menyerahkan dukungan yang telah terkumpul sekitar 85 ribu. Sedangkan Yudi-Suyono hanya mampu mengumpulkan sekitar 2 ribuan suara. “Jumlah syarat dukungan keduanya jelas masih kurang dari jumlah minimal dukungan. Jadi tidak perlu lagi diperiksa dan diverifikasi, karena jumlahnya jelas masih kurang,” jelas Nana lagi.

Namun begitu, lanjut Nana, kedua Bapaslon yang sempat menginput sendiri data dukungan ke Silon KPU Medan itu mengaku legawa dan menerima hasil keputusan bahwa keduanya tidak memenuhi syarat minimal dukungan. Tetapi, keduanya mengajukan permohonan untuk memperpanjang masa pendaftaran untuk jalur perseorangan agar keduanya dapat mengumpulkan sisa dukungan yang dibutuhkan.

“Tapi itukan bukan wewenang kita, itu keputusannya ada di (KPU) pusat. Kita sudah sampaikan hal itu ke pusat, tapi keputusan tetap ada di pusat. Yang jelas saat ini, aturan KPU untuk menutup pendaftaran jalur perseorangan di tanggal 23 (Februari) masih berlaku. Jadi, berdasarkan hal itu jelas tidak ada Bapaslon perseorangan yang memenuhi syarat minimal dukungan,” terangnya.

Sedangkan untuk satu bapaslon lainnya, yakni Anggiat Siahaan – Dedy Simanjuntak diketahui tidak mengisi silon dan tidak hadir untuk mendaftarkan diri serta menyerahkan syarat minimal dukungannya ke kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan hingga batas waktu yang telah ditentukan.

Menyikapi ini, pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU), Agus Suriadi menilai, adalah hal yang wajar bila jalur perseorangan kembali tidak dapat ditempuh oleh bakal calon yang ingin maju di Pilkada Medan. “Terlebih di tahun ini, aturan PKPU yang menetapkan jumlah minimal 104.954 suara itu memang jelas sangat sulit untuk bisa diraih, rasanya memang berat untuk mengumpulkan suara sebegitu besar, belum lagi data itu harus diverifikasi kembali,” kata Agus kepada Sumut Pos, Senin (24/2).

Agus menilai, gagalnya pasangan calon dari perseorangan di Pilkada Medan 2020 ini, disebabkan kurang seriusnya mereka dalam mengumpulkan syarat dukungan. “Kalau di daerah lain ada paslon dari perseorangan, tapi di Medan tidak ada. Kenapa? Karena saya bilang, paslon perseorangan memang terkesan tidak serius. Mereka tidak mempersiapkan diri secara matang dan sejak jauh-jauh hari. Padahal syarat itu telah lama diketahui, tapi tidak segara bergerak untuk menyiapkannya,” ujarnya.

Dikatakan Agus, saat ini jalur partai politik memang menjadi jalur yang paling relevan untuk Balon Wali Kota dan Wakil Wali Kota maju di Pilkada Medan. “Selain jauh lebih mudah untuk memenuhi syarat minimal dukungan, yakni 20 persen dari total kursi di DPRD, mesin partai politik juga sangat berperan dalam memenangkan calon yang diusung,” tandasnya.

Tak Ada Daftar ke KPU Binjai

Sementara di KPU Binjai, hingga Senin (24/2) dini hari pukul 00.00 WIB, tidak ada paslon jalur perseorangan yang menyerahkan dokumen persyaratannya ke Sekretariat KPU Binjai. “Tidak ada yang daftar melalui jalur perseorangan,” kata Ketua KPU Kota Binjai, Zulfan Effendi, Senin (24/2).

Berdasarkan PKPU Nomor 16 tahun 2019 disebutkan, penerimaan berkas syarat dukungan sejak 19 Februari 2020 hingga batas akhir 23 Februari 2020 pukul 24.00 WIB. Sebelum pendaftaran jalur perseorangan ditutup, KPU Binjai sudah melakukan sosialisasi sebanyak tiga kali.

KPU menggelar pertemuan dengan mengundang bakal calon dan tim-tim politik. “Tidak satu pun yang mengirim mandat LO dan mengambil user name pengisian aplikasi Sistem Informasi Pencalonan,” sambung mantan Ketua Divisi Hukum KPU Binjai ini.

Sosialisasi balon perseorangan Pilwako Binjai 2020 berdasar arahan KPU RI dengan surat yang memerintahkan untuk sosialisasi B1 KWK syarat dukungan calon perorangan dan tahapannya. Empat bakal calon Wali Kota Binjai jalur perorangan yang hadir dalam sosialisasi, yakni Norman, Timbas, Abroro, Bayu Kencana.

Dalam sosialisasi, disampaikan terkait syarat penyertaan KTP Elektronik sesuai UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada serentak. Di mana bacalon perseorangan membutuhkan 10 persen KTP dari DPT Binjai, karena penduduk Binjai tak mencapai 500 ribu penduduk.Syarat itu berdasarkan Pasal 41 ayat a, dan dijelaskan juga pada ayat e untuk penyebarannya di lima kecamatan se-Kota Binjai. Sesuai DPT 2019 yang lalu, ada 190.945 orang.

Ketua Divisi Parmas dan SDM KPU Binjai, Robby Effendi menambahkan, berdasarkan PKPU 16 tahun 2019 tentang tahapan dan jadwal pemilihan serentak tahun 2020 pendaftaran calon Walikota dan Wakil Walikota dilaksanakan pada tanggal 16-18 Juni tahun 2020, baik pasangan calon dari jalur perseorangan maupun dari jalur partai politik.

Khusus untuk jalur perseorangan sebelum menjadi calon sesuai PKPU harus melalui tahap verifikasi dahulu. Maka pada tanggal 19-23 februari 2020 KPU Kota Binjai memasuki tahap penerimaan berkas syarat dukungan bakal calon perseorangan. “Hingga tanggal 23 Februari tidak ada calon yang menyerahkan. Oleh karenanya dipastikan tidak ada calon perseorangan untuk Pilkada Binjai,” kata Robby.

Dua Paslon Daftar di Karo

Sementara di Kabupaten Karo, ada dua pasangan calon dari jalur perseorangan yang mendaftar ke KPU Karo. Keduanya masing-masing, pasangan Cuaca Bangun-Agen Morgan Purba dan pasangan Iwan Depari-Wasit Indra Ginting. “Hingga pendaftaran ditutup, hanya pasangan Cuaca Bangun- Agen Morgan Purba dan pasangan Iwan Depari-Wasit Indra Ginting yang telah menyerahkan salinan berkas (hard copy). Setelah selesai tahap pendaftaran, hard copy-nya akan kita verifikasi. KPUD Karo akan memverifikasi administrasi, apakah ada yang sudah meninggal, ganda, atau TNI-Polri,” kata Ketua KPU Karo, Gemar Tarigan saat dikonfirmasi, Senin (24/2) sore.

Seperti diketahui, calon perseorangan wajib menginput data ke aplikasi Silon minimal 23.900 KTP. Pihak KPU lanjut Gemar akan melakuka verifikasi administrasi pada 27 Februari-25 Maret. Verifikasi faktual ke lapangan tanggal 26 Maret-15 April. Rekapitulasi di kecamatan 16-22 April dan di Kabupaten 23-24 April. Calon Bupati Karo jalur perseorangan yang lolos administrasi, akan melakukan pendaftaran pada 16-18 Juni 2020 mendatang, bersamaan dengan calon bupati usungan Partai Politik.

Sementara pasangan Karo Jambi (KJ) Surbakti – Andreas Purba yang telah mendaftarkan username dan password aplikasi Silon beberapa hari lalu, memilih mengundurkan diri terhitung, Senin (10/2) dan mencabut administrasi yang telah disampaikan ke KPUD Karo. “Karo Jambi Surbakti – Andreas Purba sudah menyatakan mundur/menarik mandat operator Silon,” ungkap Gemar. (map/ted/deo)

Pakar Soal Wabah Virus Corona, Dekati Titik Pandemi Tak Terkendali

ISTIRAHAT: Seorang pekerja medis mengenakan pakaian proteksi di Daegu, Korea Selatan, sedang beristirahat, Minggu (23/2).
ISTIRAHAT: Seorang pekerja medis mengenakan pakaian proteksi di Daegu, Korea Selatan, sedang beristirahat, Minggu (23/2).
ISTIRAHAT:  Seorang pekerja medis mengenakan pakaian proteksi di Daegu, Korea Selatan, sedang beristirahat, Minggu (23/2).
ISTIRAHAT: Seorang pekerja medis mengenakan pakaian proteksi di Daegu, Korea Selatan, sedang beristirahat, Minggu (23/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Para ahli memperingatkan bahwa dunia sedang mendekati titik kritis di mana wabah virus corona akan menjadi pandemi yang tidak terkendali, sebagaimana dikutip Independent, 24 Februari 2020.

Sekitar 80 ribu orang kini telah terinfeksi secara global dan lebih dari 2.600 telah meninggal, sebagian besar di Cina, menurut basis data pelacakan yang dijalankan oleh Universitas Johns Hopkins.

Data terbaru dari worldometers.info, Senin (24/2) malam, kasus virus corona mencapai 79.742, meninggal 2.628, dan sembuh 25.933 kasus.

Pada akhir pekan, kepala petugas medis Inggris mengkonfirmasi bahwa empat orang yang dibawa kembali ke Inggris dari kapal pesiar Diamond Princess telah dinyatakan positif, sehingga total kasus di Inggris mencapai 13 kasus. Keempatnya, bersama dengan 28 lainnya, sekarang berada di karantina di Merseyside.

Profesor Paul Hunter, dari University of East Anglia, mengatakan gelombang kasus baru-baru ini di luar Cina “sangat memprihatinkan”. Infeksi di Korea Selatan, Jepang dan Iran menjadi penyebab kekhawatiran. Sementara serangkaian kasus di Italia adalah “kekhawatiran besar bagi Eropa”.

“Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini berbicara tentang penyempitan jendela peluang untuk mengendalikan epidemi saat ini. Titik kritis setelah kemampuan kita untuk mencegah pandemi global tampaknya jauh lebih dekat setelah 24 jam terakhir,” ujar Prof Huntern

Dr. Bharat Pankhania, seorang dosen klinis di Universitas Exeter, mengatakan kepada The Daily Telegraph: “Jelas bahwa semua bahan penting untuk pandemi kini hadir. Lebih baik jujur dan mengatakannya.”

Peringatan itu muncul setelah kepala WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan pada pertemuan para menteri kesehatan Afrika tentang kekhawatirannya tentang munculnya kasus-kasus yang telah menunjukkan “tidak ada hubungan epidemiologis yang jelas, seperti sejarah perjalanan ke Cina atau kontak dengan kasus yang dikonfirmasi”, khususnya di Iran.

Dilansir dari The Guardian, sebelumnya, Iraj Harirchi, Wakil Menteri Kesehatan Iran, melaporkan tentang jumlah 12 orang meninggal dan 66 orang terinfeksi pada Rabu (19/2). Saat ini angka kematian di Iran berjumlah 50 orang dengan lebih 250 orang dikarantina.

Dilansir dari Aljazeera, Kementerian Kesehatan Publik Afghanistan, Ferozuddin Feroz mengonfirmasi kasus warganya yang terinfeksi virus corona untuk pertama kali pada Senin (24/2). Feroz memberitahukan, satu dari tiga kasus terduga infeksi virus telah dikonfirmasi positif di provinsi Herat Barat.

Sementara itu di Kuwait, Irak dan Bahrain pada Senin (24/02) juga melaporkan kasus infeksi virus corona pertama di negara mereka. Adapun Kuwait melaporkan tiga kasus sementara Bahrain dan Irak mengonfirmasi masing-masing satu kasus terinfeksi virus corona. Di Bahrain sendiri, kasus infeksi virus corona berasal dari seorang warganya yang baru tiba dari Iran.

Di Irak, untuk mencegah virus corona, pemerintah Irak menutup perbatasan Safwan yang berbatasan dengan Kuwait. Pelancong dan perdagangan juga ditutup untuk sementara karena diminta oleh pihak Kuwait.

Dari tiga orang terinfeksi di Kuwait, satu di antaranya adalah warga Arab Saudi yang baru kembali dari Iran yang terinfeksi dari virus corona. Dengan begitu, Irak memperpanjang larangan masuk bagi warga Iran yang kini sudah mencapai angka kematian 50 jiwa di kota Qom, Iran.

Sementara di Qatar, meski belum ada konfirmasi kasus terinfeksi virus corona, Qatar berdasarkan laporan Qatar Airways, meminta seluruh penumpang yang tiba dari Iran dan Korea Selatan untuk mengisolasi diri atau mengikuti fasilitas karantina selama 14 hari.

Virus corona kini menjadi ancaman global. Selain China, Italia dan Korea Selatan sudah melakukan karantina sejak dua negara itu memiliki kasus infeksi virus corona yang sangat besar.

Namun, Cina telah melonggarkan beberapa pembatasan pada pergerakan warganya, termasuk di Beijing, setelah tingkat infeksi baru turun. Sementara mengakui wabah itu tetap “parah dan kompleks”, perdana menteri Xi Jingping mendesak bisnis untuk kembali ke pola kerja normal.

Provinsi Guizhou, Yunnan, Shanxi, dan Guangdong menurunkan tindakan tanggap darurat virus corona mereka dari tingkat tertinggi, bergabung dengan provinsi Gansu dan Liaoning, dalam mengurangi pembatasan perjalanan.

Alat pelacak Universitas Johns Hopkins menunjukkan bahwa sekitar 25 ribu orang di seluruh dunia telah pulih dari infeksi virus corona.

Penelitian yang dirilis pada hari Senin menunjukkan bahwa sepertiga dari warga Inggris akan mempertimbangkan untuk berhenti bepergian ke luar negeri jika wabah terus berlanjut, membuat sekitar 17 miliar poundsterling dari pengeluaran liburan ditahan. Lebih dari seperlima, atau 22 persen, juga mengatakan mereka akan menghindari menggunakan transportasi umum.

Italia Tutup Sekolah & Kampus

Di Italia, penyebaran virus corona tercatat sudah menulari lebih dari 130 orang pada Minggu (23/2), setelah hanya dua hari sebelumnya berjumlah tiga kasus. Italia kini menjadi lokasi penyebaran virus terbesar di Eropa.

Guna mencegah penyebaran virus corona, pemerintah Italia memutuskan untuk menutup sejumlah fasilitas publik.

Luca Zaia, gubernur wilayah Veneto dengan ibukota Venesia, juga membatalkan festival Venesia yang terkenal, setelah dua dari 25 kasus virus Korona di provinsi tersebut terjadi di Venesia. Selain itu, sejumlah museum, sekolah dan universitas juga ditutup.

“Kami meminta kerja sama dari seluruh masyarakat. Ini bukanlah momen yang mudah. Tetapi, dengan data yang kita miliki hari ini, kita masih bisa berharap untuk membatasi penularan”, katanya, seperti dilansir CNN, Senin (24/2).

Menteri Kesehatan Italia Roberto Speranza juga mengumumkan aturan pembatasan lain, seperti penutupan jalur transportasi umum, penutupan gedung-gedung publik, dan pengawasan serta karantina individu yang diduga telah terkena virus Korona.

“Kami pada dasarnya meminta setiap orang yang datang dari daerah yang dilanda epidemi untuk tetap berada di dalam rumah”, ujarnya dalam konferensi pers.

Akibat dari kenaikan drastis kasus infeksi virus corona tersebut, termasuk di wilayah utara Italia seperti Veneto, beberapa kota mencanangkan tindakan darurat yang ketat, seperti penutupan atraksi-atraksi publik.

Kementerian Pendidikan Italia juga membatalkan kunjungan murid-murid sekolah baik di dalam maupun ke luar Italia.

Menteri Dalam Negeri Luciana Lamorgese juga menginstruksikan untuk mengkarantina sebuah kapal penyelamat migran di wilayah Sisilia. Kapal Ocean Viking yang membawa 274 migran beserta para kru dikarantina di kota Pozzallo, sebuah kota di tepi laut Mediterania.

Kepala Kepolisian Italia, Anggelo Borelli, menyatakan ada tiga orang meninggal dan paling tidak 152 orang terpapar virus Korona di Italia. Di Milan, Regione Lombardia terdapat 11 kasus.

Pemerintah Italia berusaha mencari patient zero, yakni orang pertama yang terpapar virus corona dari luar wilayah Italia. Namun hingga kini belum berhasil.

Kesulitan untuk menemukan patient zero menyebabkan proyeksi kasus baru paparan virus menjadi sulit.

Sembilan WNI Positif Terinfeksi di Jepang

Hingga kemarin, Indonesia belum melaporkan ada warga yang positif terinfeksi virus Corona. Namun ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi virus corona di Jepang, hingga sembilan orang.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, kemarin.

Sebelumnya, disebut hanya empat orang Anak Buah Kapal (ABK) kapal pesiar Diamond Princess di Jepang dinyatakan positif Virus Corona. Namun, ternyata bertambah lima orang.

Meski demikian, Terawan tak merinci apakah lima WNI yang baru terjangkit virus asal China tersebut merupakan ABK kapal pesiar Diamond Princess atau bukan.

Ia hanya menyebut pemerintah hingga saat ini masih bernegosiasi dengan otoritas Jepang terkait kepulangan 74 ABK di kapal Diamond Princess yang negatif virus corona.

Terawan mengingatkan, proses kepulangan puluhan WNI itu harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak menimbulkan episentrum atau pusat baru wabah virus corona.

“Kalau mereka (Jepang) ngasih ya tentu segera kita proses. Tapi ini kita nego terus, teknik yang paling baik untuk mengeluarkan mereka. Jangan semaunya sendiri, kalau semau sendiri bisa membentuk episentrum baru,” katanya.

Paket Stimulus Antivirus Corona

Terkait efek negatif virus corona (Covid – 19) di dalam negeri, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pemerintah sudah menyiapkan beberapa paket stimulus untuk mencegah. Meski demikian, dia masih enggan menyampaikan secara detail insentif-insentif apa saja yang akan diberikan pemerintah kepada pelaku usaha di sektor tertentu.

“Besok kita akan sidang kabinet dulu ya untuk menyampaikan kepada Bapak Presiden [Joko Widodo], tetapi kira-kira kerangkanya sudah lebih pasti dan ada angka-angka. Malam ini masih difinalkan oleh tim teknis,” katanya seusai rapat koordinasi di Kemenko Bidang Perekonomian, Senin (24/2).

Dia menuturkan paket-paket stimulus disiapkan untuk hal-hal yang dianggap mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara cepat. Menurutnya, tujuan pemerintah saat ini tak lain untuk menyelamatkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2020 dari penyebaran virus Covid-19.

Srimul mengungkapkan dampak virus corona terhadap ekonomi Indonesia sangat besar, khususnya terkait sektor pariwisata.

“Traffic tourism menurun. [Penurunan] kunjungan [wisatawan mancanegara] itu berpengaruh pada restoran dan hotel. Maka kita juga akan memfokuskan kepada daerah-daerah yang kena dampak langsung,” ujarnya.

Secara lebih detail, dia mengatakan pemerintah akan memberikan insentif berupa diskon harga tiket pesawat terbang, khususnya untuk travel agent yang ada di masing-masing daerah.

Selain itu, Kemenkeu juga menyiapkan stimulus di sektor perumahan agar mampu memberikan dampak yang besar (multiplier effects) di masyarakat.

Apalagi, Bank Indonesia sudah menurunkan suku bunga acuan sebesar 25-bps ke level 4,75% akhir pekan lalu. “Target insentif di sektor perumahan agar ditingkatkan, termasuk konsumsi masyarakat. Kita kombinasi dari itu semua sehingga besok bisa dilaporkan ke Pak Presiden. Nanti akan diumumkan setelah sidang kabinet,” ucap Sri Mulyani. (kps/cnn/bbs/net)

Mulai 22-23 Maret, Hasil SKD Diumumkan via Website

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Badan Kepegawaian Negara (BKN) mewajibkan seluruh pemerintah daerah yang membuka rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019, agar mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) di website masing-masing. Sesuai jadwal, keseluruhan hasil SKD akan diumumkan pada 22-23 Maret 2020.

“Iya, juga ditempel di papan pengumuman instansi. Tetapi yang wajib itu di website,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas BKN, Paryono, menjawab Sumut Pos, Senin (24/2).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data BKN pusat, terjadi penurunan jumlah instansi yang membuka rekrutmen CPNS antara pelaksanaan 2018 dan 2019. Jumlah instansi pusat dan daerah di 2018 dari 601 instansi kementerian/lembaga, menurun menjadi 522 di 2019. Rinciannya, instansi pusat dari 76 menjadi 66 atau turun 13,1 persen. Instansi daerah dari 525 menjadi 456 atau turun 13,1 persen.

Begitupun persentase jumlah formasi yang dibuka pada edisi CPNS kali ini, menurun drastis hingga 36,8 persen. Yakni dari 238.015 formasi menjadi 150.315 formasi (total formasi pusat dan daerah).

Namun untuk jumlah pendaftar, persentasenya justru meningkat. Dari 3.749.748 peserta (2018), naik menjadi 4.197.218 peserta (2019) atau meningkat 11,9 persen.

“Sementara untuk top lima instansi pelamar tertinggi di pusat; pertama Kemenkum HAM, Kemenag, Kejagung, MA, Kemenhub. Sedangkan instansi daerah yakni Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Sumatera Barat,” katanya.

Adapun instansi pusat dengan tingkat kelulusan tertinggi, sambung Paryono, ranking pertama ditempati Kemendagri (90,98%), disusul Kementerian ESDM (88,67%), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (87,89%), Badan Informasi Geospasial (85,59%), dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (82,06%).

Untuk instansi daerah yakni Pemerintah DI Yogyakarta (74,95%), Pemkab Sleman (70,50%), Pemko Magelang (68,65%), Pemko Kediri (68,04%), dan Pemkab Temanggung (67,63%).

Sedangkan instansi pusat dengan kehadiran peserta ujian tertinggi yaitu; Badan Informasi Geospasial (90,98%), Kementerian Luar Negeri (88,67%), Kementerian Hukum dan HAM (87,89%), BKN (85,59%), dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (82,06%).

Untuk tingkat kehadiran peserta SKD instansi daerah, tertinggi yakni Pemkab Bone Bolango (98,92%), Pemkab Murung Raya (98,79%), Pemkab Bolaang Mongondow Utara (98,72%), Pemkab Timor Tengah Utara (98,62%), dan Pemkab Kepulauan Talaud (98,58%).

“Peserta yang lolos tahap akhir seleksi CPNS akan ditentukan berdasarkan integrasi SKD dan SKB dengan bobot 40 persen SKD dan 60 persen SKB,” kata Paryono.

Ketentuan peserta SKD yang memenuhi nilai ambang batas atau passing grade (PG) dan dinyatakan lolos ke tahapan SKB, merupakan peserta SKD dengan nilai terbaik, berjumlah maksimal tiga kali formasi dari jabatan yang tersedia.

1.496 Peserta Ikuti SKD di Sergai

Di Sumut, selain Labura, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) juga tengah menggelar ujian SKD bagi pelamar CPNS 2019. Ujian SKD digelar di Aula Sultan Serdang kantor Bupati Sergai Sei Rampah.

Pantauan Sumut Pos di lokasi, Senin (24/2), para peserta yang mengikuti ujian SKD ini tak diperiksa oleh petugas panitia. Peserta wajib menunjukan e-KTP asli atau Suket dan nomor pendaftaran peserta sebelum memasuki ruangan. Panitia pelaksana juga memberi ruang tunggu bagi keluarga peserta yang ingin melihat langsung hasil ujian SKD dilayar monitor.

Kepala BKD Sergai, Drs Dimas Kurnianto MSi, mengatakan ujian SKD ini diikuti oleh 1.496 peserta yang telah lulus seleksi administrasi berkas. Tadinya ada sekitar 1.730 pelamar yang mengisi formulir pendaftaran, sedangkan pelamar yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS) ada sekitar182 orang.

Dari 1.496 peserta tersebut, Pemkab Sergai membuka formasi sebanyak 104 orang dengan rincian: untuk Tenaga Guru 70 orang, Tenaga Kesehatan 23 orang, Tenaga Teknis 11 orang.

Dari 1.496 peserta tersebut, panitia akan membagi 9 sesi dengan rincian, pada hari pertama ada 4 sesi. Dalam 1 sesi ada sekitar 170 peserta yang mengikuti ujian SKD ini. Jadi dalam 4 sesi ini ada 528 peserta yang mengikuti ujian SKD ini. Selanjutnya pada hari kedua, panitia akan membuka 5 sesi.

“Ujian SKD ini digelar selama 2 hari, terhitung dari 24-25 Februari 2020,” kata Dimas.

Sebelum ujian SKD dilaksanakan, panitia pelaksana telah mempersiapkan pengamanan, posko kesehatan, ruangan, perangkat/server, sampai cadangan laptop bagi peserta yang mengalami gangguan pada labtop peserta.

“Di sini panitia menyediakan 28 stok cadangan laptop untuk peserta yang mengalami gangguan laptop saat mengikuti ujian SKD ini,” bilang Dimas.

Dimas berharap, mudah-mudahan ujian SKD tidak ada kendala dan dapat berjalan dengan lancar sesuai perencanaan.

Bersih dari KKN

Bupati Ir Soekirman mengatakan, ujian seleksi CPNS di lingkungan Pemkab Sergai bersih dari kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN).

Soekirman menyambut baik dan menyampaikan penghargaan yang sebesar-besarnya atas penyelenggaraan pengadaan CPNS dari pelamar umum formasi tahun 2019. “Selamat datang kepada seluruh peserta seleksi yang mengikuti tahapan rekrutmen ini. Pengadaan CPNS Sergai formasi 2019 ini berdasarkan ketentuan dari Kemenpan-RB, dengan mengedepankan prinsip transparansi sehingga seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya dan bebas dari KKN,” katanya.

Kepala Kantor Regional VI BKN Pusat, English Nainggolan, saat meninjau pelaksanaan ujian SKD di Pemkab Sergai, memuji kesiapan panitia pelaksana ujian. Mulai dari persiapan ruang tunggu sampai perangkat sudah memadai untuk melaksanakan ujian SKD ini. “Pemkab Sergai sangat siap melaksanakan ujian CAT ini”, katanya.

Di sela-sela tinjauan itu, English Nainggolan menyampaikan dari 34 Kabupaten/Kota termasuk Provinsi Sumut, hanya 26 instansi saja yang membuka rekrutmen CPNS, dengan total jumlah pelamar mencapai 140 ribu, memperebutkan 4.000 formasi.

Di Kabupaten Sergai ada 104 formasi yang dibuka, dengan peserta pelamar sebanyak 1.496 orang atau sekitar 7%. “Jelas ini peluangnya sangat besar dengan daerah lain yang rata-rata hanya sekitar 2% saja,” katanya.

Maju ke Tahap SKB

Setelah seluruh instansi menggelar SKD, para peserta yang lolos akan maju ke tahapan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Tetapi peserta yang lolos passing grade belum tentu 100 persen dapat lanjut ke tes SKB. Karena nilai peserta akan diolah dahulu, mengingat satu formasi tidak hanya dilamar oleh peserta dari satu titik (tilok) saja.

Dilansir dari siaran pers BKN, nilai harus digabungkan dengan nilai hasil SKD pelamar dari berbagai tilok (titik lokasi).

Selain itu, pemeringkatan nilai SKD juga harus menyertakan hasil SKD peserta P1/TL (Peserta Seleksi CPNS 2018 yang memenuhi PG SKD).

Tahap pengolahan data akan dilanjutkan dengan tahap rekonsiliasi data hasil SKD yang melibatkan instansi penyelenggara SKD dan BKN.

Hasil rekonsiliasi nantinya diajukan kepada Kepala BKN untuk mendapat approval dan digital signature (DS), yang dilakukan oleh sistem pada portal SSCPNS.

Kemudian, hasil SKD seluruh peserta seleksi akan disampaikan Kepala BKN, Ketua Tim Pelaksana Panselnas kepada PPK masing-masing instansi melalui portal SSCPNS dan admin instansi dapat mengunduh hasil SKD tersebut.

Selanjutnya, Ketua Panitia Seleksi Instansi akan menetapkan pengumuman hasil/kelulusan SKD dan menyampaikannya kepada publik, pada Maret 2020. Barulah peserta yang lolos seleksi SKD melanjutkan pada tahap SKB.

Syaratnya, apabila nilai SKD sudah sesuai dengan passing grade peserta, namun ada peserta yang memiliki nilai sama, maka penentuan SKB akan diurutkan secara berurutan, didasarkan pada Nilai Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Nilai Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono mengatakan, tes SKB akan digelar pada 25 Maret-10 April 2020.

Materi SKB untuk jabatan fungsional disusun oleh instansi pembina jabatan fungsional, selanjutnya diintegrasikan ke dalam bank soal CAT BKN.

Lalu, materi SKB untuk jabatan pelaksana yang bersifat teknis dapat menggunakan soal SKB yang bersesuaian atau masih satu rumpun dengan jabatan fungsional terkait.

Pelaksanaan dan materi SKB di instansi pusat selain dengan CAT, dapat pula berupa: tes potensi akademik, tes praktik kerja, tes bahasa asing, tes fisik atau kesamaptaan, psikotes, tes kesehatan jiwa, dan wawancara.

Hal tersebut sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh jabatan, dengan paling sedikit 2 jenis atau bentuk tes.

Jika instansi menetapkan terdapat materi SKB yang menggugurkan, harus diinformasikan atau dicantumkan dalam pengumuman pendaftaran di masing-masing instansi. (prn/sur/kps/net)

Polres Tanah Karo Bekuk 2 BD Sabu

Tangkap-Ilustrasi
Tangkap-Ilustrasi

KARO, SUMUTPOS.CO – Satres Narkoba Polres Tanah Karo memgamankan dua tersangka pengedar sabu. Keduanya diamankan dari tempat terpisah dengan barang bukti 38,06 gram dan uang tunai, Senin (24/2).

Kedua tersangka yang berhasil diamankan itu adalah Maldes Timotius (42) warga Desa Tiga Panah, Kecamatan Tiga Panah, dan Zetloi Ginting (20) warga Desa Beganding, Kecamatan Simpang Empat.

“Ketika Maldes ditangkap di kawasan Pajak Tiga Panah, dia membuang sebuah plastik klip berles merah yang diduga berisi sabu seberat 0,20 gram. Selanjutanya dilakukan pengembangan ke rumahnya dan diamankan uang Rp 440.000 dan selembar slip transfer Bank BRI. Setelah itu, Maldes Timotius dibawa ke Polres Tanah Karo untuk pemeriksaan lanjutan,” ungkap Kasata Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan, Minggu (23/2/).

Dari hasil pemeriksaan terhadap Maldes Timotius, ungkap Ras Maju, hari itu juga diketahui akan ada seorang pelaku lain yang akan mengantarkan paket sabu kepadanya sekira pukul 18.40 WIB.

Alhasil, polisi melakukan pengintaian di Desa Beganding antara kawasan pemotongan Jalan Desa Surbakti. Tidak lama menunggu petugas melihat ciri-ciri pria yang disebutkannya. Ketika hendak ditangkap, Zetloi Ginting membuang plastik asoy hitam yang di dalamnya berisi paket sabu dengan berat 9, 47 gram.

“Setelah ditangkap, Zetloi mengaku bahwa dirinya merupakan orang suruhan Safana Ginting (dalam lidik). Dalam pencarian dan pengembangan selanjutnya ke ladangan milik Safana Ginting, tersangka Zetloi Ginting menunjukan sebuah plastik berisi sabu-sabu yang setelah ditimbang dengan berat brutto 28,39 gram di dalam kandang ayam milik Safana Ginting. Keduanya masih menjalani pemeriksaan lanjutan,” ujar AKP Ras Maju Tarigan. (deo/btr)

Miliki Softgun Ilegal, Warga Kompleks Brayan City Ditangkap Polisi

DIAMANKAN: Joni (tengah) warga Kompleks Brayan City, Kecamatan Medan Barat ditangkap polisi terkait kepemilikan softgun ilegal.
DIAMANKAN: Joni (tengah) warga Kompleks Brayan City, Kecamatan Medan Barat ditangkap polisi terkait kepemilikan softgun ilegal.
DIAMANKAN: Joni  (tengah) warga Kompleks Brayan City, Kecamatan Medan Barat ditangkap polisi terkait kepemilikan softgun ilegal.
DIAMANKAN: Joni (tengah) warga Kompleks Brayan City, Kecamatan Medan Barat ditangkap polisi terkait kepemilikan softgun ilegal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Subdit III/Umum Ditreskrimsus Polda Sumut mengamankan seorang pria bernama Joni (49), warga Kompleks Brayan City Blok B No 31-32 Jalan Pertempuran Kelurahan Pulo Brayan Kecamatan Medan Barat. Joni ditangkap karena kepemilikan senjata softgun ilegal, Sabtu (22/2).

Informasi diperoleh Senin (24/2), penangkapan terhadap Joni awalnya dilakukan personel Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya atas informasi masyarakat yang resah karena adanya seorang pria memiliki senjata softgun tanpa surat izin. Karena itu, personel melakukan penggeledahan rumah Joni dan menemukan barang bukti 1 unit senjata softgun jenis/merek KWC made in Taiwan seri 20114640, 1 magazine, 1 tabung gas, 64 butir mimis (amunisi senjata) tanpa surat izin di kamar.

Guna proses hukum selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan ke Subdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut untuk menjalani pemeriksaan. Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian melalui Kasubdit III/Jatanras AKBP Taryono Raharja membenarkan penangkapan pria tersebut. “Sudah kita amankan dan masih dalam proses hukum,” ujar Taryono, Senin (24/2).

Taryono memastikan Joni ditangkap personel Subdit IV/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, lalu diserahkan ke pihaknya. “Kemudian diserahkan kepada kita (Poldasu) untuk penanganan kasusnya,” ucapnya.

Dari hasil introgasi, sebut Taryono, Joni mengaku senjata softgun itu dibelinya pada tahun 2017 dengan harga Rp1.500.000. “Tersangka mengaku senjata itu diperoleh dari rekannya bernama Asong alias Indra Gunawan,” ungkap Taryono.

Ia menambahkan, dari informasi yang diperoleh, senjata air softgun itu sudah dimodifikasi tersangka menjadi senjata api rakitan. “Kasusnya masih kita dalami lebih lanjut,” pungkasnya. (ris/btr)

2 Tersangka Pencurian Rumah Ditangkap Polsek Secanggang

MALING: Andre dan Agus Setiawaan ditangkap karena mencuri televisi dirumah kos-kosan.
MALING: Andre dan Agus Setiawaan ditangkap karena mencuri televisi dirumah kos-kosan.
MALING:   Andre dan Agus  Setiawaan ditangkap karena  mencuri televisi dirumah kos-kosan.
MALING: Andre dan Agus Setiawaan ditangkap karena mencuri televisi dirumah kos-kosan.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Satuan Reserse Kriminal Polsek Secanggang Polres Langkat berhasil meringkus 2 orang tersangka pelaku tindak pidana pecurian di rumah korban bernama Ramli warga Dusun VII Merbau Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat, Jumat ( 21/2) sekitar pukul 04.30 WIB.

“Kedua tersangka Julian Andre alias Andre (20) warga Dusun Kotalama II Desa Secanggang Kecamatan Secanggang. Jesi Agus Setiawan alias Agus (26) Dusun IV Pasar Baru Desa Tanjung Ibus Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.” kata Kapolsek Secanggang AKP Mahruzar diwakili Kanit Reskrim Iptu Amrizal Hasibuan kepada Sumut Pos, Minggu (23/2).

Masih Iptu Amrizal menjelaskan bahwa kedua tersangka ditangkap di Dusun III Sidomulio Desa Kebun Kelapa Kecamatan Secanggang, Minggu,(23/2) sekitar pukul 06.00 WIB.

Penangkapan terhadap kedua tersangka berawal dari informasi warga yang mengatakan bahwa ada 2 orang pelaku pencurian di rumah korban Ramli. Informasi tersebut dimanfaatkan petugas dan langsung menuju lokasi yang dikamsud di Dusun VII Merbau Desa Pantai Gading Kecamatan Secanggang. Dilakukan penangkapan terhadap keduanya.

Petugas berhasil menangkap dan menyita dari tangan tersangka barang bukti hasil curian 1 unit handphone Samsung warna hitam silver, satu unit sepedamotor merek Yamaha Vega R dengan Nopol BK 6426 AAO warna hitam.

“Kedua orang pelaku pencurian beserta barang buktinya diamankan di Mapolsek Secanggang guna pengembangan kasus dan penyelidikan,”ucapnya. (yas/btr)