25 C
Medan
Friday, January 23, 2026
Home Blog Page 4475

Jelang Pilkada Labuhanbatu, Suhari-Irwan Serahkan 40 Ribu Dukungan

Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi
Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi
Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi
Ketua KPU Labuhanbatu Wahyudi

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pendukung turut mendampingi Suhari Pane dan Irwan Indra mengantarkan berkas dukungan calon bupati dan wakil bupati jalur perseorangan ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu, di Jalan Sena, Rantau Utara, kabupaten Labuhanbatu, Rabu (19/2).

Sebanyak 40-an ribu dukungan dalam berkas B.1.KWK diantar ke panitia penyelenggara Pilkada tersebut. Diantaranya, masing masing dari Kecamatan Bilah barat sebanyak 3.613 KTP, Bilah Hilir sebanyak 6.999 kartu tanda penduduk (KTP), Panai Hilir sebanyak 3793 KTP, Panai Hulu sebanyak 3809 KTP, Panai Tengah sebanyak 2767 KTP, Pangkatan sebanyak 3736 KTP, Rantau Selatan sebanyak 3050 KTP, dan Rantau Utara sebanyak 7490 KTP.

Sesuai jadwal, KPU Labuhanbatu menerima berkas syarat/dokumen dukungan Bapaslon jalur Perseorangan. Itu terhitung sejak tanggal 19 hingga 23 Februari 2020 mendatang.

“Berdasarkan keputusan KPU Labuhanbatu No 37 tentang program, tahapan dan jadwal penyelenggaraan pemilihan bupati dan wakil bupati labuhanbatu tahun tahun 2020 terhitung pada tanggal 19 – 23 Februari 2020 KPU Labuhanbatu akan menerima syarat dukungan bapaslon perseorangan,” kata Ketua KPUD Labuhanbatu, Wahyudi.

Kata dia, syarat dukungan bapaslon jalur perseorangan minimal sebanyak 25.142 dukungan.

Setelah menerima berkas pasangan bacalon, pihak KPU kata Wahyudi akan melakukan pengechekan dan penyesuaian jumlah antara formulir B.1.1 KWK dengan formulir B.1.KWK.

“Formulir B 1.1.KWK merupakan hasil rekapitulasi dukungan dari sistem pencalonan (silon). Dan Formulir B.1.1. KWK adalah surat dukungan dengan lampiran potokopi KTP,” jelasnya. Kata dia, jadwal penerimaan berkas dukungan dimulai tanggal 19 – 23 Februari. Dan selanjutnya pengecekan jumlah dukungan tanggal 19-26 Februari 2020.

“Pada tahapan ini kami akan melakukan penghitungan kesesuaian jumlah antara Formulir B.1 KWK dengan B.1.1.KWK, formulir B1- KWK, ada atau tidaknya Tanda tangan atau cap jempol formulir B.1 kwk, lampiran KTP el atau suket terhadap masing-masing dokumen syarat dukungan Bapaslon,” ujarnya.

Dalam hal pengecekan dukungan, kata Wahyudi, penyelenggara akan memeriksa ada atau tidaknya tandatangan pada formulir pada B.1.KWK serta pemeriksaan lampiran KTP.

Selanjutnya, pada 27 Februari – 5 Maret 2020, penyelenggara akan memverifikasi administrasi dan penyerahan tanda terima.

Penyelenggara Pilkada akan melakukan verifikasi administrasi maupun faktual, seperti halnya tertuang di Keputusan KPU RI no 82/PL.02.2-Kpt/06/KPU/II/2020 tentang Pedoman Teknis Penyerahan Dukungan dan Verifikasi Dukungan Bapaslon Perseorangan. (fdh/azw)

Hari Kanker Anak, Bobby Kunjungi Smiling Kids Foundation

KUNJUNGAN: Bakal Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) mengunjungi ayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation di Perumahan Puri Teladan Blok Catelia No 8 Medan.
KUNJUNGAN: Bakal Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) mengunjungi ayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation di Perumahan Puri Teladan Blok Catelia No 8 Medan.
KUNJUNGAN: Bakal Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) mengunjungi ayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation di Perumahan Puri Teladan Blok Catelia No 8 Medan.
KUNJUNGAN: Bakal Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution (tengah) mengunjungi yayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation di Perumahan Puri Teladan Blok Catelia No 8 Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bakal Calon Wali Kota Medan Bobby Nasution turut memperingati hari kanker anak sedunia yang jatuh pada tanggal 15 Februari. Ayah Sedah Mirah Nasution itu memengunjungi Yayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation di Perumahan Puri Teladan Blok Catelia No 8 Medan.

Bobby Nasution bertemu langsung dengan relawan kanker anak, Jenny, pendiri sekaligus Ketua Yayasan Rumah Anak Sehat, Smiling Kids Foundation.

Dalam diskusinya, Jenny mengatakan senang dengan kepedulian Bobby Nasution terhadap anak penderita kanker. Menurutnya, Smiling Kids Foundation yang sudah berdiri selama lebih dari 4 tahun itu, hadir untuk membantu anak-anak penderita kanker, kelainan darah serta penyakit non infeksi.

Tak hanya menyediakan rumah singgah, Smiling Kids juga memberikan konseling psikolog gratis kepada anak dan orangtua yang tinggal di Smiling Kids.

“Target kita anak yang dirawat sembuh. Untuk mendukung kesembuhan perlu diberikan konseling psiklog kepada orangtua dan anak,” ungkapnya pada mantan Manajer Medan Jaya ini.

Kata Jenny, rumah singgah Smiling Kids sudah membantu sekitar 150 anak penderita kanker saat menjalani perawatan dekat rumah sakit tanpa harus memusingkan biaya.

“Saat ini ada 30 anak di sini, ditemani orangtua. Mereka berasal dari Pematangsiantar, Tapanuli Selatan, Nias, A ceh serta Batam dan Padang,” jelas dia.

Menurut Jenny, operasional anak-anak di Smiling Kids merupakan bantuan dari relawan dan tanggungjawab sosial sejumlah perusahaan. Namun, masalah yang dihadapi adalah tingginya biaya pengobatan penyakit.

“Banyak anak yang terhenti menjalani kemoterapi karena obatnya habis. Bahkan kini, beberapa obat yang harus dikonsumsi anak penderita kanker, tidak ditanggung BPJS Kesehatan, sehingga harus dibeli sendiri. Harga obatnya pun tidak murah,” beber perempuan kelahiran 16 Juli 1973 ini.

Jenny juga mengeluhkan sedikitnya dokter spesialis kanker anak.

“Di Indonesia hanya ada 15 orang dokter spesialis kanker anak. Ini sangat miris,” ucapnya. Untuk itu, Jenny berharap jika Bobby menjadi Walikota Medan nanti, bisa membantu anak penderita kanker ini.

“Paling tidak dengan membuat regulasi meringankan. Karena sistem pengobatan kanker yang dibuat selama ini banyak yang membuat anak kehilangan kesempatan untuk menjalani pengobatan terbaik,” kata dia.

Dalam kunjungannya, Bobby duduk bersama anak dan orangtua yang sedang ada di rumah singgah ini. Hadir juga survival kanker Ratih yang sudah dinyatakan bebas kanker sejak 5 tahun lalu. Putri kelahiran Aceh ini pun kini menjadi relawan di Smiling Kids.

Alumni S2 IPB ini ikut prihatin serta memahami perasaan orang tua dan keluarga anak penderita kanker. Sebab ia sendiri pernah merasakan hal yang sama. Ketika itu, ayahnya Erwin Nasution divonis dokter menderita leukimia. Namun, pengobatannya tidak berlangsung panjang karena sang Ayah, meninggal dunia.

Masih terkait momen Hari Kanker Anak itu, sejumlah relawan Bobby Nasution juga turut mengunjungi RS Murni Teguh Medan untuk menjenguk sejumlah anak penderita kanker.

“Kolaborasi Medan Berkah yang digagas Bobby Nasution harus menyentuh semua kalangan, tua muda laki perempuan, sehat dan yang menderita sakit,” begitu pesan Bobby Nasution. (rel/azw)

Kembangkan Skema Sistem Resi Gudang, Kemendag & Bank Aceh Bersinergi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) dan Bank Aceh bekerja sama dalam mengembangkan pembiayaan syariah dengan skema Sistem Resi Gudang (SRG).

Salah satu yang dilakukan Kemendag adalah melalui Sosialisasi dan Pelatihan Pelaksanaan Pembiayaan SRG, Khususnya Skema Pembiayaan Syariah kepada pegawai Bank Aceh di Kabupaten Aceh Tengah, selama 3 hari, pada 11-13 Februari 2020.

“Kerja sama ini sebagai respons terhadap aktivitas perkembangan pembiayaan SRG di Aceh sekaligus penerapan sistem syariah pada seluruh lembaga jasa keuangan di Aceh mulai tahun 2020. Untuk itu, penting dilakukannya peningkatan pemahaman sumber daya manusia mengenai SRG dan pembiayaan syariah,” jelas Kepala Bappebti Tjahya Widayanti dalam keterangannya, Rabu (19/2).

Dengan memiliki pemahaman yang tepat dan sesuai ketentuan, diharapkan pada Juni 2020 mendatang, Bank Aceh sudah dapat melakukan penyaluran pembiayaan resi gudang sesuai aturan yang berlaku. Komoditi yang disimpan di gudang SRG kini semakin mudah diperjualbelikan. Berbagai lembaga pembiayaan semakin inovatif dalam mengembangkan skema pembiayaan, termasuk pembiayaan syariah.

Selain itu, produk yang disimpan di gudang SRG adalah produk bermutu tinggi yang mempunyai peluang besar untuk diekspor. Dengan begitu, penting bagi Bappebti untuk memberikan persyaratan standar mutu yang ketat. (dtc/ila)

“Bappebti akan terus melakukan sosialisasi peran peran gudang SRG dalam meningkatkan ekonomi dan perdagangan di pedesaan dengan menerima komoditas daerah setempat yang memenuhi standar dan kualitas yang dipersyaratkan melalui lulus uji Lembaga Penilaian Kesesuaian,” ujar Tjahya.

Acara ini dihadiri 40 orang peserta yang berasal dari pihak manajemen Bank Aceh pusat maupun daerah yang memiliki gudang SRG, antara lain Kota Banda Aceh, Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireueun, Pidie, Sinabung, serta Simeulue.

Berbagai materi diberikan kepada para peserta yang mengikuti sosialisasi, antara lain tentang pemahaman pelaksanaan SRG, sistem informasi resi gudang (IS-Ware), pengikatan dan pelepasan hak jaminan resi gudang, simulasi penggunaan IS-Ware dari Pusat Registrasi SRG (PT Kliring Berjangka Indonesia), serta perhitungan dan risiko dalam pembiayaan SRG. (dtc/ila)

Tanpa IMB, Pengerjaan Bangunan di Jalan Tembakau Deli Terus Berjalan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Proses pengerjaan bangunan di Jalan Tembakau Deli I, Kelurahan Kesawan, Medan Barat terus berlangsung hingga dua pekan terakhir. Padahal, tidak terlihat ada plank IMB di sekitar lokasi bangunan tersebut.

Penelusuran di lokasi bangunan tersebut merupakan penambahan bangunan lama yang dalam waktu bersamaan juga sedang direnovasi. Bahkan, lokasi pengerjaan bangunan tersebut hanya berjarak dua meter dari bantaran Sungai Deli yang berseberangan dengan Kantor Wali Kota Medan.

Kepala Lingkungan Tembakau Deli I, Mujahidi, yang ditanyakan mengenai proses pengerjaan bangunan tersebut, mengaku, tidak ada pemberintahuan maupun permohonan rekomendasi perizinan untuk penambahan bangunan di lokasi tersebut.

“Tidak ada permohonan terkait penambahan bangunan, yang ada hanya pemberitahuan dari pemilik terkait akan melakukan renovasi bangunan. Pemberitahuannya memang tidak resmi secara tertulis hanya lisan saja akan melakukan renovasi,” ujar Mujahidi kepada wartawan, Rabu (19/2/2020).

Mujahidi menyebutkan proses renovasi dimaksud sudah berlangsung sejak dua pekan terakhir.

Ditanyakan terkait persyaratan ada persetujuan warga yang diketahui kepling untuk suatu proses pembangunan, Mujahidi mengungkapkan, secara tertulis memang tidak ada. “Kalau kita kan prinsipnya ada warga yang bermohon kita proses, tetapi kalau tidak ada permohonan bagaimana,” ujarnya.

Lurah Kesawan, Marwan yang dikonfirmasi melalui saluran telepon seluler, juga mengakui tidak pernah ada permohonan terkait bangunan tersebut. Dia beralasan, jika pun harus ada permohonan izin, tidak menjadi domainnya Kelurahan, namun intansi terkait di Pemerintah Kota (Pemko) Medan.

“Untuk perizinan bangunan tidak ada di kita (Kelurahan), namun demikian nanti saya akan melihatnya terlebih dahulu,” ungkapnya. (adz)

Utamakan Pelayanan Prima, Malindo Travel Berangkatkan 108 Jamaah Umroh

UMRAH: Malindo Travel memberangkatkan 108 jamaah umroh yang berasal dari Tapsel, Kota Pinang dan Batubara, dari Bandara Kualanamu, Selasa (18/2). Jamaah menggunakan pesawat Saudi Airlines langsung dari Bandara Kualanamu ke Madinah.
UMRAH: Malindo Travel memberangkatkan 108 jamaah umroh yang berasal dari Tapsel, Kota Pinang dan Batubara, dari Bandara Kualanamu, Selasa (18/2). Jamaah menggunakan pesawat Saudi Airlines langsung dari Bandara Kualanamu ke Madinah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Malindo Travel memberangkatkan 108 jamaah umroh yang berasal dari Tapsel, Kota Pinang dan Batubara, Selasa (18/2). Keberangkatan kali ini menggunakan pesawat Saudi Airlines langsung dari Medan Madinah.

Untuk fasilitas hotel di Madinah jamaah menginap di Durrat Andalus 100 meter dari Masjid Nabawi. Sedangkan di Mekkah jamaah menginap di Soraya Ajyad yang berjarak 250 meter dari Masjidil Haram. “Alhamdulillah kami (Malindo Travel,Red) bersyukur semakin banyak jamaah yang mempercayakan keberangkatan ibadah umrohnya kepada Malindo Travel. Bahkan ada 6 jamaah yang berangkat hari ini sebelumnya juga sudah pernah berangkat bersama Malindo Travel,’’ ujar Manager Operasional Malindo Travel, Aulia Rahman.

Malindo Travel, kata dia, selalu berkomitmen memberikan pelayanan prima kepada jamaah umroh dan haji. Sehingga, semakin banyak jamaah umroh yang berangkat ke Tanah Suci dengan Malindo Travel.

Ditambahkan Aulia, untuk informasi dapat langsung menghubungi nomor kontak : 0813-6214-7367. ‘’Atau bisa langsung datang ke kantor kami yang beralamat di jalan Balam Komplek Platinum Residence F2, kelurahan sei sikambing B, Medan sunggal, Medan,’’ jelasnya.

Terkait pelayanan, salah seorang jamaah umroh, Basrah mengakui kualitas pelayanan Malindo Travel. ‘’Pelayanannya prima, memuaskan, bertanggung jawab baik dari waktu keberangkatan, hotel, makanan sampai kembali ke tanah air,” ujar Basrah, jamaah asal Batubara. (rel)

Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan Gelar Capping Day

BERPRESTASI: Orangtua dan mahasiswa berprestasi Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama.
BERPRESTASI: Orangtua dan mahasiswa berprestasi Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama.

Siapkan Mahasiswa Lebih Humanis

 BERPRESTASI: Orangtua dan mahasiswa berprestasi Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama.
BERPRESTASI: Orangtua dan mahasiswa berprestasi Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan menggelar capping day (pemasangan cap (penutup kepala)) untuk 170 mahasiswa D-3 Keperawatan menjelang semester pertama di Hotel Grand Inna Medan, 11 Februari 2020 lalu. Hal ini merupakan tahapan awal yang harus dilalui setiap mahasiswa keperawatan sebelum memasuki dunia profesi, yakni praktik di rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan lainnya.

Capping day merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan Program Studi Keperawatan Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, dalam rangka mengantarkan mahasiswa memasuki lahan praktik.

Acara ini dihadiri Kepala Kesdam I/Bukit Barisan Kolonel Ckm dr Sutan Bangun SpB, Wakil Kepala Kesdam I/Bukit Barisan Letkol CKM dr Bayu Dewanto SpBS, Kepala Rumah Sakit Putri Hijau Letnan Kolonel Ckm dr Irsan Basyroel SpKK, Kepala LLDIKTI Wilayah 1 Sumut Prof Dian Armanto PhD, Direktur Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan Suharto SKM, MKes, seluruh pembantu direktur, dosen, dan para orangtua mahasiswa.

BERSAMA: Direktur Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama seluruh staf.
BERSAMA: Direktur Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan diabadikan bersama seluruh staf.

Dalam kesempatan ini, Kepala Kesdam I/Bukit Barisan Kolonel Ckm dr Sutan Bangun SpB menyampaikan, upacara pemasangan cap tersebut diharapkan jadi momentum meningkatkan semangat dan pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi sebagai perawat, yang akan terjun ke tengah-tengah masyarakat.

“Acara pemasangan cap sebaiknya dijadikan pijakan untuk meningkatkan performa tenaga kesehatan. Sebagai tenaga kesehatan, juga harus memegang janji yang sudah diucapkan, antara lain selalu memegang rahasia pasien,” ungkap Sutan.

Sebelum prosesi pemasangan cap, mahasiswa membacakan janji berisi kewajiban yang harus dilaksanakan dan ditepati ketika memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Adapun hal tersebut, berupa janji untuk tidak membedakan pasien, mengutamakan pasien, dan memegang semua rahasia pasien.

Usai pengucapan janji, kegiatan dilanjutkan dengan pemasangan cap (mahasiswa perempuan) dan pemasangan pin (mahasiswa laki-laki) secara simbolis oleh Ketua Program Studi Keperawatan Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan.

Saat ini Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan telah terakreditasi B dari BAN-PT dan LAMPT-Kes. Serta menjadi Juara Umum PTS Terbaik se-Sumatera Utara, Kategori Akademi 2019. Selain itu, juga telah menerima Sertifikat Akreditasi dan Medali Jurnal Ilmiah Terakreditasi dari Kemenristek/Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada 2019 lalu. Dan telah memiliki akreditasi nasional dengan peringkat Sinta 4 pada 2019. Dengan seorang dosen, Muchti Yuda Pratama, telah menerima medali dan sertifikat dari Kemenristek/BRIN di Jakarta.

Pada 2020 ini, Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk Program Studi D-3 Keperawatan. Untuk informasi lebih rinci, silakan mengunjungi Komplek Rumah Sakit Putri Hijau Medan di Jalan Putri Hijau No 17 Medan. Atau bisa melakukan pendaftaran online dengan mengunjungi laman www.kesdammedan.ac.id.

Dan jika ada masyarakat yang berminat memasukkan artikel ke Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/Bukit Barisan Medan, dapat membuka link jurnal.kesdammedan.ac.id. (*)

Digitalisasi Arsip Perpustakaan Reksa Pustaka, Epson Turut Lestarikan Sejarah

ARSIP: Pihak Epson Indonesia bersama pihak Perpustakaan Reksa Pustaka, Pura Mangkunegaraan, Solo, saat melakukan digitalisasi dokumenbersejarah.

SOLO, SUMUTPOS.CO – Epson Indonesia menunjukkan kemampuan teknologinya dengan mendukung program digitalisasi dokumen-dokumen bersejarah di Perpustakaan Reksa Pustaka, Pura Mangkunegaraan, Solo. Total dokumen yang didigitalisasi oleh Epson sekitar 3.132 koleksi dengan total keseluruhan 400.202 halaman. Bekerja sama dengan PT. Unibless Indo Multi, selaku mitra kerja Epson Indonesia di solusi pengarsipan digital, dokumen yang sudah dipindai dapat diakses menggunakan aplikasi Electroninc Filling System (EFS) bernama UNIDocSys.

Arsip-arsip yang terdapat di Pura Mangkunegaraan pada umumnya masih berupa kertas yang disimpan untuk dijaga nilai keaslian serta terlindung dari berbagai faktor-faktor yang memengaruhi kerusakan dokumen arsip tersebut. Arsip yang belum dipilah dan diolah banyak yang mengalami kerusakan dari faktor eksternal maupun internal.

“Koleksi perpustakaan Reksa Pustaka itu sudah sangat tua, kalau kita mengingat sejarah berdirinya, sampai saat ini sudah 152 tahun. Sehingga sekarang kondisi (dokumen-dokumen)-nya sudah sangat rapuh meskipun kondisi rusak karena banyak pengunjung (yang datang) kita tetap pinjamkan hanya saja kita harus membimbing pembaca itu agar hati-hati dalam membaca. Karena itu perlu sekali kegiatan digitalisasi dengan harapan pembaca bisa membaca atau menikmati buku-buku tersebut dari hasil ahli media, sehingga kondisi fisik aslinya tidak semakin rusak,” ucap Pengelola Naskah Kuno Perpustakaan Reka Pustaka, R. Ngt. Ng. Dra. Darweni, M. Hum.

Dengan adanya Instruksi Presiden No.3/2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government maka semua yang berhubungan dengan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat kedepannya harus bisa disajikan secara elektronik. Epson Indonesia, bekerja sama dengan Unibless Indo Multi mengambil inisiatif untuk mendukung pelestarian budaya melalui digitalisasi arsip.

Adapun beberapa tahap digitalisasi arsip yang dilakukan, diantaranya persiapan perangkat pemindai oleh Epson Indonesia, pemilahan arsip dan implementasi alih media/digitalisasi, implementasi aplikasi Electronic Filling System (EFS) dan mengembangkan aplikasi Electronic Filling System (EFS).

“Kami menugaskan gabungan Tim kami dari Jakarta dan Semarang untuk melakukan digitalisasi arsip koleksi Pustaka Pura Mangkunegaran. Arsip tersebut kami digitalisasi, kami jadikan bentuk file pdf dan kami simpan di komputer. Hasil pemindaian itu kami edit dan dijadikan sebuah buku elektronik dengan aplikasi Flipbook yang sudah tertera nama buku, halaman dimana para pembaca akan dimudahkan dengan cukup memindahkan kursor ke kanan dan kiri jika ingin memindahkan halaman,” ujar Sylvie Selyn Sembiring, Direktur PT. Unibless Indo Multi.

Pada program ini, Epson Indonesia bekerja sama dengan PT. Unibless Indo Multi menggunakan Epson ELPDC06 dan ELPDC11 sebagai perangkat guna melakukan alih media/digitalisasi arsip. Epson Indonesia sadar bahwa dokumen arsip bersejarah adalah bagian dari asset kebudayaan yang harus dijaga kelestariannya.

“Epson Indonesia berharap bahwa dengan kontribusi Epson pada digitalisasi dokumen ini, teknologi Epson dapat mengambil peran dalam pelestarian budaya di Indonesia. Digitalisasi dokumen menggunakan Scanner Epson merupakan solusi untuk pelestarian dokumen-dokumen berserjarah yang memiliki resiko kerusakan fisik.” Ungkap Riswin Li, Marketing Division Head Epson Indonesia. (rel)

Gubsu Launching Program L2T2 dan L2T3, Tirtanadi Layani 20.123 Pelanggan Air Limbah

DISAMBUT:Dirut PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menyambut kedatangan Gubsu, Edy Ramayadi di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (18/2), kemarin.
ade zulfi/sumutpos
DISAMBUT:Dirut PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri menyambut kedatangan Gubsu, Edy Ramayadi di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (18/2), kemarin.
ade zulfi/sumutpos

SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi melakukan grand launching Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) dan Layanan Lumpur Tinja Tidak Terjadwal (L2T3) yang digelar PDAM Tirtanadi di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (18/2). Layanan ini dimaksudkan untuk mengelola air limbah domestic, yang saat ini masih melayani khusus warga Kota Medan dan sekitarnya serta Kota Parapat dalam rangka memelihara lingkungan seputar kawasan wisata danau toba.

“Jadi, selain melaksanakan penyediaan air minum, PDAM Tirtanadi juga mengelola air limbah terutama limbah domestic,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirtanadi Trisno Sumantri kepada wartawan.

Hingga Januari 2020, kata Sutrisno, jumlah pelanggan air limbah yang dilayani PDAM Tirtanadi sebanyak 20.123 atau masih sekitar 1 persen dari jumlah penduduk Kota Medan. Hal ini tentu akan menjadi tantangan dan sekaligus peluang bagi PDAM Tirtanadi dalam mengembangkan bisnis dan layanan di bidang limbah domestik ini sembari memelihara lingkungan sekitar. Di samping itu, PDAM Tirtanadi juga akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan menjalin kerjasama melalui instansi-instansi dan lembaga-lembaga terkait.

Lebih lanjut dijelaskan Trisno, adapun sistem pengelolaan air limbah di Kota Medan saat ini menggunakan sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat dengan sistem perpipaan dari rumah penduduk hingga ke Instalasi Pengolahan Air Limbah di Cemara dengan kapasitas instalasi sebesar 10 ribu meter kubik per hari dan Instalasi Pengolahan Limbah di Parapat dengan kapasitas 2 ribu meter kubik per hari. “Di samping itu, di Cemara juga terdapat Instalasi Pengolahan Limbah Terpadu (IPLT) dengan kapasitas sebesar 2 X 50 meter kubik per hari,” paparnya.

Kemudian, untuk mendukung pengembangan Sistem Pelayanan Air Limbah (SPAL) Kota Medan sampai tahun 2021 dengan proyeksi pertambahan rata-rata sambungan baru sebesar 5 ribu pelanggan per tahun melalui perjanjian kerja sama antara Kementerian PUPR-Pemprov Sumut dan Pemerintah Kota Medan.

Direncanakan akan dibangun 5 ribu unit tangki septik hibah, mendorong 450 ribu keluarga di Kota Medan merehabilitasi tangki septik mereka, membangun 269 unit IPAL komunal, membangun 2 unit IPAL kawasan, dan membangun sistem L2T2 dan L2T3.

Trisno mengaku, ada sejumlah permasalahan yang dihadapi PDAM Tirtanadi dalam menambah pelanggan. Antara lain, masih terbatasnya jaringan perpipaan yang ada.

Saat ini yang sudah eksis masih di wilayah timur Kota Medan meliputi Kecamatan Medan Kota, Medan Area, Sidodadi, dan Pandau Hilir yang dibagi dalam 12 zona pelayanan.

Selain itu masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjadi pelanggan air limbah, kemudian sistem air limbah di beberapa zona pelayanan belum optimal karena harus ada perbaikan jaringan, sedangkan pendapatan dari retribusi air limbah belum dapat menutupi biaya operasional dan pemeliharaan. “Berbagai upaya telah kami lakukan diantaranya melakukan koordinasi intensif dengan pihak Kementerian PUPR, seperti dengan mengoperasikan IPLT dan IPAL di Cemara,” ungkap Trisno.

Dalam mendukung percepatan pembangunan lingkungan di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba, PDAM Tirtanadi terus berkoordinasi dan mendukung Kementerian PUPR yang akan mengoptimalisasi IPAL domestik yang ada di Ajibata, Parapat dan akan membangun IPAL kawasan yang berlokasi di Pantai Bebas, Parapat. “Pembangunan itu tentu diarahkan guna memperbaiki aspek lingkungan di sekitar Danau Toba,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, atas nama managemen PDAM Tirtanadi selaku Dirut Trisno Sumantri juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang tinggi dari Pemprovsu, di mana Gubsu Edy Rahmayadi sangat concern memperhatikan layanan masyarakat terhadap kebutuhan air bersih dan sanitasi, dimana saat ini di Provinsi Sumatera Utara ini akan segera dibangun SPAM Regional Mebidang (di bidang air bersih) dan SPAL Terpadu di Kota Parapat (di bidang sanitasi). (adz/ila)

BEI Sumut Target Gaet 15 Ribu Investor Baru pada Tahun Ini

Kepala Perwakilan Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution saat memberikan keterangan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Kepala Perwakilan Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution saat memberikan keterangan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

2019, Investor Pasar Modal di Sumut Capai 50.023 SID

Kepala Perwakilan Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution saat memberikan keterangan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Kepala Perwakilan Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumut Pintor Nasution saat memberikan keterangan kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pada tahun 2020 ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan di Sumatera Utara (Sumut) jumlah investor bertambah 15 ribu orang atau single investor identification (SID). Namun jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di provinsi ini 12 juta jiwa, angka tersebut masih terbilang minim.

Hal itu diungkapkan Kepala Perwakilan Kantor Bursa Efek Indonesia (BEI) Sumatera Utara (Sumut), Pintor Nasution kepada wartawan, Rabu (19/2). Ia menjelaskan, jumlah investor Sumut hingga akhir tahun 2019 baru mencapai 50.023 SID. Angka ini memang cukup bertumbuh signifikan jika dibanding tahun 2018 yang tercatat sebanyak 37.832 SID.

Karenanya, untuk memenuhi target 15 ribu investor baru di 2020 ini, Pintor mengaku akan melibatkan komunitas investor untuk menggaet investor baru khususnya dari kalangan milenial yang dinilai potensial. “Kita terus mendorong peningkatan literasi masyarakat, salah satunya dengan melibatkan komunitas investor,” jelas Pintor.

Selain itu, BEI Perwakilan Sumut juga akan melakukan peningkatan literasi terkait saham lewat pembukaan galeri investasi di tempat umum, seperti di perguruan tinggi di Sumut. “Hal seperti itu, bisa menjadi poin dasar untuk mengetahui informasi tentang investasi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Pintor juga mengungkapkan, kendala yang masih mereka hadapi dalam meningkatkan pertumbuhan investor di Sumut yakni pola investasi yang disenangi masyarakat. Menurutnya, di Sumut pola investasi yang disenangi masyarakat seperti investasi emas. Kemudian, investasi dengan keuntungan besar dalam jangka waktu singkat, meski berisiko tinggi dan cenderung ilegal.

“Masyarakat Sumut itu lebih suka dijanjikan keuntungan yang besar, walau pun beresiko tinggi dan ilegal. Sementara kalau kita kan tidak bisa, dan bahkan dilarang menjanjikan keuntungan besar,” tandasnya. (gus)

Bupati Taput Canangkan Penanaman 4.500 Bibit Pohon di Sekolah

TANAM POHON:Bupati Taput, Nikson menanam salah satu batang pohon dari 4500 batang bibit di halaman sekolah SMP Negeri 7 Pagarsinondi Kecamatan Tarutung, Rabu (19/2).
TANAM POHON:Bupati Taput, Nikson menanam salah satu batang pohon dari 4500 batang bibit di halaman sekolah SMP Negeri 7 Pagarsinondi Kecamatan Tarutung, Rabu (19/2).

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Bupati Tapanuli, Utara Drs. Nikson Nababan, M. Si didampingi Asisten I Parsaoran Hutagalung dan Kadis Pendidikan Bontor Hutasoit Canangkan Penanaman 4.500 batang bibit pohon berbuah dan berbunga di lingkungan sekolah SD dan SMP Kabupaten Tapanuli Utara, Rabu (19/2).

Adapun sasaran dari kegiatan penanaman pohon di lingkungan sekolah terdiri dari 389 unit Sekolah Dasar dan 80 unit SMP Negeri/swasta yang ada di Kabupaten Tapanuli Utara. Untuk tahap pertama, untuk tingkat SMP sebanyak 80 sekolah dengan jumlah bibit pohon sebanyak 4.500 batang.

Penanaman pohon berbuah ini bertujuan menjadikan sekolah yang rindang dan asri, mewujudkan sekolah yang nyaman dalam proses belajar mengajar, menanamkan budaya gotong royong, kepedulian kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah serta terbentuk karakter anak didik yang mencintai lingkungan sekolah.

Pada kesempatan itu, Tiopan Hutabarat dari Komite Sekolah menyampaikan terimakasih dan bangga kepada Bupati Nikson. “Karena pada masa kepemimpinan Bapak Nikson lah akhirnya bisa terwujud berdiri sekolah SMP di kampung kami ini pada tahun 2015 lalu, anak anak kami bisa sekolah disini, tidak perlu jauh jauh, terimakasih pak Bupati,” ujar Tiopan.(rel/des)