23 C
Medan
Saturday, January 24, 2026
Home Blog Page 4485

Peminat GoGames & Ganti Lokasi GoFood Paling Ramai

BERKUNJUNG: Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say (tiga kiri), didampingi Head Regional areal Sumbagut, Dian L Toruan (dua kiri) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sumut Pos, Senin (18/2) sore. agusman/sumutpos
BERKUNJUNG: Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say (tiga kiri), didampingi Head Regional areal Sumbagut, Dian L Toruan (dua kiri) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sumut Pos, Senin (18/2) sore. agusman/sumutpos

Gojek Hadirkan 5 Solusi Hidup bagi Warga Medan

BERKUNJUNG: Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say (tiga kiri), didampingi Head Regional areal Sumbagut, Dian L Toruan (dua kiri) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sumut Pos, Senin (18/2) sore.  agusman/sumutpos
BERKUNJUNG: Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say (tiga kiri), didampingi Head Regional areal Sumbagut, Dian L Toruan (dua kiri) saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sumut Pos, Senin (18/2) sore. agusman/sumutpos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kabar baik untuk warga Medan. Layanan berbasis online, Gojek menghadirkan kejoG yang mengulas 5 solusi utama dalam memudahkan kehidupan sehari-hari warga Kota Medan. Lima solusi tersebut adalah GoGreener, GoGames, Donasi Digital Gojek, Fitur Ganti Lokasi GoFood, Fitur Keamanan, Keselamatan dan Layanan Transportasi Gojek. Sejak diluncurkan September 2019 lalu, peminat GoGames dan Fitur Ganti Lokasi GoFood ramai di Medan.

“Prinsip Gojek dalam memudahkan kehidupan sehari-hari melalui teknologi adalah dasar dari semua inovasi dan solusi yang Gojek luncurkan, termasuk di Kota Medan dan sekitarnya. Kami yakin bahwa user experience, kepuasan, dan loyalitas pelanggan merupakan salahsatu kunci bagi pertumbuhan jangka panjang Gojek, karena itulah kami melakukan pendekatan berbasis produk. Artinya, Gojek memastikan bahwa produk yang kami hadirkan mudah digunakan dan benar-benar menjadi solusi untuk menyelesaikan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari pelanggan kami,”n

papar Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say, didampingi Head Regional areal Sumbagut, Dian L Toruan saat berkunjung ke Kantor Redaksi Sumut Pos, Senin (18/2) sore.

Dia mengatakan, fitur-fitur ini untuk menjawab semua kebutuhan dengan memudahkan warga Medan, dalam kehidupan sehari-hari. “Alasan mengapa lima solusi ini menjadi bagian dari kejoG untuk Medan, karena kami melihat bahwa pelanggan di Kota Medan dan sekitarnya memiliki preferensi dan kebutuhan akan solusi tersebut dalam keseharian mereka,” jelas Michael.

Michael menjelaskan, lima solusi yang Gojek hadirkan di 2019 untuk membuat hidup lebih mudah warga Medan. Semisal GoGreener, ini merupakan inisiatif yang mengajak seluruh ekosistem Gojek untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selama 2019, lanjutnya, hampir 100 persen pelanggan GoFood memilih opsi untuk tidak membeli alat makan sekali pakai, ketika membeli makanan dan minuman dari outlet yang berpartisipasi dalam program GoGreener.

Kemudian GoGames, inovasi Gojek berupa one-stop gaming ecosystem memberikan berbagai kemudahan untuk gamers. Antusiasme para gamers Medan terlihat dengan meningkatnya transaksi dalam GoGames hingga 4 kali lipat sejak pertama kali diluncurkan pada September 2019. Tiga permainan dengan top-up transaksi terbanyak di 2019 adalah Free Fire, Mobile Legends, dan Hago.

Donasi Digital Gojek melalui GoGive dan Kode QR GoPay pada organisasi non-profit, tumbuh hingga 20 kali lipat di Medan sepanjang tahun 2019. Selain kemudahan untuk berdonasi, inovasi donasi digital dari Gojek juga berhasil meningkatkan akuntabilitas dari kampanye sosial, sehingga memudahkan baik pengurus organisasi dalam mengelola donasi maupun donatur dalam mengikuti perkembangan penyaluran dana.

Mitra utama donasi digital Gojek di Medan termasuk Baznas Medan, Rumah Zakat Medan, Yayasan Tzu Chi Buddha dan Yayasan Dompet Dhuafa.

Namun fitur yang paling banyak di Medan adalah Ganti Lokasi GoFood. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menjelajahi dan mengirimkan berbagai kuliner tidak hanya dari area lain di kota yang sama, tapi juga dari kota dan negara yang berbeda.

Pada Februari 2020, jumlah transaksi fitur ini meningkat lebih dari 120 kali lipat dibandingkan bulan pertama diluncurkan pada Desember 2019. “Warga Medan menjadi peminat terbanyak secara nasional,” katanya seraya tersenyum lebar.

Fitur Keamanan dan Keselamatan Layanan Transportasi Gojek, di tahun 2019, solusi fitur keamanan dan keselamatan Gojek semakin komprehensif dengan kehadiran fitur Tombol Darurat, Bagikan Perjalanan, dan asuransi bagi penumpang maupun mitra driver. Semakin diandalkannya aplikasi Gojek terlihat dari pengurangan waktu tunggu pelanggan (GoRide) hingga 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2019, secara total Gojek di Kota Medan telah menempuh perjalanan sejauh 128.000.000 kilometer. Ata sekitar 3.194 kali keliling bumi.

Melansir data dari App Annie ‘2020 mobile report’, lanjutnya, Gojek menjadi aplikasi on-demand paling banyak digunakan masyarakat Indonesia di 2019. Lekatnya Gojek sebagai aplikasi andalan masyarakat di Indonesia juga ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah pesanan terselesaikan (completed orders) di 2019 hingga hampir 2 kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“ Terima kasih kepada seluruh pelanggan Gojek di Kota Medan yang telah memberikan kepercayaan kepada Gojek untuk mendampingi dan memudahkan keseharian mereka. Medan merupakan salah satu kota yang warganya begitu lekat dengan Gojek. Ke depannya, kami akan terus berinovasi menghadirkan solusi yang dibutuhkan pelanggan serta memastikan pengalaman terbaik dalam penggunaan aplikasi kami (user experience),” pungkas Michael. (man/rel)

Over Kapasitas Rawan Konflik, Sumut Butuh Lapas & Rutan Baru

DIKUMPULKAN: Para tahanan dikumpulkan di Mapolres Karo sebelum dievakuasi ke rutan dan lapas di Sumut.
DIKUMPULKAN: Para tahanan dikumpulkan di Mapolres Karo sebelum dievakuasi ke rutan dan lapas di Sumut.
DIKUMPULKAN: Para tahanan dikumpulkan di Mapolres Karo sebelum dievakuasi ke rutan dan lapas di Sumut.
DIKUMPULKAN: Para tahanan dikumpulkan di Mapolres Karo sebelum dievakuasi ke rutan dan lapas di Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Over kapasitas di Rumah Tahanan Negara (Rutan) maupun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Sumatera Utara (Sumut) harus segera dicarikan solusinya. Di antaranya dengan membangun Rutan maupun Lapas baru dan memberikan pembinaan kepada narapidana kasus narkoba. Jika tidak, apapun alasannya, kerusuhan setiap saat dapat saja terjadi.

Anggota Komisi A DPRD Sumut, Irham Buana Nasution mengatakan, mereka telah mengunjungi Rutan Kelas II B Kabanjahe, pascakerusuhan lalu. Dari kunjungan itu mereka melihat, persoalan utama dari konflik yang terjadi memang ditengarai akibat kelebihan (over) kapasitas tahanan atau narapidana.

Kelebihan kapasitas tahanan di Rutan Kabanjahe itu, menurutnya, membuat tidak ada lagi interaksi positif antarsesama narapidana. Kondisi serupa juga diyakininya terjadi di lapas-lapas atau rutan yang ada di Sumut.

“Artinya, antara kapasitas lapas dan jumlah narapidana itu berbanding terbalik. Sehingga, apapun alasannya dengan kondisi begini, walaupun berbagai cara yang dilakukan, tetap rawan sekali terjadi kerusuhan setiap saat,” kata Irham Buana kepada Sumut Pos, Selasa (18/2).

Apalagi sudah menjadi rahasia umum, dalam lapas atau rutan selama ini terjadi perebutan kekuasaan dan lapak-lapak kejahatan yang dimotori bersumber dari sana. Umumnya pula, nahkoda atas permainan tersebut dilakukan oleh narapidana atau tahanan narkoba.

Berdasarkan hasil kunjungan Komisi A itu pula, lanjut Irham, salah satu dorongan atas solusi yang perlu dilakukan segera ialah, dengan membangun sejumlah lapas baru di Sumut. Wacana ini pun siap mereka sampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) nanti bersama Kakanwil Kemenkumham Sumut. “Dalam bulan ini juga, kami sudah menjadwal RDP dengan Kakanwil Kemenkumham Sumut,” kata Irham.

Diakuinya, memang penyelesaian masalah ini tidak sesederhana yang dibayangkan. “Tetapi pertama yang mesti dilakukan, menambah jumlah lapas-lapas untuk lebih memanusiakan mereka. Apapun alasannya, jika kita ingin menggunakan prinsip lapas sebagai sarana pembinaan, maka lapas harus diperbanyak, harus dimanusiakan dan juga harus bisa menempatkan narapidana secara baik dan sehat,” kata politisi Golkar itu.

Kondisi narapidana saat ini, imbuhnya, tidak ada beda seperti zaman Belanda dan bahkan waktu orde baru. Dimana para tahanan kondisinya tidak sehat, bersaing mendapat kuasa dan lain sebagainya. “Sehingga menurut kami, hal ini penting dilakukan Kementerian Hukum dan HAM. Insya Allah akhir bulan ini kami memanggil Kakanwil menyangkut banyak hal perbaikan soal lapas, terutama tentang over kapasitas pada tahanan kejahatan narkoba berikut cara pembinaan terhadap mereka,” pungkas mantan Direktur LBH Medan itu.

Dipindah, Napi Mengeluh

Paskakerusuhan di Rutan Kelas IIB Kabanjahe, ratusan narapidana terpaksa dipindah ke sejumlah rutan dan lapas di Sumatera Utara. Seperti di Lapas Kelas I Medan sebanyak 4 orang, Lapas Binjai 69 orang, Lapas Pemuda, Langkat, sebanyak 76 orang, Rutan Sidikalang, 34 orang, dan Lapas Wanita Medan sebanyak 16 orang.

Berdasarkan pendataan melalui koesioner yang dilakukan Ombudsman RI Perwakilan Sumut kepada warga binaan Rutan Kabanjahe di Lapas Binjai baru-baru ini, ada beberapa hal yang dikeluhkan para narapidana yang dipindah tersebut, diantaranya keluarga mereka terlalu jauh untuk membesuk.

Kepala Keasistenan Pemeriksaan Laporan Ombudsman RI Perwakilan Sumut, James Marihot Penggabean mengatakan, hasil pendataan yang mereka lakukan itu sudah disampaikan kepada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumut.

James juga mengakui, apa yang dilakukan Kanwil Kemenkuham Sumut sudah tepat sebagai langkah antisipasi dan pengamanan saat kerusuhan terjadi. Sehingga kerusuhan tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak ada tahanan kabur dari Rutan Kabanjahe tersebut. “Sudah kita komunikasikan dengan Kakanwil. Ini intinya mengamankan dulu. Setelah proses itu, baru bagaimana agar warga binaan itu bisa dekat dengan keluarga lagi,” ungkap James.

Selain itu, warga binaan yang dipindahkan ke Lapas Binjai juga mengeluhkan soal air yang kurang untuk aktivitas mandi, cuci, dan kakus (MCK). James mengatakan, saat ini kondisi Lapas Binjai sudah over kapasitas. Apalagi ditambah dari warga binaan Rutan Kabanjahe. “Ini menjadi catatan untuk diperbaiki. Alternatif membangun komunikasi tetap dilakukan agar warga binaan itu mendapatkan hak mereka,” pungkasnya. (prn/gus)

Ujian SKD Pemko Medan Telah Selesai: 1.139 Lulus, 1.247 Gugur

SELEKSI : Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap awal.
SELEKSI : Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap awal.
SELEKSI : Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap awal.
SELEKSI : Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap awal.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Pemko Medan telah selesai dilaksanakan. Hasilnya, 1.139 peserta dinyatakan lulus dan 980 peserta gagal. Sedangkan 267 peserta lainnya dinyatakan gugur secara otomatis, karena tidak mengikuti ujian.

“TOTAL peserta yang seharusnya ikut ujian SKD ada 2.386 orang. Tapi yang tidak hadir ada 267 peserta. Mereka secara otomatis langsung dinyatakan gugur,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKDPSDM) Kota Medan, Muslim Harahap kepada Sumut Pos, Selasa (18/2).

Menurut Muslim, secara keseluruhan proses SKD berjalan lancar dan tidak ada kendala yang berarti. “Kemarin begitu selesai tes SKD, pihak Kantor Regional VI BKN (Badan Kepegawaian Negara) Medan telah menyerahkan hasil tes CAT SKD CPNS ke Pemko Medan,” katanya.

Diterangkan Muslim, pihaknya di BKDPSDM Kota Medan juga telah merekap data yang mereka terima dari Kanreg VI BKN Medan untuk menghitung jumlah peserta yang lulus tes SKD CPNS Pemko Medan beserta peringkatnya. “Total yang hadir ujian SKD ada 2.119 peserta.

Dari total itu, 1.139 peserta atau sekitar 54 persen peserta yang hadir dinyatakan lulus SKD. Sedangkan sisanya, 980 peserta tidak lulus ujian. Jadi jika ditotal dengan peserta yang otomatis gugur karena tidak hadir saat ujian, yang tidak lulus ada sebanyak 1.247 peserta,” terangnya.

Muslim juga menjelaskan, peserta yang lulus, tidak otomatis berhak mengikuti tahapan selanjutnya, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Sebab menurutnya, yang berhak mengikuti SKB adalah mereka yang berada di peringkat 3 besar pada formasi yang dilamarnya. “Misalnya, dalam 1 formasi ada lima orang yang lulus, maka yang 2 tidak berhak mengikuti SKB sekalipun dia lulus SKD. Itu makanya saat ini sedang kita rekap peringkatnya, dan nanti akan kita umumkan,” jelasnya.

Begitupun, Muslim mengaku belum mengetahui kapan waktu pelaksanaan SKB. “Ujian SKB, jadwalnya itukan tunggu persetujuan dari BKN juga. Sebab sama dengan SKD, proses testnya juga menggunakan sistem CAT yang servernya juga dari BKN. Nanti bila sudah mendapatkan jadwal dari BKN, maka akan segera diumumkan.” tandasnya.

Wabup Dairi Tinjau Ujian SKD

Wakil Bupati Dairi, Jimmy Andrea Lukita Sihombing meninjau ujian SKD di Hotel Beristera, Jalan Sidikalang-Medan, Desa Sitinjo, Kecamatan Situnjo, Senin (17/2). Didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dapot Tamba serta panitia pelaksana CAT SKD CPNS 2020, Jimmy berharap peserta yang lulus nantinya memiliki kepribadian yang baik dan mengabdikan diri sepenuh hati bagi Pemkab Dairi.

“Persaingan menjadi ASN cukup ketat. Sehingga, bilamana sudah diterima menjadi ASN jangan disiasiakan. Animo menjadi ASN seperti saat ini hendaknya bisa dipertahankan dalam pengabdiannya untuk melayani masyarakat dan membangun Bangsa Indonesia,” tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu sudah melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan ujian SKD CPNS. Seperti diberitakan sebelumnya, jumlah pelamar CPNS yang dinyatakan lulus seleksi berkas dan berhak mengikuti SKD sebanyak 19.026 pelamar. Sementara formasi CPNS Pemkab Dairi tahun 2019 hanya 285 orang yakni untuk formasi tenaga pendidik (guru) sebanyak 222 orang dan tenaga kesehatan 63 orang. Ujian SKD CPNS Pemkab Dairi formasi tahun 2019 berlangsung selama 14 hari dari, 6-19 February 2020 di hotel Beristera Sitinjo. (map/rud)

Perluas Bisnis LNG di China, PGN Kerjasama dengan WnD (Liaoning) Heavy Industry

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam rangka optimalisasi portofolio LNG dengan memperluas bisnis LNG di pasar internasional, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bekerja sama dengan perusahaan EPC dan Manufacturer asal China, WnD (Liaoning) Heavy Industry Co., Ltd. Perjanjian kerjasama ditandatangai oleh Syahrial Mukthar selaku Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN dan Zhu Yanping William selaku Direktur Utama WnD (Liaoning) Heavy Industry Co., Ltd., Jumat (7/02/2020).

Syahrial mengatakan, sesuai MoU dalam jangka waktu 1 (satu) tahun kedepan akan dijalankan aktivitas agar rencana PGN untuk masuk ke small-scale LNG di China dan regional dapat terwujud sesuai dengan target yang relah direncanakan.

“Salah satu proyek strategis PGN sebagai subholding gas yaitu program pengembangan bisnis LNG di pasar internasional. PGN telah memproyeksikan untuk memasuki pasar LNG di China dan WnD telah menyediakan solusi logistik LNG skala kecil di China. Dengan demikian, ada peluang untuk kerja sama ini dalam upaya mengembangkan industri LNG skala kecil di China dan regional,” ungkap Syahrial, “Tidak menutup kemungkinan akan ada potensi kerjasama lainnya yang berdasar pada kesepakatan,” lanjutnya.

Menurut Syahrial, China merupakan negara dengan potensi besar dengan beragam peluang bisnis yang bisa dijelajahi. China membutuhkan sumber energi global untuk konsumsi energi yang terus meningkat. Berdasarkan perhitungan PGN, China memiliki potential demand gas / LNG yang terus bertambah lebih dari 15% setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi hal yang tepat dimana PGN dapat berkontribusi dengan mengutamakan portfolio LNG dari domestik.

Demi keberhasilan implementasi kerjasama, baik PGN maupun WnD setuju akan saling berkoordinasi dalam pertukaran data dan informasi yang relevan sesuai kebutuhan, memberikan bantuan dan informasi yang berkenaan lisensi hingga otoritas yang dibutuhkan, serta memberikan saran dan evaluasi secara komprehensif dalam prosedur kerja sama.

“Kami sangat antusias untuk mewujudkan kerjasama ini. WnD adalah perusahaan engineering, pengadaan, dan konstruksi LNG, CNG, dan peralatan kriogenik, sehingga menjadi penyedia solusi logistik LNG maupun CNG yang terintegrasi. Harapannya, baik PGN maupun WnD dapat saling mengeksplorasi lebih jauh mengenai perkembangan LNG melalui kerjasama ini,” jelas Syahrial.

PGN selaku Subholding gas, saat ini berinisiasi untuk mengembangkan bisnis LNG dalam skala internasional dengan tujuan agar dapat mengoptimalisasi portofolio LNG domestik maupun internasional. Kerjasama dengan WnD ini sejalan dengan upaya memperluas layanan dan portofolio LNG di tingkat global.

Pada tahun 2020, pengembangan bisnis LNG trading di Pasar Internasional ditargetkan dengan total 6 kargo dan Pasar Domestik dengan total sebesar 4 kargo. Selanjutnya dalam lima tahun ke depan, akan ada peningkatan volume pengelolaan niaga Global LNG Trading sebesar ±600 BBTUD.

Selain China, inisiasi LNG trading oleh PGN tersebut mencakup sejumlah wilayah antara lain, Jepang dengan potensi kebutuhan sebesar 1-2 kargo per tahun di tahun 2020, Myanmar dengan potensi permintaan sebesar 9 kargo per tahun yang akan dimulai tahun 2021, Philipina sebesar 18 kargo per tahun mulai tahun 2023, dan Eropa 1-2 kargo di tahun 2020.

“Program-program ini ditargetkan dapat memberikan benefit berupa kehandalan kapasitas infrastruktur LNG, sehingga dapat meningkatkan kemampuan PGN di internasional sebagai Global LNG Player,” tutup Syahrial.

PGN sebagai subholding gas bumi mendukung perluasan pemanfaatan gas bumi dan mendorong efisiensi di berbagai sektor sehingga gas bumi dapat memberikan nilai tambah bagi sektor usaha dan mendorong terwujudnya pemerataan ekonomi. Guna menyokong optimalisasi pemanfaatan gas bumi di seluruh sektor, PGN terus berupaya untuk memperluas pemanfaatan gas bumi agar tumbuh secara signifikan. (rel/ram)

Tingkatkan Kualitas Pelayanan, UMA Fokus Bangun Sarana Prasarana Kampus

KETERANGAN: Rektor UMA Prof Dadan Ramdan melalui Humas Asmah Indrawaty memberi keterangan pers di Gedung Biro Rektor UMA, Jl. Kolam Medan Estate, Senin (17/2) sore. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Rektor UMA Prof Dadan Ramdan melalui Humas Asmah Indrawaty memberi keterangan pers di Gedung Biro Rektor UMA, Jl. Kolam Medan Estate, Senin (17/2) sore. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Rektor UMA Prof Dadan Ramdan melalui Humas Asmah Indrawaty memberi keterangan pers di Gedung Biro Rektor UMA, Jl. Kolam Medan Estate, Senin (17/2) sore. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Rektor UMA Prof Dadan Ramdan melalui Humas Asmah Indrawaty memberi keterangan pers di Gedung Biro Rektor UMA, Jl. Kolam Medan Estate, Senin (17/2) sore. PRAN HASIBUAN/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Universitas Medan Area (UMA) terus melakukan pembangunan sarana dan prasarana guna meningkatkan kualitas pelayanan akademik yang lebih baik kepada seluruh mahasiswa khususnya penambahan ruang dosen yang lebih besar di Fakultas Psikologi.

Rektor UMA Prof Dadan Ramdan melalui Humas Asmah Indrawaty menyatakan, penambahan ruang dosen dan kantor administrasi Fakultas Psikologi diperluas ke bagian belakang gedung administrasi saat ini dimana sebelumnya terdapat kantor sekretariat kemahasiswaan sehingga sesuai dengan surat yang dikeluarkan Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim pada 19 Desember 2019 (No. Surat 381/YPHAS.O7/A/Xll/2019). Yaitu diperlukan pembenahan dan penataan ruangan-ruangan kantor sekretariat kemahasiswaan agar bersatu dengan kantor sekretariat kemahasiswaan fakultas Iain supaya lebih nyaman dan lebih mudah berinteraksi dengan mahasiswa fakultas Iain.

Selain perluasan kantor administrasi Fakultas Psikologi, sambung Asmah, juga ada gedung- gedung yang sedang dibangun pihaknya antara lain gedung perkuliahan bersama baik di kampus I maupun kampus II. Gedung laboratorium, pembenahan ruangan laboratorium kultur jaringan, bangunan ruang inkubator, area parkir kendaraan roda 4, food court makanan kering, gedung perpustakaan, pembenahan ruang kantor unit-unit dan biro serta melengkapi prasarana yang diperlukan.

“Pembangunan ini terus dilakukan oleh UMA setiap tahun, sehingga muncul istilah bahwa UMA adalah ‘kampus yang tidak pernah berhenti membangun”. Sampai saat ini dan ke depannya UMA akan tetap menjaga kualitas pendidikan dan pelayanan serta mengedepankan azas kekeluargaan dalam setiap bertindak dengan cara yang baik dan bijaksana,” katanya kepada wartawan di Kampus UMA, Jl. Kolam Medan Estate, Senin (17/2) sore.

Kata dia, UMA menjamin melalui pelayanan yang diberikan dosen harus berkualitas bahwa seluruh mahasiswa bisa belajar dengan nyaman dan tertib sesuai aturan dan diharapkan seluruh mahasiswa berprestasi bisa selesai dan lulus tepat waktu (empat tahun) sesuai tuntutan akreditasi serta harapan orang tua.

Bukan Pembongkaran
Disinggung tentang adanya pemindahan kantor unit kegiatan mahasiswa Gemar Alam Psikologi (GASI) dan Sekretariat PEMA, Asmah mengatakan pemindahan itu untuk penambahan ruang dosen dan kantor administrasi Fakultas Psikologi diperluas ke bagian belakang.

Hal itu sesuai dengan surat yang dikeluarkan oleh Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim pada 19 Desember 2019 (No. Surat 381/YPHAS.07/A/Xll/2019) yaitu sekretariat tersebut harus dipindahkan ke ruang baru yaitu di tribun yang berdekatan dengan kantor PEMA fakultas Iain.

Dikatakannya, barang-barang yang ada di kedua kantor GASI dan PEMA tersebut telah dipindahkan tanpa ada yang hilang satu barang pun yang dilaksanakan pada Senin, 10 Februari kemarin. “Semua barang telah didata dan dldokumentasikan dengan lengkap,” katanya.

Perencanaan pembenahan dan perluasan ini telah diberitahukan oleh wakil rektor Bidang Administrasi kepada semua pihak termasuk kepada ketua BEM dan GASI mulai dari Desember 2019 melalui surat dan secara lisan. Pada Desember 2019, Dekan Fakultas Psikologi Hj Rasydah Fadilah dan Wakil Dekan Bidang Akademik Harun Anwar Dalimunthe, telah memberitahukan tentang perluasan ruang dosen psikologi kepada mahasiswa yang berada di sekretariat GASI, lalu tidak lama berselang beberapa hari kemudian, ketua dan sekretaris GASI datang bergantian menghadap dekan Fakultas Psikologi didampingi WD Bidang Kemahasiswaan.

Menindaklanjuti surat dari yayasan tentang pemindahan sekretariat PEMA dan GASI sudah melewati batas waktu terakhir yakni 11 Januari 2020, maka pihak Fakultas Psikologi mengeluarkan undangan untuk memanggil ketua dan sekretaris GASI dan PEMA serta organisasi Fakultas lain seperti FORMASI dan KMKP untuk berkumpul di fakultas bersama dengan WD Bidang Kemahasiswaan, 20 Januari 2020 (surat undangan pertemuan No. 118/ 5931043012020), absensi penemuan yang dihadiri oleh sekretaris GASI dan yang lainnya ada dalam lampiran untuk membicarakan rencana di atas).

Asmah melanjutkan, pada 26 Januari 2020 dekan Fakultas Psikologi memanggil ketua PEMA dan GASI secara bergantian untuk menandatangani surat pernyataan tidak berkeberatan sekretariat tersebut untuk dipindahkan, namun ketua GASI menolak untuk menandatangani sedangkan ketua PEMA diwakili sekretaris bersedia menandatangani.

Selanjutnya pada 4 Februari 2020 pukul 16.00 WIB, dekan Fakultas Psikologi menerima surat tertanggal 27 Januari 2020 dari pengurus GASI berisi penolakan semua poin yang ada dalam surat yayasan untuk rencana pemindahan sekretariat GASI.

“Upaya untuk melakukan pendekatan dengan pengurus GASI pun beberapa kali gagal, sehingga pada 10 Februari 2020 dilakukan pembenahan dan pada siang hari timbul keributan yang dilakukan oleh mahasiswa GASI beserta para alumni GASI ke kawasan Fakultas Psikologi setelah dilakukan pembenahan Sekretariat mereka,” terangnya.

Upaya mediasi pun dilakukan pada sore hari yang disaksikan Wakapolsek dan dihadiri alumni GASI sehingga diambil kesepakatan pada Selasa akan dilakukan serah terima barang GASI yang telah dipindahkan ke ruang baru di Tribun. Namun hal tersebut tidak jadi dilaksanakan disebabkan pengurus GASI sampai sore tidak datang. Pada Kamis pengurus GASI meminta dilakukan serah terima barang, namun disebabkan sudah pukul 16.00 WIB maka hal tersebut ditunda lagi. Kemudian Jumat pukul 10.00 WIB, akan dilakukan serah terima barang yang dihadiri Dekanat Fakultas Psikologi, WR Bidang Administrasi dan pihak universitas lainnya beserta pengurus GASI. Namun tidak terlihat ketua GASI hadir pada saat itu. Sarah terima barang pun gagal disebabkan permintaan dari pengurus GASI dengan berbagai alasan. Dibuatlah kesepakatan baru kembali agar pada Senin 17 Februari pukul 10.00 WIB akan dilakukan serah terima barang, namun sekali lagi pengurus GASI menolak surat yang diajukan oleh Fakultas Psikologi dengan berdalih surat tersebut bukan hanya untuk ketua umum saja, tetapi untuk ketua bagian.

UMA imbuh dia tetap mengedepankan kekeluargaan dalam setiap bertindak dengan cara yang baik dan bijaksana. UMA harus menjamin melalui pelayanan dosen yang berkualitas bahwa seluruh mahasiswanya bisa belajar dengan nyaman dan tertib,” demikian dia. (prn)

Menteri Yasonna Akui, Pemerintah Salah Ketik Pasal di RUU Omnibus Law

SALAH: Menkumham Yasonna H Laoly jelaskan pemerintah salah ketik Pasal di RUU Omnibus Law
SALAH: Menkumham Yasonna H Laoly jelaskan pemerintah salah ketik Pasal di RUU Omnibus Law
SALAH: Menkumham Yasonna H Laoly jelaskan pemerintah salah ketik Pasal di RUU Omnibus Law
SALAH: Menkumham Yasonna H Laoly jelaskan pemerintah salah ketik Pasal di RUU Omnibus Law

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Dalam draf Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Cipta Kerja Omnibus Law di pasal 170 ayat 1 pemerintah bisa menganti UU dengan menggunakan Peraturan Pemerintah (PP). Redaksional yang memicu polemik itu pun langsung diklarifikasi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly.

Menurut Yasonna, dalam draf RUU tersebut ada kesalahan ketik di Pasal 170 tersebut. “Iya (salah ketik) jadi ingin mungkin kesalahan,” ujar Yasonna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2).

Menurut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, tidak bisa UU dibuah dengan pemerintah mengeluarkan PP ataupun Peraturan Presiden (Perpres).“Jadi enggak bisa dong PP melawan undang-undang,” katanya.

Oleh sebab itu Yasonna mengatakan, nantinya DPR akan melakukan perbaikan dengan pemerintah pada saat rapat yang membahas tentang Omnibus Law Cipta Kerja ini.“Nanti di DPR akan diperbaiki teknisnya,” pungkasnya.

Diketahui, Dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Cipta Kerja Omnibus Law, pada Pasal 170 ayat 1 disebutkan pemerintah? berhak mengubah UU melalui Peraturan Pemerintah (PP).

Pasal yang dimaksud tertuang dalam Bab XIII Ketentuan Lain-lain RUU Cipta Kerja. Dalam pasal 170 ayat (1) disebutkan Pemerintah Pusat berwenang mengubah ketentuan dalam undang-undang.

Pasal 170 ayat (1) berbunyi:

“Dalam rangka percepatan pelaksanaan kebijakan strategis cipta kerja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (1), berdasarkan Undang-Undang ini Pemerintah Pusat berwenang mengubah ketentuan dalam Undang-Undang ini dan/atau mengubah ketentuan dalam Undang-Undang yang tidak diubah dalam Undang-Undang ini”.

Pasal 170 ayat (2) berbunyi:

“Perubahan ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan Peraturan Pemerintah”.

Pasal 170 ayat (3) berbunyi:

“Dalam rangka penetapan Peraturan Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Pemerintah Pusat dapat berkonsultasi dengan pimpinan Dewan Perwakilan rakyat Republik Indonesia”. (jpnn)

Pendaftaran Liga 3 Dibuka

BERSAMA: Sekum Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy saat bersama Wasekum Muhammad.
BERSAMA: Sekum Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy saat bersama Wasekum Muhammad.
BERSAMA: Sekum Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy saat bersama Wasekum Muhammad.
BERSAMA: Sekum Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy saat bersama Wasekum Muhammad.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Asprov PSSI Sumut membuka pendaftaran tim peserta kompetisi Liga 3 dan Piala Soeratin U-17 TINGKAT Provinsi Sumatera Utara 2020.

Sekum Asprov PSSI Sumut Fityan Hamdy, didampingi Wasekum Muhammad, mengatakan, pendaftaran tim peserta Liga 3 dan Piala Soeratin U-17 di Sekretariat Asprov PSSI Sumut, Jalan Skip Baru Medan, dapat dilakukan setiap jam kerja.

Adapun persyaratan yang harus dipenuhi tim calon peserta adalah mengisi formiulir A1, A2, dan A3.

Melampirkan bukti pembayaran iuran tahunan klub anggota PSSI. Melampirkan photocopy akta pendirian klub dan SK kepengurusan klub yang dilegalisir oleh Askab/Askot PSSI setempat. Adapun batas akhir penyerahan persyaratan pendaftaran keikutsertaan kompetisi, paling lambat 31 Maret 2020 pukul 23.59 WIB.

“Berkas persyaratan tim calon peserta juga dikirim melalui email di sumut@pssi.org. Mengenai jadwal pelaksanaan, regulasi pertandingan dan lain-lain, akan diberitahukan kemudian,” ungkap Fityan, Senin (17/2).

Lebih lanjut Fityan mengatakan, tahun ini Asprov Sumut sudah menjalankan sistem administrasi secara online. Hal ini untuk menyelaraskan dengan program PSSI Pusat.

“Kalau tahun sebelumnya kan masih pendaftaran pemain saja sistem online. Sedangkan laporan match commisioner dan wasit masih manual. Untuk tahun ini, semuanya sudah harus online dan Asprov PSSI Sumut harus siap,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, sistem administrasi PSSI secara online ini juga akan memengaruhi jumlah atau kuota tim Sumut yang bakal tampil di babak regional, selain jumlah tim peserta, dan jumlah pertandingan.

Menurut Fityan, terkait sistem administrasi secara online ini, Asprov PSSI Sumut sebelumnya sudah menggelar member development program sekaligus sosialisasi Sistem Administrasi PSSI (Siap).

“Kegiatan tersebut diikuti match commisioner, wasit dan admin klub di Sumut. Jadi tidak ada alasan lagi Sumut tidak siap menjalankan sistem administrasi secara online,” tegasnya.

Dengan penerapan sistem administrasi secara online, lanjutnya, diharapkan nantinya tim Sumut bisa lebih banyak yang tampil di babak regional, sehingga kesempatan tampil di putaran nasional semakin terbuka.

“Hal ini sesuai harapan Ketua Umum Asprov PSSI Sumut, Bapak Kodrat Shah, yang menginginkan tim Liga 3 Sumut berprestasi di tingkat nasional dan meraih tiket promosi ke Liga 2,” pungkas Fityan. (dek/saz)

PSDS 4-0 PS Boalemo, Traktor Kuning ke 8 Besar Piala Soeratin

Traktor Kuning ke 8 Besar Piala Soeratin
Traktor Kuning ke 8 Besar Piala Soeratin
Traktor Kuning ke 8 Besar Piala Soeratin

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Wakil Sumut, PSDS Deliserdang Junior berhasil mengalahkan PS Boalemo dari Gorontalo 4 gol tanpa balas, pada Babak 16 Besar Piala Soeratin di Stadion Dirgantara, Komplek Paskhas AU, Malang, Senin (17/2).

Dengan hasil ini Traktor Kuning melaju ke Babak 8 Besar, dan sudah ditunggu PSS Sleman wakil DI Yogyakarta.

Ketum PSDS, Khairum Rijal mengaku, kemenangan ini merupakan hasil perencanaan dan persiapan yang baik oleh pengurus dan tim. Sehingga menurutnya, hasilnya juga akan baik, dan terbukti PSDS menang atas PS Boalemo.

“Terima kasih kepada pemain dan pelatih yang telah memberikan yang terbaik dalam Babak 16 Besar ini. Terima kasih juga kepada teman-teman media dan pengurus, serta secara khusus kepada Bapak Bupati Deliserdang yang selalu peduli dengan PSDS,” ungkap Khairum.Kepala Disporabudpar Deliserdang itu, juga meyakini kemenangan PSDS Junior tak terlepas dari doa masyarakat Sumut, khususnya warga Deliserdang.

“Kami terus memohon doa dari warga Sumut, karena di 8 Besar PSDS akan jumpa PSS, wakil Jogjakarta,” harap Khairum.

Lebih lanjut, Khairum juga mengaku optimistis, para pemainnya dapat merebut kemenangan saat melawan PSS, karena punya spirit menang dan kekuatan yang full teknis.

“Traktor Kuning tidak akan pernah kalah jika menghadapi rintangan, insya Allah. PSDS harus bangkit dan jaya kembali. Terima kasih, mohon doanya,” jelasnya.

Sementara Pelatih PSDS, Syahrial Efendi mengaku, atas kemenangan itu, timnya semakin percaya diri melawan PSS di Babak 8 Besar.

“Maju ke 8 Besar lawan PSS. Sebelumnya PSS menang 3-1 atas Salatiga, Jateng. PSS kami sudah tahu kekuatannya, agak berat. Persiapan mereka sudah sangat matang, untuk senior mereka sudah bermain di Liga 1,” imbuhnya.

Dia juga menceritakan, laga melawan Boalemo sebelumnya, PSDS menguasai permainan.

“Mainnya normal dari kaki ke kaki. Anak-anak pun tidak ada terkena kartu. Babak pertama kami sudah memimpin 2-0, yang diciptakan Gilang Ramadhan, dan Jetmil Husain (gol bunuh diri, red). Babak kedua tambah 2 gol lagi, dari Putra Walan Darah dan Qodri Lubis. Sehingga PSDS menang 4-0,” beber Syahrial.

Selanjutnya untuk persiapan menghadapi PSS, Syahrial tidak akan melakukan perubahan drastis. Situasi di lapangan akan menjadi pertimbangan pihaknya untuk mengambil keputusan.

“Insya Allah tidak ada kendala melawan PSS. Mohon doanya bagi warga Sumut dan pecinta PSDS di manapun berada. Bagi warga yang mau datang, silakan saksikan pertandingan 8 Besar di Malang,” pungkasnya. (btr/saz)

PSMS 3-1 Gumarang, Benahi Stamina Pemain

KUASAI BOLA: Striker PSMS Medan Rahmat Hidayat saat menggiring bola pada laga ujicoba kontra Gumarang FC di Stadion Teladan Medan, Senin (17/2).
KUASAI BOLA: Striker PSMS Medan Rahmat Hidayat saat menggiring bola pada laga ujicoba kontra Gumarang FC di Stadion Teladan Medan, Senin (17/2).
KUASAI BOLA: Striker PSMS Medan Rahmat Hidayat saat menggiring bola pada laga ujicoba kontra Gumarang FC di Stadion Teladan Medan, Senin (17/2).
KUASAI BOLA: Striker PSMS Medan Rahmat Hidayat saat menggiring bola pada laga ujicoba kontra Gumarang FC di Stadion Teladan Medan, Senin (17/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan sukses mengalahkan Gumarang FC dengan skor 3-1 pada pertandingan ujicoba di Stadion Teladan Medan, Senin (17/2). Meski menang, masih banyak yang harus dibenahi Ayam Kinantan, khususnya stamina.

Pada laga ini, PSMS menurunkan sejumlah pemain anyar, seperti Sutanto Tan dan Azka Fauzy sebagai starter. Mereka mendapat perlawanan dari Gumarang. Gumarang yang sedang mempersiapkan tim menghadapi Liga 3, tidal takut terhadap Ayam Kinantan.

PSMS membuka keunggulan melalui tendangan Syaiful Ramadhan. Gol kedua dicetak oleh Rahmat Hidayat, setelah memanfaatkan umpan Fiwi Dwipan. Gumarang sempat memperkecil ketinggalan melalui M Fahrozy Tambunan. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, Pelatih PSMS Philip Hansen, melakukan pergantian. Agung Prasetyo dan Riski Novriansyah yang baru tiba, diturunkan di babak kedua.

PSMS kemudian menambah satu gol lagi melalui titik penalti. Penalti diberikan setelah Riski Novriansyah dikotak terlarang. Rahmat Hidayat yang maju sebagai algojo, sukses menjalankan tugasnya. Pertandingan pun berkesudahan dengan skor 3-1 untuk kemenangan Ayam Kinantan.

Usai pertandingan, Pelatih PSMS, Philip Hansen menilai, stamina pemain masih menjadi masalah, sebab itu tim pelatih akan fokus untuk membenahinya dalam sisa waktu jelang kick-off Liga 2.

“Stamina, saya rasa masih menjadi masalah yang harus dibenahi,” ungkap Philip.

Masalah stamina juga dialami pemain eks Liga 1 Agung Prasetyo, maupun eks Timnas Riski Novriansyah.

“Ini harus dibenahi, tapi mereka memang baru bergabung. Cara mainnya jelas tak ada masalah, tinggal soal stamina saja,” imbuh Philip.

Philip menyampaikan evaluasi, mengenai penampilan Azka Fauzy dan Sutanto Tan yang memang sudah lumayan.

Philip berjanji bakal meningkatkan chemistry antar pemain. Dia juga mengaku gembira dengan bergabungnya para pemain andal jebolan Liga 1, seperti Azka Fauzy, Sutanto Tan, Agung Prasetyo, Riski Novriansyah, dan M Rifqi yang menjadi pilar tim. Sebab itu, Philip mengapresiasi keberhasilan manajemen mendatangkannya.

“Tinggal masalah stamina saja,” tegasnya.

Pelatih yang pernah merumput bersama tim Medan Jaya ini, juga berjanji akan membenahi kerja sama tim.

“Sentuhan-sentuhan harus diperbaiki, harus lebih kompak,” pungkas Philip. (dek/saz)

Pertamina Resmikan Operasi SPBU Tol Medan-Tebingtinggi

PITA: Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas’ud khamid saat menggunting pita sebagai simbolis peresmian SPBU di ruas Tol Medan-Tebinggitinggi, Senin (17/2). s
PITA: Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas’ud khamid saat menggunting pita sebagai simbolis peresmian SPBU di ruas Tol Medan-Tebinggitinggi, Senin (17/2). s
PITA: Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas’ud khamid saat menggunting pita sebagai simbolis peresmian SPBU di ruas Tol Medan-Tebinggitinggi, Senin (17/2). s
PITA: Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas’ud khamid saat menggunting pita sebagai simbolis peresmian SPBU di ruas Tol Medan-Tebinggitinggi, Senin (17/2). s

SUMUTPOS.CO – PT Pertamina (Persero) resmi mengoperasikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) ruas tol Medan-Tebingtinggi di KM 65, Senin (17/2). SPBU tersebut, dibuka untuk melengkapi fasilitas yang ada saat ini.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina, Mas’ud Khamid menjelaskan keberadaan SPBU untuk memberikan kemudahan bagi pengguna jalan tol untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM). Kemudian, lokasi pom bensi ini tidak jauh dari gerbang tol di Kota Tebingtinggi.

Khamid mengungkapkan pihak Pertamina dalam kurun waktu 1 tahun belakangan ini, sudah membangun dan mengoperasikan 22 SPBU baru di Indonesia.“Di pulau Jawa kita bangun 18 SPBU, dan sisanya ada di Pulau Sumatera,” tutur Khamid dalam kata sambutan pada peresmian SPBU tersebut.

SPBU yang dibangun sebanyak 2 unit ini, memiliki falisitas pelengkap lainnnya seperti masjid, toilet, minimarket dan tempat istirahat. Dan pada peresmian itu, Pertamina juga memberikan bantuan kepada anak yatim piatu berupa bantuan pendidikan dari salah satu madrasah di Serdangbedagai.

Pertamina juga tengah pengembangan usaha yang akan mendirikan SPBU disejumlah negara yang banyak terdapat Warga Negara Indonesia (WNI). Hal ini, mendorong masyarakat akan selalu cinta produk dalam negeri.

“Di Malaysia, Singapura, Arab Saudi, disana banyak masyarakat kita. Khusus di Arab Saudi kita berharap ada SPBU kita disana, misi kita adalah SPBU kita ini harus ada di manapun dalam melayani masyarakat Indonesia dimana saja berada,” jelas Khamid.

Disamping meresmikan dua SPBU, pihaknya juga melaunching service Digitalisasi SPBU. Dengan pengoperasian pelayanan digital. Pengusaha SPBU dapat melihat langsung jumlah atau volume BBM yang didistribusikan.

“Ini adalah memasang perangkat digital di SPBU, bentuknya alat ukur yang dipasang di Tanki yang dinamakan outometic Tanki, ini gunanya bisa mengukur volume Tanki,” katanya, sambil menunjukkan Digitalisasi SPBU yang terpasang di ruang khusus di SPBU km 65 itu.

Kemudian ada data prosesing, dengan ini pihaknya dapat melihat transaksi per-nozle, juga stok dan kedepannya pihaknya akan menambah alat untuk melihat plat nomor kenderaan para konsumen.

Bahkan lanjutnya, digitalisasi SPBU ini juga dilengkapi dengan perangkat e-payment. Dimana dalam pembayaran menggunakan android edisi. Konsumen bisa melakukan pembayaran dengan sejumlah alat pembayaran digital seperti LinkAja dan lainnya.

“Kedepannya kita minimal memiliki 3 data, stok, pengguna BBM khususnya yang subsidi, dan data profiling konsumen,” sebutnya.

Sementara itu, Dirut PT Pertamina Retail (PTPR), Sofyan yusuf mengatakan dihadirkannya SPBU ini cukup penting bagi pengguna tol karena selama ini ditemui adanya kesulitan pengguna jalan tol Medan-Tebingtinggi dalam memperoleh BBM.

“Tanpa ada SPBU di jalur tol Medan-Tebingtinggi yang diperkirakan sepanjang 80 km ini pengguna kesulitan memperoleh BBM, sehingga SPBU ini cukup strategis, pengalaman lalu kita melihat pengguna jalan tol kesulitan memperoleh BBM,” tandasnya. (gus/ram)