Home Blog Page 4523

Buron 3 Bulan, Penabrak Personel Sat Lantas Polresta Deliserdang Ditangkap di Riau

DITANGKAP:Kasat Lantas Polresta Deliserdang Kompol Rina Tarigan SIk didampingi Wakasat Lantas AKP MP Pardede, Kaur Bin Ops Iptu Kuat Tarigan, Kanit Laka Iptu Romi paparkaan penangkapan buronan pelaku penabrak anggota pesonel Lantas Polresta Deliserdang .
DITANGKAP:Kasat Lantas Polresta Deliserdang Kompol Rina Tarigan SIk didampingi Wakasat Lantas AKP MP Pardede, Kaur Bin Ops Iptu Kuat Tarigan, Kanit Laka Iptu Romi paparkaan penangkapan buronan pelaku penabrak anggota pesonel Lantas Polresta Deliserdang .
DITANGKAP:Kasat Lantas Polresta Deliserdang Kompol Rina Tarigan SIk didampingi Wakasat Lantas AKP MP Pardede, Kaur Bin Ops Iptu Kuat Tarigan, Kanit Laka Iptu Romi paparkaan penangkapan buronan pelaku penabrak anggota pesonel Lantas Polresta Deliserdang .
DITANGKAP:Kasat Lantas Polresta Deliserdang Kompol Rina Tarigan SIk didampingi Wakasat Lantas AKP MP Pardede, Kaur Bin Ops Iptu Kuat Tarigan, Kanit Laka Iptu Romi paparkaan penangkapan buronan pelaku penabrak anggota pesonel Lantas Polresta Deliserdang .

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Tiga bulan lamannya pelarian, Sunaryo (29) berakhir setelah diringkus personel Sat Lantas Polresta Deliserdang dari kediamaan Pak Leknya di Desa Jati Baru Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak Propinsi Riau, Rabu (18/3). Sunaryo warga Dusun II Desa Sukamulia Kecamatan Pagar Merbau Kabupaten Deliserdang.

Sunaryo adalah sopir pengangkut batubata yang menabrak personel Sat Lantas Polresta Delis Serdang Bripka Suryanto di Jalinsum Desa Tanjung Baru Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang, Rabu (25/12/2019) sekira pukul 13.15 WIB. Polisi berpangkat bintara itupun tewas di lokasi kejadian.

Kasat Lantas Polresta Deliserdang Kompol Rina Tarigan SIk didampingi Wakasat Lantas AKP MP Pardede, Kaur Bin Ops Iptu Kuat Tarigan, Kanit Laka Iptu Romi dalam paparannya, Jumat (20/3) sore menyebutkan, untuk mengetahui keberadaan Sunaryo, pihaknya bekerjasama dengan IT Mabes Polri untuk melacak posisi nomor HP milik Sunaryo.

Awalnya pengejaran dilakukan ke daerah Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai lalu ke daerah Tebing Tinggi. Namun Sunaryo tidak ditemukan. Selanjutnya dilakukan lagi pelacakan posisi nomor HP nya dan sempat terdeteksi di kawasan Belawan. Namun Sunaryo tidak ada tapi HP miliknya digunakan oleh pacarnya.

Akhirnya pada Rabu (18/3), posisi Sunaryo dipastikan di Desa Jati Baru Kecamatan Bunga Raya Kabupaten Siak. Kerjasama dengan personel Bhabinkamtibmas dan Reskrim disana, Sunaryo berhasil diamankan dari rumah Pak Lek nya bernama Suarmin. Guna pemeriksaan, Sunaryo diamankan ke Komando.

“Tersangka Sunaryo dijerat Pasal 310 ayat (2), (3) ,(4) subs pasal 312 UU RI Nomor 22 tentang lalu lintas dengan ancaman hukuman 6 tahun,” pungkasnya. Sementara itu Sunaryo kepada sejumlah awak media menyebutkan, saat kejadian ia dari Medan mau ke Pagar Merbau.

Tiba dilokasi kejadian, stir truk Colt Diesel tetap mengarah ke kanan dan tak bisa dikendalikan. Duda dua anak inipun tidak tahu jika yang tewas ditabraknya itu adalah seorang personel Polri. Namun usai kejadian, Sunaryo pulang naik ke rumah lalu naik angkot dari rumah menuju Perbaungan. Kemudian ke Tebing Tinggi dan dari Tebing Tinggi naik bus menuju Pekanbaru.

Selama kabur, lanjut Sunaryo, ia tidak menceritakan kepada pak leknya bila dia menabrak orang hingga tewas.”Aku kerja bungkus tempe selama di Riau. Isteri ku dilarikan orang. Tahun 2014 lalu, aku menabrak orang yang menyeberang di depan PT Indofood Tanjung Morawa,” ujarnya. (btr)

Safari Jumat, Akhyar Ingatkan Warga Sering-sering Cuci Tangan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Medan mengimbau kepada masyarakat Kota Medan untuk tetap menjaga kesehatan, mengurangi sentuhan dengan orang banyak dan tetap berdoa serta beribadah. Dengan cara itu semoga Kota Medan terbebas dari penyebaran virus Covid 19/Corona.

Demikian disampaikan Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid Nur Chadijah di Komplek Wartawan, Medan Timur, Jumat (20/3/2020).

Menurut Akhyar, sesuai aturan hukum yang berlaku, Kota Medan dan Sumatera Utara saat ini diberlakukan Siaga Darurat. Yang dimaksudkan siaga darurat ini non bencana, sehingga yang menjadi komandan siaga darurat yakni kepala daerah.

Dia menyebutkan, hingga saat ini rumah sakit dan Puskemas yang ada di Kota Medan masih kooperatif. Bagi masyarakat yang ingin memeriksakan diri terhadap virus Covid 19 dibolehkan di mana saja, silahkan pilih rumah sakit atau Puskemas, dan pemeriksaannya gratis.

Akhyar menyampaikan, di Kota Medan saat ini sudah ada dua orang positif Virus Covid 19, satu diantaranya meninggal dan satu lagi sedang menjalani perawatan. Sedangkan orang dengan pendampingan (ODP) jumlahnya hanya tidak sampai 100 orang, sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) jumlahnya hanya belasan.

“Saya mengaja kepada bapak/ibu untuk tidak panik, tingkatkan terus kesehatan dengan cara hidup disiplin, seperti olahraga, makan-makanan yang sehat serta istirahat yang cukup, selanjutnya kurangi aktivitas di luar rumah, serta perbanyak ibadah dan berdoa agar kota kita dijauhkan dari penyebaran virus Covid 19,” ucapnya saat didaulat menyampaikan kata sambutan pada Safari Jumat.

Dia menambahkan, dalam Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No. 14/2020, menjelaskan, bagi daerah yang sudah terpapar boleh ditiadakan salat Jumat, dan bagi yang positif Covid 19 atau orang yang diisolasi/statusnya PDP, tidak diwajibkan salat di masjid. Bagi yang saat ini sehat, silahkan perbanyak ibadah dengan ketentuan tetap menjadi kebersihan diri dengan sering-sering mencuci tangan memakai hand sanitizer, atau pakai sabun dan memakai air mengalir.

“Saya disini di masjid ini hadir untuk menyerahkan diri kepada Allah SWT dan mengajak bapak/ibu untuk berdoa agar dijauhkan dari Virus Covid 19. Yok kita terus laksanakan salat Jumat dan salat wajib di masjid, karena sesungguhnya kehidupan itu milik Allah SWT, jangan kita terlalu pintar secara medis, tapi kita meninggalkan Allah SWT,” ucapnya.

Adapun yang dilakukan Pemerintah Kota Medan saat ini, sebut Akhyar, karena kondisi barang-barang hand sanitizer sulit didapatkan di pasar, melalui Dinas Ketahanan Pangan sedang memproduksi hand sanitizer yang nantinya dibagikan ke rumah-rumah ibadah, di kantor pelayanan publik serta tempat-tempat keramaian lainnya seperti pasar-pasar tradisional. Selanjutnya, di Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang (PKP2PR) Kota Medan sedang menyiapkan westafel-westafel yang nantinya di pasang di tempat sarana publik. Kemudian, Dinas Kesehatan menyiagakan petugas medis di Puskesmas dan stand by ambulance, sedangkan terkait di stopnya belajar mengajar tatap muka di sekolah bukan berarti menjadi hari libur bagi siswa, melainkan tetap belajar di rumah. Untuk mengawasinya, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) akan memantau pusat-pusat keramaian yang nantinya akan mengecek pengunjung, bagi orangtua yang kedapatan membawa anak-anaknya di luar rumah akan dipulangkan ke rumah masing-masing.

Sementara itu, Badan Kenaziran Masjid (BKM) Masjid Nur Chadijah, Indra Sakti Hutasuhut menyampaikan, bahwa pembangunan masjid Nur Chadijah sudah berjalan 95 persen, tapi masih ada yang belum selesai, mighrab dan sound system’. Semoga masih ada donatur yang berinfaq lagi untuk penyelesaian masjid ini.

“Alhamdulillah Pemko Medan mengalokasikan bantuan untuk masjid, Pak PLT Walikota Medan mengantarkannya kepada masjid kita ini. Bantuan pembangunan masjid senilai Rp50 juta,” katanya.

Terkait dengan virus Covid 19, sebutnya, tidak usah takut dengan virus ini, karena virus ini juga datangnya dari Allah SWT, sebagai umat-NYA kita harus tetap melaksanakan salat wajib lima waktu, kemudian ditambah shalat tahajud dan dzikir serta salat sunah lainnya untuk dijauhkan dari virus Covid 19.

Untuk diketahui, saat ini pusat penanganan virus Covid 19 ini ada di RSUP Haji Adam Malik Medan, dan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi sudah menyiapkan rumah sakit evakuasi di RSU GL Tobing/RSU PTPN2 di Tanjung Morawa. (adz)

10 Hektare Areal Perbukitan Hangus Terbakar di Kawasan Danau Toba Silalahi

KARHUTLA: Sejumlah warga sedang melihat Kawasan hutan semak belukar di perbukitan Danau Toba di Silalahi Dairi yang terbakar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KARHUTLA: Sejumlah warga sedang melihat Kawasan hutan semak belukar di perbukitan Danau Toba di Silalahi Dairi yang terbakar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KARHUTLA: Sejumlah warga sedang melihat Kawasan hutan semak belukar di perbukitan Danau Toba di Silalahi Dairi yang terbakar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KARHUTLA: Sejumlah warga sedang melihat Kawasan hutan semak belukar di perbukitan Danau Toba di Silalahi Dairi yang terbakar. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dikawasan Danau Toba tepatnya di Perbukitan Sitihus Desa Paropo Kecamatan Silahisabungan Kabupaten Dairi kembali terjadi. Sekitar 10 hektare areal perbukitan semak belukar hangus terbakar pada Rabu (18/3) sekira pukul 20.00 Wib.

Hal tersebut diinformasikan Babinsa Polsek Sumbul Kepoliisian Resor Dairi, Aiptu M Munthe bersama anggota Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dairi di Silalahi, Janwar Silalahi kepada wartawan lewat pesan elekronik, Kamis (19/3).

Diterangkan Munthe, malam itu ia mendapat telepon dari Kepala Desa Paropo, dimana telah terjadi kebakaran semak belukar di perbukitan Sitihus kawasan Danau Toba Desa Paropo. Begitu mendapat telepon, selanjutnya Babinsa, Kades, anggota Satgas BPBD serta staf Kantor Camat dan masyarakat menuju lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman secara manual.

Areal terbakar semakin luas karena kondisi lokasi kebakaran bukit terjal sehingga sulit dijangkau. Lahan terbakar rumput kering. Dan, kondisi angin kencang sehingga kobaran api sulit dikendalikan dan areal terbakar semakin meluas.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi, diduga ada oknum tidak bertanggungjawab sengaja membakar areal dimaksud.

“Sumber api berasal dari tepi jalan raya Desa Paropo. Kasus Karhutla itu sedang dalam penyelidikan Polisi,” ucap Munthe.

Usai Karhutla, api juga melahap satu unit rumah di Dusun Siarung-Arung Desa Lae Hole Kecamatan Parbuluan hangus terbakar. Kebakaran rumah itu, Rabu (18/3) sekira pukul 23.40 Wib. Pemilik rumah Tomy Manulang dikabarkan mengalami luka bakar.

Kepala UPT Damkar Dairi, Amudi Situmeang dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/3) membenarkan kejadian itu. Amudi menerangkan, asal api bersumber dari kios yang berada di depan rumah. Rumah terbakar dimaksud dihuni keluarga Tomy Manulang istri boru Sianturi. (rud/ram)

Bank Muamalat Tidak Cairkan Deposito Nasabah, Nirwan: Kerugian Bank Bukan Beban Nasabah

Nasabah Bank Muamalat KCP Panyabungan, Nirwan Parlaungan.
Nasabah Bank Muamalat KCP Panyabungan, Nirwan Parlaungan.
Nasabah Bank Muamalat KCP Panyabungan, Nirwan Parlaungan.
Nasabah Bank Muamalat KCP Panyabungan, Nirwan Parlaungan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Nasabah Bank Muamalat KCP Panyabungan, Nirwan Parlaungan mengatakan, kerugian yang di derita Bank Muamalat akibat tindak pidana penggelapan yang dilakukan oknum karyawannya , bukanlah tanggungan nasabahnya atau dibebankan kepada nasabahnya. “Perbuatan bank yang seperti itu sangat tidak baik dan tidak fair,” kata Nirwan kepada Sumut Pos, Kamis (19/3).

Pernyataan itu disampaikan menanggapi pernyataan Direktur Kepatuhan Bank Muamalat Indonesia, Donny Andri, yang menyebutkan bahwa Bank Muamalat tidak melakukan penggelapan dana nasabah Bank Mualamalat KCP Penyabungan atas nama Nirwan Parlaungan dan isterinya, Erna Sari. Melainkan pidana murni mantan karyawannya.

“Benar yang disampaikan Andri Donny, bahwa saya dan istri saya Erna Sari sudah menjadi nasabah Bank Muamalat sejak tahun 2014. Dan kami menyetorkan dana sebesar Rp1,75 miliar untuk didepositokan di bank itu, melalui Henri Saputra Harahap sebagai karyawan Bank Muamalat jabatan sebagai branch collection,” kata Nirwan.

Nirwan mengaku tidak terima pernyataan pihak bank, yang menyebutkan kasus tersebut adalah pidana murni (penggelapan), yang dilakukan oleh Henri Saputra Harahap, mantan karyawan Bank Muamalat. Menurut pihak bank, modus pelaku membuat advis deposito palsu atas uang yang dititipkan kepada pelaku, oleh paman dan tantenya (Nirwan Parlaungan dan Erna Sari) tanpa sepengetahuan pihak bank.

“Bukti hukum kami sebagai nasabah Bank Muamalat dan mendepositokan duit kami Rp 1,75 miliar, ada buku depositonya atas nama saya dan istri. Ada buku rekening atas nama saya dan istri. Semua hubungan hukum kami dengan Bank Muamalat secara aturan perbankan lengkap,” cetusnya.

Karena itu, kata Nirwan, pernyataan Donny yang menyebut itu perkara Hendri Saputra Harahap adalah pidana murni, cenderung mengada-ada.

Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Madina, Hendri divonis bersalah melanggar tindak pidana perbankan, yaitu melakukan tindak pidana Penggelapan Dalam Jabatan Yang Dilakukan Berlanjut. PN Madina memvonis Hendri Saputra Harahap 2 tahun penjara.

“Perlu dicatat, perbuatan yang dilakukan Hendri sebagaimana bunyi di amar putusan PN Madina, adalah dirinya sebagai karyawan Bank Muamalat dengan jabatan branch colletion di Bank Muamalat KCP Panyabungan, Madina. Bukan sebagai keponakan keluarga Nirwan dan Erna Sari,” tegasnya.

Dalam persidangan terungkap, perbuatan pengelapan yang dilakukan Hendri menyebabkan Bank Muamalat menderita kerugian sebesar Rp2,64 miliar. “Sekali lagi saya tegaskan, janganlah kerugian Bank Muamalat atas perbuatan karyawannya, dibebankan kepada nasabahnya. Ini sangat tidak baik,” pungkasnya. (rel)

Rutan Kabanjahe Gandeng Dinkes Sosialisasi Virus Corona

TES URINE: Karutan didampingi Kasi Berantas BNN Karo saat menjalani tes urine, Rabu (18/3).
TES URINE: Karutan didampingi Kasi Berantas BNN Karo saat menjalani tes urine, Rabu (18/3).
TES URINE: Karutan didampingi Kasi Berantas BNN Karo saat menjalani tes urine, Rabu (18/3).
TES URINE: Karutan didampingi Kasi Berantas BNN Karo saat menjalani tes urine, Rabu (18/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Untuk mencegah sekaligus mengantisipasi penyebaran Virus Corona, Kepala Rutan Kelas II B Kabanjahe Enjat Lukmanul Hakim,Bc.IP.SH bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Karo,mengadakan sosialisasi terhadap ratusan warga binaan dan para pegawai Rutan, Rabu (18/3).

Mewakili Dinas Kesehatan Karo, dr.Lapan selaku Kepala Puskesmas Kabanjahe menjelaskan,untuk mengantisipasi tertularnya virus corona,diimbau untuk selalu rajin berolahraga, minimal dua kali seminggu. Rajin cuci tangan setiap selesai melakukan aktivitas,makan makanan bergizi untuk menambah kekuatan daya tahan tubuh,kalau bisa hindari kerumunan massa.

Sementara itu Kepala Rutan juga menjelaskan, selain sosialisasi virus yang dikenal dengan Covid-19 itu, yang tak kalah pentingnya adalah bahaya virus narkoba. “Untuk itu perlu kiranya kita bekerjasama, bergandengan tangan dengan pihak BNNK Karo,supaya secara dini dapat mengantisipasi jangan sampai ada lagi peredaran narkoba, khususnya di dalam Rutan Kabanjahe ini,”harapnya.

Sebagai bentuk keseriusan pihaknya, hari itu dilakukan tes urine pegawai Rutan yang berjumlah 68 orang. “Ini perlu upaya kita dapat mengetahui bahwa pegawai kita betul-betul bersih dari virus narkoba. Kalau kita mau bersih-bersih,harus sapunya dulu yang kita bersihkan,”tegas Enjat.

Selain pegawai Rutan, pihaknya juga mau melakukan tes urine kepada 208 orang warga binaan. “Hanya dikarenakan alatnya kurang, maka kita lakukan tes urine buat pegawai dulu. Nanti akan ditindaklanjutin ke wargabinaan secara bertahap,,”tegasnya.

Pihak BNNK Karo juga menyampaikan kepada para wargabinaan Rutan, siap menerima wargabinaan yang terlibat narkoba untuk berobat tanpa dipungut bayaran alias gratis.

Gajut selaku Kasi Berantas BNNK Karo menambahkan,pemakai narkoba tidak akan pernah tua,karna sebelum tua dia sudah menghadap yang Kuasa.

“Untuk itu kalau tidak mau cepat meninggal,bagi pengguna narkoba yang mau sembuh dari candu harus menguatkan hati,memutuskan hubungan komunikasi dengan teman-teman pemakai narkoba,”tandasnya. (deo/han)

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Pemkab Sergai Liburkan Pelajar

SIARAN PERS: Sekda HM Faisal Hasrimy AP, MAP bersama Kadis Pendidikan Drs Joni Walker MM, Kadis Kominfo Sergai Drs Akmal memberikan siaran pers terkait antisipasi virus Covid-19 di lingkungan sekolah, Rabu (18/3).
SIARAN PERS: Sekda HM Faisal Hasrimy AP, MAP bersama Kadis Pendidikan Drs Joni Walker MM, Kadis Kominfo Sergai Drs Akmal memberikan siaran pers terkait antisipasi virus Covid-19 di lingkungan sekolah, Rabu (18/3).
SIARAN PERS: Sekda HM Faisal Hasrimy AP, MAP bersama Kadis Pendidikan Drs Joni Walker MM, Kadis Kominfo Sergai Drs Akmal memberikan siaran pers terkait antisipasi virus Covid-19 di lingkungan sekolah, Rabu (18/3).
SIARAN PERS: Sekda HM Faisal Hasrimy AP, MAP bersama Kadis Pendidikan Drs Joni Walker MM, Kadis Kominfo Sergai Drs Akmal memberikan siaran pers terkait antisipasi virus Covid-19 di lingkungan sekolah, Rabu (18/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 di satuan pendidikan, Pemkab Sergai melalui surat edaran Bupati meliburkan semua kegiatan belajar-mengajar di tingkat pendidikan PAUD, TK, MI,SD dan SMP/MTs terhitung dari 19 Maret hingga 3 April 2020.

Bupati Sergai, Ir H Soekirman melalui Sekda HM Faisal Hasrimy didampingi Kadis Pendidikan, Drs Joni Walker Mm mengatakan, belum terdapat masyarakat Sergai yang teridentifikasi terpapar virus corona.

Dikatakan Sekda, Kabupaten Sergai juga telah menetapkan status Siaga Darurat COVID-19. Disamping itu, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tetap bertugas dan melakukan kegiatan gotong royong bersama membersihkan lingkungan sekolah. “Proses belajar mengajar terus dilakukan secara daring dengan memanfaatkan teknologi yang ada, sehingga anak-anak tetap mendapatkan pengajaran yang diperlukan,” bilang Sekda Faisal.

Selama libur sekolah, kepala sekolah dan guru-guru menfasilitasi pembelajaran siswa dalam jaringan (daring) dengan email maupun media sosial WhatsApp, Facebook atau Instagram. penilaian terhadap siswa dilakukan dengan metode penilaian penugasan dengan tidak melakukan tatap muka langsung. tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang mengalami flu, pilek, demam dan batuk segera memeriksakan diri ke dokter atau puskesmas terdekat.

Begitu juga pihak sekolah menginformasikan kepada orangtua siswa, agar tidak membawa anaknya ke tempat keramaian dan keluar daerah jika tidak mendesak.

Hal ini disampaikan agar nantinya kita semua dapat memberikan kesejukan dan ketenangan namun penuh kewaspadaan terhadap penyebaran virus COVID-19 ini sehingga dapat membantu kekondusifan daerah yang kita cintai ini,

Kegiatan sebelumnya, juga telah dilakukan seperti tindakan antisipasi jauh hari, sebelumnya Dinas Pendidikan dengan program GCL (Green, Clean and Life) serta Program Gerappah (Gerakan Pelajar Peduli Sampah) dan membiasakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang harus terus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sementara itu, Kadis Pendidikan Drs Joni Walker Manik MM mengatakan pihaknya terus memantau dan melihat perkembangan pelajar selama beberapa hari ke depan.

“Dinas Pendidikan bersama Satpol-PP Sergai akan mengawal para siswa pada jam sekolah yang mungkin berada di lokasi rekreasi ataupun warung internet dalam rangka menyelamatkan anak bangsa, yang akan menjadi tindakan penyelamatan bagi seluruh bangsa ini,”kata Joni Walker. (sur/han)

Bantu Pemerintah Pencegahan Covid-19, IPHI Langkat Sosialisasi Pola Hidup Sehat

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pengurus Daerah (PD) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Langkat, mendukung upaya pemerintah dalam pencegahaan penyebaran Virus Corona dengan melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat kepada umat.

Hal itu diungkapkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) tahun 2020, di ruang aula Kemenag, Kabupaten Langkat, Rabu (18/3).

“Selain untuk membuat program kerja yang memajukan IPHI, juga sebagai wadah koordinasi untuk membantu Pemkab Langkat melakukan pencehagan Covid-19 (Virus Corona),”ujar Ketua Panitia Pelaksana Rakerda, H. Syahmadi.

Disebutkan Syahmadi, mensosialisasikan tentang pola hidup sehat kepada umat, merupakan wadah sinergitas sesuai intruksi surat edaran Bupati Langkat, Terbit Rencana PA.

Melalui Rakerda ini, diharapkan keberadan IPHI bisa semakin bersinergi dengan pemerintah, baik untuk pemersatu umat juga untuk mendukung program pemerintah lainnya, seperti mengantisifasi penyebaranan Corona.

Sementara itu, Ketua IPHI Langkat H.Irfan Yusuf, mengharapkan untuk kemajuan IPHI Langkat, dibentuk Pengurus Cabang (PC) IPHI di setiap Kecamatan sebagai pengembangan sayap, agar IPHI keberadaanya sampai di wilayah terpencil.

“Sehingga seluruh haji dan hajah di Langkat masuk secara aktif dalam wadah kepengurusan IPHI, serta IPHI dapat menjadi salah satu garda terdepan untuk pencegahan Virus Corona di tengah – tengah umat.” kata H.Irfan Yusuf

Senada dengan apa yang dikatakan Sekretaris Dewan Penasehat IPHI Langkat, Dr.H.Saiful Abdi, digelarnya rakerda ini akan sangat memajukan dan menyatukan hubungan silaturahim antar haji dan hajah Kabupaten Langkat. Sehingga dapat semakin bersinergi dengan pemerintah daerah.

Soalnya di dalam IPHI akan dilakukan berbagai program pembinaan untuk menjadi pengayom dan pembimbing umat. Jadi diharapkan para anggota IPHI bisa melaksanakan program sampai ke tingkat desa dan dusun. (yas/han)

Deliserdang Status Siaga Virus Corona

RAKOR COVID-19: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan Wabup HM Ali Yusuf menetapkan Deliserdang status siaga Covid-19, Kamis (19/3). BATARA/ SUMUT POS
RAKOR COVID-19: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan Wabup HM Ali Yusuf menetapkan Deliserdang status siaga Covid-19, Kamis (19/3). BATARA/ SUMUT POS
RAKOR COVID-19: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan Wabup HM Ali Yusuf  menetapkan Deliserdang status siaga Covid-19, Kamis (19/3). BATARA/ SUMUT POS
RAKOR COVID-19: Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan dan Wabup HM Ali Yusuf menetapkan Deliserdang status siaga Covid-19, Kamis (19/3). BATARA/ SUMUT POS

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Deliserdang menetapkan status siaga bencana non-alam Corona Virus Disease (Covid – 19) . Penetapan status ini dimulai pada tanggal 17-30 Maret 2020.

Hal itu disampaikan Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan melalui rapat koordinasi bersama Wakil Bupati Deliserdang HM Ali Yusuf Siregar bersama Forkopimda Deliserdang beserta para staf ahli, para asisten, Kepala OPD dan Camat se-Deliserdang, di Aula Cendana Kantor Bupati Deliserdang, Kamis (19/3) Lubukpakam.

Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan mengatakan, penetapan status siaga ini diberlakukan karena berdasarkan Keppres RI No.7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sekaligus arahan Presiden RI pada tanggal 14 Maret 2020 meminta seluruh Kepala Daerah di Indonesia untuk memonitor penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Keputusan Gubernur Sumut Nomor 188.44/150/KPTS/2020 tanggal 16 Maret 2020, tentang pembentukan gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Sumatera Utara. Maka dalam percepatan penanganan Covid-19 diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergis antar OPD se-Kabupaten Deliserdang.

Penetapan status siaga bencana ini diambil karena keadaan ketika potensi ancaman bencana sudah mengarah pada terjadinya bencana yang ditandai dengan adanya informasi peningkatan ancaman berdasarkan sistem peringatan dini yang diberlakukan dan pertimbangan dampak yang akan terjadi di masyarakat. Sesuai paparan Kepala BPBD Deliserdang, Drs. Zainal Abidin Hutagalung.

“Mudah-mudahan tidak ada warga Deliserdang terkena atau negatif terkena Covid-19,kalaupun ada yang terkena Covid-19 semoga bisa di sembuhkan melalui fasilitas-fasilitas yang telah dipersiapkan pemerintah,”terang Bupati. (btr/han)

Cegah Penyebaran Covid-19 di Bandara Kualanamu, PT AP II Liburkan 579 Karyawan

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Antisipasi penyebaran Virus Corona, Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) meliburkan karyawannya selama 14 hari, dan menerapkan kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) mulai 18 Maret-31 Maret 2020.

Kebijakan itu disampaikan oleh PLT Maneger Branch Comunication Bandar Udara Kualanamu, Paulina Simbolon, Kamis (19/3).

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Djodi Prasetyo, mengatakan protokol WFH ini dijalankan sebagai bagian dari upaya memproteksi SDM perseroan di tengah tantangan penyebaran Covid-19.

“Jumlah total karyawan PT Angkasa Pura II sekitar 579 karyawan, belum termasuk karyawan di anak perusahaan. Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, kami menerapkan konsep Social Distancing dalam bekerja melalui kebijakan WFH ini. Kebijakan ini tidak mengurangi pendapatan yang sudah diterima karyawan setiap bulannya.” ujar Djodi .

Dikatakannya, PT Angkasa Pura II sangat siap dalam menjalankan WFH, karena sudah memiliki sistem Enterprise Resources Planning [ERP] SAP yang memiliki fungsi back office seperti administrasi keuangan, komersial dan human capital.

Selain itu, juga terdapat aplikasi Sistem Dokumen Elektronik [Si Doel]. “Seluruhnya dapat diakses dengan notebook masing-masing karyawan, untuk bekerja secara remote,” ujar Djodi Prasetyo.

Disamping itu, lanjut Djodi Prasetyo, karyawan dapat mengakses aplikasi internal yaitu iPerform melalui android dan iOS, yang di antaranya terdapat mobile learning serta aktivitas operasional di bandara-bandara PT Angkasa Pura II.

Adapun WFH di Kantor Cabang PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Kualanamu mengusung konsep Split Team di mana resources pada setiap Unit Kerja dibagi menjadi 2 tim dengan tetap memperhatikan optimalisasi.

Setiap harinya, masing-masing tim akan bergantian bekerja di rumah dan di kantor. Misalnya, Tim A bekerja di rumah pada hari Senin-Selasa, dan Tim B pada Rabu-Kamis 2 hari kerja 2 hari libur.(btr/han)

Bupati Tak Hadiri Rapat Pencegahan Virus Corona, 3 Pimpinan DPRD Karo Tinggalkan Ruang Rapat

TINGGALKAN RUANG RAPAT: Ketiga Pimpinan DPRD Karo meninggalkan ruang rapat koordinasi Forkompimda dan OPD terkait pencegahan penyebaran Covid-19, di aula kantor Bupati Karo, Kamis (19/3).
TINGGALKAN RUANG RAPAT: Ketiga Pimpinan DPRD Karo meninggalkan ruang rapat koordinasi Forkompimda dan OPD terkait pencegahan penyebaran Covid-19, di aula kantor Bupati Karo, Kamis (19/3).
TINGGALKAN RUANG RAPAT: Ketiga Pimpinan DPRD Karo meninggalkan ruang rapat koordinasi Forkompimda dan OPD terkait pencegahan penyebaran   Covid-19, di aula kantor Bupati Karo, Kamis (19/3).
TINGGALKAN RUANG RAPAT: Ketiga Pimpinan DPRD Karo meninggalkan ruang rapat koordinasi Forkompimda dan OPD terkait pencegahan penyebaran Covid-19, di aula kantor Bupati Karo, Kamis (19/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Tiga pimpinan DPRD Karo memilih meninggalkan rapat koordinasi Forkompimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca dibentuknya Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19. Pasalnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana selaku pengambil kebijakan dan keputusan, tidak menghadiri rapat yang digelar di aula kantor Bupati, Kamis (19/3) sore.

Sikap tak peduli Bupati Karo ini, membuat Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan, Wakil Ketua DPRD Karo, Sadarta Bukit dan Davit Kristian Sitepu, berang dan kecewa. Ketidakhadiran ini dianggap sebagai bukti ketidakpedulian Bupati Karo terhadap kepentingan dan keselamatan warganya.

Usulan-usulan dan wacana yang sudah dibuat, tak satu pun yang bisa ditingkatkan menjadi keputusan.

Karena penetapan keputusan ada ditangan Bupati Karo.

Alhasil, para peserta rapat, terutama para SKPD hanya berkutat pada masukan dan wacana saja.

“Kita bersyukur, sampai hari ini Kabupaten Karo masih bebas dari Virus Corona. Meski demikian, kita tidak boleh berdiam diri saja. Apa langkah pencegahan yang kita buat? Jangan nanti sudah masuk baru sibuk,”ujar Sadarta Bukit, kesal.

Sadarta juga sangat menyesalkan ketidakhadiran Bupati Karo dalam rapat tersebut. “Pengambil keputusan tak ada di tempat. Bagaimana arah kebijakan pimpinan daerah ini? Kami menunggu keputusan dari Pemda Karo. Kalau begini terus, tidak akan ada keputusan. Jadi kami permisi,”katanya sembari meninggalkan ruang rapat.

Kekecewaan senada juga dikatakan Ketua DPRD Karo, Iriani br Tarigan. Menurut Iriani, dia dan kedua wakil Ketua DPRD Karo langsung hadir karena rapat tersebut menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat Kabupaten Karo.

“Kami sengaja hadir bertiga karena ini menyangkut kepentingan dan keselamatan masyarakat. Namun justru Bupati Karo yang tak hadir. Jadi nggak ada keputusan yang bisa diambil,” kesalnya.

Tak hanya Iriani dan Sadarta, Wakil Ketua DPRD Karo David Kristian Sitepu juga sangat menyayangkan ketidakpedulian Bupati Karo.

“Ini bukti Bupati Karo tak perduli. Seharusnya kepentingan dan keselamatan masyarakat yang diutamakan,” tegasnya. Karena itu DPRD Karo itu meminta para SKPD menyelesaikan usulan-usulan mereka ke Bupati Karo. Jika nanti sudah ada keputusan, mereka akan mendukung keputusan-keputusan tersebut selama bersifat untuk kepentingan dan keselamatan masyarakat Karo.

“Pada intinya kami siap mendukung. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, kami permisi,” kata David.

Usai meluapkan kekesalan masing-masing, ketiga pimpinan DPRD Karo itu memilih meninggalkan rapat. (deo/han)