BERLATIH:
Skuad PSMS Medan saat melakoni sesi latihan di Satdion Mini Kebun Bunga Medan, baru-baru ini.
BERLATIH:
Skuad PSMS Medan saat melakoni sesi latihan di Satdion Mini Kebun Bunga Medan, baru-baru ini.
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelatih PSMS Medan Philip Hansen, memutuskan, 3 pemain yang menjalani trial di skuad Ayam Kinantan, lolos seleksi, dan telah direkomendasikan ke manajemen. Adapun ketiga pemain tersebut, yakni Dody Alfayed, Ikhwani Hasanuddin, dan Darma.
Dengan keputusan ini, tentunya ketiga pemain ini bakal segera dikontrak. Namun manajemen belum melakukan hal tersebut, dan sama sekali belum memperkenalkannya secara resmi ke publik.
“Pemain yang trial sudah diputuskan, ketiganya lolos, dan akan memperkuat tim. Tapi belum dikontrak, masih latihan, mungkin nanti bersamaan dengan pemain yang mau datang,” ungkap Philip, Jumat (7/2).
Philip memilih ketiganya, lantaran sudah melihat performa yang cukup baik. Dia menilai, mereka layak bergabung dengan skuad Ayam Kinantan. Yang menjadi pertimbangan, pemain yang dikontrak tidak bernilai tinggi. Jumlah nilai kontrak yang mereka tawarkan, sesuai dengan kesepakatan pemain dan manajemen.
“Yang pertama harganya dulu. Saya enggak mau dengan pemain kualitas seperti itu, minta nilai kontrak tinggi, rugi dong. Sesuai dengan kualitas dia juga. Kalau tadi pemain seperti Rahmad yang sudah diketahui kualitasnya, minta tinggi, wajar saja,” jelasnya.
Sejauh ini, jumlah pemain yang sudah dikontrak PSMS sebanyak 22 pemain. Jika ketiganya dikontrak, maka bertambah jadi 25 pemain. Kemudian PSMS juga akan mendatangkan pemain baru, sekitar 2 orang. Seorang pemain yang bakal merapat, yakni Agung Prasetyo. Setelah itu, manajemen tengah mendatangkan 2 pemain lagi, berposisi striker dan gelandang. (tnc/saz)
HADIR: Kepala Disperindagsu, Zonny Waldi saat menghadiri 061Streetwear Fest di Sun Plaza Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
Pamerkan Produk Lokal Kualitas Internasional
HADIR: Kepala Disperindagsu, Zonny Waldi saat menghadiri 061Streetwear Fest di Sun Plaza Medan.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Sumut, Zonny Waldi resmi membukan event fashion, 061Streetwear Fest, yang berlangsung di Atrium Sun Plaza, Kota Medan, Jumat (7/2) siang. Acara ini, menghadiri 27 tenant produk lokal berkualitas internasional.
Dihadapan Manager 061SWF, Celing, Founder Depatu, Angeline Tanty dan Founder Se.Indonesia, Nicolas Sean. Zonny mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut merasakan bangga dengan penggelaran tersebut, dengan menampilkan kreasi anak bangsa.
“Kita sangat mendukung kegiatan event fashion di mana pelakunya anak-anak muda kreatif dan inovatif. Mereka memiliki cita-cita besar dalam meningkatkan perdagangan di Indonesia khususnya Sumatera Utara,” tutur Zonny
Zonny menilai kreasi kaum milenial ini, dapat bersaing secara global. Karena itu, Indonesia kaya dengan potensi yang mampu merebut pasar domestik dan internasional. Dengan itu, harus didukung dari semua elemen masyarakat.
“Kami mensuport kegiatan ini. Semoga ini menjadi salah satu ajang anak muda di Medan untuk meningkatkan dunia bisnis apalagi saat ini berada di era industri 4.0 dan digitalisasi,” jelas Zonny.
Pemerintah Sumut berharap, Zonny mengungkapkan komunitas ini menjadi pelopor perdagangan barang dan jasa di Sumut. Pastinya, potensi harus digalih dan memiliki wadah ditengah masyarakat.
“Nantinya anak-anak muda yang sudah tamat kuliah bukan fokus menjadi pegawai negeri tetapi menjadi anak muda yang kreatif dan inovatif dengan menjadi enterprenuer muda tapi tetap menjaga kearifan lokal,” pungkasnya.
Manager 061SWF, Celing mengatakan ini merupakan festival fashion dengan segmentasi khas gaya jalanan. Festival ini digelar selama tiga hari mulai 7 Februari 2020 hingga 9 Februari 2020 yang diisi dengan rangkaian acara fashion show, talkshow “special guest”, workshop painting class, trading pit, DJ, dan body combat.
Sebanyak 27 tenant yang akan mendukung kegiatan tersebut mulai dari brand lokal, nasional hingga internasional. Diantaranya seperti, Nike, Adidas, Lecoqsportif (internasional), Pijak Bumi, Ladness, Forester, Drip Experiment (nasional), 6th street, Sakken Care, Snooty dan lainnya.
“Tujuan festival fashion ini untuk menaikkan nama brand IKM khususnya kreasi anak Medan serta menjaga keaslian produk kreasi anak bangsa. Kami ingin masyarakat berfikir bahwa produk Indonesia tidak kalah dengan produk luar negeri,” ujarnya.
Founder Depatu, Angeline Tanty mengatakan, sebagai Startup Legit Check terpercaya pertama di Indonesia yang berasal dari Medan akan memberikan solusi mengatasi maraknya penipuan barang palsu. Pihaknya ingin star up di Medan bisa hidup karena ia yakin anak Medan memiliki potensi bukan hanya berkembang di Indonesia tetapi “Go Internasional”.
“Kami ingin merangkul anak-anak muda sehingga bisa berkembang bersama-sama. Kita ingin menaikkan brand-brand Indonesia bisa setara dengan brand Internasional,” tandasnya.(gus/ram)
RAMAI: Suasana cara Gathering di Hotel Grandhika Medan terlihat ramai, Kamis (6/2).
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
RAMAI: Suasana cara Gathering di Hotel Grandhika Medan terlihat ramai, Kamis (6/2).
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
MEDAN, SUMUTPOS.CO – Hotel GranDhika Setia Budi Medan, memberikan berbagai promo untuk harga kamar dan food and beverage (FnB).
General Manager Hotel GranDhika Stiabudi, M Arsyad mengatakan GranDhika Group memiliki cabang diberbagai wilayah di Indonesia. Seperti hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta, GranDhika Pemuda Semarang dan GranDhika Stiabudi Medan.
“Bahkan masih ada dua lagi yang masih tahap pembangunan yaitu GranDhika Bekasi Timur dan GranDhika OlimJatim Jakarta,” ujarnya saat membuka acara gathering di Hotel GranDhika Setia Budi Medan, Kamis (6/2).
Turut hadir diacara tersebut Ancha Adriansyah selaku Corporate Marcomm Manager didampingi Jessica Rismauli sebagai Public Relation Hotel GranDhika Indonesia, mengatakan kali ini FnB menawarkan oriental/Chinese Set Menu.
“Menyambut Imlek dan hari Valentine ini kita menyediakan berbagai menu mulai dari makanan pembuka hingga hidangan penutup. Untuk pembukanya tersedia sop jagung dilanjutkan dengan nasi goreng, ayam saos mangga, sawi yang diolah dengan memakai bahan china, ikan steam dan tersedia mie goreng dan ditutup dengan buah segar serta salat yang sangat menggoda lidah kita,” ujar Ancha.
Disesi acara ini juga peserta disuruh lomba meSaat ditanya soal harga Ancha menjelaskan untuk FnB Chinese set family menu dengan harga Rp206.612 untuk lima orang dan gratis satu orang dan ada mie keriting kuah pedes dengan harga Rp 25.000/porsi.
“Sementara untuk kamar ada promo Hallo 2020 harganya didiskon hingga Rp600 ribu,” tutup Ancha. (rel/ram)
LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tahun 2020, dengan jumlah peserta 20 orang dari pejabat Administrator di Jajaran Pemkab Langkat.
Seleksi tersebut dibuka oleh Asisten Umum Musti SE MSi mewakili Bupati Langkat Terbit Rencana PA, dengan menghadirkan Asesor penguji Permata Pisiko, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Kamis (6/2).
Musti berharap, para peserta dapat bersaing dengan sportif serta mampu menunjukkan kemampuan maksimal yang dimiliki, agar meraih hasil yang diharapkan dengan sempurna.
“Bersungguh-sungguhlah mengikuti seleksi ini, serta isilah formasi jabatan yang ada dijajaran Pemkab Langkat, agar dapat membantu membangun Langkat lebih maju, makmur dan sejahtera,”harapnya.
Semoga bagi yang lulus dari seleksi, ujar Musti, dapat bekerja dengan amanah, jujur dan giat. Serta selalu menjaga dan meningkatkan kemampuan kinerjanya.
Terpisah, Sekretaris BKD Langkat Budi Santoso mengatakan bahwa tujuan seleksi untuk mengisi jabatan yang kosong di lima dinas yang ada di Pemkab Langkat, yakni Disdukcapil, Dinkes, Dinas Perikanan, Dinas PMD dan BKD. “Jadi diharapkan dengan seleksi ini, dapat memilih orang yang tepat sesuai fungsi jabatannya,”kata Budi. (yas/han)
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan diabadikan Ketua IAKMI Sumut Destanul Aulia dan Ketua IAKMI Tebingtinggi M Syah Irwan usai pelantikan.
BERSAMA: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan diabadikan Ketua IAKMI Sumut Destanul Aulia dan Ketua IAKMI Tebingtinggi M Syah Irwan usai pelantikan.
TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Muhammad Syah Irwan yang juga Kadis Sosial Kota Tebingtinggi pimpin Pengurus Cabang IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia), Kota Tebingtinggi Periode 2020-2023.
Pelantikan IAKMI dihadiri Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan di Hotel Amanda Jalan Sutomo Tebingtinggi, Jumat (7/2).
Pelantikan IAKMI mengambil tema peran tenaga kesehatan masyarakat dalam pencapaian gerakan masyarakat hidup sehat (germas) menuju masyarakat bebas stunting.
Sekjen IAKMI DPD Sumut, Destanul Aulia mengucapkan selamat kepada M Syah Irwan, yang dilantik sebagai Ketua Pengcab IAKMI Kota Tebingtinggi. Aulia juga membahas permasalahan utama di Indonesia adalah stunting (kerdil), hal ini jelas menggambarkan bahwa masih banyak orangtua yang kurang inovatif dalam tumbuh kembang anak.
“Contohnya jarang membawa bayi ke Posyandu, tidak memberikan asi esklusif, dan tidak memperhatikan asupan gizi yang masuk ke tubuh,” ujarnya.
Terang Aulia, di Provinsi Sumatera Utara ada 5 Kabupaten Kota yang termasuk dalam siaga stunting yakni , Langkat (55 persen), Padang Lawas (54.9 persen), Nias Utara (54.7 persen), Batubara (53.2 persen), dan Pakpak Barat (52.7 persen).
“Hal ini jelas menunjukkan bahwa Provinsi Sumut harus berbenah untuk mengurangi angka stunting,” cetusnya.
Sedangkan Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan mengatakan, organisasi IAKMI harus berperan untuk kesehatan masyarakat Kota Tebingtinggi.
“Saya percaya seluruh anggota yang tergabung di IAKMI, memiliki etika profesi, namun apabila individu IAKMI tidak ada etika, keluarkan dia, karena IAKMI membutuhkan orang orang yang beretika, sebab IAKMI bersentuhan langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Umar Zunaidi Hasibuan berharap kepada Ketua Pengcab IAKMI Kota Tebingtinggi yang baru dilantik, agar dapat menjalankan organisasi dengan sebaik baiknya, dan harus banyak memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat.
“Saya sebagai Wali Kota Tebingtinggi, menyatakan siap mendukung program program kerja IAKMI Kota Tebingtinggi dalam setiap bidang,” kata Umar.
Ketua Pengcab IAKMI Kota Tebingtinggi, Syah Irwan siap akan ikut mensukseskan program Wali Kota Tebingtinggi, untuk menghapuskan stunting, walaupun hanya ada beberapa orang di Tebingtinggi yang terkena stunting.
“Selain itu kami akan bergerak turun langsung ke masyarakat untuk melakukan penyuluhan kesehatan,” paparnya. (ian/han)
Rosmaida Manurung saat diamankan petugas Polda Sumut, Jumat (7/2).
Rosmaida Manurung saat diamankan petugas Polda Sumut, Jumat (7/2).
SAMOSIR, SUMUTPOS.CO – Tim Subdit III Umum Direktorat Reskrimum Polda Sumut dan Polres Samosir meringkus Rosmaida Manurung, tersangka sekaligus DPO Polres Samosir atas kasus penganiyaan dan pembakaran rumah di Samosir.
Rosmaida diamankan di sebuah ruko yang berada di Jalan Air Langga, Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Senin (20/1).
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja menjelaskan, setelah diamankan, Rosmaida diboyong ke Polres Mojokerto untuk pemeriksaan sementara.
Namun saat dilakukan pemeriksaan di ruangan Unit PPA, seorang pria yang dikenal berinisial Kompol RHA dating ke ruang pemeriksaan Rosmaida. Kompol RHA diketahui perwira yang bertugas di Biddokes Poldasu.
“Jadi niatnya ingin bertemu dengan tersangka. Terus mengikuti tim yang melakukan penangkapan dari Polres Samosir. Karena pada saat penangkapan disaksikan oleh Kompol RHA,”terang Tatan.
Pada kesempatan itu, lanjut Tatan, Kompol RHA meminta izin untuk memberi makan kepada tersangka Rosmaida. Namun dibantah dan ditegaskan oleh KBO Reskrim Polres Samosir Iptu JW Saragih, pihaknya sudah memberikan Rosmaida makanan dan minuman untuk siang hari.
“Kompol RHA ingin mengambil handphone yang telah diamankan petugas. Dimana, handphone tersebut sebelumnya sudah diakui oleh Rosmaida, miliknya. Namun Kompol RHA ini mengatakan, handphone yang dipegang Rosmaida adalah HP-nya,” ungkap Tatan.
Setelah dilakukan pengembangan, sambung Tatan, informasi yang didapat petugas bahwa Kompol RHA berstatus tahanan Kejaksaan Negeri Samosir. Pun begitu, Kompol RHA masih aktif dan bertugas di Biddokes Polda Sumut.
“Diduga Kompol RHA ada keterlibatan dalam perkara pembakaran guest house di Tuktuk Siadong yang berkaitan dengan kasus Rosmaida Manurung. Diduga kuat, Kompol RHA terlibat dikarenakan menurut keterangan para saksi yang tepatnya di Jalan Bunga Raya, Kecamatan Medan Selayang.
Saat itu, saksi Alamsyah melihat mobil korban terbakar di bagian kiri dengan BK 1964 AFF. Saat bersamaan, saksi juga melihat Kompol RHA melompat ke samping rumah korban melalui tembok dan langsung naik ke Mobil jenis Ford warna putih. Aksinya terekam CCTV dan diketahui plat mobil BK 1937 BC,” jabarnya.
Tatan menambahkan, hingga kini, Kompol RHA sudah diamankan oleh Direktorat Reskrimum Polda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut. Selain terancam kurungan penjara, oknum polisi berpangkat Kompol ini juga terancam dipecat atau Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).
“Ya, kita periksa dulu terkait kasus pidananya. Setelah melewati hukuman pidana umum, yang bersangkutan nanti juga akan menjalani sidang kode etik. Kita lihatlah nanti prosesnya, ancamannya seperti apa. Ya, bisa saja (PDTH),” tukasnya.
Sebagaimana diketahui, personel Subdit III/Umum Direktorat Reskrimum Polda Sumut meringkus seorang pria yang diduga kuat terlibat pembakaran rumah di tepi Danau Toba di Desa Lumban Manurung Kelurahan Tuktuk, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir pada Juni 2018. Pria yang berstatus anggota polisi aktif ini ditangkap di Pekanbaru, Rabu (5/2) lalu. (ris/han)
KUPAK KAPIK: Pengendara roda empat kesulitan saat melintasi jalan yang kupak kapik, menghubungkan Desa Onan Lama ke Desa Laksa, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
KUPAK KAPIK: Pengendara roda empat kesulitan saat melintasi jalan yang kupak kapik, menghubungkan Desa Onan Lama ke Desa Laksa, Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi. RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
DAIRI, SUMUTPOS.CO – Kondisi jalan penghubung antar desa Laksa-Onan Lama, di Kecamatan Pegagan Hilir, Kabupaten Dairi, kupak-kapik dan memprihatinkan.
Selain kupak-kapik, sejumlah titik kerusakan badan jalan berada di tikungan menanjak. Pengendara roda empat serta sepeda motor kesulitan melintas, dan mengancam keselamatan warga karena pengendara.
Pasalnya, sejumlah titik kerusakan berada di medan tikungan menanjak serta curam sangat membahayakan bagi pengguna jalan.
Kepala Desa Laksa, Makmur Maibang kepada wartawan mengatakan, kerusakan jalan penghubung tersebut sudah berlangsung 6 tahun.
Kades menyebut, kerusakan badan jalan sangat menyulitkan pengendara saat melintas. Meski sudah disampaikan kepada Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten, agar dilakukan perbaikan. Namun hingga saat ini belum terealisasi.
Ditambahkan Makmur, ruas jalan itu menghubungkan 5 Desa yakni dari Onan Lama ke Desa Laksa, Kuta Usang, Mbinanga serta ke Desa Lingga Raja 2.
Kades serta masyarakat sangat mengharapkan perhatian Pemkab Dairi, supaya segera memperbaiki badan jalan rusak itu untuk memperlancar pengangkutan penumpang dan angkutan barang hasil perhatian, harapnya. Sektetaris Dinas PUPR Dairi, Frianto Naibaho dikonfirmasi, Jumat (7/2) mengatakan, ruas jalan Onan Lama menuju Desa Laksa akan diperbaiki tahun 2020.
Dinas PUPR telah mengalokasikan dana pada APBD tahun 2020 ini sebesar Rp850 juta, untuk perbaikan jalan sepanjang 1,2 kilometer. Frianto mengatakan, perbaikan juga akan dilakukan terhadap badan jalan yang longsor yakni pembangunan tembok penahan tanah (TPT), tandasnya. (rud/han)
KARO, SUMUTPOS.CO – Pemberian hibah Pemerintah Kabupaten Karo kepada instansi vertikal pada Tahun 2018 dan 2019, berbuntut panjang. Pasalnya, Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH digugat Rp100 miliar oleh LSM Komite Pemantau Kinerja Pemerintah.
LSM Komite Pemantau Kinerja Pemerintah (KPKP) Kabupaten Karo, Ikuten Sitepu juga mengaku tidak main-main dengan kasus dugaan yang melanggar hukum ini. “Sudah kita daftarkan gugatan perbuatan melawan hukum. Silahkan dicek di Pengadilan Negeri Kabanjahe dengan nomor register : 12/Pdt.G/2020/PN.KBJ. Tanggal 06 Februari 2020,” jelas Sitepu pada sejumlah wartawan di Kabanjahe, Kamis (6/2).
Dalam gugatan tersebut, Bupati Karo sebagai tergugat I diminta membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 10 juta perhari. Juga menghukum tergugat untuk membayar secara tanggung renteng kerugian imaterial secara tunai dan sekaligus sebesar Rp 100 miliar.
Uang tersebit akan dibagikan kepada tenaga pendidik guru honorer serta membangun sekolah-sekolah yang belum layak. “Poin-poin itu sudah kita tuangkan dalam gugatan kita. Kalau gugatan kita dikabulkan tentu rekan-rekan tau sendiri akibatnya. Bilapun gugatan kita ditolak, atau majelis hakim yang mengadili perkara ini, kita mohon putusan yang seadil-adilnya,” tambah Sitepu.
Sementara, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Bela Nagara Nasional (LSM GBNN) Kabupaten Karo, Ronald Abdi Negara Sitepu, SH menambahkan keterangan atas gugagatan yang dimohonkan tertanggal 06 Februari 2020 itu menjelaskan akan tetap menindaklanjuti ke ranah pidana, sekalipun permohonan itu tidak dikabulkan.
“Terbukti atau tidak, dikabulkan atau tidak adanya perbuatan melawan hukum kasus ini tetap akan kita lanjutkan ke ranah pidana. Lagipula gugatan secara perdata itu hanya ganti rugi, bukan hukum badan,” kata Ronald.
Secara perdata, lanjutnya yang gugatan adanya perbuatan melawan hukum terhadap Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 32 Tahun 2011 yang telah diubah menjadi Pemendagri Nomor 39 Tahun 2012 Tentang Pemberian dana hibah dan bansos harus berpegang pada asas keadilan, kepatutan, rasionalitas dan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Sehingga jauh dari kepentingan pribadi dan kelompok serta kepentingan politik dari unsur pemerintah daerah, sebagaimana yang tertuang dalam surat himbauan Komisi Pemberantasan Korupsi bernomor B-14/01-15/01/2014 tertanggal 6 Januari 2014 yang dikirimkan kepada seluruh gubernur dan ditembuskan kepada Mendagri. (deo/han)
RESMIKAN: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi didampingi Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan saat meresmikan sekolah baru SMAN 1, Jumat (7/2).
batara/sumut pos
RESMIKAN: Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi didampingi Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan saat meresmikan sekolah baru SMAN 1, Jumat (7/2).
batara/sumut pos
LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Edy Rahmayadi didampingi Bupati Deliserdang, H Ashari Tambunan mengungkapkan, akan membangun Sport Center Sumatera Utara dengan daya tampung 75.000 penonton di atas lahan 300 hektare.
Rencana pembangunan itu, diungkapkan Gubsu saat meresmikan sekolah baru SMAN 1 Beringin dan peresmian bantuan revitalisasi SMK se-Sumut di komplek SMKN 1 Beringin, Jumat (7/2).
Dijelaskan Edy Rahmayadi, dirinya ingin membangun Sumut dengan fokus awalnya di Deliserdang. Salah satunya dengan pembangunan Sport Center Sumut. “Saya sudah bilang sama pihak PTPN, sudah menghadap Pak Sofian Djalil dan Pak Luhut Panjaitan untuk bersama menata Deliserdang,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubsu menunjukkan slide pembangunan Sport Center yang direncanakan selesai pada tahun 2023 yang akan digunakan tahun 2024-2025. Pembangunan Sport Center dibangun di lahan seluas 300 hektare dengan rencana taksasi anggaran Rp5,8 triliun. Dan dibangun stadion berstandart FIFA dengan kapasitas 75.000 penonton.
“Selain itu akan dibangun berupa kota baru, silahkan nantinya mau buat nama kota apa. Di Medan tanahnya sudah habis dan kalau dipaksakan biaya terlalu besar dan akan bersitegang dengan masyarakat. Sementara di Deliserdang masih luas. Saya akan duduk sama bupati untuk mengaturnya nanti. Masyarakat yang merasa tak punya tanah jangan merasa memiliki, kalau berkeras akan saya lapor ke Kapolres,” terang Edy Rahmayadi.
Mantan Pangkostrad itu juga menjelaskan, rencana pembangunan Rumah Sakit dan pemindahan Asrama Haji. Serta menjelaskan pembangunan BRT dan LRT yang akan dimulai tahun ini yang menghubungkan Membidangro dengan rencana taksasi biaya Rp7 triliun.
Sebelumnya, Gubsu di SMAN 1 Beringin menandatangani prasasti serta gunting pita sekaligus meninjau gedung sekolah baru.
Gubsu dan bupati pun masuk ke ruang kelas dan memotivasipara siswa. Kepada Kepala Dinas Pendidikan Provsu, Arsyad Lubis, Gubsu meminta agar fasilitas sekolah yang belum tercapai tahun tahun 2020.
Selanjut, rombongan Gubsu meninjau gedung SMKN 1 Beringin. Sekolah itu merupakan percontohan karena sudah beberapa kali menerima penghargaan Adiwiyata, serta memiliki fasilitas hotel untuk tempat praktik siswa.
Selanjutnya, Gubsu meresmikan bantuan revitalisasi SMK se-Sumut ditandai dengan penekenan prasasti. Sekolah terdiri dari revitalisasi SMK1 Lubukpakam, SMKN1 Siborong-borong, SMKN3 Sibolga, SMK Swasta PAB1, SMKN 1 Kutalimbaru, SMK Swasta Musda, SMK2 Siantar, SMKN 1 Percut Seituan, SMK3 Siantar, SMK SPP Snakma Muhamadiyah Tanjung Anom, SMK1 Beringin, SMK Swasta Teladan Medan, SMKN 8 Medan, SMKN 5 Medan, SMKN 1 Siantar, SMK Swasta Persiapan, SMKN 9 Medan, SMK1 Panyabungan, SMK1 Balige, SMK7 Medan dan SMK3 Medan.
Turut hadir pada acara itu, Ketua TP PKK Sumut Hj Nawal Lubis, Ketua TP PKK Deliserdang dan Wakil yaitu Hj Yunita Ashari dan Hj Sri Pepeni Yusuf, Dandim 0204/DS Letkol Syamsul Arifin, Wakapolresta Deliserdang, para OPD Sumut dan Deliserdang, Kacabdisdik Lubukpakam August Sinaga SPd SSP MAP dan para Kacabdisdik se-Sumut.(btr/han)
GOWES: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melepas peserta Gowes bersama Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin di halaman Polsek Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Jumat (7/2).
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
GOWES: Bupati Langkat, Terbit Rencana PA melepas peserta Gowes bersama Kapoldasu Irjen Pol Martuani Sormin di halaman Polsek Sei Bingei, Kabupaten Langkat, Jumat (7/2). ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS
KARO, SUMUTPOS.CO – Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin Msi, gowes bareng dari Polsek Sei Binge Langkat menuju Jalan Jahe Kabupaten Karo, Jumat (7/2) pagi.
Goes bareng Kapoldasu ini, dalam rangka Fun Bike yang diikuti oleh ratusan peserta terdiri dari jajaran Poldasu, perwakilan Kodam I BB, ASN Pemkab Langkat dan para pecinta Gowes Sumut.
Bupati Langkat Terbit Rencana PA melepas secara langsung peserta Goes dengan Start di depan Mapolsek Sei Bingai menuju kawasan wisata Kabupaten Karo.
Bupati Langkat mengatakan, pihaknya akan berupaya memajukan semua cabang olahraga di Langkat, termasuk atlit sepeda.
Sebap apa, kata Bupati Langkat, memajukan atlit bukan hanya dapat meraih prestasi, namun juga termasuk turut serta berpartisipasi membangun Indonesia secara keseluruhan, karena olahraga membangun jiwa sehat dan badan yang kuat.
“Bahkan selama ini, pihaknya juga telah berupaya menggerakkan, mengajak dan menarik masyarakat untuk bergaya hidup sehat melalui aktivitas olahraga. “ imbuhnya
Bupati, juga menambahkan hal ini juga sebagai bentuk menjalankan intruksi Presiden RI No. 1 tahun 2017, tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), yang kemudian ditindaklanjuti melalui Peraturan Menteri No 18 tahun 2017, tentang gerakan ayo olahraga.
Sementara itu, Kapoldasu mengajak Bupati Langkat beserta jajaran untuk ikut menggalakan kegiatan gowes ini.
Selain dapat menjaga kesehatan fisik, sambung Kapoldasu, juga sebagai event untuk mencari bibit-bibit atlit sepeda yang dapat membawa nama baik daerah, baik di tingkat nasional maupun ke tingkat internasional.
“Bersepeda salah satu cara agar fisik tetap bugar dan pikiran sehat. Kalau jiwa dan raga sehat, maka kinerja akan meningkat untuk melayani masyarakat,” kata Kapoldasu didampingi Waka Poldasu, Brigjen Pol Mardhiaz Kusin Dwihananto SIK M Hum.
Kapoldasu juga mengimbau kepada seluruh personel sejajaran Polda Sumut, untuk berbenah diri memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat, tinggalkan pikiran negatif dan menunggu informasi dan jangan coba-coba melawan hukum apalagi dengan narkoba.
Setelah tiba di Jalan Jahe Kabupaten Karo tepatnya di lesehan Amalia, Kapoldasu beristirahat sejenak bersama tim dan bercengkrama bersama para awak media. “Polisi melayani dan menjemput informasi, bukan menunggu informasi dan tidak boleh sombong. Apalagi saya bukan anak pejabat tapi berasal dari kampung terpencil, saya suka berbaur dengan masyarakat langsung tanpa pilih kasih,” tandasnya. (deo/yas/han)