25 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 4528

Pemprov Sebut 80 Penerima Hibah Belum Serahkan LPj

Ilustrasi.

SUMATERA UTARA, SUMUTPOS.CO – Pemprov Sumut mengungkapkan terdapat 80 penerima dana hibah sampai dengan saat ini belum menyerahkan laporan hasil pertanggungjawaban (LPj). Berdasarkan surat Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI perwakilan Sumut, meminta kepada BPKAD memberikan laporan pertanggungjawaban penerima dana hibah tahun anggaran 2017 itu.

“Ya, saat ini sebanyak 80an-lah yang belum menyerahkan LPJ ini,” kata Kepala Biro Sosial dan Kesejahteraan Setdaprovsu, Muhammad Yusuf menjawab wartawan, Kamis (6/2).

Diketahui, sebanyak 366 penerima dana hibah dari total 766 dengan anggaran Rp 473.352.227.233 sampai dengan saat ini belum dipertanggungjawabkan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Setdaprovsu.

Disinggung terkesan lambat tangani penyelesaian temuan BPK, Yusuf mengatakan saat ini masyarakat penerima dana hibah terus berdatangan untuk mempertanggungjawabkannya. “Saat ini berjalan terus mengenai laporan itu. Masuk terus laporan pertanggungjawaban penerima dana hibah itu,” jelasnya.

Dana yang disalurkan kepada tiap-tiap penerima nilainya relatif, mulai dari Rp50 juta-Rp 300 juta, tergantung dengan lokasi rumah ibadah dan keperluan yang dibutuhkan. Pemohon setelah mendapatkan dana yang ditransferkan melalui rekening, nantinya diwajibkan membuat surat LPj pemakai uang. Karenanya jika tidak melaporkan BPK akan mencatat bahwa penyaluran dana hibah tersebut bermasalah.

Pihaknya juga sudah menurunkan tim untuk mendata penerima dana hibah yang belum memberikan LPj. Tim terdiri dari Biro Binsos dan BPKAD. “Kita sudah turunkan anggota ke lapangan, membawa surat teguran dengan perintah kenapa tidak dipertanggungjawabkan dana itu. Semua uang sudah kita berikan,” kata dia.

Saat berada di lapangan, tim yang mendata penerima dana hibah tidak menemukan kejanggalan. Artinya, tidak ada pembangunan fiktif dengan modus membangun rumah ibadah. Sebab, pertanggungjawaban ini terbilang molor. Sesuai surat keputusan dari Menteri Dalam Negeri Nomor 32/2011 tentang Penggunaan Dana Hibah, setiap penerima wajib memberikan LPj bahwa sudah menerima atau belum berdasarkan kutipan surat LHP BPK, ternyata penggunaan dana hibah yang belum dipertanggungjawabkan oleh badan/lembaga/organisasi sebesar Rp450.424.227.233. Di antaranya dialokasikan kepada Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilihan Umum. Untuk KPU sendiri hibah yang diterima sebesar Rp327.366.912.233. Sedangkan Bawaslu sebesar Rp108.057.315.000. Hal ini diketahui akan dipertanggungjawabkan setelah pemilihan umum daerah selesai dilaksanakan. (prn/ram)

MVP Jepang Bersaing, Tiongkok Ekspansi ke Jatim

SUMUTPOS.CO – Persaingan ketat mewarnai pasar low multipurpose vehicle (LMPV) tahun lalu. Dua pabrikan Jepang, Mitsubishi dan Toyota, berebut menjadi yang terlaris dengan mengandalkan LMPV masing-masing. Sementara itu, produsen roda empat Tiongkok gencar berekspansi di Jawa Timur (Jatim).

Tahun ini Mitsubishi memprioritaskan Xpander Cross untuk meningkatkan kinerja penjualan. Data wholesales Gaikindo menunjukkan bahwa 62.666 unit Xpander terjual tahun lalu.

Head of Sales and Marketing Group PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Imam Choeru Cahya menjelaskan, dua tahun terakhir, konsentrasi penjualan tertuju pada ritel alias untuk pemakaian pribadi. “Tahun ini kami mencoba meningkatkan (penjualan secara) fleet,” ujarnya di sela media test drive di Bali, Rabu (5/2).

Segmen LMPV masih menjadi tumpuan APM untuk mengarungi tahun penjualan 2020. Meski tak lepas dari penurunan total pasar nasional tahun lalu, LMPV diprediksi tetap menjadi pasar yang paling gemuk.

Di luar persaingan Xpander dan Avanza, pemain papan tengah di LMPV seperti PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengungkapkan bahwa segmen tersebut ketat. Direktur Pemasaran PT SIS Donny Saputra mengakui bahwa kompetisi berbagai merek yang ada dirasa sangat menarik.

Sementara itu, PT Sokonindo Automobile, APM Dongfeng Sokon (DFSK), kembali menambah diler di Jatim. Operation Manager Manang Sejahtera Abadi (MSA) Yansen Tan menjelaskan bahwa total pasar roda empat Jatim 135.717 unit tahun lalu. Dari angka tersebut, DFSK menjual 534 unit. (jpc/ram)

58 Penyuluh Agama Islam Terima SK

BACA: Sebanyak 58 penyuluh Agama Islam membaca sumpah saat acara penyerahan SK untuk tenanga penyuluh non PNS Kemenag Batu bara di Limapuluh, Kamis (6/2).
ist

LIMAPULUH, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 58 orang anggota penyuluh Agama Islam Kemenag Kabupaten Batubara Non PNS terima Surat Keputusan (SK) kepada Penyuluh Agama Islam Non PNS di lingkup Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara periode 2020-2024, Kamis (6/2).

Diawali dengan pembekalan dan penandatanganan Pakta Integritas, acara penyerahan SK dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batu Bara di Jalan Printis Kemerdekaan Lima Puluh Kota Kecamatan Lima Puluh.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Batubara, Ahmad Sofian meminta kepada penyuluh agama Islam agar membangun sinergitas kepada Pemerintahan Daerah serta berinovasi dalam menyampaikan dakwah.

“Saya berharap penyuluh Agama Islam Non PNS nantinya dapat bersinergi dengan Pemerintahan daerah, demi untuk tercapainya visi misi Kamenag Batu Bara. Saya juga harapkan nantinya penyuluh Agama Islam Non PNS ini dapat berinovasi dalam dakwh serta membentengi masyarakat dari faham Radikalisme,” harap Ahmad Sofian.

Ahmad Sofian berjanji akan memperjuangkan kesejahteraan penyuluh agama melalui kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Batubara serta Polres Batubara.

“Oleh karena itu penyuluh agama harus mampu berinovasi, kreatif, dan mengadakan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Ahmad Sofian.

Sementara Kepala Seksi Penyelenggara Syariah Kemenag Batubara, Zainul Ihsan Nasution, mengajak seluruh penyuluh agama agar berperan aktif dalam upaya pencegahan paham radikalisme dan membantu meningkatkan ekonomi umat melalui dakwah serta melibatkan diri dalam mewujudkan moderasi umat beragama. (bbs/ram)

Instagram Kalahkan Youtube

SUMUTPOS.CO – Sejak diakuisisi pada tahun 2012 lalu, Instagram terus menjadi bagian penting bagi perusahaan induknya, Facebook. Bahkan kini kontribusi Instagram terlihat semakin jelas setelah dikabarkan meraup cuan sebesar USD 20 miliar (Rp 274 triliun) selama tahun 2019.

Dilansir dari The Verge, Rabu (5/2) angka ini datang dari Bloomberg yang mengutip sumber internal. Pendapatan yang diraup Instagram ini datang dari iklan dan menyumbang lebih dari seperempat dari pendapatan Facebook di tahun 2019 yang mencapai USD 70 miliar.

Angka ini tentu tidak mengejutkan mengingat iklan muncul di hampir semua bagian Instagram. Mulai dari feed, Stories hingga tab Explore, Instagram selalu mencari cara untuk menyisipkan iklan di sela-sela konten pengguna.

Angka ini juga menarik karena diberitakan sehari setelah Google untuk pertama kalinya mengumumkan pendapatan YouTube dari iklan. Sepanjang tahun 2019, cuan yang didapat YouTube ternyata tidak sebanyak Instagram, platform berbagi video ini ‘hanya’ berhasil mengumpulkan USD 15 miliar atau Rp 205 triliun.

Tapi, selisih antara pendapatan yang diterima Instagram dan YouTube terbilang masuk akal. Pasalnya, YouTube harus membagikan pendapatan yang didapatkan dari iklan dengan kreator.

Instagram tidak menerapkan praktek tersebut. Instagram memang membayar beberapa kreator untuk konten IGTV mereka, tapi mereka hanya membayar peralatan dan logistik untuk shooting video dan bukan berbagi profit.

Instagram mengatakan skema pembayaran ini biasanya tidak mencapai kisaran lima digit. YouTube memiliki biaya sendiri untuk akuisisi konten dari kreator yang bisa menghabiskan sekitar USD 8,5 miliar. (dtc/ram)

Bupati Langkat Ajak masyarakat Sukseskan MTQN ke-53

ARAHAN: Sekdakab Langkat, dr H.Indra Salahuddin memberikan arahan pada persiapan pagelaran MTQ ke-53 Tingkat Kabupaten Langkat.
ILYAS EFFENDY/ SUMUT POS

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten Langkat menggelar rapat persiapan MTQ ke-53 tingkat Kabupaten Langkat tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (5/2).

Mewakili Bupati Langkat, Terbit Rencana PA, rapat persiapan tersebut dipimpin Sekdakab Langkat, dr H.Indra Salahuddin.

Bupati Langkat dalam arahannya yang dibacakan Sekdakab, berharap semua pihak baik masyarakat dan semua pihak untuk bekerjasama menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-53.

“Kita semua pasti sangat berharap, MTQ tahun ini bisa lebih sukses dan khidmat dari tahun lalu. Untuk itu, mari kita semua berpartisipasi menyukseskannya,” harap bupati.

Sekda juga mengimbau, agar semua panitia dapat menjalankan tugas dan tupoksinya dengan penuh tanggung jawab dan amanah.

“Semoga itu semua menjadi amal di sisi Allah SWT,”katanya.

Sementara, itu Kakan Kemenag Langkat, H. Zulfan Efendi menjelaskan, MTQ tahun ini akan dilaksanakan pada 24-28 Februari 2020, bertempat di Lapangan Sepak Bola Sidomukti, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, dengan mengambil tema, Bumikan Alquran Wujudkan Masyarakat Langkat Religius, dan Sub Tema, Semangat MTQ ke-53 Kabupaten Langkat tahun 2020 menyatuhkan Langkah membangun generasi qur’ani.

Kakandepag juga mengatakan, acara ini merupakan milik masyarakat Langkat. “Ayo kita sukseskan dengan semangat dan semarak, hingga terwujudnya visi misi Bupati Langkat, menjadikan Langkat yang semakin religius, “sebutnya

Rapat persiapan ini dihadiri kepala OPD Pemkab Langkat terkait, di antaranya Kadis Kominfo, Kabag Humas, Kabag Kesos dan unsur Forkopim Kecamatan Padang Tualang. (yas/han)

JB Sumarlin Meninggal Dunia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Keuangan Kabinet Pembangunan V Johannes Baptista Sumarlin meninggal dunia pada usia 87 tahun di RS Carolus, Jakarta Pusat, Kamis (6/2) sekitar pukul 14.00 WIB. Jenazah almarhum akan disemayamkan di rumah duka MRCC Siloam, Semanggi dan menurut rencana, akan dimakamkan di San Diego Hills , Senin (10 /2).

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Nufransa Wira Sakti mengampaikan, pihaknya belajar banyak pada komitmen dan loyalitasnya kepada Indonesia.

“Beliau tidak segan-segan terjun langsung membela tanah air sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia. Beliau pun mengalami langsung bergerilya sebagai anggota Palang Merah Indonesia di masa revolusi fisik,” ujarnya Kamis (6/2).

Selama mengabdi sebagai bendahara negara, beliau melakukan sejumlah terobosan untuk mengatasi tantangan dan permasalahan ekonomi Indonesia. Gebrakan Sumarlin I berupa pengetatan moneter berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi, bahkan melebihi target di tahun 1988. (jpg)

Umar Zunaidi Ajak Masyarakat Dukung Sensus Penduduk 2020

AUDENSI: Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima audiensi Kepala BPS Intan Menggalawati Harahap didampingi Kadisdukcatpil Kota Tebingtinggi, Kamis (6/2).
solideo/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Wali Kota Tebingtinggi, Umar Zunaidi Hasibuan menerima kunjungan Kepala Badan Pendataan Stastik (BPS) wilayah Kota Tebingtinggi, Intan Menggalawati Harahap didampingi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) terkait sensus penduduk tahun 2020 di Gedung Balai Kota, Kamis (6/2).

Umar Zunaidi Hasibuan berpesan, agar seluruh OPD, camat dan lurah, serta seluruh masyarakat ikut menyukseskan sensus penduduk tahun 2020. Tujuannya agar diperoleh data kependudukan yang akurat.

“Kita butuh data penduduk Kota Tebingtinggi yang akurat, karena data penduduk yang akurat menjadi bukti kuat adanya jumlah penduduk yang masuk miskin, pra miskin dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelas Umar.

Untuk keakuratan data itu, Umar kembali meminta keseriusan OPD, Camat dan Lurah untuk mendukung dan memberikan informasi kepada pihak BPS dalam melaksanakan saat pendataan.

Sedangkan Kepala BPS wilayah Kota Tebingtinggi, Intan Menggalawati Harahap didampingi Disdukcatpil, Muhammad Fachri menyampaikan persiapan pelaksanaan sensus penduduk secara online 2020 akan dimulai dari tanggal 15-31 Maret 2020.

“Tahap wawancara akan dimulai pada bulan Juli 2020, ini untuk keakuratan data,” jelasnya. (ian/han)

Dinkes Tebingtinggi Terima 28 Dokter Internship

TERIMA: Kadis Kesehatan Tebingtinggi dr Nanang Fitra Aulia ketika menerima 28 dokter intrenship untuk Kota Tebingtinggi.
teddy/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tebingtinggi menerima 28 dokter peserta program Intrenship, yang akan melayani masyarakat di sejumlah pusat kesehatan di Kota Tebingtinggi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tebingtinggi, dr Nanang Fitra Aulia mengatakan, para dokter peserta program intrenship tersebut akan mengabdi selama enam bulan di rumah sakit pemerintah dan swasta di tempat mereka melayani masyarakat.

“Program ini sebagai tempat menggodok para dokter dalam upaya menyiapkan tenaga dokter yang siap mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal,” katanya, di Aula Farmasi Jalan Gunung Lauser Kota Tebingtinggi, Kamis (6/2).

Dalam kesempatan itu, Nanang mengatakan, Pemkot Tebingtinggi memiliki program menjadikan Tebingtinggi sebagai kota jasa dan perdagangan.

“Para dokter yang mengikuti program intrenship harus memahami hal itu, karena melalui pelayanan yang diberikan menjadi tolak ukur bagi pelayanan kesehatan di Tebingtinggi,” pintanya.

Nanang berharap para dokter dapat mengikuti program ini sebaik-baiknya, kenali dengan baik daerah ini, beradaptasi dengan lingkungan dimana dokter bertugas.

Para dokter yang mengikuti program interenship tersebut berasal dari sejumlah perguruan tinggi, yakni Universitas Sumatera Utara, Uinversitas Islam Sumatera Utara, Universitas Methodis, Syahkuala Banda Aceh, Universitas Syam Ratulangi Manado dan Universitas Sebelas Maret Solo dan Universitas Prima Indonesia. (ian/han)

Pindah ke Ibu Kota Baru ASN Harus Uji Kompetensi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo mengatakan aparatur sipil negara yang akan pindah ke ibu kota negara yang baru, Kalimantan Timur, harus melalui uji kompetensi terlebih dahulu.

“Minimal dia (ASN yang akan ke ibu kota baru) punya skill dong,” kata Menteri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Kamis (6/2). Uji kompetensi itu, kata dia, untuk menyesuaikan kebutuhan yang cocok dengan tugas-tugas kementerian dan lembaga ketika mulai beraktivitas di ibu kota baru.

“(Untuk yang tidak lulus uji) itu nanti (posisi pekerjaannya), yang jelas semua pindah ke sana karena tidak ada perwakilan kementerian dan lembaga di Jakarta,” kata Tjahjo. Selain uji kompetensi, Kemenpan RB juga sedang mendata jumlah ASN yang akan pensiun sampai 2024. ASN yang akan memasuki masa pensiun direncanakan tidak akan ikut pindah ke ibu kota baru.

“Kami menata, meminta sekjen dan sesmen untuk mengecek yang mau pensiun berapa, jangan sampai nanti menjelang 2023-2024 pensiun tetapi tetap dikirim ke sana, ya, mau ngapain,” ujarnya. Total ASN kementerian/lembaga yang saat ini berada di Jakarta sebanyak 118.000 orang terdapat 16-17 persen pegawai yang akan pensiun pada tahun 2023-2024. (jpg)

Aparatur Binjai Dibekali Cara Susun RKPD Berbasis Elektronik

PEMBEKALAN: Sekda Binjai, Mahfullah Daulay (tengah) memberi pembekalan penyusunan RKPD Kota Binjai Tahun 2021 Sumber Dana Kelurahan Berbasis Elektronik di Aula Pemko Binjai, Kamis (6/2).
teddy/sumut pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah (Sekda) Binjai, M Mahfullah P Daulay membuka kegiatan Pembekalan Penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Binjai Tahun 2021 Sumber Dana Kelurahan Berbasis Elektronik, di Aula Balai Kota Binjai, Kamis (6/2).

Kegiatan pembekalan inipun dihadiri oleh camat, lurah dan kepala lingkungan se-Kota Binjai.

“Kegiatan ini sangat penting kita laksanakan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan pemaham kita bersama untuk penyusunan RKPD Kota Binjai tahun 2021 berbasis elektronik melalui aplikasi E-Musrembang, yang mana aplikasi ini merupakan salah satu aplikasi Binjai Smart City yang sudah dilaksanakan setiap tahun dalam penyusunan RKPD Kota Binjai”,kata Mahfullah dalam sambutannya.

Mahfullah menjelaskan, pengguna e-Musrembang bertujuan untuk terciptanya sistem perencanaan pembangunan yang lebih transparan, efektif, efisien dan dengan akses yang lebih menjangkau seluruh masyarakat.

“Inovasi e-Musrembang ini sejalan dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Maka dari itu, patut kita dukung dan harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” ujar Mahfullah.

“Saya berharap kepada semua yang hadir saat ini untuk mengikuti kegiatan pembekalan dengan sebaik-baiknya, agar nanti dapat diaplikasikan dalam pelaksanaan musrembang di tingkat kelurahan dan tingkat kecamatan,”harapnya. (ted/han)