27 C
Medan
Tuesday, January 27, 2026
Home Blog Page 4542

Rohim dan Rahmat Resmi Gabung ke PSMS

BERGABUNG: Manajemen PSMS Medan memperkenalkan dia pemain baru, Abdul Rohim dan Rahmat Hidayat di Kebun Bunga, Senin (3/2) sore. Ayam Kinantan kini telah memiliki 22 pemain. ist/SUMUT POS
BERGABUNG: Manajemen PSMS Medan memperkenalkan dia pemain baru, Abdul Rohim dan Rahmat Hidayat di Kebun Bunga, Senin (3/2) sore. Ayam Kinantan kini telah memiliki 22 pemain. ist/SUMUT POS
BERGABUNG: Manajemen PSMS Medan memperkenalkan dia pemain baru, Abdul Rohim dan Rahmat Hidayat di Kebun Bunga, Senin (3/2) sore. Ayam Kinantan kini telah memiliki 22 pemain. ist/SUMUT POS
BERGABUNG: Manajemen PSMS Medan memperkenalkan dia pemain baru, Abdul Rohim dan Rahmat Hidayat di Kebun Bunga, Senin (3/2) sore. Ayam Kinantan kini telah memiliki 22 pemain. ist/SUMUT POS

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan menambah kekuatan menghadapi Liga 2 musim 2020. Ayam Kinantan resmi mendatangkan pemain asal Liga 1, yakni Abdul Rohim dan Rahmat Hidayat.

KEDUA pemain tersebut merupakan bekas PSMS sendiri. Keduanya pernah bersama-sama membela Ayam Kinantan pada Liga 1 musim 2018 lalu. Musim lalu, Rohim memperkuat Persebaya dan Rahmat memperkuat Persija Jakarta.

Pemain tersebut resmi menandatangani kontrak dan diperkenalkan pada Senin (3/2) sore. “Rohim dan Rahmat merupakan pemain berkualitas. Mereka akan menambah kekuatan kita,” ujar manajer tim PSMS, Mulyadi Simatupang.

Mulyadi berharap kedua pemain tersebut bisa bersama-sama dengan pemain lainnya untuk berjuang membawa PSMS ke Liga 1. “Tidak ada lagi perbedaan. Semua pemain harus bersama-sama membawa PSMS ke Liga 1,” harapnya.

Penandatanganan kontrak kedua pemain ini turut dihadiri Komisaris PT Kinantan, Kodrat Shah. Kodrat mengajak semua pihak untuk bersatu memajukan PSMS.

“Marilah bersatu, jangan ada lagi mengatakan dirinya PSMS. Jangan ada lagi yang mencoba mengganggu, jadi kalau ada lagi yang menganggu berati niatnya tak sama,” ungkapnya.

Sedangkan Abdul Rohim mengaku, dirinya kembali ke PSMS karena terpanggil. Dia ingin kembali mengantarkan Ayam Kinantan ke Liga 1.

“Sebenarnya banyak tim yang mendekati saya. Termasuk Persebaya sendiri, berusaha mempertahankan saya. Tapi, saya merasa terpanggil untuk kembali ke PSMS,” ujar Rohim.

Hal sama juga dikatakan Rahmat Hidayat. Meski melalui negoisasi cukup panjang, Rahmat akhirnya memilih PSMS. Padahal, sebelumnya dia disebutkan dekat ke Persis Solo.

“Iya tidak mau banyak berdendang seperti kata orang-orang Medan, intinya Medan adalah rumahku,” kata Rahmat.

Menurut pemain yang musim lalu berseragam Persija Jakarta ini, dirinya mau kembali ke PSMS karena dirinya memang anak Medan.

“Aku kembali karena PSMS ini adalah rumah ku, itu saja semoga bisa membawa tim ini berlaga ke Liga 1 musim depan,” tegasnya.

Dengan kedatangan Rohim dan Rahmat, PSMS telah memiliki 22 pemain. Menurut Mulyadi, pihaknya akan mendatangkan dua atau tiga pemain lagi pada pertengahan bulan ini. (dek)

Tarif Baru Ojol Diumumkan Akhir Februari

Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Kementerian Perhubungan akan melakukan evaluasi terhadap tarif ojek online (ojol). Tarif baru itu akan ditentukan dalam beberapa minggu ke depan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, untuk penentuan tarif ojol ada tiga pihak yang dilibatkan yakni operator aplikasi ojek online, driver dan pengguna jasa.

“Memang ada kecenderungan dari pengemudi minta suatu kenaikan dan oleh aplikator pasti boleh-boleh saja begitu ya,” ujarnya di gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Jakarta, Senin (3/2).

Kemenhub sendiri sudah bertemu dengan perwakilan driver ojol. Mereka mengusulkan ada kenaikan tarif sebesar Rp 2.500 per km.

“Tapi kita akan menyarankan bahwa ekuilibrium antara ketiganya itu tidak boleh begitu saja dilanggar. Jadi tidak bisa dilakukan suatu kenaikan yg sepihak,” tambah Budi.

Untuk menentukan tarif baru, Kemenhub akan mempertimbangkan berbagai hal. Salah satunya adalah inflasi.

“Kita tentu memperhatikan itu, tapi mekanisme pricing yang ada di situ kita juga nggak bisa tekan. Ada mungkin pengemudi yang dia di bawah dari pada effort yang dia lakukan. Jadi kita akan atur sedemikian rupa,” tuturnya.

Di sisi lain, Budi memastikan perubahan tarif ojol nantinya diharapkan tidak memicu inflasi ke depannya. Untuk penentuan tarif yang baru itu akan ditentukan 2-3 minggu ke depan. “Kira-kira 2-3 minggu lah,” tutupnya. (dtc/ram)

5 Kota Mengalami Kenaikan IHK, Sumut Inflasi 0,57 Persen pada Januari 2020

Ilustrasi
Ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan Januari tahun 2020 ini mengalami kenaikan. Dengan kata lain, seluruh kota IHK di Sumut mengalami inflasi. Sumatera Utara sendiri mengalami inflasi 0,57 persen.

Kepala BPS Sumut, Syech Suhaimi menjelaskan 5 Kota IHK Sumut seluruhnya mengalami inflasi, yakni Kota Sibolga inflasi 0,20 persen. Kemudian, Pematangsiantar 0,62 persen; Medan 0,58 persen; Padangsidimpuan 0,32 persen. Begitu juga kota Gunungsitoli yang mulai tahun ini dihitung ihk-nya juga inflasi sebesar 1,31 persen.

“Dengan demikian, gabungan lima kota IHK di Sumut pada Januari 2020 inflasi 0,57%,” sebut Syech.

Syech menjelaskan inflasi di Medan terjadi peningkatan IHK 102,35 pada Desember 2019 menjadi 102,95 pada Januari 2020. “Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan pada beberapa kelompok pengeluaran,” kata Syech.

Seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau mengalami naik 1,99%. Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 0,28%. Kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,17%. Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,36%. Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 0,03%.Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,17%.

Sementara itu, kelompok yang mengalami deflasi, yaitu pakaian dan alas kaki sebesar 0,04%. Kelompok transportasi sebesar 1,13 persen. Sementara kelompok kesehatan, kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan indeks.

“Komoditas utama penyumbang inflasi selama Januari 2020 di Medan, antara lain minyak goreng, rokok putih. Kemudian bawang merah, cabai merah, biaya keamanan, cabai rawit, dan rokok kretek,” sebut Syech.

Dia menjelaskan, inflasi Sumut 0,57% lebih tinggi dari rata-rata inflasi nasional sebesar 0,39%. Dari 24 kota IHK di Pulau Sumatera, inflasi tertinggi di Meulaboh 1,44% dengan IHK 106,20 dan terendah di Lhokseumawe 0,08% dengan IHK 103,04.

Inflasi pada Januari 2020 ini, menyebabkan tingkat inflasi year on year (Januari 2020 terhadap Januari 2019) Sibolga sebesar 2,34%. Pematangsiantar inflasi 2,33%, Medan inflasi 1,66%, Padangsidimpuan inflasi 1,96%, Gunungsitoli inflasi 3,56%.

“Dengan demikian, tingkat inflasi year on year gabungan 5 kota IHK di Sumatera Utara inflasi 1,76%,” pungkasnya. (gus/ram)

Dunia Isolasi China

PADAT: Stasiun Besar Kereta Api di China dipadati warga yang akan meninggalkan Kabupaten Wuhan, China, beberapa waktu yang lalu.
PADAT: Stasiun Besar Kereta Api di China dipadati warga yang akan meninggalkan Kabupaten Wuhan, China, beberapa waktu yang lalu.
PADAT: Stasiun Besar Kereta Api di China dipadati warga yang akan meninggalkan Kabupaten Wuhan, China, beberapa waktu yang lalu.

SUMUTPOS.CO – Wabah virus corona yang tengah merebak di China dan berbagai negara lain, telah menewaskan 362 orang dan menginfeksi lebih dari 14.500 manusia. Akibatnya, dunia ramai-ramai mengisolasi China.

Dilansir dari Wall Street Journal, Senin (3/2). AS dan negara Eropa serta Asia telah memberlakukan peraturan baru dengan menghentikan kunjungan warga China untuk mengantisipasi penyebaran virus ini.

Tindakan tersebut membuat aktivitas ekonomi China gonjang-ganjing. Banyak negara termasuk perusahaan harus mengambil keputusan sulit untuk memprioritaskan keamanannya. Lantas bagaimana dampaknya terhadap global?

Satu setengah dekade yang lalu ketika wabah sindrom pernafasan akut SARS mengguncang dunia, China menyumbang sebagian kecil dari ekonomi global. Hari ini, China juga bertanggung jawab atas hampir seperlima PDB global.

Analis Perusahaan Riset Beijing Plenum Chen Long memperkirakan pertumbuhan China untuk tahun 2020 kini akan melambat lebih jauh dari tahun lalu sekitar 6,1% sehingga bisa berdampak pada aktivitas ekonomi global.

Pengangguran dan inflasi juga bisa melonjak. Mengingat Hubei adalah salah satu dari enam provinsi pusat yang memasok sepertiga dari tenaga kerja migran ke bagian negara lain, dan sekarang banyak yang tidak bisa bepergian.

Bahkan, mantan Penasihat Bank Sentral China Huang Yiping memperingatkan jika 5% karyawan di sektor jasa terdampak akibat virus corona, itu berarti 20 juta orang akan kehilangan pekerjaan.

Sementara itu, Konsultan Energi yang berbasis di Beijing JLC Network Technology Co melaporkan bursa saham China mengalami penurunan 15% dalam seminggu terakhir.

Benchmark Shanghai Composite juga turun 8,1%. Serta saham ritel, layanan konsumen, dan transportasi Shenzhen Composite juga ikut memimpin turun 8,6%.

Hal ini dipicu oleh permintaan minyak yang merosot 16% sejak China mengidentifikasi virus Corona, sehingga mengganggu ekosistem bisnis. Tak heran Arab Saudi, negara pengekspor minyak terbesar mendorong anggota lain untuk mengadakan pertemuan darurat. (dtc/ram)

Dinas PUPR Sergai dan BPK RI Periksa Ruas Jalan Sergai

PERIKSA: Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP bersama ketua tim perwakilan BPK RI Sumut Ester Paulina dan Edwin Sianipar memeriksa ruas jalan Bandar Pinang menuju Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu, Eenin (3/2).
PERIKSA: Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP bersama ketua tim perwakilan BPK RI Sumut Ester Paulina dan Edwin Sianipar memeriksa ruas jalan Bandar Pinang menuju Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu, Eenin (3/2).
PERIKSA: Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP bersama ketua tim perwakilan BPK RI Sumut Ester Paulina dan Edwin Sianipar memeriksa ruas jalan Bandar Pinang menuju Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu, Eenin (3/2).
PERIKSA: Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP bersama ketua tim perwakilan BPK RI Sumut Ester Paulina dan Edwin Sianipar memeriksa ruas jalan Bandar Pinang menuju Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu, Eenin (3/2).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Meski diguyur hujan deras, Dinas PUPR Sergai bersama perwakilan BPK RI Sumut tetap melakukan pemeriksaan ruas Jalan Desa Bandar Pinang menuju Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Pantaun Sumut Pos, di lokasi dalam pemeriksaan itu, Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga SE, MAP didampingi Ketua tim perwakilan BPK RI Sumut, Ester Paulina Hutapea dan Edwin Sianipar memeriksa fisik ruas jalan sepanjang 2,9 Km yang berada di Desa Bandar Pinang menuju Desa Bandar Negeri Kecamatan Bintang Bayu.

Johan Sinaga mengatakan, pemeriksaan fisik jalan ini dilakukan dalam rangka mendampingi perwakilan BPK RI Sumut untuk mengetahui hasil kualitas pekerjaan tersebut. Apakah sudah sesuai dengan kontraknya, karena pengerjaan ini dilakukan pada tahun anggaran ABPD 2019 lalu, oleh Dinas PUPR Sergai, kata Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga, kepada Sumut Pos saat ditemui di lokasi, Senin (3/2).

Menurut Johan Sinaga, sebagai pengguna anggaran dirinya siap bertanggungjawab kepada BPK RI hasil dari pekerjaan tersebut. Apabila ada penyimpangan (Mark Up) pekerjaan, agar perwakilan BPK RI Sumut untuk segera mengauditor anggaran tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Karena dalam setiap kegiatan pekerjaan ini bukan hanya tanggung jawab BPK saja, tapi peran serta masyarakat juga harus ikut bertanggung jawab. Karena setiap pembangunan insfratruktur yang dibangun Pemerintah merupakan tanggung jawab kita bersama,” sebut Johan.

Begitu juga, kepada masyarakat mari bersama-sama memiliharanya dan mengawasi setiap pengguna jalan yang melintas. Apakah setiap pengendara yang melintas sudah sesuai dengan tonase yang telah ditentukan.

“Apabila ada pengendara yang melintas melebihi tonase harus ditertibkan, karena itu sudah tidak sesuai dengan kapasitas Jalan Kabupaten Sergai yang telah ditetap maksimal 8 ton,” katanya.

Johan Sinaga, mengimbau kepada pihak pengusaha agar mematuhi peraturan yang telah tetapkan oleh Pemkab Sergai sesuai dengan Perda. Tentunya jalan insfratruktur yang telah dibangun oleh Pemkab Sergai, bukan hanya tanggung jawab Pemerintah saja. Namun kesadaran pihak pengusaha juga untuk mematuhi peraturan yang telah ditetapkan Pemerintah sesuai dengan kualitas jalan tersebut, imbaunya. (sur/han)

Seleksi CASN di Pemkab Karo, Terkelin Pastikan Tak Ada Titipan

PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.
Ilustrasi

KARO, SUMUTPOS.CO – Proses seleksi CPNS Pemkab Karo yang digelar selama 8 hari, akan dimulai Selasa (4/2) hingga Selasa (11/2) dipastikan Bupati Terkelin Brahmana, SH transparan dan hasilnya benar-benar ditentukan kemampuan peserta.

Hal itu disampaikan Bupati Karo Terkelin Brahmana,SH didampingi Kepala BKD Kabupaten Karo, Tommy Heriko. M Sidabutar, AP saat meninjau lokasi ujian di Gedung SMPN 3 Berastagi, Jalan Letjen Djamin Ginting, Berastagi, Kabupaten Karo, Senin (3/2) pukul 18.00 WIB.

Menurutnya, dalam proses seleksi CASN, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, dan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) serta seleksi kompetensi bidang (SKB), semuanya diatur oleh Badan Kepegawaian Nasional. Tes SKD maupun SKB dipastikan menggunakan sistem computer assisted test (CAT) yang hasilnya langsung diumumkan setelah tes.

“Seandainya ada pura pura menawarkan dapat membantu saat ujian sedang berlangsung, ini sudah jelas sebagai calo, apalagi mengiming-imingi suatu harapan membantu kelulusan dengan meminta sejumlah uang. Waspadalah, saya pastikan ini kategori berbau penipuan Jadi, apabila ada yang menjanjikan membantu kelulusan CASN, apalagi dengan membayar, mohon peringatkan agar mereka tidak menjadi korban penipuan. Jangan percaya calo CASN,” tegas Terkelin Brahmana.

Sebagaimana diketahui, bahwa setelah dinyatakan lulus seleksi administrasi pada bulan Desember lalu, 7.386 pelamar akan bertarung memperebutkan kuota 261 formasi yang tersedia di Kabupaten Karo.

Terkelin Brahmana kembali memastikan bahwa tidak ada CASN titipan atau melalui surat sakti. Dirinya menjamin, peserta tes CASN yang lolos nantinya memiliki prestasi yang baik. Sebab, pelaksanaan tesnya dilakukan secara komputer dan transparan. “CASN yang lolos harus memiliki kualitas bagus untuk peningkatan pelayanan di Pemkab Karo nantinya, itu harapan kita” katanya.

“Pelaksanaan tes CASN tidak bisa diintervensi. Sebab, tes penerimaan CASN menggunakan ruang steril di SMPN 3 Berastagi. Di ruangan tersebut para peserta tidak diperbolehkan membawa peralatan apa pun, sebab jauh hari sudah diumumkan dan disampaikan kepada peserta ujian,” tegasnya lagi.

Ketika disinggung, apakah Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karo, Tommy Heriko. M Sidabutar, AP bisa membantu putra putri terbaik daerah prioritas penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), Terkelin Brahmana menampik, bahwa kelulusan hanya ditentukan kemampuan seluruh peserta. “Semuanya diatur oleh Badan Kepegawaian Nasional. Tes CASN berbasis Computer Assited Tes (CAT) transparan dan hasilnya langsung diketahui,”pungkasnya.

Bupati Karo meminta kepada seluruh peserta tes CASNbila nantinya berhasil dan lulus agar mengabadikan diri dengan sepenuh hati. “Jangan sampai begitu dinyatakan lulus, banyak yang enggan bertugas di pelosok Kabupaten Karo, padahal ketika melamar sudah memilih sendiri daerah penempatan,” ujarnya.

Maka dari itu, Bupati Terkelin Brahmana menambahkan, bahwa seluruh peserta seleksi CASN harus mengenali seluruh wilayah Kabupaten Karo agar saat ditugaskan tidak kaget. (bbs/int)

Bahas Kawasan Revisi RTRW, Pansus Segera Rapat dengan OPD

MEDAN, SUMUTPOS.Co – Tim Pansus RTRW DPRD Medan akan membahas kawasan yang masuk dalam revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) perubahan peruntukan. Sebab, hingga saat ini belum diketahui kawasan mana saja di Kota Medan yang akan masuk dalam revisi RTRW tersebut.

Rencamanya, tim pansus akan rapat bersama OPD terkait, yakni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Bagian Hukum, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan.

“Kalau kawasan mana saja yang akan diubah peruntukannya, itu kita belum tahu, justru kita akan mempelajarinya terlebih dahulu,” ucap Ketua Pansus RTRW DPRD Medan, Dedy Aksyari Nasution ST kepada Sumut Pos, Senin (3/2).

Dikatakan Politisi Gerindra itu, pihaknya hingga saat ini belum mendapatkan data-data dan kajian akademik untuk Ranperdanya.

“Karena data-data dan kajian akademik untuk ranperdanya belum dapat, hari ini rencananya akan saya ambil data-datanya,” ujar Dedy.

Untuk itu, lanjut Dedy, dalam mempelajari data-data yang akan diterima tersebut, pihaknya dari Pansus akan segera melakukan pertemuan dalam sebuah rapat pembahasan dengan OPD terkait.

“Rencananya begitu saya dapat datanya hari ini, besok (hari ini) kami akan rapat dengan OPD terkait,” katanya.

Senada dengan Dedy, anggota Pansus RTRW dari Fraksi NasDem, Antonius Devolis Tumanggor menyebutkan pihaknya memang belum mendapatkan data dam kajian akademik untuk Ranperdanya.

Namun kata Antonius, bila dikaji lebih jauh, kawasan Medan Utara (Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan) adalah kawasan yang paling banyak mendapatkan revisi RTRW.

“Ada beberapa wilayah yang masuk dalam revisi RTRW itu. Tetapi memang sepertinya kawasan Medan Utara yang akan paling banyak mendapatkan perubahan peruntukannya. Sebab bila ditelisik lagi, memang kawasan itu yang paling membutuhkan perubahan peruntukan,” katanya.

Namun, daerah mana saja di Kawasan Medan Utara yang akan diubah peruntukannya, Antonius menjelaskan akan segera membahasnya dalam rapat Pansus. “Itulah yang akan kita pelajari dan dibahas nanti di Pansus,” pungkasnya. (map/ila)

Komisi III DPRD Medan Minta Plt Dirut PD Pasar Prioritaskan Kemajuan PD Pasar

RDP: Komisi III DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak jajaran pengawas dan direksi PD Pasar Medan di Gedung DPRD Kota Medan. Markus/sumutpos
RDP: Komisi III DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak jajaran pengawas dan direksi PD Pasar Medan di Gedung DPRD Kota Medan. Markus/sumutpos
RDP: Komisi III DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP)  dengan pihak jajaran pengawas dan direksi PD Pasar Medan di Gedung DPRD Kota Medan. Markus/sumutpos
RDP: Komisi III DPRD Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak jajaran pengawas dan direksi PD Pasar Medan di Gedung DPRD Kota Medan.
Markus/sumutpos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kalangan anggota DPRD Medan yang tergabung di Komisi III mengapresiasi Nasib, S.Sos MSi selaku Pelaksana Tugas (Plt), yang merupakan pengganti Rusdi Sinuraya, dinilai mampu membawa perubahan perusahaan milik Pemko Medan itu lebih maju. Untuk itu mereka meminta Nasib untuk memprioritaskan kemajuan PD Pasar.

“Kita tidak usah melihat persoalan ke belakang masalah pergantian Direksi. Kami mengapresiasi sosok Nasib yang kami nilai pemberani. Kami yakin PD Pasar akan lebih baik dan Nasib bisa berkomitmen untuk mampu meningkatkan keuntungannya,” ucap anggota Komisi III DPRD Medan, Hendri Duin saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak jajaran pengawas dan direksi PD Pasar Medan.

Pantauan Sumut Pos, rapat tersebut dipimpin Ketua Komisi III M Afri Rizki Lubis (Golkar) didampingi Wakil Ketua Abdul Rahman Nasution (PAN), anggota Netti Yunita Siregar (Gerindra) dan Irwansyah (PKS). Sedangkan jajaran direksi PD Pasar dihadiri oleh Plt Dirut PD Pasar Nasib, Direktur Operasional Gelora Ginting dan Direktur Keuangan Osman Manalu. Begitu juga dari jajaran pengawas, ada Asisten Administrasi Umum Setdako Medan Renward Parapat dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Khairul Syahnan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Komisi III, Abdul Rahman Nasution mendorong PD Pasar agar lebih memprioritaskan upaya kemajuan PD Pasar. “Kita prihatin, PD Pasar hanya memperoleh keuntungan Rp2,8 miliar sepanjang tahun 2019. Padahal ada 53 pasar di Kota Medan. Di Kota Bogor, kami baru saja kunjungan ke sana. Di sana hanya ada 6 pasar, tetapi keuntungannya bisa mencapai Rp1 miliar lebih. Ini harus jadi motivasi bagi kita di PD Pasar Medan, tahun ini keuntungan PD Pasar harus ditingkatkan,” tegas Abdul Rahman.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Medan, M Afri Rizki Lubis menuntut agar Plt Dirut PD Pasar Nasib agar dapat bekerja secara maksimal untuk memanfaatkan potensi yang ada.

“Kita punya 53 pasar di Kota Medan. Kita punya potensi besar dalam meningkatkan PAD agar jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Kami minta agar Direksi PD Pasar yang baru dapat bekerja secara maksimal untuk memanfaatkan ssmua potensi yang ada dari pasar-pasar kita di Kota Medan,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Plt Dirut PD Pasar, Nasib mengatakan bahwa dirinya bersama dua direktur lainnya serta Badan Pengawas siap untuk bekerja sama dengan DPRD dalam membenahi PD Pasar ke depannya.

“Kami akan bekerja secara maksimal, kita akan tingkatkan semua hal yang akan menjadi potensi peningkatan PAD dari PD Pasar. Kami juga siap bekerja sama dengan DPRD dalam membangun PD Pasar Kota Medan agar menjadi lebih baik kedepannya,” pungkasnya. (map/ila)

Rutan Labuhandeli Bangun Zona Integritas WBK dan WBBM

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Rutan Klas I Labuhandeli menggelar kegiatan pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM), serta penandatanganan janji kinerja dan fakta integritas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, perwakilan Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM Sumut, Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar, perwakilan Ketua PN Lubuk Pakam, Kejari Belawan diwakili Kasie Pidum, Eka Purba SH, Cabjari Labuhan Delin

Pantun Simbolon SH, Kapolres Pelabuhan Belawan diwakili Kompol Azis, Kapolsek Medan Labuhan, Bea Cukai Belawan dan petuas Imigrasi Belawan.

Ombudsman RI perwakilan Sumut, Abyadi Siregar dalam sambutannya mengatakan, pembentukan WBK dan WBBM pada setiap institusi pemerintah sebenarnya wujud dari amanat program reformasi yang dituangkan dala Perpres nomor 8. “Ada 3 sasaran yang ingin dicapai dari program ini, yaitu peningkatan kapasitas, akuntabilitas organisasi berupa penguatan kelembagaan instansi atau unit layanan yang kuat dan bisa dipercaya serta dapat dipertanggungjawabkan,” katanya, Senin (3/2).

Kedua, lanjutnya, pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN yang memang selama ini mewarnai demokrasi dan ketiga adalah peningkatan kualitas pelayanan publik inilah yang menjadi area dari ombusdman sebagai lembaga pengawas penyelenggara publik diseluruh instansi vertical pemerintahan sesuai denga UU No. 37 tahun 2008.

“Seluruh instansi pemerintah peyelenggara pelayanan publik wajib menyusun, menetapkan dan mempublikasikan dalam pelayanan publik dan inilah nanti yang akan kami lihat pada unit-unit kerja,” ucap Abyadi Siregar.

Sementara itu, Karutan Klas I Labuhan Deli Nimrot Sihotang mengatakan, sebenarnya untuk di rutan Labuhandeli program ini sudah berjalan sejak tahun 2019 lalu. Namun pihaknya tetap berbenah dan memperbaiki kekurangan. “Seperti di depan (pintu masuk) sudah kita buat layanan terpadu, kita membenahi ruang tunggu kunjungan, ruang besuk dan kita sudah membuat aplikasi berbasis internet yang dapat di unduh di Play Store dengan nama Napi Go yang bertujuan untuk mempercepat layanan kepada pengunjung, layanan CB dan PB,” papar Karutan .

Sedangkan penekanan dan pengawasan kepada personel di dalam rutan Labuhan Deli, pihaknya membuat melalui tim yang nantinya akan dibentuk setelah nantinya ditetapkan menjadi UPT yang layak yang diusulkan ke kemenpan karena kemempan nantinya yang akan menetapkan.

Di akhir kegiatan dilakukan penandatanganan komitmen bersama integritas WBK dan WBBM serta penandatangan fakta integritas antara Karutan Labuhan Deli Nimrot Sihotang dan Ombudsman Republik Indonesia perwakilan Sumatera Utara, Abyadi Siregar. (fac/ila)

Terungkap! Akibat Tersangkut Urusan dengan Polisi, Permohonan IMB PT STTC Ditolak

file/sumut pos Benny Iskandar ST.MT
Benny Iskandar ST.MT

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Sumatera Tobacco Trading Company (STTC) yang tengah mendirikan pabrik untuk pergudangan di Jalan Raya Pelabuhan Belajar, Belawan II, Medan Belawan, terungkap tak bisa mendapat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) akibat perusahaan tersebut tengah berurusan dengan polisi.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Kota Me-dan, Benny Iskandar ST MT, membenarkan bahwa PT STTC memang belum memiliki IMB.

“Dari data terakhir yang kita punya, benar bahwa perusahaan yang bersangkutan belum memiliki IMB. Mereka memang ada bermohon (IMB), tapi kita tolak. Kalau gak salah karena ada papan yang bertuliskan sedang bermasalah dengan Krimsus,” terang Benny.

Namun, lanjut Benny, hingga saat ini pihaknya belum bisa memberikan peringatan kepada perusahaan tersebut. Sebab diketahui, belum ada konstruksi yang dibangun di lokasi tersebut.

“Dari gambar yang diberi (Sumut Pos) itu, kita belum lihat ada konstruksi bangunan di sana. Kalau belum ada konstruksi maka kami belum bisa memberikan peringatan,” jelasnya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan berjanji akan segera menurunkan timn

pengawasnya untuk turun langsung ke STTC yang belum memiliki IMB dan Analis Dampak Lingkungan (Amdal).

Sebab walau diketahui tidak memiliki IMB, namun perusahaan tersebut tetap membandel dengan melakukan penimbunan dan pembangunan. Padahal sebelumnya, Komisi II DPRD Medan telah meminta PT STTC untuk segera menghentikan aktivitas pembangunannya sebelum memiliki IMB.

“Dalam minggu ini juga kita akan turunkan tim pengawas kesana, sebab hari ini kita sedang rapat dinas seluruh OPD, kecamatan dan lurah se Kota Medan,” ucap Kepala DLH Kota Medan, Armansyah Lucu kepada Sumut Pos, Senin (3/2).

Sebelumnya dikatakan Armansyah, pihaknya tidak mengetahui adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PT STTC. Sebab, pihak kecamatan Medan Belawan tidak memberikan informasi tersebut kepada pihak DLH Kota Medan.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Medan, Afif Abdillah mengatakan bahwa OPD terkait, baik DLH dan Dinas PKPPR Kota Medan bersama pemerintah setempat yakni kecamatan dan kelurahan setempat harus pro aktif dan tidak hanya menunggu laporan. “Harus aktif lah, gak bisa menunggu saja. Dinas Lingkungan Hidup maupun Dinas Perkim (PKPPR) harus turun langsung ke lokasi untuk memastikannya,” kata Afif.

Dilanjutkannya, kalaupun di lokasi belum ada konstruksi, namun hal itu bukan menjadi halangan bagi Dinas PKPPR untuk mengecek langsung ke lapangan. “Walaupun belum ada konstruksi tapi kan material pembangunan sudah ada di sana, itukan bisa menjadi indikasi bahwa akan terjadi pembangunan. Jangan tunggu ada pelanggaran dulu dengan menunggu adanya pembangunan, tapi justru Pemko Medan harus bisa mencegah terjadinya pembangunan itu. Bila sudah terbangun, maka harus ditindak tegas,” ujar Afif.

Seperti diketahui, PT Sumatra Tobacco Trading Company (STTC) mendirikan pabrik untuk pergudangan mega proyek seluas 2 hektare lebih di Jalan Raya Pelabuhan Belajar, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan tanpa memiliki izin mendirikan bangunan (IMB).

Hal ini jelas melanggar aturan dan UU yang berlaku serta merusak tatanan aturan yang telah diterapkan Kota Medan. Perusahaan yang bergerak di bidang produksi rokok ini sejak awal penimbunan, penembokan dan pembangunan, diketahui tidak memiliki izin. (map/ila)