26 C
Medan
Wednesday, January 28, 2026
Home Blog Page 4547

Seorang Wanita Pengedar Sabu Diciduk Polisi

Ilustrasi
Ilustrasi

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Seorang wanita bernisial WA (36) Warga Kecamatan Gebang yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu, di kawasan Dusun VII Gang Saudara, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat ditangkap Polisi, Sabtu (1/2)

“ Wanita itu telah lama dincar dan sudah menjadi target operasi (TO) Polisi,” kata Kasubbag Humas Polres Langkat AKP Rohmat saat ditemui Sumut Pos Sabtu ( 1/2).

Dikatakannya wanita tersebut diciduk ketika sedang berada di kediamannya. Setelah dilakukan penangkapan dan pemeriksaan , petugas berhasil menyita 85 buah plastik kosong yang diduga untuk mengecer sabu.

Dari rumah yang dijadikan lokasi transaksi barang haram itu, polisi juga menyita 1 paket sabu plus alat hisap (bong) yang tersimpan di dalam dapur.

“Untuk mengelabui petugas, pelaku menyembunyikan semua barang bukti di bawah kompor gas dapur rumahnya,” Imbuhnya

Ditambahkan AKP Rohmat pada hari yang sama, seorang penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial BH, (44) Warga Dusun VII Gang Saudara, Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang diamankan saat mengendarai sepeda motor yang diduga tersangka baru pulang membeli sabu dari rumah WA.

“Saat ditangkap, pelaku BH ini sempat membuang sabunya, tapi berhasil ditemukan petugas,” kata AKP Rohmat

Saat ini, pengedar dan pemakai sabu bersama sejumlah barang buktinya telah diamankan di Mapolres Langkat guna pengembangan ( yas/btr)

Pengeroyok Indra Ditangkap di Beringin

Agung Panjaitan
Agung Panjaitan
Agung Panjaitan
Agung Panjaitan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sempat dinyatakan buronan kasus pengeroyokan akhirnya, Agung Panjaitan, Warga Jalan Kolonel Yos Sudarso Kecamatan Medan Barat akhirnya diringkus polisi dari tempat persembunyiannya di Desa Beringin, Kabupaten Deliserdang, Sabtu (1/2) kemarin.

Tersangka Agung Panjaitan melakukan pengeroyokan terhadap Indra Nasution (32) Warga Jalan Gaharu Komplek PJKA Blok Y, Kecamatan Medan Timur hingga tewas, Rabu (29/1). Korban diduga dikeroyok lima orang.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu mengamankan Nelson Panjaitan (51) ayah kandung dari Agung Panjaitan. Nelson ditangkap dari rumahnya di kawasan Jalan Kolonel Yos Sudarso, Jumat (31/1) dini hari sekira Pukul 02.30 Wib.

“Kemudian tim mengejar Agung dengan melakukan penggeledahan di rumah kakaknya (Betharia Yunita) di Jalan Pemasyarakatan Gang Banten, Kecamatan Sunggal, (Jumat, 31/1). Disana tak menemukan Agung. Keterangan kakaknya bahwa pada pukul 23.30 Wib sudah kabur,” ungkap Arifin ketika dikonfirmasi, Minggu (2/2).

Kemudian polisi berhasil menangkap Agung pada Sabtu (1/2) sekira pukul 13.00 Wib. Agung ditangkap di rumah saudaranya di Desa Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deliserdang.

“Saat di lokasi, petugas melihat Agung sedang duduk di rumah. Kemudian, petugas melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan selanjutnya mengamankan serta memboyong yang bersangkutan,” terang Arifin.

Berhasilnya menangkap tersangka Agung. Sebut Arifin pihaknya masih mengejar tiga orang tersangka lagi berinisial W, R dan M.

Dijelaskan Arifin bahwa Agung dan Nelson adalah bapak dan anak bersama sejumlah orang melakukan pengeroyokan terhadap Indra Nasution di halaman SMP Putri Medan, Rabu (29/1) malam sekira pukul 22.00 Wib.

“Korban sempat dilarikan ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk diberikan pertolongan. Tetapi nyawa korban tak dapat tertolong. Keluarga korban melaporkan kepada petugas,” tandas Arifin sembari menambahkan, untuk motif pengeroyokan masih didalami lebih lanjut. (ris/btr)

Pasutri Diduga Minum Racun, Suami Tewas, Istri Sekarat

BUNUH DIRI: Sepasang suami istri Jotan Manurung dan istrinya Sorta Baru Sibarani nekat bunuh diri dengan cara minum racun, sang suami meninggal dunia sementara istrinya sekarat dan kini mendapat perawatan.
BUNUH DIRI: Sepasang suami istri Jotan Manurung dan istrinya Sorta Baru Sibarani nekat bunuh diri dengan cara minum racun, sang suami meninggal dunia sementara istrinya sekarat dan kini mendapat perawatan.
BUNUH DIRI: Sepasang suami istri Jotan Manurung dan istrinya Sorta Baru Sibarani  nekat bunuh diri dengan cara minum racun, sang suami meninggal dunia sementara istrinya sekarat dan kini mendapat perawatan.
BUNUH DIRI: Sepasang suami istri Jotan Manurung dan istrinya Sorta Baru Sibarani nekat bunuh diri dengan cara minum racun, sang suami meninggal dunia sementara istrinya sekarat dan kini mendapat perawatan.

LABUHANBATU, SUMUTPOS.CO – Sepasang suami istri (Pasutri) warga Dusun Pandan Desa Sennah, Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu ditemukan dalam kondisi mengenaskan, Minggu (2/2) sekira pukul 07.00 Wib.

Diduga pasutri itu nekat melakukan bunuh diri dengan cara meminum cairan racun. Pasutri tersebut bernama Jotan Manurung (56) dan istrinya Sorta Baru Sibarani (54).

Pertama kali menemukan Pasutri itu putra keduanya, Jotan Manurung. Kodisinya mengenaskan, suaminya dalam keadaan tewas, sementara itu istrinya kritis.

Ketika ditemukan dari mulut kedua korban tercium bau menyengat seperti bau cairan racun. Suaminya sudah tidak bernyawa, sedangkan istrinya Sorta br Sibarani sekarat dari mulut dan hidungnya mengelurkan cairan diduga racun. Kemudian dari tempat kejadian perkara ditemukan diduga cairan racun.

Disebutkan bahwa Sorta br Sibarani mengalami sakit lumpuh.Dan sudah lama dirawat suaminya Jotan Manurung.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Krisnat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Diterangkanya korban Sorta Sibarani dalam perawatan intensif di RSUD Rantauprapat.

“Korban Sorta dalam kondisi kritis dan dirawat di RSUD Rantauprapat,” ujarnya.

Menurut dia, kuat dugaan keduanya meminum sejenis racun herbisida. “Kemungkinan minum racun rumput,” jelasnya.(mag-13/btr)

BTN Fokus Garap KPR

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah terus mengupayakan penyediaan pasokan perumahan dengan mempermudah perizinan kepada para pengembang. Di sisi lain, untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terus berupaya memenuhi kebutuhan nasabah KPR (kredit pemilkan rumah) seiring fokus bisnis perseroan pada penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia.

Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury mengatakan BTN terus berupaya memenuhi kebutuhan pembiayaan rumah guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menyediakan kebutuhan perumahaan.

“Setidaknya hingga kini lebih dari Rp 195 triliun KPR yang telah disalurkan BTN, sekitar Rp 111 triliun lewat KPR bersubsidi dan sisanya KPR non subsisi. Ini bukti bahwa BTN fokus pada penyediaan perumahan bagi masyarakat Indonesia,” kata Pahala dalam keterangannya di di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (2/2).

Menurut Pahala, kepemilikan rumah merupakan salah satu bentuk dari masyarakat agar bisa memiliki aset yang peningkatan nilainya di masa datang bisa berlipat-lipat.

“Kita berharap masyarakat terus diedukasi, didorong bahwa pendapatan yang mereka miliki bukan hanya digunakan untuk kebutuhan konsumstif saja, namun betul-betul bisa diinvestasikan, bisa juga ditabung dan sebagian juga untuk bisa memiliki aset yang nilainya berlipat-lipat di masa datang,” ujarnya.

Sebagai bank yang pangsa pasarnya di atas 90 persen untuk perumahan bersubsidi, BTN juga turut memastikan kualitas pengembang atau developer agar para pengguna yang menggunakan rumah subsidi yang dibiayai perseroan betul-betul bisa memberikan manfaat yang baik dan optimal.

“Kita berharap developer yang memperoleh pendanaan dari Bank BTN betul-betul berkinerja baik, NPLnya juga rendah dan juga kualitas bangunan atau huniannya baik serta fasilitas umumnya menunjang, sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi para warganya,” tegas Pahala.

Perseroan pun tetap berkomitmen menjadi mitra pemerintah dalam program sejuta rumah dengan membuat bisnis yang inovatif dengan mengoptimalkan big data analytic sehingga kekuatan BTN di KPR bisa ikut mendorong pertumbuhan dana murah, transaksi dan free based income. (jpc/ram)

Samsung Galaxy Note 10 Lite Hanya Dijual di Erjaya Group

SUMUTPOS.CO – Setelah diperkenalkan di ajang CES 2020, Samsung akhirnya merilis salah satu jagoan barunya di Tanah Air. Ini spesifikasi dan harga Galaxy Note 10 Lite di Indonesia.

Galaxy Note 10 Lite mengusung layar Infinity-O display. Menggunakan panel Super AMOLED dengan ukuran 6,7 inch dan resolusi Full HD+.

Samsung memodalinya dengan chipset Exynos 9810 yang diracik dengan RAM 8 GB. Memori internal yang diberikan berkapasitas 128 GB.

Tiga kamera terpasang di bagian belakang. Kamera utamanya 12 MP Dual Pixel dengan aperture f/1.7. Lalu ada lenas telephoto 12 MP dengan aperture f/2.4. Makin lengkap dengan kehadiran kamera ultra wide 12 MP dengan aperture f/2,2.

Sementara untuk kebutuhan selfie diberikan kamera 32 MP dengan aperture f/2.2.

Menyokong mobilitas disematkan baterai berdaya tampung 4.500 mAh. Samsung menyertakan fitur pengisian cepat 25W.

Paling terpenting ponsel ini membawa S Pen yang kemampuannya sama seperti Galaxy Note 10. Punya fitur Air Command yang memberikan pintasan pilihan perintah. Lalu kemampuan untuk menjadi remote untuk presentasi atau mengambil foto. Serta Air Gesture yang membuat stylus itu jadi seperti tongkat sihir milik Harry Potter.

Dengan semua kemampuan tadi, Galaxy Note 10 Lite dihargai Rp 8,199 juta. Ponsel ini akan dijual eksklusif lewat jaringan Erajaya Group. Tersedia dua pilihan warna, yakni Aura Glow dan Aura Black. (dtc/ram)

Kepala LL Dikti Sumut & Kadiskes Provsu Hadiri Gelar Capping Day & Pinning Day di STIKes Mitra Husada

Profesi Kesehatan adalah Profesi Mulia

LL DIKTI SUMUT: Ketua STIKes Mitra Husada Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes didampingi Drs Imran Surbakti MM menyerahkan cenderamata kepada Kepala LL Dikti Sumut Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD.

MITRA HUSADA , SUMUTPOS.CO – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada menggelar capping day dan pinning day di aula perguruan tinggi kesehatan tersebut, Sabtu (1/2). Kegiatan ini diikuti mahasiswa Program Studi (Prodi) Kebidanan Program Sarjana Kebidanan,

Prodi Kebidanan Program Diploma Tiga dan Prodi Keperawatan Diploma Tiga.

Dalam acara ini, Ketua STIKes Mitra Husada Siti Nurmawan Sinaga SKM MKes langsung menyerahkan sebanyak 125 mahasiswi STIKes Mitra Husada Medan kepada lima pimpinan rumah sakit dan klinik untuk melaksanakan praktik dinas. Terhadap mahasiswa berprestasi juga diserahkan penghargaan.

Siti Nurmawan Sinaga juga memimpin pengucapan janji mahasiswa/mahasiswi STIKes Mitra Husada untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya menurut peraturan yang berlaku dengan penuh tanggung jawab dan atas dasar kemanusiaan.

Pimpinan kampus juga meminta mahasiswa dan mahasiswi STIKes Mitra Husada untuk dapat bekerja sama serta menjaga keutuhan dan kesetiakawanan dengan teman sejawat. Demikian pula menjaga kerahasiaan yang berhubungan dengan tugasnya, kecuali jika diminta di pengadilan untuk kesaksian.

Acara dihadiri Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Sumut Prof Dian Armanto MPd MA MSc PhD, Kadis Kesehatan Provsu diwakili Kabid SDK Dinas Kesehatan Provsu Sri Suriani Purnamawati SSi Apt MKes, Ketua Yayasan Mitra Husada Drs Imran Surbakti MM, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Sumut Dr H Bahdin Nur Tanjung MM.

Turut hadir Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Sumut diwakili Arihta Sembiring SST MKes, Ketua IBI Medan Sempa Malem AM Keb, Kadiklit RSUP H Adam Malik Dra Desi Rinza Apt MKes, Direktur Diklat, Penelitian dan Kerja Sama Rumah Sakit Universitas Sumatera Utara (RS USU) dr Sake Juli Martina Sp FK, mewakili Direktur RSUD Dr Pirngadi Medan, Kabid Keperawatan RSU Mitra Sejati dan pimpinan Klinik Suryani, dosen, orangtua mahasiswa dan undangan lainnya.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Sumut Prof. Dian Armanto MPd MA MSc PhD dan Kadis Kesehatan Provsu diwakili Kabid SDK Dinas Kesehatan Provsu Sri Suriani Purnamawati SSi Apt MKes menyampaikan apresiasi terhadap kiprah STIKes Mitra Husada.

Dian Armanto yang banyak memberikan tips meraih sukses dari sejumlah tokoh dunia kepada mahasiswa menegaskan bahwa kehadiran STIKes Mitra Husada telah memberikan manfaat bagi masyarakat.

‘’Mampulah berpikir kritis, berpikir kreatif, mampu berkomunikasi dengan baik dan mampu bekerja sama dengan orang lain,’’ ucapnya.

Kepala LL Dikti Sumut juga berharap kedepannya STIKes Mitra Husada dapat meningkatkan akreditasi institusi menjadi A. Diingatkan, bahwa jumlah perguruan tinggi swasta di Sumut mengalami pengurangan dari 264 kampus menjadi 226 kampus. Ini akibat ada penggabungan dan tutup akibat tak punya lahan yang cukup, kurang sarana prasarana, dosen tak cukup dan tak ada mahasiswa. ‘’Disaat kampus lain jumlah mahasiswanya menurun, justru jumlah mahasiswa di STIKes Mitra masih bertambah,’’ sebutnya.

Sri Suriani Purnamawati mengakui STIKes Mitra Husada sangat komit dalam penyelenggaraan pendidikan bidang kesehatan yang mendukung visi pemerintah mewujudkan sumber daya manusia unggul yang akan membawa Indonesia maju. ‘’Pemerintah telah menetapkan tenaga kesehatan minimal lulusan diploma tiga dan harus memiliki uji kompetensi,’’ ujarnya.

Ketua Aptisi Sumut Dr. H. Bahdin Nur Tanjung, MM mengatakan kehadiran Kepala LL Dikti Sumut pada acara capping day dan pinning day merupakan apresiasi terhadap beragam prestasi yang dimiliki STIKes Mitra Husada. Ia memberi pujian terhadap kemampuan mahasiswa dalam berpidato dengan Bahasa Indonesia, Korea, Inggris dan Bahasa Arab. Demikian pula kemampuan lain yang ditunjukkan mahasiswa dan mahasiswi STIKes Mitra Husada.

‘’Hal ini membuktikan bahwa proses pendidikan di STIKes Mitra Husada benar-benar efektif dan berhasil. Pendidikan vokasi dan sarjana profesi yang ada di STIKes Mitra Husada telah berjalan dengan sangat baik. Pemasangan cap dan pin merupakan penghormatan yang menjadi ciri dari perguruan tinggi kesehatan. Profesi kesehatan adalah profesi mulia,’’ tuturnya.

Ia berharap kehadiran sosok tokoh internasional Florence Nightingale yang ditampilkan dalam acara capping day dan pinning day yang mendorong masyarakat dunia untuk dapat menjadi tenaga kesehatan yang sangat dibutuhkan masyarakat dan membawa kebahagiaan.

STIKes Mitra Husada yang berawal dari sebuah akademi adalah contoh sebuah perguruan tinggi yang baik di Sumut. Kedepan ia berharap STIKes Mitra Husada terus dapat berkembang menjadi sebuah institut kesehatan. Sebab perguruan ini memiliki kekuatan dan potensi yang besar.

Disebutkan Bahdin Nur Tanjung, pengabdian tenaga kesehatan yang dihasilkan STIKes Mitra Husada telah dirasakan oleh masyarakat di penjuru nusantara. Prestasi yang membanggakan dari STIKes Mitra Husada telah menjadi pilihan utama bagi lulusan SMA sederajat yang datang dari berbagai provinsi di tanah air. Tak heran disaat kampus lain jumlah mahasiswanya menurun, di sini jumlah mahasiswanya terus bertambah. (dmp)

VCN dan BizChannel@CIMB Mobile untuk Nasabah Korporasi

CIMB Niaga Luncurkan Inovasi Terbaru

BINCANG: Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan (tengah) berbincang dengan Kepala Grup Sistem Pembayaran Nilai Besar dan Perizinan SP Ritel, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ameriza M. Moesa (kiri), dan Division President, Emerging Markets, Southeast Asia Mastercard Safdar Khan (kanan) di sela peluncuran Kartu Kredit Korporasi - Virtual Card Number (VCN) dan aplikasi mobile banking BizChannel@CIMB Mobile di Jakarta, Kamis (30/1).
BINCANG: Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan (tengah) berbincang dengan Kepala Grup Sistem Pembayaran Nilai Besar dan Perizinan SP Ritel, Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ameriza M. Moesa (kiri), dan Division President, Emerging Markets, Southeast Asia Mastercard Safdar Khan (kanan) di sela peluncuran Kartu Kredit Korporasi – Virtual Card Number (VCN) dan aplikasi mobile banking BizChannel@CIMB Mobile di Jakarta, Kamis (30/1).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) hari ini meluncurkan Kartu Kredit Korporasi – Virtual Card Number (VCN) dan aplikasi mobile banking BizChannel@CIMB Mobile untuk nasabah korporasi. Inisiatif tersebut guna memudahkan nasabah korporasi untuk bertransaksi bisnis secara cepat, aman, kapan dan di mana saja.

Presiden Direktur CIMB Niaga Tigor M. Siahaan mengatakan, sejalan dengan aspirasi CIMB Niaga menjadi perusahaan perbankan digital terdepan di Indonesia, perseroan berinovasi dalam mengembangkan layanan berbasis digital untuk meningkatkancustomer experience.

“Kami berharap VCN dan BizChannel@CIMB Mobiledapat menjadi solusi yang efektif, efisien, dan aman untuk menjawab kebutuhan nasabah korporasi dalam mengelola pembayaran dan transaksi bisnis di era digital,” kata Tigor dalam acara Peluncuran VCN dan BizChannel@CIMB Mobile di Jakarta, Kamis (30/1).

Tigor menjelaskan, VCN merupakan kartu kredit Mastercard tanpa fisik yang dapat digunakan oleh nasabah korporasi untuk pembelanjaan atau pembayaran ke supplier. Kartu kredit virtual ini terdiri dari 16 digit yang dikeluarkan secara acak dan dapat digunakan untuk satu atau banyak transaksi sesuai kebutuhan, sehingga penggunaan atau transaksi menjadi lebih aman dan terkendali.

Selain itu, perusahaan juga dapat mengontrol penuh penggunaan VCN dengan mengatur penerbitannya sesuai alur persetujuan internal secara berjenjang serta menyesuaikan periode dan jumlah pemakaiannya. Dalam hal teknologi, penerbitan VCN berbasis web, batch, maupun Application Programming Interface(API) sesuai kebutuhan perusahaan.

Adapun BizChannel@CIMB Mobilemerupakan pengembangan dari layanan internet banking BizChannel@CIMB yang sebelumnya hanya dapat diakses melalui website.

Kini dengan hadirnya BizChannel@CIMB Mobile, lebih dari 35 ribu nasabah pengguna BizChannel@CIMB dapat menikmati dan menggunakan layanan ini melalui smartphone dengan cara mengunduh aplikasinya di Google Play dan AppStore.

BizChannel@CIMB Mobilemenawarkan beragam fitur menarik. Melalui aplikasi ini nasabah dapat melakukan berbagai transaksi keuangan, mulai dari manajemen pembayaran seperti pemindahbukuan, Sistem Kliring Nasional, transaksi domestik secara online, dan remitansi. Tak hanya itu, nasabah juga bisa melihat informasi saldo secara real time dan mutasi rekening; memonitor status transaksi; membayar berbagai tagihan seperti listrik dan telepon; membuka tabungan deposito berjangka; hingga membayar pajak.

Menurut Tigor, BizChannel@CIMB Mobile dirancang sebagai aplikasi yang mudah digunakan dengan mengadopsi teknologi terbaru dalam mengakses yaitu login yang cepat menggunakan biometric dan kenyamanan otorisasi transaksi yang mudah dan cepat. Dengan fungsi yang lengkap, operasional yang mudah, dan user interface yang estetis, aplikasi ini dapat menjadi pilihan utama korporasi di Indonesia.

“Sebagai bank yang mengutamakan customer experience, kehadiran VCN dan BizChannel@CIMB Mobiledengan beragam fiturnya yang menarik kami harapkan dapat memberikan pengalaman bertransaksi yang nyaman, menyenangkan, dan tetap mengedepankan keamanan nasabah,” tutup Tigor. (rel/ram)

Modal Rakyat Target Salurkan Rp500 Miliar untuk UMKM

CO Founder Modal Rakyat, Stanislaus MC Tandelililn.
Istimewa
CO Founder Modal Rakyat, Stanislaus MC Tandelililn.
Istimewa

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Fintech Modal Rakyat terus mengembangkan bisnis di Indonesia. Selain memberikan pinjaman kepada nasabah, fintech yang hadir sejak tahun 2018 yang lalu ini juga mencari pendana yang bisa dimulai dari Rp25 ribu.

CO Founder Modal Rakyat, Stanislaus M C Tandelilin mengatakan untuk menggerakkan dan membangun iknklusi keuangan tidak hanya membutuhkan peran perusahaan, partisipasi masyarakat, komunitas dan pemerintah juga sangat penting.

“Kami ingin berkontribusi dalam membangun inklusi keuangan melalui Fintech sebagai pembiayaan alternatif untuk semua sektor UMKM di seluruh Indonesia, kami berharap masyarakat bisa berkontribusi dengan menyisihkan uangnya tidak hanya untuk memperoleh imbal hasil, tetapi juga membangun UMKM,” ungkap Stanis saat berdiskusi bersama jurnalis di Medan, Jumat (31/1).

Dijelaskannya, Modal Rakyat berawal dari keprihatinan akan sulitnya akses permodalan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya pengusaha mikro di pelosok Indonesia. Modal Rakyat telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan(OJK) sejak Juni 2018.

Inklusi keuangan tentu tidak hanya sekadar mendukung UMKM dalam aspek permodalan, namun Modal Rakyat juga berkomitmen menjaga keamanan data pendana. Langkah konkret yang telah dilakukan adalah Modal Rakyat bekerja sama dengan Privy ID selaku penyedia jasa layanan Tanda Tangan Elektronik yang telah memiliki izin pada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO RI) untuk “tanda tangan elektronik” bagi Pendana.

Penggunaan tanda tangan digital/elektronik merupakan bagian dari persyaratan yang telah diamanatkan OJK untuk perusahaan teknologi keuangan (fintech). Berdasarkan UU ITE, tanda tangan digital / elektronik adalah tanda tangan yang terdiri dari informasi elektronik yang dilampirkan dan berhubungan dengan informasi elektronik lainnya.

Hingga saat ini Modal Rakyat telah menyalurkan pendanaan kepada ribuan UMKM lebih dari Rp150 Miliar. Penyaluran permodalan tidak hanya untuk usaha menengah, tetapi sebanyak 8.000 pinjaman usaha mikro juga telah tersalurkan.Partisipasi masyarakat untukmenjadi Pendana rata-rata didominasi oleh usia 18-35 tahun, dimana tergolong sebagai generasi millennial, mulai dari Rp25ribu saja.

“Modal Rakyat berharap generasi millennial semakin sadar akan pentingnya berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Bagaimana caranya? Manfaatkan p2p lending sebagai sarana mendukung permodalan UMKM secara langsung,” kata Stanis.

Sejak Juni 2018 hingga 30 Januari 2020 di pulau Sumatera tercatat sebanyak lebih dari 1.000 Pendana di Modal Rakyat. Modal Rakyat telah menyalurkan pendanaan sebanyak lebih dari Rp3 Miliar kepada lebih dari 200 UMKM di Sumatera. Di Sumatera Utara sendiri, Modal Rakyat telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp90 juta dan diharapkanakan naik secarasignifikan pada tahun ini.

“Angka ini tentu tidak sebanding dengan jumlah populasi penduduk di Sumatera, khususnya Sumatera Utara. Kami berharap dapat meningkatkan partisipasi masyarakat di Sumatera Utara untuk menjadi Pendana di Modal Rakyat,” ungkapStanis.

Modal Rakyat juga mengantongi beberapa prestasi, seperti dinobatkan sebagai pemenang program Digitaraya Google Launchpad, Finalis NTT Docomo Startup Challenge Award, Finalis Best Newcomer Tempo Award, serta telah mengantongi Sertifikasi ISO 27001:2013. (rel/ram)

Polres Humbahas Ungkap Pelaku Kejahatan, 2 Pemakai Ganja, 1 Jurtul Togel Ditangkap

Kapolres Humbahas, Rudi Hartono saat memberikan keterangan pers.
Kapolres Humbahas, Rudi Hartono saat memberikan keterangan pers.
Kapolres Humbahas, Rudi Hartono saat memberikan keterangan pers.
Kapolres Humbahas, Rudi Hartono saat memberikan keterangan pers.

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Kepolisian Resort Humbang Hasundutan berhasil menangkap dua pelaku pemakai ganja dan satu juru tulis togel online, disampaikan Kepala Kepolisian Resort Humbang Hasundutan, AKBP Rudi Hartono.

Ketiga pelaku ditangkap dilakukan dilokasi yang berbeda. Pengungkapan kasus pertama dengan tersangka Jeppri Prikles Sihombing (34) warga Sibatubatu Desa Sibuntoan Parpea Kecamatan Lintong Nihuta, Jumat (31/1) lalu sekira Pukul 10.00 Wib.

Terdangka Jepri ditangkap tak jauh dari kediamannya tepatnya belakang sekolah SMA HKBP Lintong Nihuta.

“ Ia terbukti membawa narkotika jenis ganja dengan jumlah 1 paket bungkus plastik transparan kecil dengan berat 25 gram,” kata AKBP Rudi didampingi Kasubag Humas, Aiptu S Purba, Minggu (2/1) di Dolok Sanggul.

Kemudian, Rikki Martin Lumbangaol (21) mahasiswa USU Jurusan Sastra Daerah Warga Siborboron Desa Siborboron Kecamatan Dolok Sanggul, ditangkap di warung milik Sahata Munte Dusun Lumbun Luhut Desa Siborboron Kecamatan Dolok Sanggul, Sabtu (1/2) kemarin sekira pukul 21.30 WIB. Dari tangan Rikki berhasil disita barang bukti yang berhasil disita 1 plastik berisikan ganja dengan berat 3,89 gram. “Dari hasil penyelidikan bahwa pelaku memiliki ganja itu untuk dipakai,” ujar Rudi.

Selanjutnya pada dihari yang sama, Only Siregar (51), warga Desa Lumban Sialaman Kecamatan Paranginan, ditangkap sekira pukul 15.15 WIB. Dari hasil penggeledahaan, pelaku merupakan juru tulis tebakan nomor togel secara online.” Disita dari tersangka uang Rp661.000 dan 1 buah buku tafsir, 1 buah buku doble folio berisikan nomor tebakan togel dan 1 unit hp advan yang berisikan transaksi tebakan nompr togel melalui situs www.istanaimpsabhara,” katanya.“ Untuk kedua pemakai ganja (Jepri dan Rikki) akan dijerat pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf (a) Undang undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 4 tahun penjara maksimal 12 tahun penjara,” terangnya. (des/btr)

Kepala BKD Binjai Mangkir dari Pemeriksaan Inspektorat

ILUSTRASI.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Namun Pemko Binjai menepis terkait pemeriksaan itu bukan terkait baliho Amir Hamzah yang tersebar di beberapa titik di Kota Binjai.

“Bukan soal baliho. Bukan sesuatu hal, ibaratnya menjadi permasalahan itu. Tapi atas ada beberapa orang menanyakan. ASN itukan mau berencana mencalonkan. Apakah melanggar kode etik atau tidak,”kata Sekretaris Daerah Kota Binjai, M Mahfullah Daulay saat dimintai tanggapannya, terkait pemeriksaan Kepala BKD Binjai, baru-baru ini.

“Saya enggak bisa jawab. Ya biarkan diperiksa untuk kebutuhan masyarakat. Nanti diumumkan. Kalau terbukti, dilihat pelanggarannya sampai di mana,” sambung mantan Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Binjai ini.

Informasi yang beredar, Amir mencalonkan diri menjadi sebagai Wakil Wali Kota berpasangan dengan Suheldi ini tidak menghadiri pemeriksaan.

Namun, Sekdako Binjai enggan menanggapi ketihadiran Amir Hamzah.

Dia malah menjelaskan, soal kompetensi yang dilakukan Inspektorat sebagai kelembagaan dari Pemko Binjai juga sekaligus sebagai auditor. “Kebutuhan akan pemeriksaan itu, kebutuhan berdasarkan permasalahan-permasalahan yang harus diselesaikan. Nah, Inspektorat melakukan pemeriksaan dan penelusuran,” beber dia.

Kepada masyarakat, dia meminta untuk sabar. Sebab, Inspektorat sedang bekerja.

“Mereka lagi bekerja, tunggu saja hasilnya. Saya enggak tahu masalah itu, kalau enggak datang, pastilah beliau memberikan keterangan,” kata dia.

Dia menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat adalah sebuah lembaga internal. Bukan pemeriksaan pidana yang dilakukan penyidik dari lembaga penegak hukum.

“Kita lihat saja nanti. Intinya, rekam kalimatku. Biarkan berjalan dan bekerja. Artinya, kita menghormati itu. Toh nantikan terjawab. Adakah pelanggaran-pelanggaran atau kode etik lainnya. Jadi, kerja ini tidak ada hal pribadi atau sentimentil. Tapi menjawab publik yang menanyakan,” tukasnya. (ted/han)