Home Blog Page 4968

Formasi Penerimaan CPNS 2019-2020 di Sumatera Utara

PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.
PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.

Pendaftaran: 11 November 2019 (mulai)
Laman: https://sscasn.bkn.go.id
Instansi: 68 Kementerian/Lembaga dan 462 Pemda

Formasi:

  • Total : 197.111 Formasi
  • Pusat : 37.854 Formasi
  • Daerah : 159.257 Formasi

Rincian Formasi:

PEMERINTAH DAERAHJUMLAH FARMASI
Provinsi Sumatera Utara 306
Kab. Deli Serdang 111
Kab. Karo 261
Kab. Tapanuli Tengah 249
Kab. LabuhanBatu 166
Kab. Dairi 285
Kab. Tapanuli Utara 249
Kab. Tapanuli Selatan 129
Kab. Asahan 186
Kab. Nias 227
Kab. Toba Samosir 99
Kab. Mandailing Natal290
Kab. Humbang Hasundutan 57
Kab. Pakpak Bharat186
Kab. Serdang Bedagai104
Kab. Padang Lawas127
Kab. Padang Lawas Utara136
Kab. Batubara 187
Kab. Labuhanbatu Selatan 35
Kab. Labuhanbatu Utara 179
Kab. Nias Barat203
Kab. Nias Utara204
Kota Medan193
Kota Tebingtinggi277
Kota Binjai 84
Kota Pematangsiantar90

Bagi Anda yang berminat ingin menjadi PNS, inilah mekanisme dan alur dalam tahap pendaftaran CPNS 2019 :

  1. Buka portal SSCASN : http://sscasn.bkn.go.id
  2. Buat akun SSCASN 2019 dengan menggunakan NIK dan nomor Kartu Keluarga atau NIK kepala keluarga
  3. Login menggunakan password NIK dan password yang telah di daftarkan. Setelah itu unggah foto diri dengan memegang KTP dan informasi akun
  4. Lengkapi biodata dengan benar
  5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan
  6. Lengkapi data, dan kemudiah unggah dokumen
  7. Cek resume dan cetak kartu pendaftaran SSCN 2019

Tolak UMP Sumut Rp2,49 Juta, Buruh Ancam Turun ke Jalan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Elemen buruh di Sumatera Utara menolak kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumut 2020 sebesar Rp2,49 juta. Wujud konkrit penolakan yang mereka lakukan, melakukan aksi turun ke jalan dengan estimasi massa ribuan buruh dari beberapa perusahaan.

“Ada (rencana aksi demonstrasi dan turun ke jalan). Tapi belum kita rapatkan, nanti kita kabari. Rencana minggu depan,” kata Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut, Willy Agus Utomo menjawab Sumut Pos, Senin (28/10)n

Dalam aksi nanti, FSPMI tidak sendiri. Mereka akan mengajak delapan elemen buruh lain yang ada di Sumut. Estimasi sementara massa aksi yang akan turun tersebut, sebut Willy, sebanyak 2.000-an orang. “Mungkin minggu depan sudah tahu. Sekitar 2.000-an buruh akan turun. Kita juga akan ajak gabung elemen serikat buruh lain yang tergabung dalam Gerbang (Gerakan Buruh Bangkit). Mungkin ada sekitar 8 organisasi buruh di Sumut,” katanya.

Sebelumnya buruh metal menegaskan, menolak kenaikan UMP Sumut 2020 yang hanya naik sebesar 8,51 persen atau naik menjadi Rp2,49 juta. “Kami menolak kenaikan UMP Sumut tahun 2020, itu sangat tidak layak bagi kaum buruh, kami minta kenaikan UMP Sumut Rp3 juta dan UMK Medan dan kabupaten lain sebesar Rp3,7 juta – Rp4 juta,” ujar Willy didampingi Sekretaris Tony Rickson Silalahi.

Menurut dia UMP Sumut sudah selayaknya naik 15-20 persen atau sebesar Rp3 juta. Sebagaimana disebutkan dalam surat edaran Menaker, sambung dia, kenaikan UMP mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan yang selama ini ditolak buruh Indonesia. Kata Willy, seharusnya yang dilakukan pemerintah adalah segera merevisi PP 78/2015, khususnya terkait dengan pasal mengenai formula kenaikan upah minimum. “Dengan demikian, dasar perhitungan UMP harus didahului dengan survei kebutuhan hidup layak (KHL) di pasar,” katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, KHL yang digunakan dalam survei pasar adalah KHL yang baru, yang sudah ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya. Adapun KHL yang baru tersebut berjumlah 78 item dari yang sebelumnya 60 item. Menurut informasi, bilang dia, KHL baru sudah disepakati Dewan Pengupahan Nasional berjumlah 78 item. Namun demikian, FSPMI menghitung KHL baru adalah 84 item.

“Jika perhitungan kenaikan upah minimum dihitung berdasarkan KHL yang baru tersebut, maka kenaikan upah minimum tahun 2020 berkisar 15 – 20 persen. Oleh karena itu buruh menolak kenaikan upah minimum sebesar 8, 51 persen,” katanya.

Belum Teken

Sementara itu, Dinas Ketenagakerjaan Sumut mengungkapkan, hingga kemarin (28/10), surat keputusan (SK) Gubernur sekaitan penetapan UMP Sumut 2020 belum ditandatangani Gubsu Edy Rahmayadi. “Sampai sekarang belum. Malah info yang kita dengar, masih di Biro Hukum karena belum selesai dieksaminasi,” ujar Kabid Hubungan Industrial Disnaker Sumut, Maruli Silitonga.

Pihaknya berharap, sebelum 1 November nanti, SK penetapan UMP Sumut 2020 sudah dapat diumumkan ke publik. Kemudian dari SK UMP Sumut itu pula, bisa dipakai menjadi acuan penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2020 oleh Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota.

Sementara itu Kepala Biro Hukum Setdaprovsu, Andy Faisal yang ditanyakan lagi ihwal ini menegaskan, sudah selesai diperiksa oleh pihaknya. “Kalau di kami sudah. Sudah saya teken itu SK-nya. Tinggal menunggu pimpinan saja,” tandasnya. (prn)

Pendaftaran Dibuka Online 11 November, Pelamar CPNS, Siapkan Berkas!

PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.
PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.
PERSIAPAN: Seorang pelamar Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) membaca kisi-kisi test CASN sebagai persiapan sebelum mengikuti ujian. Sesuai rilis resmi pemerintah, pendaftaran CASN 2019 dibuka mulai 11 November mendatang.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pemerintah akhirnya merilis jadwal pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), yakni dimulai 11 November 2019. Pendaftaran CPNS yang dibuka untuk 68 Kementerian/Lembaga dan 462 di Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota, sepenuhnya dilakukan secara online melalui laman SSCASN.BKN pada tanggal 11 November 2019. Untuk itu, para calon pelamar diminta mulai menyiapkan berkas.

“SAYA hari ini menandatangani pendaftaran CPNS,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo, saat dikonfirmasi, Senin (28/10).

Berdasarkan catatan, pelamar hanya boleh melamar untuk satu instansi dan formasi jabatan di Kementerian/Lembaga ataupun Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Seluruh tahap tes akan dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Tahap tes tersebut antara lain Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dimulai pada Februari 2020, dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

“Dokumen yang perlu disiapkan pelamar untuk diunggah ke dalam portal https://sscasn.bkn.go.id di antaranya scan KTP asli, foto, swafoto, ijazah dan transkrip nilai asli, serta beberapa dokumen pendukung lainnya yang dipersyaratkan oleh instansi,” kata Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan, Senin (28/10).

Ridwan menjelaskan, dalam masa pengumuman ini, instansi yang membuka formasi CPNS 2019 diminta untuk mempublikasikan pengumuman resmi di situs web dan media sosial masing-masing.

Pemerintah akan membuka 197.111 formasi, yang terdiri dari instansi pusat sebanyak 37.854 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan instansi daerah 159.257 formasi pada 462 pemerintah daerah.

Terdapat dua jenis formasi yang dibuka pada CPNS tahun 2019 ini, yaitu formasi umum dan formasi khusus. Formasi khusus meliputi cumlaude, diaspora, dan disabilitas pada instansi pusat dan daerah, serta formasi khusus putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis pada instansi pusat.

Sedangkan formasi jabatan yang dibuka adalah tenaga pendidikan, kesehatan, dosen, teknis fungsional, dan teknis lainnya. Tiga besar formasi pada penerimaan CPNS kali ini adalah guru (63.324 formasi), tenaga kesehatan (31.756 formasi), dan teknis fungsional (23.660 formasi).

Pemerintah tidak membuka formasi tenaga administrasi di tahun ini, karena jumlahnya sudah hampir separuh dari total di Indonesia. Sehingga, pada rekrutmen kali ini, pemerintah fokus membuka formasi untuk jabatan yang berkontribusi memberikan perubahan.

“Selanjutnya perlu kami sampaikan bahwa saat pendaftaran daring telah dibuka, masyarakat diharapkan terlebih dahulu membaca dan memahami segala ketentuan pendaftaran yang akan tertuang pada portal SSCASN,” ujar Ridwan.

Jika memang menemukan kesulitan, pelamar dapat memperlajari informasi yang ada pada kanal Frequently Asked Question (FAQ). “Jikapun FAQ tidak dapat memberikan jawaban atas persoalan pendaftaran, BKN menyediakan kanal helpdesk daring dalam portal yang dapat dijadikan sebagai media pengaduan,” tutur Ridwan.

Dalam kanal ini, lanjut Ridwan, tertuang sejumlah tahapan pengaduan yang dapat dilakukan pelamar untuk kemudian disampaikan solusi oleh petugas helpdesk daering.

Pemerintah mengingatkan agar para calon pelamar berhati-hari terhadap kemungkinan penipuan berkaitan dengan proses penerimaan CPNS tahun 2019. Perlu diinformasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan.

Masih Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan, menurutnya, jumlah penerimaan tahun ini terpantau berkurang dari seleksi di tahun sebelumnya.

Sebagai perbandingan, pada seleksi CPNS 2018 lalu, total lowongan yang disediakan mencapai 238.015 formasi, di mana 51.271 posisi diantaranya ditempatkan di pemerintah pusat.

Saat ditanya kementerian/lembaga mana yang pada CPNS 2019 menyediakan bangku paling banyak, Ridwan mengaku belum mengetahuinya secara pasti. “Kita belum tahu. Jadi kami (BKN) baru menerima totalnya, tapi berapa-berapanya saya tidak tahu. Karena masing-masing ada di amplop yang dibagikan kepada tiap instansi,” pungkas Ridwan.

BUMN Turut Buka Lowongan

Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN turut membuka formasi lowongan calon pegawai negeri sipil atau CPNS 2019. Pendaftaran administrasi CPNS akan digelar dalam waktu dekat.

“Untuk formasi nasional, pendaftaran CPNS Kementerian BUMN akan digelar sekitar November,” ujar Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian BUMN Ferry Andrianto, kemarin.

Ferry mengatakan Kementerian BUMN telah menyerahkan formasi CPNS 2019 kepada Badan Kepegawaian Nasional atau BKN. Adapun tahun ini, Kementerian BUMN membuka 25 lowongan. Kementerian BUMN telah mengumumkan pembukaan lowongan CPNS melalui akun media sosial Twitter resminya.

“Sebentar lagi Kementerian BUMN akan membuka lowongan bagi CPNS 2019 lohh.. Yuk, ajak teman, keluarga, pacar dan gebetan kamu buat gabung jadi bagian dari keluarga Kementerian BUMN,” tulis akun resmi Kementerian.

Akun Twitter itu juga menginformasikan bahwa pengumuman teranyar terkait pendaftaran CPNS BUMN tertera dalam situs resmi bumn.go.id.

Pemkab Dairi Buka 285 Formasi

Sebelumnya, sejumlah pemerintah daerah di Sumut telah mengumumkan jumlah formasi penerimaan CPNS di lingkungannya masing-masing. Pemko Medan misalnya, mengusulkan penerimaan 193 formasi.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi membuka formasi CPNS tahun 2019 sebanyak 285 orang. Jumlah ini sesuai surat Kemenpan-RB,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Suasta Ginting melalui Plt Kabag Humas Pemkab Dairi, Palti Pandiangan, Senin (28/10).

Formasi CPNS sebanyak 285 orang tersebut terdiri dari tenaga pendidikan 222 orang dan tenaga kesehatan 63 orang. Pemkab Dairi siap melaksanakan tahapan-tahapan selanjutnya setelah ada petunjuk lebih lanjut dari Kemenpan-RB.

Ditanya kapan akan dibuka pendaftaran dan berapa dana yang ditampung pada anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Dairi tahun 2019 untuk perekrutan CPNS dimaksud, Suasta menyebut akan dikoordinasikan lebih lanjut.

“Masyarakat khususnya yang ingin mendaftar, agar tetap memantau webside Kemenpan-RB, sehingga mengetahui perkembangan perekrutan CPNS,” ucap Ginting.

Pemprov DKI Rekrut 2.998 CPNS Tahun 2019

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 sebanyak 2998 orang. Kepala BKD DKI Jakarta Chaidir mengatakan, 2998 orang itu untuk mengisi tiga sektor.

“Kurang lebih ada 2.998 orang untuk mengisi tiga sektor, yakni pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis administrasi lainnya,” ujar Chaidir saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).

Namun, ia tak menjelaskan secara rinci berapa saja slot yang dibutuhkan dari tiga sektor itu. Ia mengatakan, jumlah yang ditentukan Menpan untuk penerimaan CPNS ini lebih sedikit dibandingkan yang diajukan BKD sebelumnya. Chaidir mengatakan, pihaknya sebelumnya mengajukan 2500 orang untuk CPNS dan 11.150 orang untuk P3K.

“Nah untuk PNS ini kita ajukan 2500, yang untuk P3K kita ajukan 11.150 sedianya untuk menampung tenaga yang K2. Namun yang P3K ini tidak turun, yang diturunkan formasi CPNS,” kata Chaidir. (rud/kps/bbs)

Desa Persiapan Batu Karang Kuta Terbentuk

SOLIDEO/SUMUT POS INSTRUKSIKAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana, mengintruksikan kepada Kabag Pemdes untuk menjemput surat kode Register ke Pemprov Sumut.
INSTRUKSIKAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana, mengintruksikan kepada Kabag Pemdes untuk menjemput surat kode Register ke Pemprov Sumut.
INSTRUKSIKAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana, mengintruksikan kepada Kabag Pemdes untuk menjemput surat kode Register ke Pemprov Sumut.
SOLIDEO/SUMUT POS

KARO, SUMUTPOS.CO – Warga Batukarang Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, kini bisa bernafas lega. Pasalnya, aspirasi mereka selama ini tentang pemekaran desa yang diusulkan ke Pemda Karo telah disetujui, hingga dilakukan tahapan demi tahapan dan cek secara faktual telah diajukan oleh tim pemekaran yang dibentuk Bupati Karo selama ini.

Secara adminitrasi telah memenuhi untuk dapat dilakukan pemekaran, sehingga proses selanjutnya bupati karo sesuai ketentuan perundang undangan tentang pelaksanaan penataan desa, menyurati kepada Gubernur Sumatera Utara untuk dapat menerbitkan kode Register Desa persiapan Batu Karang kuta.

Akhirnya, setelah melalui proses yang panjang, Desa Batukarang Kuta yang merupakan pemekaran dari desa induk, yakni Desa Batukarang Kecamatan Payung, Kabupaten Karo telah mendapatkan kode register dari Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Sesuai undang-undang, desa persiapan akan diberlakukan selama 1-3 tahun. Hal itu diungkapkan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, SH, Senin (28/10)

Disebutkan Terkelin Brahmana , sesuai surat bupati karo Nomor: 140/3199/Bina Pemdes/2019 tanggal 16 Agustus 2019 tentang Permohonan Penerbitan Kode Register Desa Persiapan Batukarang Kuta, maka surat tersebut telah disetujui oleh Gubernur Sumatera Utara nomor : 414.3/I/089 tanggal 25 Oktober 2019, ungkapnya.

Menindaklanjuti ini, Bupati karo Terkelin Brahmana, SH menugaskan Kabag Pemdes Eva Angela segera melakukan kordinasi dengan pihak Pemprov Sumut terkait surat kode register, supaya dapat diterima secara fisik dan tidak mengandalkan hanya melalui komunikasi.

Menyahuti tersebut, Kabag Pemdes/Kelurahan Sekretariat Daerah Kabupaten Karo, Eva Angela S.SS, MM, mengatakan, malam ini dirinya juga akan langsung turun ke Medan, Selasa (29/10) akan menerima surat kode Register dari gubernur Sumatera Utara, sesuai intruksi bupati karo.

Lebih lanjut, Eva menuturkan kode register ini sudah diterima, bahwa desa induk Batukarang Kecamatan Payung memiliki kode Register 12.06.11.2012 sedangkan desa persiapan Kec. Payung Batukarang Kuta, kode register 12.06.11.2012.0001.

Selanjutnya ungkap Eva, setelah menerima surat kode register ini, Pemkab Karo akan menindaklanjuti sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dia menambahkan dana desa yang bersumber dari APBN juga akan diberikan oleh pemerintah pusat setelah nomor kode desa diterbitkan Kementerian Dalam Negeri RI Direktorat Jenderal Pemberdayaan Masyarakat Desa di Jakarta. Karena itu, ia menyebut peresmian desa persiapan adalah momentum awal dalam pelaksanaan pemerintahan desa yang baik, bersih, dan transparan.

Pemkab Karo akan terus memantau Desa Persiapan Batukarang Kuta. Dengan keterlibatan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait termasuk kecamatan, dirinya berharap proses desa persiapan ini menuju desa definitif berjalan lancar demi percepatan dan pemerataan pembangunan di desa itu sesuai harapan Bapak Bupati Karo. (deo/han)

Pilkades Serentak di Dairi, P2KD Seleksi 5 Balon Kepala Desa

SELEKSI: Mantan Kades Pangguruan Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi,Hotman Sihotang sedang mengikuti seleksi bakal calon Kepala Desa serentak tahun 2019 di Aula Sekretariat Pemkab Dairi, Senin (28/10). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SELEKSI: Mantan Kades Pangguruan Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi,Hotman Sihotang sedang mengikuti seleksi bakal calon Kepala Desa serentak tahun 2019 di Aula Sekretariat Pemkab Dairi, Senin (28/10).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SELEKSI: Mantan Kades Pangguruan Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi,Hotman Sihotang sedang mengikuti seleksi bakal calon Kepala Desa serentak tahun 2019 di Aula Sekretariat Pemkab Dairi, Senin (28/10). RUDY SITANGGANG/SUMUT POS

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2KD) di 4 Desa Kabupaten Dairi menggelar seleksi bakal calon (Balon) Kepala Desa. Seleksi balon kades dilaksanakan di Aula Sekretariat Pemkab Dairi, Senin (28/10).

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Dairi, Junihardi Siregar di sela-sela pelaksanaan seleksi balon kades, Senin (28/10) mengatakan, ke-4 desa yang melaksanakan ujian balon kades yakni Desa Perjuangan dan Desa Pangguruan, Kecamatan Sumbul. Desa Batugungun, Kecamatan Gunung Sitember, Desa Jumagerat Kecamatan Tigalingga. Disampaikan Junihardi, ke-4 desa dimaksud terpaksa melaksanakan seleksi karena pendaftar bakal calon kades melebihi jumlah maksimal, yakni lebih dari 5 calon.

Junihardi menerangkan, pelaksana seleksi ini dilakukan P2KD, dan Dispemdes hanya memfasilitasi. Materi ujian disusun tim kabupaten, dan hasil seleksi diperiksa dan ditetapkan P2KD. Pilkades yang direncanakan digelar 12 November 2019 untuk periode 2019-2025 mendatang merupakan Pilkades serentak ke-3.

Berita acara hasil seleksi akan diumumkan dan ditempelkan P2KD di Kantor desa dan Kantor Dispemdes dengan penilaian peraih nilai tertinggi. “Dana Pilkades serentak tahun 2019 sekitar Rp900 juta. Semua pelaksanaan Pilkades ditanggung APBD dan APBDes. Tidak diperbolehkan memungut biaya apapun terhadap calon Kades,”pungkasnya. (rud/han)

Diguyur Hujan, Peringatan Sumpah Pemuda Pemerintah Kota Tebingtinggi Berjalan Lancar

HORMAT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan OPS memberikan hormat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda. sopian/sumut pos
HORMAT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan OPS memberikan hormat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda.
sopian/sumut pos
HORMAT: Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan, Wakil Wali Kota Oki Doni Siregar dan OPS memberikan hormat pada peringatan Hari Sumpah Pemuda. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Tebingtinggi memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-91 tahun 2019, dipimpin Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi di Lapangan Merdeka, Jalan Sutomo Tebingtinggi, Senin (28/10). Meski dibawah guyuran hujan, upacara tetap berjalan lancar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Wali Kota Tebingtinggi, Oki Doni Siregar, Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel, Dandim 0204/DS diwakili, Sekdako Marapusuk Siregar, Ketua pengadilan agama, para Asisten, staf ahli, OPD, Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi.

Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga RI dengan tema Bersatu Kita Maju. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda, hanya dengan peratuan kita dapat mewujudkan cita cita bangsa.

Menurut AKBP Sudani, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau, satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi, sehingga memungkinkan para pemuda untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif.

Selanjutnya, tema bersatu kita maju, sesungguhnya diperuntukkan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena ditangan pemudalah indonesia bisa lebih maju.

AKBP Sunadi meminta agar para pemuda semangat terus dalam menatap dan ikut membangun dunia, serta harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan pemberian penghargaan kepada Sri Dewi, pelajar pelopor keselamatan lalulintas dan angkutan jalan 2019 keluar juara I tingkat Provinsi Sumut, dan Bobby Tribuana Rizky jambore Pemuda Indonesia Provinsi Sumut peringkat II provinsi Sumut. (ian/han)

Gedung Eks Rumah Sakit Herna Nyaris Terbakar

PADAMKAN: Mobil Damkar milik Pemko Tebingtinggi mencoba memadamkan api. sopian/sumut pos
PADAMKAN: Mobil Damkar milik Pemko Tebingtinggi mencoba memadamkan api.
sopian/sumut pos
PADAMKAN: Mobil Damkar milik Pemko Tebingtinggi mencoba memadamkan api. sopian/sumut pos

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Diduga akibat hubungan arus pendek listrik (Korsleting), gedung eks Rumah Sakit Herna di Jalan Veteran Kota Tebingtinggi, nyaris ludes dilahap si jago merah, Senin (28/10).

Meski tak ada korban jiwa, akibat hubungan arus pendek listrik tersebut, tiga unit mobil Damkar milik Pemko Tebingtinggi sempat turun ke lokasi kejadian untuk memadamkan api.

Salah seorang saksi, Sangkot pedagang kaki lima di seputaran Jalan Veteran Kota Tebingtinggi mengatakan, awalnya melihat kepulan asap hitam dari dalam bangunan eks Rumah Sakit Herna. Takut ada kebakaran, warga pun melaporkan ke polsek terdekat.

“Sedang berjualan, tiba tiba ada orang berteriak ada kebakaran, saat dilihat kepulan asap sudah membumbung tinggi dari dalam bangunan eks Rumah Sakit Herna,” jelasnya.

Kepala SPKT A Polres Tebingtinggi, Aiptu Terlaksana Sembiring yang ditemui di lokasi kebakaran membenarkan adanya peristiwa ini. “Asap berasal dari percikan api yang diduga terjadi akibat dari adanya hubungan arus pendek listrik di bekas ruangan pertemuan gedung rumah sakit itu,” jelas Aiptu Terlaksana Sembiring. (ian/han)

Angka Stunting di Sumut 32,39 %

STUNTING: Dua balita warga Dusun Sirongit, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami stunting. FAJAR DAME HARAHAP/sumut pos
STUNTING: Dua balita warga  Dusun Sirongit, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami stunting.
FAJAR DAME HARAHAP/sumut pos
STUNTING: Dua balita warga Dusun Sirongit, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, mengalami stunting. FAJAR DAME HARAHAP/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sekretaris Daerah Provinsi Sumut (Sekdaprovsu), R Sabrina mengungkapkan, pengentasan stunting (gagal tumbuh pada anak balita) di Sumatera Utara melihat faktor penyebab, bukan setelah terjadinya stunting. Tapi kenapa anak-anak stunting.

“Pengentasan stunting yang dilakukan di seluruh kabupaten/kota di Sumut melihat dari faktor penyebab, baik itu mulai dari usia kandungan dan gizi yang untuk para ibu-obu hamil,”ujar Sekdapropsu R Sabrina, Senin (28/10), usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tingkat Provsu di lapangan Ika Bina Rantauprapat.

Menurut Sabrina, pengentasan stunting mesti dimulai dari bagaimana perawatan anak-anak dalam usia kandungan. Sehingga pemerintah juga ikut memperhatikan perkembangan kesehatan para ibu hamil.

“Jadi ada program pemerintah juga untuk ibu hamil dan melahirkan,” kata dia.

Berikutnya setelah anak lahir, lanjut Sabrina, ada juga program pemerintah untuk penguatan gizi bagi para balita. Stunting juga, kata dia, dipengaruhi oleh kualitas sanitasi lingkungan yang ada dan sangat diperlukan.

Ditambahkan Sabrina, apabila semua sektor terlibat dan bersatu menjalankan program pemerintah, maka tugas untuk menurunkan angka stunting semakin berkurang.

“Terpenting kesadaran dari keluarga masing- masing terhadap kesehatan. Termasuk mesti memperhatikan ibu hamil, anak balita dan bagaimana generasi muda menghindari pengaruh negatif,” tandasnya.

Sementara itu, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar tahun 2018, Pravalensi balita stunting di Labuhanbatu mencapai 36,37 persen.

“Angka stunting di Labuhanbatu, untuk anak umur 0 sampai 59 bulan sebesar 36,37 persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara, Alwi Mujahit, Senin (28/10). Di antaranya, kata dia, dua orang balita yang ditemukan di Dusun Sirongit, Desa Tanjung Siram, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu.

Stunting menurutnya adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang. Terutama pada periode 1.000 hari pertama Kehidupan (1.000 HPK). Yaitu dari janin hingga anak berusia 2 tahun.

“Anak tergolong stunting apabila tinggi badan atau panjang badan berada di bawah minus dua standard deviasi panjang atau tinggi anak seusianya,” bebernya.

Sementara se-Sumut, angka stunting sebesar 32,39 persen. Artinya, setiap 100 balita di Sumatera Utara, ada 32 orang lebih yang stunting.

“Sumatera Utara ada 32,4 % atau 3 dari 10 anak balita mengalami stunting, keadaan ini lebih tinggi dari Nasional (30,8%). Dari hasil Riskesdas 2013, Sumut pada urutan ke-6 dan tahun 2018 turun menjadi urutan ke-14,” jelasnya

Meski belum mendapat data pravalensi balita stunting di tahun 2019, Pemprovsu kata dia berupaya menekan angka ke level 27 persen.

“Tapi untuk 2019 belum diperoleh datanya. Kita masih berupaya menekan angkanya dengan target hanya 27 persen,” papar Alwi.

Sejumlah strategi percepatan penanggulangan dan pencegahan stunting dilakukan. Di antaranya, dengan menetapkan lima pilar. Yakni, komitmen dan visi Pemerintahan, Kampanye Nasional dan Komunikasi. Perubahan Prilaku Konvergensi, Koordinasi dan konsolidasi Program Pusat, daerah dan Desa. Memudahkan akses Ketahanan Pangan dan Gizi serta pemantauan dan evaluasi(*)

Pematang Jaya Raih Anugerah Kecamatan Giat Literasi

LITERASI: Kadis Pendidikan Langkat, H.Syaiful Abdi menghadiri puncak festival Literasi Kecamatan Pematang Jaya tahun 2019.
LITERASI: Kadis Pendidikan Langkat, H.Syaiful Abdi menghadiri puncak festival Literasi Kecamatan Pematang Jaya tahun 2019.
LITERASI: Kadis Pendidikan Langkat, H.Syaiful Abdi menghadiri puncak festival Literasi Kecamatan Pematang Jaya tahun 2019.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Kadis Pendidikan H.Syaiful Abdi menghadiri puncak festival Literasi Kecamatan Pematang Jaya tahun 2019, di Lapangan Sepakbola Desa Sarang Jaya, Kecamatan Pematang Jaya, Langkat, Minggu (27/10).

Pelaksanaan kegiatan untuk kedua kalinya, Kecamatan Pematang Jaya mendapat penghargaan, yakni Anugrah Literasi kategori Kecamatan Giat Literasi dari Forum Masyarakat Literasi Indonesia (Formalindo). Piagam penghargaan itu langsung diserahkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Formalindo Agus Marwan, kepada Camat Pematang Jaya Ahmad Fitria, disaksikan Kadis Pendidikan. Kadis Pendidikan pada sambutannya, sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan yang dilaksanakan Kecamatan Pematang Jaya diikuti kecamatan lainnya. “Selain berdampak positif bagi kemajuan daerah, dapat juga meningkatkan minat baca seluruh lapisan masyarakat,” sebutnya.

Dengan rajin membaca tentunya, terang Kadis Pendidikan, mampu meningkatkan SDM dengan terus bertambahnya ilmu pengetahuan dan wawasan. “Artinya, ketika masyarakat suatu daerah tidak ketinggalan informasi, maka kemajuan daerahnya akan dapat diraih,”sebutnya.

Dijelaskan Kadis Pendidikan, literasi adalah suatu kemampuan seseorang untuk menggunakan potensi dan keterampilan dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan aktivitas membaca dan menulis.

“Saya mengucapkan terima kasih dengan terlaksananya acara ini, yakni festival yang mencerdaskan anak bangsa, serta mengucapkan selamat atas penghargaan yang diterima,” sampainya. Senada, Sekjen Formalindo Agus Marwan menyebutkan, pihaknya sangat mengapresiasi Kecamatan Pematang Jaya, karena pertama kali yang melaksanakan program pengembangan literasi secara konsisten dan berkesinambungan dengan melibatkan masyarakat. “Semoga dapat dipertahankan dan menjadi virus bagi daerah lainnya untuk ikut melaksanakannya,”ungkapnya.

Sementara Camat Pematang Jaya, menyampaikan terimakasih kepada Bupati Langkat beserta jajaran Pemkab Langkat dan semua pihak, atas dukungannya hingga kegiatan ini terlaksana dengan sukses dan meriah. Untuk pelaksanaannya, terang Fitria, selama 10 hari dimulai dari 17 sampai 26 oktober, diisi dengan 23 perlombaan dan kegiatan literasi diikuti ratusan peserta, mulai dari pelajar tingkat PAUD, SD, SMP, SMA sederajat sampai dewasa (umum), bahkan semua desa juga mengutus perangkatnya untuk mengikuti kegiatan. “Sedangkan pada 27 oktober adalah acara puncak, sekaligus pemyerahan piagam dan hadiah bagi peserta yang meraih juara,” terangnya. (bam/han)

dr Sugianto Dilantik sebagai Kadis Kesehatan Binjai

DILANTIK: Sekda melantik 6 pejabat di lingkungan Pemko Binjai teddy/sumut pos
DILANTIK: Sekda melantik 6 pejabat di lingkungan Pemko Binjai 
teddy/sumut pos
DILANTIK: Sekda melantik 6 pejabat di lingkungan Pemko Binjai teddy/sumut pos

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham, dr Sugianto dilantik sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kota Binjai. Tiga hari program kerjanya, akan menerapkan Program Si-IBAN.

Pelantikan Sugianto juga bersamaan 5 pejabat eselon III setingkat kepala bidang oleh Sekretaris Daerah Mahfullah Daulay di Pendopo Umar Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Senin (28/10).

Adapun 5 pejabat eselon III dimaksud yakni, Ruslianto sebagai Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Nelly Rosa Hasibuan sebagai Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Darwis sebagai Kepala Bidang Sarana dan Prasarana pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, dan Zulfan sebagai Kepala Bidang Tata Ruang Kota pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Binjai.

Sekda mengatakan, pelantikan dan mutasi jajaran pejabat pada instansi pemerintah merupakan bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan serta bagian dari pola pembinaan karir aparatur.

“Khusus pada bidang kesehatan, saudara harus segera menyusun program dan kegiatan yang lebih mengarah pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat akan pola hidup sehat, peningkatan kualitas mutu layanan kesehatan utamanya pada Puskesmas yang menjadi ujung tombak peningkatan kualitas kesehatan serta manfaatkan pengetahuan pada pengelolaan rumah sakit guna menemukan sinergitas yang baik dalam pemberian layanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat Binjai,” seru Sekda.

Terapkan Program Si-IBAN

Sementara, dr Sugianto akan menerapkan Program Si-IBAN dalam waktu 3 hari kerja usai dilantik. Program tersebut, kata dia, akan diterapkan di semua Puskesmas yang ada di Kota Rambutan. Menurut dia, program ini sudah diterapkannya di rumah sakit milik Pemko Binjai .Program Si-IBAN adalah sistem pelayanan terintegrasi untuk ibu dan bayi yang baru lahir.

Setiap bayi yang baru lahir akan langsung mendapatkan surat keterangan lahir, nomor induk kependudukan (NIK), kartu keluarga, akte kelahiran serta kartu BPJS. “Program Si-IBAN akan kita lanjutkan ke seluruh Puskesmas di Binjai. Jadi, semua masyarakat Binjai yang melahirkan di Puskesmas secara otomatis bayinya akan langsung mendapatkan surat keterangan lahir, NIK, KK, akte kelahiran dan kartu BPJS, yang diberikan secara gratis,” kata Sugianto. (ted/han)