Home Blog Page 5118

Siap 24 Jam Layani 3 Juta Pelanggan, PLN Sumut Bentuk Tim PDKB

PLN
PLN

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumatera Utara senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada 3.704.053 pelanggan. Pelayanan dalam gangguan maupun keluhan teknis, PLN menyediakan petugas Pelayanan Teknik (Yantek). Salah satunya adalah tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Manajer Komunikasi PLN Wilayah Sumut Rudi Artono mengatakan, tentunya dengan peningkatan kinerja yang selalu dibangun dari waktu ke waktu, PLN menyediakan petugas PDKB menjadi hal yang menantang. “Petugas tersebut bekerja dalam keadaan listrik tetap mengalir tanpa padam. Dengan peralatan khusus dan keahlian tertentu, petugas PDKB berkomitmen melayani pelanggan dengan jadwal rutin tertentu,” ujar Rudi.

Dikatakan Rudi, Tim PDKB dibentuk untuk menjawab tantangan peningkatan kualitas pelayanan bagi pelanggan PLN, yang bertugas menangani gangguan, pemeliharaan maupun pembangunan jaringan baru secara daring atau tanpa padam. Pekerjaan ini diperlukan linear dengan target PLN dalam menjual listrik kepada pelanggan agar tingkat kepuasan pelanggan semakin meningkat dari periode ke periode.

“Dengan 5 Tim yang tersebar di wilayah kerja Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di Medan, Medan Utara, Binjai, Lubuk Pakam dan Pematangsiantar, PLN senantiasa hadir 24 jam agar pelayanan dapat menikmati listrik tanpa padam ke depannya,” pungkas Rudi. (ila/ram)

Mendorong Budaya Tempat Waktu dan Disiplin, Grab Kampanyekan #AntiNgaret di Medan

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos BERSAMA: Para pembicara diskusi #Antingaret yang diselenggarakan oleh Grab berfoto bersama di Medan, Selasa (13/8).
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
BERSAMA: Para pembicara diskusi #Antingaret yang diselenggarakan oleh Grab berfoto bersama di Medan, Selasa (13/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ngaret menjadi perilaku kebiasaan yang tidak baik sebagian besar manusia. Perilaku ini, harus diubah, karena akan menimbulkan dampak negatif. Grab menjadi pelopor untuk mengkampanyekan antingaret di Kota Medan dan 7 kota besar di Indonesia.

Ngaret sendiri, menjadi sesuatu yang sangat familiar didengar, lewat telinga masyarakat Indonesia. Ngaret berasal dari kata dasar ‘karet’ yang digunakan oleh kalangan anak muda untuk menggambarkan sesuatu yang ‘molor’ dari waktu yang telah direncanakan. Istilah ini memang sering dipakai dalam menggambarkan seseorang yang tidak tepat waktu.

Sayangnya, ngaret kerap dikaitkan sebagai budaya yang begitu melekat dengan orang Indonesia. Budaya tersebut menciptakan kebiasaan di mana banyak orang merasa terlalu nyaman dalam mengulur waktu dan hal ini menyebabkan berkurangnya produktivitas.

Untuk meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia dan menjadi pendukung bagi para pejuang #AntiNgaret, layanan transportasi roda dua milik Grab, GrabBike menghadirkan kampanye #AntiNgaret selain di Medan, akan diselanggara juga Semarang, Yogyakarta, Medan, Bandung, Makassar, Surabaya, Palembang dan Jabodetabek.

“Ngaret ini, merupakan budaya yang sudah tumbuh lama. Bahwa jelang waktu, merupakan waktu luang. Banyak kerugian, bila tidak tepat waktu. Kali ini, Grab menjadi pelopor anti ngaret, untuk merubah budaya ini,” ucap Ketua Departemen Antropologi Sosial FISIP Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Fikarwin Zuska, M.Ant, Antropolog dalam diskusi digelar di Medan, Selasa (13/9) sore.

Fikarwin menjelaskan ngaret telah menjadi kebiasaan sebagian besar masyarakat Indonesia dan dianggap menjadi ‘tradisi’ yang sulit untuk ditinggalkan. Asumsi bahwa orang Indonesia tak bisa lepas dari ngaret, kini sudah menjadi stereotype, khususnya ketika membuat janji dalam sebuah pertemuan.

“Dampaknya, produktivitas bisa terganggu. Untuk bisa meminimalisir kebiasaan yang sudah menjamur sebagai fenomena sosial ini, masyarakat perlu mawas diri untuk mengubah kebiasaan ini. Selain itu, mereka juga bisa memanfaatkan transportasi online sebagai armada pendukung mereka dalam mencapai tempat tujuan dengan nyaman dan cepat,” jelasnya.

Ken Pratama, City Manager 2-Wheel, Medan, Grab Indonesia menjelaskan ada juga sebagian masyarakat lainnya yang justru tak ingin terjebak dalam kebiasaan terus-terusan mengulur waktu. Mereka yang kami sebut sebagai pejuang #AntiNgaret ini selalu berusaha semaksimal mungkin agar bisa mencapai tujuan dengan on time.

“Karenanya, Grab menjadikan GrabBike sebagai armada pendukung untuk mereka yang terus mengejar berbagai hal yang berarti, tentunya dengan ketepatan waktu penjemputan,” tutur Ken.

Dengan jumlah armada yang memadai serta informasi mengenai estimasi waktu kedatangan mitra pengemudi saat memesan. Ken mengatakan pengguna dapat tiba di tujuan dengan lebih cepat.

“Hal ini sejalan dengan misi baru kami untuk mendorong Indonesia maju dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan akses kepada layanan harian berkualitas tinggi dan juga aman,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan penuh kepada para pejuang #AntiNgaret, Grab menawarkan lima kemudahan dari GrabBike agar pelanggan dapat lebih memaksimalkan waktu mereka, dan mendapatkan armada GrabBike lebih cepat, yakni 5 Juta Titik Jemput untuk penjemputan lebih akurat, Venues untuk mendapatkan panduan visual menuju titik jemput terdekat. Kemudian, Alamat Tersimpan, Kirim Pesan Suara & Foto dari GrabChat

“Grab juga memiliki lebih dari 90 orang tim pemetaan di Indonesia yang akan membuat perjalanan para pejuang #AntiNgaret dengan GrabBike menjadi lebih optimal. Tim tersebut bertugas membangun point of interest (POI) dan titik hijau sebagai lokasi penjemputan untuk memudahkan proses perjalanan mitra pengemudi dan penumpang Grab. Dengan demikian, rute yang diarahkan juga lebih efisien dan estimasi waktu tiba menjadi lebih akurat dan akan menambah ketepatan waktu,” tambah Ken.(gus/ram)

Kartu Perdana Super 4G Kuota Khusus Milenial, Smartfren 5GB Hanya Rp12.500

istimewa PERDANA: Karyawan Smartfren berfoto bersama milenial yang membeli kartu perdana.
PERDANA: Karyawan Smartfren berfoto bersama milenial yang membeli kartu perdana.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Smartfren kembali memberikan penawaran terbaik untuk kaum milenial. Kartu perdana Super 4G Kuota Smartfren 5GB hanya Rp12.500. Hal ini dikarenakan kebutuhan komunikasi generasi milenial yang tinggi, sehingga selalu membutuhkan kuota agar tetap tersambung dengan internet.

Regional Head Northern Sumatera Smartfren, Jefry Batubara mengatakan pihaknya sangat optimis produk ini akan diterima oleh masyarakat, terutama kaum milenial.

“Bagi kaum milenial, kuota internet sangat penting. Karena itu, kami sangat optimis produk ini akan diterima oleh mereka. Apalagi, ini benar-benar murah,” ujarnya.

Dijelaskannya, kebutuhan kaum milenial akan internet sangat penting, selain untuk menunjukkan eksistensi, intenet juga bisa menjadi mereka untuk penghubung dunia luar. Apalagi, saat ini kaum milenial lebih senang melihat video bila dibandingkan dengan foto.

“Kalau video, pasti lebih banyak memakan kuota. Ini juga yang menjadi alas an kita untuk optimis,” tambahnya.

Selain harga, kelebihan dari kartu perdana ini adalah penggunaan internet selama sebulan dengan jaringan yang full 4G. Hal ini berbeda bila dibandingkan dengan prodk lain yang biasanya masih melibatnya 3G untuk konektivitasnya.

“Adapun kartu perdana Smartfren 5GB yg paling diminati Pelanggan Pelajar Milenials, dengan harga yg super murah dapat menikmati Internet selama Sebulan dgn jaringan yg full 4G. Kami yakin generasi millennials punya kebutuhan komunikasi yang berbeda.. Selain itu cuma Smartfren yang full 4G, bayar 4G pasti dapat kecepatan 4G LTE Kartu Perdana Super 4G Kuota 5GB,” jelasnya.

Produk baru ini dihadirkan Smartfren dengan harga Rp12.500. Selain kuota besar, Kartu Perdana Super 4G 5GB juga memberikan bonus gratis menelepon sepuasnya ke sesama nomor Smartfren selama 30 hari, serta chatting sepuasnya.

Bila Kuota habis, kartu perdana yang telah di aktifkan dapat diisi (Top up) dengan voucher data isi ulang mulai dari 4GB senilai 10 Ribu atau voucher data isi ulang dengan pilihan beragam isi ulang kuota internet super 4G dari 10GB, 16GB,30GB dan 60GB. Semua Voucher data dan kartu perdana Smartfren tersedia di toko-toko ponsel terdekat dan pelanggan bisa memilih sesuai kebutuhan. (rel/ram)

Laga Keras, Persiraja vs PSMS

sutan siregar/sumut pos STARTER: Gelandang PSMS Rendi Syaputra kembali menjadi starter menghadapi Persiraja Banda Aceh, sore ini.
STARTER: Gelandang PSMS Rendi Syaputra kembali menjadi starter menghadapi Persiraja Banda Aceh, sore ini.
sutan siregar/sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PSMS Medan akan bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh di Stadion H Dimurthala, Rabu (14/8) malam. Laga ini diprediksi akan berjalan keras dan penuh emosi.

Ya, kedua tim membidik kemenangan pada laga ini. PSMS sebagai tamu membutuhkan kemenangan guna mempertahankan posisi di puncak klasemen. Saat ini, tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut berada di puncak dengan 20 angla dari 10 laga.

Sedangkan tuan rumah Persiraja, tidak akan mau kalah. Mereka ingin kembali bersaing di papan atas. Tim berjuluk Laskar Rencong tersebut berada di posisi enam dengan 18 angka dari 10 laga.

Keuntungan berada di pihak Persiraja, karena mereka akan didukung suporter fanatiknya. Dukungan suporter fanatik tersebutlah yang membuat anak asuh Hendri Susilo itu mencatatkan kemenangan 100 persen di kandang.

Supoter fanatik Persiraja tersebut pasti akan memberi tekanan kepada pemain PSMS.

Pelatih PSMS Abdul Rahman Gurning sadar dengan kondisi tersebut. Dia mengakui sulit mengalahkan Persiraja di kandang sendiri. “Laga ini akan berjalan sengit. Kita berharap wasit memimpin dengan adil,” ujar Gurning.

Gurning tetap memasang terget kemenangan di markas Persiraja. Tiga angka dibutuhkan Ayam Kinantan untuk mempertahankan posisi sebagai pemuncak klasemen. “Kita akan berupaya mempertahankan posisi di puncak klasemen hingga akhir putaran pertama,” tambahnya.

Persaingan di Wilayah Barat memang sangat sengit. PSMS yang berada di puncak klasemen hanya unggul tipis dari pesaingnya. Artinya, jika gagal pada laga ini, maka posisi Legimin Raharjo dkk akan melorot ke bawah.

“Beda antar tim di papan atas hanya satu poin dan dua poin, masih saling kejar ini, kecuali tim papan bawah yang sudah ketinggalan jauh,” tandasnya.

Gurning optimis di Aceh karena semua pemainnya siap tampil. Tidak ada cedera maupun akumulasi kartu. Selain itu, Ayam Kinantan sudah melakukan adaptasi dengan berlatih malam hari di Medan.

Sedangkan Asisten Pelatih Persiraja Akhyar Ilyas menegaskan, timnya tidak ingin kehilangan poin laga kandang saat menjamu PSMS Medan. Mereka ingin meneruskan rekor kemenangan di kandang.

“Anak-anak sudah berkomitmen menang di kandang saat menjamu PSMS. Poin penuh di kandang modal Persiraja untuk pertandingan berikut,” kata Akhyar Ilyas.

Akhyar Ilyas mengaku timnya siap menghadapi lafa ini, meski hanya memiliki waktu dua hari setelah tiga laga tandang dengan hasil tidak memuaskan. Ditambah lagi beberapa pemain cedera.

“Walau semua pemain fit, ada beberapa pemain cedera. Kendati begitu, semua pemain siap mempersembahkan tiga angka kepada pendukung Persiraja dalam laga kandang nanti,” pungkasnya. (bbs/dek)

Tol Medan-Berastagi, Gubsu Belum Menyerah

KONREG: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro dalam Konsultasi Regional (Konreg) RPJMN 2020-2024 di Hotel Adimulya Jalan Diponegoro Medan, Selasa (13/8).
KONREG: Gubsu Edy Rahmayadi mendampingi Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro dalam Konsultasi Regional (Konreg) RPJMN 2020-2024 di Hotel Adimulya Jalan Diponegoro Medan, Selasa (13/8).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Usulan pembangunan jalan tol dan jalan layang Medan-Berastagi memang sudah ditolak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Alasannya, luas hutan lindung yang dilalui dan pengurusan izin yang sangat rumit. Meski begitu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi belum menyerah. Ia akan tetap memperjuangkan pembangunan jalan tol Medan-Berastagi sepanjang 48 kilometer itu ke pemerintah pusat.

Di hadapan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brojonegoro, pada Konsultasi Regional Sumatera Penyusunan Rancangan Awal RPJMN 2020-2024 di Hotel Adimulia, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (13/8), Gubernur Edy kembali mengusulkan agar jalan tol Medan-Berastagi dibangun pemerintah pusat.

Pada daftar usulan Provinsi Sumatra Utara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2020-2024, Gubernur Edy mengharapkan agar jalan tol Medan-Berastagi dimulai 2020 dan rampung paling lama 2024.

Pengusulan kembali jalan tol itu sekaligus menunjukkan sikap Edy yang tidak yakin akan penolakan Kementerian PUPR yang terungkap saat kunjungan kerja Komisi D DPRD Sumut ke Kementerian PUPR, pekan kemarin. Bahkan, menurut Gubernur, jalan tol itu bukan dibatalkan, tetapi hanya karena tertunda saja saat ini.

Sebelumnya, Gubsu juga menyambut baik konsep pembangunan jalan tol Medan-Berastagi itu. Rencana itu menurutnya dapat menjadi solusi kemacetan yang kerap terjadi pada jalur lintas yang menghubungkan tiga kabupaten/kota di Sumut.

Selain jalan tol Medan-Berastagi, Gubernur Edy juga mengusulkan agar segera dilaksanakan pembangunan jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat, tol Parapat-Tarutung-Sibolga, tol Indrapura-Kisaran, tol Rantau Prapat-Kisaran, dan tol Dumai-Sigambal-Rantau Prapat, serta tol Binjai-Langsa, dimana sudah masuk dalam rencana strategis Kementerian PUPR saat ini.

Gubernur Edy juga mengusulkan pembangunan dan preservasi jalan status nasional di lintas timur, tengah dan barat dan lintas diagonal serta Kepulauan Nias yang dalam kondisi rusak berat. Hal yang sama agar juga dilakukan untuk status jalan provinsi, yakni di wilayah pantai timur, dataran tinggi, pantai barat dan di Kepulauan Nias yang dalam kondisi rusak berat.

Kemudian diusulkan juga peningkatan jalan provinsi di ruas jalan Gunung Tua-Binanga-Aek Nabara Tonga-Sibuhuan-Ujung Batu-Batas Riau di Kabupaten Palas. Kemudian ruas jalan Pematangsiantar-Pematang Raya-Tiga Runggu.

Diusulkan juga peningkatan ruas jalan Siborongborong-Sipahutar-Aek Humbang-batas Tapsel/batas Taput-Simpang Tandosan-Sipirok dan ruas jalan Sigambal-batas Paluta/batas Labuhan Batu-Sipiongot-Tolang-Sipagimbar-Simangambat-Simpang Tandosan serta ruas jalan Porsea-batas Asahan-Bandar Pulau-P Rakyat.

Sementara itu, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan sebagian dari usulan Provinsi Sumut itu sudah masuk dalam program strategis pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR. Sedangkan usulan-usulan lainnya yang belum masuk, akan menjadi fokus perhatian pemerintah pusat.

Bambang Brodjonegoro dalam arahannya menekankan lima prioritas yang harus dilakukan pemerintah pusat dan daerah pada capaian RPJMN sesuai dengan instruksi Presiden RI Joko Widodo, yakni, pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, mendorong investasi, reformasi birokrasi serta penggunaan APBN.

“Presiden memberikan penegasan yang dibangun pertama termasuk di Sumatera haruslah infrastruktur yang bisa mengembangkan perekonomian di sekitar infrastruktur tersebut atau memberikan manfaat ekonomi yang paling besar seperti apa, misalkan kita tahu sekarang di Sumatera sedang di buat jalan tol Lintas Sumatera,” jelas Bambang.

Dijelaskan juga, pembangunan jalan tol Lintas Sumatera direncanakan 2024, Trans Sumatera ini sudah tersambung dari Banda Aceh sampai Bandar Lampung. Pemerintah daerah diminta untuk segera menyiapkan sumber daya manusia untuk menunjang laju pembangunan.

“Supaya kita punya semua tekad yang sama, sekali lagi ini adalah bentuk perkembangan ekonomi di wilayah Sumatera itu sendiri tetapi kita tahu semua itu tidak cukup harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia,” harap Bambang.

Sebelumnya, Kementerian PUPR menolak pembangunan jalan tol Medan-Berastagi maupun jalan layang sebagai alternatif. Sebagai pengganti adalah cuntilefer Bandar Baru. Sebesar Rp 80 miliar dana dipersiapkan tahun 2020 untuk pembangunan cuntilefer tersebut.

Setidaknya ada dua alasan pokok pembangunan jalan tol dan jalan layang Medan- Berastagi tidak dapat dilakukan. Pertama, luasnya hutan lindung yang dilalui. Pengurusan izinnya sangat rumit. Kedua, terdapat pipa tua yang mengalirkan cadangan kota Medan yang masih berfungsi.

Fakta tersebut terungkap pada pertemuan antara Komisi D DPRD Sumatera Utara dengan pihak kementerian yang diwakili staf ahli bidang keterpaduan pembangunan, Ahmad Gani, beserta jajarannya, Kamis (8/8) pekan lalu. Pertemuan yang turut dihadiri Bupati Karo, Terkelin Brahmana, Bupati Dairi, Edy Keleng Ate Berutu, Kepala Dinas PU Pakpak Bharat dan sebagainya itu berlangsung di Kantor Kementerian PUPR di Jakarta. (mbc)

Caleg DS, Dairi & Tapteng Final, Diminta Segera Laporkan Harta Kekayaan

TANDATANGAN: Komisioner KPU Dairi menandatangani berita acara rapat pleno penetapan caleg terpilih, Selasa (13/8).
rudi /sumut pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) pada Jumat (9/8) pekan lalu. Kemarin, KPU Kabupaten Deliserdang, KPU Dairi, dan KPU Tapteng menggelar rapat pleno terbuka menetapkan calon anggota legislatif terpilih periode 2019-2024, Selasa (13/8). Hasilnya, caleg Deliserdang sebanyak 50 orang, Dairi 35 orang, dan Tapteng 35 orang.

RAPAT PLENO terbuka KPU Deliserdang digelar di Wings Hotel, Jalan Sultan Serdang, Desa Tumpatan Nibung , Batangkuis, dipimpin Ketua KPU Deliserdang Timo Dahlia Daulay, didampingi komisioner Syahrial Effendi, Mulianta Sembiring, Rilisyanti, dan Ziaulhaq Siregar. Rapat pleno ini juga dihadiri pengurus partai politik yang memperoleh kursi di DPRD Deliserdang pada Pemilu 2019.

Dalam sambutannya, Timo Dahlia menyebutkan, proses Pemilu 2019 cukup panjang. Mulai dari tahapan verifikasi partai politik hingga finalnya penetapan kursi dan calon terpilih. Disebutnya, para caleg terpilih yang sudah ditetapkan ini akan dilantik pada Oktober mendatang. “Selamat kepada parpol yang meraih kursi dan calon terpilih. Ke depan, amanah dan tugas ini tentu berat. Sehingga kami berharap, kerjasama KPU dan parpol tidak hanya sampai di sini. Untuk pemilu tahun ini tingkat partisipasi masyarakat meningkat tapi belum memuaskan,” sebut Timo.

Dia juga menyadari, penetapan caleg terpilih ini ada yang merasa keberatan atau tidak senang. Namun, prosesnya sudah dilalui dan MK telah memutuskan, semua permohonan perselisihan ditolak. “Kita tidak boleh berpuas diri, karena masih banyak kelemahan dalam setiap tahapan. Kami minta maaf dan mengharap masukan agar setiap tahapan berjalan baik.Terima kasih kepada Pemkab Deliserdang, pihak petugas keamanan, dan pihak terkait lainnya sehingga pemilu di Deliserdang berjalan aman dan lancar,” ungkap Timo.

Disebutnya, partai pemenang Pemilu 2019 untuk Kabupaten Deliserdang adalah Partai Gerindra dengan raihan 8 kursi. Kemudian disusul PDIP dan Golkar, masing-masing 7 kursi. Sedangkan Partai Nasdem dan Demokrat mendapat 6 kursi.

Sementara itu, PKS memperoleh 5 kursi, PAN 4, PPP 3, PKB 2, PBB, Hanura dan Perindo masing-masing 1 kursi. Dengan demikian, Ketua DPRD Deliserdang menjadi jatah Partai Gerindra, sementara Golkar, PDIP, dan NasDem mendapat jatah wakil ketua.

Menurut Timo, hasil rapat pleno ini akan dikirimkan ke Gubernur Sumatera Utara melalui Pemkab Deliserdang. “Batas maksimum pelaporan hasil pleno ini ada 7 hari kerja. Namun, para caleg juga harus melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Bila ada caleg belum melaporkan harta kekayaan, yang bersangkutan tak bisa dilantik,” tegas Timo.

Adapun caleg DPRD Deliserdang terpilih di Dapil I: Dedi Syahputra (Gerindra),Henry Dumanter Tampubolon (PDIP),Mikail TP Purba (Golkar),T Akhmad Thala’a (Golkar),Bongotan Siburian (Nasdem),M Darwis Batubara (PKS),Bayu Sumantri Agung (PAN),Wastianna Harahap (Demokrat),M Darbani Dalimunthe (PBB).

Dapil II: H Said Hadi (PKB),Hairul Sani (Gerindra),Agus Tiawan (PDIP),Siswo Hadi Suwito (Golkar),H Nusantara Tarigan Silangit (Nasdem),Gunung (Perindo),Hj Saadah Lubis (PPP) dan Imran Obos (PAN).

Dapil III: Kustomo ( Gerindra),Ronaldta Tarigan (PDIP),Thomas Darwin Sembiring (Golkar),Antonius Ginting (Nasdem),H Abdul Rahman (PKS) dan Gambo Tarigan (Demokrat).

Dapil IV: Simon Sembiring (Gerindra),Mangandar Marpaung (Gerindra),Antony Napitupulu (PDIP),Joni Hendri (PDIP),Zul Amri (Golkar),Maya Shynta Sianturi (Nasdem),Cece Mohammad Romli (PKS),Wahyu Danin (PAN),Berngap (Hanura) dan Abdul Hakim Keliat (Demokrat).

Dapil V: Zakky Shari (Gerindra),Amit Damanik (PDIP),Rahman (Golkar),Legimun (Nasdem),M Adami Sulaeman (PPP),dr H Syoufi Rizal Husni (Demokrat).

Dapil VI: Rakhmadsyah (PKB),Kamaruzzaman (Gerindra),H Maha Dani (Gerindra),Syahminan Nasution (PDIP),Arwindo (Golkar),Dosiraja Simarmata (Nasdem),H Syaiful Tanjung (PKS),Darwis (PKS),Misnan Al Jawi (PPP),Irawan (PAN) dan H Ismayadi (Demokrat).

Dua Keterwakilan Perempuan di DPRD Dairi

KPU Dairi juga menggelar rapat pleno terbuka penetapan 35 caleg terpilih hasil Pemilu 2019 lalu di Bale Karina, Jalan Empat Lima Sidikalang, Selasa (13/8). Rapat pleno terbuka ini dipimpin Ketua KPU Dairi, Freddy didampingi komisioner lainnya yakni Jenny Ester Pandiangan, Hartono Maha, Aryanto Tinendung, serta Asih Firmansyah Solin. Hadir Bupati Dairi, Eddy Keleng Ate Berutu, Ketua DPRD Sabam Sibarani, anggota Bawaslu Dairi Maimanah Angkat, serta mewakili Kapolres dan Kejari Dairi.

Freddy mengatakan, rapat pleno ini merupakan tahapan terakhir dari rangkaian tahapan Pemilu serentak 2019 yang dimulai sejak Agustus 2017 hingga Agustus 2019. “Banyak tahapan yang sudah kita lalui. Dan MK pada 9 Agustus 2019 lalu, telah memutuskan PHPU. Atas putusan MK tersebut, KPU Dairi bisa melanjutkan pleno hari ini untuk penetapan kursi partai politik dan anggota DPRD Dairi terpilih periode 2019-2024,” ungkap Freddy.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada segenap lapisan masyarakat dan parpol peserta pemilu serta lembaga lainya yang telah mensukseskan pemilu, sehingga KPU bisa melaksnakan pemilu damai dan penuh sukcaita.

Anggota Bawaslu, Maimanah Angkat juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Dairi yang telah menghormati setiap proses pelaksanaan Pemilu yang penuh dinamika. “Selama proses banyak hal laporan ataupun aduan disampaikan masyarakat yang belum bisa kami laksanakan mohon dimaafkan,” katanya.

Bupati, Eddy KA Berutu juga mengapresiasi masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pesta demokrasi Pemilhan Presiden/Wakil Presiden, DPD, DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Bupati mengatakan, pelaksanaan tahapan pemilu berjalan aman dan lancar tidak terlepas dari peran serta masyarakat.

Secara khusus Bupati menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan aparat keamanan yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Bupati mengucapkan selamat kepada anggota DPRD yang ditetapkan dimaksud. “Mari kita bergandengan tangan bersama untuk mewujudkan masyarakat Dairi yang sejahtera,” tandasnya.

Adapun caleg terpilih yang telah ditetapkan KPU Dairi yakni, di Dapil I dengan alokasi 12 kursi, Partai Golkar 3 kursi yakni Depriwanto Sitohang, Lamasi Saut Martua Simamora, Johanson Manik. Hanura 2 kursi yakni Manat Sigalingging, Togar Pasaribu, PKB 1 kursi Alfriansyah Ujung. PDIP 1 kursi, Batara Sinaga, Nasdem 1 kursi, Nasib Marudur Sihombing, Gerindra 1 kursi, Markus Sinaga, Perindo 1 kursi, Radeanto Banjarnahor, PAN 1 kursi, Riduan Hasbi Sagala serta Demokrat 1 kursi, Bona Hasudungan Sitindaon.

Dapil II alokasi kursi 8, Partai Golkar 3 kursi yakni Sabam Sibarani, Nurlinda Angkat, Lisbet Tobing, PKS 1 kursi, Jono Pasi, PDIP 1 kursi, Hendra Tambunan, Hanura 1 kursi, Hadi Suwarno Panjaitan, Gerindra 1 kursi, Rade Simamora, Nasdem 1 kursi, Juangga Silaban.

Dapil 3 alokasi 7 kursi, Golkar 2 kursi, Carles Tamba, Robianto Barus, Hanura 1 kursi, Osman Sihombing, PDIP 1 kursi, Idul Fitri Tarigan, Demokrat 1 kursi, Cipta Karo-Karo, Nasdem 1 kursi, J Putra Ginting, Gerindra 1 kursi, Rasiden Damanik.

Dapil IV alokasi 8 kursi, Demokrat 3 kursi, Wanseptember Situmorang, Rukiatno Nainggolan, Mardaulat Girsang, PDIP 2 kursi, Halvensius Tondang, Eduard Munthe, Nasdem 1 kursi, Kian Munthe, Perindo 1 kursi, Erwin Lumbangaol, Golkar 1 kursi, Jonnes Gurning.

Sebelumnya, KPU Tapanuli Tengah (Tapteng) juga telah menetapkan 35 caleg terpilih untuk DPRD Tapteng melalui rapat pleno terbuka yang digelar di PIA Hotel, Pandan, Senin (12/8). Ketua KPUD Tapteng, Timbul Panggabean, dalam sambutannya berharap, anggota DPRD Tapteng yang terpilih mampu memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Tapteng, karena biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk pelaksanaan pemilihan legislatif cukup besar dan hasilnya sudah terpilih.

“Bapak ibu anggota dewan terpilih yang berjumlah 35 orang ini adalah yang terbaik dari 383 calon anggota DPRD Tapteng. Dengan terpilihnya saudara diharapkan sumbangsih pemikiran dan pembangunan untuk Kabupaten Tapanuli Tengah. Kami atas nama KPUD Tapteng mengucapkan selamat dan marilah berkarya untuk Tapanuli Tengah,” kata Timbul.

Kepada 35 anggota DPRD Tapteng terpilih, KPUD memberikan waktu 1 minggu untuk menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara (LHKP) kepada KPU untuk diproses.

35 Anggota DPRD Tapsel Dilantik

Sebanyak 35 anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) periode 2019-2024 dilantik Ketua Pengadilan Negeri (PN) Padangsidimpuan, Julius Panjaitan pada rapat paripurna istimewa DPRD, di Gedung DPRD Tapsel, Jalan Prof Lafran Pane, Sipirok, Selasa (13/8). Sekretaris DPRD Tapsel, Darwin Dalimunthe mengatakan, dasar pelantikan sesuai surat keputusan Gubernur Sumatera Utara No. 188.44/466/KPTS/2019 tanggal 12 Agustus 2019.

Selanjutnya, Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Julius Panjaitan melantik anggota DPRD Tapsel terpilih periode 2019 – 2024. Setelah acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji DPRD Tapsel, Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Julius Panjaitan menyerahkan Pin secara simbolis kepada anggota DPRD terpilih.

Dalam pelantikan tersebut, juga diumumkan Pimpinan Sementara DPRD Kabupaten Tapsel periode 2019-2024, yakni Husin Sogot Simatupang dari Partai Gerindra. Di sela pengumuman juga dilakukan penyerahan palu pimpinan DPRD sementara dari H Rahmat Nasution (Partai Golkar) kepada Husin Sogot Simatupang (Partai Gerindra).

Pimpinan DPRD Tapsel sementara Husin Sogot Simatupang mengatakan, akan mempersiapkan agenda kerja hingga terbentuknya pimpinan dewan defenitif, fraksi, komisi-komisi dan tata tertib dewan.

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Tapsel, H Syahrul M Pasaribu mengharapkan, para wakil rakyat yang baru dilantik agar benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat, menjunjung tinggi supremasi hukum, serta punya empati dengan kondisi kehidupan masyarakat yang diwakili. “Kepala daerah dan legislatif juga harus saling bersinergi untuk kepentingan masyarakat dalam memajukan pembangunan. Dan, tidak membawahi satu dengan lainnya,” kata Gubernur.

Kepada seluruh anggota dewan yang baru dilantik gubernur juga berharap untuk kiranya dapat membangun silaturrahmi kepada masyarakat untuk menetralisir polarisasi pasca pilpres. “Berbeda pilihan itu biasa dalam politik. Bahkan pemilihan presiden juga sudah usai. Mari kita bersatu padu untuk bangsa dan negara agar lebih baik kedepan,” katanya.

Selanjutnya Bupati Tapsel H Syahrul M. Pasaribu mengucapkan apresiasi dan terimakasih atas dedikasi anggota DPRD periode 2014-2019 yang telah bersinergi dalam membangun Tapanuli Selatan dan saya juga mengucapkan selamat datang kepada anggota DPRD periode 2019-2024. (btr/mag-10/bbs)

Awalnya Ditarget Selesai Juni, Jalur Layang KA Beroperasi Tahun Ini

istimewa JALUR LAYANG: Jalur layang kereta api yang masih dalam tahap pembangunan di Stasiun Besar Medan.
JALUR LAYANG: Jalur layang kereta api yang masih dalam tahap pembangunan di Stasiun Besar Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pembangunan jalur layang kereta api Medan-Kualanamu hingga saat ini masih belum beroperasi. Padahal, jalur layang tersebut awalnya ditargetkan selesai Juni baru lalu. Terkait hal itu, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan menyebutkan, hingga saat ini proses pembangunan jalan layang kereta api tersebut masih berjalan.

“Masih berjalan kok. Setahu saya belum selesai. Kalau sudah selesai ‘kan pasti akan segera dioperasikan atau setidaknya ada rencanan

pasti kapan akan dioperasikan,” ucap kepala bidang (Kabid) Fisik dan Tataruang Kota Medan, Ferri Ihsan kepada Sumut Pos, Selasa (13/8).

Tentang informasi beberapa bulan yang lalu, yang menyebutkan proses pembangunan jalur layang KA telah mencapai 90 persen lebih, dan seharusnya saat ini sudah selesai, Ferri menyebutkan, tidak mengetahui hal itu. “Secara konstruksi dan hal-hal yang besar mungkin sudah. Tetapi mungkin ada hal-hal lainnya yang lebih bersifat mendetail yang belum selesai, hingga belum bisa dioperasikan hingga saat ini,” ujarnya.

Ferri menyebutkan, seharusnya tahun ini jalan layang kereta api dapat selesai. “Harus beroperasi tahun ini. Yang pasti itu tidak mangkrak, karena sampai sekarang masih dikerjakan. Untuk prosesnya sudah sampai dimana pihak kereta api yang lebih tahu,” tuturnya.

Ferri mengatakan, pembangunan jalan layang KA sangatlah penting. Selain dapat mengurangi kepadatan arus lalu lintas secara signifikan, Pemko Medan juga dapat menggunakan lahan di bawah jalur layang kereta api sebagai lahan tataruang kota lainnya. “Nanti itu bisa jadi RTH dan hal-hal lainnya, itu sangat penting. Maka (proyek) itu harus selesai dan harus dipergunakan secepatnya. Bahkan terakhir saya dengar rencananya pembangunan jalan layang kereta api itu juga akan dilanjutkan pembangunannya hingga ke Binjai,” tutupnya.

Untuk diketahui, tujuan membangun jalur layang kereta api ini adalah untuk mengurai kemacetan. Berpindahnya operasional kereta api ke jalur layang dinilai dapat mengurangi frekuensi kereta api sampai 50 persen di jalur bawah.

Jalur layang kereta api ini sebagai fasilitas utama operasional kereta api bandara pada Bandara Kualanamu yang dioperasikan oleh PT Railink Indonesia. Setiap harinya, kereta api bandara melintas sebanyak 40 kali. Nantinya, dengan beroperasinya jalur layang kereta api, kereta api bandara dapat melintas hingga 70 kali dalam sehari dengan waktu tempuh selama 20 menit. (map)

Sport Centre Bakal Dibangun di Kualanamu

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sumatera Utara dan Aceh terpilih menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Untuk itu, dibutuhkan sport centre (pusat olahraga) yang memadai di Sumut. Rencana pembangunan sport centre di Sumut didukung penuh oleh pemerintah pusatn

“Nanti bersama pak gubernur, kami akan melihat langsung calon lokasi untuk sport centre di daerah Kualanamu,” kata Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Bambang Brodjonegoro, menjawab wartawan usai acara Konsultasi Regional (Konreg) Penyusunan Rancangan Awal Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 di Hotel Adimulya, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Selasa (13/8).

Selain sport centre, rencana pembangunan Islamic Centre, Asrama Haji baru dan Rumah Sakit Haji bertaraf internasional, juga mendapat atensi serius pemerintah pusat untuk ditangani tahun depan.

Kata Bambang, sesuai nawacita Presiden Joko Widodo, arah pembangunan di Pulau Sumatera harus bertransformasi, dari daerah yang tergantung pada komoditas ke daerah yang pada pengolahan atau menciptakan nilai tambah. “Ketiga, Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sumut begitu banyak. Baik jalan tol dan jalur kereta api, maupun usulan yang sedang BAPPENAS pertimbangkan untuk disahkan, yaitu LRT di Medan. Demikian juga upgrade dari RSUD Pirngadi dan usulan Rumah Sakit Haji,” katanya.

PSN di Sumut, salah satu fokusnya yaitu konektivitas transportasi dan jalan menuju destinasi wisata internasional Danau Toba. Kata Bambang, dalam hal ini sudah cukup banyak pembangunan guna mendukung peningkatan konektivitas menuju Danau Toba. “Di Toba sendiri, selain akses jalan tol, juga sudah ada Bandara Silangit dan Sibisa,” katanya.

Pihaknya menekankan lima prioritas yang harus dilakukan pemerintah pusat dan daerah pada capaian RPJMN sesuai instruksi presiden. Yakni pembangunan infrastruktur, pembangunan SDM, mendorong investasi, reformasi birokrasi, serta penggunaan APBN. “Khusus LRT akan kita dorong dengan pemerintah badan usaha. Nanti akan kita desain proyeknya. Sehingga tidak harus bergantung kepada APBN dan APBD,” ucapnya.

Dijelaskan juga, pembangunan jalan tol Lintas Sumatera direncanakan 2024, di mana sudah tersambung dari Banda Aceh sampai Bandar Lampung. Pemda diminta segera menyiapkan sumber daya manusia untuk menunjang laju pembangunan. “Supaya kita punya semua tekad yang sama. Sekali lagi ini adalah bentuk perkembangan ekonomi di wilayah Sumatera. Tetapi kita tahu semua itu tidak cukup harus didukung oleh pembangunan sumber daya manusia,” harapnya.

Ia juga meminta pada seluruh kepala daerah untuk mendorong investasi masuk ke daerah masing-masing. Sebab melalui investasi dapat menggerakkan kegiatan ekonomi, di antaranya menciptakan lapangan kerja.

Untuk reformasi birokrasi, Bambang menekankan pada reformasi struktural agar lembaga semakin sederhana, kecepatan memberikan izin serta efesiensi lembaga. Sementara pada penggunaan APBN, kepala daerah diminta untuk fokus dan tepat sasaran pada penggunaan anggaran yang memiliki manfaat untuk masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan pada masyarakat.

Gubsu Edy Rahmayadi, sebelumnya memaparkan rencana pembangunan berbagai fasilitas umum dan infrastruktur kepada menteri PPN/BAPPENAS. Antara lain pembangunan sport centre, Islamic Centre, dan Rumah Sakit Haji bertaraf internasional.

Gubsu juga menyampaikan tentang rencana penambahan satu wilayah metropolitan yang ada di Sumut. Langkat adalah kabupaten yang direncanakan sebagai penambahan wilayah metropolitan yang sebelumnya hanya Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Karo (Mebidangro).

“Begitu tinggi potensi yang ada, baik itu pariwisata maupun perkebunan, pertanian yang akan nanti kami diskusikan dengan bapak yang terdapat pada 5 kabupaten/kota itu,” ucapnya. (prn)

Pak Bupati, Mohon Kampung di Pegunungan Diprioritaskan

istimewa SAMBUTAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menyampaikan sambutan pada Musrenbang Kabupaten Deliserdang, Selasa (13/8).
SAMBUTAN: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan menyampaikan sambutan pada Musrenbang Kabupaten Deliserdang, Selasa (13/8).

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – “Pak Bupati, mohon kampung daerah saya di pegunungan seperti Desa Negeri dan Desa Ujung Deleng di Kecamatan Sibolangit serta kecamatan pegunungan lainnya, supaya diprioritaskan pembangunan infrastruktur ke depannya,”pinta Wakil Ketua DPRD Deliserdang, Timur Sitepu Amd, kepada Bupati H Ashari Tambunan.

Permintaan itu disampaikan Timur Sitepu saat membacakan sambutan Ketua DPRD Deliserdang, pada acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Deliserdang Tahun 2019-2024 di Prime Hotel, Batangkuis, Selasa (13/8).

Alasan memprioritaskan pembangunan sarana infrastruktur di wilayah pegunungan, menurut Timur, karena sangat berpotensi dalam kemajuan pariwisata di Deliserdang. “Mohon pak bupati sampaikan ke Pak Tobing sebagai Kadis PUPR dalam melanjutkan aspirasi ini,” katanya.

Diterangkan Timur, kegiatan Musrenbang sangat penting dalam pembangunan Deliserdang 5 tahun ke depan, seperti infrastruktur, kesehatan, pendidikan, pertanian dan lain sebagainya.

Sementara itu, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan meminta para pemangku agar sama sama bekerja sama demi kepentingan sempurnanya RPJMD 5 tahun ke depan. Sebab dokumen RPJMD sangat penting disusun dan disahkan menjadi Perda Deliserdang, sesuai amanat undang-undang tentang sistem pembangunan.

Pelaksanaan Musrenbang RPJMD, menurut Ashari, salahsatu alur dalam keberlanjutan pembangunan 5 tahun berikutnya. Untuk itu ia berharap agar semua aparatur memiliki tugas dan memiliki rasa tanggung jawab dalam memantapkan pembangunan di Deliserdang.

“Ada tiga strategi yang saya tawarkan, yaitu melanjutkan pembangunan yang sudah baik, meningkatkan yang sudah ada, dan memantapkan pembangunan yang belum terlaksana. Kuasai visi mewujudkan Deliserdang yang maju dan sejahtera dengan masyarakatnya yang religius dan rukun dalam kebhinekaan, serta 5 poin dalam misi yang sudah ditetapkan,” imbau Ashari Tambunan.

Ketua Panitia, Jefrey Siregar, melaporkan pelaksanaan Musrenbang dilakukan selama satu hari. Narasumber pertama yaitu Kepala Bappeda Deliserdang, Ir Haris Pane. Narasumber selanjutnya dari kalangan Perguruan Tinggi, yaitu Wahyu Pratomo dan Johanes Tarigan.

Katanya, RPJMD 2019-2024 dilakukan berdasarkan UU nomor 25 tahun 2004 serta turunannya yang tersistematis dalam rencana pembangunan daerah. Maksud acara itu menurut Jefrey, mempermudah penampungan masukan dan saran dalam penyempurnaan RPJMD dari berbagai kepentingan.

Sementara tujuan acara itu ialah untuk penajaman dan mempermudah sasaran serta menentukan arah kebijakan dari RPJMD 2019-2024. Hasil acara itu diharap menjadi media pembentukan pembangunan dengan acuan visi-misi Bupati Deliserdang 5 tahun ke depannya.

Turut hadir, Kajari Deliserdang Harli Siregar SH Mhum, Ketua Fraksi PKB DPRD Deliserdang Rahmadsyah dan Ketua Fraksi Hanura Berngap Sembiring, mewakili Kapolres dan Dandim, Kacab Bank Sumut Lubukpakam Teddy, para pimpinan OPD, seluruh Camat, pemuka agama dan lain-lain. Selanjutnya acara dilanjutkan dari pemaparan para narasumber. (btr)

BNI Syariah dan JES Medan, Sembelih 2 Ekor Sapi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – BNI Syariah bekerja sama dengan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Medan melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada peringatan Idul Adha 1440 Hijriah, di Islamic Fullday School Siti Hajar di Jalan Paya Bundung, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Selasa (13/8) siangn

Dalam penyembelihan hewan kurban itu, dengan mengusung tema ‘Qurban Ku Hasanah Ku’. BNI Syariah bekerja sama dengan Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) menyerahkan satu ekor sapi kepada pihak sekolah. Dimana, daging kurban itu akan diserahkan kepada masyarakat disekitar sekolah tersebut.

“Medan, Sumatera Utara pada umumnya. Kita berubah formatnya. Tahun ini, ada 15 hewan kurban di Sumatera Utara. Salah satunya, teman-teman Jurnalis Ekonomi Syariah untuk dipotong hari ini (kemarin,red),” ungkap Pemimpin BNI Syariah Cabang Medan, Ahmad Zulva Adi.

Zulva menjelaskan, pemotongan hewan kurban tersebut, dilakukan sejumlah daerah di wilayah kerja BNI Syariah di Medan dan Sumut ini. Ia mengungkapkan untuk se-Indonesia BNI Syariah melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 138 ekor sapi dan 321 ekor domba.

“Setiap kantor kita di Kota Pemantang Siantar, Kota Binjai, atau sekitar outlet kita berikan 1 ekor hewan kurban untuk masjid terdekat, yang memang membutuhkan,” ungkap Zulva.

Penyembelihan hewan kurban terbanyak dilakukan BNI Syariah di Masjid Raya Al-Mashun Medan, sebanyak 7 ekor sapi untuk dibagikan kepada masyarakat sekitar Masjid Raya Medan itu. “Jadinya, total 15 ekor sapi dan meningkat tahun ini,” tandas Zulva.

Pada kesempatan itu, Pemimpin BNI Syariah Cabang Medan, Ahmad Zulva Adi menyerahkan satu ekor sapi kepada Ketua Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Medan, Daniel Pekuwali? didampingi oleh Wakil Ketua JES Medan, Bagus Syahputra dan disaksikan pengurus JES Medan.

Dengan ini, pihak sekolah Islamic Fullday School Siti Hajar melaksanakan penyembelihan hewan kurban atas sumbangan dari BNI Syariah Medan 1 ekor sapi dan 1 ekor sapi atasnama pengurus JES Medan.

Ketua Jurnalis Ekonomi Syariah (JES) Medan, Daniel Pekuwali menambahkan, dengan perayaan kurban pada Idul Adha 1440 Hijriah, semuanya bisa meneledani pengurbanan Nabi Ibrahim dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. “Ini juga bisa kita terapkan dalam pekerjaan kita, termasuk ikut mengedukasi masyakarat tentang muamalah dan ekonomi syariah,” tutur Daniel.

Peran jurnalis di sini, kata dia, ikut meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, dalam rangka mendorong majunya ekonomi syariah di Indonesia, terutama di Medan.”Sinergi antara JES Medan dengan BNI Syariah diharapkan bisa memujudkan hal itu,” pungkas Daniel.

Sementara itu, Kepala Sekolah SD Siti Hajar, ?Rahmat Martua mengungkapkan rasa bahagia. Karena, ditunjuk dan dipercaya untuk melaksanakan penyembelihan hewan kurban dari BNI Syariah dan JES Medan. “Alhamdulillah tahun ini, sekolah kita mendapatkan kesempatan menjadi tempat penyembelihan hewan kurban,” ujar Rahmat.(gus/ila)