27 C
Medan
Saturday, April 11, 2026
Home Blog Page 5299

Pembunuh Cewek Asal Simalungun Ditembak, Pelaku Setubuhi Mayat Korban

ist DIAPIT: Petugas Jatanras Polres Simalungun mengapit Ari Saputra (22) alias Putera, pembunuh dan pemerkosa Novita Dewi. Kaki kanan tersangka terpaksa ditembak karena coba melawan saat akan ditangkap.
ist
DIAPIT: Petugas Jatanras Polres Simalungun mengapit Ari Saputra (22) alias Putera, pembunuh dan pemerkosa Novita Dewi. Kaki kanan tersangka terpaksa ditembak karena coba melawan saat akan ditangkap.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Pelaku pembunuhan sekaligus pemerkosaan Novita Dewi (18) berhasil diringkus. Ari Saputra (22) alias Putera yang merupakan teman korban harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

POLISI meringkus Putera dari rumah warga yang tidak jauh dari lokasi kejadian, Rabu (22/5) sekitar pukul 04.00WIB. Polisi terpaksa menembak kaki tersangka karena coba melarikan diri.

Kanit Jatanras Polres Simalungun Iptu Hengki Siahaan mengungkapkan, tersangka membunuh korban karena menolak untuk bersetubuh.

Tersangka mencekik korban hingga tewas. Setelah tewas, tersangka sempat menyetubuhi korban.

“Menurut pengakuan tersangka korban menolak untuk diajak bersetubuh, pelaku mencekik korban hingga korban tak berdaya baru diperkosa,” papar Iptu Hengki.

“Tetapi, saat itu pelaku sempat tidak menyadari bahwa korban meninggal dunia,” sambungnya.

Usai melalukan tindakan kejinya, tersangka membuang mayat korban di perladangan ubi. Tepatnya di Huta II, Nagori Silinduk, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.

Terpisah, Joko Priyono ayah Novita mengatakan, Jumat (17/5) subuh, anaknya meninggalkan tempat kerjanya.

“Ngomong anakku katanya mau ngambil jilbab ke rumah, rupanya dia pergi sama si Putera itu. Itupun tahunya dari kawan-kawan kerjanya,” kata Joko saat ditemui di Ruang Instalasi Jenazah RSUD Djasamen Saragih.

Diakuinya, selama ini Novi adalah anak yang paling peduli terhadap dirinya. “Dia ini paling sayang sama aku. Dari kecil sampai sekarang aku nggak pernah mukul dia. Ini kok tega anakku dibunuh,” ujarnya.

Sementara, Dokter Forensik RSUD Djasamen Saragih dr Renhard Hutahean mengungkapkan tentang kondisi mayat Novita Dewi.

Dokter Renhard mengatakan, mayat Novita sudah dalam kondisi membusuk dan digerogoti belatung. Beberapa tubuh Novita juga sudah membusuk.

Dokter Renhard memprediksi, mayat Novita sudah lebih dari empat hari. “Kalau kondisi ketika sampai di sini sudah membusuk. Banyak belatung. Kalau estimasi kita sudah empat hari mayat ini,” ujarnya, Rabu (22/5).

Dokter Renhard belum ingin mengungkapkan tanda kekerasan fisik atau pun seksual. Ia masih berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengungkap seluruh kondisi Novi.

Saat disinggung tentang dugaan kekerasan dengan mencekik dan juga cairan sperma, Renhard belum mau mengungkap hal itu.

“Kalau itu (tanda kekerasan) belum bisa saya ungkapkan. Kekerasan fisik atau pun seksual,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga menemukan mayat Novita tergeletak denga kondisi celana melorot ke bawah di perladangan ubi, Selasa (21/5).

Mayat Novita dalam kondisi telungkup mengenakan kaus dan celana panjang bercorak warna ungu. Kepala Novita terdapat bekas luka sobek. (trm/ala)

Keluarga Korban Justin Surbakti Mengadu ke Komisi A DPRD Sumut, Brilian Moktar: Proses Hukum Harus Utamakan Keadilan

IST/SUMUT POS DITERIMA: Keluarga korban Justin Surbakti alias Pio didampingi Kuasa Hukumnya Daniel Simbolon dan Bahota Silaban diterima Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Brilian Moktar, Rabu (22/5).
IST/SUMUT POS
DITERIMA: Keluarga korban Justin Surbakti alias Pio didampingi Kuasa Hukumnya Daniel Simbolon dan Bahota Silaban diterima Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut Brilian Moktar, Rabu (22/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Proses hukum harus mengedepankan keadilan, bukan melihat dari sisi kedekatan. Jadi, siapapun yang terlibat dalam tindak pidana, maka mereka harus berhadapan dengan hukum.

DEMIKIAN dikatakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut, Brilian Moktar SE MM saat menerima keluarga korban Justin Surbakti alias Pio di ruang rapat Komisi A, Rabu (22/5).

Pio merupakan korban pengeroyokan di kawasan Pancurbatu, Deli Serdang. Pihak keluarga datang bersama kuasa hukum Daniel Simbolon SH dan Bahota Silaban SH MH.

Disebut Brilian, DPRD Sumut melalui Komisi A akan menindaklanjuti pengaduan sekaligus permintaan perlindungan hukum terkait masih bebasnya 12 pelaku. Brilian Moktar juga mengaku heran, mengapa korban Justin Surbakti alias Pio malah dijadikan tersangka.

“Kenapa bisa begitu dan apa sebenarnya motif pengeroyokan tersebut. Itu yang perlu dipertanyakan dan diselidiki,” kata poliltisi PDI Perjuangan ini.

Untuk itu, Brilian mengaku akan membawa persoalan ini di Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sumut agar segera diagendakan rapat dengar pendapat (RDP) pada Juni 2019 mendatang dengan mengundang pihak-pihak yang berseteru serta instansi Kepolisian.

Menyikapi keseriusan Komisi A DPRD Sumut ini, Daniel Simbolon selaku Kuasa Hukum Justin Surbakti, menyampaikan terima kasih kepada Brilian Moktar yang telah menerima pengaduan.

Daniel Simbolon juga berharap agar 12 pelaku tindak pidana itu diproses secara hukum. Menurutnya, sejauh ini pihaknya sudah mengadukan perihal pengeroyokan Pio ke sejumlah instansi termasuk Poldasu dan Ombudsman.

Namun, keluarga korban saat ini masih khawatir. Karena 12 pelaku lainnya masih bebas berkeliaran di kawasan Pancur Batu.

“Itu makanya kami mengadukan masalah ini sekaligus meminta perlindungan hukum kepada Komisi A DPRD Sumut agar keadilan dapat ditegakkan sebagaimana mestinya,” tutur Daniel Simbolon.

“Sebelumnya hal yang sama juga telah kami lakukan kepada Ombudsman RI Perwakilan Sumut. Karena dalam kasus hukum pengeroyokan Justin Surbakti alias Pio, telah terjadi dugaan intervensi dan keberpihakan aparat hukum,” sambungnya.

Bahkan, lanjut Daniel Simbolon, pihaknya telah mempertanyakan jaksa yang tidak menghadirkan rekaman CCTV yang merupakan bukti kuat peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan Pio.

Namun Jaksa tersebut hanya meminta kuasa hukum menanyakan hal itu kepada pihak Kepolisian. Padahal lengan Pio sempat putus akibat keroyok, namun korban malah ditahan. Saat ini, lengan Pio sudah dapat disambung kembali di salah satu rumah sakit di Medan.(adz/ala)

Wujudkan Reformasi Birokrasi Pemkab Dairi, Eddy Berutu Temui Dekan FIA UI

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS PEMAPARAN:Bupati Dairi, Eddy KA Berutu memberikan pemaparan kondisi birokrasi di Pemkab Dairi kepada Dekan Fakultas ilmu administrasi UI, Prof Dr Eko Prasojo, di Jakarta.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
PEMAPARAN:Bupati Dairi, Eddy KA Berutu memberikan pemaparan kondisi birokrasi di Pemkab Dairi kepada Dekan Fakultas ilmu administrasi UI, Prof Dr Eko Prasojo, di Jakarta.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Untuk mewujudkan reformasi birokrasi di Kabupaten Dairi, Bupati Eddy Keleng Ate Berutu konsultasi dengam Dekan Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Eko Prasojo dan tim di Center for Study of Govermance dan Administration Reform (CSGAR), di Jakarta, Senin (20/5).

Menurut Plt Kabag Humas Pemkab Dairi, Desman Sihotang, dalam pertemuan itu bupati memaparkan kondisi pemerintahan Kabupaten Dairi. Eddy juga menyampaikan visi misi dan strategi pembangunan yang akan diusung dalam pemerintahannya dalam 5 tahun kedepan.

Dengan keahlian dan pengalamannya, Edy meminta pendampingan dari CSGAR UI untuk mewujudkan reformasi birokrasi di Dairi. Sementara itu, Dekan fakultas ilmu administrasi UI, Prof Dr Eko Prasojo menyambut baik kunjungan Bupati Dairi.

Eko Prasojo menjelaskan CSGAR UI merupakan pusat studi transformasi pemerintahan yang didirikan pada tahun 2009 oleh sejumlah akademisi dan praktisi yang bergerak dibidang pemerintahan, bisnis dan organisasi sosial masyarakat UI.

CSGAR UI memberikan transpormasi peningkatan kapasitas, pengadvokasian kebijakan, dan diseminasi strategi terkait pemerintahan dan reformasi birokrasi. (mag-10/han)

Satu Unit Rumah Permanen Ludes Terbakar

SURYA/SUMUT POS LUDES TERBAKAR: Rumah Jumingin menyisakan puing puing usai dilalap si jago merah.
SURYA/SUMUT POS
LUDES TERBAKAR: Rumah Jumingin menyisakan puing puing usai dilalap si jago merah.

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Menjelang berbuka puasa, satu unit rumah semi permanen terbakar di Dusun VII Kampung Hilir, Desa Pon, Kecamatan Sei Bamban, ludes terbakar, Selasa (21/5) petang.

Rumah berukuran 6×6 meter berdindingkan tepas dan beratapkan seng yang ludes itu milik Jumingin (71).

Menurut Jumingin, kebakaran itu diketahuinya saat nongkrong di warung yang berada di depan rumahnya.

Melihat api sudah berkobar, Jumingin langsung teriak minta tolong kepada warga.

Meski warga berhasil menyelamatkan barang-barang berharga miliknya seperti televisi dan kipas angin, api yang sudah berkobar meludeskan rumahnya.

Peristiwa kebakaran itupun sampai ke Polsek Firdaus yang turun ke lokasi. “Tidak ada korban jiwa, penyebab kebakaran diduga akibat arus pendek listrik,”ujar Kapolsek Firdaus AKP R Samosir SH.

Saat ini, lanjut Samosir, pihaknya masih meminta keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan semua barang bukti guna penyelidik lebih lanjut. (sur/han)

Jalan Penghubung Tertutup Longsor, Ratusan Warga Desa Gunung Sitember Terisolir

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS LONGSOR: Badan jalan penghubung Desa Lau Tawar menuju Desa Rante Besi Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi longsor membuat kenderaan roda empat tidak bisa melintas.
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
LONGSOR: Badan jalan penghubung Desa Lau Tawar menuju Desa Rante Besi Kecamatan Gunung Sitember Kabupaten Dairi longsor membuat kenderaan roda empat tidak bisa melintas.

SIDIKALANG, SUMUTPOS.CO – Jalan penghubung Desa Lau Tawar menuju Desa Rante Besi, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi, tertutup longsor. Akibatnya, ratusan kepala keluarga (KK) terisolir.

Menurut Bonitra Sinulingga (32), akses jalan kabupaten itu rusak setelah diguyur hujan deras, Selasa (21/5) sore. Badan jalan dekat jembatan penghubung Desa Lau Tawar dan Desa Rante Besi, longsor. Akibatnya, badan jembatan dipenuhi lumpur.

“Warga yang mengendarai sepeda motor dan roda empat tak bisa melintas,”ungkap Bonitra, Rabu (22/5).

Kondisi itupun membuat warga kedua desa mengharapkan perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi, untuk segera memperbaiki badan jembatan yang longsor. “Daerah di sana merupakan pusat komoditas jagung. Bila akses itu dibuka, pengangkutan kami bisa membawa hasil pertanian warga,”harapnya.(mag-10/han)

Dugaan Pungli UPT di Bina Marga Sumut, SPK Macet, Pengerjaan Proyek Terganjal

Bina Marga
Bina Marga

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pengerjaan proyek di 17 Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Dinas Bina Marga dan Dinas Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masih tersendat. Pasalnya, surat perintah kerja (SPK) masih tertahan di meja Sekretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Hasudungan Siregar (HS).

“Sejak ada pemberitaan miring di Sekretaris Dinas Bina Marga yang mematok Rp10 juta per UPT untuk penandatanganan hingga kini SPK masih tertahan di sekretaris,” beber rekanan kerja, Abis di Dinas Bina Marga, Rabu (22/5).

Menurut Abis, banyak kejanggalan dalam penanganan SPK untuk 17 UPT Dinas Marga Sumut. Salah satu contonya, seperti yang dilakukan Sekretaris Dinas Bina Marga Hasundungan Siregar. Seharusnya dalam mengeluarkan kebijakan pengerjaan proyek tidak lagi melibatkan sekretaris melainkan kebijakan dari pengguna anggaran.

“Ini sekretaris seperti penguasa, harus melalui dia, hal hal seperti ini memperlama pembangunan di Sumatera Utara,” tandasnya.

Senada dikatakan Sekretaris Forum Masyarakat Peduli Sumatera Utara (Formapsu), Hendrik Rumapea SH, saat ini mereka masih megumpulkan bahan dan keterangan tentang dugaan praktik pungli di Sektretaris Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut.

”Seperti yang saya bilang kemarin, ini harus ditindaklanjuti karena track record dari Sekretaris HS tidak begitu bagus,” bebernya.

Menurutnya, HS pernah bermasalah de ngan hukum saat menangani proyek di Tigajuhar Karo.

“Kasusnya mandek di Kejaksaan, saya juga tidak tahu mengapa tidak diproses, saat itu HS menjabat sebagai Kepala UPT Medan di Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sumut,” bebernya.

Sebelumnya, Hasudungan menepis semua tuduhan bahwa dirinya meminta kepada seluruh UPT Rp10 juta untuk menandatangani SPK. “Itu tidak benar,” tandasnya.

Bahkan Hasudungan meminta kepada media untuk mengekspos pemberitaan tentang adanya dugaan pungli yang melibatkan dirinya.

“Jangan dululah dibuat,” katanya. Seorang ajudan HS pun meminta kepada wartawan untuk bertemu agar masalah pungli Rp10 juta terhadap UPT di Dinas Bina Marga Sumut tidak diterbitkan. (azw)

Kembali Terima Predikat WDP, Terbit Rencana Optimis Raih WTP Tahun 2019

no picture
no picture

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA menerima langsung laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Langkat, dari kepala BPK RI perwakilan Provsu Ambar Wahyuni, pada acara penyerahan laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Kabupaten/Kota se-Sumut TA 2018, di Gedung Auditorium BPK RI perwakilan Provsu,
Rabu (22/5).

Kepala BPK RI perwakilan Provsu Ambar Wahyuni, pada sambutannya, mengatakan dari hasil laporan tersebut, Pemkab Langkat masih merima Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Harapannya, ke depan, Pemkab Langkat dapat meraih menjadi WTP. “Jangan ada yang sungkan, datang saja ke kantor ini, jika ada yang ingin dikordinasikan atau ditanyakan terkait penyiapan adminitrasi laporan keuangannya.

Kami BPK Perwakilan Sumut, selalu siap untuk memberikan bimbingan dan arahan,” pungkasnya. Dikatakannya, agar Kabupaten /Kota di Sumut, melakukan audit semua laporan keuangannya secara terbuka, sehingga tidak ditemukan penyimpangan anggaran dan tindak korupsi.

Bupati Langkat, disela-sela kesempatan itu, mengucapkan terima kasih atas arahan dan bimbingan yang selama ini telah diberikan BPK, kedepan dirinya berjanji akan berupaya semaksimal mungkin, untuk dapat meraih predikat WTP. “Kita harus terus optimis dan terus berupaya, untuk memberikan terbaik bagi kemajuan Langkat tercinta,” sebutnya Ketua DPRD Langkat, Surialam, mengatakan, BPK perwakilan Sumut telah melaksanakan pemeriksaan atas laporan keuangan Pemkab Kabupaten Kota se Sumut, dimana hasil pemeriksaan tersebut memberikan penialaian diantaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP) dan tidak menyatakan pendapat (TMP).

Untuk memperoleh opini dan rekomendasi dari BPK, kata Surialam, tentu saja melalui serangkaian pemerikaaan atas pengelolaan keuangan negara. Kemudaian laporan hasil pemeriksaan atas laporan keuangan Pemda disampaikan oleh BPK kepada DPRD selambat-lambatnya 2 bulan setelah menerima laporan keuangan Pemda.

Kegiatan ini, sebut Surialam, untuk memenuhi kewajiban konstitusional sesuai dengan ketentuan UUD 1945, UU No 17 tahun 2003, tentang keuangan negara dan UU No 15 tahun 2004, tentang pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuagan negara, maka pemerintah daerah berkewajiban mempertanggungjawabkan keuangan negara, atas kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan. (bam/han)

Peringati Nuzul Quran Ramadan 1440 Hijriah, Sekdakab Langkat: Jadikan Alquran sebagai Pedoman Hidup

bambang/sumutpos DIABADIKAN: Para pemenang lomba saat diabadikan bersama Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin dan Kakan Kemenag Langkat.
bambang/sumutpos
DIABADIKAN: Para pemenang lomba saat diabadikan bersama Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin dan Kakan Kemenag Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Lantunan ayat suci alquran yang dibacakan para qorih qori’ah andalan negeri bertuah, menjadi tanda dibukanya peringatan Nuzul Quran Pemkab Langkat bersama Kanwil Kemenag Provsu, di Masjid Nurul Huda Perdamaian Stabat, Langkat, Selasa (22/5) malam.

Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin, berharap, peringatan Nuzul Quran tahun ini, menjadi asbab turunnya keberkahan dan naungan untuk Langkat, Sumut dan NKRI. “Untuk mencapainya, mari kita jadikan alquran basis sandaran pikiran, tindakan dan pedoman hidup, agar tujuan hidup kita terhindar dari hawa nafsu yang menghinakan,” sebutnya.

Sementara Kakan Kemenag Provsu, H Iwan Zulhami berpesan, untuk menjadikan alquran sebagai pedoman hidup dalam berkeluarga, juga sebagai landasan moral berbangsa. “Sebab dengan kita rajin membaca dan mendalami alquran, kita akan semakin dekat kepada Allah SWT. Mari di bulan penuh rahmad dan ampunan ini, memotifasi kita untuk lebih giat belajar alquran,” tuturnya. Sebelumnya, acara ini diawali salat Isya dan Tarawih berjamaah, serta diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al-Ustad Hendara Wibowo.

Dilanjutkan dengan penyerahan hadiah untuk juara I, III dan III dari lomba syahril quran, pidato bahasa arab dan inggris serta tartil juzz 30.(bam/han)

Selama Ramadan 1440 Hijriah, BPJS TK Binjai Berikan Layanan Prima

teddy/sumut pos MELAYANI: Petugas sekuriti melayani peserta BPJS TK saat berkunjung ke BPJS- TK Binjai.
teddy/sumut pos
MELAYANI: Petugas sekuriti melayani peserta BPJS TK saat berkunjung ke BPJS- TK Binjai.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Binjai Jalan Soekarno-Hatta Km 19, Binjai Timur, tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat meski selama bulan suci Ramadan tahun 1440 Hijriah.

Menurut PPS Kepala Kantor Cabang Binjai, Anita Fitriana, seluruh karyawan meski tengah melaksanakan ibadah puasa, diharuskan tetap memberikan pelayanan prima.

Agung (34), saat melakukan klaim dana JHT merasa sangat puas dengan pelayanan BPJS-TK Binjai. Menurut dia, pegawai tetap santun dan mengutamakan kepentingan konsumen dalam proses klaim.

“Saya merasa sangat puas dengan pelayanan (BPJS-TK) di sini. Walau dalam kondisi puasa, mereka tetap santun dalam melayani kami para peserta JHT dan tidak ribet,” ujar Agung, Senin (20/5).

Hal senada juga diutarakan Erno (30). Kata dia, pelayanan pegawai BPJS TK cukup baik, dari pengamanan hingga memuaskan dalam memberi pelayanan. Kepala cabang BPJS TK, TM Haris Sabri Sinar melalui Humas Farid Nur Iman mengungkapkan, selama bulan suci Ramadan, pihaknya menerima kunjungan 40 peserta BPJS TK per harinya, yang sebahagian besar mengurus klaim jaminan hari tua. (ted/han)

Siapkan Tenaga Kerja Terampil, Disnaker Deliserdang Jalin Kerja Sama PT BSMS

BATARA/SUMUT POS KERJA SAMA: Kepala Disnaker Deliserdang, Jonas Damanik dengan Kepala Cabang PT BSMS Anton Nasution, menunjukkan sertikat kerja sama. dalam penyeleksian tenaga kerja ke luar negeri.
BATARA/SUMUT POS
KERJA SAMA: Kepala Disnaker Deliserdang, Jonas Damanik dengan Kepala Cabang PT BSMS Anton Nasution, menunjukkan sertikat kerja sama.
dalam penyeleksian tenaga kerja ke luar negeri.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK), Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Deliserdang menjalin MoU dengan PT Berkat Sukses Makmur Sejahtera (BSMS) dalam penyeleksian Tenaga Kerja ke Malaysia.

Penandatanganan itu dilakukan Kepala Disnaker Deliserdang, Jonas Damanik dengan Kepala Cabang PT BSMS Anton Nasution di UPT BLK Deliserdang, Lubukpakam, Rabu (22/5). PT BSMS diketahui salah satu perusahaan swasta yang legal untuk mempekerjakan tenaga kerja ke luar negeri.

Jonas Damanik didampingi Kasubag TU Disnaker Deliserdang, Hosianna Girsang mengutarakan kerja sama itu dalam bentuk penggunaan bengkel las di UPT BLK. Dimana PT BSMS yang mempersiapkan 50 orang calon tenaga kerja untuk dipekerjakan di PT Bromo, Malaysia.

“Kita hanya menyediakan bengkel las, instruktur, suku cadang dan tim penguji. Dimana tim penguji nanti yang menentukan apakah 50 calon itu layak diberangkatkan untuk bekerja ke Malaysia,” kata Jonas. Menurut dia, seleksi itu akan dilakukan pada 25-26 Mei 2019. Dimana calon tenaga kerja tersebut, sebenarnya bekerja di perusahaan-perusahaan lokal yang sudah memiliki kemampuan.

Hanya saja sebelum diberangkatkan, pihak Malaysia mau memastikan calon tenaga kerja itu berkompetensi di bidangnya. Ditambahkan mantan Kadis Perizinan itu, sesuai pembicaraan saat penandatanganan MoU, pihak Malaysia akan datang saat proses penyeleksian dan uji praktik di UPT BLK Deliserdang. Itu dilakukan, agar ada kepuasan masing-masing pihak yang mana calon tenaga kerja akan dipekerjakan di Malaysia. (btr/han)