25 C
Medan
Friday, January 2, 2026
Home Blog Page 5348

Hindari Silpa, Komisi D Dorong Percepatan Pelaksanaan Proyek

no picture
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Komisi D DPRD Medan mendorong Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan agar memaksimalkan percepatan pengerjaan fisik infrastruktur Tahun Anggaran 2019. Dengan pengerjaan proyek tepat waktu, maka terhindar dari sisa lebih penggunaan anggaran (silpa). Ketua Komisi D DPRD Medan, Abdul Rani mengatakan, diharapkan tahun ini tender dapat lebih cepat. Dengan begitu, pekerjaan proyek infrastruktur bisa maksimal.

“Proses tender harus lebih cepat, sehingga pelaksanaan proyek bisa maksimal. Oleh karenanya, pelaksanaan Perubahan APBD 2019 dapat lebih awal,” ujarnya, kemarin (5/4). Dia meminta, agar Dinas PU serius memperbaiki jalan dan drainase di kota Medan dengan memperhatikan skala prioritas. Lebih dari itu, Dinas PU Medan didorong memiliki kemampuan melobi anggaran dari pemerintah pusat.

“Kita harapkan tuntutan rakyat untuk perbaikan lewat aspirasi saat reses supaya didahulukan. Selanjutnya hasil Musrenbang dan pokok pikiran,” tuturnya.

Sekretaris Komisi D, Ilhamsyah menambahkan, Dinas PU ditekankan agar pengerjaan proyek dilakukan maksimal. Pengawasan proyek supaya benar-benar dilakukan. Sebab, dengan pengawasan maksimal diharapkan menghasilkan kualitas proyek yang baik.

“Harus memberikan sanksi tegas kepada pemborong yang ‘nakal’ melaksanakan proyek sesuai ketentuan. Selain itu, diharapkan tidak mau diintervensi oleh siapapun sepanjang kinerja yang benar,” ujarnya.

Menanggapi itu, Kadis PU Medan Isa Ansari mengaku, pihaknya akan bekerja maksimal. Apa yang disampaikan Komisi D menjadi kritikan dan masukan yang membangun. “Kita akan tindak lanjuti dan diupayakan percepatan perbaikan. Mulai dari proses tender hingga pelaksanaan proyek,” katanya singkat. (ris/ila)

Kanvas Rem Karya USU Sabet 3 Mendali Emas di Inovasi Teknologi Internasional Rusia

BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos PRESTASI: Mahasiswa USU menunjukkan mendali emas setelah mengukir pretasi terbaik pada ajang internasional, yakni 22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies Archimedes yang digelar di Moscow, Rusia berlangsung, sejak 26-29 Maret 2019.
BAGUS SYAHPUTRA/Sumut Pos
PRESTASI: Mahasiswa USU menunjukkan mendali emas setelah mengukir pretasi terbaik pada ajang internasional, yakni 22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies Archimedes yang digelar di Moscow, Rusia berlangsung, sejak 26-29 Maret 2019.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) mengukir pretasi terbaik pada ajang internasional, yakni 22nd Moscow International Salon of Inventions and Innovative Technologies Archimedes yang digelar di Moscow, Rusia berlangsung, sejak 26-29 Maret 2019.

Mereka menunjukan inovasi kanvas rem yang berbahan dari cangkak (kulit) kemiri, yang disebut tahan lama dalam penggunaan untuk alat pengirim pada sepeda motor. Dengan inovasi tersebut, USU berhasil menyabet 3 medali emas dan 1 piala khusus dari Pemerintah Rusia sendiri.

“Kanvas rem berbahan cangkak kemiri ini, kami bernama bayo secret. Ini sebuah teknologi baru, kami menggantikan komposisi utama dari kanvas rem tersebut dengan cangkak kemiri,” ucap Winelda Mahfud Zaidan Haris kepada wartawan di Biro Rektor USU, Jumat (5/4) sore.

Haris menjelaskan, kanvas rem saat ini banyak terbuat atau berbahan asbestos. Untuk melakukan riset kanvas rem karya mahasiswa USU sudah berlangsung selama 3 tahun dan sudah pernah mengikuti kompetisi di India, Malaysia, Jepang dan terakhir di Rusia ini.”Berkat perjuangan kami, 3 medali emas dan satu piala tidak saja kami persembahan untuk USU, tapi untuk di Indonesia,” tutur Haris.

Dengan kompetisi ini, Haris mengatakan pihaknya menerima investasi dengan dana besar untuk melanjuti penelitian tersebut. Nanti kanvas rem tersebut sudah memiliki hak paten dan akan diproduksi secara massal. “Ada negara mau membeli lisensi dan hak paten. Kami percaya, kami menolak. Insha Allah ini perusahaan pertama akan diproduksi oleh USU,” ujar Haris.

Haris mengatakan, kanvas rem mereka ciptakan itu, akan bertahan dalam penggunaan selama 8 bulan dan akan dibanderol di pasar sebesar Rp35 ribu. Mereka akan mengambil segmen pemasaran di Indonesia. Kemudian, Arab Saudi dan Thailand juga tertarik dengan inovasi mereka ciptakan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Rektor USU, Prof Runtung Sitepu dengan jajarannya, Pemerintah Indonesia dan Keduataan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Rusia dan seluruh masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Juliaster Marbun selaku Pembimbing mengatakan, prestasi terbaik, tak lepas kerja keras mereka lakukan dengan mengharumkan nama USU di tingkat Internasional. Untuk produksi kanvas rem ini, tidak akan terkendala dengan bahan baku yang ada di Sumut.

“Saya sudah melakukan pengecekan langsung dari 33 Kabupaten/Kota di Sumut, 21 daerah memiliki perkebunan kemiri dan panen dilakukan secara bertahap. Jadinya, bisa diproduksi secara massal,” ujar Juliaster.

Sementara itu, Wakil Rektor (WR) I USU, ProfRosmayati mengungkapkan rasa bangga atas prestasi diraih mahasiswanya tersebut dan bonus segera akan diberikan pihak rektorat kepada mereka dalam waktu dekat ini.

Romayati mengatakan, pihak juga tertarik dengan kanvas rem mereka ciptakan tersebut. Namun, untuk diproduksi secara massal akan kembali dibicarakan bersama rektorat USU.”Pada intinya, inovasi tersebut banyak pihak tertarik. Namun, jangan sampai dijual inovasi kita itu. Pastinya, akan diproduksi secara massal,” pungkasnya. (gus/ila)

Jual Lutung Emas kepada Polisi, Warga Hamparan Perak Diadili

AGUSMAN/SUMUT POS SIDANG PERDANA: Arbain, terdakwa penjual satwa dilindungi jalani sidang perdana, Jumat (5/4).
AGUSMAN/SUMUT POS
SIDANG PERDANA: Arbain, terdakwa penjual satwa dilindungi jalani sidang perdana, Jumat (5/4).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bagi masyarakat pedesaan yang hobi berburu hewan di hutan agar berhati-hati. Karena bisa saja hewan-hewan itu termasuk yang dilindungi. Apalagi sampai menjualnya secara online di media sosial (medsos).

Seperti Arbain alias Bain (25), ia terpaksa duduk di kursi pesakitan Ruang Cakra V Pengadilan Negeri (PN) Medan, Jumat (5/4) siang.

Warga Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang itu didakwa telah menjual satwa langka atau dilindungi undang-undang melalui akun jejaring Facebook.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sri Wahyuni, terdakwa Arbain diciduk oleh petugas Ditreskrimsus Polda Sumut dan BKSDA di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang, Rabu (8/1) sekira pukul 21.30 WIB.

Dari penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 3 ekor anak elang brontok, 1 ekor anak kucing akar/kucing tandang dan 3 ekor anak lutung emas/lutung budeng.

Pengungkapan itu berawal dari informasi yang diterima pihak kepolisian, bahwa ada seorang pria menjual satwa langka yang dilindungi undang-undang melalui akun Facebook bernama Keyla Safitrie.

“Atas informasi itu, polisi menyaru sebagai pembeli (undercover buy) dan melakukan kontak dengan akun palsu tersebut,” ujar JPU dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Jarihat Simarmata.

Dalam transaksi itu, polisi yang menyaru membeli 3 ekor anak lutung emas/lutung budeng. Keduanya sepakat untuk bertemu. Ketika menunjukan 3 ekor anak lutung emas/lutung budeng, polisi langsung menangkap terdakwa.

“Petugas yang didampingi Kepala Dusun III, kemudian melakukan pengembangan ke rumah Arbain di Dusun III, Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak, Deliserdang. Di lokasi, petugas kembali menemukan satwa langka lain yakni 3 ekor anak Elang Brontok (Nisaetus Cirrhatus) dan 1 ekor anak kucing akar,” pungkas Sri Wahyuni.

Kepada petugas, terdakwa mengaku telah melakukan kegiatan jual-beli satwa yang dilindungi lebih kurang selama 6 bulan melalui Facebook. Sampai saat ini, terdakwa mengaku sudah menjual total 26 satwa dilindungi.

“Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 21 ayat (2) huruf a juncto Pasal 40 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya,” tandas JPU.

Usai membacakan dakwaan, JPU juga menghadirkan dua saksi. Salah satunya M Ali Iqbal Nasution dari BKSDA. Dia menerangkan, bahwa terdakwa sudah sering memposting satwa yang dilindungi di Facebook.

“Dia (Arbain) sudah sering memposting jual beli satwa yang dilindungi undang-undang di Facebook. Pengakuan terdakwa, orang datang menjual dan dia beli seharga Rp50.000. Kemudian terdakwa menjual kembali seharga Rp300.000-Rp400.000,” tandas Ali.(man/ala)

Viral di Medsos, Bajing Loncat Dibekuk

FACHRIL/SUMUT POS DIAMANKAN: Rian diamankan bersama barang jarahannya.
FACHRIL/SUMUT POS
DIAMANKAN: Rian diamankan bersama barang jarahannya.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Perampok muatan truk atau biasa disebut Bajing Loncat masih marak beraksi di Kawasan Industri Medan (KIM), Mabar, Kecamatan Medan Deli. Terbukti, seorang pelaku, Rian (36) ditangkap Polsek Medan Labuhan, Jumat (5/4).

Dari warga Lorong Benteng, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamayan Medan Deli, polisi mengamankan barang bukti 1 karung goni pakan ternak milik PT Pokpan, KIM, Mabar, Kecamatan Medan Deli.

Aksi pelaku terungkap saat melakukan pencurian pakan ternak dari mobil Colt Diesel di Jalan KL Yos Sudarso. Seorang warga merekam aksi pelaku kemudian memviralkannya di media sosial (medsos).

Setelah viral medsos, pelaku ditangkap Polsek Medan Labuhan. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Bonar H Pohan mengatakan, pihaknya mengamankan bajing loncat yang sangat meresahkan dan telah viral di media sosial.

“Pelaku sudah kita amankan, kita masih melakukan pengembangan terhadap pelaku lainnya,” singkatnya.(fac/ala)

Dua Pekan, Polres Langkat Amankan 9 Ons Sabu

BAMBANG/SUMUT POS PAPARKAN: Kapolres AKBP Doddy Hermawan memaparkan tangkapan narkoba selama dua pekan di halaman Mapolres Langkat, Stabat, Jumat (5/4).
BAMBANG/SUMUT POS
PAPARKAN: Kapolres AKBP Doddy Hermawan memaparkan tangkapan narkoba selama dua pekan di halaman Mapolres Langkat, Stabat, Jumat (5/4).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Selama dua pekan, Unit Satnarkoba Polres Langkat hanya berhasil menyita 9 ons sabu dan 29 kilogram ganja kering. Padahal Kabupaten Langkat merupakan jalur lintas peredaran narkoba.

Barang haram ini diamankan dari tiga tersangka pada waktu dan tempat yang berbeda.

“Selama dua minggu ini, kita telah menangkap tiga pelaku dalam kasus narkoba dan menyita 889,72 gram sabu serta 29.305,74 gram ganja,” ujar Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan, saat menggelar konfrensi press hasil tangkapan tindak pidana narkoba kepada wartawan, di halaman Mapolres Langkat, Stabat, Jumat (5/4).

Dijelaskannya, tersangka yang diringkus petugas adalah Suh alias Heri Lenggang (28) warga Dusun II Ule Bukit Desa Blang Panyang Kecamatan Muara I Kabupaten Aceh Utara.

“Darinya anggota menyita barang bukti ganja sebanyak 25 bal atau sekitar 24 kilogram lebih,” jelas kapolres didampingi Waka Polres Langkat Kompol Hendrawan, Kasat Narkoba AKP M. Yunus Tarigan dan Kasubbag Humas AKP Arnold Hasibuan.

Suh diamankan di depan Polsek Besitang, Lingkungan IX, Kelurahan Pekan Besitang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sabtu (16/3) pukul 06.00 WIB.

“Kemudian tersangka RMA alias Riki (16), pelajar, warga Desa Rambong Payong, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Provinsi NAD,” tutur kapolres.

Dari Riki, petugas menyita barang bukti 6 bal atau sekitar 5 kilogram lebih ganja kering siap edar. Riki ditangkap di depan Pos Lantas Jalan Lintas Medan – Banda Aceh, Lingkungan Karya Bukit Satu, Kelurahan Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Jumat (29/3) pukul 03.00 WIB.

“Tersangka melanggar pasal 115 (2) Subs pasal 111 (2) UU RI Nomor 35/2009, ancaman hukuman penjara selama 20 tahun sampai dengan seumur hidup dan denda Rp1 miliar,” jelas kapolres.

Selanjutnya, barang bukti disita dari MA (23) warga Desa Kandang, Kecamatan Suamalanga, Kabupaten Biruen, Provinsi Aceh.

MA ditangkap saat petugas menggelar razia guna mengantisipasi peredaran narkoba di Jalan Diponegoro Lingkungan IV. Persisnya depan Mapolsek Gebang, Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sabtu (30/3) pukul 04.00 WIB.

“Petugas menyita barang bukti empat bungkus narkoba dengan berat 889,72 gram sabu. Kita akan terus menggelar razia untuk mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Langkat,” katanya.(bam/ala)

Pengemudi Innova Gugup Gunakan Transmisi Matic, Lima Taksi Online Tabrakan Beruntun

IST/SUMUT POS PARKIR: Mobil yang terlibat kecelakaan beruntun parkir di depan Mapolsek Medan Kota. Sedangkan sopir dimintai keterangan oleh polisi, Jumat (5/4) sore.
IST/SUMUT POS
PARKIR: Mobil yang terlibat kecelakaan beruntun parkir di depan Mapolsek Medan Kota. Sedangkan sopir dimintai keterangan oleh polisi, Jumat (5/4) sore.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tabrakan beruntun enam mobil terjadi di Jalan Juanda, Medan Polonia. Tak jauh dari eks Bandara Polonia, Jumat (5/4) sekira pukul 15.35 WIB

INFORMASI diterima, tabrakan beruntun ini bermula ketika pengendara Toyota Innova Reborn warna silver menabrak mobil Avanza hitam BK 1698 MS.

Setelah itu, mobil Avanza hitam menabrak mobil Calya merah BK 1832 BI, kemudian menabrak mobil Datsun putih BK 1471 KH.

Selanjutnya menabrak mobil Xenia hitam BK 1185 IK dan kemudian menabrak mobil Brio hitam BK 1481 IG. Akibatnya, arus lalu lintas di seputaran jalan tersebut menjadi macet.

Seluruh mobil terlihat rusak di bagian depan dan belakang. Pecahan kaca dari keenam mobil juga berserakan di aspal.

Menerima informasi itu, petugas unit lantas Polsek Medan Kota langsung datang ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengatur arus lalu lintas (lalin).

Hingga berita ini diturunkan, semua pengemudi yang terlibat kecelakaan beruntun sudah dimintai keterangan di Mapolsek Medan Kota. Rata-rata, yang terlibat kecelakaan merupakan pengemudi taksi online (Taksol).

Kuat dugaan, kecelakaan terjadi karena pengemudi Kijang Innova silver BK 1071 AF kelabakan mengendarai kendaraan transmisi matic. Pengendara mobil Innova, Kong Kwan Ming (75) yang seharusnya memijak pedal rem, ternyata menginjak gas.

“Mungkin karena faktor usia, jadi yang bersangkutan kelabakan sehingga memijak pedal gas dan menabrak mobil yang sedang dalam antrean lampu merah,” kata Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani, Jumat (5/4).

Dijelaskan Nur Velani, tabrakan beruntun berawal saat Kong Kwan Ming menabrak mobil Avanza BK 1698 MS yang dikendarai Rudi Jaya Simatupang (46) warga Jalan Menteng VII, Gang Flamboyan, Medan Tenggara.

Selanjutnya, mobil Avanza yang dikemudikan Rudi menabrak mobil Calya Merah BK 1832 BI yang dikemudikan Surya Darmawan Sitohang (34) warga Jalan Garuda, Gang Siriaon, No 2A, Kelurahan Tegal Mandala II.

Selanjutnya, Surya menabrak mobil Datsun Putih BK 1471 KH yang dikemudikan Pery Syahputra (32) warga Jalan Mesjid, No 26, Dusun III, Desa Purwodadi, Sunggal.

Setelah itu, menabrak mobil Xenia hitam BK 1185 IK yang dikemudikan Manongu Tamba (44) warga Dusun I, Desa Marindal II, Medan Patumbak. Terakhir, Manongu menabrak mobil Brio hitam BK 1481 IG yang dikemudikan Asimido Tuah J Sagala (26) warga Jalan M Taufik, Gang Bintara, No 59C.

“Semua sopir yang mobilnya tabrakan beruntun ini merupakan sopir taksi online. Saat kejadian, mereka sedang tidak mengangkut penumpang,” tutur kapolsek.

Kanit Lantas Polsek Medan Kota, Iptu AW Nasution mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tabrakan beruntun tersebut.

“Cuma kerugian materil,” kata Nasution.

Untuk tersangka, kata Nasution, pihak Kong Kwan Ming sudah menyatakan siap menanggung kerugian untuk memperbaiki mobil korban yang rusak.(trm/ala)

PT PHPO Salurkan CSR Pendidikan ke SMKN 1 Lubuk Pakam

ist/Sumut Pos BANTUAN: Humas PT PHPO, Martua Muda Daulay didampingi Plant Manager, Bahri Hasibuan bersama tim menyerahkan bantuan kepada SMK N 1 Lubuk Pakam, Deliserdang, Kamis (4/4).
ist/Sumut Pos
BANTUAN: Humas PT PHPO, Martua Muda Daulay didampingi Plant Manager, Bahri Hasibuan bersama tim menyerahkan bantuan kepada SMK N 1 Lubuk Pakam, Deliserdang, Kamis (4/4).

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Permata Hijau Palm Oleo (PHPO) menyalurkan bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) pendidikan di SMK Negeri 1, Lubuk Pakam, Deliserdang, Kamis (4/4).

Penyerahan bantuan pendidikan disampaikan langsung oleh Humas PT PHPO, Martua Muda Daulay didampingi Plant Manager, Bahri Hasibuan bersama tim penyalur CSR.

“Program Permata Cerdas PHPO ini telah berjalan secara continiu, ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat dan bukti kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan,” kata Humas PT PHPO.

Program peduli pendidikan akan diberikak beasiswa selama 5 tahun kepada pelajar berprestasi. Selain itu, pihaknya membuka program PKL dan magang serta kelas khusus bagi pelajar untuk pendidikan tentang perkebunan dan perinduatrian.

“Program kelas yang akan kita buka di luar jam sekolah. Materi yang kita berikan, akam dipandu oleh guru atau mentor yang sudah kita fasilitasi,” terang Martua.

Pelaksanaan CSR ini, lanjut Martua, merupakan kerjasama perusahaan dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk membantu masyarakat

Kegiatan penyaluran CSR di dunia pendidikan.

“Program ini akan terus kita lakukan secara bertahap, harapannya apa yang kita kepedulian ini dapat meningkatkan kulitas dan kemajuan pendidikan di Sumatera Utara khususnya di kabupaten/kota,” cetusnya.

Kegiatan penyaluran dana CSR disaksikan oleh orang tua murid, Kepala SMK Negeri 1 Lubuk pakam, ketua komite sekolah dan staf sekolah serta para siswa – siswi. (fac/ram)

BFI Finance Serahkan Hadiah ‘Uber Miliaran’ 2018 Periode Akhir Nasional, Konsumen Asal Medan Dapat Motor NMax

Triadi Wibowo/sumut pos ANGKUT: Regional Manager BFI Finance Wilayah Medan, Sudi Hartono (kanan) di dampingi Operasional Manager, Suranta Natali (kiri) menyerahkan hadiah secara simbolis kepada perwakilan Horas Bangun Persada, Rusli di kantor BFI Finance Jalan Juanda Medan, Kamis (4/4)
Triadi Wibowo/sumut pos
ANGKUT: Regional Manager BFI Finance Wilayah Medan, Sudi Hartono (kanan) di dampingi Operasional Manager, Suranta Natali (kiri) menyerahkan hadiah secara simbolis kepada perwakilan Horas Bangun Persada, Rusli di kantor BFI Finance Jalan Juanda Medan, Kamis (4/4)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT BFI Finance Indonesia Tbk secara resmi menyerahkan hadiah hasil pengundian akhir program Uber Milyaran 2018 periode akhir nasional.

Hadiah berupa 1 unit sepeda motor NMax diberikan kepada konsumen asal Medan yang beruntung, yakni PT Horas Bangun Persada.

Penyerahan hadiah diberikan secara simbolis oleh Regional Manager BFI Finance Wilayah Medan, Sudi Hartono kepada perwakilan PT Horas Bangun Persada, Rusli di kantor BFI Finance Wilayah Medan Jalan Juanda, Kamis (4/4).

Regional Manager BFI Finance Wilayah Medan, Sudi Hartono mengatakan, PT Horas Bangun Persada berhak membawa pulang hadiah tersebut berdasarkan pengundian akhir di Bandar Lampung pada Januari 2019 lalu. Hadiah baru diserahkan, lanjutnya, karena harus mengurus administrasi terlebih dahulu.

“Setelah proses administrasi selesai, barulah hadiah bisa diserahkan. Pemenang kali ini merupakan hasil pengundian periode akhir nasional 2018,” ungkap Sudi saat diwawancarai.

Disebutkannya, pemenang kali ini yang keluar dari hasil undian bukanlah konsumen individu. Melainkan, konsumen dari kalangan korporasi yang mempercayakan solusi pembiayaan di BFI Finance.

“PT Horas Bangun Persada menjadi konsumen BFI Finance sejak tahun lalu. Perusahaan yang memiliki kontrak aktif pembiayaan alat berat ini, rekam jejaknya sangat bagus sebagai konsumen,” kata Sudi.

Lebih lanjut Sudi mengatakan, program Uber Milyaran 2018 telah berlangsung sukses dengan periode 1 Januari sampai 31 Desember 2018. Sistem pengundian dibagi dalam dua periode, yaitu dua kali periode regional dan dua kali periode nasional. Untuk hadiah periode nasional, BFI Finance telah menyiapkan sepeda motor NMax dengan hadiah utama mobil Honda CRV 7 seater dan mobil Mitsubishi Xpander.

“Para pemenang nasional lainnya berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, tidak hanya konsumen individu namun konsumen korporasi yang memiliki kontrak pembiayaan aktif selama program Uber milyaran 2018 juga diikutsertakan dalam pengundian, baik itu pengundian regional maupun nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, program Uber Milyaran 2018 ini merupakan salah satu bentuk apresiasi ungkapan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih dan mempercayai BFI Finance sebagai mitra solusi keuangan.

“Kami mengucapkan selamat kepada pemenang sebagai salah satu konsumen beruntung. Sebuah kebanggaan bagi kami dapat memberikan apresiasi dan manfaat yang baik kepada konsumen setia di Medan,” imbuhnya.

Sementara, Rusli mewakili PT Horas Bangun Persada mengucapkan terima kasih atas hadiah yang diberikan dari hasil pengundian. “Saya pribadi tidak menyangka perusahaan kami menjadi konsumen yang beruntung. Terima kasih atas hadiah yang diberikan, dan semoga BFI Finance semakin maju dan sukses,” tuturnya. (ris/ram)

Kesepakatan Bersama Pengembangan UMKM, Pemko Binjai Gandeng Bukalapak

ist/Sumut Pos STAND: Wali Kota Binjai, HM Idaham mengunjungi stand UMKM di pameran UMKM Kota Binjai yang bermitra dengan Bukalapak di Pendopo Umar Baki, Binjai, Jumat (5/4).
ist/Sumut Pos
STAND: Wali Kota Binjai, HM Idaham mengunjungi stand UMKM di pameran UMKM Kota Binjai yang bermitra dengan Bukalapak di Pendopo Umar Baki, Binjai, Jumat (5/4).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota Binjai menggandeng e-commerce Bukalapak.com, Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumut dan PT Bank Sumut dalam pengembangan UMK di Kota Binjai. Hal ini ditandai dengan dilakukannya penandatanganan Kesepakatan Bersama saat pameran UMKM Kota Binjai yang bermitra dengan Bukalapak di Pendopo Umar Baki, Binjai, Jumat (5/4).

Presiden PT Bukalapak.com, Fajrin Rasyid mengatakan kesepakatan ini bertujuan untuk dasar dan pedoman bagi para pihak dalam melaksanakan program atau kegiatan yang akan disepakati dalam pengembangan UMKM dengan memanfaatkan teknologi finansial menuju masyarakat cerdas, kreatif inovatif dan berjiwa wirausaha di lingkungan Pemko Binjai serta penyediaan jasa perbankan e-commerce.

“Sebagai e-commerce kami itu tidak menjual barang sendiri. Kami hanya memfasilitasi teman-teman UKM untuk bisa berjualan melalui platform kami yaitu Bukalapak.com,” jelasnya.

Dijelaskannya, kegiatan ini bukan hanya sekadar pameran UMKM saja, tetapi juga ada pemilihan bagi pelaku UMKM Kota Binjai yang akan dilatih untuk dapat mengikuti perkembangan dari dunia e-commerce ini. Dari 6889 pelaku usaha yang teerdaftar dari aplikasi UMKM, terpilih 130 UMKM, dimana 26 nya sudah bermitra dengan Bukapalak.com.

Fajrin mengungkapkan, saat ini ada 4 juta UMKM yang tergabung dengan Bukalapak. Dari keseluruhan angka, UMKM dari Sumut belum banyak, masih sekitar puluhan ribu. Padahal, dengan jumlah masyarakat dan luas wilayah, seharusnya Sumut bisa menembus hingga jutaan pelaku UMKM.

“Oleh karena itu, dengan adanya kesepakatan bersama ini akan menambah para pelaku usaha. Supaya ke depannya bantuan yang diberikan kepada UKM dapat end to end. Mulai dari menyiapkan, pelatihan, branding, modal dan juga pemasaran melalui Bukalapak” jelasnya.

Direktur Bisnis dan Syariah Bank Sumut, T Mahmud Jeffry menyambut baik dan mengapresiasi atas terjadinya kesepakatan bersama.

“Dengan kesepakatan ini dapat mewujudkan pemberdayaan dan pengembangan UMKM Kota Binjai. Bank Sumut menyambut baik dan mendukung kolaborasi ini yang mana melalui kerjasama ini diharapkan para pelaku UMKM dapat mengembangkan dan mempromosikan usahanya lebih luas lagi,” ucapnya.

Berdasarkan data BI, Sektor UMKM menyerap 97,04 juta tenaga kerja atau 99% dari total tenaga kerja yang ada di Indonesia. Kontribusinya dalam PBD juga cukup signifikan yaitu 55, 56% dari PBD nasional.

Sementara, Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham menilai kesepatan bersama ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergitas dan hubungan kerja yang lebih baik. Ke depannya, dapat mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah.

“Mudah-mudahan, apa yang kita upayakan ini akan lebih mendorong lahirnya pelaku UMKM dan usahan UMKM Kota Binjai yang lebih maju, modern, berkualitas dan siap bersaing di pasaran yang lebih luas melalui market place dengan integrasi layanan perbankan dan e-commerce,” jelasnya. (ted/ram)

Hujan & Angin Kencang Landa Kota Tebingtinggi, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Sopian/Sumut Pos TUMBANG: Sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan deras yang melanda di Kota Tebingtinggi, Kamis (4/4) malam. Bahkan ada yang menimpa teras rumah warga.
Sopian/Sumut Pos
TUMBANG: Sejumlah pohon tumbang akibat angin kencang dan hujan deras yang melanda di Kota Tebingtinggi, Kamis (4/4) malam. Bahkan ada yang menimpa teras rumah warga.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Hujan deras disertai angin kencang yang berlangsung hampir setengah jam di wilayah Kota Tebingtinggi, Kamis (4/4) sekitar pukul 22.00 WIB, menumbangkan sejumlah pohon di pinggir jalan. Bahkan pohon kapok berusia ratusan tahun ikut tumbang dan menimpa rumah Ibu Mia (55), warga Jalan Ahmad Yani Kelurahan Pasar Baru.

Penuturan korban, Kamis malam itu hujan turun deras disertai angin kencang sekitar pukul 22.00 WIB. Tiba-tiba, pohon kapok yang berada tepat di depan rumahnya, tumbang dan menimpa teras rumahnya.

“Untung pada saat kejadian kami sekeluarga sedang berada di dalam rumah, jadi tidak ada korban,” ujar Mia. Atas kejadian itu, korban dan tetangganya melapor kepada Lurah Pasar Baru, agar datang melihat ke lokasi.

Mendapat laporan dari warga, Lurah Pasar Baru, Budi Wibowo, bersama stafnya turun ke lokasi kejadian. “Melihat ada sebuah rumah yang tertimpa pohon, kita langsung menghubungi Dinas Kebersihan untuk membersihkan batang pohon beserta ranting-ranting nya yang menimpa rumah warga,” bilang Wibowo.

Jumat kemarin, seluruh batang dan ranting pohon sudah dibersihkan oleh dinas terkait. Informasi didapat di lapangan, sejumlah pohon tumbang juga terjadi di sepanjang Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi. Bahkan pohon mangga di depan Rumah Dinas Kapolres Tebingtinggi, tepatnya di Jalan Iskandar Muda, juga tumbang dan menutup badan jalan. (ian)