Home Blog Page 5354

Dairi, Tebingtinggi dan Sergai Raih Opini WTP

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS SERAHKAN: Kepala BPK-RI perwakilan Sumut, VC Ambar Wahyuni menyerahkan LHP Opini WTP kepada Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Wali Kota Tebintinggi dan Bupati Serdangbedagai di Auditorium BPK RI, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (7/5).
RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN: Kepala BPK-RI perwakilan Sumut, VC Ambar Wahyuni menyerahkan LHP Opini WTP kepada Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Wali Kota Tebintinggi dan Bupati Serdangbedagai di Auditorium BPK RI, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (7/5).

SUMUTPOS.CO – Kabupaten Dairi, Kota Tebingtinggi dan Serdangbedagai (Sergai) sukses mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut. Untuk Dairi, raihan ini merupakan kali kelima secara berturut-turut dalam mendapatkan opini WTP terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2018.

Penghargaan opini WTP tersebut langsung diterima Bupati Dairi, Eddy KA Berutu bersama 6 Kabupaten/Kota lainnya yakni Serdangbedagai, Tapanuliselatan, Humbang Hasundutan, Sibolga, Kota Tebingtingi serta Kota Gunung Sitoli, dari Kepala BPK-RI perwakilan Sumut, VC Ambar Wahyuni disaksikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi dan sejumlah kepala daerah lainnya, di Auditorium Kantor BPK Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (7/5).

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN: Kepala BPK-RI perwakilan Sumut, VC Ambar Wahyuni menyerahkan LHP Opini WTP kepada Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Wali Kota Tebintinggi dan Bupati Serdangbedagai di Auditorium BPK RI, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (7/5).

Dikatakan Edy, raihan prestasi 5 kali berturut-turut mendapat opini WTP itu salah satu motivasi dan semangat dalam mengemban amanah diberikan rakyat, untuk mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Eddy berjanji, akan berupaya melaksanakan atau menindaklanjuti semua saran dan rekomendasi BPK. Menegaskan tetap berkomitmen dan bersinergi dalam menyajikan laporan keuangan yang berkualitas, transparan dan akuntabel.

Sementara itu, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan juga secara khusus menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada segenap OPD di lingkungan Pemko Tebingtinggi, yang sudah bekerja keras menyiapkan laporan keuanganya hingga berbuah manis dengan menerima opini WTP.

”Meskipun WTP bukanlah tujuan akhir dari apa yang dilakukan, WTP ini dapat dijadikan motivasi dan semangat untuk mengelola keuangan ke depannya akan lebih baik lagi,”ujar Umar Zunaidi Hasibuan.

RUDY SITANGGANG/SUMUT POS
SERAHKAN: Kepala BPK-RI perwakilan Sumut, VC Ambar Wahyuni menyerahkan LHP Opini WTP kepada Bupati Dairi, Eddy KA Berutu, Wali Kota Tebintinggi dan Bupati Serdangbedagai di Auditorium BPK RI, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (7/5).

Umar Zunaidi berharap, ASN di lingkungan Pemko Tebingtinggi harus bertekad dan berkomitmen bisa lebih sukses. “Tidak hanya masalah penyiapan laporan keuangannya saja, tetapi juga laporan-laporan lainnya yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kota,”harapnya.

Terpisah, Bupati Sergai Ir H Soekirman mengatakan, bahwa raihan opini WTP untuk kedua kalinya, yang sebelumnya diterima tahun 2014. “Oleh karena itu, apa yang sudah kita raih kiranya dapat dipertahankan dengan tertib administrasi program dan pertanggungjawaban,” bilang Soekirman.

Anggota 5 BPK RI, Ismiyatun menyampaikan, mengapresiasi Kabupaten/Kota serta DPRD atas kerjasama penyerahan laporan keuangan secara transparan dan akuntabel.

Ismiyatun menyebutkan, setiap tahun ada peningkatan perbaikan laporan keuangan bagi Kabupaten/Kota di Sumut yang bisa meraih opini WTP.

Diungkapkannya, ada sejumlah permasalahan yang harus ditindaklanjuti Pemda dalam penyajian laporan keuangan, yakni perhitungan kemampuan keuangan daerah (KKB) harus disesuaikan dengan Permendagri nomor 2 tahun 2017.

Terlambatnya penyusunan Ranperda PAPBD sehingga tahapan tidak dapat dilanjutkan, sering terjadi kekurangan volume pekerjaan karena tidak sesuai rancangan anggaran belanja (RAB) serta realisasi belanja barang dan jasa tidak bisa dijamin kebenarannya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, penyampaian laporan keuangan tidak ada yang terlalu sulit jika semua Pemkab/Pemko bisa bekerjasama dengan baik, dan tidak ada saling mengakal-akalin.

Edy menegaskan, dengan perolehan opini WTP tersebut, diminta tetap berkomitmen dan bersinergi dalam menyajikan laporan keuangan yang berkualitas, transparan dan akuntabel. (mag-10/han)

400 CASN Asahan Terima SK

Triadi Wibowo/Sumut Pos ASN: Beberapa ASN Pemko Medan usai mengikuti upacara, kemarin. Selama Ramadan, ASN Pemko Medan maupun Pemrovsu pulangnya lebih cepat.
Triadi Wibowo/Sumut Pos
ASN: Beberapa ASN Pemko Medan usai mengikuti upacara, kemarin. Selama Ramadan, ASN Pemko Medan maupun Pemrovsu pulangnya lebih cepat.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Asahan H Surya BSc menyerahkan 400 SK pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), di lingkungan Pemkab Asahan, untuk formasi 2018 yang digelar di Hotel Sabty Garden, Jalan Diponegoro, Selasa (7/5).

Plt Bupati Asahan, H Surya Bsc meminta CASN untuk benar-benar menjalankan tugas dan tanggung jawab, serta mentaati peraturan ASN serta peraturan Disiplin ASN.

“Diyakini sebagai aparatur yang mengemban tugas melayani masyarakat, saudara dituntut untuk mampu melaksanakan seluruh penyelenggaraan tugas pemerintahan di bidang masing-masing, sehingga visi dan misi Kabupaten Asahan dapat tercapai dan terlaksana dengan baik,”pinta Surya.

Surya juga berharap, CASNyang menjalankan tugas dan tanggung jawab, kelak dapat diangkat sebagai ASN sebagaimana peraturan pemerintah No 11 tahun 2017 tentang managemen PNS.

“Saya yakin para CASN yang baru diangkat ini dapat mengemban tugas demgam baik dan berbaur dengan ASN lainnya,” bilangnya.

Adapun ke-400 CASN tersebut terdiri dari 226 tenaga guru, 133 tenaga kesehatan, 25 untuk tenaga teknis, 14 eks TKH, 1 cumlaude dan 1 penyandang disabilitas.

Penyerahan SK tersebut juga dihadiri Sekdakab Asahan Taufik Zainal Arifin, Kepala BKD Asahan, Nazaruddin dan Kadis Kominfo Asahan H Rahmat Hidayat Siregar. (omi/han)

Jadi Imam Salat Zuhur di Musala, Sekdakab Langkat Ingatkan 5 Langkah Sukses

istimewa/sumut pos JADI IMAM: Sekdakab Langkat, dr Indra Salahuddin menyampaikan tausiah saat memimpin salat Zuhur di Musala Kantor Pemkab Langkat, Selasa (7/5).
istimewa/sumut pos
JADI IMAM: Sekdakab Langkat, dr Indra Salahuddin menyampaikan tausiah saat memimpin salat Zuhur di Musala Kantor Pemkab Langkat, Selasa (7/5).

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Guna menindaklanjuti surat edaran Bupati Langkat No 451.13-737/KESSOS/2019, tentang berpartisipasi secara aktif untuk mendukung peningkatan kegiatan keagamaan, Sekdakab Langkat dr Indra Salahuddin menjadi imam salat zuhur berjamaah di Musala Pemkab Langkat, Kantor Bupati Langkat, Stabat, Selasa (7/5).

Indra Salahuddin dalam tausiahnya di hadapan jamaah Aparatur Sipil Negri (ASN) Pemkab Langkat, menerangkan tentang arti bersyukur. Sekdakab juga menjelaskan, bahwa di bulan suci Ramadan, nilai (pahala) amalan akan dilipat gandakan.

“Jika mengerjakan amalan sunah pahalanya seperti amalan wajib, dan amal wajib pahalanya dilipat gandakan menjadi 70 kali lipat,” paparnya.

Untuk itu, ajak Sekda, agar semua masyarakat memaksimalkan kesempatan berharga tersebut, untuk berupaya meningkatkan amalan dibulan suci ini. Karena belum tentu pada ramadhan yang akan datang kita dapat berjumpa lagi.

Pada kesempatan itu, Indra Salahuddin juga 5 langkah sukses selama bulan suci Ramadan. Pertama, mengerjakan puasa, Kedua salat tarawih, ketiga tadarusan, keempat iktikab di masjid, dan kelima membayar zakat fitrah tepat waktu.

“Langkah sukses yang dimaksud, akan menambah kata’atan, keimanan dan rasa syukur, jika benar-benar dijalankan,” ujarnya. (bam/han)

Tidak Percaya Allah, Rumah Mahasiswa Digeruduk Warga

no picture
no picture

BINJAI, SUMUTPOS.CO – INFORMASI dihimpun, amuk warga sekitar bermula dari FM mengeluarkan ujaran yang tidak pantas dalam media sosial Instagram (IG).

Dalam akun Instagram miliknya, remaja berusia 19 ini menyebut bahwa dirinya beragama Islam lantaran dilahirkan oleh orangtua yang menganut agama tersebut.

FM yang diketahui anak dari Toke Emas itu tak percaya adanya Allah. Akibatnya, rumah mahasiswa Fakultas Hukum di salah satu universitas swasta di Medan itu, digeruduk oleh seratusan massa sekira pukul 22.00 WIB.

Massa menilai, FM yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara ini telah mengeluarkan komentar dalam IG yang diduga mengandung unsur penistaan agama.

Sekitar 30 menit kemudian, informasi rumah toke emas Pajak Tavip Binjai digeruduk warga sampai ke telinga polisi. Bahkan, menurut polisi, aksi spontan geruduk rumah yang dilakukan massa sudah mulai bertindak anarkis. Tak ayal, kedatangan polisi untuk meredam hal ini.

“Setelah dilakukan mediasi di rumah (yang digeruduk massa), F diamankan ke Mapolres Binjai,” ujar Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, Selasa (7/5).

Malam itu, Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Tri Nuryanto memimpin dialog mediasi perdamaian yang diikuti oleh perwakilan massa dan tokoh masyarakat di Aula Catur Sakti Mapolres. Pertemuan sempat berlangsung alot. Pasalnya, FM tak menunjukkan wajah bersalah.

“Tapi akhirnya, FM meminta maaf kepada seluruh umat muslim di Indonesia. Dia juga berjanji tidak mengulangi lagi perbuatannya serta mengucapkan dua kalimat syahadat di depan massa warga dari Kelurahan Setia sekitar 30 orang,” sambung mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

Permintaan maaf yang dilakukan FM, kata Siswanto, diterima oleh massa. Tepat pukul 01.00 WIB, massa membubarkan diri dengan aman, tertib dan kondusif. Siswanto menambahkan, perkara ini tidak dilanjutkan ke ranah hukum karena sudah ada perdamaian antara FM dengan Masyarakat Kelurahan Setia, Binjai Kota. Bahkan menurut Siswanto, FM telah membuat pernyataan maaf dan menyesal.

“Polres Binjai akan melakukan pemeriksaan terhadap FM untuk dimintai keterangan mengenai kasus tersebut. FM juga buat surat pernyataan dan dikenai wajib lapor,” tandas Siswanto.(ted/ala/han)

Human Initiative Sumut, Launching Program Bulan Kita Berbagi

istimewa/sumut pos LAUNCHING: Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat saat menghadiri launching program Bulan Kita Berbagi di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5).
istimewa/sumut pos
LAUNCHING: Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat saat menghadiri launching program Bulan Kita Berbagi di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Human Initiative cabang Sumatera Utara melaunching program Ramadhan, Bulan Kita Berbagi (Bukber) di Rumah Tahfidz Human Initiative, di Dusun Damai, Beringin, Deliserdang, Selasa (17/5). Launching ini dilaksanakan langsung oleh Kepala Cabang Human Initiative Sumut, Zul Hidayat.

Dalam sambutannya, Zul mengatakan Human Initiative sebagai lembaga sosial sungguh bersemangat menebar manfaat. “Hari ini kita memberi paket baju baru yatim kepada 10 anak yatim dan paket berbuka bagi anak yatim, serta masyarakat sebanyak 250 paket,” ungkap Zul.

Zul berharap agar Human Initiative terus dapat membantu banyak umat dan menebar manfaat. Khususnya di Bulan Ramadhan yang penuh berkah ini, diharapkannya jumlah donor turut berlipatganda sebagaiamana belipatnya pahala atas amal dan kebaikan yang dilaksanakan di bulan Ramadhan.

“Dengan semakin banyaknya saudara kita yang peduli untuk membantu, kita harapkan semakin banyak yang akan mendapat manfaat,” tandasnya yang disambut kata ‘Amin’ oleh para Yatim.

Kepala Desa Beringin, Aldiriansyah dan Kepala Dusun, Sukardi mengaku sangat berterima kasih dengan kegiatan yang dilaksanakan Human Initiative tersebut. Dengan adanya rumah Tahfidz di sana, diharapkan mampu mendorong menjadi Desa Religius.

Para Yatim dan Duafa yang menghadiri kegiatan itu, sangat antusias dan gembira. Terlebih saat mendengar ceramah oleh Ustadz Cece Romli yang penuh canda dan ceria, sebelum berbuka puasa bersama. (rel/dek)

Lapangan Bola Samura Krisis Air

SOLIdeo/sumut pos TINJAU: Bupati Karo Terkelin saat meninjau Lapangan Bola Samura yang dikeluhkan warga.
SOLIdeo/sumut pos
TINJAU: Bupati Karo Terkelin saat meninjau Lapangan Bola Samura yang dikeluhkan warga.

KARO, SUMUTPOS.CO – Fasilitas Lapangan Bola Samura saat ini banyak diminati masyarakat untuk berolah raga. Sarana ini juga dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah membuang rasa jenuh dari rutinitas sepanjang hari yang cukup melelahkan pikiran dan jasmani. Namun hal ini menjadi sia-sia, karena bukan kenyamanan yang mereka dapatkan bersama masyarakat lainnya dalam melakukan joging, lari, bermain sepak bola, untuk mencari keringat demi kesehatan tubuh.

Hal ini dikatakan salah seorang warga yang setiap sore berolah raga di lapangan Samura. Pasalnya, fasilitas kamar mandi yang dikelola Dispora ini jarang dialiri air. Mirisnya, ada 6 pintu kamar mandi, semuanya tidak ada air. Padahal, bak penampungan air sumur bor jelas terlihat di atas bangunan kamar mandi.

“Kami warga ingin mau sehat, tapi melihat kamar mandi jorok. Seolah-olah dinas terkait tidak peduli. Anehnya lapangan ini sering dipakai Pemkab Karo untuk acara upacara kenegaraan,” kesal Elsa br Ginting (44).

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH saat meninjau lapangan bola Samura, Selasa (7/5) sangat terkejut melihat kondisi itu.

Kamar mandinya menyedihkan, dimana-mana semua kamar mandi jorok, air sumur bor mati (tidak berfungsi) , air dalam bak kosong, lantai kamar mandi jorok, kumuh ditambah botol aqua dan plastik berserakan dekat lubang WC.

Menyikapi ini, Bupati Karo melalui stafnya mengontak pihak Dispora Kab. Karo agar datang ke Lapangan Samura, dan menyuruh dua mobil dinas damkar untuk melakukan penyemprotan air pembersihan sekaligus mengisi air kedalam bak penampungan.

Ke depannya, bupati meminta Dispora Karo untuk memperbaiki kamar mandi yang sebenarnya,agar warga yang sedang berolah raga dan beraktivitas lainnya tidak menggerutu lagi dan kecewa. Dia Mencontohkan saat kencing dan BAB, air tidak ada.

Terkelin pun mengintruksikan Kepala Dispora Robert perangin Angin melalui sekretarisnya Pimpin Bangun, agar segera rapatkan, untuk kamar mandi dibobol setengah dari kondisi sekarang ini, agar lebih terang. Selain itu, sambung Terkelin, meminta agar tempat ganti pakaian dan kaca dipasang. (deo/han)

Empat Pemain PSPS Tinggal Selangkah

sutan siregar/sumut pos UJICOBA: Pemain PSMS Medan berusaha melewati kawalan pemain PS Putra Buana pada laga ujicoba di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Dalam laga ini, Ayam Kinantan menang dengan skor 4-1.
sutan siregar/sumut pos
UJICOBA: Pemain PSMS Medan berusaha melewati kawalan pemain PS Putra Buana pada laga ujicoba di Stadion Mini Kebun Bunga Medan, belum lama ini. Dalam laga ini, Ayam Kinantan menang dengan skor 4-1.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4 dari 5 pemain PSPS Selection yang menjalani seleksi di PSMS Medan, tinggal selangkah lagi untuk bergabung dengan tim. Pasalnya, keempatnya sudah setuju dengan harga yang ditawarkan Manajemen Ayam Kinantan.

“Ada 4 pemain yang dari PSPS Selection itu hampir pasti bargabung. Mereka sudah sepakat soal harga, tinggal teken kontrak,” ungkap Sekretaris PSMS Medan Julius Raja kepada Sumut Pos, Senin (6/5).

King, sapaan karib Julius Raja, mengaku tidak hafal nama keempat pemain yang bakal memperkuat PSMS di Liga 2 musim 2019 tersebut. Sebelumnya ada 5 pemain PSPS Selection yang melakukan seleksi di PSMS Medan. Adapun mereka, yakni Afiful Huda, Rendi Syahputra, Ilham Fathoni, Wahyu, dan Dani Marvelos.

King pun memastikan, keempat pemain yang bakal bergabung tersebut, merupakan rekomendasi dari Pelatih PSMS Medan Abdul Rahman Gurning. “Keempatnya merupakan permintaan pelatih. Mereka juga sudah menerima panjar. Jadi, sebenarnya tinggal formalitas penandatangan kontrak saja,” imbuhnya.

Seyogianya penandatangan kontrak dilakukan Senin (6/5) sore. Namun, karena berhalangan kesibukan Penanggung Jawab Tim Mulyadi Sumatupang, pertemuan diundur menjadi Selasa (7/5), hari ini. “Pertemuan hari ini (kemarin, red) batal. Akan kembali kami gelar besok (hari ini, red). Pertemuan itu membahas pemain yang akan dikontrak dan pemain dibuang,” beber King.

King mengakui, Gurning memang mengajukan untuk mencoret beberapa pemain yang sudah dikontrak. Tapi dia belum mengetahui jumlah dan namanya. “Pelatih akan memaparkan apa alasan pencoretan pada rapat nanti. Intinya rapat besok memang evaluasi secara keseluruhan,” jelasnya.

Termasuk soal persiapan ke depan. Sebab, manajemen PSMS Medan melihat jadwal kick off Liga 2 masih belum pasti. “Prediksi kami, jadwal kick off habis Lebaran. Jadi kami masih punya waktu untuk mengganti pemain yang tidak berkembang,” pungkasnya. (dek/saz)

Keajaiban Anfield

TUMPUAN Sadio Mane menjadi tumpuan Liverpool saat menjamu Suarez cs di leg kedua Semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (7/5) dini hari nanti.
TUMPUAN
Sadio Mane menjadi tumpuan Liverpool saat menjamu Suarez cs di leg kedua Semifinal Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (7/5) dini hari nanti.

LIVERPOOL akan menjamu Barcelona di Anfield pada leg kedua babak semifinal Liga Champions 2018/2019, Rabu (8/5) dini hari WIB. Defisit 3 gol, dan tanpa modal gol tandang. Itulah yang harus dihadapi The Reds, jika ingin 2 musim beruntun tampil di final.

Pada leg pertama di Camp Nou, tengah pekan lalu, Liverpool menyerah 3 gol tanpa balas. Luis Suarez mencetak gol pembuka ke gawang mantan klubnya, dan tak segan merayakannyan

Sementara itu, Lionel Messi tampil brilian dan memborong 2 gol. Liverpool sejatinya bermain bagus, bahkan menciptakan beberapa kesempatan. Namun peluang-peluang James Milner, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah, semua gagal terkonversi menjadi gol untuk timnya.

Kekalahan tersebut membuat peluang Liverpool untuk bisa melaju ke final Liga Champions hampir tertutup. Sebab, The Reds harus bisa menang dengan defisit 4 gol. Meskipun begitu, tim besutan Jurgen Klopp ini tidak patah semangat. Sebab, mereka masih punya peluang untuk membuat keajaiban pada leg kedua ini. Karena Liverpool benar-benar sensasional ketika bermain di kandang musim ini. Mereka sangat menakutkan. Manchester United, PSG, Bayern Munchen, dan Chelsea pernah merasakan kekalahan saat berkunjung ke markas Liverpool. Dan The Reds masih belum terkalahkan di kandang dalam ajang Eropa, dan rekor kandang mereka ini jadi alasan mengapa Liverpool bisa bersaing di Premier League maupun Liga Champions.

Manajer Barca Ernesto Valverde, pasti akan mewaspadai rekor kandang Liverpool. Meski punya keunggulan 3 gol, dia tidak akan mengambil risiko apa pun melawan The Reds, karena pasukan Jurgen Klopp sangat kuat di kandang. Anfield tidak pernah ramah bagi tim-tim tamu. Pendukung Liverpool selalu bersemangat ketika mendukung tim kesayangannya bertanding di stadion tersebut. Hal itu seringkali berubah menjadi pemandangan yang menakutkan bagi tim tamu.

Banyak tim besar yang datang ke Anfield dengan harapan untuk meraih kemenangan. Namun, mereka justru pulang dengan tangan hampa. Itu karena Anfield bukanlah tempat yang mudah berkat dukungan militan yang ditunjukkan pendukung Liverpool. Beberapa tim papan atas Premier League juga sering gagal menunjukkan permainan terbaiknya di Anfield. Pemain legenda yang kesulitan bersinar di kandang Liverpool juga cukup banyak. Lionel Messi cs pasti akan mendapat intimidasi dari pendukung Liverpool saat berkunjung ke Anfield.

Liverpool sudah mencetak banyak gol di Premier League musim ini dan itu berkat trio penyerang mereka yang luar biasa. Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Mereka bertiga mampu mengobrak-abrik pertahanan di sepak bola Inggris. Salah dan Mane sangat kejam di depan gawang pada musim ini. Kombinasi mereka adalah menjadi alasan utama atas kesuksesan Liverpool sejauh ini.

Perjalanan Jurgen Klopp ke Spanyol tidak sesuai rancana, tapi bukan rahasia lagi, kalau The Reds sangat berbeda ketika bermain di Inggris. Gaya permainan Liverpool menjadi masalah bagi kebanyakan tim Premier League dan bisa mencetak banyak gol.

Barcelona punya keunggulan tiga gol atas Liverpool. Kendati demikian, pasukan Ernesto Valverde tak boleh menyepelekan sang lawan pada leg kedua ini. Pendukung Barca pasti senang dengan kemenangan telak atas Liverpool di leg pertama. Namun, Barca juga harus ingat dengan mimpi buruk saat bertemu AS Roma pada musim lalu.

Lionel Messi dkk berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 4-1 di Camp Nou. Namun, tim Italia itu di luar dugaan mampu melakukan comeback dramatis dan melangkah ke babak berikutnya. Liverpool pasti menginginkan hasil yang sama saat bertemu Barcelona di Anfield. Mereka ingin mengejar defisit 3 gol dan mencapai final Liga Champions.

Namun Liverpool juga terancam kembali tak bisa menurunkan tim terkuatnya. Salah menjadi ‘tumbal’ kemenangan atas Newcastle akhir pekan lalu, dan kondisinya sekarang berada dalam tanda tanya besar. Firmino juga masih cukup meragukan. Naby Keita pun absen setelah tumbang di leg pertama. Sementara Barcelona sudah sangat siap untuk laga ini, dan itu terlihat dari bagaimana mereka melepas laga kontra Celta Vigo di La Liga. Pilar-pilar pentingnya diistirahatkan. Meski Ousmane Dembele kembali dihantam cedera, itu sepertinya bukan masalah besar buat Barcelona. (bbs/saz)

Hari Petama KPU Sumut Plenokan Rekapitulasi 4 Daerah, PDIP Masih Unggul

sutan siregar/sumut pos PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.
sutan siregar/sumut pos
PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.

PDI Perjuangan masih memimpin perolehan suara sementara, baik tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, maupun DPR RI di Sumatera Utara. Selain itu, Calon Presiden dan Wakil Presiden yang mereka usung, Joko Widodo dan Ma’aruf Amin juga masih unggul sementara dari pesaingnya, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

HAL ini berdasarkan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan dan Perolehan Suara Pemilu 2019 di Hotel JW Marriot Medan, Senin (6/5). Rekapitulasi tingkat provinsi ini akan dilakukan secara simultan hingga Kamis (9/5) mendatang.

Sejauh ini, tercatat sudah 25 KPU kabupaten/kota di Sumut menyerahkan hasil rekapitulasi kepada KPU Sumut. Yakni Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Kota Tanjungbalai, Sibolga, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Binjai, Tebingtinggi, Toba Samosir, Labusel, Samosirn

Padanglawas Utara, Humbanghasundutan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Simalungun, Nias Utara, Batubara, Tapanuli Tengah, Dairi, Labura, Nias Barat, Asahan, Tapanuli Utara dan Serdangbedagai.

Namun pada hari pertama kemarin, amatan Sumut Pos, baru empat kabupaten/kota yang diplenokan KPU Sumut. Yaitu Kabupaten Karo, Pakpak Bharat, Samosir dan Kota Tanjungbalai. Khusus Karo, hingga pukul 19.30 WIB pelaksanaan rekapitulasi masih diskors dikarenakan ketidaklengkapan data.

Ketua Bawaslu Sumut, Syafrida Rachmawati Rasahan, mempertanyakan data pemilih disabilitas yang berbeda untuk semua jenis pemilihan. Baik pemilihan presiden, pemilihan anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Sumut maupun DPRD kabupaten/kota.

Katanya, seharusnya yang menjadi acuan bagi KPU Karo sebagai penyelenggara adalah berita acara penetapan data pemilih disabilitas. Kalau kemudian berubah di formulir DB1, hal itu menjadi pertanyaan. “KPU harus bisa menjelaskan dari mana data yang mereka miliki. Kok pemilih disabilitas berbeda pada setiap jenis pemilihan,” ujarnya.

Sedangkan di Tanjungbalai, Bawaslu mempertanyakan data pemilih tambahan untuk pemilihan anggota DPD RI. Karena ada selisih 59 pemilih. Kata Syafrida, seharusnya data pemilih yang terdaftar tidak boleh berbeda-beda. Lain halnya dengan data yang menggunakan hak pilih.

“Pengguna hak pilih bisa berbeda, karena pemilih yang pindah memilih ‘kan tidak bisa memilih untuk semua jenis pemilihan. Jadi harus mereka jelaskan apa alasannya,” terangnya.

Atas ketidaksinkronan data pemilih, komisioner KPU Sumut Benget Silitonga tidak bisa menetapkan hasil rekapitulasi suara KPU Karo dan KPU Tanjungbalai. Sampai mereka bisa menjelaskan pertanyaan Bawaslu. Namun hingga waktu istirahat untuk berbuka puasa tiba, rekapitulasi untuk Tanjungbalai pun diskors.

Dari pleno rekapitulasi yang Sumut Pos ikuti kemarin, perolehan kursi di lembaga legislatif secara umum di Karo, Samosir, dan Pakpak Bharat masih didominasi PDI Perjuangan. PDI Perjuangan mendominasi perolehan kursi DPRD Karo. Dari 35 kursi DPRD, partai banteng moncong putih merebut 8 kursi, disusul Partai Gerindra 5 kursi, Partai Nasdem, Partai Golkar, dan Hanura, masing-masing 4 kursi. Sedangkan Partai Demokrat 3, PAN 3, Partai PKPI dan Partai Perindo masing-masing 2 kursi.

Selain memenangi perolehan suara tingkat DPRD kabupaten, PDIP juga unggul suara untuk anggota DPRD provinsi Dapil Sumut XI. PDIP mengumpulkan 83.073 suara, disusul Partai Gerindra 38.466, Partai Nasdem 29.007. Sedangkan untuk DPR (Dapil Sumut III), perolehan suara PDIP juga unggul dengan meraih 97.670 suara, disusul Partai Perindo 30.585, Partai Golkar 27.222 suara.

Sedangkan untuk perolehan suara Pilpres di empat daerah, yaitu Samosir, Pakpak Bharat, Karo dan Kota Tanjungbalai, pasangan Jokowi-Ma’ruf lebih dominan unggul dibanding pasangan Prabowo-Sandi. Di Karo misalnya, pasangan capres nomor urut 01 memperoleh 203.047 suara, sementara pasangan capres nomor urut 02 cuma memperoleh 17.470 suara. Di Samosir, Jokowi-Ma’ruf juga unggul dengan perolehan 101.635 suara dari Prabowo-Sandi sejumlah 4.472 suara. Begitupun perolehan suara di Kabupaten Pakpak Bharat, pasangan Jokowi-Ma’ruf unggul ketimbang Prabowo-Sandi. Praktis hanya di Kota Tanjungbalai, pasangan capres Prabowo-Sandi unggul dari Jokowi-Ma’ruf yakni, 65.525 suara berbanding 25.405 suara.

Khusus DPD RI sesuai rekapitulasi KPU Samosir, WTP Simarmata unggul jauh dari para rivalnya yakni meraih 34.318 suara. Diikuti Parlindungan Purba (14.441), Tolopan Silitonga (4.214) dan Badikenita Sitepu (3.169). Sedangkan rekap di Karo, peringkat pertama ditempati Badikenita Sitepu dengan 119.878 suara, disusul Parlindungan Purba 17.761 dan mantan Ephorus HKBP, Pdt Willem TP Simarmata 17.592 suara. Di Pakpak Bharat, WTP Simarmata juga mengungguli para kompetitornya dengan raihan 7.575 suara, disusul Parlindungan Purba 1.518 suara, Tolopan Silitonga 1.346 suara dan Muhammad Nuh 1.267 suara.

Lampaui Target Nasional

Rapat pleno terbuka ini dihadiri tujuh anggota KPU Sumut, Bawaslu Sumut, pengawas pemilu, saksi parpol, saksi calon DPD, pengurus parpol peserta pemilu, lembaga pemantau pemilu, serta tamu undangan. Ketua KPU Sumut Yulhasni dalam sambutannya mengatakan, sesuai dengan UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu, pasal 41 ayat 3 bahwa rekapitulasi penghitungan suara dan penerapan hasil pemilu dilakukan oleh KPU, KPU Provinsi, dan KPU Kabupaten/Kota dalam rapat pleno terbuka.

Kemudian, berdasarkan Pasal 43 ayat 1, rapat pleno KPU provinsi sah dalam hal jumlah anggota KPU provinsi berjumlah tujuh orang dan dihadiri oleh paling sedikit lima orang anggota KPU provinsi yang dibuktikan dengan daftar hadir. Mencermati kehadiran anggota KPU Sumut sebanyak tujuh orang, maka rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan dan perolehan suara tingkat provinsi Sumut dinyatakan kuorum dan sah serta terbuka untuk umum.

Yulhasni mengatakan kesuksesan penyelenggaraan pemilu selalu dilihat dari partisipasi masyarakat. Pada Pemilu 2014 tingkat partisipasi hanya berkisar 69 persen sedangkan pada Pemilu 2019 angka partisipasi diperkirakan mencapai 79,91 persen. Angka ini melampaui target nasional sebesar 77,5 persen dan target KPU Sumut di angka 70 persen. Antusias masyarakat menggunakan hak suara tidak terlepas dari semakin membaiknya pendataan pemilih dan model sosialisasi yang kreatif serta peran peserta pemilu melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Ia menyebut saat ini 25 KPU kabupaten/kota telah menyelesaikan proses rekapitulasi perolehan suara pemilu 2019. Sedangkan 7 KPU kabupaten/kota lainnya masih berproses. “Selebihnya masih sedang berlangsung,” katanya.

Ia menjelaskan berdasarkan aturan yang ada, jadwal rekapitulasi hasil perolehan suara Pemilu 2019 tingkat kabupaten/kota akan berakhir pada 7 Mei 2019. Meski demikian, mereka sangat yakin 8 KPU kabupaten/kota lainnya akan selesai tepat waktu. “Kita tetap optimis mereka mampu menyelesaikannya tepat waktu,” ujarnya.

Berdasarkan hasil evaluasi kata Yulhasni, lamanya proses rekapitulasi pada 8 KPU kabupaten/kota tersebut yakni disebabkan banyaknya permintaan dari para pihak terutama saksi yang kerap meminta adanya perhitungan ulang. Hal ini membuat prosesnya menjadi berlangsung lama. “KPU sendiri berkewajiban untuk memenuhi permintaan tersebut agar data yang direkap benar-benar sinkron dan tidak ada perbedaan data lagi,” pungkasnya.

Pleno rekapitulasi Pemilu 2019 tingkat Sumut dibagi ke dalam dua panel. Secara terpisah di ballroom yang berada di lantai 1 dan lantai 2 hotel. Tujuannya guna mempercepat proses penghitungan suara. Saat ini secara simultan antara KPU RI, KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota melakukan rekapitulasi suara. Hingga pada puncaknya nanti 22 Mei hasil akhir diumumkan. Rekapitulasi dilakukan terhadap pemilihan presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD kabupaten/kota. (prn)

Percepat Rekapitulasi Suara, KPU Medan Buka 3 Panel

sutan siregar/sumut pos PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.
sutan siregar/sumut pos
PLENO: Suasana rapat pleno terbuka rekapitulasi suara oleh KPU Sumut di Hotel JW Marriott, Senin (6/5). Pleno ini digelar hingga Kamis (9/5) mendatang. Di hari pertama kemarin, PDIP masih unggul dalam perolehan suara di Karo, Pakpak Bharat, dan Samosir.

MEDAN, SUMUTPOS.Co – Rapat pleno terbuka rekapitulasi suara Pemilu serentak 2019 yang digelar KPU Medan di Hotel Grand Inna Medan berjalan lambat. Dalam lima hari, KPU Medan hanya mampu menuntaskan sekitar 7 kecamatan dari 21 kecamatan yang ada di Kota Medan. Sementara, rapat pleno terbuka rekapitulasi suara tingkat Kota Medan ini dijadwalkan berakhir pada hari ini, Selasa (7/5).

Bahkan hingga kemarin, masih ada 3 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang belum menuntaskan rekapitulasi suara yakni Medan Denai, Medan Polonia, dan Medan Sunggal karenanya, untuk mengejar ketertinggalan rekapitulasi suara, KPU Medan membuka 3 panel. “Supaya bisa mengerjakan rekapitulasi suara semua kecamatan, hari ini kami membagi rekapitulasi menjadi 3 panel. Panel pertama di ruang lancang kuning Hotel Grand Inna yang akan merekapitulasi suara di Medan Tuntungan, Medan Barat, Medan Amplas, Medan Area dan Medan Deli,” kata Komisioner Divisi Teknis KPU Medan, Rinaldi Khair, Senin (6/5).

Untuk Panel kedua, lanjut Rinaldi, selain untuk merekapitulasi suara Medan Maimun, di ruang Kwala Deboer juga akan digunakan untuk merekapitulasi suara Medan Helvetia, Medan Belawan, Medan Marelan dan Medan Timur. Sedangkan untuk Panel ketiga, di ruang Tasik Madu akan digunakan untuk merekapitulasi suara Medan Petisah, Medan Tembung, Medan Polonia dan Medan Sunggal.

Rinaldi menyebutkan, ada tiga kecamatan yang rekapitulasinya belum selesai di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), yakni kecamatan Medan Denai, Selayang, Johor. “Belum selesai di tingkat PPK. Lama penghitungannya karena jumlah TPS-nya di atas 400, ada juga yang sampai buka kotak, hitung ulang surat suara. Malam ini sudah harus semua penghitungannya,” jelas Rinaldi.

PAN Klaim Satu Kursi Pimpinan Dewan

Di sisi lain, untuk pemilihan legislatif 2019, Partai Amanat Nasional (PAN) diprediksi bakal meraih enam kursi di DPRD Medan. Dari lima dapil, di empat dapil PAN memperoleh satu kursi. Sedangkan satu dapil, yakni dapil 2, PAN memperoleh dua kursi.

Ketua DPD PAN Kota Medan, Bahrumsyah kepada wartawan di Hotel Grand Inna Medan, tempat berlangsungnya rapat pleno rekapitulasi suara KPU Medan mengatakan, berdasarkan C1, DAA1 dan DA1, yang sudah hampir final, untuk kawasan Medan Utara PAN memperoleh 31 ribu suara. Dan total keseluruhan untuk Medan, PAN memperoleh 100 ribu suara. Lanjutnya, dalam perolehan suara, PAN pada urutan keempat untuk Kota Medan, setelah Gerindra, PDIP dan PKS. Sehingga dengan demikian, PAN disebut berhak mendapat salah satu kursi pimpinan di DPRD Medan berdasarkan perolehan suara.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi PAN DPRD Medan ini menyampaikan rasa terima kasihnya kepada warga Medan yang telah mempercayakan PAN, sebagai wakil mereka untuk duduk di DPRD Medan. (mag-1)