Home Blog Page 5484

51 Bidan PTT Diangkat Jadi ASN Karo

no picture
no picture

KARO, SUMUTPOS.CO – Kementerian Kesehatan RI melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Bima Haria Wibisana menyerahkan nota Penetapan Kebutuhan/Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Tahun 2019 dari Program Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang diperuntukkan bagi Bidan PTT di wilayah Kabupaten Karo.

Sebelumnya, formasi Bidan PTT ini dipilih dan akan diangkat setelah lulus mengikuti seleksi CASN pada tahun 2016 sebanyak 51 orang.

Hal ini dikatakan Kadis Kesehatan Karo, dr Irna safrina Meliala didampingi Plt BKD Mulianta Tarigan, Selasa (19/3) pagi di Auditorium Siwabessy gedung Sujudi Jalan H R Rasuna Said Jakarta Selatan. Menurut Irna, penyerahan Penetapan Kebutuhan/Formasi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah Tahun 2019 dari Program Pegawai Tidak Tetap oleh Kementerian Kesehatan ini, sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan denga Bupati Karo Nomor: HK 03 01/V/116/2019 dan Nomor. 119/017/0TDA/2019 tanggai 25 Januari 2019.

Sesuai dengan surat keputusan, pengangkatan bidan PTT jadi ASN, terhitung 1 April 2019 bulan depan. Surat perintah tugas ini paling lambat 1 Juli 2019 semuanya sudah clear bagi bidan PTT yang diangkat dan terpilih.

“Saya mengharapkan bagi bidan PTT yang sudah diangkat menjadi ASN terus meningkatkan kinerjanya. Jangan bersikap seperti pegawai honorer lagi,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan para bidan PTT yang baru diangkat ini sudah sibuk minta pindah penempatan. “Ini tidak boleh terjadi, karena setelah menjadi ASN ada regulasi yang mengikat dan mengatur perpindahan selama 5 tahun,ingat itu,”tegas Irna.

Sementara Plt BKD Kab. Karo Mulianta Tarigan membenarkan selama ini ada bidan PTT yang mengikuti seleksi CASN pada tahun 2016 sebanyak 51 orang. Setelah lulus PNS, bidan PTT ini masih harus bekerja seperti biasa di posnya masing-masing. “Sekarang Kementerian Kesehatan melalui BKN sudah memberikan surat penyerahan penetapan Kebutuhan/Formasi Calon Aparatur Sipil Negara Daerah Tahun 2019 dari Program Pegawai Tidak Tetap kepada Pemkab Karo, sehingga kedepan kita akan keluarkan adminitrasi untuk pengangkatan mereka,”jelas Mulianta.

Dia juga mengimbau bidan PTT yang terpilih dan diangkat segera lengkapi adminitrasi yang belum lengkap di BKD Kab. Karo. “Silahkan datang jika ada hal- hal kurang jelas, boleh tanyakan, dan kita siap untuk melayani serta memberi penjelasan yang mungkin belum dipahami,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Karo Terkelin Brahmana SH berterimakasih kepada Kementrian Kesehatan melalui BKN (Badan Kepegawaian Nasional) yang telah Menindaklanjuti nota kesepahaman yang dibuat. Lebih khusus lagi, bagi bidan PTT yang sudah diangkat menjadi ASN harus bersyukur. “ Masih banyak yang mau jadi ASN, akan tetapi kalian yang terpilih, berarti kalianlah yang terbaik selama ini. Atas keberhasilan kalian, keluarga juga turut merasakan kegembiraan, oleh sebab itu tingkatkan dedikasi bekerja, layani masyarakat dengan lebih giat lagi, karena perubahan sudah pasti ada dari bidan PTT ke ASN,” kata Terkelin. (deo/han)

Pelajar Langkat Dapat Penyuluhan Bahaya Narkoba

BAMBANG/SUMUT POS DIABADIKAN: Kadispora Sumut Baharuddin Siagian diabadikan bersama Kadispora Langkat Dra Hj Manna Wasalwa Lubis MAP dan para pelajar di sela-sela penyuluhan bahaya narko
BAMBANG/SUMUT POS
DIABADIKAN: Kadispora Sumut Baharuddin Siagian diabadikan bersama Kadispora Langkat Dra Hj Manna Wasalwa Lubis MAP dan para pelajar di sela-sela penyuluhan bahaya narkoba.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat Terbit Rencana PA melalui Kadispora Kabupaten Langkat Dra Hj Manna Wasalwa Lubis MAP, menghadiri kegiatan penyuluhan pencegahan pengunaan narkoba dan prilaku menyimpang pada generasi muda Sumatera Utara tahun 2019, di Aula Gedung PKK Pemkab Langkat, Stabat, Selasa (19/3).

Diselengarakan Dispora Provsu untuk pelajar Kabupaten Langkat tingkat SLTA sederajat, yang dibuka langsung oleh Kadis Porasu, H Baharuddin Siagian SH MSi.

Baharuddin pada sambutannya, mengucapkan terima kasih dan apresiasi, kepada Pemkab Langkat khususnya Dispora Langkat, yang telah bersedia menjadikan negri bertuah tempat penyuluhan ini. Serta berterima kasih kepada nara sumber, para peserta dan pihak terkait yang telah ikut menyukseskan kegiatan ini.

Lanjut Baharuddin, kegiatan ini juga untuk memperkuat pertahanan mental generasi muda, dengan nilai spiritual atau agama, karena agama merupakan pedoman diri yang menunjukkan ke arah manusia yang berakhlakul karimah.

“Sehingga diharapkan para pemuda Indonesia, tidak cenderung kearah yang negatif, dengan memahami dan mampu membedakan mana yang menjerumuskan, serta tidak malu untuk mengatakan tidak untuk sesuatu yang melaggar hukum,” jelasnya.

Kadispora Langkat, Dra Hj Manna Wasalwa Lubis MAP, mengucapkan terima kasih kepada Pemprovsu melalui Diporasu, untuk ikut berpartisifasi melaksanakan penyuluhan ini. Semoga dengan kegiatan ini, para generasi muda Langkat, dapat terhindar dari bahaya narkoba dan prilaku yang menyimpang. “Sebab usia muda, rentan terpengaruh dan terhasut kearah yang negative,” ujarnya.

Ketua panitia penyelenggara, Zulham Efendi Siregar ST, pada laporannya, menyampaikan tujuan kegiatan ini, untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan penguasaan materi, untuk dapat dilaksanakanya tindakan secara nyata, guna mengatasi permasalahan – permasalahan yang dihadapi generasi muda terhadap pengaruh factor destruktif. “Yaitu penyalagunaan narkoba, bahaya pornografi dan pornoaksi dan destruktif, human trafficking serta HIV/AIDS,” paparnya. (bam/han)

Pejalan Kaki Tewas Ditabrak KA di Belawan

Fachril/sumut pos DIEVAKUASI:Jasad Laut Panjaitan saat dievakuasi ke Rumah Sakit.
Fachril/sumut pos
DIEVAKUASI:Jasad Laut Panjaitan saat dievakuasi ke Rumah Sakit.

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – Laut Panjaitan (68) tewas mengenaskan setelah ditabrak Kereta Api Lokomotip No. Seri BB. 303-7803 di perlintasan Jalan Sumatera, Kecamatan Medan Belawan, Selasa (19/3) malam.

Korbannya, Laut Panjaitan (68) warga Jalan Bunga, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan dengan kondisi kaki dan tangan putus, telah disemayamkan ke rumah duka.

Informasi yang diperoleh, malam itu korban berencana pulang ke rumahnya melalui perlintasan kereta api. Tidak disangka, kereta api muatan minyak melintas dari Belawan menuju Medan.

Diduga korban tidak mendengar kereta api yang datang dari arah belakangnya.

Akibatnya, korban yang merupakan alan Bunga, Kelurahan Belawan II, Kecamatan Medan Belawan, tersebut tewas di tempat dengan kondisi kaki dan tangan terputus. Oleh warga sekitar, kecelakaan itu diinformasikan kepada kepolisian terdekat.

“Bapak itu mungkin tidak dengar, ada kereta api lewat. Padahal, suara klekson kereta api itu kencang, bapak itu langsung ditabrak dari belakang,” kata warga sekitar.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Belawan, AKP MH Sitorus mengatakan, korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Dari keterangan warga, lanjut Sitorus, korban diduga tewas karena tidak mengetahui kereta api melintas.

“Kita sudah bawa korban untuk divisum, untuk saat ini masih kita duga korban tewas karena kecelakaan,” terangnya. (fac/han)

Jalan Tembus Karo-Deliserdang, Menunggu Izin Pakai Hutan

no picture
no picture

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Rencana pembangunan jalan tembus Karo-Deliserdang tinggal selangkah lagi, yakni menunggu realisasi izin pakai hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hal ini terungkap dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Deliserdang tahun 2020, yang digelar di Prime Plaza Hotel Kualanamu, Batangkuis, Selasa (19/3).

Musrenbang dibuka ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumatera Utara, yang diwakili Sekda Provsu, Hj R Sabrina. Sabrina dalam sambutannya menyebutkan, bahwa jalan Kabupaten Deliserdang mulai dari Kecamatan STM Hulu-Rumah Liang-Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo saat ini sedang diusulkan pinjam pakai hutan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Mudah-mudahan bisa terealisasi, sama-sama nanti kita pak Bupati Deliserdang menghadap ibu Menteri. Secara pribadi saya akan menghadap terlebih dahulu kepada ibu Menteri, karena saya bekas Staf Ahli di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, jadi secara pertemanan dengan para Dirjen mungkin bisa dicepatkan mengeluarkan izin pakainya,” kata Sabrina.

Selain itu, katanya, pembangunan Pemprovsu di Kabupaten Deliserdang tembus Kabupaten Simalungun, yaitu Jalur Rawa Sari-Tanjungmorawa-Saribudolok-Tongging, menjadi prioritas untuk pembangunan jalan.

Acara yang bertemakan “Optimalisasi Kualitas Pelayanan Publik Melalui Sinergitas Pembangunan” itu dihadiri Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Kajari Deliserdang Harli Siregar SH MHum, Kepala Bappeda Provsu Irman, Ketua/Wakil DPRD Deliserdang dan para anggota di antaranya Rahmadsyah, Mikail TP Purba SH, mewakili Pemko Medan, Binjai, Pemkab Serdang Bedagai dan Karo, FKPD Deliserdang dan lainnya.

Sementara Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengatakan, Musrenbang RKPD merupakan suatu rangkaian tahapan proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan yang harus dilaksanakan berdasarkan UU no 25 tahun 2004.

Lalu dituangkan sistem perencanaan pembangunan nasional yang dijabarkan dalam peraturan daerah Kabupaten Deliserdang no 2 tahun 2010, tentang sistem perencanaan pembangunan daerah.

Disebutkan Ashari, Musrenbang Desa, Kelurahan, Kecamatan hingga forum lintas perangkat daerah, hasil forum lintas perangkat daerah akan menjadi bahan utama dalam pembahasan Musrenbang RKPD. Sehingga program dan kegiatan pada tahun 2020 yang dirumuskan benar mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Deliserdang.

Usai acara pembukaan, dilanjutkan pemaparan oleh Kepala Bappeda dan Kepala BPBD Sumut. Usai itu dilanjutkan pemaparan yang disampaikan Kepala Dinas PUPR Deliserdang Ir Donald PL Tobing, Kepala Dinas PKP H Khairum Rijal ST MAP dan kepala OPD lainnya.(btr/han)

Sempurnakan Tempat Belajar, Wajah Baru Sampoerna Academy Medan

bagus syahputra/sumut pos PEMBICARA:  Aktor dan Model Indonesia, Samuel Zylgwyn saat menjadi pembicara di Sampoerna Academy Medan.
bagus syahputra/sumut pos
PEMBICARA:  Aktor dan Model Indonesia, Samuel Zylgwyn saat menjadi pembicara di Sampoerna Academy Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gedung Sampoerna Academy Medan memiliki ‘wajah baru’. Ya, gedung yang juga terkenal dengan sebutan ‘Kampus Cipto’ ini baru saja selesai renovasi. Kini gedung yang menawarkan kelas untuk anak-anak usia kelompok bermain (playgroup) hingga sekolah dasar (SD) ini lebih lengkap dengan berbagai fasilitas yang menunjang.

Direktur Sampoerna Academy, Mustafa Guvercine mengatakan renovasi yang dilakukan untuk memberikan tampilan yang lebih segar tetapi juga suasana yang lebih menyenangkan tempat para siswa dan guru dapat mengembangkan komunitas belajar yang baik.

“Kami paham pentingnya sekolah, fasilitas pendukung, tampilan fisik dan aspek keamanan serta kenyamanan bagi para siswa-siswi. Karena di usia mereka ini, para siswa-siswi kami menyerap berbagai rangsangan melalui panca indra sebagai bagian dari pengalaman belajar,” ujarnya saat memperkenalkan gedung Sampoerna Academy di Jalan Dr Cipto Medan, Rabu (20/3).

Mustafa menjelaskan renovasi itu juga menyempurnakan tempat pembelajaran dan akan memungkinkan para siswa untuk belajar, tumbuh, berkembang, dan mencapai prestasi terbaik.

Karena harus disadari, umur untuk Playgroup dan SD ini merupakan usia emas, sehingga segala sesuatu yang dilihat dan didengar anak akan masuk ke dalam memori anak.

Dengan tampilan sekolah yang baru dan segar ini, para siswa-siswi bisa lebih termotivasi saat belajar dan melihat sekolah mereka sebagai sumber inspirasi.

Mustafa mengungkapkan bahwa setiap anak dengan keterampilan komputasional akan memiliki lebih banyak peluang untuk memasuki lebih banyak bidang karier. Untuk itu, Sampoerna Academy Medan hadir untuk membina bakat anak yang berilmu dan berwawasan.

“Memiliki kesempatan untuk memasuki tidak cuma satu tetapi banyak industri seperti bisnis, pendidikan, teknologi, keuangan, ritel dan kesehatan,” tambahnya.

Untuk memperkenalkan wajah baru ini, Sampoerna Academy mengundang aktor tampan, Samuel Zylgwyn. Bahkan, pria yang juga baru beberapa bulan ini menjadi ayah ini menjadi pembicara dalam diskusi yang bertema ‘Anak dan Smartphone’.

Dihadapan puluhan orang tua siswa Sampoerna Academy Medan, aktor yang telah berperan diberbagai sinetron ini mengungkapkan orang tua harus mampu mengusai dan melek teknologi. Karena, akan menjadi guru bagi anak sendiri dalam penggunaan teknologi tersebut.

“Hal-hal yang kecil, memberikan pemahaman apa fungsi dari Smart Phone. Kita harus melek teknologi, apa butuhnya. Anak kita perlu apa. Kita harus ikut canggih, jangan sampai ketinggalan teknologi,” sebut Pria Kelahiran Jakarta, 22 Juli 1988 itu.

Disisi lain, Samuel mengingatkan para orang tua untuk tidak memanjakan anak-anak dengan Smart Phone. Namun, harus diimbangi dengan interaksi sosial diluar rumah. Jadinya, terjadi komunikasi anak dengan orang-orang sekitar dan tidak terfokus dengan gadgetnya di rumah. (gus/ram)

Banjir Sentani: 104 Warga Meninggal Dunia

ANTARA FOTO/GUSTI TANATI Sejumlah warga melihat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019). Jumlah korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) malam kemarin, hingga data yang masuk pada Minggu sore, terus bertambah menjadi 63 orang.
ANTARA FOTO/GUSTI TANATI
Sejumlah warga melihat rumah yang rusak akibat banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Minggu (17/3/2019). Jumlah korban bencana banjir bandang yang terjadi pada Sabtu (16/3/2019) malam kemarin, terus bertambah menjadi 104 orang meninggal.

JAYAPURA, SUMUTPOS.CO – Korban banjir di Sentani, Jayapura, Papua, terus bertambah. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Rabu (20/3), tercatat sebanyak 104 orang meninggal dunia.

Dia memerinci,  97 orang korban di Kabupaten Jayapura dan tujuh  di Kota Jayapura. “Belum semua korban berhasil diindentifikasi,” kata Sutopo, Rabu (20/3).

Sutopo menjelaskan, ada 40 korban meninggal dunia yang belum diidentitikasi sehingga Bupati Jayapura Mathius Awaitaouw memutuskan akan dimakamkan secara massal Kamis (21/3).

“Pemakaman massal diputuskan setelah berkoordinasi dengan pihak keluarga dan pihak gereja yang dituangkan dalam bentuk tertulis. Pemda Jayapura sudah menyiapkan lahan dan kendaraan untuk pemakaman massal,” paparnya.

Sutopo menambahkan, sebanyak 79 orang masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian sesuai dengan laporan masyarakat yang menyatakan anggota keluarganya belum ditemukan.

“Sebanyak 160 orang luka-luka di mana 85 orang luka berat dan 75 orang luka ringan,”  jelasnya.

Pengungsi juga terus bertambah. Tercatat 9.691 orang mengungsi yang tersebar di 18 titik pengungsi. Bertambahnya jumlah pengungsi karena rasa trauma dan takut akan adanya banjir bandang susulan mengingat hujan masih sering turun di wilayah Jayapura.

Bertambahnya pengungsi ini menyebabkan beberapa tempat pengungsian penuh dan kondisinya tidak nyaman. Selain itu juga menyulitkan dalam distribusi bantuan.

“Untuk itu, sesuai kesepakatan dalam rapat koordinasi di Posko Tanggap Darurat, dari 18 titik pengungsian yang ada saat ini akan dikumpulkan menjadi enam titik pengungsi agar memudahkan distribusi bantuan,” paparnya.

Pendataan kerusakan bangunan akibat bencana juga terus dilakukan. Tercatat 375 rumah rusak berat. Lima unit ibadah rusak berat.

Delapan sekolah rusak berat. Sebanyak 104 unit ruko rusak berat. Empat  jembatan rusak berat. Kemudian, empat ruas jalan rusak berat dan kerusakan bangunan lainnya. (boy/jpnn)

Kunjungi Hutan Bakau di Sumut Bareng Ilmuwan USU

Foto: Istimewa HUTAN BAKAU: Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, mengunjungi hutan bakau di Sumut, Rabu (20/3/2019).
Foto: Istimewa
HUTAN BAKAU: Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, mengunjungi hutan bakau di Sumut, Rabu (20/3/2019).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Dubes Inggris dan Timor Leste, Rob Fenn, mengunjungi hutan bakau di Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (20/3/2019). Dalam kunjungan itu, Rob Fenn bersama ilmuwan Universitas Sumatera Utara (USU) yang sedang meneliti perlindungan hutan bakau bekerjasama dengan ilmuwan Aberystwyth University di Britania Raya.

“Perlindungan hutan bakau penting untuk mengurangi efek-efek dari bencana alam, perubahan iklim, dan mendorong industri perikanan,” kata Rob Fenn saat mengunjungi hutan bakau yang direhabilitasi oleh komunitas lokal, bekerjasama dengan dua ilmuwan dari USU Medan dan ilmuwan Inggris.

Kedua peneliti USU tersebut adalah Dr Irda Safni (mengerjakan riset peningkatan produksi padi di bawah kemitraan Kemenristekdikti dan British Council) dan Dr Muhammad Basyuni (mengerjakan riset ekosistem hutan bakau di bawah kemitraan DIPI/LPDP dan UK Research and Innovation).

Sedangkan penelitian hutan bakau di Sumatera Utara yang dilakukan oleh Dr Mohammad Basyuni dari USU dan Dr Peter Bunting dari Aberystwyth University mendapatkan dana riset sebesar 11,5 miliar rupiah.

Adapun pendanaan rehabilitasi hutan bakau tersebut berasal dari Newton Fund dan DIPI & LPDP. Newton Fund adalah dana bantuan pemerintah Inggris untuk kemitraan UK-Indonesia Science & Technology Partnership, yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam perekonomian dan sosial.

Melalui kerjasama Newton Fund ini, Inggris bekerjasama dengan beberapa lembaga pendanaan riset seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), Dana Ilmu Pengetahuan Indonesia (DIPI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Foto: Istimewa
Peneliti USU yang menerima bantuan dana riset dari Newston Fund, akan meneliti mengenai hutan bakau di Indonesia.

Selain meneliti mengenai hutan bakau, para peneliti yang menerima dana dari Newton Fund tersebut, juga akan mempelajari bagaimana meningkatkan produksi padi di Sumatra Utara melalui keasaman tanah.

Usai mengunjungi USU dan hutan bakau, Rob Fenn juga dijadwalkan bertemu dengan Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah, Kamis (21/3), untuk berdiskusi aspek-aspek kerjasama di bidang pendidikan, investasi, teknologi dan lingkungan.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempererat hubungan kerjasama pemerintah Inggris dan pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste, Rob Fenn mengatakan: “Dengan potensi yang gemilang dari Sumatera Utara, banyak kesempatan dapat kita gali untuk kerjasama yang lebih erat. Melalui kerjasama di bidang riset, saya berharap Inggris dapat membangun lebih banyak kolaborasi dengan Sumatera Utara dan berkontribusi untuk pembangunan ekonomi dan kemakmuran masyarakatnya. Inggris menanam investasi di Indonesia sebesar 1,7 triliun rupiah untuk mendukung iklim bisnis dan mengembangkan teknologi digital. Melalui program second cities, kami ingin memastikan bahwa dampak dari dukungan yang kami berikan dapat juga dirasakan oleh wilayah-wilayah di luar Jakarta.”

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, mengatakan: “Sebuah kebanggaan bagi kami bahwa para peneliti Sumatera Utara berhasil mendapatkan pendanaan dari kemitraan riset dan inovasi pemerintah Inggris dan Indonesia. Kesempatan ini tidak hanya akan membantu mengembangkan potensi dan kapasitas para periset, tapi juga berdampak nyata – baik dalam peningkatan produksi padi dan perlindungan hutan bakau, hingga ke pengembangan ekowisata yang memacu perekonomian daerah Sumatera Utara.” (rel/mea)

Tarif Ojol Rp2.400 per Km

ist AKSI: Ratusan pengemudi ojek online saat menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan ongkos yang dirasa sangat rendah, beberapa waktu lalu.
ist
AKSI: Ratusan pengemudi ojek online saat menggelar aksi demonstrasi menuntut kenaikan ongkos yang dirasa sangat rendah, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengatakan, aturan tentang skema batas atas dan batas bawah tarif ojek online (ojol) sedang proses finalisasi. Dia menjanjikan pembahasannya selesai dalam pekan ini.

“Belum. Ya kami lagi bicara. Dalam minggu ini akan diselesaikan,” ungkap Budi di sela-sela mendampingi Presiden Jokowi menjajal MRT Jakarta, Selasa (19/3).

Budi menyebutkan, penghitungan tarif ojol akan didasarkan pada sejumlah komponen, antara lain bahan bakar yang dikeluarkan pengemudi, dan biaya lainnya. “Dengan dasar itu, dikumpulkan. Nah dari itu, memang HPP (harga pokok penjualan, red) sekitar Rp1.600 lah, itu harga pokoknya. Jadi memang harus lebih tinggi dari itu, tapi memang ada perbedaan. Ojol ini kan maunya Rp3.000 (per kilometer),” bebernya.

Dalam posisi tersebut, lanjutnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) selaku regulator menawarkan angka di tengah-tengah antara operator dengan pengemudi. “Kalau kami di antara operator, aplikasi, itu kira-kira Rp2.400. Jadi ini lagi dibicarakan. Kami milih yang tengah, karena Rp3.000 hampir 2 kali lipat. Kalau naik hampir 2 kali lipat, takutnya penumpangnya (keberatan),” jelas Budi.

Sebelumnya, perang tarif perusahaan penyedia aplikasi transportasi daring atau ojol saat ini sedang memanas. Meski dianggap hal yang lazim, banjirnya promo tarif ojol yang cendurung ‘jual rugi’ ini, dinilai akan memberi dampak buruk pada kualitas layanan.

Sekretaris Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Agus Suyatno mengatakan, fenomena perang tarif harus segera dihentikan, demi menjaga pelayanan terhadap konsumen dan pendapatan pengemudi. “Kalau tidak disetop, ini akan menjadi masalah baru. Karena ujung-ujungnya konsumen dan pengemudi juga yang dirugikan,” katanya, belum lama ini.

Dia juga mengatakan, penempatan tarif sangat murah yang saat ini dilakukan perusahaan ojol asal Malaysia, Grab, memang terlihat bisa meningkatkan jumlah permintaan. Dampaknya adalah perolehan upah harian pengemudi seakan-akan tinggi. Padahal sebenarnya semua itu subsidi.

Dengan adanya subsidi tadi, Agus mengatakan, para mitra Grab pun diyakini akan berlomba-lomba meraih banyak order, dengan mengesampingkan faktor keselamatan dan kenyamanan penumpang.

Berangkat dari hal tersebut, Agus menyarankan, manajemen Grab untuk menggunakan dana besarnya fokus meningkatkan layanan kepada konsumen. Ini dilakukan dengan melakukan pelatihan skill berkendara, edukasi kepribadian dan ramah tamah kepada konsumen, kelayakan kostum, dan sebagainya. “Percuma tarif murah, tapi layanan buruk. Dam-pak yang terjadi akibat layanan yang rendah berpotensi dibayar lebih mahal oleh konsumen,” katanya.

Seperti diketahui, tarif Grab dirasakan konsumen saat ini memang terkesan lebih murah dibandingkan kompetitornya, GoJek. Hal tersebut terjadi karena Grab melakukan subsidi atas selisih atau kekurangan biaya yang dibayarkan oleh konsumen.

Praktik tersebut diketahui sudah dilakukan Grab sejak awal, dalam rangka memenangkan kompetisi ride-hailing di pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Satu dampak negatif yang terjadi adalah kekalahan Uber, yang pada akhirnya diakuisisi oleh Grab. (fat/flo/jpnn/saz)

Kasus OTT Ketum PPP Romahurmuziy, Mahfud MD: KPK Sudah Pantau Sejak Lama

ist Prof Mahfud MD
ist
Prof Mahfud MD

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy alias Rommy, sebelumnya sudah diwanti-wanti Prof Mahfud MD.

Hal itu diungkap Mahfud usai menghadiri Dialog Publik Gerakan Suluh Kebangsaan di Kampus Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN Sumut), Medan, Selasa (19/3).

“Saya pernah memperingatkan Rommy, jauh sebelum OTT itu. Saya bilang, sudah ada penjejakan (pemantauan) yang terdaftar di KPK,” beber Mahfud.

Mahfud menjelaskan, Rommy sedang dipantau petugas lembaga antirasuah itu, karena namanya sudah ada di daftar KPK. Namun, hal itu tidak disadari oleh orang nomor satu di partai berlambang kabah itu. “Artinya, di KPK itu sudah ada daftar. Itu tidak tertutup, semuanya terbuka. Orang bisa baca dari media massa, apa yang sedang dilakukan KPK,” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Disinggung soal keterlibatan orang-orang di Kementerian Agama, Mahfud mengatakan, KPK akan bekerja profesional, dan mengungkapkan pihak-pihak mana saja yang terlibat di dalam kasus suap ini. “Nanti akan muncul semuanya di persidangan. Nanti Rommy akan dibahas sejauh mana, apakah korban dari sistem atau penabrak sistem,” jelasnya.

Dia juga mengatakan, akan buka-bukaan terkait kasus yang dialami Rommy pada acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di satu stasiun televisi nasional, Selasa malam.

Untuk diketahui, selain mengamankan Rommy, petugas KPK juga menciduk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi, dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin. KPK menduga Muafaq dan Haris memberi suap kepada Rommy. (gus/saz)

Energi Baru dan Terbarukan Dikembangkan di Riau, Pertamina Kerja Sama RNI dan PTPN III

VIRDA ELISYA/JAWAPOS.COM KERJA SAMA: Pertamina, RNI, dan PTPN III, akan bekerja sama dalam penyediaan bahan baku crude palm oil (CPO), refined bleached deodorized palm oil (RBDPO), dan bio ethanol di Pekanbaru, Riau, Selasa (19/3).
VIRDA ELISYA/JAWAPOS.COM
KERJA SAMA: Pertamina, RNI, dan PTPN III, akan bekerja sama dalam penyediaan bahan baku crude palm oil (CPO), refined bleached deodorized palm oil (RBDPO), dan bio ethanol di Pekanbaru, Riau, Selasa (19/3).

PEKANBARU, SUMUTPOS.CO – Pertamina, RNI dan PTPN III akan menjalin kerja sama dalam penyediaan bahan baku crude palm oil (CPO), refined bleached deodorized palm oil (RBDPO), dan bioethanol. Tujuannya, untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan, satu di antaranya bahan bakar nabati.

Kerja sama ini, ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama RNI B Didik Prasetyo, dan Direktur Utama PTPN III Dolly P Pulungan di Pekanbaru, Riau, Selasa (19/3).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menjelaskan, dari kesepakatan ini, semua pihak akan bekerja sama menjajaki rencana pasokan bahan baku nabati dari kebun kelapa sawit.

“Hasil pengolahan kelapa sawit tersebut akan dimanfaatkan oleh Pertamina untuk diolah lebih lanjut menjadi bahan bakar nabati. Bagi plasma PTPN dan petani kelapa sawit, program ini diharapkan mampu meningkatkan serapan produk CPO, sehingga dapat membantu menstabilkan harga TBS (tandan buah segar) di tingkat petani,” ungkap Fajriyah, Selasa (19/3).

Hal ini juga mendorong percepatan peremajaan tanaman kelapa sawit plasma. Sehingga, pasokan bahan baku bagi pengembangan bahan bakar nabati ini dapat terjamin ke depannya.

Sementara bagi RNI, sinergi ini merupakan bagian dari upaya melakukan hilirisasi produk CPO dari kebun kelapa sawit yang dikelola oleh anak perusahaan RNI Group, yakni PT Perkebunan Mitra Ogan dan PT Laras Astra Kartika. Ini juga sebagai upaya untuk memperoleh nilai tambah yang lebih tinggi.

“Ini diharapkan dapat mendukung keberlanjutan dan peningkatan produktivitas produk turunan kelapa sawit, baik dalam lingkup RNI Group maupun secara nasional,” jelas Fajriyah.

Nantinya, lanjut Fajriyah, RNI melalui anak perusahaan yang bergerak di bidang industri gula, yakni PT PG Rajawali I dan PTPN Group melalui PT Enero, juga akan memasok molases. Itu akan diolah bersama Pertamina menjadi bioethanol fuel grade dengan kapasitas 60.000 kilo liter per tahun.

Molases merupakan produk sampingan yang dihasilkan dari produk pengolahan tebu. Pemanfaatannya untuk diolah sebagai energi baru dan terbarukan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan. “Ini merupakan bentuk sinergi antar BUMN dalam menunjukkan komitmen kami menyediakan energi dari sumberdaya dalam negeri yang baru dan terbarukan, sehingga menghasilkan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah yang menetapkan target energi baru dan terbarukan dalam bauran energi nasional sebesar 23 persen pada 2025,” sebut Fajriyah.

Pemanfaatan bahan bakar yang ramah lingkungan ini, sudah diatur pemerintah melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 12 Tahun 2015, tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 32 Tahun 2008, tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel), sebagai Bahan Bakar Lain. Pemerintah tetapkan mandatori Program B20, dengan BBM (jenis solar) yang dijual harus mengandung setidaknya 20 persen biodiesel.

Lebih lanjut Fajriyah menuturkan, pasokan bahan baku ini akan diperlukan seiring dengan program perusahaan dalam pengembangan energi baru dan terbarukan. Saat ini Pertamina telah berhasil melakukan uji coba coprocessing mengolah RBDPO dengan minyak fosil secara bersamaan, menghasilkan green fuels di kilang pengolahan, antara lain coprocessing green gasoline di RU III Plaju pada Desember 2018, dengan campuran sam-pai dengan 7,5 persen RBDPO, menghasilkan green gasoline, green LPG, dan green propylene.

Serta di RU II Dumai pada Maret 2019 ini, sedang terus dilakukan uji coba coprocessing green diesel yang menghasilkan green diesel dengan campuran RBDPO sampai dengan 12,5 persen. Ke depan, akan dilanjutkan uji coba di Kilang RU IV Cilacap dan RU VI Balongan, untuk coprocessing green gasoline dan green avtur.

Rencananya, Pertamina juga telah menggandeng perusahaan energi asal Italia, ENI, untuk menjajaki kerja sama dalam pengembangan kilang di Plaju, yang dapat memproduksi bahan bakar nabati dengan bahan baku CPO. (jpc/saz)