Home Blog Page 5491

Kembali Dapat Surat Verifikasi, Pelaku UKM Makin Resah

adezulfi/sumut pos DENGARKAN:Presidium Forda UKM Sumut, Lie Ho Pheng mendengarkan keluh kesah peternak ayam yang mendapat panggilan dari Polres Deliserdang. Pantai Labu, Minggu (17/3).
adezulfi/sumut pos
DENGARKAN:Presidium Forda UKM Sumut, Lie Ho Pheng mendengarkan keluh kesah peternak ayam yang mendapat panggilan dari Polres Deliserdang. Pantai Labu, Minggu (17/3).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Sejumlah pelaku usaha di Kabupaten Deliserdang, semakin resah dan tidak nyaman dalam mengelola usahanya. Ini setelah mendapat kembali surat verifikasi dari Polres Deliserdang.

“Kita makin resah menjalankan usaha, setelah kembali dapat surat yang kedua ini,”ujar Sengguan, peternak ayam di Desa Denai Kuala, Kecamatan Pantai Labu, Deliserdang, kepada Presidium Forda UKM Sumut, Lie Ho Pheng,  Ketua Forda UKM Sumut, Sri Wahyuni Nukman, Minggu (17/3).

Sengguan menuturkan, surat verifikasi ini diterimanya, Sabtu (16/3). Akibat surat tersebut, dia semakin tidak nyaman dan terganggu dalam mengelola usahanya. “Kalau seperti ini, konsentrasi kita dalam berusaha semakin terganggu. Jadi tidak fokus kita berusaha, pusing jadinya,” keluhnya. Apalagi saat ini sebutnya, usaha ternak ayamnya, sudah memberdayakan 15 orang tenaga kerja. “Kita sudah berupaya membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Maunya janganlah diganggu, tapi didukung dalam berusaha,” ujarnya.

Apalagi saat ini sambungnya persoalan pakan juga menjadi kendala yang dihadapi pelaku usaha. Sebab harganya yang melambung hingga 50 persen. Karenanya, dia berharap pemerintah mendukung pakan ternak yang sangat tinggi harganya. “Saat ini, harga pakan sudah mencapai Rp6 ribu perkg, sebelumnya Rp4 ribu per kg dan kondisi ini sudah berlangsung setengah tahun terakhir. Kenaikan harga ini sangat memberatkan pelaku usaha,” ujarnya.

Karenanya dia berharap harga pakan ini bisa normal kembali. Sehingga bisnis peternakan ini tetap bisa bergeliat. Selain dia juga berharap pemerintah untuk memberikan kemudahan perizinan agar tidak menjadi ‘mangsa’ oleh oknum-oknum yang mencari celah dan kesalahan pelaku UKM disebabkan perizinan yang tidak lengkap. Pelaku usaha lainnya yang resah, Putra yang dipersoalkan soal penggunaan minyak solar dan oli kotor. “Kita pakai oli kotor ini, untuk mengecat kayu kandang agar tidak mudah kropos,” ujarnya. Pemilik lima orang tenaga kerja ini, berharap kemudian izin usaha dan keringanan biaya. Sehingga kedepan pelaku usaha bisa nyaman dalam berusaha.

Menyikapi keresahan ini, Ketua Forda UKM Sumut, Sri Wahyuni Nukman mengatakan akan terus mendampingi pelaku usaha, agar tidak resah dan khawatir. Sehingga kedepan bisa nyaman dalam menjalankan usahanya. “Sampai saat ini, kita sudah terima puluhan keluhan pelaku usaha akibat menerima surat panggilan dari kepolisian. Kita terus memotivasi agar pelaku usaha tidak khawatir atas panggilan polisi,” ujarnya. (adz)

Dua Pelajar SMP Hanyut di Sungai Begumit, Jasad Dini Ditemukan Sangkut di Bawah Jembatan

Teddy/sumut pos MELAYAT: Kapolsek Binjai, AKP B Naibaho turut melayat di rumah duka korban hanyut di Sungai Begumit.
Teddy/sumut pos
MELAYAT: Kapolsek Binjai, AKP B Naibaho turut melayat di rumah duka korban hanyut di Sungai Begumit.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Sehari setelah dikabarkan hanyut saat mandi-mandi di Sungai Begumit, akhirnya Dini Puspita br Ginting (14) warga Dusun III, Desa Sukamakmur, Kecamatan Binjai, Langkat, ditemukan sudah tak bernyawa lagi.

Jasad pelajar SMP itu ditemukan Uyung Uncu (42) warga Jalan Ahmad Yani, Lingkungan 3, Kelurahan Kwalabegumit, Kecamatan Binjai, Langkat, tepatnya di bawah Jembatan Selayang Kuala Air Hitam, Senin (18/3) pukul 13.40 WIB.

“Korban yang ditemukan tewas ini semula mandi-mandi yang hanyut terbawa arus. Dari 3 orang yang mandi-mandi, seorang dinyatakan selamat. Dan seorang lagi yang juga hanyut terbawa arus meninggal dunia. Jadi korban yang meninggal dunia ada 2 orang. Yakni Dini dan Nazwa,” jelas Kasubbag Humas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

Menurut Siswanto, jenazah Nazwa alias Nike (11) warga Dusun III, Desa Sukamakmur, Binjai, Langkat yang masih mengenyam bangku sekolah dasar kelas ini sudah dikebumikan di TPU. Siswanto menambahkan, Nazwa yang juga terseret air Sungai Begumit ini ditemukan oleh warga sekitar dengan jarak hanyut sekitar 500 meter.

“Korban (Nazwa) juga sempat dibawa ke Rumah Sakit Tiarman dan dilanjutkan disemayamkan oleh kedua orangtua korban,” ujar mantan Kanit Intelkam Polres Binjai ini.

Pencarian Dini, kata Siswanto, juga dilakukan oleh bersama warga. “Dini ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa yang tersangkut di kayu besar dalam pusaran air sungai. Setelah korban ditemukan, jenazah dibawa ke rumah duka,” sambung mantan Kanit Dalmas Polres Binjai.

Dia menambahkan, polisi sudah melakukan visum luar terhadap jenazah. Selain itu, juga keluarga korban membuat surat pernyataan bahwa tidak keberatan atas kejadian tersebut.

“Kapolsek Binjai beserta personel juga langsung bertakjiah di rumah duka sekaligus mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga yang ditinggalkan. Hasil visum luar dari Puskesmas Desa Sambirejo menyatakan, korban meninggal dunia murni akibat kekurangan oksigen sehingga wajah korban membiru akibat hanyut. Kedua orang tua korban juga tidak keberatan,” tandas Siswanto.

Sebelumnya, Dini Puspita alias Ame (14) warga Dusun III, Desa Sukamakmur, Kecamatan Binjai, Langkat yang mandi-mandi di aliran Sungai Begumit hingga hanyut belum ditemukan, Minggu (17/3) malam. Pelajar yang masih mengenyam bangku Sekolah Menengah Pertama ini masih dalam proses pencarian. Cerita bermula dari korban bersama dua orang lainnya masing-masing Nazwa alias Nike (13) warga Desa Sukamakmur, Kecamatan Binjai, Langkat dan Rina Husaini (15) warga Jalan Ahmad Yani, Lingkungan III, Kelurahan Begumit, Kecamatan Binjai, Langkat mandi-mandi. “Sekitar pukul 14.00 WIB, Dini dan Nazwa datang ke rumah Rina mengajak mandi-mandi di sungai. Sehubungan rumah Rina yang dekat ke TKP, Dini dan Nazwa yang datang ke sana (Rumah Rina),” jelas Kapolsek Binjai, AKP B Naibaho.

Menurut Naibaho, ketiganya sempat berswafoto dan foto bersama sesaat sebelum mandi-mandi. Menurut Kapolsek, dari ketiganya, seorang yang dinyatakan selamat. Adalah, Rina Husaini. Sementara Nazwa ditemukan meninggal dunia. “Setelah foto-foto, mereka pun mandi-mandi. Saat mereka mandi-mandi, Nazwa terseret air sungai,” sambung Kapolsek.(ted/han)

Melihat Nazwa terseret, Dini dan Rina coba menolong. Sayang, upaya pertolongan yang dilakukan Dini dan Rina berujung petaka. Dini turut diseret air sungai yang hingga kini jasadnya belum ditemukan.

“Warga yang mendengar informasi ini, kemudian melakukan pencarian. Hingga malam ini, satu korban atas nama Dini Puspita belum ditemukan,” pungkas mantan Kapolsek Stabat ini. (ted/han)

Tahun Ini, Pemerintah Rekrut 250 Ribu CPNS dan PPPK

Ribuan orang mengikuti tes calon pegewai negeri sipil (CPNS)-Ilustrasi.
Ribuan orang mengikuti tes calon pegewai negeri sipil (CPNS)-Ilustrasi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Tahun ini, pemerintah akan merekrut 250 ribu CPNS dan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Formasi itu terdiri dari 150 ribu PPPK dan 100 ribu CPNS.

Formasi 150 ribu PPPK ini terbagi dalam dua tahap. Untuk tahap pertama sudah berlangsung dan tinggal menunggu pengumuman kelulusan. Sedangkan tahap dua, dilaksanakan pascapilpres 2019.

“Sekalian saya umumkan di depan anggota DPR, pemerintah tahun ini akan merekrut 250 ribu PPPK dan CPNS. Ini untuk memenuhi kekurangan SDM di instansi pemerintah,” kata MenPAN-RB Syafruddin dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Senin (18/3).

Pada kesempatan sama, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, nantinya rekrutmen PPPK akan dilaksanakan lebih dulu dibandingkan CPNS. Alasannya, pelamar PPPK lebih banyak dibandingkan CPNS.

“Kalaupun rekrutmen dibuka pascapilpres, tapi pelaksanaannya tidak bersamaan. Yang lebih dulu direkrut adalah PPPK karena pelamarnya banyak banget,” tuturnya.

Mengenai formasi PPPK, lanjut Bima, harusnya sisa 75 ribu. Namun, dalam rekrutmen tahap satu, dari 75 ribu formasi yang disiapkan, hanya terisi 50 ribuan. Sehingga sisa formasi itu akan ditambahkan dalam rekrutmen tahap dua. (esy/jpnn)

Pria asal Deliserdang Curi Uang Kotak Amal di Bali

dok Polresta Denpasar Polsek Kawasan Laut Benoa amankan barang bukti dan tersangka kasus pencurian kotak amal Masjid Bahari Benoa pada Jumat (15/3/2019).
dok Polresta Denpasar
Polsek Kawasan Laut Benoa amankan barang bukti dan tersangka kasus pencurian kotak amal Masjid Bahari Benoa pada Jumat (15/3/2019).

BALI, SUMUTPOS.CO – Seorang oknum anak buah kapal (ABK) asal Deli Serdang, Sumatera Utara berinisial AL (28), mencuri kotak amal Masjid Bahari di kompleks Pelabuhan Benoa, Bali.

Namun, aksi tak terpujinya itu harus dibayar mahal. AL harus mendekam sementara di tahanan Mapolsek KP3 Pelabuhan Benoa.

“Pelaku kami tangkap saat sembunyi di dalam kapal,” ujar Kapolsek KP3 Benoa Ni Made Sukerti seperti dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group), Senin (18/3).

Menurut Kompol Sukerti, pelaku beraksi pada Jumat (15/3) pagi. Saat itu dengan menyamar hendak bersembahyang, pelaku mengambil kotak amal masjid. Setelah menguras isi kotak amal, pelaku langsung kabur.

Setelah mendapat laporan takmir masjid, polisi langsung bergerak. “Tim bergerak bersama saat melakukan penangkapan terhadap pelaku karena pelaku tergolong nekat untuk antisipasi pelaku melompat ke laut,” katanya.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp 1.076.000, obeng, dan dua buah kotak amal mesjid.

Saat ini pelaku resmi ditahan polisi dan tengah dilakukan penyidikan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (rb/mus/mus/JPR)

18-31 Maret, Medan Great Sale Diikuti 500 Pelaku Usaha

Asisten Umum Setda Kota Medan, Renward Parapat, membuka Medan Great Sale 2019 di Emerald Garden Hotel, Senin (18/3). Medan Great Sale 2019 tahap I digelar 18-31 Maret 2019.
Asisten Umum Setda Kota Medan, Renward Parapat, membuka Medan Great Sale 2019 di Emerald Garden Hotel, Senin (18/3). Medan Great Sale 2019 tahap I digelar 18-31 Maret 2019.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pesta diskon terbesar di Kota Medan, bertajuk Medan Great Sale 2019 resmi dibuka Wali Kota Medan Drs. H.T. Dzulmi Eldin,S. MSi, MH diwakili Asisten Umum (Asmum) Setda Kota Medan Renward Parapat, di Emerald Garden Hotel, Senin (18/3). Medan Great Sale 2019 tahap I digelar 18-31 Maret 2019.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini Medan Great Sale menggandeng Grab dan Angkasa Pura II untuk turut terlibat dalam memeriahkan pesta diskon ini.

Pembukaan ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng yang dilakukan Asmum bersama Executive Director Grab Indonesia Ongki Kurniawan, General Manajer PT. Angkasa Pura II Cabang Kuala Namu Bayu Iswantoro,Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan, dan Perwakilan Dandim 0201/BS.

Wali Kota Medan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asmum mengatakan, Kota Medan kini tengah gencar dibangun sebagai Kota Wisata terus berbenah baik dari segi objek pariwisata maupun dari segi event  yang dapat menarik pengunjung wisata ke kota yang sering dijuluki Tanah Deli ini. Salah satu strateginya adalah dengan menggelar pesta diskon yang melibatkan asosiasi dan para pelaku industri pariwisata serta ekonomi kreatif yang dikenal dengan Medan Great Sale.

“Pemko Medan memang sedang berupaya menjadikan Kota Medan sebagai Kota Wisata. Medan Great Sale ini merupakan salah satu langkah inovasi Dinas Pariwisata untuk mewujudkan hal tersebut. Nantinya akan banyak penawaran dan paket promo menarik dari berbagai merchant, pusat perbelanjaan, hotel, restoran, tempat wisata, dan industri serta usaha jasa lainnya,” ujar Renward.

Lebih lanjut, Renward menyampaikan, bahwa Medan Great Sale ini dilakukan untuk menarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Medan. Karena  kunjungan wisata  tahun ini ditargetkan lebih kurang 300.000 wisatawan, dan Pemko Medan berkomitmen untuk mencapai target tersebut bahkan harus lebih banyak lagi yang berkunjung ke Medan.

“Target kunjungan wisatawan ini dapat terwujud jika kita semua para stakeholder pariwisata dapat bekerja sama dalam mempromosikan dan membuat kegiatan yang dapat menarik perhatian wisatawan. Melalui Medan Great Sale yang nantinya akan dilaksanakan dua kali yakni  18-31 Maret dan 1-14 Juli 2019 diharapkan kunjungan wisata akan meningkat,” kata Renward.

Selain untuk menarik kunjungan wisata, Medan Great Sale ini juga menjadi wadah pengembangan promosi produk-produk industri wisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Medan. Sehingga ke depannya akan semakin memacu para pelaku industri wisata seperti pelaku UKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya.

“Saya berharap dengan adanya gelaran Medan Great Sale ini membawa manfaat kepada para pelaku industri wisata, ekonomi kreatif dan UMKM yang ada di Kota Medan,” pungkas Renward.

Senada dengan Renward, Kepala Dinas Parwisata Kota Medan, Drs. Agus Suriyono mengatakan event Medan Great Sale 2019 ini merupakan program yang memberikan diskon kepada masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Medan. Great sale tahun ini lebih mengedepankan sektor pariwisata dan digitalisasi ekonomi kreatif.

“Lebih dari 500 pelaku usaha mengikuti event Medan Great Sale ini, dengan adanya event ini kita berharap dapat mendatangkan lebih banyak wisatawan ke kota Medan dan para pelaku usaha yang terlibat dalam event ini memproleh manfaat sehingga dapat menggerakan ekonomi kerakyatan.”harap Agus Suriyono.

Disamping itu, kehadiran Medan Great Sale ini, lanjut Agus, lebih mengedepankan sektor wisata dan digitalisasi ekonomi kreatif. Dimana era industri 4.0 yang saat ini memang lekat dengan dunia digital. Untuk itu semua sektor khususnya industri wisata dan ekonomi kreatif harus turut berkembang ke arah industri 4.0.

“Untuk itu mendukung hal tersebut, Medan Great Sale tahun ini Dinas Pariwisata menggandeng Grab dan Angkasa Pura II untuk mendukung dan memeriahkan Medan Great Sale agar semakin semarak. Saya berharap warga Kota Medan maupun wisatawan dapat menikmati gelaran Medan Great Sale Tahun 2019 ini,” ungkap Agus. (rel)

11.000 Lowongan Kerja BUMN Diperpanjang hingga 24 Maret

Fizkes Ilustrasi mencari pekerjaan
Fizkes
Ilustrasi mencari pekerjaan

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Seharusnya dibuka mulai 8 Maret hingga 17 Maret 2019, pendaftaran 11.000 lowongan kerja di 110 badan usaha milik negara ( BUMN), diperpanjang hingga 24 Maret 2019.

Dalam menyelenggarakan kegiatan ini, Kementerian BUMN menggandeng Forum Human Capital Indonesia (FHCI). Yang berminat mengikuti program ini bisa langsung mendaftar di portal rekrutbersama.fhcibumn.com.

“Sobat, terima kasih atas antusiasnya mengikuti #rekrutbersamaBUMN ini. Ada kabar gembira nih, pendaftaran dibuka sampai tanggal 24 Maret 2019,” demikian bunyi cuitan akun Twitter resmi FHCI, @fhcibumn pada Senin (18/3/2019).

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan, program rekrutmen bersama BUMN yang baru dilaksanakan tahun ini terbuka untuk 11.000 posisi di 110 perusahaan BUMN. Rini mengatakan, 11.000 posisi tersebut terbuka untuk semua lulusan, dari SLTA/SMK, vokasi, S1, hingga S2.

“Mulai tahun ini untuk pertama kali kami lakukan rekrutmen bersama karena menyadari betul, BUMN jumlahnya banyak dan yang ikut sama-sama rekrutmen ini ada 110 perusahaan, dan sebetulnya keseluruhan BUMN itu ada 143 perusahaan,” ujar Rini ketika secara resmi membuka rekrutmen bersama BUMN di Lampung, Jumat.

Dalam rekrutmen bersama kali ini, 11.000 posisi yang dibuka terbagi atas 9.000 posisi untuk rekrutmen umum, 1.000 posisi rekrutmen khusus disabilitas, dan 1.000 rekrutmen lain khusus kawasan timur Indonesia. Perencanaan rekrutmen ini sudah dilakukan sejak lebih dari satu tahun lalu, dimulai dari identifikasi kebutuhan setiap BUMN, kemudian kebutuhan industri, hingga kompetensi serta lokasi kerja. (akhdi/kps)

Wakil Wali Kota Tutup MTQ ke-52 Tingkat Kota Medan 2019, Medan Barat Juara Umum

foto-foto pemko medan for sumut pos DIABADIKAN: Wakil Wali Kota Medan H Akhyar Nasution didampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman diabadikan bersama seluruh pemenang MTQ ke-52 Kota Medan 2019, Sabtu (16/3). Kecamatan Medan Barat menjadi juara umum pada MTQ kali ini.
foto-foto pemko medan for sumut pos
DIABADIKAN: Wakil Wali Kota Medan H Akhyar Nasution didampingi Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman diabadikan bersama seluruh pemenang MTQ ke-52 Kota Medan 2019, Sabtu (16/3). Kecamatan Medan Barat menjadi juara umum pada MTQ kali ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Medan H Akhyar Nasution, menutup gelaran festival Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-52 Kota Medan 2019 yang digelar di Jalan Kapten Rahmad Buddin, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (16/3) malam. Penutupan festival pemuliaan Kitab Suci Alquran yang telah berlangsung selama sepekan sejak 9 Maret lalu tersebut, dipenuhi para pengunjung. Tercatat puluhan ribu warga memadati arena MTQ yang berasal dari seluruh penjuru Kota Medan.

Dalam pelaksanaan MTQ ke 52 kali ini, Kecamatan Medan Barat keluar sebagai juara umum dengan perolehan sebesar 93 poin. Kemudian di posisi runner-up berhasil direbut Kecamatan Medan Area dengan perolehan nilai 45 poin, setelah sebelumnya berhasil menjadi juara umum di MTQ ke-51 tahun lalu. Disusul juara ketiga dengan jumlah point yang sama yakni 36 poin diraih oleh Kecamatan Meda Petisah dan Medan Maimun.

Selanjutnya Kecamatan Medan Selayang ditetapkan menjadi tuan rumah pelaksanaan MTQ ke-53 Tingkat Kota Medan 2020. Hal tersebut ditandai dengan pemberian bendera MTQ dari petugas Paskibraka kepada Wakil Wali Kota Medan untuk diserahkan kepada Camat Medan Selayang. Penyerahan bendera MTQ tersebut turut disaksikan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, unsur Forkopimda Kota Medan, Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Gerindra Surianto, perwakilan OPD lingkup Pemko Medan serta seluruh camat se-Kota Medan.

Menurut Wakil Wali Kota, MTQ harus dijadikan sebagai media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Secara nyata telah terbukti MTQ mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah. Yang terpenting ungkap Wakil Wali Kota, bagaimana penyelenggaraan MTQ bisa menggairahkan masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami Alquran sebagai pedoman dan petunjuk hidup manusia.

Selanjutnya Wakil Wali Kota mengungkapkan, Alquran sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan tidak pernah habis untuk digali dan dikaji. Dikatakannya, keluhuran nilai-nilai ajaran Alquran sebagai pedoman dan pandangan hidup perlu ditumbuhkembangkan melalui proses pendidikan, baik formal maupun informal.

“Syukur kita panjatkan kehadirat Allah Subhanahu wa Taala, sebab pelaksanaan MTQ yang berlangsung selama sepekan ini telah berjalan dengan baik. Saya berharap event ini mampu melahirkan qari-qarian untuk bisa ikut dalam kegiatan dan jenjang yang lebih tinggi lagi. Alhamdulillah, Kota Medan sampai saat ini masih menajdi basis qari qariah terbaik,” kata Wakil Wali Kota.

Semoga MTQ kali ini bilang Wakil Wali Kota, dapat menjadi aktualisasi diri menjadi yang terbaik dan dapat terus melanjutnya ke tingkat nasional maupun internasional. Di samping itu Wali kota juga berharap agar festival pemuliaan kitab suci Alquran ini dapat memberikan pengaruh yang positif kepada masyarakat Kota Medan dalam mencintai Alquran. “Melalui MTQ ke-52 Tingkat Kota Medan 2019, mari kita jadikan momentum untuk mensukseskan gerakan meng-Quran-kan masyaraklat dan memasyarakatkan Alquran sehingga akan lahir generasi-generasi yang Qur’ani,” harapnya.

Wakil Wali Kota menjelaskan, generasi Qurani adalah generasi yang menjadikan Alquran sebagai pedoman hidup. Kemudian meyakini kebenaran Alquran, membaca dan memahaminya dengan baik serta mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan. “Jika ini terwujud, gerenasi Qur’ani akan menjadi idaman bagi umat Islam kapun dan dimana mereka hidup dan berada,” paparnya.

Kemudian kepada seluruh pengunjung yang hadir dalam acara penutupan MTQ tersebut, Wakil Wali Kota mengajak untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Taala. Di samping itu juga terus menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Alquran dengan benar serta menjadikannya sebagai pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi bagi umat Islam, terutama anak-anak maupun generasi muda selaku penerus perjuangan bangsa.

Sekaitan dengan itulah papar Wakil Wali Kota, Pemko Medan telah melaksanakan program Maghrib Mengaji dan sampai saat ini berjalan dengan lancar. “Saya berharap masyarakat yakni orang tua, ulama dan pemuka agama, kelurahan, kecamatan serta Lembaga Agama Islam mengajak generasi Islam Kota Medan secara persuasif untuk mengikuti program tersebut,” jelasnya. Dengan mengikuti program Maghrib Mengaji, jelas Wakil Wali Kota, dapat menggali potensi, minat dan baca Alquran menuju generasi Qur’ani yang cerdas, berprestasi dan berakhlakul karimah sehingga terwujud Medan rumah Kita menjadi kota masa depan yang multikultural, berdaya saing, humanis, sejahtera dan religius.

Terakhir, Wakil Wali Kota menyampaikan ucapan kepada kafilah yang menjadi juara umum dan berpesan agar dapat meningkatkan lagi kemampuan dan prestasinya di jenjang yang lebih tinggi lagi. Sedangkan bagi kafilah yang belum mendapat gelar juara, Wali Kota mengingatkan agar tidak berkecil hati dan terus belajar sehingga bisa meraih prestasi pada MTQ k2-53 Kota Medan 2020.

Selain memberikan piala dan uang pembinaan kepada qari dan qariah pemenang MTQ, panitia juga membagikan piala dan uang pembinaan kepada pemenang pawai ta’aruf yang digelar untuk memeriahkan pembukaan MTQ. Juara pertama pawai ta’aruf dimenangkan Kecamatan Medan Marelan, juara kedua diraih Kecamatan Medan Timur dan Kecamatan Medan Tuntungan sebagai juara ketiga.

Selanjutnya untuk pemenang stand terbaik tingkat kecamatan, juara pertama diraih tuan rumah Kecamatan Medan Marelan, Kecamatan Medan Labuhan juara kedua dan Kecamatan Medan Sunggal Juara Ketiga. Untuk stand terbaik tingkat OPD diraih Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang Medan sebagai juara pertama, Dinas Ketahanan Pangan juara kedua dan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberayaan Masyarakat Kota Medan sebagai juara ketiga. Sedangkan stand favorit diraih TP PKK Kota Medan. (ris/saz)

Darmayanti Lubis Perjuangkan Daerah, Ajak Milenial Bangun Bangsa

TEMU RAMAH: Wakil Ketua DPD RI, Prof Darmayanti Lubis dalam kegiatan Rumah Mengaji Temu Ramah Masyarakat di Medan, Jumat malam (13/3).
TEMU RAMAH: Wakil Ketua DPD RI, Prof Darmayanti Lubis dalam kegiatan Rumah Mengaji Temu Ramah Masyarakat di Medan, Jumat malam (13/3).

Wakil Ketua DPD RI Prof Darmayanti Lubis melakukan kunjungan kerja (kunker) ke sejumlah daerah di Sumatera Utara selama dua hari, Kamis (14/3) dan Jumat (15/3).

Kunker pada Kamis, Prof Darmayanti Lubis melakukan dialog tatap muka dengan jajaran kepala dinas, camat dan lurah di Balai Pemerintah Kota Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara. Pada dialog tatap muka tersebut, Darmayanti menjelaskan kehadiran DPD RI di daerah merupakan keharusan. “Kedatangan kami dalam rangka mengawasi dan membantu proses pencairan dana kelurahan yang mencapai sebesar Rp3 triliun, dibagi untuk seluruh kelurahan di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, DPD RI siap memperjuangkan kepentingan daerah, salah satunya dengan turut melakukan pengawasan program dana kelurahan yang dijanjikan pemerintah pusat akan cair di awal April 2019 ini agar benar-benar turun ke masyarakat.

Darmayanti menjelaskan bahwa anggota DPD RI yang berjumlah 132 orang anggota merupakan perwakilan dari setiap provinsi. Satu provinsi diwakili empat orang anggota. Menurutnya, masyarakat Sumut patut bersyukur dari empat anggota DPD RI dari Sumut, dirinya dipercaya dan terpilih menjadi salah seorang Wakil Pimpinan DPD RI saat ini siap memperjuangkan kepenting-an daerah.

PLAKAT: Prof Darmayanti Lubis menerima plakat dari masyarakat dalam kegiatan Rumah Mengaji Temu Ramah Masyarakat di Medan, Jumat malam (13/3).

Usai dialog tatap muka tersebut, Darmayanti melanjutkan kegiatan peninjauan pembangunan masjid dan pertemuan tokoh muslim di Parapat, Kabupaten Simalungun.

Besoknya, Jumat (15/3), Prof Darmayanti Lubis melanjutkan kegiatan dengan menjadi pembicara dalam acara Dialog Publik Membangun Generasi Millenial Indonesia Melalui Pendidikan Moral dan Etika di Aula Universitas Al Washliyah Medan.

Darmayanti mengajak kaum milenial Medan yaitu mahasiswa dan pelajar menjadi motor perubahan pembangunan bangsa dan bagian dari generasi yang siap dan tangguh dalam menghadapi era globalisasi dengan cara menciptakan lapangan pekerjaan (job creator), bukan sebagai pencari kerja (job seeker).

Darmayanti juga menyoroti peran umat dalam ikut serta membangun bangsa melalui pendidikan yang bertakwa dan bermoral serta beretika. Sehingga, generasi milenial yang dihasilkan tidak hanya berwawasan global tetapi memiliki sikap jujur dan bertoleransi terhadap kelompok lain.

“Dalam rangka menjaga keutuhan dan kebesaran umat maka perlu kita bergandengan tangan untuk terus menerus memberikan spirit dan mendorong terbentuknya karakter bagi generasi bangsa. Sehingga apa yang kita cita-citakan dapat menjadikan yang terbaik bagi umat,” harapnya.

Rektor Universitas Al-Washliyah (Univa), Dr H Jamiluddin Marpaung menyambut baik dan mengapresiasikan atas terlaksa-nanya acara Dialog Publik dengan menghadirkan Wakil Ketua DPD RI, Prof Darmayanti.

Acara yang dihadiri seratusan mahasiswa Univeritas Al Washliyah ini, juga menghadirkan pembicara lainnya, yaitu Rektor Universitas Washliyah Medan Jamaludin Marpaung MA, dan Rahmayati, yang mewakili Kakanwil Kemenkumham Provinsi Sumatera Utara. Malamnya, Darmayanti menghadiri acara adat Tepung Tawar dan Temu Ramah Masyarakat Medan di Jalan Gaharu, Medan Timur. (*)

Desain Pelabuhan Sibolga Terbaik se-Asia Pasifik

istimewa TEKAN TOMBOL: Presiden Joko Widodo bersama Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Sumarno, Gubsu Edy Rahmayadi, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk memencet tombol tanda diresmikannya terminal penumpang dan dermaga Pelabuhan Sambas, Sibolga, Minggu (17/3).
istimewa
TEKAN TOMBOL: Presiden Joko Widodo bersama Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Rini Sumarno, Gubsu Edy Rahmayadi, Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk memencet tombol tanda diresmikannya terminal penumpang dan dermaga Pelabuhan Sambas, Sibolga, Minggu (17/3).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan operasional terminal penumpang dan dermaga Pelabuhan Sambas, Sibolga, Minggu (17/3). Desain pelabuhan terbesar di Pantai Barat Sumut ini diklaim sebagai yang terbaik se-Asia Pasifik. Pelabuhan ini diharapkan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi Sumut, khususnya Pantai Barat.

PRESIDEN Jokowi mengharapkan agar Pelabuhan Sambas dapat kembali menjadi salah satu pelabuhan vital di Indonesia, karena pada tahun 1970-an pelabuhan ini merupakan salah satu pelabuhan paling terkenal. “Pelabuhan ini waktu kita SD sangat terkenal sekali. Anak SD tahun 70-an tahu semuanya. Ini yang perlu kita bangkitkan lagi fungsi Pelabuhan Sibolga untuk mobilitas barang dan jasa,” ujarnya.

Jokowi juga berharap, penataan dan pelayanan Pelabuhan Sambas Sibolga dapat mendorong peningkatan distribusi logistrik barang dan jasa. “Kapasitas kontainernya bisa sampai 20.000 TEUs setahun, meningkat besar sekali, ukuran kapal dulu 2.000 GT sekarang sudah sampai ke 6.000 GT artinya kapal besar bersandar di sini,” kata Presiden.

Presiden juga mengapresiasi penataan dan pengembangan yang telah dilakukan terhadap Pelabuhan Sambas Sibolga. Karena selain akan meningkatkan pertubuhan ekonomin

Pelabuhan Sambas juga menjadi pelabuhan modern yang memiliki desain terbaik se-Asia Pasifik. “Saya baru dibisikin sama Dirut Pelindo, kalau desain Pelabuhan Sibolga ini menang sebagai desain terbaik di Asia Pasifik,” tambahnya.

Jokowi juga mengatakan, pemerintah akan melengkapinya dengan pembangunan terminal khusus dan storage agar nantinya dari pelabuhan ini akan bisa dilakukan ekspor langsung minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO). Dengan begitu diharapkan, nantinya ekspor CPO dari Aceh bagian Selatan, kemudian Tapanuli Selatan, ditarik ke Sibolga karena lebih dekat daripada harus lewat darat yang menempuh perjalanan selama 10-12 jam ke Pelabuhan Belawan Medan.

“Tadi sudah saya sampaikan, di sini bisa nanti ekspor langsung untuk CPO. Ini juga nanti baru dikerjakan, baru dikalkulasi, akan ada terminal, storage, sehingga Pelabuhan Sibolga benar-benar memberikan peningkatan ekonomi yang baik kepada kawasan sekitar, karena kalau CPO di sini akan ada terminal storage-nya,” kata presiden menjawab wartawan usai meresmikan penataan dan pengembangan Pelabuhan Sibolga.

Saat ini, pemerintah sedang melakukan kalkulasi mengenai pembangunan terminal khusus CPO itu. Namun ia mengisyaratkan, biasanya realisasi pembangunan tersebut maksimal dua tahunan.

Jokowi menjelaskan, penataan dan pengembangan Pelabuhan Sibolga dilakukan dalam rangka menghidupkan kembali pelabuhan di Pantai Barat yang dulunya menjadi pelabuhan strategis, maupun pelabuhan transportasi logistik, barang dan jasa yang pernah ada dalam sejarah.

Dia mengingatkan, Pelabuhan Sibolga ini memang sudah lama sekali tidak diurus, padahal Kota Sibolga sendiri sudah berusia 319 tahun. “Ini pelabuhan yang juga sudah lama sekali, sudah ratusan tahun sehingga kita melakukan pengembangam dan penataan kembali,” tandasnya.

Menteri BUMN, Rini Soemarno dalam kesempatan itu mengaku akan terus mendorong BUMN untuk meningkatkan perannya. Terutama dalam meningkatkan pemerataan ekonomi melalui ketersediaan infrastruktur pelabuhan yang memadai. “Saya bangga pengembangan pelabuhan sesuai dengan arahan Presiden Jokowi telah dilakukan oleh Pelindo 1. Pelabuhan Sibolga saat ini sudah jauh lebih bagus dibandingkan dengan sebelumnya, fasilitas sudah memadai. Semoga ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa,” ungkap Rini.

Dengan pengembangan Pelabuhan Sibolga ini, diharapkan mampu menekan biaya logistik arus barang yang melewati Pelabuhan Sibolga. Dengan Fasilitas yang telah disediakan, diharapkan mampu memudahkan penumpang pengguna transportasi laut dan pengoperasian fix crane dalam menjalankan aktivitas bongkar muat barang untuk kegiatan ekspor impor.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menaruh harapan besar terhadap keberadaan Pelabuhan Sibolga yang memiliki desain modern dan daya tarik. Karena, Pelabuhan Sibolga memiliki kegiatan bongkar muat yang berlangsung berdekatan dengan terminal penumpang sehingga gampang terlihat. “Saya rasa desainnya sangat baik dan dapat disandari kapal besar. Saya kira pelabuhan ini paling maju di pesisir barat Sumatera. Pelabuhan ini juga dapat menjadi motor penggerak ekonomi di Sumatera khususnya Pesisir Barat,” ungkap Budi.

Secara teknis, kata Budi, Pelabuhan Sibolga memiliki pantai yang cukup strategia dengan kedalaman 9 meter. Sehingga mampu menyandarkan kapal besar mampu melakukan aktivitas bongkar muat. “Pelabuhan ini akan menjadi konektvitas bagi masyarakat, apalagi dekat denga pulau nias. Kita tahu arus hilir mudik Nias – Sibolga semakin naik, maka kita tingkatkan frekwensi kapal penumpang. Dengan demikian, perekonomian di wilayah akan kita tingkatkan terus,” ucapnya.

Ke depannya, lanjut Budi, akan dibangun pelabuhan curah cair, selain adanya terminal penumpang dan penumpukan kontainer. Jadi, mampu mendorong ekonomi Sibolga dan sekitarnya secara siginikan. “Pengembangan dan modrenisasi fasilitas penunjang di pelabuhan ini akam terus ditingkatkan,” tutup Budi.

Lebih lanjut, Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana mengungkapkan, dengan pengembangan Pelabuhan Sibolga, saat ini telah terjadi peningkatan kinerja pelayanan. Hal itu terlihat dari peningkatan arus barang dimana jumlah bongkar muat peti kemas tahun 2018 mencapai 7.105 TEUs meningkat dibandingkan periode tahun 2017 sebesar 6.739 TEUs.

“Sementara untuk layanan penumpang, jumlah total penumpang yang memanfaatkan jasa pelabuhan selama 2018 mencapai tujuh puluh tiga ribu delapan puluh lima orang. Meningkat tiga puluh empat koma delapan puluh persen jika dibanding tahun 2017 sebesar lima puluh empat ribu dua ratus lima belas orang,” tambah Bambang Eka Cahyana.

Penataan Terminal Penumpang Pelabuhan Sibolga dengan luas keseluruhan 2.786 m2, mampu menampung sebanyak 500 orang. Jumlah yang meningkat jika dibandingkan dengan terminal penumpang lama yang hanya mampu menampung 80 orang.

Terminal Penumpang ini mengusung konsep modern dengan sentuhan etnik yang diharapkan mampu menjadi icon baru bagi Kota Sibolga. Serta dapat menjadi pintu gerbang dalam mendukung peningkatan potensi sektor kepariwisataan terutama di Kota Sibolga, Kabupaten Tapanuli Tengah, Nias dan daerah disekitarnya.

Pelabuhan Sibolga juga diharapkan dapat menjadi simpul bagi sentra produksi/industri dan hasil tambang, transportasi dan logistik di kawasan pantai Barat Sumatera Utara. “Pengembangan kapasitas layanan Pelabuhan Sibolga yang kami lakukan ini merupakan wujud dukungan kami atas visi Nawacita serta konsep membangun dari pinggiran yang ditetapkan Pemerintah. Kami optimis, ke depan, Pelabuhan Sibolga mampu membawa multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian. Sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara khususnya dan Indonesia bagian Barat,” tutup “ tandas Bambang Eka Cahyana

///

Direktur Utama Pelindo 1 Bambang Eka Cahyana menyampaikan, setelah dilakukan penataan dan pengembangan, Pelabuhan Sambas kini sudah terpadu dengan dermaga container dengan jarak yang cukup jauh, sehingga akan lebih nyaman. Selain itu dermaga multipurpose juga diperpanjang 153 meter dengan lebar 35 meter, pembangunan countainer yard, mooring berthing dolphin, satu fix crane untuk beban maksimal 40 ton dan skybridge 150 meter yang menghubungkan terminal penumpang dengan dermaga ferry.

“Peningkatan container yard juga drastis, karena per tahunnya Pelabuhan Sambas sanggup menangani hingga 20 ribu TEUs. Dan bila dulunya hanya mampu menangani satu kapal untuk bersandar di dermaga, kini Pelabuhan Sambas mampu menangani empat kapal sekaligus,” kata Bambang.

Selain itu, katanya, Pelindo I juga memperhatikan desain bangunan Terminal Penumpang Pelabuhan Sambas. Terdiri dari 2 lantai, memiliki rooftop seluas 2,766 meter2 dan desain yang menggabungkan unsur modern dan unik. Desain Terminal Penumpang Sambas mendapat penghargaan sebagai desain Terminal Terbaik se-Asia Pasifik.

Usai meresmikan Penataan dan Pengembangan Pelabuhan Sambas, Presiden bersama Gubernur dan rombongan menuju lokasi bom bunuh diri yang jaraknya hanya 300 meter dari pelabuhan. Selepas itu rombongan langsung menuju Bandara Dr. FL. Tobing Pinangsori, Tapanuli Tengah untuk terbang ke Halim Perdana Kusuma Jakarta dan mengakhiri kunjungan kerja tiga harinya di Sumatera Utara.**

Banjir Bandang Jayapura Tewaskan 66 Orang, 105 Luka-luka

istimewa MENGUNGSI: Personel Polisi menggendong anak ketika membantu warga untuk mengungsi dari Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Minggu (17/3).
istimewa
MENGUNGSI: Personel Polisi menggendong anak ketika membantu warga untuk mengungsi dari Doyo Baru Distrik Waibu Kabupaten Jayapura, Minggu (17/3).

SENTANI, SUMUTPOS.CO – Banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura sejak Sabtu (16/3) malam kemarin, mengakibatkan 66 orang tewas dan 105 warga luka-luka, dan sekitar 4.226 orang warga mengungsi di beberapa titik yang ada di Kabupaten Jayapura. Hal itu berdasarkan data sementara yang diterima Cenderawasih Pos (grup Sumut Pos) dari Tim Gabungan Posko Induk sampai pukul 20.00 WIT, Minggu (17/3).

Dari laporan itu disebutkan, dari 105 orang yang mengalami luka-luka terdiri dari 75 orang luka berat dan 30 orang luka ringan. Sedangkan 4.226 orang yang mengungsi, tersebar di sejumlah titik yakni 1.250 orang di posko induk Gunung Merah, 300 orang di SIL, 400 orang di HIS. 600 orang di Bintang Timur, 1.450 orang di Gajah Mada, 153 orang di Doyo, 50 orang di Asrama Himls, dan 23 orang di Panti Jompo.

Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura, selaku Humas Posko Induk Banjir Bandang Kabupaten Jayapura Provinsi Papua, Doddy Sambodo Samiyana dalam press leasenya mengatakan, sejumlah wilayah di Kabupaten Jayapura terendam banjir dan mengakibatkan ratusan rumah warga tergenang air dan rusak, sejumlah perumahan umum terkena banjir, dan dan puluhan kendaraan terkena banjir dan rusak.

Kerusakan dan kerugian yang kami catat terdiri dari 211 rumah yang terendam air, 8 unit rumah di Distrik Ravinerara terendam, 350 rumah pemukiman rusak, 3 unit jembatan rusak berat, 8 volume drainase rusak berat, 2 unit gereja rusak berat, 1 unit masjid rusak berat, 8 unit sekolah rusak berat, 104 unit ruko rusak berat, 1 unit pasar rusak berat, 5 unit kendaraan roda empat terendam, dan 20 unit kendaraan roda dua terendam.

“Perumahan yang terendam, yaitu Perumahan Doyo Baru dan sekitarnya, Kompleks Bataylon 751/R, Balai Trans, dan Kompleks AURI,BTN Gajah Mada, dan beberapa wilayah sekitarnya,” ujar Doddy.

Disebutnya, ada sejumlah alat berat, seperti eksavator dari berbagai pihak yang dikerahkan, untuk membantu proses pembersihan material di sepanjang jalan raya dan sejumlah tempat yang mengalami banjir bandang tersebut. “Ada 12 unit alat berat yang kita gunakan, untuk melakukan pembersihan material di jalan raya dan di tempat-tempat terjadinya banjir tersebut,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jayapura, Putu Arga Sujarwadi menjelaskan, saat ini pihaknya bersama-sama dengann tim gabungan TNI-POLRI, BPBD dan pihak terkait lainnya telah berada di lokasi terjadinya banjir dan longsor, guna melakukan evakuasi terhadap warga masyarakat yang terkena banjir dan rumahnya tergenang, untuk di bawah ke tempat yang lebih aman.

“Semua tim kami sudah di lapangan bersama-sama tim dari TNI-POLRI, Pemda Jayapura, untuk membantu melakukan evakuasi terhadap warga masyarakat yang terkena banjir dan longsor serta rumahnya tergenang oleh air,” ujarnya melalui telepon selulernya.

Putu mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan berawaspada, karena intensitas hujan yang tinggi ini dapat mengakibatkan banjir dan longsor di setiap wilayah yang ada di Kabupaten dan Kota Jayapura.(bet)