Home Blog Page 5492

Bandara Bukit Malintang Dibangun Tahun Ini

no picture
no picture

MADINA, SUMUTPOS.CO – Harapan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) untuk memiliki bandara cukup besar. Itu makanya, kedatangan Menteri Perhubugan Budi Karya Sumadi disambut antusias ribuan warga yang memadati lokasi pembangunan Bandara Bukit Malintang di Desa Sidojadi, Kecamatan Bukit Malintang, Madina, Sabtu(16/3)n

Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution mengakui, kedatangan Menhub ke Madina ini sudah lama dinantikan oleh masyarakat. “Tentunya kedatangan Pak Menteri ini merupakan berkah yang cukup besar bagi masyarakat untuk segera terlaksananya pembangunan Bandara Bukit Malintang,” kata Dahlan.

Menurutnya, keberadaan Bandara Bukit Malintang ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Sebab, apapun yang kita buat di Madina ini tanpa adanya bandara, kita tidak akan mungkin bisa maju. Dari itulah kita harapkan pembangunannya sesegera mungkin,” ujar Dahlan.

Dia juga mengungkapkan, saat ini telah dipersiapkan area dengan luas setara eks Bandara Polonia Medan.”Kami sudah mempersiapkan lahan seluas 100,4 hektar dengan rencana 2.500 meter dengan landasan pacu, sama seperti Bandara Polonia dulunya,” ungkapnya.

Sementara Menhub Budi Karya Sumadi mengaku sangat mengapresiasi antusiasme warga yang begitu semangat untuk mendapatkan fasilitas bandar udara. “Saat ini kita harus menyelesaikan beberapa persiapan yang harus disesuaikan dan insya Allah, apabila Pak Bupati dan Wabup bisa menyelesaikan, maka akan memudahkan kami untuk memulai pencairannya,” kata Budi.

Menhub juga menyebutkan, pembangunan bandara ini nantinya akan membutuhkan waktu selama dua tahun. Itupun bila cut and fill (gali dan uruk) bisa diselesaikan Pemkab Madina dengan cepat. Untuk pembangunan Bandara di Madina ini, diakuinya memang agak terlambat karena banyaknya proses-proses yang harus dilakukan. Dengan diserah terimakannya sertifikat tanah asli kepada Kementerian Perhubungan, menandakan dimulainya pembangunan bandara Bukit Malintang.

Pada kesempatan tersebut di hadapan warga, Menhub menyampaikan komitmennya membangun bandara ini dengan secepat mungkin agar masyarakat Madina bisa keluar daerah seperti ke Medan, Padang dan kota lainnya dengan cepat. “Saya mengapresiasi dan antusias warga, ini menandai semangat pembangunan bandara ini,” sebut Menteri.

Menyikapi permintaan Menhub, Bupati Madina Dahlan Nasution berjanji akan menyelesaiakan cut and fill dengan segera. “Manakala ada sesuatu yang dikerjakan sehingga bandara ini selesai, akan dikerjakan siang malam,” kata Bupati.

Dari data yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Madina, untuk run way bandara ini seluruhnya sepanjang 45 x 2.500 meter kondisi ultimate. Pada bandara ini nanti ada fasilitas yang dibangun, sisi darat terdiri dari gedung terminal, gedung PKPKP, gedung BMKG, gedung perkantoran, menara navigasi, musholla, gedung genset, gedung kesehatan, gedung bea cukai dan imigrasi.

Untuk sisi udara, apron 95×150 meter, taxi way 18×97,5 meter, stop way 60×45 meter, run way strip 2490×150 meter, pesawat terbesar bombardir CRJ 1000 next gen.

Run Way Bandara FL Tobing Bakal Diperpanjang

Sementara, Presiden Joko Widodo memerintahkan Menteri Perhubungan untuk menambah panjang landas pacu (run way) Bandara Ferdinand Lumban (FL) Tobing Pinangsori. “Saat turun tadi di airport, Bupati Tapteng membisikkan kepada saya agar run way Bandara Pinangsori diperpanjang. Demikian juga dengan begitu sampai di Sibolga, wali kota membisikkan hal yang sama agar pesawat yang lebih besar bisa lebih banyak datang ke daerah ini,” kata Presiden Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan Pelabuhan Sibolga, Minggu (17/3).

Selanjutnya orang nomor satu di Republik Indonesia ini langsung memerintahkan Menteri Perhubungan untuk merespon permintaan dua kepala daerah bertetangga itu. “Mumpung Menteri Perhubungan ada di sini, saya perintahkan Menteri Perhubungan perpanjang run way bandara. Kita harapkan nanti setiap hari sudah lebih dari 7 kali penerbangan, sehingga ekonomi makin bagus di daerah ini,” kata Jokowi saat meresmikan Pelabuhan Sibolga.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga memuji kondisi jalan yang sudah mulus mulai dari Bandara Pinangsori hingga ke Sibolga. “Tahun 2016 lalu saya berkunjung ke Sibolga jalan dari Pinangsori ke Sibolga itu kayak apa ya, berlubang-lubang banyak sekali. Saya perintahkan Menteri PU saat itu, tolong dikerjai setahun selesai. Tadi saya lewat dari Pinangsori ke Sibolga sudah mulus,” ujarnya.

Jokowi mengungkapkan, saat ini pemerintah sedang mendorong pertumbuhan dan perbaikan layanan transportasi darat, laut dan udara. “Ini akan dihitung oleh Pak Menteri Perhubungan supaya tidak hanya laut, tapi juga udara juga berkembang. Di sini baik potensi kelapa sawit, pertambangan mulai tumbuh dengan baik, sehingga fasilitas-fasilitas yang berkaitan dengan pelayanan transportasi darat, laut, udara harus dilihat,” tandasnya. (mag-7/rb/ts)

Kursi Kakanwil Dibanderol Rp250 Juta, Kakan Rp50 Juta

no picture
Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mochammad Romahurmuziy alias Romy (pakai topi) tiba di KPK.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – KPK akhirnya membeberkan jual beli jabatan di tubuh Kementerian Agama (Kemenag) yang melibatkan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Mochammad Romahurmuziy alias Romy. Dari sana terungkap, berapa suap yang harus diberikan untuk menduduki jabatan kepala kantor wilayah (Kakanwil) Kemenag (tingkat provinsi) dan kepala kantor (Kakan) di tingkat kabupaten/kota.

Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah membeberkan, untuk bisa duduk di kursi Kakanwil Kemenag Jawa Timur (Jatim), fulus yang dibutuhkan Rp250 juta. Sedangkan untuk jabatan Kakan Kemenag Gresik, dibutuhkan Rp50 juta.

Itu pula yang dilakukan Haris Hasanudin dan Muafaq Wirahadi. Keduanya akhirnya bisa merengkuh jabatan tersebut setelah menyetorkan uang kepada Romy. Akibat kasus itulah, Romy diringkus petugas KPK di Hotel Bumi Surabaya pada Jumat (15/3).

Mulai kemarin, Romy, Haris, dan Muafaq berstatus tersangka korupsi dan harus mendekam di tahanan. KPK menjebloskan mereka ke sel yang berbeda. Romy ditahan di rutan cabang KPK di belakang gedung baru KPK atau Gedung Merah Putih. Haris disel di rutan cabang KPK di gedung lama KPK. Sedangkan Muafaq dikurung di rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur.

Mengapa setoran diberikan kepada Romy? Febri menjelaskan, Romy punya pengaruh di Kemenag. Maklum saja, selama ini Kemenag dipimpin Lukman Hakim Saifuddin yang juga satu partai dengan Romy. “RMY (Romy, Red) dia punya power dan pengaruh. Posisinya itu Ketum (PPP, Red),” kata Febri di gedung KPK kemarin.

Wakil Ketua KPK Laode M Syarif menyatakan, KPK masih terus mendalami praktik jual beli jabatan di Kemenag. Upaya pendalaman perkara juga terus dilakukan. “KPK masih berupaya memperkaya semua informasi yang berhubungan dengan kasus ini,” ucapnya.

Meskipun begitu, tegas Laode, Romy tidak mungkin bisa bekerja sendirian dalam praktik jual beli jabatan tersebut. Sebab, posisinya bukan pejabat Kemenag. Dia merupakan ketua umum partai politik dan anggota DPR. Karena itu, Laode yakin ada peran pihak lain yang membantu Romy.

Laode lantas menjelaskan konstruksi perkara yang membuat ruang kerja Menteri Agama Lukman Hakim disegel KPK. Akhir 2018 Kemenag mengumumkan proses seleksi terbuka melalui sistem layanan lelang jabatan calon pejabat pimpinan tinggi. Salah satu jabatan yang dilelang adalah Kakanwil Kemenag Jatim. Informasi lelang itu bisa diakses melalui http://seleksijpt.kemenag.go.id/.

Selama proses seleksi, lanjut Laode, terdapat beberapa nama pendaftar. Termasuk Haris yang membidik jabatan Kakanwil Kemenag Provinsi Jatim. Sementara itu, Muafaq juga melamar menjadi Kakan Kemenag Kabupaten Gresik. Namun, jalur dan waktunya berbeda.

Ternyata, dalam perjalanannya, nama Haris tidak muncul dalam tiga nama calon Kakanwil Kemenag Jatim yang diusulkan kepada Lukman. Menurut informasi, hal itu terjadi karena Haris sempat dijatuhi sanksi administrasi kepegawaian berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun. Karena pernah dijatuhi sanksi kepegawaian kategori sedang, Haris memang seharusnya tidak lolos dalam seleksi administrasi.

Kenyataannya, peta berubah. Haris tetap diloloskan hingga akhirnya menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. Bahkan, dia dilantik Menteri Agama Lukman Hakim pada 5 Maret lalu. Setelah resmi dilantik sebagai Kakanwil Kemenag Jatim, Haris dikontak Muafaq. Dalam komunikasi tersebut, Muafaq meminta bantuan Haris untuk dipertemukan dengan Romy. Kemudian, pada 15 Maret Muafaq, Haris, dan Abdul Wahab bertemu dengan Romy untuk menyerahkan uang Rp50 juta.

155 Rumah Warga Rusak, Korban Bom Sibolga Dapat Rp1,4 Miliar

istimewa TINJAU: Presiden Joko Widodo didampingi Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk meninjau rumah warga terdampak bom terduga teroris, Minggu (17/3).
istimewa
TINJAU: Presiden Joko Widodo didampingi Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk meninjau rumah warga terdampak bom terduga teroris, Minggu (17/3).

SIBOLGA, SUMUTPOS.CO – Presiden Joko Widodo mengaku sangat kaget, di Kota Sibolga ada terduga teroris. Apalagi kota yang berdiri sejak 319 tahun lalu ini dikenal sebagai kota yang tenteram, aman, tidak ada perpecahan, serta tidak ada saling menghujat antara satu dengan yang lain.

“Hubungan antar umat beragamanya sangat baik, rukun dan bersatu terus. Inilah ke depan yang harus terus kita jalin. Rasa persaudaraan kita, rasa kerukunan kita. Karena negara kita ini yang berbeda-beda, penduduknya sekarang sudah 269 juta. Tapi isinya berbeda-beda yaitu berbeda suku, agama, adat, tradisi dan berbeda bahasa daerah,” ujar Jokowi saat meninjau lokasi bom bunuh diri di Jalan Cendrawasih.

Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Minggu (17/3).

Jokowi meminta, rumah warga yang rusak segera dibangun dan dikerjakan, agar bisa segera ditempati kembali. Pada kesempatan itu, presiden memberikan bantuan sebesar Rp1.451.000.000 untuk membangun sebanyak 155 rumah warga yang hancur akibat ledakan bom.

“Saya akan perintahkan juga Menteri Sosial untuk datang ke sini. Tetapi untuk memulai pembangunan rumah, saya sedikit memberikan bantuan agar bisa langsung dimulai mengerjakanya,” tegas Jokowi.

Jokowi juga meminta personel TNI di Korem 023/KS dan Kodim 0211/TT untuk membantu pengerjaannya agar lebih cepat selesai. “Bantuan tadi sudah kita hitung, saya berikan hari ini Rp1.451.000.000. Tadi saya sudah berbicara dengan Walikota Sibolga bahwa bangunan yang rusak berat akan diberikan Rp25.000.000, rusak sedang Rp5.000.000 dan rusak ringan Rp3.000.000,” tandasnya.

BNPT Salah Strategi

Mantan teroris CIMB Niaga, Khairul Ghazali menilai, peledakan bom yang terjadi di Kota Sibolga, sebenarnya bisa diantisipasi jika Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melibatkan para aktivis jihad yang ada di Sumatera Utara. Di sisi lain, aparat kepolisian juga harus ekstra waspada menyikapi potensi balas dendam kelompok Islam radikal, atas kejadian penembakan dua masjid di Selandia Baru, Jumat (15/3) kemarin.

“Menurut saya (kejadian bom di Sibolga) bukan kelemahan BNPT ataupun aparat kepolisian. Tapi lebih disebabkan kesalahan strategi. Harusnya BNPT melakukan konsolidasi dengan aktivis jihad yang ada di Sumut. Mereka ini dibawa untuk berunding dengan istri Abu Hamzah, karena (masih) satu frekuensi. Padahal sudah 10 jam ada komunikasi, tapi gagal juga akhirnya bom tetap diledakkan,” ujar Khairul Ghazali kepada wartawan di sela-sela menerima bantuan mesin petelur ayam kampung dari Tim Mabes Polri, di Pondok Pesantren Al Hidayah, Desa Kutalimbaru, Deliserdang, Sabtu (16/3).

Kata Ghazali, BNPT mempunyai volunter atau relawan yang notabene mantan teroris sebanyak 200 orang se Indonesia. Bahkan pada beberapa waktu lalu, kepala BNPT pernah mengumpulkan mereka di Masjid Istiqlal, Jakarta dalam sebuah kegiatan.

“Harusnya begitu, BNPT menggandeng mantan tipiter sebagai benteng, agar gerakan terorisme mengecil. Kalau perlu mereka digaji oleh negara untuk proses radikalisasi. Sebab kehebatan aksi teror seperti hantu. Siapa yang sangka bom gereja di Jatim, lalu berlanjut di Sidoarjo dan juga Polda Sumut. Termasuk di Sibolga baru-baru ini yang kemungkinan bukan yang terakhir,” katanya.

Didampingi AKBP Suhaymi dari Mabes Polri dan Kapolsek Kutalimbaru AKP Bilter Sitanggang, mantan perampok Bank CIMB Niaga Medan ini mengaku intens berkomunikasi dengan kepala BNPT dan Kapolri, guna membujuk agar istri Abu Hamzah tidak sampai meledakkan diri. Namun usulan pengelola Ponpes Al Hidayah itu ditolak polisi dengan berbagai macam pertimbangan. Sampai akhirnya bom bunuh diri terjadi dan menewaskan istri serta anak Abu Hamzah.

Ghazali optimis, jika dirinya yang dihadirkan ke Sibolga waktu itu maka proses pembujukan akan bisa diselesaikan. “Saya tahu bahasa apa yang digunakan untuk membujuk, dan saya paham bagaimana berkomunikasi dengan mereka. Jadi bisa lebih mudah untuk membujuk mereka dan menyerahkan diri ke polisi,” katanya.

Menurutnya kelompok teroris yang ada kini di Indonesia adalah kelompok baru yang sudah berafiliasi ke ISIS yang bermarkas di Suriah, termasuk seperti kejadian di Sibolga. Ia menerangkan menjadi teroris tidaklah mudah, butuh tahapan dan rangkaian panjang. Mulai dari proses rekrutmen, halaqah atau semacam kelompok kecil yang isinya tidak lebih dari 10 orang. Dan di halaqah itulah proses cuci otak berlangsung. Lalu bai’at, janji setia untuk mati fisabililah jihad dan amaliyah seperti melakukan perampokkan, bom bunuh diri dan lain sebagaianya.

“Jadi bukan belajar dari internet, langsung lakukan teror. Agak sedikit berbeda dengan si Ivan pelaku teror Gereja di Setia Budi Medan. Kalau si Ivan itu awalnya juga direkrut, namun proses pembai’atnya dilakukan secara online langsung ke Suriah,” ungkapnya.

Perempuan Lebih Cepat Tersentuh dan Emosional

Menyikapi jaringan teroris kini menyasar rekrutmen kaum perempuan, seperti halnya jaringan Abu Hamzah, psikolog Vera Christina Hulu SPsi MKes menilai, hal itu disebabkan kaum perempuan lebih mudah untuk dipengaruhi.

“Secara psikologis, seorang perempuan memang lebih mudah untuk dirayu dan dipengaruhi. Memang tidak mudah mempengaruhi seorang perempuan dengan satu pandangan yang ekstrim, tapi jangan lupa bahwa perempuan itu lebih cepat tersentuh dan lebih emosional. Bila sudah tersentuh secara emosional, maka akan sangat sulit bagi seorang perempuan untuk menggunakan akal sehatnya,” ungkap Vera Christina Hulu kepada Sumut Pos, Minggu (17/3).

Menurut Vera yang juga merupakan dosen di Poltekes RI Medan, seorang perempuan, bila sudah tersentuh secara emosional, maka dia akan cenderung mempertahankan hal itu. “Psikologis seorang perempuan kalau sudah tersentuh secara emosional, maka dia pasti akan mempertahankan hal itu. Entah itu sebuah paham ataupun yang lainnya. Sebagai contoh, seorang perempuan, kalau dia sudah tersentuh perasaannya oleh seorang laki-laki, maka dia cenderung akan mempertahankan laki-laki itu, sekalipun mungkin dirinya mengalami KDRT yang jelas-jelas adalah sebuah kesalahan. Ini sudah sangat umum terjadi”, ungkap Vera.

Vera menambahkan, tak hanya laki-laki, faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap tingkat emosional seorang perempuan. “Faktor lingkungan itu sangat mempengaruhi setiap orang, khususnya perempuan. Perempuan itu sifatnya sekunderitas dan lebih mudah terpengaruh oleh hal-hal yang ada disekitarnya. Dia akan berada dan bertahan disatu lingkungan yang nyaman baginya dan menghargai dia sebagai seorang perempuan”, jelasnya.

Maka dari itu, kata Vera, agar setiap perempuan dalam anggota keluarga bisa terhindar dari paham-paham yang keliru, maka setiap orang wajib untuk mengawasi dan memperhatikan perempuan yang ada dikeluarga maupun di lingkungannya. (rb/ts/smg/prn/mag-1)

Hanya 2.250 Profesor yang Aktif Meriset

int PENYAMPAIAN: Menristekdikti M Nasir memberikan penyampaian di satu acara, beberapa waktu lalu.
int
PENYAMPAIAN: Menristekdikti M Nasir memberikan penyampaian di satu acara, beberapa waktu lalu.

PADANG, SUMUTPOS.CO – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) M Nasir mengkritik  profesor di universitas Tanah Air yang tidak melakukan riset dan publikasi. Dari 5.500 profesor, hanya 2.250 orang yang aktif meriset dan publikasi.

“Profesor tentu harus lakukan riset serta publikasi, jangan hanya menikmati tunjangan kehormatan,” kata dia di Padang, kemarin. Menurut Nasir, jumlah profesor di Indonesia saat ini sebanyak 5.500 orang.

Sementara itu, yang melakukan riset dan memublikasikan karya mereka hanya sekitar 2.250 orang. Angka tersebut masih terlalu sedikit sehingga pihaknya terus mendorong seluruh profesor untuk membuat publikasi.

“Kita terus dorong agar profesor di kampus untuk publikasi karena itu kewajiban mereka,” kata dia.

Nasir berharap pada akhir 2019 jumlah publikasi profesor meningkat, bahkan menyamai jumlah guru besar di Indonesia. “Kami baru akan mengevaluasi kembali pada akhir 2019 nanti, mungkin saja jumlah ini dapat berubah signifikan,” kata dia.

Ia juga mengapresiasi jumlah publikasi yang dilakukan dosen di setiap kampus yang meningkat pesat. Dulu Indonesia belum mampu bersaing dengan Malaysia dan Thailand. Namun, saat ini jumlah riset yang dihasilkan hampir menyamai mereka.

Saat ini dosen yang paling banyak melakukan publikasi adalah mereka dengan jabatan lektor dan asisten ahli. Jumlah riset yang mencul mencapai 31. 850 publikasi, sementara publikasi di Malaysia sekitar 38.770 hasil penelitian.

“Ini sebuah lompatan besar karena dosen terus melakukan publikasi dan berdampak langsung pada pendidikan. Banyak ilmu pengetahuan baru bermunculan,” kata dia. (bbs/azw)

Menristekdikti Teken Draf PP Keinsinyuran

no picture
no picture

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir telah menandatangani draf Peraturan Pemerintah tentang Keinsinyuran. PP tersebut merupakan turunan dari Undang-Undang No. 11/2014 tentang Keinsinyuran.

Nasir mengatakan regulasi merupakan landasan untuk menjalankan program-program yang bisa membantu pemerintah. Dan insinyur, sambungnya, sama pentingnya dengan profesi lain, seperti akuntan misalnya. “Kalau profesi saya akuntan, Undang-undangnya sudah terbit pada tahun 1954,” katanya, Jumat (15/3).

M Nasir memberikan masukan kepada Persatuan Insinyur Indonesia (PII) agar sebagai asosiasi, dapat menjalankan fungsinya sebagai pengawas insinyur.

“Ada aturan kode etik dan rule of conduct yang dimiliki oleh PII. Jadi, jika ada insinyur yang bermasalah, PII bisa memberikan sanksi sesuai dengan kode etiknya. Saya rasa fungsi seperti ini perlu diperhatikan,” katanya.

Wakil Ketua Umum Persatuan Indonesia (PII) Danis Hidayat Sumadilaga mengatakan, PII akan terus mendorong diterbitkannya PP tentang Keinsinyuran. Salah satu caranya dengan melakukan pertemuan dengan Menteri Mohamad Nasir. Dalam pertemuan tersebut, PII juga memperkenalkan pengurus periode 2018-2021.

“Kita telah bertemu dengan Menristekdikti untuk memperkenalkan pengurus PII dan menjelaskan program-program eksternal dan internal. Yang terpenting kita mendapatkan informasi bahwa draf PP tentang Keinsinyuran sudah beliau tandatangani,” katanya, di Kantor Kemenristekdikti, Jumat (15/3).

Sekretaris Jenderal PII Teguh Haryono menjelaskan, PP itu akan mengatur tentang kinerja insinyur yang lebih spesifik. “Aturan-aturan itu diperlukan untuk menjalankan program-program PII yang membantu fokus pemerintah, terutama infrastruktur,” kata Teguh.

Teguh menjelaskan, selanjutnya PP tersebut akan diserahkan ke Kementerian Hukum dan HAM. Setelah itu akan masuk ke Sekretariat Negara (Setneg) dan akan ditandatangi Presiden Joko Widodo. “PII juga akan bertemu Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko untuk membahas program-program PII dan mendorong diterbitkannya PP Keinsinyuran,” katanya. (bbs/azw)

Banyak TK Swasta Tutup Gara-gara PAUD

int ARAHAN: Mendikbud memberi arahan kepada ratusan guru PAUD.
int
ARAHAN: Mendikbud memberi arahan kepada ratusan guru PAUD.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Mendikbud Muhadjir Effendy mengungkapkan banyak Taman Kanak-kanak (Tk) swasta yang tutup karena keberadaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Kejadian ini harusnya tidak terjadi bila desa atau kelurahan tidak berlomba-lomba mendirikan PAUD.

Yang terjadi di lapangan, PAUD tumbuh subur bak jamur. Padahal di wilayah itu sudah ada sekolah TK.

“Kalau mau ikut aturan, sebenarnya tidak boleh ada PAUD, kalau sudah ada sekolah TK swasta. Faktanya kan banyak PAUD yang didirikan karena ada dana desa. Akibatnya banyak sekolah TK swasta tutup dan lagi-lagi Mendikbudnya yang disorot,” terang Menteri Muhadjir saat menjadi keynote speaker dalam Seminar Nasional Peluang dan Tantangan Mendidik Generasi PAUD Milenial Berbasis Keluarga di Era Disruptif 4.0 di Kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sabtu (16/3).

Dia mengungkapkan, desa yang memiki PAUD sebanyak 63.245. Jumlah desa di Indonesia 83.887. Komitmen program PAUD satu tahun pra SD 80 kab/kota dan 25 provinsi.

Di depan peserta seminar yang digagas Fakultas Ilmu Pendidikan Prodi Pendidikan Guru PAUD UMJ ini, Menteri Muhadjir menegaskan, PAUD itu bukan lembaga pendidikan maupun sekolah. PAUD itu adalah prasekolah.

“PAUD itu bukan sekolah ya. PAUD itu pre school dan baru tahap pembentukan. Yang dibentuk adalah pendidikan karakter, misalnya bagaimana anak mencintai buku dan membaca,” terangnya.

Dia mengingatkan kepada orang tua dan guru PAUD, bahwa anak-anak sampai 5 tahun belum aktif berpikir. Mereka masih butuh dibantu orang dewasa sehingga sangat naif bila anak PAUD dipaksa belajar sesuatu yang membosankan bagi anak-anak kecil seperti baca, tulis, menghitung (calistung).

“Pemerintah sudah menganggarkan dana PAUD cukup besar sekitar Rp5 triliun dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Di mana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) PAUD Rp 4 triliun lebih. Sayangnya aturannya terlalu akademik dan bukan menonjolkan pedagogi. Ini yang harus dibenahi agar guru PAUD lebih kreatif dan bukan hanya andalkan calistung,” tutupnya. (esy/jpnn/azw)

500 Pelajar Ikuti OSN Tingkat SMP

batara/sumut pos PEMBUKAAN: Kadisdik Deliserdang Timur Tumanggor didampingi Ketua Panitia Antonius Surbakti dan pengurus Sekolah Metodist serta lainnya diabadikan usai membuka OSN di Lubukpakam.
batara/sumut pos
PEMBUKAAN: Kadisdik Deliserdang Timur Tumanggor didampingi Ketua Panitia Antonius Surbakti dan pengurus Sekolah Metodist serta lainnya diabadikan usai membuka OSN di Lubukpakam.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 500 pelajar ikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang dibuka secara resmi di SMP Methodist, Lubukpakam, Sabtu (16/3)

Secara resmi Olimpiade Sains Nasional (OSN) dibuka Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Deliserdang H Timur Tumanggor SSos MAP.

Dalam sambutannya, Timur berpesan agar peserta mengutamakan sportivitas dalam mengikuti OSN. Ia mengaku kegiatan seperti itu sangat positif diadakan bagi pelajar untuk menjadikan para siswa lebih jujur dan berkreatif.

Kegiatan OSN menurut Timur Tumanggor, setiap tahun digelar untuk menjaring para siswa berbakat secara keilmuan. Ia berharap, OSN dapat meningkatkan minat dan prestasi didik dalam bidang sains serta teridentifikasinya peserta didik yang mampu berprestasi untuk berlomba pada tingkat provinsi dan nasional.

Ketua Panitia Kegiatan, Anthonius Surbakti SE MSi yang juga Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdik Deliserdang dalam sambutannya mengatakan, tujuan OSN SMP untuk meningkatkan mutu pendidikan. Terutama bidang sains secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya belajar, kreativitas dan motivasi meraih prestasi terbaik.

Disebutnya, jumlah yang mengikuti OSN cukup banyak namun panitia membatasi hanya 500 peserta siswa kelas VII dan VIII. Peserta dibagi tiga yaitu untuk OSN Matematika diikuti 170 orang, IPA 180 orang dan IPS 150 orang.

“Untuk pengadaan soal dan koreksi jawaban oleh Kemendikbud RI, Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Pembinaan SMP. Peringkat 1-3 per bidang study akan mengikuti bimtek OSN di Bandung sebelum mengikuti OSN tingkat Provinsi Sumatera Utara yang direncanakan pada tanggal 3-9 April 2019,” terang Surbakti menutup. (btr/azw)

Kemenristekdikti Dorong Manajemen Inovasi, PTS Kurang Diminati Dunia Industri

istimewa PENJELASAN: Utusan Kemenristekdikti memberikan penjelasan saat Rapat Kerja Wilayah di Lingkungan LLDikti Wilayah di Parapat Inn.
istimewa
PENJELASAN: Utusan Kemenristekdikti memberikan penjelasan saat Rapat Kerja Wilayah di Lingkungan LLDikti Wilayah di Parapat Inn.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Perguruan Tinggi di Indonesia tengah dihadapi persoalan riset yang banyak dihasilkan dari penelitian tidak sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Hal itu, berdampak dengan daya serap industri terhadap inovasi masih sangat rendah dan kurang optimal.

“Akibatnya banyak hasil riset tidak diminati dunia industri,” sebut Direktur Sistim Inovasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Penguatan Inovasi Kemenristekdikti, Dr Ir Ophirtus Sumule DEA pada Rapat Kerja Wilayah di lingkungan LLDikti Wilayah I Tahun 2019, Jumat (15/3) kemarin.

Rakerwil di lingkungan LLDikti Wilayah I Tahun 2019 ini berlangsung 14-16 Maret 2019 di Inna Parapat Hotel diikuti 150 PTS Sumut dan dihadiri juga Direktur Pembelajaran Dikti Dr. Ir Paristiyanti Nurwardani MP. Kemudian, Rakerwil bertema Peningkatan Mutu PTS Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0 itu dibuka Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Prof Dian Armanto.

Ophirtus menjelaskan daya serap hasil inovasi perguruan tinggi ke dunia industri secara nasional masih sekira tiga persen. Baik di Sumut juga rendah. Dengan itu, riset harus berbasis pada kebutuhan pasar dan bisa meyakinkan bermanfaat bagi komunitas bukan perorangan sehingga bisa bermanfaat untuk perekonomian masyarakat.

Ophirtus menyayangkan hasil-hasil penelitian hanya tersimpan di kampus dan belum bisa ‘menyeberang’ ke industri. “Jadi hasil riset itu harus mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sebab jika tidak sesuai dengan kebutuhan, maka produk inovasi tersebut akan jadi sia-sia,” kata Ophirtus.

Ia mengungkapkan kondisi ini lantaran universitas dan industri seolah berjalan masing-masing, tidak saling bersinggungan dan tidak saling mendapatkan manfaat.

“Karena itu, untuk membangun hubungan yang harmonis antara dunia industri dengan dunia riset, diperlukan saluran interaksi yang khusus melakukan mediasi kebutuhan kedua pihak untuk menunjang penguatan inovasi,” tuturnya.

Berkaitan dengan itu Dikti mendorong produk-produk inovasi yang ada di perguruan tinggi dihilirkan, kemudian dikembangkan dan diajukan ke Kemenristekdikti agar bisa dipergunakan untuk industri.

Disebutkannya, Peraturan Menteri (Permen) terkait manajemen inovasi itu sudah keluar untuk hilirisasi hasil-hasil penelitian. Apalagi, kata dia, setiap perguruan tinggi pasti memiliki produk inovasi yang sangat beragam.

“Sebuah riset yang dilakukan perguruan tinggi harus melibatkan pemerintah daerah sebagai pihak yang mengetahui persis potensi daerahnya,” ungkapnya.

Untuk itu dia juga menyebutkan agar pemerintah daerah tidak usah ikut-ikutan melakukan penelitian tapi siapkan kebijakan. Sedangkan perguruan tinggi hasilkan teknologi dan harus kembangkan diri.”Bahkan perlu juga dibangun partnership dan keterbukaan. Supaya perguruan tinggi menjadi agen perubahan,” pungkasnya.

Bahkan iklim inovasi harus dibuat dengan menyiapkan SDM, prodi, dan memiliki leadership yang baik sehingga revolusi industri 4.0 dapat diterapkan.

Sementara itu, Kepala LLDikti Wilayah I Prof Dian Armanto menyatakan perlu untuk memastikan bahwa perguruan tinggi itu melakukan riset yang orientasinya inovasi.”Jadi, kita mendorong dosen lakukan penelitian dan proposal lalu upayakan supaya tingkat keterapan teknologinya tinggi,” sebut Dian Armanto.

Selain itu, harus ada institusi yang mengelolanya. Menurutnya penting membentuk sebuah organisasi manajemen inovasi di setiap PTS sehingga itu bisa menjadi wadah menyerahkan inovasinya untuk dikelola, dikembangkan, sekaligus dikomersilkan.

Dian Armanto juga mengakui daya serap industri terhadap inovasi di perguruan tinggi di Sumut secara keseluruhan masih rendah. Dengan itu, ia diperlukan hilirisasi yakni bagaimana mengantarkan hasil riset universitas masuk ke sektor Industri.

Dengan jumlah dosen sekira 10 ribuan, dan 269 perguruan tinggi swasta (PTS), inovasi yang dihasilkan tidak satupun yang didaftarkan atau disampaikan ke Dikti.”Kita akan buat surat permohonan kepada semua perguruan tinggi di Sumut untuk menuliskan atau mendaftarkan inovasi apa saja yang sudah dibuat, untuk diteruskan ke lembaga kita atau Ristekdikti,” tandasnya. (gus/azw)

Telkomsel Umumkan Pemenang Dunia Games League dan Dunia Games Campus League Liga eSports Terbesar di Indonesia

ist/sumut pos JUARA: ONIC ESport Juara pertama Dunia Games League dan Dunia Games Campus League di Dunia Games Esport Stadium, Jakarta, (9/3).
ist/sumut pos
JUARA: ONIC ESport Juara pertama Dunia Games League dan Dunia Games Campus League di Dunia Games Esport Stadium, Jakarta, (9/3).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Telkomsel melalui Dunia Games mengumumkan juara yang berkompetisi dalam grand final Dunia Games League dan Dunia Games Campus League yang berlangsung pada tanggal 9-10 Maret 2019 di Dunia Games Esport Stadium, Jakarta. Sedangkan grand final Dunia Games Pro League akan diadakan pada bulan April mendatang. Para pemenang dalam turnamen liga eSport terbesar di Indonesia ini meraih hadiah total Rp 3 Milyar.

Juara pertama dalam Dunia Games League yang mempertandingkan game Mobile Legends Bang Bang diraih oleh tim ONIC, juara kedua STAR8 dan juara ketiga Alter Ego. Sedangkan Dunia Games Campus League yang mempertandingkan game Free Fire Juara pertama diraih oleh tim SFI.ZET dari UNIKA Soegijapranata, juara kedua PVT V9 dari Universitas Gunadarma dan juara ketiga JEJE SQUAD dari Universitas Pakuan.

Head of Digital Lifestyle Telkomsel Crispin Peter Tristram mengucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih atas antusiasme para peserta yang bertanding di Dunia Games League dan Dunia Games Campus League.

“Harapan kami ajang ini menjadi wadah bagi pelanggan yang mencintai game dan eSport. Melalui Liga ini, di samping berkompetisi kami ingin para gamers di Indonesia saling berinteraksi dan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka tentang eSport,” ucapnya.

Sejak diadakan pada bulan Oktober 2018 lalu, Dunia Games League, Dunia Games Campus League, dan Dunia Games Pro League telah diikuti lebih dari 25.000 gamers di seluruh Indonesia. Babak kualifikasi online yang ditayangkan secara live streaming di YouTube Dunia Games dan MAXstream tersebut disaksikan lebih dari 5 juta views dengan total durasi mencapai lebih dari 35 juta menit. Dunia Games League secara serentak telah diadakan di 141 kota sedangkan Dunia Games Campus League berlangsung di 13 kampus se-Indonesia.

“Dengan berkembangnya industri eSport di Indonesia, Telkomsel melalui Dunia Games selalu hadir untuk menjadi pendukung utama bagi industri ini melalui ajang kompetisi. Hingga saat ini lebih dari 60 juta pengguna Telkomsel dari 90 juta pemain telah aktif yang bermain mobile games secara online di Indonesia. Kami akan tingkatkan jaringan,” tutup Crispin. (rel/ram)

Asuransi Adira Seser Generasi Milenial

no picture
no picture

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT Asuransi Adira Dinamika bekerja sama dengan Halodoc, platform digital yang fokus di bidang kesehatan, untuk menjawab kebutuhan generasi milenial.

Direct Business Division Head Adira Insurance Eka Widiastuti mengatakan, kolaborasi dengan Halodoc itu dilakukan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi nasabah Medicillin yang merupakan produk asuransi pihaknya.

Nasabah bisa langsung menggunakan layanan baru tersebut setelah mendaftarkan diri dan polisnya.

”Melalui layanan ini, nasabah bisa berkonsultasi dengan dokter melalui chat maupun video call,” kata Eka, Jumat (15/3).

Dia menambahkan, Adira juga memberikan layanan kesehatan secara online lewat Halodoc.

Selain tanya jawab tentang kesehatan, platform itu memungkinkan nasabah berkonsultasi tentang asuransi mereka.

”Bisa melakukan penghematan limit plafon Medicillin juga,” imbuh Eka.

Vice President Marketing Communication Halodoc Felicia Kawilarang mengatakan, kolaborasi menyasar milenial itu positif.

Sebab, layanan kesehatan menjadi lebih mudah diakses dari mana pun. Layanan itu membuat nasabah bisa berkomunikasi jarak jauh dengan sekitar 20 ribu dokter berlisensi di Indonesia.

Selain itu, nasabah bisa memesan obat melalui aplikasi online di sekitar 1.300 apotek rekanan. Aplikasi tersebut juga mengurangi nilai klaim per kejadian 50–70 persen.

“Data-data yang didapat bisa mengidentifikasi pola hidup pelanggan. Medicillin bisa lebih maksimal memberikan layanan konsultasi kesehatan,” terang Felicia. (jpnn/ram)