Home Blog Page 5519

Kakankemenag Madina Jabat Kepala Biro AAKK UINSU

no picture
no picture

MADINA, SUMUTPOS.CO – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik dan mengambil sumpah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Dr H Dur Brutu, MA sebagai Kepala Biro AAKK UIN Sumatera Utara, bersama dengan 13 pejabat Eselon II lainnya di Operation Room, Kantor Kementerian Agama RI, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa(5/3) 2019.

Dur Brutu yang baru menduduki jabatan sebagai Kepala Kantor Kemenag Mandailing Natal sekitar 7 bulan, kembali dipercaya dan dinerikan amanah oleh pimpinan untuk menduduki jabatan Eselon II.

Menteri Agama dalam amanatnya, berpesan kepada para pejabat eselon II yang dilantik, untuk selalu memegang teguh integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan.

Menurutnya, dikenang sebagai pejabat yang hebat dan pintar tidaklah terlalu sulit. “Tapi dikenang sebagai pejabat yang berintegritas dan berkarakter membutuhkan keteguhan yang kuat,” tegasnya.

Lukman Hakim Saefuddin juga menegaskan kepada para pejabat yang dilantik untuk mengejawantahkan tiga Mantra, yaitu moderasi beragama, selalu menjaga kebersamaan umat, dan melakukan integrasi data. Jaga nama baik, dan citra Kementerian Agama di tengah tengah masyarakat.

Bertindak sebagai saksi dalam pelantikan tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, M. Nur Kholis Setiawan dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kamaruddin Amin. Pelantikan juga dihadiri oleh Pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama.

Sementara itu, Dur Brutu menyampaikan ucapan terimakasih kepada Menteri Agama atas amanah yang diberikan, dan amanah ini akan dijaga dan dijalankan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku. Suatu saat amanah dan jabatan ini akan kita lepas jika telah tiba waktunya. Serta akan kita pertanggungjawabkan tidak hanya kepada pimpinan yang telah memberikan amanah ini, tapi juga kepada Allah SWT Tuhan yang Maha Esa, sebagai umat beragama.

Turut hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H Iwan Zulhami, SH MAP beserta pejabat Eselon I dan II Kementerian Agama RI Jakarta. (mag-6/han)

Truk LPG Terbalik Macetkan Jalan Medan-Tebingtinggi

SOPIAN/SUMUT POS TERBALIK: Truk elpiji BK 9146 CS terbalik di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi.
SOPIAN/SUMUT POS
TERBALIK: Truk elpiji BK 9146 CS terbalik di Jalan KL Yos Sudarso Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Truk Elpiji (LPG) bermuatan 15.000 kg terbalik dengan posisi melintang di badan jalan, tepatnya di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Rantau Laban, Kecamatan Rambutan Kota Tebingtinggi, Selasa pagi (5/3).

Tak ada korban jiwa atas kecelakaan tunggal tersebut, namun berdampak pada arus lalu lintas hingga terjadi kemacetan puluhan kilometer.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan didampingi Kanit Laka Aiptu K Napitupulu mengatakan, sopir dan kernek dalam kon disi selamat. Untuk mengurai kemacetan, petugas melakukan sistem buka tutup, sehingga lajur kendaran bisa berjalan lancar.

Dijelaskannya, kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Truk yang melaju dari arah Medan menuju Kota Parapat. Namun tiba di lokasi, sopir tangki yang diduga kelelahan menabrak median jalan dan terbalik menutupi jalan dari dua arah hingga memalang jalan.

Sopir truk tangki bernama Daeng (30) warga Desa Tanjung Beringin, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat mengatakan, kecelakaan tunggal tersebut terjadi karena truk yang dikendarainya seperti oleng dan hilang kendalibilang kendali dan oleng langsung menabrak median jalan kemudian terbalik membentang di tengah tengah jalan. “Saya nggak ada mengantuk,”ujar Dian mengakhiri. (ian/han)

Usut Dugaan Ijazah Palsu Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, Forum BPK Unjukrasa ke Polres Gunungsitoli

ADITIA LAOLI/SUMUT POS Serahkan: Pimpinan aksi Forum BPK, Krisman Zebua menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada Wakapolres Nias, Kompol Elizama Zalukhu.
ADITIA LAOLI/SUMUT POS
Serahkan: Pimpinan aksi Forum BPK, Krisman Zebua menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada Wakapolres Nias, Kompol Elizama Zalukhu.

GUNUNGSITOLI, SUMUTPOS.CO – Untuk keduakalinya ratusan massa yang mengatasnamakan Forum Bersama Pencari Keadilan (BPK) berunjukrasa di Polres Nias, Senin (4/3). Mereka menuntut tindak lanjut dugaan Ijazah Palsu yang digunakan Ketua DPRD Kota Gunungsitoli.

Dalam orasinya, Forum BPK mendesak Kapolres Nias untuk membuka kembali SP3 kasus laporan dugaan ijazah palsu Herman Jaya Harefa, yang kini menjabat Ketua DPRD Kota Gunungsitoli serta caleg dapil I. Massa menilai penghentian penyelidikan oleh penyidik Polres Nias tidak beralasan, karena saksi dalam kasus ini belum pernah dipanggil untuk dimintai keterangan.

“Kami berharap Polres Nias berpihak kepada kebenaran, kalau memang sulit untuk ditindaklanjuti, agar kasus ini dilimpahkan kepada penyidik yang lebih tinggi, kami siap membantu penyidik Polres mengungkap kasus ini”,sambung Krisman.

Berdasarkan bukti-bukti yang telah diserahkan kepada Kapolres Nias, antara lain surat dari Dirjen Bimas Kristen dan surat dari Ombudsman tentang ijazah atas nama Herman Jaya Harefa tidak pernah diterbitkan oleh Dirjen Bimas Kristen.

Dalam pernyataan sikap mereka, Forum BPK meminta Kapolri dan Kapolda Sumut menindaklanjuti pelapor Loozaro Zebua, serta segera menetapkan para oknum yang terlibat dalam pemalsuan ijazah Herman Jaya Harefa yang saat ini menjabat ketua DPRD Kota Gunungsitoli serta caleg dapil I.

Asali Lase yang mengaku akademisi mengatakan, dugaan kasus ijazah palsu Herman Jaya Harefa telah merusak nama baik perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

“Kami menyesal telah memilih Herman Jaya Harefa sebagai anggota DPRD Kota Gunungsitoli, karena semua yang disampaikan bohong serta membuat nama baik politikus tercoreng. Kami minta hukum ditegakkan untuk keadilan di seluruh Indonesia”, ujar Asali.

Menurut Asali Lase, Polres Nias tidak adil dan tidak serius dalam menangani kasus dugaan ijazah palsu Herman Jaya Harefa karena dengan mudahnya mengeluarkan SP3, padahal saksi pelapor dalam kasus ini belum dimintai keterangan. “Selama ini masyarakat selalu percaya bahwa penegakan hukum di Kepolisian Republik Indonesia berjalan sesuai dengan aturan, namun dalam penanganan kasus dugaan ijazah palsu Herman Jaya Harefa jangan sampai ada anggapan masyarakat Polres Nias menerapkan hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas”, kata Asali.

Wakapolres Nias, Kompol Elizama Zalukhu menemui massa didampingi Kasat Intel, AKP Saksi Tarigan, Kasat Reskrim, AKP Jonista Tarigan menjelaskan kepada massa bahwa Kapolres Nias tidak bisa hadir karena sedang dinas luar. Sehingga pertanyaan yang diajukan massa diarahkan Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim Polres Nias, AKP Jonista Tarigan dalam penjelasanannya, mengatakan penanganan perkara tersebut pihaknya tidak ada kepentingan, menurutnya bukti baru yang sudah diserahkan massa Forum BPK pada 13 Februari 2019 yang lalu, sudah diteliti, akan tetapi tidak memenuhi unsur untuk ditindaklanjuti. “Barang bukti yang rekan-rekan anggap sebagai alat bukti, sudah kami teliti, tapi mohon maaf tidak bisa ditindaklanjuti. Kami sudah bekerja sesuai aturan dan SOP yang ada, jika keputusan yang kami ambil salah, saat ini kembali saya ingatkan tempuh sesuai jalur hukum yang ada”,pungkasnya. (mag-5/han)

Pemkab Diminta Promosikan Kuliner Khas Labusel

ISTIMEWA IKAN SALE: Ketua PB IKLAS Drs Rivai Nasution saat hendak membeli ikan sale yang dijual pedagang di pinggir jalan Kotapinang, Labusel, Sabtu (2/3) lalu.
ISTIMEWA
IKAN SALE: Ketua PB IKLAS Drs Rivai Nasution saat hendak membeli ikan sale yang dijual pedagang di pinggir jalan Kotapinang, Labusel, Sabtu (2/3) lalu.

LABUSEL, SUMUTPOS.CO – Labuhanbatu Selatan memiliki kuliner yang beragam dan telah ada sejak dahulu, seperti Ikan Sale, Anyang Ayam, Tumis Ayam, Sambal Tuk-tuk, hingga kuliner legendaris yang memiliki sejarah panjang yaitu Kue Rasidah.

Namun, kuliner khas Labusel ini kurang terpromosikan, sehingga tak banyak masyarakat yang mengenalnya.

“Kalau bercerita tentang kuliner atau gastronomi Labusel, sudah pasti tak akan ada habisnya. Karena kuliner di Labusel ini sangat beragam,” kata Ketua PB Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (IKLAS) Drs Rivai Nasution MM kepada wartawan di salah satu warung di Kotapinang, Labusel, akhir pekan lalu.

Tapi dari keberagaman kuliner ini, lanjut Rivai, yang paling dikenal orang adalah anyang ayam. “Sebab dalam setiap acara kenduri kuliner yang satu ini sudah pasti di suguhkan oleh ahli bait. Apalagi kalau ada tamu dari luar,” ujar Rivai.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam mempromosikan kuliner khas Labusel ini Pemkab Labusel harus lebih serius, baik melalui pameran-pameran maupun dalam agenda kegiatan lainnya. Di samping itu, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan harus tetap mensosialisasikannya dalam betuk event-event lomba. Sehingga masyarakat termotivasi untuk menciptakan kualitas kuliner yang telah lama menjadi andalan daerah ini. Apalagi sampai saat ini, Labusel tidak punya produk unggulan yang bisa dipromosikan secara regional maupun nasional.

Menurut Rivai, hal paling dasar untuk memperkenalkan kuliner Labusel ini adalah, dimulai dari kualitas bahan dasarnya terlebih dahulu. Dari bahan dasar yang berkualitas akan menciptakan hidangan yang berkualitas pula, sehingga kita juga akan percaya diri untuk memperkenalkannya ke dunia luar. “Nah, setelah kualitas bahan dasar sudah standart, Pemkab harus melindunginya dengan satu produk hukum baik itu melalui pearturan daeran maupun peraturan bupati. Jadi semua jenis kuliner yang ada di Labusel memiliki legalitas yang disahkan pemerintah. Sehingga kuliner inilah yang menjadi lokomotif promosi ke luar daerah,” beber Rivai.

Menanggapi ini, Ustad Amiruddin Harahap mengatakan, apa yang disampaikan Ketua PB Iklas patut dijadikan motivasi bagi masyarakat Labusel dalam hal peningkatan kualitas kuliner itu sendiri. Salah satunya ikan sale yang pembuatannya di daerah Labuhan. Sudah seharusnya pemerintah melalui Dinas Perindagko/UKM membantu mereka dengan memberikan tenda yang memadai untuk berjualan dan melakukan pelatihan dalam proses pembuatan ikan sale tersebut. “Jadi kesan kumuh saat melintasi jembatan labuhan tidak akan terlihat dengan penyeragaman tenda jualan mereka” kata Ustad Amiruddin. Dia juga meminta agar Dinas Pariwisata Labusel harus lebih tanggap dengan permasalahan promosi kuliner Labusel, agar potensi ini tidak hilang begitu saja dan diganti dengan kuliner dari luar.

“Sebab saat itu sudah mulai terlihat dengan menjamurnya rumah makan holat dan rumah makan khas daerah lain di beberapa daerah yang ada di Labusel. Namun Rumah Makan Anyang Ayam atau sambal tuktuk tidak pernah kita dengar. Kalaupun ada, hanya sekedar pelengkap menu makanan saja. Konsep kuliner Labusel harus di desain sedemikian rupa agar masyarakat tertarik untuk mempopulerkannya di tengah-tengah masyarakat,” usul Amiruddin. (adz)

Iptu Hendramawan Jabat Kapolsek Seibingai, Kapolres Binjai: Cegah Potensi Konflik Jelang Pemilu

teddy/sumut pos SERTIJAB: Kapolsek Seibingai Iptu Hendramawan Sitepu dan AKP Yusril Irwanto saat diambil sumpah pada Sertijab di Catur Sakti Mapolres Binjai, Selasa (5/3).
teddy/sumut pos
SERTIJAB: Kapolsek Seibingai Iptu Hendramawan Sitepu dan AKP Yusril Irwanto saat diambil sumpah pada Sertijab di Catur Sakti Mapolres Binjai, Selasa (5/3).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto menekankan kepada seluruh personel jajaran, untuk melakukan pemetaan terhadap potensi konflik menjelang pesta demokrasi pada 17 April mendatang.

Hal itu ditekankan Nugroho pada serah terima jabatan Kapolsek Seibingai dari AKP Yusril Irwanto kepada Iptu Hendramawan Sitepu di di Aula Catur Sakti Mapolres Binjai, Selasa (5/3). Kepada Iptu Hendrawan yang sebelumnya menjabat Waka Polsek Hinai, Kapolres meminta agar secepatnya melakukan penyesuaian diri dan tidak melakukan pelanggaran yang nantinya mencoreng citra institusi Polri.

Sementara kepada AKP Yusril Irwanto, yang dimutasi sebagai Kasubbag Logistik Polres Binjai, Kapolres mengucapkan terimakasih atas pengabdian dan dedikasinya dalam melaksanakan tugas.

Masih kata Nugroho, selain melakukan pemetaan, personel jajaran Polres Binjai diminta untuk melakukan monitoring terhadap kelompok yang terindikasi dengan aliran ISIS atau radikal lainnya yang dapat merusak jalannya pesta demokrasi. “Jalin kerja sama dan kekompakan dengan TNI serta jaga solidaritas TNI-Polri. Tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Anggota Polri harus bersikap netral dalam menghadapi dan menangani masalah, sehingga kepercayaan masyarakat terhada Polri terus meningkat,” beber dia.

“Setiap anggota Polri harus dapat melawan segala bentuk berita hoax, sehingga segala fitnah yang terjadi dapat terminimalisir. Kita hendaklah harus sungguh-sungguh dengan hati yang tulus ikhlas dalam melaksanakan tugas sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat,”pungkasnya. (ted/han)

Rakor Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Sergai, Soekirman: Prukades Menunjang Pembangunan

LAPORAN SPT: Bupati Ir H Soekirman dan Wabup H Darma Wijaya beserta Sekda Drs H Hadi Winarno menyampaikan PPh pribadi oleh KKP Prafama Tebing Tinggi Jhoni Maru Panjaitan, Selasa (5/3).
LAPORAN SPT: Bupati Ir H Soekirman dan Wabup H Darma Wijaya beserta Sekda Drs H Hadi Winarno menyampaikan PPh pribadi oleh KKP Prafama Tebing Tinggi Jhoni Maru Panjaitan, Selasa (5/3).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Ir H Soekirman mengaku bangga atas program produk unggulan kawasan pedesaan (Prukades). Sebab, Prukades sangat membantu untuk menunjang pembangunan di Kabupaten Sergai, sebagai gerakan masyarakat desa yang berinisiatif bergerak meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Demikian disampaikan Soekirman saat menghadiri Rapat kordinasi (Rakor) Pemerintahan dan Pembangunan. Dalam rakor tersebut di Aula Sultan Serdang, kantor Bupati Sergai Sei Rampah, Selasa (5/3).

Dalam rakor tersebut, Bupati Ir Soekirman menyampaikan, ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua peserta yang hadir pada hari ini untuk membahas berbagai hal dengan narasumber penggiat perekonomian desa, Kepolisian, KPU, Bawaslu serta Direktorat Jenderal Pajak. Dikatakan Soekirman, dalam rakor ini dilaksanakan penyerahan PAD Desa Tahun 2018, dari Penyertaan Modal ke BUMDesa Bersama kepada 37 Desa dari 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Sei Rampah, Dolok Masihul, Dolok Merawan, Pantai Cermin dan Kotarih sejumlah Rp.243.659.487, dari penyertaan modal sejumlah Rp.4.528.451.352, selama kurun waktu 2016-2018, semoga dengan adanya program-program seperti ini akan terus berkembang dan Pemerintah Daerah akan terus mendukungnya, katanya.

Kemudian, Soekirman juga mengimbau, memasuki masa Pemilu yang kian dekat ini, kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga persatuan, kesatuan serta kekondusifan daerah dengan tidak terpancing oleh isu-isu agama atau SARA oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bupati Soekirman, dalam hal budaya ini Soekirman menyampaikan akan menghadirkan sastrawan yang menulis buku “Penari Dari Serdang”.

Diharapkan nantinya dapat membuat Sergai sebagai daerah yang kental adat Melayu akan ramai dikunjungi wisatawan seperti Kabupaten Belitung pasca diangkatnya novel “Laskar Pelangi” ke layar perfilman. Melalui kegiatan hari ini, Selasa (4/3) juga diingatkan kepada masyarakat khususnya ASN agar melakukan penyampaian SPT Tahunan sebagai warga negara yang taat pajak yang hasilnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat juga, tutur Soekirman. (ted/han)

Ashari Buka MTQ ke-52 Deliserdang

batara/sumut pos BAWA TANDOK: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memberikan salam dengan melambaikan tangan kepada peserta pawai taarup ibu-ibu menjinjing tandok lengkap mengenakan pakaian adat Batak Toba pada acara MTQ ke-51 Tingkat Deliserdang.
batara/sumut pos
BAWA TANDOK: Bupati Deliserdang Ashari Tambunan memberikan salam dengan melambaikan tangan kepada peserta pawai taarup ibu-ibu menjinjing tandok lengkap mengenakan pakaian adat Batak Toba pada acara MTQ ke-51 Tingkat Deliserdang.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Bupati H Ashari Tambunan melepas pawai taaruf dan membuka pameran Musabaqah Tilawatul Quran (MTQ) ke-52 dan Festifal Seni Qasidah (FSQ) ke-41 tingkat Kabupaten Deliserdang Tahun 2019 di Alun-alun Komplek Pemkab, Lubukpakam, Selasa (5/3).

Kali ini, pawai taaruf dimeriahkan penampilan berbagai etnis dan suku dari 22 Kecamatan yang ada di Deliserdang. Salah satunya, penampilan ibu-ibu membawa tandok (bakul tempat beras) lengkap dengan pakaian adat dari Kecamatan Lubukpakam, yang merupakan etnis dari Batak Toba.

Sebelumnya, penampilam barisan etnis Jawa yang menampilkan jaran kepang lengkap dengan pakaian adat Melayu dan suku lainnya. Dari barisan pemuda ada Karang Taruna, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan lainnya. Ada juga penampilan kesenian tradisional serta atraksi drumband, yang ke semuanya terlihat semangat menampilkan penampilan mulai dari Lapangan PU menuju Lapangan KB di Lubukpakam.

Bupati yang melepas pawai didampingi Wabup H Zainuddin Mars, Ketua TP PKK Yunita Ashari, Ketua GOPTKI Asdiana Zainuddin, Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman, anggota DPRD Darwis Batubara, Dandim 0204/DS Letkol (Kav) Syamsul Arifin, Kajari Deliserdang Harli Siregar SH MHum, Sekdakab Darwin Zein, mewakili Danlamtamal I Belawan, para Asisten, pimpinan OPD, Para Camat, tokoh masyarakat dan para tokoh agama itu sambil menyapa para peserta dengan melambaikan tangan. Selanjutnya, Ashari dan rombongan menuju Lapangan KB yang merupakan lokasi MTQ dan FSQ untuk membuka dan meninjau stand pameran.

Wagirin Arman terlihat menggunting pita sebelum memasuki stand-stand 22 kecamatan, stand OPD dan stand KPU Deliserdang. Dalam stand terlihat berbagai produk hasil kerajinan UKM serta hasil tanaman unggulan dari daerah dataran tinggi, dataran rendah maupun pesisir pantai. Upacara pembukaan MTQ dan FSQ dilaksanakan pukul 20.00 WIB, dan berakhirnya hingga 9 Maret 2019. (btr/han)

Terkelin Tinjau Penampungan Air di Talimbaru

Solideo/sumut pos TINJAU: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau pembangunan penampung air di Desa Talimbaru, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Senin (4/3).
Solideo/sumut pos
TINJAU: Bupati Karo Terkelin Brahmana saat meninjau pembangunan penampung air di Desa Talimbaru, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Senin (4/3).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana disambut hangat saat mengunjungi Desa Talimbaru, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Senin (4/3) sore. Kunjungan orang nomor satu di Pemkab Karo ini dalam rangka meninjau pembangunan embung (penampungan air) di Desa Talimbaru, Kecamatan Barusjahe.

Terkelin menegaskan, pembangunan embung Desa Talimbaru melalui Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) sudah selesai sesuai target. Terkelin berharap dengan selesainya embung tersebut, mendorong Desa Talimbaru menjadi objek wisata.

Bupati juga mengingatkan, agar Dinas PMD Karo untuk menjadwalkan agenda peresmian embung. “Dinas PMD Karo buatkan jadwal dan agendakan kapan embung ini bisa kita launching agar dapat dipergunakan sesuai fungsinya. Selanjutnya, tata apa yang bisa ditata sekeliling embung ini, agar lebih menarik dan rapi. Sebab ini juga bisa jadi andalan tempat wisata desa dan bisa dikelola melalui BUMDes nantinya,” ujar Terkelin.

Terkelin juga meminta Kepala Dinas Perikanan Metehsa Purba bersama kepala desa, agar membuat program penaburan benih ikan di embung. “Kadis Perikanan tolong koordinasikan bersama kepala desa agar sekembali kita dari lokasi, sudah diajukan permohonan surat dari desa. agar diadakan penaburan benih ikan ke dalam embung ini,” kata Terkelin.

Kepala Dinas PMD Abel Tarawai Tarigan mengemukakan, sudah memiliki konsep penataan sekitar erea embung. “Ke depan konsep sudah kita siapkan, agar di pinggir embung ini akan kita tata ulang dengan cara menanami bunga dan tempat duduk santai,” ujar Abel.

Disebutkannya, hal ini akan disampaikan kepada desa agar menggunakan Dana Desa. “Selain itu, kami akan mengajukan ke pihak provinsi maupun tingkat pusat, agar dapat dikucurkan dana dalam pembenahan penataan sekitar lingkungan embung,” imbuh Abel.

Merespons soal penaburan benih ikan, Kepala Dinas Perikanan Karo Metehsa Purba menegaskan siap melakukan penaburan benih ikan di dalam embung. “Siap membantu menabur bibit ikan jika kepala desanya sudah ajukan permohonan. Atas permohonan ini, kita pelajari nantinya seberapa banyak bibit ikan yang dibutuhkan dan kita cocokkan dengan kondisi bibit ikan yang tersedia,” kata Metesha.

Sementara Kepala Desa Talimbaru Ferianto Tarigan menyebutkan, pembangunan embung melalui P3MD dari APBN Tahun 2018 dengan anggaran Rp270 juta. “Kami berharap Bupati Karo dapat men jadawalkan sesuai dalam rangka melaunching embung. Pembangunan embung dilakukan melalui P3MD dengan sumber dana APBN Tahun 2018 dengan biaya Rp 270.000.000. Dengan l panjang 60 meter dan tinggi 3.5 meter,” kata Ferianto.

Pembanguna embung, sebut Ferianto dilaksanakan sejak 30 April 2018 sampai dengan 19 September 2018, dengan pelaksana TPK (Tim Pengelola Kegiatan) Embung Talimbaru. Dalam kunjungannya itu, Bupati Karo Terkelin Brahmana didampingi Asisten I Pemkab Karo Suang Karo-karo, Kepala Bappeda Karo Basib Sianturi, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Abel Tarawai Tarigan, Kadis Pertanian Sarjana Purba, dan Kepala Dinas Perikanan Metehsa Purba. (deo/han)

Ini Lima Cara Memasang Iklan di Instagram

Ilustrasi Logo Instagram.
Ilustrasi Logo Instagram.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Instagram merupakan salah satu media sosial yang saat ini digandrungi masyarakat Indonesia. Melihat fenomena itu, sejumlah pebisnis pun berlomba-lomba memasarkan produknya di Instagram.

Instagram memiliki berbagai fitur kreatif yang dapat dimanfaatkan oleh sebuah brand untuk menjangkau audiens mereka, mulai dari Feed, Stories, LIVE, hingga IGTV, tersedia bagi akun personal maupun akun bisnis untuk dapat berkomunikasi dengan pelanggannya. Selain itu, Instagram juga memberikan kesempatan bagi para pebisnis untuk beriklan.

Di media sosial ini, iklan dibagi menjadi lima jenis, yakni iklan cerita (stories), iklan foto, iklan video, iklan carousel dan iklan koleksi.

Director Facebook Indonesia, Sri Widowati mengatakan, beriklan di Instagram caranya cukup mudah. Untuk membuat iklan, para pebisnis harus terlebih dahulu membuat akun bisnis Instagram.

“Biasanya akun bisnis Instagram terhubung dengan akun Facebook. Dari situ baru bisa beriklan. Jadi ada informasi-informasi tertentu yang harus diisi akun bisnis instagram sesuai dengan keperluan dari bisnis tersebut, misalnya alamat, nomor telepon dan deskripsi bisnisnya,” ujar wanita yang akrab disapa Wido itu di Jakarta, Selasa (5/3/2019).

Selain mudah, lanjut Wido, beriklan diinstagram pun harganya cukup terjangkau. Sebab, iklan yang dibuat akan bergantung dengan anggaran yang Anda siapkan.

“Kita enggak ada range harganya. Tergantung yang ingin dicapai, jumlah orang yang ditarget yang akan menentukan harganya. Harganya yang menentukan bukan kita, tapi oleh mesinnya sendiri,” kata Wido.

Berikut langkah-langkah yang harus disiapkan jika ingin beriklan di Instagram.

  1. Buat Fanpage di Facebook

Agar bisa beriklan di Instagram, Anda harus menbuat Fanpage di Facebook terlebih dahulu. Dengan fanpage ini, nantinya Anda tidak hanya beriklan di Facebook saja tetapi juga bisa sekaligus di Instagram.

  1. Pilih Create Ads

Setelah membuat Fanpage, Anda bisa langsung mengunjungi Ads Manager Facebook, lalu pilih “Create Ads” di bagian kanan atas.

  1. Pilih tujuan beriklan

Setelah memilih Creats Ads, Anda akan disuguhkan tiga kategori tujuan beriklan; Awareness, Traffic, dan Conversion. Agar bisa beriklan di Instagram, Anda harus memilih kategori yang mendukung Instagram Ads, di antaranya; Brand Awarenss, Reach, Traffic, App Installs, Engagement, Video Views, dan Conversions.

  1. Tentukan target audiens, anggaran, dan jadwal iklan

Selanjutnya Anda akan diminta untuk menentukan target audiens, berapa budget Anda, dan jadwal penayangan iklannya. Di kolom target audiens nanti, Anda bisa menentukan letak geografis, usia, gender, hobi, bahasa, dan spesifikasi lainnya untuk penerima iklan. Lalu, Anda akan diminta menentukan berapa biaya yang mau dikeluarkan untuk iklan tersebut. Setelah itu, Anda juga akan diminta mengisi jadwal kapan dan berapa lama iklan ditayangkan.

  1. Format iklan

Selanjutnya, Anda akan diminta memilih format penayangan, lalu unggah gambar yang dikehendaki, dan menyertakan keterangan gambar. Pada saat menulis keterangan, di kolom atas ada pilihan “Instagram Account” dan masukkan username dan password. Jangan lupa untuk memilih call-to-action button dan memasukkan URL yang akan ditampilkan di Instagram Ads nanti. Setelah itu, iklan yang ditayangkan di Facebook akan otomatis tampil pula di Instagram Anda. (akhdi/kps)

Tiket Masuk PRSU Rp20 Ribu, Libur Rp25 Ribu

Sutan Siregar/sumut pos PRSU: Warga saat mengunjungi PRSU tahun lalu. Tahun ini PRSU digelar 8 Maret 2019.
Sutan Siregar/sumut pos
PRSU: Warga saat mengunjungi PRSU tahun lalu. Tahun ini PRSU digelar 8 Maret 2019.

MEDAN, SUMUTPOS.CO  – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2019 digelar 8 Maret hingga 8 April 2019 di Jalan Gatot Subroto Medan. Jumlah pengunjung event yang digelar setiap tahun itu ditargetkan mencapai 600.000 orang.

“Itu yang benar-benar pengunjung, kalau dengan peserta dan tamu undangan totalnya ditargetkan hingga 1 juta pengunjung,” kata Muhammad Ferry Budiman Sumbayak, dari PT Media Kreasi Nusantara yang merupakan Promotor PRSU, pada konferensi pers di Press Room, Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (5/3). Turut hadir pada konferensi pers tersebut Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus dan Ketua Panitia PRSU 2019 Nuzirwan Lubis.

Ferry mengatakan, PRSU tahun ini akan diramaikan 500 stan yang berasal dari BUMN, BUMD, perusahaan swasta, Pemprov Sumut, Pemda Kabupaten/Kota, serta pemerintah dari negeri sahabat. Selain itu ada juga stan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang juga berjumlah 500 stan.

“Banyak hal menarik dan baru yang didirikan di PRSU selama sebulan, salah satunya Kampung Kopi. Di Kampung Kopi pengunjung bisa menikmati beragam kegiatan seperti talkshow coffe, edukasi kopi, workshop. Untuk memanjakan pecinta kuliner, panitia mendirikan Food Island yang diisi oleh berbagai stand UMKM,” ungkapnya.

Selain itu, juga diadakan kegiatan menarik. Di antaranya, pementasan Karo Night, Suatu Malam di Tanah Deli, Indian Night, hingga pergelaran budaya Holi Festival yang bekerjasama dengan Konsulat Jenderal India. Kegiatan tersebut akan berlangsung di pentas utama PRSU.

PRSU 2019 tetap mengadakan kegiatan yang sudah sering dilaksanakan. Di antaranya pertunjukan kesenian lokal dari kabupaten/kota, pertunjukan 18 artis ibukota, serta mengadakan lomba stan PRSU terbaik tahunan.

“Untuk transaksi, ditargetkan selama pelaksanaan PRSU mencapai Rp 150 miliar. Hal tersebut bisa tercapai karena pada PRSU kali ini diadakan pameran perumahan atau properti, pameran dari produsen mobil dan sepeda motor,” ujar  Ferry.

Hal senada disampaikan Ketua Panitia PRSU 2019 Nuzirwan Lubis. Disebutkannya, untuk tiket masuk harian PRSU 2019 dipatok Rp 20 ribu/orang. Harga tersebut berlaku untuk hari Senin hingga Kamis. Sementara hari Jumat, Sabtu, Minggu dan hari libur nasional, harga tiket dipatok Rp 25 ribu/orang.

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Ilyas Sitorus menyebutkan, pada PRSU tahun ini Biro Humas dan Keprotokolan turut serta memeriahkan ajang tahunan tersebut dengan kegiatan menarik. Di antaranya Bengkel Jurnalistik dan Coaching Clinic yang akan memberikan wawasan atau pengetahuan dasar kejurnalistikan baik itu tulis, foto dan video, kepada pengunjung stan.

Selain itu, katanya, Biro Humas dan Keprotokolan juga akan mendirikan 360° photobooth. Pengunjung bisa berswafoto secara gratis di photobooth yang masih tergolong baru dan unik tersebut.

Tidak hanya itu, di stan tersebut juga akan dipamerkan produk jurnalistik. Mulai dari surat kabar dari masa kolonial hingga sebelum kemerdekaan, foto tokoh pers Sumut, album foto bersejarah Sumut, buletin majalan dan lainnya. (rel/mea)