Home Blog Page 5530

Terima Audiensi PW KAMMI Sumut, Ijeck Ingatkan Mahasiswa Jaga Nilai Idealisme

pran hasibuan/sumut pos AUDIENSI: Wagubsu, Musa Rajekshah menerima audiensi Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumut di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.
pran hasibuan/sumut pos
AUDIENSI: Wagubsu, Musa Rajekshah menerima audiensi Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Sumut di Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah mengingatkan mahasiswa agar menjaga nilai idealisme dan tidak terpengaruh hal negatif, terutama di tahun politik saat ini.

Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumut di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (28/2).

Menurut Wagub, mahasiswa sebagai generasi muda yang bakal membawa tongkat estafet kepemimpinan negeri ini, harus berani berkata dan menyampaikan hal yang benar. Bagaimana seorang insan akademik, bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan, khususnya di Sumut, melalui peran serta kepemudaan sehingga dapat dirasakan keberadaannya di masyarakat.

“Generasi muda terutama mahasiswa harus punya semangat mengatakan yang benar, berani berkata benar dan punya idelisme. Berbicara apa adanya, tanpa ada kepentingan (pragmatis) tertentu. Karena bagi kami, peran pemuda ini sangat baik bagi pembangunan kita,” ujar Wagub.

Sementara bicara tahun politik, Wagub juga mengingatkan mahasiswa agar tetap menjaga suasana masyarakat yang kondusif. Mengingat saat ini adalah momentum tahun politik, akan ada pesta demokrasi serentak, yakni pemilihan Presiden-Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota, pada 17 April 2019.

Hal itu penting, mencermati apa yang belakangan ini muncul, seperti maraknya informasi mengandung kebohongan (hoax), khususnya terkait isu politik. Sehingga mahasiswa sebagai kaum intelektual harus mampu menyaring dan memilah mana yang baik dan mana yang dapat menimbulkan perpecahan di masyarakat.

Dengan begitu, suasana kondusif yang tercermin dari damainya proses Pilgub Sumut 2018 lalu, bisa terus dipertahankan. “Jangan mudah terpengaruh hal negatif, apalagi ini tahun politik. Karena bagaimanapun, suasana Sumut ini harus (tetap) kondusif,” sebut Wagub.

Selain itu, Wagub yang sering dipanggil Bang Ijeck ini mengingatkan pentingnya program ibadah di KAMMI sebagai organisasi pergerakan mahasiswa Islam. “Mahasiswa harus lebih kreatif dalam berorganisasi. Bagaimana kegiatan bisa lebih beragam dan jangan lupa pogram ibadah. Kalau soal kritik itu memang perlu, untuk mengawal pembangunan. Tetapi jangan sampai memfitnah,” jelas Ijeck.

Sementara Ketua Umum PW KAMMI Sumut Mangaraja Harahap mengapresiasi sambutan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut yang memberikan kesempatan bagi masyarakat khususnya organisasi mahasiswa, membangun komunikasi yang baik dan sinergi. Sehingga pembinaan kepemudaan juga dapat berjalan adil dan merata. Karena itu pula, program pengkaderan terus mereka lakukan, bukan hanya di ibu kota, tetapi ke kabupaten/kota lainnya.

“Kenapa kita memilih untuk turun ke daerah, karena banyak sekali potensi kepemudaan yang belum terorganisasi dengan baik. Melalui aktifitas berorganisasi, kita berharap kegiatan mahasiswa akan banyak yang bermanfaat dan otomatis mengurangi resiko terjerumus ke dalam masalah narkoba dan pergaulan bebas,” pungkasnya, sekaligus menyampaikan terima kasih atas kesediaan Wagub Musa Rajekshah membuka diri berdiskusi bersama dengan suasana yang lebih akrab. (prn/azw)

Harley Davidson Turunkan Harga hingga 30 Persen, Sportster Rp378 Juta dan Softail Rp588 Juta

M IDRIS/sumut pos GAYA: Seorang pria bergaya di atas motor Harley-Davidson yang mengalami penurunan harga hingga 30 persen, di dealer Sumatera Motor Harley-Davidson of Medan kawasan Jalan S Parman baru-baru ini.
M IDRIS/sumut pos
GAYA: Seorang pria bergaya di atas motor Harley-Davidson yang mengalami penurunan harga hingga 30 persen, di dealer Sumatera Motor Harley-Davidson of Medan kawasan Jalan S Parman baru-baru ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Motor Harley-Davidson terkenal dengan banderol yang tinggi. Sebab, motor berkapasitas mesin besar itu didatangkan dari negara asalnya, Amerika Serikat (AS). Oleh karenanya, saat masuk Indonesia dibebani sejumlah pajak, sehingga harga jualnya pun melambung.

Akan tetapi, tahun ini motor gede asal Negeri Paman Sam tersebut mengalami penurunan harga penjualan. Salah satunya, seperti di dealer resmi Sumatera Motor Harley-Davidson of Medan di kawasan Jalan S Parman.

General Manager Sumatera Motor Harley-Davidson of Medan, Hafiz mengungkapkan, Harley-Davidson Motor Company (HDMC) mengumumkan jajaran model tahun 2019 untuk melayani permintaan yang meningkat di kalangan penggemar sepeda motor Indonesia. Efektif 26 Januari 2019 lalu, harga motor ini mengalami penurunan.

“Penurunan harganya mencapai 28 hingga 30 persen. Penurunan harga ini juga berkat kebijakan pemerintah terhadap pajak yang diturunkan. Makanya, ini sangat membantu kita dalam meningkatkan penjualan. Terlebih, peminat dan pemimpi motor Harley-Davidson bisa memilikinya,” ungkap Hafiz saat diwawancarai baru-baru ini.

Hafiz menyebutkan, dengan penurunan harga tersebut kini motor Harley-Davidson dibanderol dengan harga mulai Rp378 juta untuk model Sportster tipe XL388L Superlow. Begitu juga model Softail yang baru disegarkan, ditawarkan Rp588 juta untuk tipe FXBB Street Bob. “Model Sportster pada tahun 2017/2018 harga jualnya lebih dari Rp500 jutaan. Sedangkan Softail, melampaui Rp700 jutaan,” katanya.

Menurut Hafiz, penurunan harga penjualan ini juga terjadi karena beberapa varian tidak lagi diimpor dari AS, melainkan Thailand. Namun begitu, meski didatangkan dari Negeri Gajah Putih bisa dijamin kualitasnya tidak berbeda dengan yang dikirim dari AS.

“Penurunan harga ini juga dikarenakan salah satu pabrikan di Amerika Serikat tutup, dan pindah ke Thailand. Targetnya, untuk lebih melayani pelanggan di Asia Pasifik, termasuk di Indonesia. Sehingga, lebih cepat pengiriman dan pelayanannya. Namun, tidak mengurangi standar kualitasnya,” jelas Hafiz.

Ia melanjutkan, pindah ke Thailand bukan berarti dibuat di sana. Melainkan, tetap produksi dari Amerika Serikat. Hanya saja, setelah produksi dikirim ke Thailand untuk dirakit, sehingga lebih efisien bagi pasar di Asia Pasifik.

“Penurunan harga juga dikarenakan negara-negara Asia Tenggara sepakat untuk mengurangi dan memudahkan, sehingga harga penjualan motor kami dapat diturunkan atau menyesuaikan di masing-masing negara. Kami berharap, kepada pemerintah Indonesia dapat mengurangi lagi beban perpajakan barang mewah,” ujar Hafiz.

Dia menuturkan, dengan penurunan harga penjualan ini diharapkan pula muncul tren baru. Ternyata, motor Harley-Davidson sudah murah dan terjangkau.

Diutarakan Hafiz, pada tahun ini telah dilakukan perubahan terhadap fitur-fitur dan teknologi motor yang ditawarkan. Oleh sebab itu, peminat cukup tertarik sehingga banyak juga yang telah memesan. “Jajaran model CVO, Touring, Softail, dan Sportster dengan teknologi baru. Fitur diperbarui, ubahan style, finishing baru, dan aksesori yang sesuai, sehingga menghadirkan tingkat performa baru untuk jajaran Harley-Davidson di seluruh ragam produk kami,” paparnya.

Hafiz menambahkan, setiap produk Harley-Davidson yang ditawarkan seluruhnya resmi. Mulai dari perpajakan, administrasi, pelayanan dan lainnya. “Setiap pembelian unit dan pelayanan jasa servis kami berasuransi. Pembelian bukan hanya dilakukan secara kontan tetapi juga kredit. Untuk tarif jasa pelayanan sesuai standar, namun di Medan lebih murah dibandingkan dengan kota-kota lainnya,” imbuhnya. (ris/ram)

All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena Diluncurkan di Medan, Fitur Canggih dan Ruang Bagasi Luas

pran hasibuan/sumut pos LUNCUR: All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena diluncurkan di Kota Medan. Kedua produk baru tersebut dipamerkan di Plaza Medan Fair Medan, Kamis (28/2) serta ditawarkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan setia Nissan.
pran hasibuan/sumut pos
LUNCUR: All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena diluncurkan di Kota Medan. Kedua produk baru tersebut dipamerkan di Plaza Medan Fair Medan, Kamis (28/2) serta ditawarkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan setia Nissan.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena kini hadir di Kota Medan. Kedua produk baru tersebut dipamerkan di Plaza Medan Fair Medan, Kamis (28/2) serta ditawarkan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan setia Nissan.

Vice President DND & SLS, PT. Nissan Motor Indonesia, Alan C Caugant mengatakan, fitur-fitur yang didasarkan teknologi canggih masih terus menjadi salah satu strategi pihaknya untuk menggaet minat konsumen.

“Pelanggan Nissan termasuk di Medan menginginkan teknologi maju, termasuk fitur-fitur keselamatan yang canggih serta kenyamanan. Kami memenuhi tuntutan itu melalui Nissan Intelligent Mobility yang diusung kedua kendaraan tersebut,” katanya.

Dijelaskannya, fitur canggih kedua produk mereka mulai diterapkan pada sistem konektivitas dengan telepon pintar dan juga sistem navigasi untuk mendukung kenyamanan berkendara. Kendaraan itu juga dilengkapi dengan Hill Start Assist, Vehicle Dynamic Control dan Traction Control yang bisa meningkatkan rasa percaya diri saat berkendara. Khusus pada All New Nissan Serena, fitur canggihnya yakni layar monitor utama yang menghubungkan head unit dengan telepon pintar, dan juga terhubung dengan roof monitor berukuran 11 inci. Layar monitor berikutnya adalah Multi Information Display berukuran 7 inci yang memiliki banyak fitur, termasuk Intelligent Around View Monitor yang terkenal dari Nissan. “Fitur ini akan terasa lebih lengkap saat kita berada dalam kabin didesain lebih senyap,” ujarnya.

Selain kecanggihan dari sisi teknologi, aspek kenyamanan ditunjang dengan ruang-ruang yang didesain lebih luas serta ruang bagasi yang memiliki daya tampung lebih besar. “Secara keseluruhan ini yang membuat kita optimis akan mampu bersaing di pasar,” pungkasnya.

Sementara itu, Branch Manager Nissan Gatot Subroto, Ariston Sinuraya mengaku gairah pasar otomotif masih tetap stabil. Hal ini karena otomotif sudah menjangkau berbagai kebutuhan dasar masyarakat. Atas dasar itu pula mereka tetap yakin target-target pasar yang ditetapkan di internal akan mampu dicapai.

“Apalagi kita juga selalu memberikan pelayanan terbaik termasuk service dan perawatan, tentu itu akan menjadi faktor penting dalam bisnis otomotif,” katanya.

Adapun harga pre-booking untuk All New Nissan Livina dan All New Nissan Serena masing-masing dimulai dari IDR 213 juta dan IDR 455,5 juta (on the road Medan). Pelanggan dapat melakukan pemesanan All New Nissan Livina dan Ali New Nissan Serena mulai hari itu di 106 gerai Nissan di seluruh Indonesia. Khusus Medan, gerai Nissan terdapat di Gatot Subroto, Amir Hamzah, Amplas dan satu gerai eksklusif Datsun di Adam Malik.

Guna semakin meningkatkan pengalaman berkendara konsumen di Indonesia, Nissan juga memperkenalkan layanan baru Nissan Care yang memberikan paket 50 ribu km/4 tahun bebas jasa dan suku cadang . (prn/ram)

Perluas Jaringan Bisnis hingga ke Kabupaten, Erajaya Berkunjung ke Redaksi Harian Sumut Pos

Triadi Wibowo/Sumut Pos BERSAMA: Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Dame Ambarita berfoto bersama Head of Public Relation Erajaya, Devina Paulus dan sejumlah staf saat berkunjung ke Gedung Graha Pena Medan, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (28/2).
Triadi Wibowo/Sumut Pos
BERSAMA: Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Dame Ambarita berfoto bersama Head of Public Relation Erajaya, Devina Paulus dan sejumlah staf saat berkunjung ke Gedung Graha Pena Medan, Jalan Sisingamangaraja, Kamis (28/2).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – PT Erajaya terus melebarkan sayap bisnisnya di Medan dan Sumatera Utara. Tahun 2019 ini, Erafone menargetkan akan menambah gerai sebanyak 7 toko, terutama di Binjai dan Siantar. Sedangkan untuk di Medan sendiri, akan ada penambahan 1 gerai di daerah Marelan yang menjadi gerai ke 28 di Sumatera Utara.

Head Of Public Relation Erajaya, Devina Paulus mengatakan pembukaan ini untuk mendekatkan Erajaya kepada konsumen dimanapun berada. Sekaligus juga untuk mendapatkan penjualan yang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

“Kita akan membuka 1 gerai lagi. Namanya Erafo Mega Store. Dimana Grand opening toko Store terbaru di Marelan, itu retail Erajaya grup ke-28 di Kota Medan,” ucap Devina dihadapan Pimpinan Redaksi (Pimred) Sumut Dame Ambarita, saat berkunjung ke Redaksi Harian Sumut Pos di Gedung Graha Pena, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (28/2).

Dijelaskannya, untuk skala nasional, Medan dan Sumatera Utara menjadi prioritas untuk pengembangan bisnis karena prospek yang cerah. Setelah itu Riau, Palembang dan Aceh juga menjadi penyumbang terbesar penjualanan PT Erajaya di Pulau Sumatera.

Untuk tahun 2019 mendatang, pihaknya menargetkan untuk membuka 500 gerai di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, tidak mengherankan bila hampir setiap hari, manajemen Erajaya akan terus disibukkan dengan berbagai grand opening.

Selain itu, saat ini pihaknya tidak hanya konsen atau fokus pada device saja, tetapi juga melengkapi semua gerainya dengan berbagai produk untuk lifestyle. Karena, sesuai dengan perkembangan zaman, gaya hidup masyarakat sekarang lebih ke teknologi.

“Jadi, target kita itu bukan hanya di kota saja, tetapi kita ingin menyentuh sampai ke pelosok, terutama di Kabupaten. Saat ini, fokus kita bukan hanya pada device saja, tetapi semua yang berhubungan dengan lifestyle ada, seperti kamera, drone, dan lainnya,” lanjutnya.

Sementara itu, Head Teritory Erajaya Sumbangut, Rahman menyatakan penjualan di Medan dan Sumatera sangat tinggi, terutama untuk kelas device. Bahkan, dari hasil survey yang dilakukan, di Medan, satu orang bisa memiliki 2 hingga 3 gadget sekaligus.

“Kalau untuk merek, Samsung masih merajai, Apple setelahnya, kemudian diikuti dengan Oppo, Xiomi, dan lainnya,” ujarnya.

Dijelaskannya, masyarakat di Medan sangat peka dengan perkembangan teknologi. Dan Erajaya terus menjaga kepercayaan para pelanggannya dengan selalu menghadirkan produk yang ori dan resmi.

“Ini seperti taglinenya. Kepercayaan pelanggan sangat penting. Jadi, di Erajaya berarti memberli produk yang ori dan resmi,” tutupnya. (gus/ram)

Pembinaan Umat di Daerah Perbatasan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh Kerja Sama

Ist TANDA TANGAN: Kakanwil Kemenagsu, H Iwan Zulhami, Kakanwil Kemenag Aceh Dr Daud Pakeh dan Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penais Zakat dan Wakaf, tandatangani MoU Pembinaan Umat Daerah Perbatasan di Sibolangit.
Ist
TANDA TANGAN: Kakanwil Kemenagsu, H Iwan Zulhami, Kakanwil Kemenag Aceh Dr Daud Pakeh dan Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penais Zakat dan Wakaf, tandatangani MoU Pembinaan Umat Daerah Perbatasan di Sibolangit.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Kanwil Kementerian Agama Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh menandatangani Nota Kesepahaman Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) Tentang Pembinaan Umat di Daerah Perbatasan dan Desa Binaan Terpadu Penyuluh Agama Islam.

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kakanwil Kemenag Sumut H Iwan Zulhami,SH,MAP, Kakanwil Kemenag Aceh Dr Daud Pakeh dan Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili Kabid Penais Zakat dan Wakaf disaksikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara H Musa Rajekhsah saat acara Rapat Kerja Wilayah Kemenag Sumut di Sibolangit, Selasa (26/2).

Kakanwil Kemenag Sumut, Iwan Zulhami dalam sambutannya mengatakan penandatangan MoU ini dilakukan dalam rangka penguatan pembinaan pemahaman agama masyarakat di daerah perbatasan untuk mencegah dini munculnya aliran sesat di daerah perbatasan.

Iwan Zulhami mengharapkan program ini dapat menjadi role model di Indonesia. “Melalui penandatanganan MoU ini diharapkan Kemenag Sumut, Sumbar dan Aceh saling mendukung dan memfasilitasi dalam pelaksanaan melaksanaan pembinaan dakwah di daerah perbatasan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekhsah sangat megapresiasi dilaksanakannya MoU ini. Menurutnya, ini merupakan langkah baik yang dilakukan Kementerian Agama Sumatera Utara untuk mengantisipasi terjadinya perselisihan di daerah perbatasan.

“Namun kegiatan ini jangan hanya sebatas penandatanganan saja, harus ada kerja nyata di lapangan agar masyarakat di daerah perbatasan dapat melaksanakan aktivitas agamanya dengan tenang dan nyaman serta kebersamaan dan toleransi antar umat beragama khusunya di daerah perbatsan tetap terjaga,” ucapnya.

Pada kesempatan itu, Kemenag Sumut juga melakukan penandatangan MoU dengan Universitas Sumatera Utara tentang Pembinaan Umat Islam dalam rangka Peningkatan kualitas pelaksanaan Tri Darma Perguruan Tinggi dan penandatangan MoU dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut tentang Pensertifikatan Tanah Wakaf. (man/ram)

Klarifikasi Tentang Kerudung, Billboard Curi Perhatian di Amerika

Billboard Hijab Curi Perhatian di Amerika
Billboard Hijab Curi Perhatian di Amerika

AMERIKA, SUMUTPOS.CO – Tak seperti di Indonesia, billboard bergambar hijabers masih jarang ditemukan di Amerika Serikat. Masih ada banyak orang di sana yang memiliki kesalahpahaman tentang hijab.

Hal ini mendorong Islamic Circle of North America, membuat sebuah gebrakan dengan memasang billboard bergambar hijabers di beberapa titik di Amerika seperti Houston dan Chicago. Tak hanya potret hijabers, billboard itu juga berisi pesan tentang hijab.

Pada billboard itu tertulis, “Respect, Honor, Strength. Hijab. Question about Islam and Woman? Call 1-800-662-ISLAM.”

Perwakilan Islamic Circle, Ruman Sadiq mengungkap banyak hijabers di Amerika yang mengalami diskriminasi baik di institusi pendidikan ataupun di tempat umum. Berhijab masih sangat menantang di sana.

Meluruskan kesalahpahaman tentang hijab tentu tak mudah. Hal ini masih menjadi tugas besar dari dulu hingga sekarang. Billboard tersebut dianggap bisa jadi salah satu jalannya.

Benar saja, billboard itu mencuri perhatian publik. Ada banyak orang yang menelepon nomor kontak yang terpajang di billboard. Ada pula orang yang menelepon untuk memprotes keberadaan billboard tersebut. Namun, Sadiq menjawab dengan sabar dan menjelaskan Islam pelan-pelan.

“Butuh waktu sekitar 62 menit untuk berdiskusi dengannya. Telepon itu berakhir dengan positif. Dia sangat senang bisa mengklarifikasi tentang kesalahpahamannya tentang kerudung,” ungkap Sadiq dilansir dari Kera News.

Melalui gebrakan tersebut, pihak Islamic Circle berharap bisa menjelaskan bahwa hijab bukanlah sesuatu yang menakutkan. Pemikiran bahwa memakai hijab adalah sebuah paksaan adalah salah besar. (dtc/ram)

Dua Travel Umroh Ditipu Rp2,8 Miliar, Bos PT Green Shaavire Holidays Dibui

PAPARKAN: Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian memaparkan kronologis penipuan yang dilakukan Bos PT Green Shaavire Holidays, Muhammad Azmi.
PAPARKAN: Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian memaparkan kronologis penipuan yang dilakukan Bos PT Green Shaavire Holidays, Muhammad Azmi.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bos PT Green Shaavire Holidays, Muhammad Azmi diduga melakukan penipuan terhadap ratusan calon jamaah umroh. Total kerugian yang diderita korban sekitar Rp2,8 miliar. Selain itu, tersangka juga diduga melakukan tindak pidana pencucian uang menggunakan uang setoran calon jamaah.

“ADA lebih seratus jemaah yang dirugikan. Mereka sudah bayar, tetapi pada hari H keberangkatan pesawat yang dijanjikan tidak ada,” terang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Andi Rian dalam jumpa pers di depan gedung Ditreskrimum, Kamis (28/2).

Kasus ini terungkap berkat adanya dua laporan ke polisi. Pelapor pertama yakni Abdullah, Direktur PT Al-falah Tour. Pelapor kedua Idrus Marpaung, Direktur PT Thoriq Haramain.

“Pelapor pertama mengalami kerugian sekitar Rp591 juta. Sedangkan pelapor kedua rugi sekitar Rp343 juta,” terang Andri Rian didampingi didampingi Kasubdit II/Harda-Tahbang, AKBP Edison Sitepu.

Menurut Andi Rian, calon jemaah meminta pengurusan keberangkatan umrah melalui dua PT yang sekarang menjadi korban.

Untuk PT Al-falah Tour, ada 53 calon jemaah. Tetapi mereka tidak melapor karena kasus ini ditangani langsung perusahaan tersebut. Sedangkan PT Thoriq Haramain, ada 50 calon jemaah.

“Sebenarnya masih ada korban lain, hanya belum melapor. Tak perlu saya sebutkan nama perusahaannya. Kerugiannya lebih besar yaitu sekitar Rp1,8 miliar,” terangnya.

Modus penipuan ini, sambung Andi Rian, menyediakan perjalanan paket perjalanan rute Medan-Colombo-Jeddah. PT Green Shaavire Holidays menawarkan paket perjalanan tersebut melalui perusahaan-perusahaan yang menjadi langganan. Sayangnya, saat hari H, perjalanan yang dijanjikan tidak ada.

“Sehingga PT yang menjaminkan tadi, mereka sendiri yang mengupayakan untuk mencari penerbangan supaya calon jemaah bisa umroh. Jadi ada kerugian yang dialami dua perusahaan tersebut,” imbuhnya.

Kejadian ini, berlangsung di Desember 2018. Sayangnya, tersangka tidak bertanggungjawab atas persoalan ini.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai tindak pidana penipuan atau penggelapan serta undang-undang pencucian uang.

“Ancaman 5 tahun kalau tindak penipuan. Tetapi kalau untuk tindak pidana pencucian uang bisa lebih berat lagi,” pungkas Andi Rian.

Sementara, AKBP Edison Sitepu mengatakan, ada janji tersangka untuk melunasi kerugian kedua perusahaan tersebut.

“Ada janji tersangka untuk mengganti, tapi janji saja tidak pernah terealisasi. Sampai akhirnya perusahaan itu menanggulangi sendiri keberangkatan jamaah umrah itu. Jadi ada unsur penipuannya disana,” ungkapnya.

Dijelaskan Edison, perusahaan tersangka berlokasi di Jalan Brigjen Katamso, dekat Istana Maimun. Perusahaan ini cukup besar dan sudah lama beroperasi.

“Masih banyak lagi korbannya, cuma belum melapor. Kita tunggu saja yang lainnya. Tersangka kita tahan,” tegas Edison.

Kepada wartawan, Asmi mengaku tidak memberangkatkan jamaah umrah itu karena mengalami kerugian.

“Iya karena saya mengalami kerugian, tapi sebenarnya saya sudah janjikan untuk mengganti ujarnya,” jelas Azmi.(dvs/ala)

Terkait Korupsi Pembangunan Tugu Mejuah-juah, Hakim Perintahkan Kontraktor Ditahan

no picture
no picture

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Majelis hakim yang dipimpin Achmad Sayuti, menetapkan terdakwa kasus korupsi pembangunan Tugu Mejuah-juah Kabupaten Karo, Roy Hefry Simorangkir untuk dilakukan penahanan ke Rutan Tanjunggusta.

Permintaan itu disampaikan hakim Achmad Sayuti, sesaat sebelum mengakhiri sidang perdana terdakwa Roy Hefry Simorangkir yang digelar di Ruang Cakra 3 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (28/2).

Dalam berkas dakwaan, Roy yang merupakan Direktur Utama CV Askonas Konstruksi Utama (AKU), selaku rekanan tidak dilakukan penahanan oleh jaksa.

“Meminta agar jaksa melakukan penahanan terhadap terdakwa ke rutan Tanjunggusta,” ucap Achmad Sayuti.

Menyahuti permintaan hakim, Jaksa penuntut umum (JPU) Andrianto, mengaku siap melaksanakan perintah majelis hakim. Namun ia belum tahu, kapan kepastian penahanannya.

“Akan segera kita lakukan eksekusi ke rutan. Untuk kapannya, tentu kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan pimpinan,” kata Jaksa dari Kejari Karo ini usai sidang.

Sebelumnya, dalam surat dakwaan yang dibacakan JPU Andrianto, terdakwa Roy Hefry Simorangkir, sebagai rekanan dalam proyek pembangunan Tugu Mejuah-juah, telah menayalahgunakan wewenangnya dengan melakukan perbuatan korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp605 juta lebih.

“Hal itu sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Investigatif Dalam Rangka Penghitungan Kerugian Negara Atas Pekerjaan Pembuatan Bangunan Tugu/Tanda Batas Tugu Mejuah-Juah BPK RI Nomor: 48/LHP/XXI/07/2018 tanggal 13 Juli 2018,” urai JPU.

Diketahui, dalam kasus korupsi ini, ada tiga orang lain yang sebelumnya sudah ditetapkan tersangka oleh Kejari Karo. Namun ketiganya telah memenangi gugatan Prapid atas penetapan tersangka di PN Kabanjahe.

Ketiga tersangka masing-masing, Kepala Dinas Perkim Pemkab Karo, Chandra Tarigan dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Radius Tarigan serta pekerja proyek, Edi Perin Sebayang. (man/ala)

Pengelola Judi Bola Jaringan Internasional Dibekuk

SUTAN/SUMUT POS JUDI ONLINE: Sembilan tersangka judi online dipaparkan penyidik di Mapolda Sumut, Kamis (28/2).
SUTAN/SUMUT POS
JUDI ONLINE: Sembilan tersangka judi online dipaparkan penyidik di Mapolda Sumut, Kamis (28/2).

SUMUTPOS.CO – Personel Subdit III/Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumut, mengamankan 9 tersangka pejudi online. Dari 9 orang itu, dua di antaranya merupakan pengelola judi bola online yang berbasis di luar negeri.

KEDUA perpanjangan tangan bandar itu masing-masing, Arfendi (pengelola) dan Arjun (karyawan). Kedua tersangka ini yang mengelola situs judi tersebut.

“Dua yang kami tangkap merupakan pengelola situs judi bola online, detikwin.com. Arfendi sebagai perpanjangan tangan bandar yang berada di luar negeri. Sementara Arjun abang dari Arfendi sebagai karyawan yang mengelola situs itu,” sebut Direskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian Djajadi ketika menggelar konferensi pers di depan gedung Ditreskrimum, Kamis (28/2).

Sementara untuk enam tersangka lain adalah para pemain judi poker online. Mereka diamankan di tempat dan waktu yang berbeda.

Keenamnya masing-masing, SW (24), M (28) warga Medan, RI (30) warga Medan, RO (35) warga Medan, HE (22) warga Medan dan MU (43) warga Medan.

Andi menyebut kasus judi online merupakan kasus trans nasional yang melibatkan orang asing sebagai bandarnya. Judi ini hanya memerlukan smart phone serta jaringan internet.

“Untuk judi online ini tidak ada batasnya. Sepanjang ada internet dan perangkatnya,” ungkap Andi Rian.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik, Arfendi dan Arjun bisa meraup keuntungan hingga ratusan juta per bulan.

“Arfendi sebagai agen bisa meraup untung Rp300 sampai Rp400 juta per bulan nya. Sementara Arjun digaji Rp4 sampai Rp5 juta,” ungkapnya.

Dalam penggerebekan itu, disita 16 unit telepon genggam, 17 kartu ATM, 20 buku rekening, uang tunai Rp2,2 juta, 2 buah layar monitor, sebuah UPS dan sebuah PC.

Guna pengembangan lebih lanjut, penyidik tidak tertutup kemungkinan memburu bandar ke luar negeri.

“Bisa saja pengembangan penyelidikan kami akan berkoordinasi dengan interpol memburu bandar besar pemilik situs tersebut. Kita lihat dulu hasil penyelidikan nantinya, apa hasil perkembangan,” pungkas Andi Rian.

Sementara, Arfendi mengaku sudah setahun menjadi agen judi tersebut. Ia juga mengungkapkan, pendapatannya tak sebanyak yang disebutkan polisi.

“Sebulannya antara Rp10 sampai Rp15 juta. Kalau biasanya saya komunikasi dengan bandarnya dari we chat,” ungkapnya.(dvs/ala)

Melawan, Dua Pengedar Sabu Didor

IST/SUMUT POS TIBA: Tiga pengedar narkoba tiba di Polres Karo untuk diperiksa usai ditangkap dan ditembak karena melawan.
IST/SUMUT POS
TIBA: Tiga pengedar narkoba tiba di Polres Karo untuk diperiksa usai ditangkap dan ditembak karena melawan.

KARO, SUMUTPOS.CO – Berusaha melawan dan melarikan diri saat akan ditangkap, dua dari tiga pengedar sabu terpaksa dilumpuhkan personel Sat Narkoba Polres Karo dengan timah panas.

Keduanya ditangkap di perladangan Pujan, Desa Perbesi–Bintang Meriah, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Kutabuluh, Rabu (27/2) malam.

Terjangan timah panas itu membuat Riko Herwanta Kaban (28) dan Monas Tarigan (36) terkapar tak berdaya. Alhasil, kedua warga Desa Bintang Meriah, Kecamatan Kutabuluh berhasil dibekuk.

Sedangkan satu tersangka lain, Martius Bangun (38) warga Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tiganderket tidak ditembak karena pasrah saat ditangkap.

“Ketiganya berhasil kita amankan saat berada di perladangan Pujan. Dua diantaranya mencoba melarikan diri. Petugas Satres Narkoba langsung sigap, mengambil tindakan dengan cara melumpuhkan kaki tersangka setelah melepas tembakan peringatan,” tegas Kasat Narkoba Polres Karo AKP Sopar Budiman pada Sumut Pos, Kamis (28/2) siang.

Kata Sopar, dari ketiga tersangka disita barang bukti 12 paket sabu seberat 5.28 gram, 5 paket sabu seberat 23 gram, 1 unit timbangan elektrik, 3 pipet skop, 2 mancis, 1 jarum, 1 bong, 1 kaca pirex, 1 handphone dan uang tunai Rp500 ribu. “Kedua tersangka yang ditembak langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Kabanjahe guna mendapat perawatan. Selanjutnya diboyong ke ruangan Satres Narkoba,” imbuh Sopar.(deo/ala)