26 C
Medan
Saturday, April 4, 2026
Home Blog Page 5686

PPP Desak Banmus PAW Digelar

TEDDY/SUMUT POS GERUDUK: Simpatisan dan Kades DPC PPP Binjai berorasi di depan gedung sementara DPRD Binjai untuk mendesak dilakukan Banmus PAW Maruli Malau.
TEDDY/SUMUT POS
GERUDUK: Simpatisan dan Kades DPC PPP Binjai berorasi di depan gedung sementara DPRD Binjai untuk mendesak dilakukan Banmus PAW Maruli Malau.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Puluhan kader dan simpatisan Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) menggereduk Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Binjai di Jalan T Amir Hamzah, Kelurahan Nangka, Binjai Utara, Rabu (12/12). Mereka mendesak, Badan Musyawarah (Banmus) DPRD segera menjadwalkan rapat paripurna istimewa Pergantian Antar Waktu, Maruli Malau.

Sebelum melakukan aksi, simpatisan dan kader berkumpul di Sekretariat Kantor DPC PPP Binjai. Kemudian, mereka beranjak ke Gedung Sementara DPRD Binjai.

Sesampai di gedung wakil rakyat, sejumlah kader diminta untuk berdiskusi di ruang rapat paripurna DPRD Binjai. Aspirasi mereka diserap oleh Wakil Ketua DPRD Binjai, HM Sazali.

“Kami minta ketua dewan ditelepon. Apa alasannya Banmus tidak digelar. Kami mau tahu apa alasannya, Banmus tidak dijadwalkan. Tolong beretika dalam berpolitik,” ujar Supardi, mewakili massa dari PPP Binjai.

Perdebatan pun berlangsung alot. “Saya harus konfirmasi dulu sama pak ketua (DPRD Binjai). Apa alasannya. Saya belum bisa kasih jawaban pasti,”ujarnya.

Menurut anggota dewan yang juga menjabat Ketua DPC Partai Demokrat Binjai ini, secara prosedural Rapat Banmus yang mau digelar sudah sah. Sebab, jumlah anggota dewan yang hadir sudah dinyatakan kuorum.

“Pembatalan ini saya tidak tahu. Waktu itu pimpinan yang hadir. Bapak ketua mohon izin, mohon maaf ada keperluan mendadak karena memang ada urusan keluarga,”terangnya.

Kata dia, persoalan Maruli saat ini masih ada gugatan di Pengadilan Negeri Binjai. Menurut dia, DPRD Binjai akan menjalankan aturan.

“Berikan ruang rapat pimpinan. Senin sudah ada jawaban. Saya tidak bisa memutuskan sendiri. Saya upayakan rapat pimpinan hari ini. Tidak ada niat mempersulit kawan-kawan,” tambahnya.

Pernyataan HM Sazali mengundang protes dari massa PPP. Ketua DPC PPP Binjai, Irhamsyah Putra Pohan pun menenangkannya.

“Tolong harus saling menghormati karena peraturan. Kalau bisa besok Rapat Banmus. Ini wajib dilaksanakan. Jangan tarik lagi. Ini permainan. Kita mau kejelasan. Unsur pimpinan ada di Binjai,”ujar dia.

Politisi yang akrab disapa I’am ini pun mengancam akan menurunkan massa lebih banyak lagi jika rapat Banmus tak digelar. “Tolong pimpinan, ambil sikap, ambil keputusan. Kami ingin tahu sejelas-jelasnya. Jangan dipermainkan lagi. SK Gubernur juga sudah melalui proses yang benar. Kita semua pemain, jangan kami dimain-mainkan. Besok rapat Banmus untuk pelantikan,”pungkasnya.tandasnya.

Sebelumnya, anggota Badan Musyawarah DPRD Binjai batal menggelar rapat untuk menjadwalkan pelantikan Pergantian Antar Waktu (PAW) Maruli Malau, Kamis (6/12). Kejadian ini disesalkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kota Binjai, Irhamsyah Putra Pohan.

“Rapat Banmus untuk penjadwalan pelantikan PAW batal dilaksanakan karena terindikasi (diduga) kepala daerah Kota Binjai mengintervensi, sehingga rapat tersebut batal,” ujar Irhamsyah.

Karenanya, politisi yang akrab disapa I’am ini? meminta agar Ketua DPRD Binjai Zainuddin Purba untuk menjadwalkan ulang kembali rapat Banmus tersebut. “Surat PAW sudah ditandatangani oleh Gubernur Sumut. Kita selaku anggota DPRD harus taat dan patuh terhadap aturan. Jangan kita bisa diintervensi kepala daerah,” kata dia. (ted/han)

Selesaikan Sengketa Lahan Kelompok Tani vs PT Prima SUM, DPRD Langkat Bentuk Pansus

.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – DPRD Langkat membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menyelesaikan sengketa lahan Kelompok Tani Harapan Tani Sejahtera Desa Sei Litur Kecamatan Sawit Seberang dengan PT Prima SUM.

Dibentuknya pansus tersebut merupakan hasil kesepakatan di ruang rapat Badan Anggaran DPRD Langkat, yang dihadiri Surialam, SE selaku unsur Pimpinan DPRD, unsur pimpinan dari Fraksi Partai Golkar M. Syahrul, SSos dan Edi Bahagia, dari Fraksi PDIP Kirana Sitepu, dari Fraksi Gerindra H. Rahmanuddin Rangkuti, SH. MKn, dari Fraksi Nasdem Syamsul Bahri S, SE, dari Fraksi BSPN Makhruf Ritonga, SE dan dari Fraksi HNB Sukirin, SE.

Pada rapat itu, hadir juga Raja Kamsah Sitepu perwakilan dari anggota Komisi A DPRD Langkat.Dalam penjelasannya, anggota Komisi A telah sepakat mengusulkan dibentuknya pansus untuk persoalan sengketa lahan Kelompok Tani dengan PT Prima Sum yang sampai saat ini belum selesai.

“Saya berkeyakinan dengan pansus ini mudah-mudahan dapat terselesaikan masalah ini, seperti pada pansus sebelumnya yang telah mampu menyelesaikan masalah tanah juga,” tegas Syahrul.Dikuatkan oleh Kirana Sitepu, saatnya kita membantu masyarakat dengan dibentuknya pansus ini.

Sementara itu, H Zurwansyah, SH Kabag Hukum dan Risalah Sekretariat DPRD Langkat menjelaskan, usulan anggota Komisi A untuk membentuk suatu pansus telah memenuhi syarat karena telah ditandatangani anggota Komisi sebanyak sembilan orang.

“Hal ini telah sesuai PP 12 tahun 2018 dan Tatib DPRD Langkat nomor 28 tahun 2018, bahwa minimal lima orang anggota dewan untuk mengusulkan terbentuknya pansus. Hasil rapat ini akan dibawa dalam rapat Badan Musyawarah untuk merekomendasikan pembentukan pansus ini kepada Pimpinan DPRD dan ditetapkan dalam Rapat Paripurna,” jelas H Zurwansyah.(bam/han)

Desa Pertumbuken Jadi Percontohan Saluran Sanitasi di Karo

SOLIDEO/SUMUT POS SOSIALISASI: Kabid Perencanaan Infrastruktur Perkembangan Wilayah Bapeda Karo, Irfandi Sembiring saat  mensosialisasikan Saluran Sanitasi di Jambur Desa Pertumbuken, Rabu (12/12) siang.
SOLIDEO/SUMUT POS
SOSIALISASI: Kabid Perencanaan Infrastruktur Perkembangan Wilayah Bapeda Karo, Irfandi Sembiring saat  mensosialisasikan Saluran Sanitasi di Jambur Desa Pertumbuken, Rabu (12/12) siang.

KARO, SUMUTPOS.CO – Desa Pertumbuken, Kecamatan Barusjahe menjadi desa pertama di Kabupaten Karo yang akan menikmati pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T).

Saluran sanitasi senilai Rp 1 miliar lebih ini akan dibangun tahun 2019 mendatang. Pendanaannya  bersumber dari Program Hibah Australia-Indonesia untuk Pembangunan Sanitasi (sAIIG).

“Desa Pertumbuken merupakan projec percontohan pertama di Tanah Karo. Kita patut bersyukur,” kata Kabid Perencanaan Infrastruktur Perkembangan Wilayah Bapeda Karo, Irfandi Sembiring saat menggelar  sosialisasi di Jambur Desa Pertumbuken, Rabu (12/12) siang.

Selain Irfandi, soasilisasi ini juga dihadiri konsultan kegiatan, Sandiar Sitorus dan M. Nur Hasan, perangkat desa dan ratusan warga.

Menurut Sandiar, terminal pembuangan Instalasi Pembuangan Limbah (Ipal) ini akan dibangun di tanah yang berstatus aset desa dengan kapasitas 150 KK. Terminal ini berbentuk tangki interseptor atau bak kontrol yang dibangun dari beton, atau pasangan batu bata kedap air. Fungsinya untuk memisahkan padatan lumpur tinja dan sampah, supaya tidak masuk ke saluran perpipaan air limbah sistim komunal atau terpusat.

Tekhnisnya, pipa-pipa akan disalurkan ke masing-masing rumah (toilet) warga. Pipa tersebut akan disambungkan ke pipa utama yang menuju terminal pembuangan utama. “Nanti sistem pembuangannya tak menggunakan pompa, hanya mengandalkan gaya gravitasi,” katanya.

Pipanisasi tersebut akan dipasang

miring, hingga tinja langsung menuju pipa utama saat disiram air. “Sanitasi ini sangat penting untuk menghindari berbagai jenis penyakit yang disebabkan okeh bamteri ecoli yang ada di kotoran manusia,” kata Sitorus.

Karena itu, demi kesehatan dan kepentingan bersama, dia mengajak masyarakat berperan aktif dalam pembangunan saluran sanitasi tersebut. “Rencannaya proyek ini akna dikerjakan oleh Dinas PU Karo, anggarannya sudah ada. Makanya dukungan masyarakat sangat diperlukan. Nanti awasi pengerjaanya,” tandasnya.

Sementara itu, M Nur Hasan memaparkan saat ini pengelolaan sanitasi masih sangat buruk di Indonesia, khususnya di kota-kota besar padat penduduk. Padahal sesuai dengan data, akibat buruknya saluran sanitasi ini Indonesia merigi Rp58 triliun setahun. Dalam sehari 50 orang balita meninggal karena penyakit diare dan disentri karena 70 persen air yang kita konsumsi telah tercemar bakteri ecoli.

“Program ini sangat baik, jadi sepatutnya masyarakat mendukung. Apalagi Desa Pertumbuken adalah lokasi pertama pembangunan saluran sanitasi pertama di Tanah Karo,” tandasnya. (deo)

 

16 Desember LPSG dan Natal Oikumene

ISTimewa/sumut pos KURSI RODA: Pengurus Lions Club Medan, melalui Ir Karun Wirianto menyerahkan 5 kursi roda yang diterima Ketua Pelaksana Jannes Manurung dan Sekum Folala Gea di Lubukpakam.
ISTimewa/sumut pos
KURSI RODA: Pengurus Lions Club Medan, melalui Ir Karun Wirianto menyerahkan 5 kursi roda yang diterima Ketua Pelaksana Jannes Manurung dan Sekum Folala Gea di Lubukpakam.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Tiga ribuan jemaat dari seluruh denominasi gereja direncanakan akan menghadiri Perayaan Lomba Paduan Suara Gerejawi (LPSG) ke-40 dan Natal Oikumene Kabupaten Deliserdang, di Open Stage Komplek Pemkab, Lubukpakam, Minggu (16/12).

Ketua Umum AKBP Eddy S Tarigan melalui Ketua Pelaksana Jannes Manurung SE dan Sekum Snk Folala Gea mengatakan, dalam ibadah nantinya akan dibawakan Ketua Moderamen GBKP Pdt Agustinus Pengarepan Purba STh MA dan dihibur artis Melody Sister.

“Tema perayaan Yesus Kristus Hikmat Bagi Kita (1 Korintus 1:30a), Sub Tema: Dengan semangat Natal kita wujudkan Deliserdang yang maju, berdaya saing, religius dan bersatu dalam kebhinekaan dan kita sukseskan Pileg dan Pilpres 2019 berdasarkan hikmat Tuhan,” kata Jannes di sela-sela bakti sosial di Aula Polres Deliserdang, Lubukpakam, Rabu (12/12).

Menurutnya, LPSG nantinya dimulai pukul 08.00-12.00 WIB kegiatan berupa koor bapak, koor ibu, gabungan, pemuda, remaja, sekolah minggu dan vocal group. Pukul 12.00-13.00 WIB persiapan barisan prosesi dan kebaktian raya perayaan Natal dari Balairung Pemkab, ibadah pukul 13.30-16.00 WIB dan selanjutnya acara umum.

Jannes mengimbau umat Kristiani di Kabupaten Deliserdang untuk hadir dengan tepat waktu pada perayaan Natal Oikumene tersebut. Sehingga perayaan dapat berlangsung hikmat dan tertib sesuai yang sudah direncanakan.

“Kegiatan baksos hari ini dalam rangka menyambut perayaan Natal Oikumene Deliserdang. Kita menggelar pemeriksaan kesehatan, operasi katarak, donor darah dan menerima 5 unit korsi roda dari Lions Club Medan (Host) yang akan diserahkan bagi yang membutuhkan usai acara ibadah nanti,” terang Jannes menutup.(btr)

Perluas Ekosistem IoT, Telkomsel Gandeng eFishery dan Japfa

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Kampung Perikanan Digital di Desa Puntang Losarang Indramayu, kampung ini menjadi percontohan desa digital pertama di Jawa Barat dan Indonesia yang pengelolaan serta pembudidayaan perikanannya menggunakan NB-IOT Telkomsel bekerjasama dengan Japfa group dan eFishery sebagai penyedia layanan applikasi untuk mengoptimalkan pemberian pakan secara optimal.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meresmikan Kampung Perikanan Digital di Desa Puntang Losarang Indramayu, kampung ini menjadi percontohan desa digital pertama di Jawa Barat dan Indonesia yang pengelolaan serta pembudidayaan perikanannya menggunakan NB-IOT Telkomsel bekerjasama dengan Japfa group dan eFishery sebagai penyedia layanan applikasi untuk mengoptimalkan pemberian pakan secara optimal.

INDRAMAYU, SUMUTPOS.CO – Telkomsel memperkuat keseriusannya dalam mengembangkan Internet of Things (IoT) untuk mewujudkan Digital Innovation Village di Indonesia. Pengembangan ekosistem IoT ini diwujudkan melalui penerapan teknologi NB-IoT (Narrowband Internet of Things) di Kampung Perikanan Digital yang ada di kawasan pertambakan Losarang, Kabupaten Indramayu. Berkolaborasi dengan eFishery dan Japfa melalui anak perusahaanya PT Suri Tani Pemuka, Telkomsel turut mendukung penerapan Teknologi NB-IoT dengan pemanfaatan mesin automatic fish feeder di kolam-kolam ikan untuk meningkatkan efisiensi pakan serta mempercepat siklus panen ikan.

Vice President Corporate Planning Telkomsel Andi Kristianto mengatakan “IoT menjadi salah satu elemen penting untuk mendukung roadmap pemerintah Indonesia “Making Indonesia 4.0”. Telkomsel secara konsisten terus meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global. Melalui kolaborasi antara Telkomsel, eFishery dan Japfa membuktikan bahwa teknologi IoT kini sudah memasuki seluruh sendi-sendi kehidupan tidak hanya di industri besar tetapi juga dapat diterapkan ke semua sektor industri termasuk sektor perikanan.”

“Harapan kami dalam kolaborasi bersama dalam mewujudkan Kampung Perikanan Digital ini yaitu kami ingin meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya ikan melalui penerapan teknologi NB-IoT. Hal ini sejalan dengan visi kami untuk melakukan transformasi digital dan senantiasa menjadi yang terdepan dalam menerapkan perkembangan teknologi seluler terkini yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Indonesia di masa depan,” lanjut Andi.

NB-IoT sendiri merupakan teknologi telekomunikasi terbaru yang dirancang secara khusus agar komunikasi antar mesin yang semakin masif dengan coveragejaringan telekomunikasi yang semakin luas dapat dilakukan secara efisien, serta penggunaan daya pada perangkat pengguna semakin hemat. Teknologi radio akses NB-IoT, yang merupakan salah satu jenis teknologi jaringan Low Power Wide Area (LPWA), memungkinkan perangkat beroperasi hingga bertahun-tahun tanpa pengisian daya ulang baterai sehingga sangat menghemat biaya. Teknologi ini juga mampu menghasilkan kapasitas koneksi yang masif untuk solusi dan aplikasi berbasis IoT.

Dengan adanya penerapan teknologi NB-IoT dalam mesin automatic fish feeder akan menghasilkan simplifikasi proses pemberian makan ikan di kolam yang luas sekalipun. Teknologi ini dapat mengatur pemberian pakan otomatis, sehingga memudahkan petani untuk memantau dan menjadwalkan pemberian pakan menggunakan aplikasi smartphone. Selain itu juga akan membantu petani meningkatkan efisiensi pakan serta mempercepat siklus panen ikan. Dalam kolaborasi ini, PT Suri Tani Pemuka juga turut menghadirkan pakan-pakan ikan berkualitas untuk kolam-kolam ikan di Kampung Perikanan Digital ini.

Program Kampung Perikanan Digital ini juga mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat karena telah mendukung program Desa Digital Jabar. Dalam program Desa Digital Jabar ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin mengimplementasikan inovasi digital di 10 desa dari 5 kota yang berada di Jawa Barat melalui adopsi layanan IoT yang digelar Telkomsel khususnya dalam budidaya ikan.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Desa Digital adalah bagian dari skenario Jawa Barat yang siap dalam mewujudkan revolusi industri 4.0. Menurutnya, lewat program itu masyarakat desa bisa memanfaatkan aplikasi digital untuk meningkatkan pendapatan serta mengembangkan potensinya.

Ridwan Kamil juga menjelaskan dengan hadirnya program Desa Digital masyakat desa bisa menjadi lebih produktif. “Tak hanya urusan wifi-wifi tapi mengubah cara berdagang, mengubah cara berkomunikasi, memetakan potensi, mempromosikan wisata desanya melalui sebuah digital ekosistem,” ujarnya.

Gibran Huzaifah sebagai founder eFishery mengatakan “Perikanan merupakan industri yang besar, dan petani-pembudidaya Indonesia merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Karenanya kenapa tidak Indonesia benar-benar jadi pionir dalam praktek budidaya yang mengedepankan teknologi. Dengan peranan Telkomsel sebagai penyedia layanan digital terbesar, serta STP sebagai penyedia produk perikanan terbesar, dan digabungkan dengan Pemprov yang memiliki visi yang luar biasa untuk membangun wilayah pedesaan, kolaborasi ini akan membantu petani Indonesia agar semakin besar. Dan kami bahagia inisiatif dan produk kami dapat memfasilitasi kolaborasi tersebut. Ini sesuai dengan visi kami yaitu bring the future of aquaculture.”

Sementara itu, President Director PT Suri Tani Pemuka JAPFA Group, Ardi Budiono mengatakan “Kampung Perikanan Digital menandakan keseriusan PT Suri Tani Pemuka dalam mengembangkan industri budidaya perikanan yang berkelanjutan khususnya di Desa Losarang, Indramayu. Sinergi dengan Efishery dan Telkomsel juga menandakan bahwa perusahaan kami selalu mengikuti perkembangan teknologi yang ada demi memajukan industri budidaya perikanan di Indonesia”.

Keseriusan Telkomsel dalam pengembangan teknologi IoT akan menjadikan layanan yang tepat bagi Enterprise Customers yang menghubungkan perangkat, mesin dan objek yang berisi teknologi internet dengan tujuan membantu mengembangkan perusahaan bisnis serta memajukan kehidupan masyarakat di semua bidang seperti Automotive & Transportation (Fleet Management 2W & 4W, Order Management, Workforce Management)agricultureenvironment monitoring,utility smart metering (water, gas and electricity), smart cities (parking and waste management), dan smart building (alarm systems and access control).

Mikie Holiday akan Suguhkan Berbagai Acara Menarik

TSUNAMI: Wahana permainan Tsunami menjadi favorit bagi kalangan yang datang ke Mikie Holiday and Funland.
TSUNAMI: Wahana permainan Tsunami menjadi favorit bagi kalangan yang datang ke Mikie Holiday and Funland.

SUMUTPOS.CO – Libur akhir tahun sudah di depan mata, dan masing-masing keluarga tentunya akan mempersiapkan rencana untuk merayakan kebersamaan kemeriahan Natal dan Tahun Baru, seluruh pengelola wisata juga tentunya tidak mau ketinggalan untuk menawarkan beragam acara yang bisa di nikmati oleh masyarakat.

Simon Baru selaku Sales & Promotion Manager Funland mengatakan bahwa Mikie Holiday & Funland merupakan taman hiburan keluarga yang pertama di Sumatera Utara dengan pilihan lebih dari 35 macam wahana yang dapat dinikmati seharian dengan hanya menggunakan satu tiket saja.

“Dalam hal ini Mikie Holiday & Funland juga selalu hadir untuk memberikan sesuatu yang pastinya akan membuat para pengunjungnya ingin menghabiskan waktu liburan nya disini,” ujarnya.

Tahun ini Mikie Holiday akan mengadakan acara dengan tema LUMINARY NYE 2019 dengan rangkaian acara yang di konsep dengan moderen, mulai dari acara live musik, magician, pesta gemerlap ribuan lampu, dan di tutup dengan pesta kembang api.

Azalea Restaurant sendiri juga turut menyemarakkan perayaan akhir tahun Mikie Holiday Resort melalui Dinner Buffet Fiesta yang dimulai pukul 19.00 WIB. Ragam jamuan pilihan Asia serta khas Indonesia telah dipersiapkan ciamik oleh para chef berpengalaman untuk memanjakan selera setiap pengunjung khusus untuk memeriahkan akhir tahun ini.

Tak cukup sampai di sana, khusus untuk memeriahkan akhir tahun, Funland akan buka setiap hari mulai tanggal 14 Desember 2018 – 6 Januari 2019, dan untuk memberikan kepuasan bagi para pengunjung bermain di wahana dan menghabiskan malam tahun baru nya pada tgl. 31 Desember 2018 Funland akan beroperasi sampai pukul 1.30 dinihari. (rel)

Pemko Binjai Bantu 445 Guru

DIABADIKAN: Asisten I Wali Kota Binjai, Otto Harianto, Ketua FKDT Kota Binjai H Hamzah diabadikan bersama perwakilan guru yang menerima bantuan operasional. (TEDDY/SUMUT POS)
DIABADIKAN: Asisten I Wali Kota Binjai, Otto Harianto, Ketua FKDT Kota Binjai H
Hamzah diabadikan bersama perwakilan guru yang menerima bantuan operasional. (TEDDY/SUMUT POS)

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah kota Binjai memberikan bantuan biaya operasional kepada 445 guru yang terdiri dari guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), Tahfiz Alquran dan sekolah minggu se Kota Binjai.

Penyerahan bantuan tersebut diberikan Wali Kota Binjai HM Idaham melalui Asisten I Otto Harianto di Pendopo Umur Baki, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Selasa (11/12) siang.

Otto mengatakan, penyerahan bantuan operasional ini merupakan salah satu bentuk nyata akan kepedulian dan tanggung jawab, serta komitmen sekaligus penghargaan dari Pemko Binjai kepada guru MDA, Tahfiz Alquran hingga sekolah minggu atas tugas yang diemban dengan penuh ketulusan dan keikhlasan.

“Kami sangat menyadari bahwa kehadiran dan peran saudara-saudara sangat berarti dalam pembentukan moral, akhlak, dan keimanan, serta kecerdasan anak-anak di Kota Binjai. Kecerdasan pengetahuan dan spiritual seseorang sangatlah penting dalam menentukan jati diri masa depannya, sekaligus menentukan arah pembangunan. Karena hanya dengan kecerdasan ilmu dan kecerdasan spiritual hal itu dapat tercapai dengan baik,” jelasnya.

Dikatakan dia, tahun ini Pemko Binjai patut bersyukur karena telah mengakomodir bantuan operasional baru guru Tahfiz Alquran dan sekolah minggu, yang tahun sebelumnya hanya dialokasikan bagi guru-guru MDA. Terkait bantuan operasional ini, Pemko Binjai sangat menyadari bahwa bantuan yang diberikan masih jauh dari cukup, atau belum memenuhi harapan.

Namun demikian, Pemko Binjai akan terus mengupayakan peningkatan anggaran bantuan operasional di tahun anggaran berikutnya, tentunya setelah melihat kemampuan keuangan daerah Kota Binjai.

H Hamzah, Ketua FKDT Kota Binjai, mengucapkan terima kasih kepada Pemko Binjai dan anggota DPRD yang telah memberikan bantuan. “Dengan bantuan ini, mari kita berjuang mendidik anak-anak generasi penerus bangsa dengan sebaik-baiknya,”kata Hamzah.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, H Abdurrahman, meminta kepada guru yang mendapat bantuan harus bersyukur atas bantuan yang telah diberikan.

“Jadikan bantuan ini sebagai motivasi bapak dan ibu sebagai guru dalam memberikan pendidikan yang terbaik, dan menjadi guru profesional kepada anak didiknya,”  pinta Kakan Kemenag. (ted/han)

 

Bupati Minta 3 OPD Bersihkan Relief Budaya Karo

ARAHAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH memberikan arahan kepada 3 Kadis untuk bersinergi membersihkan relief budaya karo di sepanjang dinding tebing pintu masuk kota Brastagi.( SOLIDEO/SUMUT POS)
ARAHAN: Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH memberikan arahan kepada 3 Kadis
untuk bersinergi membersihkan relief budaya karo di sepanjang dinding tebing
pintu masuk kota Brastagi.( SOLIDEO/SUMUT POS)

KARO, SUMUTPOS.CO -Sebagai kota wisata yang sudah terkenal ke manca negara, kondisi Kota Berastagi, Kabupaten Karo kian memprihatinkan. Selain terlihat makin kumuh, tatanan kota juga semraut.

Mirisnya, kondisi relief budaya Karo di dinding tebing sepanjang Jalan Berastagi – Medan, tepatnya di gerbang masuk kota juga tampak memprihatinkan. Tak ada yang peduli dengan relief-relief yang menggambarkan kebudayaan Karo itu. Tebing setinggi 3 meter tempat ukiran dan pahatan yang menyimpan sejarah budaya Karo tersebut kini dipenuhi lumut sehingga merusak struktur dinding pilar tebing terbuat dari campuran semen dan pasir itu.

Rumput juga terlihat mulai menutupi relief di bagian atasnya. Selama ini tebing yang tak jauh dari Tugu Perjuangan Berastagi itu menjadi pemandangan khas saat melewati jalan sepanjang Jalan Berastagi – Medan. Pada pilar tebing sepanjang puluhan meter itu terukir dengan jelas relief yang menggambarkan kekayaan budaya Karo. Seperti aneka buah dan sayuran hasil pertanian dataran tinggi Karo, alat-alat tradisional keperluan rumah tangga, alat upacara adat serta alat musik tradisional.

Pembiaran tersebut yang membuat Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH sangat prihatin. Terkelin makin kesal, karena selama ini ternyata tak ada pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang bertanggungjawab untuk mengurus relief tersebut.

Hal ini dibenarkan Daud Sembiring Kabag Organisasi Pemda Karo saat dipanggil ke ruang kerja kerja bupati, Selasa (11/12) siang.

“Benar pak bupati, selama ini belum ada OPD yang bertanggungjawab untuk memelihara dan membenahi relief-relief tersebut,” aku Daud.

Untuk itu, kedepan Daud mengaku bakal segera mengajukan dan merubah struktur organisasi agar pemeliharaan dan perbaikan baik segi pengecatan, dan pembersihan rumput di sekitar dinding relief akan dimasukkan ke OPD sesuai arahan Mendagri.

“Jika tidak ada OPD yang menangani sesuai tupoksinya, apakah kita biarkan? Di sini kita harus kreatif, artinya libatkan dan  perdayakan Satpol PP, Linmas dan pegawai Damkar dengan cara kerja bakti atau gotong royong, tanpa harus mengeluarkan anggarannya,” tegas Terkelin.

Program ini tanpa keluar biaya hanya butuh kepedulian dan kreatifitas antar lintas OPD, ada 3 (tiga) cara kinerja OPD itu,peduli tapi tidak cerdas, ada yang cerdas tapi tidak peduli, dan ada sama sekali tidak peduli dan cerdas, sebut bupati.

“Harapan saya kendepan buatkan program. Bagi tugas, kalau bisa tanggal 20 Desember 2018 ini damkar lakukan penyiraman dinding relief itu, baru anggota Satpol PP bertugas mengecatnya,” pinta bupati.

Sementara Kasat Pol PP Hendrik Philemon Tarigan menanggapi usulan dan program yang diutarakan bupati tersebut. Dia mengaku akan membuat  perencanaan di tahun 2019 sesuai petunjuk tadi akan kita ajukan kegiatan satpol PP bergabung dengan linmas serta damkar dengan kegiatan kerja bakti dan Bimtek dalam kurun  3 bulan atau 6 bulan akan kita laksanakan, kata Hendrik diamini Kakesbang Linmas Tetap Ginting, Drs. Eddi Ginting Kabid Damkar, Teguh Purba Kasi Damkar.

Pada tanggal 20 Desember ini, Hendrik berjanji akan mengerahkan  setengah  kekuatan Satpol PP yang berjumlah 307 orang dan 12 armada Damkar untuk mengatasi persoalan  tersebut. (deo/han)

 

 

Kejari Tebingtinggi Musnahkan Barang Bukti

MUSNAHKAN: Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel SH didampingi Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto ketika melakukan pemusnahan barang bukti. (SOPIAN/SUMUT POS)
MUSNAHKAN: Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel SH didampingi Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto ketika melakukan pemusnahan barang bukti. (SOPIAN/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Kejaksaan Negeri Tebingtinggi melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika yang sudah berkekuatan hukum tetap.

Pemusnahan barang bukti tersebut langsung dipimpin Kajari Tebingtinggi Muhammed Novel SH, Selasa (11/12).

Kajari menyebutkan, narkotika yang dimusnahkan merupakan sitaan dari 87 kasus yang ditangani sejak bulan Maret hingga Desember 2018, dan telah dinyatakan sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Adapun barang bukti narkotika dan obat-obatan terlarang yang dimusnahkan adalah ganja kering seberat 1051,46 gram, sabu-sabu seberat 292,17 gram, pil ekstasi sebanyak 0,6 gram, serta barang bukti berupa alat-alat yang digunakan para pelaku seperti alat hisap sabu (bong), timbangan digital, mancis dan telepon genggam milik para pelaku.

“Kegiatan ini dilaksanakan agar masyarakat Kota Tebingtinggi dapat melihat dan mengetahui, bahwa kejaksaan Kota Tebingtinggi serius dalam menangani setiap kasus-kasus narkotika dan obat-obatan terlarang serta turut mendukung pemerintah untuk melakukan pemberantasan narkoba,”jelasnya.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan dengan cara memblender dan dibakar.

Muhammad Novel kembali menyatakan kedepan pihak Kejaksaan Tebingtinggi akan terus meningkatkan kerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memerangi narkotika di Kota Tebinginggi, khususnya narkotika.

Hadir Kepala BNNK Tebingtinggi Kompol Bambang Rubianto, Kasi Barang Bukti Kejaksaan Okta Fadia Ginting serta Kasi Pidum Kejaksaan Okto Silaen. (ian/han)

 

Foto:sopian/sumut pos

MUSNAHKAN: Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel SH didampingi Kepala BNNK Tebingtinggi, Kompol Bambang Rubianto ketika melakukan pemusnahan barang bukti.

Hapus Daftar DPO

DIADILI: Hino Mangiring Hasibuan saat divonis bersalah menerima suap, Senin (10/12).( GUSMAN/SUMUT POS)
DIADILI: Hino Mangiring Hasibuan saat divonis bersalah menerima suap, Senin
(10/12).( GUSMAN/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS,CO – Hino Mangiring Pasaribu, Anggota BNNK Pematangsiantar divonis 1 tahun 3 bulan penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Medan, karena terbukti menerima suap untuk menghapus nama daftar pencarian orang (DPO) di institusi tempatnya bertugas. Dalam putusannya, majelis hakim yang diketuai Sri Wahyuni menghukum terdakwa dengan vonis 1 tahun 3 bulan.

Majelis hakim yang diketuai Sri Wahyuni dalam amar putusannya mengatakan, pemberatan atas perbuatan Hino yaitu melawan program pemberantasan korupsi yang digagas pemerintah. Hino, harus diadili sesuai perbuatannya.

“Lantaran dakwaan primer terhadap Hino Mangiring Pasaribu tidak terbukti tentu majelis hakim akan mempertimbangkan dakwaan subsider dalam mengadili terdakwa,” ucap Hakim Sri Wahyuni di ruang Sidang Cakra 5 PN Medan, Senin (10/12).

Terdakwa terang hakim, melanggar Pasal 5 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Mengadili Hino Mangiring Pasaribu dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 3 bulan dan menetapkan barang bukti berupa uang Rp5 juta dirampas untuk negara,” ucap Sri Wahyuni.

Usai membacakan putusannya, majelis hakim langsung menutup sidang yang berakhir menjelang malam tersebut.

Dalam putusan ini, vonis terhadap Hino Mangiring Pasaribu jauh lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Herianto Siagian, yang semula menuntut pidana penjara selama 2 tahun.

Sebelumnya dalam dakwaan JPU, Hinoditangkap oleh personel kepolisian dari Polres Pematangsiantar terkait suap penghapusan Daftar Pencarian Orang (DPO). Hino saat ditangkap menerima suap sebesar Rp 5 juta dari Joko Susilo.

Suap yang diberikan Joko Susilo pada 25 Agustus 2018 di Jalan WR Supratman, Pematangsiantar adalah untuk menghapus namanya dari daftar buronan BNN.

Selain itu, Joko, dalam dakwaan tersebut juga menginginkan agar sepeda motor miliknya yang ditahan BNN agar dikembalikan padanya.

Saat itu, sepeda motornya ditangkap BNN lantaran dipakai temannya bernama Muhammad Saleh dan Budi yang terlibat Narkoba.

Namun dalam kesaksiannya, Senin (15/10), justru membantah dakwaan maupun BAP yang ia akui sebelumnya. Joko mengaku diajak sejumlah personel kepolisian untuk menjebak Hino Mangiring Pasaribu.

Bahkan, Joko mencabut kembali BAP-nya. Dia mengatakan, personel kepolisian merancang pertemuannya dengan Hino

“Mereka mendatangi saya sore sore untuk menjebak si Hino. Saya pun tak ada memberikan uang sebesar Rp 5 juta, saya gak ada ambil uang di ATM yang disebut polisi itu,” kata Joko. (man/han)