Home Blog Page 574

Pelaksanaan Coklit Pilkada Serentak 2024, KPU Sumut Catat Sudah Capai 79 Persen

Pilkada serentak 2024.(ist/SUMUT POS)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Pelaksanaan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih di 33 Kabupaten/Kota pada Pilkada serentak 2024, dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), sudah mencapai 79 persen.

Hal itu diungkapkan oleh Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara, Frendianus Joni Rahmat Zebua saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (12/7).

Ia mengatakan proses Coklit masih terus berjalan dan berproses hingga 100 persen.

“Hingga tadi malam, Kamis 11 Juli 2024. Update sudah mencapai 79 persen Coklit kita lakukan di Sumut ini,” jelas Sumut, Frendianus.

Frendianus menjelaskan, Pantarlih melakukan Coklit terhadap 10.900.000 lebih jiwa di 33 Kabupaten/Kota, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024 dan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4 ) terbaru di Sumut ini.

“10.900.000 bila ikut dari pemilih baru, Kita masih update terus ini,” ucap Frendianus.

Frendianus mengungkapkan, KPU Sumut memiliki target hingga Sabtu 13 Juli 2024, jumlah penduduk di Sumut harus sudah di Coklit capai 90 persen.

“Ditargetkan untuk (Sabtu) besok, di Kabupaten/Kota harus sudah 90 persen. Ini saya sedang melakukan monitoring di lapangan Coklit di Kota Gunungsitoli, dan sedang menuju ke Kabupaten Nias Utara,” jelas Frendianus.

Untuk diketahui, KPU Sumut melakukan Coklit di 33 Kabupaten/Kota melibatkan
41.406 Pantarlih, dengan masa tugas selama satu bulan, dimulai 24 Juni hingga 25 Juli 2024. Nantinya DPT terbaru, memiliki hak suara pada Pilkada serentak 2024.

Lanjut, Frendianus mengungkapkan KPU Sumut menargetkan Coklit harus selesai atau 100 persen pada 20 Juli 2024. Menurutnya, ada sisa waktu 5 hari dari jadwal ditetapkan, untuk dilakukan perbaikan dalam pelaksanaan Coklit tersebut.

“Target aku tanggal 20 Juli 2024. Tapi, kalau salah input dan sebagainya, kalau bisa tanggal 20 Juli itu sudah 100 persen, sudah selesai. Tinggal saja, pekerjaan itu paling perbaikan-perbaikan saja,” kata Frendianus.

Frendianus mengungkapkan, kendala dihadapi Pantarlih saat melakukan Coklit ke rumah warga, saat didatangi ke rumah penghuni tidak ada pada siang hari. Kemudian, komunitas etnis tertentu susah dijumpai.

Dalam menyelesaikan kendala itu, Frendianus mengatakan Pantarlih berkordinasi dengan Kepala Lingkungan setempat, hingga warga itu di Coklit dengan benar.

“Persoalan di lapangan, petugas datang, tidak ada yang ada orangnya di rumah, misalnya komunitas etnis tertentu susah dijumpai. Sehingga petugas tanya-tanya dari luar, tapi tidak dikasih masuk. Mau bagaimana lagi,” tandas Frendianus.(gus/han)

Operasi Katarak Gratis Tambang Emas Martabe di Tiga Lokasi, Targetkan 1.300 Mata Katarak

DIABADIKAN: Tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan bidan desa di sekitar wilayah Tambang Emas Martabe, mengikuti Pekan Informasi Kesehatan Mata yang digelar PT Agincourt Resources, Senin (8/7), sebagai pembuka Rangkaian Operasi Katarak Gratis. (Dokumen PTAR)

BATANGTORU, SUMUTPOS.CO – PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe, untuk ke-10 kalinya menyelenggarakan Rangkaian Operasi Katarak Gratis “Buka Mata Lihat Indahnya Dunia”. Operasi katarak gratis tahun ini akan diadakan di Tapanuli Selatan, Pematangsiantar, dan Medan sepanjang Juli hingga September 2024, dengan target 1.300 mata buta katarak.

Seperti tahun lalu, PT Agincourt Resources (PTAR) menggandeng Rumah Sakit (RS) Mata Mencirim 77 Medan yang telah melakukan bedah katarak sejak 2005.

Deputy General Manager Operations PTAR, Wira Dharma Putra menyampaikan, komitmen perusahaan sangat besar terhadap kesehatan masyarakat, satu di antaranya terbukti dari penyelenggaraan operasi katarak gratis saban tahun sejak 2011. Operasi sempat ditiadakan karena terhalang bencana Sinabung dan pandemi Covid-19.

“Kami menyadari pentingnya kesehatan mata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui inisiatif yang dilakukan secara konsisten ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menurunkan angka kebutaan akibat katarak di Sumatra Utara,” ungkap Wira, saat membuka Pekan Informasi Kesehatan Mata di Batangtoru, Tapanuli Selatan, Senin (8/7) lalu.

Menurut Wira, PTAR sebagai pihak swasta dapat menyumbang percepatan penanggulangan katarak di Indonesia dengan cara mendorong sebanyak mungkin screening dan operasi katarak di berbagai daerah. Hal ini sejalan dengan Peta Jalan Penanggulangan Gangguan Penglihatan di Indonesia Tahun 2017-2030 yang diluncurkan Kementerian Kesehatan.

Senior Manager Corporate Communications PTAR, Katarina Siburian Hardono mengatakan, konsistensi perusahaan dalam mengeliminasi angka kebutaan membuahkan hasil yang luar biasa. Sejak 2011 hingga 2023, operasi katarak yang digelar PTAR telah menyembuhkan 10.571 mata pada 9.153 pasien. Mereka sudah bisa menikmati kehidupan yang lebih baik, demikian juga orang-orang di sekitarnya.

Tidak saja dari Tapanuli Selatan, penderita katarak yang menjalani bedah katarak besutan PTAR berasal dari Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Mandailing Natal, Pematangsiantar, Deli Serdang, Medan, dan Nias. Tercatat, pasien termuda berusia delapan bulan dan tertua 108 tahun.

“Karena komitmen kami adalah mendukung kesehatan mata masyarakat secara komprehensif, maka kami tidak hanya melakukan upaya kuratif melalui bedah katarak, melainkan juga upaya promotif dan preventif, salah satunya Pekan Informasi Kesehatan Mata,” tutur Katarina.

Pekan Informasi Kesehatan Mata menjadi pembuka Rangkaian Operasi Katarak Gratis yang bertujuan memberikan pengetahuan praktis tentang kesehatan mata, terutama katarak, kepada tenaga kesehatan, kader posyandu, dan bidan desa di sekitar wilayah tambang. Para peserta sosialisasi nantinya diharapkan mampu melakukan screening awal katarak di lokasi masing-masing, juga mengedukasi masyarakat tentang cara menghindari katarak. Karena setiap tahun mengikuti sosialisasi, para ujung tombak kesehatan masyarakat itu kian mumpuni dalam melakukan deteksi dini katarak.

Sebanyak total 15 kali kegiatan operasi katarak bakal digelar tahun ini. Operasi katarak pertama akan diadakan di Puskesmas Batangtoru, lokasi terdekat dengan area Tambang Emas Martabe. Operasi bakal diadakan sebanyak enam kali, yakni pada 20-21 Juli, 24-25 Juli, dan 2-3 Agustus.

Pematangsiantar akan menjadi lokasi kedua operasi katarak, tepatnya di RS Mata Siantar, dengan jadwal pada 27-31 Agustus. Lantas, pada 6-7 September dan 14-15 September operasi katarak diselenggarakan di RS Mata Mencirim 77 Medan.

Direktur Utama RS Mata Mencirim 77 Medan, Syarifuddin menekankan, katarak hanya dapat diobati oleh tindakan operasi. Satu teknik bedah katarak yang umum digunakan di negara berkembang yakni manual small incision cataract surgery, dengan durasi operasi 10-15 menit dan lama penyembuhan satu bulan.

“Tentunya sebelum menjalani operasi, calon pasien harus menjalani pemeriksaan mata dan kesehatan secara umum. Kami juga mengedukasi pasien tentang hal-hal yang perlu dilakukan dan tidak boleh dilakukan pasca-operasi. Seluruh layanan ini disediakan dalam program operasi katarak PTAR,” jelasnya.

Apresiasi atas penyelenggaraan operasi katarak gratis Tambang Emas Martabe disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Rudi Iskandar. Dia berharap layanan ini terus berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat bebas buta katarak.

“Kepada para kader Posyandu dan PKK tolong sampaikan informasi operasi katarak gratis ini kepada masyarakat desa. Harapannya, penderita katarak yang mendapatkan informasi tersebut bisa mendapatkan layanan kesehatan mata sehingga penglihatannya dapat pulih kembali,” ujarnya.

Roslaina Matondang, warga Aek Pining, Batangtoru, mengaku sangat terbantu, atas operasi katarak PTAR. Perempuan 65 tahun ini, menjalani operasi katarak PTAR pada 2023. Bila awalnya dia kesulitan melakukan aktivitas rumah tangga, setelah dioperasi dia dapat leluasa berkegiatan di rumah dan lingkup masyarakat.

“Jangan takut untuk menjalani operasi katarak. Hanya 10 menit saja tanpa rasa sakit. Setelahnya, saya dapat melihat indahnya dunia ini,” pungkasnya. (rel)

Sambut Tahun Baru Islam dan Bulan Bakti LPM Marelan, 100 Anak Yatim dan Duafa Disunat Massal

SUNAT MASSAL: Sekretaris DPC LPM Medan Marelan Azwar SAg (2 kanan), Ketua Yayasan Bina Taruna Deddy Sanjaya Tarigan SHI MM (3 kanan) dan OK Hatta (4 kanan) menghadiri sunat massal di Marelan.(ISTIMEWA)

SUMUTPOS.CO – SEBANYAK 100 anak dari keluarga kurang mampu dan anak yatim/piatu disunat massal di Sekolah Bina Taruna, Pasar III Marelan, Rabu (10/7).

Sunat massal ini merupakan kolaborasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Medan Marelan, Rumah Sakit Mitra Medika, Sekolah Bina Taruna, Saipul Bahri Center (SBC) dan Ade Jona Prasetyo.

Kegiatan ini diadakan dalam rangka kepedulian sosial kemasyarakatan dan menyambut Tahun Baru Islam 1446 H/2024 M pada Bulan Bakti LPM Marelan ke III.

Acara dihadiri Ibrahim Harahap dari Dinas Sosial Provsu, Sekretaris Kecamatan Medan Marelan Al Kautsar SSos, Ketua LPM Medan Marelan Selamat SP, Deddy Sanjaya Tarigan SHI MM dan Khairuddin (Yayasan Bina Taruna), Kasat Binmas Polres Pelabuhan Belawan AKP Arman S, Danramil Medan Marelan, Kepala Penghulu KUA Medan Marelan Salamun Simamora SAg dan undangan lainnya.

”Saya sebagai pihak yayasan sangat mengapresiasi kegiatan ini, sehingga hubungan baik antara lembaga pendidikan dan stake holder serta masyarakat sekitar kami juga semakin erat,” kata Ketua Yayasan Bina Taruna Deddy Sanjaya Tarigan SHI MM.

Melalui kegiatan ini, lanjut dia, dapat saling mengenal diantara kita serta melakukan berbagai hal yang positif dan bermanfaat bagi banyak orang. ”Kegiatan sunat massal ini tentu memberikan efek positif bagi banyak orang,” sebut Deddy Sanjaya Tarigan SHI MM.

Ia berharap LPM Medan Marelan untuk terus melaksanakan kegiatan secara berkesinambungan. ”Harapan kami agar wali Kota Medan, camat Medan Marelan dan masyarakat ikut mendukung kegiatan ini,” harapnya.

Ibrahim Harahap dari Dinas Sosial Provsu mengapresiasi kegiatan sosial yang dapat membantu keluarga yang kurang mampu. ”Semoga kegiatan ini bermanfaat. Kegiatan ini salah satu wujud dari gotong royong dan menunjukkan kita peduli pada anak-anak generasi bangsa,” katanya.

Camat Medan Marelan diwakili Al Kautsar (sekretaris camat) juga mengapresiasi kegiatan LPM Marelan. ”Ini bentuk dari eksistensi DPC LPM Marelan yang dapat berkolaborasi melaksanakan kegiatan. Kedepan dapat lebih banyak berbuat bagi masyarakat.

DPD LPM kota Medan diwakili Ahmad Sunara SP mengatakan bahwa sunat massal merupakan salah satu kegiatan sosial kemasyarakatan.

Ia juga mengemukakan bahwa LPM dibentuk berdasarkan Undang- Undang yang dapat menyalurkan kehendak masyarakat kepada instansi pemerintah. Karenanya pengurus LPM itu harus berjiwa sosial.

”Alhamdulillah, LPM Marelan telah berbuat sangat bagus bagi kepentingan masyarakat dengan melaksanakan sunat massal 100 anak yatim dan duafa pada saat masa libur sekolah,” ujar mantan camat Medan Belawan tersebut.

Ketua Panitia M Noor Arif SAg berterima kasih atas kehadiran pada masyarakat dalam rangka sunat massal 100 anak yatim dan duafa. ”Semoga mendapatkan berkah dari Allah SWT. Semoga kepedulian sosial ini bermanfaat bagi masyarakat,” sebut ketua panitia. (dmp)

Ninja Xpress Komitmen Dukung UKM Kembangkan Bisnis

Head of Public Relation Ninja Xpress, Ribka Pratiwi didampingi External Communication Ninja Express, Ahmad Safai bersama Pemred Sumut Pos, Asih Astuti dan Manager Iklan Hirzan, di Kantor Sumut Pos, Gedung Graha Pena, Jalan Sisingamangaraja Medan, Kamis (11/7). Dewi Syahruni Lubis/Sumut Pos

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Selama 8 tahun perjalanannya di bidang logistik, Ninja Xpress memperkuat komitmennya untuk mendukung UKM mengembangkan bisnis mereka.

Salah satunya melalui penyediaan ekosistem logistik yang terintegrasi dengan fasilitas pengiriman reguler dan Sameday Delivery. Kemudian fasilitas pergudangan, layanan pengadaan barang, sampai dengan pengiriman internasional.

Hal tersebut disampaikan Ribka Pratiwi, Head of Public Relations Ninja Xpress didampingi Ahmad Safai, External Communications Ninja Xpress saat kunjungan ke kantor harian Sumut Pos Rabu (11/07/2024) di Gedung Graha Pena Medan Jl. SM Raja KM 8.5 No. 134 Medan.

Kunjungan Ninja Xpress diterima Pemimpin Redaksi Sumut Pos, Asih Astuti dan Manager Iklan Hirzan. Ribka mengatakan, kunjungan ini selain ingin bersilaturahmi juga ingin mengenalkan Ninja Xpress lebih dekat ke media.

Dikatakan Ribka, sebagai sahabat UKM, Ninja Xpress juga menghadirkan insight untuk para pelaku UKM yang diberi nama Suara UKM Negeri. Ninja Xpress menerbitkan survey melalui Suara UKM Negeri yang dirilis setiap semester untuk dapat diakses oleh teman-teman UKM yang meliputi tren terkini dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh UKM.

Suara UKM Negeri sendiri pertama kali di-release pada tahun 2021 membahas mengenai Bagaimana UKM menghadapi pandemi.

Dua survey terbarunya yaitu Suara UKM Negeri Vol.4 mengenai “Seluk Beluk Social Commerce di Indonesia” rilis pada Februari 2024 dan yang terbaru adalah Suara UKM Negeri Vol.5 mengenai Fenomena Affiliate Marketing pada Social Commerce” yang baru saja dirilis Mei 2024.

” Ninja Xpress tidak hanya mengirim paket sampai ke tujuan, tetapi juga membantu UKM hingga ke tujuan mereka, misalnya ekspor barang ke luar negeri. Kita juga membantu mereka dengan mengeluarkan survei-survei. Survei tersebut menjadi pembelajaran untuk UKM. Seperti pada survei kita yang pertama di tahun 2020, kita buat survei ke 300 UKM, apa yang jadi permasalahan mereka. Keluhan mereka ternyata pada saat itu, karena pandemi Covid-19, sehingga mereka butuh bantuan marketing. Di sini kita berikan bantuan jika mereka mengirim barang menggunakan Ninja Xpress, maka bisa menikmati fasilitas foto dan video produk dari kita,” ujar Ribka.

Kemudian di Suara UKM Negeri kedua, Ninja Xpress ngomongin soal live selling. “Kita menemukan di riset UKM tersebut telah melakukan live selling. Nah, kitapun bantu dengan menyediakan studio live selling produk,” beber Ribka.

Dijelaskannya, UKM yang telah menggunakan ekspedisi Ninja Express untuk pengiriman barang di Sumut, sebanyak 45 ribu paket setiap harinya.

” Untuk harga kita kompetitif dengan standar reguler lamanya pengiriman barang selama 4 hari,” tandasnya.

External Communication Ninja Express, Ahmad Safai menambahkan, bahwa Ninja Express juga memiliki Aplikasi Ninja Biz. “Ini aplikasi untuk membantu pick up, dan aplikasi tersebut di download di Handphone (Hp) Android. Nantinya diregister, lalu muncul verifikasinya seperti apa. Jika sudah bisa digunakan, maka tinggal dimasukin detail paket dan penerimanya seperti apa,” katanya.

Menurut Ahmad, yang membedakan Ninja Biz dengan aplikasi ekspedisi barang lainnya, adalah dari segi pembayarannya. Jika di Ninja Biz pembayarannya di akhir, yakni dikirimkan invoice ke UKM, berkisar seminggu setelah barang diterima. “Ini juga memudahkan UKM untuk cash flow nya UKM,” tukasnya.

Pemimpin Redaksi Sumut Pos Asih Astuti dalam kesempatan ini menyampaikan terimakasih atas kunjungan tim Ninja Express dan berharap bisa terjalin kerjasama yang lebih erat lagi ke depannya. Baik dalam hal publikasi maupun even bersama. (dwi)

Rakor Kehumasan, Kepala LLDikti Sumut Minta Kampus Terus Perbaiki Kinerja

HUMAS: Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD (5 kanan) bersama pemateri, panitia dan peserta rapat kordinasi kehumasan perguruan tinggi se-Sumut, Kamis (11/7).(DEDDI MULIA PURBA/SUMUT POS)

SUMUTPOS.CO – KEPALA Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengungkapkan bahwa rapat kordinasi kehumasan di perguruan tinggi penting karena harus mengadaptasi kehumahasan era digitalisasi dan krisis dugaan sejumlah kasus di perguruan tinggi.

Hal ini disampaikan Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kehumasan bagi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Hotel Emerald Garden Medan, Kamis (11/7). Rapat berlangsung hingga Jumat (12/7) diikuti 100 peserta utusan 100 PTS di lingkungan LLDikti Wilayah I Sumut.

Kepala LLDikti Sumut yang pernah menjadi wartawan kampus selama empat tahun ini meminta peserta rapat kordinasi kehumasan dapat membuat berita yang akurat dan promotif untuk kampus. ”Kegiatan hari ini, kiranya dapat memperbaiki kinerja kampus,” katanya.

Prof Saiful Anwar Matondang MA PhD mengutarakan bahwa Humas ada kaitannya dengan promosi agar perguruan tinggi bisa bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri, badan usaha milik negara serta instansi pemerintah.

Ia menyebutkan bahwa Humas juga berkaitan dengan seni budaya, inovasi dan kreativitas mahasiswa. Hal ini membuat calon mahasiswa berminat untuk masuk perguruan tinggi. Humas, lanjutnya, juga berperan memberitakan prestasi dan kontribusi perguruan tinggi ke masyarakat. Dengan demikian masyarakat mengetahui prestasi serta kontribusi perguruan tinggi bagi dunia usaha, dunia industri dan masyarakat.

Berikutnya, kata kepala LLDikti Sumut yang paling rumit di Humas adalah apabila terjadi persoalan yang berat apabila terjadi dugaan kasus asusila, dugaan kasus plagiat, pemberian gelar profesor pada politisi dan pengusaha atau doktor/profesor yang tidak prosedural. ”Ini yang paling sulit dijawab Humas saat ditanya media. Kalau disampaikan, kampusnya akan down. Tetapi kalau tidak diberitakan juga harus ada keterbukaan publik,” ujarnya.

Ketua Panitia Rapat Koordinasi Kehumasan sekaligus Humas LLDikti Sumut Saidinal Akbar Saragih menyampaikan kegiatan ini merupakan yang perdana dilaksanakan LLDikti Sumut dengan mengundang 100 dari sekitar 200-an perguruan tinggi.

”Rapat kordinasi untuk mengkolaborasikan fungsi-fungsi kehumasan. Insya Allah, kedepan rapat kordinasi dapat diselenggarakan secara rutin setiap tahun untuk memajukan perguruan tinggi,” katanya.

Dalam rapat kordinasi ini kepala Humas, Protokoler dan Promosi Universitas Sumatera Utara (USU) Amalia Meutia MPSi menjabarkan materi tentang manajemen krisis pemberitaan di perguruan tinggi. Ia secara rinci berbagi pengalaman menangani kenaikan uang kuliah, plagiarisme, hak cipta dan ujaran kebencian di USU.

Pemateri lainnya adalah Founder Kampung Digital Deddy Pranata SE tentang Humas kreatif/media sosial, Kepala Humas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Dr Ribut Priadi MIKom tentang teknis pengelolaan kegiatan kehumasan) serta Kepala Humas Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah Nazriani Lubis MHum tentang pembentukan insan Humas PTS dan legitimasi kehumasan di setiap PTS. (dmp)

Pelindo Regional 1 Belawan Terima Kunjungan Visitasi Inovasi Pelayanan Publik Balai Diklat Keagamaan Medan

VISITASI: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menerima visitasi inovasi pelayanan publik dari Balai Diklat keagamaan Medan di Grha Pelindo Belawan, (IST/SUMUT POS)

BELAWAN, SUMUTPOS.CO – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Belawan menerima visitasi inovasi pelayanan publik dari Balai Diklat keagamaan Medan di Graha Pelindo Belawan, Rabu (10/7/2024).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penyelenggaraan pelatihan kepemimpinan pengawas yang berlangsung pada tanggal 03 Juni – 25 September 2024 yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Medan.

Pada kegiatan yang diikuti oleh 30 lebih peserta dari Balai Diklat Keagamaan Medan, Manager Pelayanan Roro dan Terminal Penumpang Regional 1 Pelindo Yulfiatmi menyampaikan paparan tentang pelayanan publik di area terminal penumpang, seperti terminal Bandar Deli Belawan yang telah dilengkapi fasilitas pendukung seperti garbarata, auto gate, tempat parkir, ruang inap untuk penumpang luar kota, ruang shalat, kursi roda, ruang menyusui, dan ruang tunggu.

Selanjutnya, Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 1 Fadillah Haryono dalam keterangannya, Kamis (11/7/2024) menyampaikan, bahwa informasi pelayanan publik tidak hanya dapat diperoleh melalui kunjungan/visitasi seperti ini, namun sebagian informasi juga dapat diperoleh dengan mengakses website Pelindo. Ini merupakan komitmen perusahaan sebagai perusahaan yang informatif.

Acara visitasi inovasi ini berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias dan semangat menggali informasi tentang pelayanan publik yang diselenggarakan Pelindo. Mereka menyampaikan saran untuk perbaikan pelayanan publik.

Acara ini diharapkan tidak hanya sebagai bagian dari pelatihan bagi Balai Diklat Keagamaan Medan, namun bagi Pelindo kegiatan ini menjadi wadah untuk memperoleh masukan yang dapat mendorong inovasi guna perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang diselenggarakan perusahaan.(san/han)

Gas Bumi Beyond Pipeline CNG Mengalir di Balikpapan

GASLinK: PGN bersama Gagas untuk pertama kali melayani pelanggan CNG di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – PT PGN Tbk selaku Subholding Gas Pertamina bersama anak usahanya PT Gagas Energi Indonesia (“Gagas”) kembali menegaskan komitmennya untuk memperluas pemanfaatan gas bumi melalui metode beyond pipeline. Kali ini, PGN bersama Gagas untuk pertama kali melayani pelanggan CNG di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sebelumnya, PGN melalui Gagas telah menyalurkan Gaslink ke area baru yaitu Denpasar dan Palembang di tahun 2023, tahun ini proses penyaluran gas bumi di Balikpapan telah terlaksana. PGN dan Gagas mulai menyalurkan Gas bumi untuk PT Bumi Liputan Jaya (Blue Sky Hotel) dengan volume penyaluran mencapai 700 MMBTU per bulan. Penyaluran gas bumi di Balikpapan juga sebagai salah satu upaya PGN untuk mendukung pengembangan Ibu Kota Negara (IKN).

PGN mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk menyediakan jaringan infrastruktur di IKN khususnya di hunian atau rumah dinas untuk menteri hingga pegawai di IKN. Pada tahap awal, sambungan jargas di IKN disediakan untuk 166 tower (hunian ASN) dan 34 rumah tapak menteri. Gas bumi disuplai dengan CNG yang bersumber dari Balikpapan atau Bontang di Kalimantan Timur.

Blue Sky Hotel akan memanfaatkan gas bumi untuk kebutuhan dapur dan laundry. Menurut Rachmad selaku Chief Engineering Blue Sky Hotel, penggunaan Gas bumi harapannya akan memberikan efisiensi yang siginifikan bagi mereka. “Penggunaan Gas bumi harapannya akan memudahkan operasional hotel dan memberikan efisiensi untuk bahan bakar hingga 25%,” katanya.

Direktur Komersial PGN Ratih Esti Prihatini mengatakan bahwa pengembangan pemanfaatan gas bumi PGN Group di Kalimantan didominasi dengan moda beyond pipeline. Ada juga layanan gas bumi untuk rumah tangga yang dikelola oleh afilasi perusahaan. Namun dari sisi kebermanfaatan tetap sama, PGN Group ingin memberikan pengalaman menggunakan energi yang efisien, praktis, aman, tersedia 24 jam serta ramah lingkungan bagi pelanggan.

Plt. Direktur Utama Gagas, Enro Situmorang menyampaikan, pihaknya akan memulai penyaluran gas bumi di Pulau Kalimantan melalui kota Balikpapan dengan proyeksi penyaluran gas bumi untuk sektor industri dan komersial hingga mencapai 1.500 MMBTU per bulan pada akhir tahun 2024.

“Selanjutnya kami harapkan kota-kota lain di Kalimantan akan merasakan hal serupa,” ujarnya.

Enro menambahkan Gagas bersama-sama dengan PGN akan terus mendukung Pemerintah mencapai Net Zero Emission pada 2060 salah satunya dengan perluasan pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi.

“Fokus kami saat ini adalah dengan memperluas pemanfaatan gas bumi khususnya untuk kota-kota maupun daerah yang belum terjangkau oleh jaringan gas pipa PGN,” ungkap Enro.

Saat ini, penyaluran gas bumi di Balikpapan akan didukung melalui penyaluran Gas bumi dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas “SPBG” di Balikpapan. Gas bumi yang dikompresi atau dikenal sebagai CNG, selanjutnya akan disalurkan ke lokasi pelanggan menggunakan Gas Transport Module “GTM”.

Selain CNG, PGN juga akan mempersiapkan pemanfaatan Gas bumi menggunakan Gas bumi yang dicairkan atau dikenal sebagai Liquified Natural Gas “LNG” untuk Kota Balikpapan dan sekitarnya. Pemanfaatan Gas bumi melalui metode LNG akan ditujukan khususnya bagi pelanggan-pelanggan industri yang membutuhkan pemanfaatan Gas bumi yang lebih besar. (rel/ram)

Inalum Luncurkan Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Rangka Tingkatkan Perekonomian Lokal

Peternakan burung di sekitar Jalur Transmisi perusahaan, Desa Lobu Rappa, Aek Songsongan, Asahan.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mengukuhkan komitmennya dalam pengembangan potensi ekonomi lokal melalui program peternakan burung puyuh yang berada di sekitar jalur Transmisi perusahaan, tepatnya di Desa Lobu Rappa, Aek Songsongan, Kabupaten Asahan.

Corporate Secretary Inalum Mahyaruddin Ende menyebut, bahwa perusahaan mendukung program pemerintah dalam penanganan stunting melalui program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Inalum terus menyerap dan mengembangkan potensi di wilayah operasional perusahaan secara khusus di daerah Jalur Transmisi.

“Dalam mendukung program ini, Inalum berkolaborasi dengan kelompok pemuda dan Pemerintah Desa Lobu Rappa. Bantuan berupa sarana prasarana peternakan burung puyuh telah diberikan dan hasilnya sudah mulai terlihat dengan panen perdana telur puyuh mencapai 2100 butir per hari.” ujar Mahyaruddin.

Telur puyuh dikenal memiliki manfaat kesehatan yang signifikan, di antaranya
mengandung protein dan lemak yang cukup tinggi. Program ini tidak hanya berfokus pada aspek bisnis, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat lokal yang dilibatkan secara langsung dalam setiap tahap pengembangannya.

“Kami melihat potensi bisnis yang menjanjikan dalam peternakan burung puyuh di wilayah ini. Selain mendukung perekonomian lokal, telur puyuh juga memiliki nilai gizi tinggi yang penting untuk pencegahan stunting dan peningkatan imunitas anak balita,” kata Daniel JP Hutauruk, selaku Senior Vice President CSR Inalum.

Rian, ketua kelompok pengembangan pertanian dan ternak burung puyuh di bawah daerah Transmisi Inalum menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Inalum.

“Kami merasa sangat terbantu tidak hanya dari segi bantuan fisik, tetapi juga dari pembinaan dan pendampingan selama proses pengembangan program ini,” ujar Rian.

Dengan terus mengoptimalkan potensi di sekitar wilayah operasionalnya, Inalum berharap dapat berkontribusi lebih lanjut dalam memperkuat ekonomi lokal dan mendukung kesehatan masyarakat, sesuai dengan komitmen berkelanjutan perusahaan. (rel/tri)