31 C
Medan
Monday, April 13, 2026
Home Blog Page 5761

Butler Kepincut Alwi

sutan siregar/sumut pos STARTER: Alwi Slamet membawa bola saat berlatih bersama PSMS. Alwi kemungkinan kembali jadi starter.
sutan siregar/sumut pos
STARTER: Alwi Slamet membawa bola saat berlatih bersama PSMS. Alwi kemungkinan kembali jadi starter.

Performa gemilang Muhammad Alwi Selamet pada laga kontra Persib Bandung membuat Pelatih PSMS, Peter James Butler kepincut. Alwi kemungkinan akan kembali dipasang di posisi full back kiri saat menghadapi Madura United di Stadion Teladan, Sabtu (17/11).

Memang posisi bek kiri bukan posisi asli Alwi. Pemain asal Maluku itu biasa bermain sebagai gelandang. Namun saat mendapat kepercayaan pertama kali oleh Butler, Alwi tampil sangat on fire.

“Saya senang sekali dengan Alwi. Saya tahu dia ada potensi. Dia punya mentalitas yang bagus. Dia tunjuk semuanya apa yang bisa dia beri untuk tim ini,” ujar Butler usai latihan, Rabu (14/11).

Kembalinya Gusti Sandria dari akumulasi membuat Butler punya opsi lain. Namun dia sepertinya sudah cukup kepincut dengan Alwi.

“Ada Gusti juga. Jadi sekarang ada dua full back kiri dan mereka akan berkompetisi. Tapi Alwi mungkin dia main,” bebernya.

Selain itu dari gambaran komposisi inti, Butler masih terlihat membwri kesempatan kepada Danie Pratama berduet dengan Roni Fatahillah di belakang. Danie sudah dipercaya menjadi starter di dua laga terakhir.

“Saya adalah pelatih yang loyal kepada pemain. Saya selalu merasa kalau ada satu pemain tidak bisa main tapi pemain lain bisa menggantikan. Jika dia main bagus mungkin dia tetap di posisi. Tapi untuk lawan Madura United saya belum buat keputusan. Saya masih mau lihat dalam latihan beberapa hari ini,” kata Butler.

Pelatih asal Inggris itu mengatakan waktu beberapa hari jelang laga kontra Madura United akan dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pada latihan tadi, Felipe Martins dan Shohei Matsunaga berlatih terpisah didampingi pelatih fisik, Nimrot Manalu di pinggir lapangan.

“Ada satu atau dua pemain yang harus dikhawatirkan. Felipe ada sedikit masalah. Matsunaga juga belum 100 persen. Jadi saya jaga mereka tidak ikut dalam rencana (latihan) hari ini. (Reinaldo) Lobo sudah ikut dua hari latihan. Masih cukup waktu recovery, saya tidak mau paksakan. Saya mau mereka santai. Tapi kerja keras dan bikin pasti tim yang siap untuk main hari Sabtu,” tambahnya.

Soal kualitas lawan bukan hal yang asing bagi Butler. Dia menilai Laskar Sape Kerap, julukan Madura United sangat berbahaya. “Saya tahu mereka punya bagus kualitas. Saya pelatih Persipura dimana kami menang 6-0 di Jayapura. Kami juga sempat jumpa di pra musim. Saya tahu mereka punya banyak pemain berbahaya.Tapi kami optimis,” ucapnya.

“Kami tidak pandang remeh kepada tim yang datang kesini. Sekarang semua orang yakin kami harus dapat tiga poin,” pungkasnya. (don)

Adelaide Resmi Dinyatakan Terkena Wabah Sifilis

Ilustrasi.
Ilustrasi.

ADELAIDE, SUMUTPOS.CO – Wabah sifilis telah dinyatakan terjadi di Adelaide, di saat yang bersamaan otoritas kesehatan setempat memperingatkan bayi yang belum lahir bisa meninggal dunia jika penyakit menular ini menyebar melalui rahim.

Otoritas Kesehatan Australia Selatan mengeluarkan peringatan kepada praktisi medis, menyatakan bahwa wabah sifilis secara resmi meluas ke Adelaide setelah sebelumnya terjadi di wilayah Far North, Eyre Peninsula dan wilayah barat negara bagian ini.

Wabah ini dimulai di wilayah Queensland pada tahun 2011, dan sejak itu ribuan orang di empat negara bagian telah terinfeksi.

Tanggapan Pemerintah Federal Australia terhadap wabah – yang termasuk tes respon cepat -ini belum mencapai Australia Selatan.

Respon itu telah diluncurkan di pusat-pusat wilayah pedalaman di Queensland, Wilayah Utara Australia (NT), dan Australia Barat.

Direktur pengendalian penyakit menular kesehatan Australia Selatan, Louise Flood, mengatakan telah terjadi “peningkatan kecil dalam kasus sifilis di kota Adelaide selama enam bulan terakhir”.

“Semua dokter disarankan untuk menawarkan tes sifilis kepada penduduk Aborijin dan Selat Torres untuk membantu mengendalikan wabah itu,” kata Dr Flood.

Data Otoritas Kesehatan Australia Selatan menunjukkan, 49 orang telah didiagnosa dengan sifilis terkait wabah di wilayah Far North, Eyre Peninsula dan wilayah barat sejak wabah itu dideklarasikan di daerah tersebut pada bulan November 2016.

Selanjutnya 15 kasus telah didiagnosa di kota Adelaide, dengan peningkatan pembawa penyakit dalam enam bulan terakhir.

Di antara kasus yang didiagnosa di Australia Selatan tahun lalu adalah bayi yang lahir dengan sifilis kongenital – bayi pertama yang lahir di negara bagian itu dengan penyakit fatal dalam 18 tahun terakhir.

Pada bulan Oktober, para profesional kesehatan mengatakan kepada ABC bahwa diperlukan waktu bertahun-tahun untuk menurunkan tingkat infeksi secara nasional, dan menyerukan kepada Pemerintah untuk mendanai program pencegahan jangka panjang dan berkelanjutan yang menggabungkan pendidikan kesehatan seksual dengan pelatihan.

Menurut data Departemen Kesehatan Federal Australia, ada lebih dari 2.300 kasus sifilis yang dilaporkan di empat yurisdiksi. Sebanyak tujuh bayi dilaporkan telah meninggal.

Penyakit ini biasanya bisa diobati dengan antibiotik termasuk penisilin. (abc/dtc)

Permudah Masyarakat Klaim Jasa Raharja, RS Kumpulan Pane, Satlantas dan Jasa Raharja Teken MoU

Sopian/sumut pos KERJA SAMA: Direktur RSKP dr Yohnly B Dachban, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan Iskandar dan Kacab PT Jasa Raharja Tebingtinggi Sumiriadi menandatangani kerja sama di ruang kerja Direktur RSKP, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (14/11).
Sopian/sumut pos
KERJA SAMA: Direktur RSKP dr Yohnly B Dachban, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan Iskandar dan Kacab PT Jasa Raharja Tebingtinggi Sumiriadi menandatangani kerja sama di ruang kerja Direktur RSKP, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (14/11).

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Penandatanganan kerja sama dilakukan masing-masing Direktur RSKP dr Yohnly B Dachban, Kasat Lantas Polres Tebingtinggi AKP Enda Iwan Iskandar dan Kacab PT Jasa Raharja Tebingtinggi Sumiriadi di ruang kerja Direktur RSKP, Jalan Kumpulan Pane Kota Tebingtinggi, Rabu (14/11).

Direktur RSKP dr Johnly Dachban menyampaikan kerja sama dilakukan semata-mata guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, khususnya bagi yang mengalami kecelakaan lalulintas, terutama dalam melakukan perawatan bagi korban. “Kemudahan lainnya bagi korban kecelakaan lalulintas nantinya selain memperoleh rawatan, juga pihak RSKP akan membantu dengan menyiapkan seorang petugas akan menguruskan untuk memperoleh asuransi dari jasa raharja, sesuai dengan prosedur dan tanpa dikutip uang jasa untuk pengurusannya,”bilang Jhonly.

Untuk itulah, kami (RSPK) dengan pihak Satlantas Polres dan PT Jasa Raharja Tebingtinggi melakukan kerja sama, karena pada prinsipnya kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik bagi semua warga.

Sementara itu, Kasat Lantas AKP Enda Iwan Iskandar menyambut baik inovasi yang dilakukan RSKP ini.”Kita sama-sama memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tugas dan bidangnya masing-masing, yang satu dengan lainnya saling terkait sesuai tugasnya,”kata Enda.

Sedangkan Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kota Tebingtinggi Sumariadi menyatakan pihaknya sangat terbantu dengan kerja sama ini, sudah jelas ketiga pihak akan saling mendukung dan setiap penanganan kasus korban kecelakaan lalu lintas kami akan turun bersama-sama.

“Kami akan senantiasa menyiapkan petugas untuk melayani, baik dari RSKP, Satlantas dan Jasa Raharja akan langsung turun menanganinya dan memprosesnya sesuai dengan peraturan. Kami pastikan tidak akan membebani korban kecelakaan lalu lintas, tidak ada biaya tambahan untuk pengurusannya,”katanya. (ian/han)

Ultah ke-70, Inilah Potret Pangeran Charles Bersama Keluarga

FOTO TERBARU: Kerajaan Inggris merilisi foto keluarga terbaru.
FOTO TERBARU: Kerajaan Inggris merilisi foto keluarga terbaru.

LONDON, SUMUTPOS.CO – Putra tertua Ratu Elizabeth II, Pangeran Charles, Rabu (14/11/2018), genap berusia 70 tahun. Untuk merayakan ulang tahunnya, Kerajaan Inggris merilisi dua foto keluarga terbaru. Kedua foto tersebut memperlihatkan Pangeran Charles duduk di bangku bersama istrinya, Camilla, sambil memangku Pangeran George. Sementara, disamping kiri Camilla ada Putri Charlotte yang nampak ceria.

Kedua anak Charles, Pangeran William dan Pangeran Harry, berdiri di belakang bangku bersama dengan istri mereka masing-masing. Kate Middleton nampak menggendong anak bungsunya, Pangeran Louis.

Diwartakan Sky News, foto itu diambil di kebun rumah Pangeran Charles di London, Clarance House, pada September lalu, oleh fotografer dari Getty, Chris Jackson. “Saya senang diminta untuk mengambil potret Pangeran Wales yang dikelilingi keluarganya, untuk merayakan ulang tahunnya ke-70,” katanya.

“Ini sangat istimewa mengabadikan potret keluarga yang santai dan informal sepanjang sore yang menyenangkan di kebun Clarence House,” imbuhnya.

Harpers Bazaar menulis, foto keluarga terbaru Pangeran Charles di kebun mengingatkan kembali saat momen dia dan mendiang Putri Diana serta Pangeran William pada 1983. Keduanya duduk di bangku taman bersama William yang masih bayi, di Istana Kensington.

Sebelumnya, Pangeran Charles juga pernah berfoto di bangku taman di Kastil Balmoral pada 1952. Saat masih anak-anak, dia dan adiknya, Putri Anne, berpose bersama ibunya, Ratu Elizabeth II. Pangeran Charles lahir pada 14 November 1948. Dia menjadi pewaris tahta kerajaan Inggris sejak 1952, saat usianya tiga tahun. Kala itu, ibunya resmi menjadi Ratu setelah kematian Raja George VI. (kps)

Wabup Sampaikan R-APBD 2019 Sergai

surya/sumut pos SERAHKAN: Wabup H Darma Wijaya menyerahkan nota pengantar Ranperda Pemkab Sergai kepada ketua DPRD Sergai H Syahlan Siregar ST digedung DPRD Sergai, Rabu (14/11).
surya/sumut pos
SERAHKAN: Wabup H Darma Wijaya menyerahkan nota pengantar Ranperda Pemkab Sergai kepada ketua DPRD Sergai H Syahlan Siregar ST digedung DPRD Sergai, Rabu (14/11).

SERGAI, SUMUTPOS.CO – Bupati Sergai Ir H Soekirman menyampaikan nota pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD Tahun 2019 dan RPJMD Tahun 2016 – 2021, di gedung paripurna DPRD Sergai di Sei Rampah, Rabu (14/11).

Dalam sambutannya melalui Wabup H Darma Wijaya menyampaikan, arah kebijakan pembangunan Tahun 2019, sesuai dengan RPJMD Kabupaten Serdangbedagai Tahun 2016-2021 difokuskan pada pengembangan produk unggulan daerah baik dalam hal inovasi dan promosi, peningkatan potensi Sumber Daya Alam (SDA) di antaranya pariwisata dan pengoptimalan pengembangan pembangkit listrik dari energi terbarukan, guna menunjang keberlanjutan stabilitas perekonomian Sergai.

Berdasarkan arah kebijakan di atas, maka tema pembangunan tahun 2019 adalah meningkatkan perekonomian Sergai melalui pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan potensi daerah khususnya sektor pertanian dan pariwisata, serta melakukan sinergitas pembangunan daerah dan desa.

Menurut Wabup Darma Wijaya, kebijakan strategis dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019 dari sisi penerimaan daerah, di antaranya peningkatan pelayanan pajak dan retribusi kepada masyarakat, peningkatan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi daerah, intensifikasi pajak dan retribusi, meningkatkan monitoring dan evaluasi pelaksanaan perda tentang pajak dan retribusi serta meningkatkan koordinasi baik dengan pemerintah provinsi maupun pusat. Sedangkan dari sisi belanja, lanjut Wabup, kebijakan strategis yang akan dilakukan antara lain difokuskan dalam percepatan pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik.

Disampaikan Wabup Darma Wijaya, tentang RAPBD bahwa dengan adanya beberapa kebijakan pemerintah yaitu kenaikan gaji PNS sebesar 5% TMT 1 Januari 2019, penerimaan CPNS sebanyak 310 orang, kenaikan jaminan kematian untuk PNS dari 0,32% menjadi 0,72%, amanat Permendagri Nomor 38 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2018 poin V bahwa untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pemilu pemda dapat mengalokasikan belanja tidak terduga.

Berdasarkan, surat edaran Mendagri nomor 971-7791 tahun 2018 tentang Juknis penganggaran dan pelaksanaan serta pertanggungjawaban dana BOS satuan pendidikan dasar negeri, penyesuaian penerimaan dana bagi hasil pajak dari provinsi sesuai hasil rapat dengan BPK Provinsi Sumut, penyesuaian dana yang bersumber dari APBN, penyesuaian target PAD serta penambahan program dan kegiatan prioritas SKPD yang belum teralokasi pada PPAS TA 2019. Maka rancangan APBD TA 2019 telah disesuaikan dengan kebijakan tersebut.

Kemudian, pendapatan daerah dalam RAPBD TA 2019 ditargetkan sebesar Rp. 1.570.104.307.000,- dari dana tersebut penerimaan dari PAD sebesar Rp. 126.023.379.000,- dan sumber dana perimbangan sebesar Rp1. 122.933.426.000,- serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 321.147.502.000,-.

Sementara itu, sambung Darma Wijaya, belanja daerah dalam RAPBD dan belanja daerah TA 2019 dialokasikan sebesar Rp. 1.570.104.307.000,- yang terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp. 887.081.973.587,50,- atau sekitar 56,50% dari total belanja. Belanja langsung sebesar Rp. 683.022.333.412,50,- atau 43,50%. “Sedangkan kebijakan pengeluaran pembiayaan pada TA 2019, pengeluaran pembiayaan daerah tidak dapat dialokasikan,”ujar Darma Wijaya.

Wabup Darma Wijaya menambahkan, tahapan penyusunan dokumen perubahan RPJMD dilakukan sebagaiman penyusunan awal RPJMD Kabupaten Sergai Tahun 2016-2021 dengan tetap melibatkan berbagai pemangku kepentingan adapun substansi yang mengalami perubahan, di antaranya penyesuaian terhadap Perda Kabupaten Sergai nomor 6 tahun 2016 tentang pembentukan perangkat daerah Kabupaten Sergai, penyesuaian manajemen kinerja yang terdapat dalam dokumen RPJMD dan penyesuaian target kinerja maupun 21 peraihan terkait adanya perubahan kebijakan nasional.

Dijelaskannya, untuk menjamin konsistensi perubahan RPJMD Kabupaten Sergai Tahun 2016-2021 dengan dokumen perencanaan pemerintah atasan, maka telah dilakukan penyelarasan dengan rancangan teknokratik RPJM Nasional 2020-2024 dan rancangan awal RPJMD Provinsi Sumut 2018-2023.

Diakhir sambutannya, Wabup Darma Wijaya berharap kedua ranperda ini dapat dilakukan pembahasan secara bersama-sama sampai pada akhirnya dapat ditetapkan sebagai peraturan daerah.

Turut hadir dalam rapat paripurna DPRD Sergai tersebut ketua DPRD H Syahlan Siregar, ST, para Wakil Ketua dan anggota DPRD, Sekdakab Drs. Hadi Winarno, MM, para Asisten, Staf Ahli serta Kepala OPD dilanjutkan dengan penyampaian penetapan Rencana Kerja DPRD Sergai Tahun 2019 serta laporan hasil reses anggota DPRD Sergai Masa Persidangan III Tahun 2018 oleh masing-masing perwakilan Daerah Pemilihan (Dapil). (sur/han)

Diskanla Sumut Sebut Moratorium KJA, DPRD Minta Kajian Menyeluruh Segera

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peraturan Gubernur (Pergub) Sumatera Utara (Sumut) Nomor 188/2017 tentang Daya Dukung dan Daya Tampung Pencemaran di Danau Toba atas keberadaan produksi ikan keramba jaring apung (KJA) sampai 2022, dibahas ulang. Atas dasar itu, saat ini diberlakukan moratorium penambahan jumlah budidaya oleh Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Sumut.

Kepala Diskanla Sumut Mulyadi Simatupang mengatakan bahwa soal kebijakan pengurangan KJA di Danau Toba akan dikaji kembali. Hal tersebut karena relevansi antara dasar pertimbangan dengan penetapan pengurangan produksi ikan KJA hingga 10 ribu ton per tahun pada 2022 mendatang, menjadi pertanyaan. Sebab kajiannya hanya dari segi lingkungan.

“Itu kan masih hasil kajian dari segi lingkungan. Untuk sosial ekonominya kan belum. Ini yang jadi pertanyaan, apakah masih relevan (Pergub dimaksud),” katanya.

Sebagimana diketahui sebelumnya, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kementerian Kelautan dan Perikanan (BRSDM KKP) menggelar focus group discussion (FGD) pada Agustus lalu. Ada enam rekomendasi untuk dibahas Pemprov dan DPRD Sumut, sebagai bahan kajian dalam rangka mengambil keputusan yang bersifat final.

Adapun diantaranya menetapkan daya dukung perairan Danau Toba untuk budidaya perikanan KJA sebesar 45.000 hingga 65.000 ton ikan per tahun. Menyesuaikan tata letak atau zonasi budidaya perikanan KJA di Danau Toba, sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 81/2014, tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan sekitarnya, serta peraturan lain yang berlaku. Sehingga mendorong dilakukannya perubahan visi Pergub sebelumnya.

“Jadi untuk pengurangan, kita masih moratorium, jangan ada dulu penambahan. Apalagi soal pengurangan ini kita harus hati-hati, mana yang lebih dulu,” sebutnya.

Menanggapi itu, Anggota Komisi B DPRD Sumut Richard Sidabutar menyarankan agar Pergub yang dikeluarkan di masa Tengku Erry Nuradi itu dicabut dulu. Sejalan dengan itu, harus ada riset melibatkan berbagai pihak dan instansi terkait. Sehingga penetapan daya dukung dan daya tampung berdasarkan berbagai pertimbangan dan kajian.

“Tetapi kita jangan abaikan soal kondisi lingkungan Danau Toba itu sendiri. Karena kita tahu, dari pusat sudah ada sebenarnya master plan melalui badan otorita Danau Toba. Sehingga kalau ini masih kontradiktif, ini bisa jadi bola liar,” jelasnya. (bal/han)

Pengungsi Rohingya Ogah Balik ke Myanmar

PENGUNGSI ROHINGYA: Pengungsi Rohingya yang berada di kamp pengungsi di Bangladesh. Pemerintah Myanmar mengumumkan, mulai November pihaknya siap menampung kembali engungsi Rohingya kembali ke Myanmar.
PENGUNGSI ROHINGYA: Pengungsi Rohingya yang berada di kamp pengungsi di Bangladesh. Pemerintah Myanmar mengumumkan, mulai November pihaknya siap menampung kembali engungsi Rohingya kembali ke Myanmar.

Pemerintah Myanmar mengumumkan bahwa mulai November ini pihaknya siap menampung kembali Muslim Rohingya yang berada di kamp pengungsi di Bangladesh, untuk kembali ke Myanmar. Namun, keputusan ini ditentang banyak pihak karena kondisi di Rakhine, Myanmar yang belum memungkinkan, dan kondisi pengungsi yang masih trauma.

Direktur Eksekutif Yayasan HAM Burma, Kyaw Win mengatakan, sejumlah pengungsi masih trauma dan belum siap untuk kembali ke Myanmar lewat repatriasi ini.

“Mereka masih trauma, takut dan telah dipaksa untuk melarikan diri keluar dari Myanmar,” katanya di acara diskusi terbuka oleh Komite Nasional Solidaritas Rohingya (KNSR) pada Rabu (14/11). “Ini tidak mudah dan butuh waktu, selama militer berkuasa sulit bagi mereka karena mereka butuh perlindungan,” kata Win.

Dia juga menyarankan, repatriasi ini harus ditunda karena pelaku pembantaian belum dibawa ke pengadilan. Sebab, masalah utama yang membuat para pengungsi trauma adalah belum adanya keadilan atas pembantaian yang terjadi kepada Muslim Rohingya.

“Kami sudah mewawancarai mereka, bahkan beberap amemilih untuk bunuh diri daripada kembali ke Rakhine,” ujarnya.

Sebagai informasi, terkait repatriasi Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi menyerukan agar Myanmar mengizinkan pengungsi Rohingya mengunjungi tempat asal mereka atau tempat pemukiman kembali untuk membuat penilaian independen mereka sendiri, apakah mereka merasa dapat kembali ke sana dengan aman dan bermartabat. (iml/JPC)

Tingkatkan Kualitas Hidup Keluarga, BKKBN Sosialisasi Program Lini Lapangan di Simalungun

IST BERSAMA:Sekretaris BKKBN Sumut Yusrizal Batubara bersama Anggota DPR RI H Anshori Siregar Lc dan tokoh masyarakat Hidayah Nasution yang juga anggota DPRD Sumut saat melaksanakan acara.
IST
BERSAMA:Sekretaris BKKBN Sumut Yusrizal Batubara bersama Anggota DPR RI H Anshori Siregar Lc dan tokoh masyarakat Hidayah Nasution yang juga anggota DPRD Sumut saat melaksanakan acara.

SIMALUNGUN, SUMUTPOS.CO – Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut bersama mitra kerjanya, yakni anggota DPR RI Komisi IX H Anshory Lc melakukan sosialisasi Program Lini Lapangan di Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Minggu (11/11).

Selain H Anshory, hadir sebagai pemateri dari Sekertaris BKKBN Sumut Yusrizal Batubara. Acara dibuka Dra Hidayah Nasution selaku tokoh masyakat yang juga anggota DPRD Sumut
Dalam kesempatanya, Anshory mengatakan ada tiga pembangunan yang strategis menjadi prioritas yang harus terus dilakukan. Yaitu, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sasarannya bukan pembangunan fisik tetapi juga pembangunan non fisik, yang tujuan akhirnya peningkatan kualitas keluarga,” ujarnya dihadapan 200 peserta yang hadir.

Anshory juga mengatakan ideal usia pernikahan yakni perempuan 21 tahun dan laki-laki 25 tahun. “Biasanya usia 20 tahun perempuan sudah sehat rahimnya untuk melahirkan,” ujarnya.

Sementara itu Sekretaris BKKBN Yusrizal Batubara dalam kesempatan mengatakan, bahwa saat ini BKKBN fokus meningkatkan kualitas hidup masyarakat menuju Indonesia sejahtera dengan sasaran adalah keluarga.

“Tujuan Program BKKBN yaitu meningkatkan kualitas hidup keluarga dan masyarakat, mendekatkan pelayanan Kependudukan Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga ( KKBPK), tentunya dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat, dan penguatan fungsi keluarga yang dilakukan terintegrasi lintas sektor,” ungkapnya. (azw/han)

Jadi Motivasi Sukseskan Program Kesehatan, Empat Pegawai Dinkes Tebingtinggi Terima Penghargaan

sopian/sumut pos TERIMA: Empat orang petugas tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan menerima penghargaan di Provinsi Sumatera Utara.
sopian/sumut pos
TERIMA: Empat orang petugas tenaga kesehatan di Dinas Kesehatan menerima penghargaan di Provinsi Sumatera Utara.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4 orang tenaga kesehatan di jajaran Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tebingtinggi terima penghargaan sebagai petugas teladan tingkat Provinsi Sumut.

Keempat petugas kesehatan yang menerima penghargaan tersebut diumumkan pada saat peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 tingkat Provinsi Sumatera Utara, di Lapangan Astaka Gedung Serba Guna, Kota Medan.

Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Tebingtinggi, dr Darlina dalam laporanya membeberkan mereka yang menerima penghargaan tersebut adalah drg Ifitriani Siregar juara I nakes teladan tingkat Provsu kategori dokter gigi, Elida Tri Yanthi Sipahutar Juara I nakes teladan Provsu kategori kesehatan Lingkungan, Fatimatuzzahra Amak juara I teladan tingkat Provsu kategori penata laboraterium dan Emelia Silitonga Ssi Apt juara II tingkat Provsu kategori Farmasi.

Kadis Kesehatan dr Nanang Fitra Aulia mengapresiasi keempat petugas kesehatan yang menerima penghargaan. Menurutnya, penghargaan tersebut sudah men jadi prestasi bagi para petugas Kesehatan Tebingtinggi. “Mereka telah membawa nama harum Kota Tebingtinggi dan layak mendapatkan reward, dan ini tentunya menjadi perhatian kami,”ujar Nanang.

Kepada segenap petugas di jajaran kesehatan Tebingtinggi, mari kita jadikan motivasi bersama atas prestasi rekan-rekan kerja kita tersebut untuk terus berbuat dan bekerja mensukseskan program pembangunan dibidang kesehatan Kota Tebingtinggi. (ian/han)

50 Daerah Belajar Smart City Binjai

Teddy Akbari/sumut pos CENDERAMATA: Sekda Pemko Binjai Mahfullah memberikan cenderamata kepada rombongan Komisi B DPRD Batubara, Rabu (5/9).
Teddy Akbari/sumut pos
CENDERAMATA: Sekda Pemko Binjai Mahfullah memberikan cenderamata kepada rombongan Komisi B DPRD Batubara, Rabu (5/9).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Kota Binjai sebagai kota yang APBD-nya tidak besar dan sangat terbatas dengan sumber daya manusia dan financial. Untuk mengatasi segala keterbatasan tersebut, diperlukan kerja sama atau collaboration.

Demikian dipaparkan Wali Kota Binjai H Muhammad Idaham sebagai narasumber pada acara Forum Berbagi Pengetahuan (knowledge sharing) Transformasi Pemerintahan Berbasis Digital dan Kota Cerdas di Ruang Rapat Soegijanto Soegijoko 1-2, Gedung Bappenas, Jakarta Pusat, Selasa (13/11).

“Kita tidak bisa jalan sendiri, kita harus bersatu dan berjalan bersama untuk dapat membangun dan mengejar segala ketertinggalan kita,”ujar Idaham.

Wali Kota dua periode ini tampil dengan membawakan tema Smart City Model and Transformation. Dalam paparannya berjudul “Digital Government : Strategies, Achievements and Planning of Binjai Smart City.”

Dia menjelaskan, pada tahap awal Pemko Binjai menjalin kerja sama dengan dua pihak sekaligus, yaitu Politeknik Negeri Medan sebagai institusi Pendidikan dan PT Telkom dari dunia Industri.

Ketiga pihak komit, bahwa penerapan konsep Smart City bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Kota. Namun juga sebagai tanggung jawab Politeknik Negeri Medan dan PT Telkom, sehingga resiko kegagalan juga siap ditanggung bersama.

“Dengan demikian keseriusan ketiga pihak tersebut jadi semakin tinggi dan komitmen tetap terjaga sampai pada saat sekarang ini,” kata Idaham.

Salah satu dari produk kolaborasi Pemko, Polmed dan Telkom adalah Digital Government atau e-Goverment yang masuk dalam dimensi Smart Government. Pembagian kategori dari e-Gov adalah Pemerintah ke Pemerintah, Pemerintah ke Masyarkat dan Pemerintah ke Dunia Usaha.

Berdasarkan kategori tersebut, lanjut Idaham, aplikasi dikelompokkan sehingga pembangunan database menjadi lebih efektif dengan penggunaan database satu batang.

Hal yang cukup membanggakan, sambungnya, sejak launching Smart City pada akhir tahun 2016. Sudah lebih dari 50 daerah yang berkunjung ke Kota Binjai untuk memperoleh pembelajaran penerapan Smart City.

Mulai dari daerah di Sumatera Utara hingga Jawa, Kalimantan, Sulawesi bahkan Papua. “Kami mencoba menularkan konsep yang kami terapkan kepada daerah-daerah lainnya,” jelas Idaham.

Selain Wali Kota HM Idaham, narasumber lainnya, di antaranya Prof Naoko Iwasaki dari Waseda University Japan, Prof Toshio Obi selaku Direktur APEC Digital Government dan Ketua Kompartemen Model and Transformation Standar, Asosiasi Prakarsa Indonesia Cerdas (APIC).

Turut hadir Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Airin Rachmi Diany, Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan, Kementerian PPN/Bappenas dan Deputi Bidang Kajian dan Pengelolaan Isu Ekologi, Sosial dan Budaya Strategis, Kantor Staf Presiden. (ted/han)