26 C
Medan
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 5778

Wali Kota: Mari Tingkatkan Semangat Kebangsaan

ist SAMPAIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan saat membuka Seminar Kebangsaan.
ist
SAMPAIKAN: Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan saat membuka Seminar Kebangsaan.

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Di usianya ke-73 tahun, semangat kebangsaan kita belum seratus persen. Masih banyak hal-hal yang terjadi, tidak menunjukkan semangat kebangsaan sebagai bangsa yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.

Demikian dikatakan Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan, saat membuka seminar Kebangsaan dalam mengenang sejarah masa lalu, untuk menumbuhkan semangat nasionalisme menuju masyarakat religius, cerdas, berdaya saing dan modern di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Jumat (9/11).

Hadir sebagai narasumber, Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan, Prof DR H Syahrin Harahap MA dan Ketua Prodi S2 ilmu sejarah fakultas ilmu budaya USU Medan, sekaligus ketua masyarakat sejarawan Indonesia cabang Sumatera Utara, DR Suprayitno MHum.

Dikatakan Umar Zunaidi Hasibuan, Indonesia ini terbentuk karena semangat para pahlawan untuk menghilangkan sekat-sekat suku, agama, ras dan antar golongan yang menjadikan bangsa Indonesia bersatu, dan merdeka sampai saat ini.”Mari kita bersatu, dan kedepan lebih tingkatkan lagi semangat kebangsaan kita,”pinta Umar.

Sementara itu, Prof DR H Syahrin Harahap MA mengatakan, bahwa sebuah kerajaan yang besar dan kuat dimasa lalu bisa hancur dikarenakan perang, pengkhianatan dan kebodohan secara terus menerus. Dan dimungkinkan Indonesia inipun akan bubar dan hancur.

Maka dari itu, lanjut Syahrin, kita bangkitkan semangat kebangsaan kita, jangan terpecah belah gara-gara beda partai, beda pilihan tapi harus bersatu dalam satu semangat kebangsaan .

“Kita harus menghargai pahlawan, para pelaku sejarah untuk menuju semangat kebangsaan yang cerdas, berdaya saing dan tentunya dalam era modernisasi yang ada seperti saat ini,”jelasnya.

Hadir dalam acara ini, Kajari Tebingtinggi Muhammad Novel, Kapolres Tebingtinggi diwakili Wakapolres Kompol V Siagian, Dandim 0204 DS diwakili, Asisten Administrasi Umum H Kamlan, Ketu FKUB Tebingtinggi Abu Hasyim Siregar, Kakan Kemenag Tebingtinggi Drs Saparudin, para OPD, Camat dan Lurah se Kota Tebingtinggi serta para guru sejarah dan mahasiswa se Kota Tebingtinggi. (ian/han)

Brimob Gelar Olahraga Bersama

TEDDY AKBARI/SUMUT POS GERAK JALAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham melepas peserta gerak jalan yang digelar Datasemen A Brimob Polda Sumut.
TEDDY AKBARI/SUMUT POS
GERAK JALAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham melepas peserta gerak jalan yang digelar Datasemen A Brimob Polda Sumut.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Datasemen A Brimob Polda Sumut menggelar senam bersama yang juga dirangkai dengan gerak jalan, Jumat (9/11).

“Senam bersama dan gerak jalan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Brimob ke 73 tahun,”kata Kepala Datasemen (Kaden) A Brimob Polda Sumut, AKBP Nugroho Tri Nuryanto.

Menurut dia, tidak hanya unsur Forkopimda saja yang mengikuti kegiatan tersebut. Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Sumut dan masyarakat di sekitar Den A Brimob pun juga turut ikut serta.

Dengan adanya kegiatan ini, Nugroho berharap, agar Polri semakin profesional, modern dan terpacaya (promoter) hingga dicintai masyarakat. “Dengan dilaksanakan olahraga bersama ini juga sekaligus mempererat tali silaturahim. Sebab, diikuti oleh semua unsur dan lapisan masyarakat. Kegiatan ini juga dapat menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” sambung perwira menengah yang akrab disapa Nugie ini.

Usai gerak jalan yang diikuti seratusan peserta, Den A Brimob Polda Sumut juga meberikan hadiah melalui doorprize. Sementara, Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham menyatakan, olahraga bersama ini bukan kali pertama digelar. Bahkan, kata dia, Pemerintah Kota Binjai juga menjadikan olahraga bersama sebagai kegiatan rutin dalam periode sebulan sekali.

“Kegiatan ini juga untuk membangun silaturahim di antara penyelenggara negara. Khusus pagi ini, Datasemen A Brimob yang menggelarnya. Korps Brimob bagian yang penting dalam menciptakan keamanan, ketertiban dan kenyamanan,” tandas Wali Kota dua periode ini. (ted/han)

Deliserdang Dapat Penghargaan dari Kemen PAN RB

ist PENGHARGAAN: Plt Kadis Pendidikan Deliserdang, Dr Hj Miska Gewasari MM saat menerima penghargaan Top Ten Favorite Exhibitor dari Menteri PAN RB, Syafruddin.
ist
PENGHARGAAN: Plt Kadis Pendidikan Deliserdang, Dr Hj Miska Gewasari MM saat menerima penghargaan Top Ten Favorite Exhibitor dari Menteri PAN RB, Syafruddin.

DELISEDANG, SUMUTPOS.CO – Program Inovasi di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Deliserdang meraih Top Ten Favorite Exhibitor pada acara International Publik Service  (IPS) Forum Tahun 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) di Jakarta Convention Center dari 7 hingga 8 November 2018 lalu.

Penghargaan sebagai Top Ten Favorite Exhibitor diserahkan langsung oleh Menteri PAN RB, Syafruddin kepada Pelaksana tugas (Plt). Kadis Pendidikan Kabupaten Deli Serdang Dr Hj Miska Gewasari MM pada acara Penutupan IPS FORUM, di Jakarta Convention Center, Kamis (8/11).

Ada program invosi Deliserdang yang mendapat penghargaan itu, seperti Inovasi Program Cerdas (Percepatan dan Apresiasi terhadap sekolah), Opungsari Basah Bang (Operasi Pungut Sampah Setiap Hari Bang Sampah Pembinaan Berjenjang) dan MeSRA Bertuah
Acara pagelaran Inovasi Pelayanan Publik dan Forum Diskusi Internasional yang dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla. Dihadiri oleh berbagai negara di antaranya USA, Jepang, Korea, Uni Emirat Arab, Azarbaizan, South Africa, Filiphina, dan India sebagai peserta. Kegiatan bergengsi ini juga diikuti oleh institusi,  lembaga, kementerian, BUMN, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Deliserdang, Dr Hj Miska Geawasari MM mengucapkan syukur alhamdulillah pada even gelar inovasi dan forum diskusi ilmiah Internasional Pelayanan Publik IPS Forum tahun ini, sehingga Kabupaten Deliserdang terpilih untuk tampil baik dalam sesi exshibisi maupun pada sesi Market Place, dan dapat pengakuan pula sebagai Top Ten Exhibitor.

“Saya bersyukur memiliki tim yang hebat, yang mampu mempresentasikan inovasi Cerdas, Opungsari dan MeSRA Bertuah di dalam exhibisi ini, bersama dengan lebih dari 100 exhibitor lainnya baik dari dalam maupun luar Indonesia, apalagi dipilih pula sebagai pembicara pada sesi Market Place bersama puluhan inovator lainnya,” jelas Miska saat menjelaskan pencapaian kerja tim IPS Forum Disdik Deliserdang.

Pada kesempatan itu juga, Miska dipilih sebagai speaker untuk menyampaikan inovasi Cerdas dan MeSRA Bertuah mengakui penyelenggaraan even tersebut luar biasa. Kegiatan tersebut menjadi ajang pertemuan inovator dan aneka inovasi pelayanan publik. Ratusan inovasi saling menginspirasi peserta dan menjadi referensi luar biasa baik bagi peserta maupun pengunjung.

Miska juga berharap kedepan akan semakin banyak lahir inovasi-inovasi luar biasa yang akan memberikan referensi bagi aparatur untuk dapat memberikan pelayan terbaik bagi masyarakat. OPD di Kabupaten Deliserdang telah banyak melahirkan inovasi yang kreatif dalam rangka meningkatkan akses dan kualitas pelayanan bagi masyarakat, dan diharapkan pada tahun mendatang akan semakin banyak inovasi pelayanan publik dari Kabupaten Deliserdang yang akan tampil pada ajang bergengsi tersebut.

Miska Gewasari juga menjelaskan bahwa saat peninjauan ke arena exhibisi, Menteri PAN RB Syafruddin, tampak serius mendengarkan pemaparan tentang Program Cerdas, Opungsari, dan Mesra Bertuah. Apalagi saat meninjau booth Inovasi Dinas Pendidikan Kabupaten Deliserdang waktu itu.

Syafrudin, mengaku cukup kenal dengan Kabupaten Deliserdang, karena pernah bertugas di Sumut sebelum meninggalkan booth Deliserdang. Dia berpesan agar Deliserdang dapat mengimbaskan praktik terbaik dari inovasi-inovasi yang telah dilahirkan ke daerah-daerah lain. (btr/azw)

UMK Binjai 2019 Diusul Rp2,4 Juta

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bersama Dewan Pengupahan sepakat menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) 2019 sebesar Rp 2.409.000. Usulan inipun tinggal menunggu persetujuan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

“Hari ini mau dibawa ke Gubernur Sumut, kalau sudah ditandatangani Pak Wali Kota. Prosesnya di daerah sudah selesai, tinggal dikirimkan ke Gubernur Sumut,”ujar Kepala Dinas Tenaga dan Perindustrian Perdagangan Kota Binjai, Tobertina Sitepu saat ditemui di Markas Komando Datasemen A Brimob Polda Sumut, Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur, Jumat (9/11).

Dijelaskan Tobertina, UMK Binjai 2019 yang semula diusulkan sebesar Rp2.303.403, seperti dibeberkan Wakil Wali Kota Binjai, Timbas Tarigan, mengalami perubahan. “Saya lupa angka pastinya, tapi kalau enggak salah, segitu (Rp2.409.00).

Penetapan UMK Binjai 2019 berdasarkan sejumlah indikator, salah satunya income per kapita di Kota Binjai yang terus mengalami peningkatan. Selain itu, inflasi juga naik,” kata Ketua Dewan Pengupahan Kota Binjai ini.

Dia menambahkan, munculnya angka UMK Binjai 2019 terbaru ini berdasarkan penetapan UMP yang ditetapkan Gubernur Sumut.

Penetapan itu, kata dia, merupakan rekomendasi hingga kesimpulan dihasilkan oleh Dewan Pengupahan.

“Ada rumusannya juga penghitungan UMK ini. UMK Binjai 2019 ini lebih besar dari UMP Sumut,” aku Tobertina.

Meski demikian, lanjut Tobertina, penetapan UMK Binjai 2019 ini tetap menuai protes dari kalangan buruh. Tapi, protes dimaksud secara nasional. Padahal, ujar dia, UMK Binjai sudah melebihi ?UMP Sumut 2019.

“SPSI seluruh indonesia tidak mengakui adanya PP 13. Makanya protes, acuan mereka Undang-Undang. Begitupun di Binjai protes itu tidak terjadi. Berhasil kami memberikan pemahaman,” kata mantan Kepala Dinas Pendapatan (Kadispenda) Kota Binjai ini.

Disoal apakah instansi yang dipimpinnya mendapat temuan perusahaan nakal yang tidak sesuai memberikan UMK kepada buruhnya, Tobertina mengaku ada. Hanya saja, Tobertina tidak merincikan berapa jumlah perusahaan nakal tersebut.

Pun demikian, kata dia, buruh maupun karyawan perusahaan swasta yang tidak memberikan gaji di bawah UMK adem. Artinya, tidak protes.

“Sepanjang perjanjian mereka buat bersama buruh tidak komplain, makanya tidak ada yang protes. Sebab semua ada perjanjian kerja,” ujar dia.

Lantas bagaimana Disnaker Perindag Binjai mengawasi perusahaan nakal ini? Tobertina mengaku kalau pihaknya dibantu pengawas tenaga kerja Sumut. “Nanti saya misi kedepannya karena Binjai sudah smart city, saya akan kasih tahu lewat link website untuk perusahaan nakal.

ari situlah kami nanti mengontrol perusahaan. Sampai hari ini, buruh di Binjai yang protes selalu berakhir mediasi. Karena kami punya mediator yang profesional dan bersertifikasi,” tandasnya. (ted/han)

4.208 CASN Karo Ujian di Kodam

.

KARO, SUMUTPOS.CO – Sebanyak 4.208 orang Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Pemkab Karo bakal mengikuti Seleksi Pengetahuan Dasar (SKD) di Kodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto KM 7,5 Medan.

SKD tes CASN Kabupaten Karo ini akan berlangsung selama tiga hari, terhitung Minggu (11/11) hingga Selasa (13/11). Para peserta akan bersaing merebut kuota 351 formasi yang tersedia.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Kamperas Terkelin Purba mengatakan, SKD adalah tahapan yang harus dilalui oleh pelamar setelah dinyatakan lukus seleksi atministrasi. Dipaparkan Kamperas, melihat jumlah pelamar, animo masyarakat Kabupaten Karo menjadi Abdi Negara masih sangat tinggi.

Hal ini terbukti dari banyaknya jumlah peserta yang mencapai 4.208 orang. “Kita berharap pelaksanaan seluruh tahapan seleksi ini berjalan dengan lancar dan akuntabel. Sehingga Pemkab Karo dapat memperoleh ASN yang profesional sesuai dengan kebutuhan,” harapnya.

Lanjut Kamperas, dalam pelaksanaan SKD, para peserta harus mengerjakan soal yang terdiri dari Tes Wawasan Kebangsaan (TWS), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKI). TWK diperlukan untuk menilai penguasaan dan pengetahuan dan kemampuan mengimplementasikan nasionalisme, integritas, bela negara, pilar negara,Bahasa Indonesia, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Repubkik Indonesia.

Sedangka TIU dimaksudkan untuk menilai intelegensia peserta seleksi yang meliputi, kemapuan verbal atau kemampuan menyampaikan ingormasi secara lisan maupun tulisan. Selanjutnya kemampuan numerik, atau kemampuan melakukan operasi perhitungan angka dan melihat angka-angka. Sementara TIU bertujun untuk melihat kemampuan figural yakni kemampuan yang berhubungan dengan kegesitan mental seseorang dalam menganalisa gambar, simbol dan diagram.

Selain itu juga kemampuan berpikir logis, atau penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analisis atau mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Soal-soal dalam kelompok TKP lanjut Kamperas, mencakup hal-hal terkait dengan pelayanan publik, sosial bidaya, teknologi informasi dan komunikasi, profesionalisme, jejaring ketja,integritas diri dan semangat berprestasi. (deo/han)

29 Penjabat Kades Terima SK

bambang/sumut pos SERAHKAN: Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menyerahkan SK pengangkatan 29 Penjabat Kades se Kabupaten Langkat.
bambang/sumut pos
SERAHKAN: Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menyerahkan SK pengangkatan 29 Penjabat Kades se Kabupaten Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menyerahkan SK pengangkatan kepada 29 orang penjabat Kepala Desa (Kades) se-Kabupaten Langkat, hingga menunggu pemilihan Kades.

Ngogesa mengharapkan agar Penjabat Kades yang terpilih dapat melanjutkan dapat melanjutkan program pembangunan Kades yang masa tugasnya telah berakhir.

“Kami yakin, telah memilih orang yang tepat, untuk mengisi kekosongan jabatan Kades ini, untuk melanjutkan visi dan misi kades sebelumnya, jadi jangan kecewakan kami,”pinta Ngogesa, Jumat (9/11).

Selain itu, Ngogesa juga berpesan agar bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitar, sehingga jalannya pembangunan desa tidak menemui hambatan. “Lakukan koordinasi dengan perangkat desanya, serta kepada tokoh agama/masyarakat/pemuda setempat. Jangan lupa berkordinasi dengan unsur Forkopimda sehingga program kerja terlaksana dengan baik,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kadis PMD Langkat Drs Jaya Sitepu mengungkapkan, bahwa penjabat Kades terpilih tersebut untuk 15 Kecamatan, yaitu Kecamatan Bahorok , Selesai, Salapian, Binjai, Secanggang, Hinai, Wampu, Sawit Seberang, Kutambaru, Padang Tualang, Tanjungpura, Gebang, Sei Lepan, Pangkalansusu, Pematang Jaya. “Kalau total Kadesnya 29 orang terdiri dari 29 Desa dari 15 Kecamatan di Kabupaten Langkat,” jelasnya.

Penyerahan SK yang dilaksanakan di rumah dinas Bupati tersebut, juga dihadiri Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin Mkes MM, Bupati terpilih Terbit Rencana PA SE, para asisten dan staf ahli Bupati, para kepala OPD Pemkab Langkat terkait, ketua KNPI Kabupaten Langkat, para Camat yang bersangkutan, para penerima SK Penjabatan Kades. (bam/han)

Tips-tips Bisnis Travel yang Wajib Anda Jalankan Kalau Ingin Sukses

Ilustrasi Travel
Ilustrasi Travel

Menjalankan bisnis travel merupakan jenis usaha dengan potensi yang begitu besar. Hal ini dibuktikan dengan tingginya angka perjalanan wisata di Indonesia, baik wisatawan domestik ataupun wisatawan mancanegara.

Berdasarkan data Kementerian Pariwisata (Kemenpar), angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2017 mencapai angka lebih dari 9 juta. Sementara itu, jumlah wisatawan domestik jauh lebih tinggi, lebih dari 265 juta kunjungan.

Seiring dengan berjalannya waktu, makin banyak tempat wisata baru yang menawarkan pengalaman tersendiri bagi para wisatawan.Kesuksesan dalam menjalankan bisnis travel tidak datang secara tiba-tiba.

Agar bisa menjalankan usaha travel dengan sukses, Anda wajib memilikirencanabisnis yang matang, mampu mengorganisasi secarabaik, mampumelayanikonsumendenganbaik.

Kemudian, memilikispesialisasibisnissertaterusbelajardanbepergianuntukmemperoleh ide dalam menawarkan konsep liburan baru kepada klien.

Selainitu, untuk memudahkan Anda dalam menjalankan bisnis travel Anda, layananaplikasi Mokapos wajib Anda gunakan.

Selainsekadar membantu dalam mengirim struk lewat email atau SMS. Mokapos juga membantu Anda dalam mencatat laporan, invetarisasi barang, pembayaran, dan sebagainya.

Demi Harga Diri

DUO ASING: Felipe Martins dan Tanidis diharapkan mampu menjaga harga diri PSMS di laga El Clasico Indonesia kontra Persib, Jumat (9/11) sore.
DUO ASING: Felipe Martins dan Tanidis diharapkan mampu menjaga harga diri PSMS di laga El Clasico Indonesia kontra Persib, Jumat (9/11) sore.

DENPASAR, SUMUTPOS.CO – Duel bertajuk El Clasico Indonesia menyajikan pertemuan PSMS kontra Persib Bandung dihelat di Stadion I Wayan Dipta, Jumat (9/11) sore nanti. Kondisi kedua tim berbeda 180 derajat, namun gengsi dan butuh poin membuat PSMS tak boleh gentar dengan status itu.

Persib saat ini menghuni posisi dua klasemen sementara Liga 1 Berbeda dengan PSMS yang saat ini menghuni juru kunci. Namun El Clasico tetaplah gengsi yang harus dipertahankan.

Pelatih PSMS, Peter James Butler mengatakan, timnya masih terus fight di sisa laga. PSMS tak boleh lagi melewatkan laga sisa tanpa poin karena itu sangat krusial untuk menyelamatkan diri dari degradasi. “Ada banyak situasi dimana satu minggu kami senang sekali, dan satu minggu lainnya pemain sangat sedih. Kami masih fight hingga pertandingan akhir musim ini. Kami ingin membuat poin dekat dengan tim-tim lain yang situasinya sulit seperti kami (posisi bawah klasemen). Tapi kami yakin untuk besok,” kata Butler.

Bayangan buruk saat dibantai Arema 5-0 pada laga away terakhirnya harus segera dilupakan. Pertahanan PSMS harus lebih siap karena lini serang Maung Bandung juga jauh lebih dahsyat dari Arema FC.

Apalagi PSMS masih belum komplet. Masih tanpa Reinaldo Lobo yang cedera, Antoni Putro Nugroho, dan Gusti Sandria yang terkena akumulasi. “Ada sedikit masalah dengan pemain cedera dan akumulasi, tapi kami datang ke sini dengan mentalitas yakin, kita coba dapat poin,” ujarnya.

Butler sadar jika Persib memang kualitasnya berada di atas timnya. Namun dirinya selalu berusaha memotivasi pemainnya untuk tidak takut dengan perbedaan itu. “Mungkin Persib tim bagus, paling besar di Liga Indonesia. Finansial, gaji, bonus mungkin 10 kali lebih tinggi dibanding PSMS Medan. Ada banyak bintang, banyak motivasi dari luar, dari finansial juga.

Saya motivasi sendiri pemain saya. Namun, situasi sekarang pertandingan buat harga diri, kami harus main untuk pride orang Medan. Kalau kita survive itu sangat baik. Tapi kami tidak datang untuk dipermalukan,” tegasnya.

Komposisi pemain tentu bakal berubah. Rachmad Hidayat kemungkinan bisa turun sebagai starter mendampingi Felipe dan Frets. Erwin Ramdani bisa menjadi opsi. Sementara di tengah Tanidis bersama Legimin dan Azis harus menghadapi kuatnya lini tengah Persib yang digawangi Hariono. Lini belakang juga bakal kembali menduetkan Roni Fatahillah dan Danie Pratama. Namun Ezechiel bisa menjadi ancaman.

Persib yang tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen PSM dengan 53 poin tentu juga akan habis-habisan. “Persiapa kami sangat baik selama ini di Bandung. Pertandingan besok sangan penting bagi Persib dan Medan juga butuh poin. Kami harus menangi pertandingan ini untuk menjaha peluang juara,” ujarnya, Kamis (8/118) dalam sesi temu pers.

Meski begitu, Persib tak bisa memainkan skuad terbaiknya, karena beberapa diantaranya cedera, seperti Jonathan Bauman. Selain itu, Persib juga harus bertanding tanpa In Kyun Oh, Febri Hariyadi dan Dedi Kusnandar. Namun, Gomez memastikan skuadnya butuh menang dan harus menang. “Target utama kita memenangkan pertandingan, besok pertandingan krusial bagi Persib,” tegasnya.(don)

Lagi, Madina di Kepung Banjir dan Longsor, 77 Rumah Hanyut JALINSUM Putus

Ridwan Hasan/metro tabagsel/jpgPUTUS Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Saba Pasir, Kecamatan Kotanopan amblas akibat dihantam air Sungai Batang Gadis, Kamis (8/11). Akibatnya, arus lalu lintas putus total.
Ridwan Hasan/metro tabagsel/jpg
PUTUS: Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Desa Saba Pasir, Kecamatan Kotanopan amblas akibat dihantam air Sungai Batang Gadis, Kamis (8/11). Akibatnya, arus lalu lintas putus total.

MADINA, SUMUTPOS.CO – Beberapa daerah di Sumatera Utara (Sumut) masih dirundung cuaca ekstrem. Khususnya di kawasan Kabupaten Mandailingnatal (Madina), yang kembali dilanda banjir dan longsor, Rabu (7/11) malam. Sejumlah rumah hanyut dan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Bahkan fasilitas umum seperti jalan lintas Sumatera (Jalinsum) putus.

INFORMASI yang diperoleh, sejumlah kecamatan di Kabupaten Madina diguyur hujan pada siang hingga malam hari dalam beberapa hari belakangan ini. Puncaknya pada Rabu (7/11) hingga Kamis (8/11) dini hari.

Sungai Batang Gadis meluap dan merendam kawasan pemukiman mulai pukul 21.00 WIB. Seperti di Komplek STAIN Madina dan perumahan Vinago yang tak jauh dari komplek pendidikan STAIN Madina. Rumah warga dan fasilitas umum di sekitar komplek tersebut hancur diterjang derasnya air Sungai Batang Gadis.

Pemukiman penduduk digenangi air. Warga, pelajar dan mahasiswa yang bertempat tinggal di komplek itu terpaksa diungsikan di gedung serba guna Desa Parbangunan. Lalu, pada Kamis (8/11) pagi, warga setempat kembali ke rumah masing-masing guna membersihkan material banjir, rumah warga pun tampak dipenuhi lumpur dan sisa banjir lainnya.

“Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB, waktu itu kami berada di warung kopi, dan sebagian keliling mengawasi Sungai Batang Gadis, ternyata debet air sudah mencapai jembatan, dan sekejap saja air meluap dan menggenangi pemukiman warga perumahan Vinago,” sebut Muammar (25), warga yang bertempat tinggal di sekitar perumahan Vinago kelurahan Dalan Lidang Panyabungan.

Menurutnya, luapan air itu sangat cepat menggenangi pemukiman penduduk di sekitar komplek STAIN maupun perumahan Vinago. “Genangan air sangat cepat, sehingga warga tak bisa menyelamatkan apa pun kecuali menyelamatkan diri dan anggota keluarganya,” ungkapnya.

Selain menggenangi pemukiman penduduk dan menyebabkan rumah warga rusak, banjir juga menyebabkan jalan hotmix menuju komplek STAIN hancur diterjang banjir. Akses jalan terputus karena badan jalan sudah hanyut dibawa sungai.

Sementara debet air Sungai Batang Gadis yang berada dekat dengan perumahan Vinago pada Kamis pagi sudah mulai surut, tampak di sekitar jembatan rangka baja itu potongan-potongan kayu, dan jalan di sekitarnya turut amblas dan terkelupas.

Tertuang Dalam KUA-PPAS Rancangan APBD 2019, Dewan Soroti Utang DBH Rp3,8 Triliun

prans/SUMUT POS R Sabrina, Ketua TAPD Sumut
prans/SUMUT POS
R Sabrina, Ketua TAPD Sumut

MEDAN, SUMUTPOS.CO – DPRD Sumut dan Pemprov Sumut memang sudah menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rangcangan APBD 2019. Namun begitu, masih ada beberapa poin di KUA PPAS yang patut dikritisi DPRD Sumut, diantaranya anggaran Rp3,8 triliun untuk membayar utang Dana Bagi Hasil (DBH) atau Bagi Hasil Pajak (BHP) ke kabupaten/kota.

Juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumut saat paripurna lalu Zeira Salim Ritonga mengakui, pihaknya secara keseluruhan telah menyepakati bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Sumut, usulan naskah KUA-PPAS yang akan dilanjutkan dengan laporan nota keuangan oleh Gubernur Sumatera Utara (Gubsu).

“Memang kita sudah tandatangani naskahnya, dan sudah sepakat. Tapi itu masih secara garis besarnya saja. Masih usulan pendapatan, penerimaan, dana perimbangan dan rencana pembiayaan. Belum sampai rinci dari masing-masing OPD (Organisasi Perangkat Daerah),” ujar Zeira, Kamis (8/11).

Diakui Ziera, dari nilai Rp15,2 triliun yang tertuang dalam KUA-PPAS Rancangan APBD Sumut 2019 tersebut, mereka memberikan perhatian kepada usulan pembayaran utang sebesar Rp3,8 Triliun, yakni dari DBH tahun sebelumnya dan tahun berjalan 2019. Sementara dari belanja langsung, selisihnya begitu dekat yakni Rp4,9 Triliun. Sehingga menurut mereka, hal ini perlu diperhatikan dan dibahas lagi pada paripurna berikutnya sebelum disahkan.

“Gubernur kan inginkan Sumut Bermartabat, dengan mengalokasikan anggaran pembangunan yang dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Sehingga dengan besaran ini, kita bertanya, kenapa bisa sampai begitu besar pembayaran utang provinsi?” katanya.

Pertanyaan lainnya lanjut Zeira, adalah karena pada tahun sebelumnya, dirinya menerima informasi bahwa utang Pemprov ke kabupaten/kota sebagian besar sudah dilunasi. Sepeti halnya pembiayaan untuk kepentingan Pilkada, adalah diambil dari hasil rasionalisasi angggaran APBD 2018. “Kenapa sampai sebesar itu anggarannya (utang DBH). Ini yang akan kita bahas dan pertanyakan lagi ke gubernur. Karena dengan anggaran sebesar itu, maka program belanja langsung pembangunan infrastruktur, menjadi berkurang,” sebutnya.

Karena itu, pihaknya juga akan mencari cara seperti menawarkan adanya langkah mencicil utang tersebut agar alokasi yang diterapkan di APBD, tidak begitu besar. Sehingga dana tersebut, dat digunakan untuk kepentingan pembangunan yang bermanfaat dan bermartabat. “Nanti akan kita bahas lagi. Tapi tetap kita minta gubernur memikirkan itu. Bagaimana visi misi menjadikan Sumut Bermartabat bisa tercapai dengan baik. Maka kita akan dorong itu,” katanya lagi.

Sebagaimana diketahui, TAPD dan Banggar telah menyepakati usulan KUA-PPAS R-APBD Sumut 2019 sebesar Rp15,2 untuk pendapatan dan Rp15,4 untuk belanja. Hal ini diharapakan dapat selesai hingga pengesahan Ranperda tersbut sesuai aturan di Permendagri 38/2018 tentang pedoman penyusunan APBD 2019.