Home Blog Page 5789

Tasikmalaya Banjir Bandang Setinggi 2 Meter

jawa pos TINGGI: Sejumlah bangunan terendam banjir di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11). Di Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sekira pukul 03.00 WIB ketinggian air mencapai antara 30 centimeter hingga 2 meter.
jawa pos
TINGGI: Sejumlah bangunan terendam banjir di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Selasa (6/11). Di Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sekira pukul 03.00 WIB ketinggian air mencapai antara 30 centimeter hingga 2 meter.

TASIKMALAYA, SUMUTPOS.CO – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat (Jabar) Dicky Saromi, menyampaikan informasi, telah terjadi banjir bandang di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (6/11).

Pasalnya hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi ini telah mengguyur Tasikmalaya sejak pukul 20.00 WIB Senin (5/11) hingga 04.00 WIB Selasa (6/11).

Dengan intensitas hujan ringan dan deras ini, mengakibatkan terjadinya luapan aliran sungai Cipatujah di Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya. Hal ini menyebabkan sedikitnya 3 Kecamatan terendam banjir. Berdasarkan informasi, 3 Kecamatan yang terdampak yakni Cipatujah, Karangnunggal, dan Culamega.

“Tiga kecamatan, dan tercatat sedikitnya 50 kepala keluarga di Cipatujah terendam banjir. Untuk Karangnunggal dan Culamega masih dalam tahap verifikasi,” ungkap Dicky, Selasa (6/11).

Adapun ketinggian air di 3 Kecamatan bervariasi, yakni di Cipatujah antara 50 centimeter-1,8 meter pada pukul 01.00 WIB.

Sedangkan di Karangnunggal pada pukul 03.00 WIB antara 30 centimeter-2 meter. Bahkan berdasarkan laporan, ditemukan 4 korban jiwa dengan jenis kelamin 2 laki-laki dan 2 perempuan. Namun, data korban masih dalam proses identifikasi pihak terkait, karena tidak ditemukan identitas apapun yang dibawa.

Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung, dan BPBD Jabar tengah mengirimkan tim untuk bantuan dan pendampingan penanganan bencana di Kabupaten Tasikmalaya tersebut. (ona/jpc/saz)

Antisipasi Bola Mati, Timnas Bertolak ke Singapura

jawa pos BERANGKAT: Skuad Timnas Indonesia sudah bertolak ke Singapura, Selasa (6/11).
jawa pos
BERANGKAT: Skuad Timnas Indonesia sudah bertolak ke Singapura, Selasa (6/11).

SUMUTPOS.CO – Timnas Indonesia sudah bertolak ke Singapura, Selasa (6/11) untuk menghadapi ujian perdananya di Piala AFF 2018. Berbekal persiapan intensif sepekan terakhir, Garuda berharap bisa mengawali turnamen dengan start mulus.

Timnas sudah mempelajari kekuatan lawan. Terlihat sesi latihan terakhir di Stadion Wibawa Mukti, Selasa (6/11) berlangsung sangat serius. Fokus latihan hanya kepada variasi-variasi saat set piece bola mati.

Menurut pelatih Timnas Indonesia Bima Sakti, sesi latihan ini menjadi penting agar para penggawa Garuda memiliki banyak opsi untuk memaksimalkan peluang bola mati menjadi gol.

“Hari ini kami hanya latihan bagaimana set piece, baik corner kick, free kick, dalam kondisi menyerang maupun bertahan. Karena nanti di Singapura kita tidak ada latihan itu lagi,” terangnya, usai sesi latihan.

Bima meyakinkan, bahwa timnya sudah siap dan tinggal mematangkan beberapa hal dalam organisasi permainan saja. “Nanti di Singapura kami hanya mau fokus terhadap organisasi permainan menyerang dan bertahan. Tujuannya agar semua pemain mengerti posisinya saat ada situasi seperti ini, atau itu, sudah ditentukan tanggung jawab masing-masing,” ungkapnya.

Indonesia sendiri akan memulai perjuangan di fase grup melawan Singapura di National Stadium, Kallang, Singapura, pada 9 November mendatang. Tiga poin menjadi incaran mutlak yang ingin diraih skuat Garuda.

Skuat Garuda sempat menggelar doa bersama dan foto satu tim di lounge hotel sebelum masuk ke dalam bus. Saat momen itulah, beberapa pengunjung dan petugas hotel tampak berebut untuk berfoto bersama.

Di sisi lain sebelum berangkat ada pemandangan menarik saat Saddil Ramdani secara gentleman mendatangi skuad Timnas Indonesia. Dia langsung meminta maaf sedalam-dalamnya karena masalah pribadinya itu sempat mengganggu persiapan Indonesia di Piala AFF 2018.

Kasusnya dikabarkan selesai secara damai. Saddil pun tetap berangkat ke Jakarta. Namun, bukan untuk gabung Timnas Indonesia. Dia datang untuk meminta maaf secara langsung kepada Bima Sakti. “Kami bersyukur masalah Saddil selesai. Kami berharap ini jadi pembelajaran buat Saddil. Dia sudah minta maaf kepada saya, PSSI, dan teman-temannya,” bilang Bima Sakti.

Menurut Bima, yang dilakukan Saddil patut diapresiasi. “Tapi, ini menjadi pembelajaran dan dia berjanji bangkit di kemudian hari, serta tidak mengulangi kejadian kemarin,” tandas Bima. (dkk/jpnn/don)

Operasi Zebra Toba, Sudah 20 Ribu Pengendara Ditilang

SUTAN SIREGAR/SUMUT POS RAZIA: Petugas Kepolisian memeriksa surat kendaraan pengendara bermotor saat razia. Razia tersebut selain untuk meningkatkan tertib lalu lintas dan disiplin pengendara bermotor, juga mempersempit gerak pelaku kejahatan.
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
RAZIA: Petugas Kepolisian memeriksa surat kendaraan pengendara bermotor saat razia.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Operasi Zebra Toba 2018 telah berjalan sepekan. Selama pelaksanaannya, Polda Sumatra Utara (Sumut) mencatat masih banyak terjadi pelanggaran yang dilakukan masyarakat dalam berlalu lintas.

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menyampaikan, hingga Senin (5/10), tercatat sebanyak 23.484 pelanggaran yang sudah terjadi. Untuk tilang ada sebanyak 20.157 perkara dan teguran 3.946 perkara.

Jumlah ini, lanjut MP Nainggolan, mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2017 lalu, dimana pelanggaran yang tercatat di hari ke 7 Operasi Zebra Toba hanya terjadi sebanyak 21.347 pelanggaran.”Untuk tilangnya 18.596 perkara dan teguran 3.289 perkara. Jadi ada mengalami kenaikan,” jelasnya Selasa (6/11)

Sementara itu, untuk jumlah kecelakaan lalulintas (lakalantas), terdata, jumlah kejadian yang terjadi mencapai 39 kasus. Dari kejadian itu tercatat, 29 orang meninggal dunia, 14 orang luka berat, dan 27 luka ringan. “Kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp 156.550.000,” paparnya.

Jumlah ini juga, sambung Nainggolan, juga mengalami peningkatan dibandingkan Operasi Zebra Toba 2017 lalu. Dimana jumlah lakalantas yang terjadi hanya 27 kejadian, 10 orang meninggal dunia, 11 luka berat, dan 34 luka ringan, dengan kerugian materil Rp 78.450.000.

“Untuk jajaran Polres yang banyak terjadi lakalantas ialah di Satlantas Polrestabes Medan, dengan 6 kejadian kecelakaan, korban tewas 6 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 4 orang dengan kerugian materil Rp 27.050.000,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto menyampaikan, dalam Operasi Zebra Toba 2018 ini, pihaknya mengerahkan sebanyak 1.491 personel, yang di antaranya terdiri dari pasukan lalulintas, Sabhara, Brimob, Reskrim, TNI, Dishub dan instansi terkait lainnya. Sesuai jadwal, Operasi ini dilakukan sejak tanggal 30 Oktober hingga 12 November mendatang.(dvs/ila)

Warga Harus Pahami Hak dan Kewajiban di Perda Pajak Parkir

SOSIALISASI: Anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H. Asmui Lubis, SPd.I menggelar sosialisasi Perda Perubahan Pajak Parkir nomor 1 Tahun 2017 di Jalan Persamaan, Gang Rahmad Kelurahan Sitirejo 1, Medan Amplas.
SOSIALISASI:
Anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H. Asmui Lubis, SPd.I menggelar sosialisasi Perda Perubahan Pajak Parkir nomor 1 Tahun 2017 di Jalan Persamaan, Gang Rahmad Kelurahan Sitirejo 1, Medan Amplas.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Anggota DPRD Medan, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) H. Asmui Lubis, S.Pd.I menggelar sosialisasi Perda Perubahan Pajak Parkir nomor 1 Tahun 2017 di JalanPersamaan, Gang Rahmad Kelurahan Sitirejo 1, KecamatanMedan Amplas, baru-baru ini.

Dalam kesempatan tersebut, Asmui mengingatkan pentingnya terkait ketertiban berkendaraan, khususnya parkir di Kota Medan yang belakangan terus menjadi sorotan serta pengelolaannya yang nantinya menjadi pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Perda ini wajib dipahami warga masyarakat demi terwujudnya tertib berlalu lintas serta pemahaman tentang pajak perparkiran di Kota Medan,” jelasnya.

Dijelaskan Asmui, dalam Perda ini diatur terkait kewajiban warga yang harus dipenuhi dalam penegakan pajak Parkir. “Di sana ada hak dan kewajiban warga. Dan sepenuhnya harus dipahami sehingga tidak terjadi diskomunikasi di masyarakat,” jelasnya.

Asmui menegaskan, Dinas Perhubungan harus menegakkan Perda No 1 Tahun 2017 BAB XIII A pada Pasal 32 C yakni bagi penyelenggara tempat parkir wajib bertanggungjawab atas kehilangan kendaraan yang hilang akibat kelalaian penyelenggara tempat parkir.

“Ini yang harus dipahami warga, karena permasalahan kehilangan kendaraan di tempat parkir kerap menjadi masalah. Dengan adanya produk hukum ini, warga menjadi terlindungi dan penyelenggara pajak parkir serius dalam melaksanakan tugasnya,” ucap Asmui.

Selain mengatur tentang kehilangan kendaraan, Perda ini juga mengatur tentang tarif parkir yang meliputi tarif parkir roda dua dan roda tiga untuk tarif parkir tetap, tarif dasarnya Rp2.000 sampai Rp3.000.

Sedangkan tarif parkir parkir progressif roda empat ke atas yakni tarif dasarnya sebesar Rp3.000 sampai Rp5.000 untuk satu jam pertama dan penambahan sebesar Rp2.000 sampai Rp4.000 untuk setiap penambahan satu jam berikutnya.

“Sedangkan untuk tarif parkir tetap VIP, tarif dasarnya Rp35.000 tanpa dikenakan penambahan tarif parkir dan untuk tarif parkir tetap valet, tarif dasarnya sebesar Rp40.000 tanpa dikenakan penambahan tarif parkir,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Perda No 1 Tahun 2017 tentang perubahan atas Perda Kota Medan No 10 Tahun 2011 tentang pajak parkir terdiri XIII BAB dan 32 pasal. (rel/ila)

Asa Nyonya Tua Kunci Tiket

LAWAN MANTAN Christiano Ronaldo dan Paulo Dybala siap menggempur gawang Manchester United demi mengamankan tiket 16 besar, Kamis (8/11) dini hari nanti.
LAWAN MANTAN
Christiano Ronaldo dan Paulo Dybala siap menggempur gawang Manchester United demi mengamankan tiket 16 besar, Kamis (8/11) dini hari nanti.

TURIN, SUMUTPOS.CO – Juventus ingin segera mengunci tiket babak 16 besar Liga Champions. Syaratnya, mereka harus menumbangkan Manchester United di Allianz Stadium, Kamis (8/11) dini hari.

Juventus masih sempurna di Liga Champions musim ini. Mereka sudah menyapu bersih tiga laga awal dengan kemenangan Bahkan unggul lima poin dari MU di peringkat kedua. Maka kemenangan akan menjamin Juventus lolos.

Juventus sedang dalam performa yang benar-benar luar biasa musim ini. Juara Serie A belum terkalahkan dalam kompetisi apa pun, dan mereka telah memenangkan 13 pertandingan yang sangat mengesankan dari 14 pertandingan kompetitif mereka musim ini. Kekalahan kompetitif terakhir mereka kembali di pertengahan April, yang berarti mereka sekarang tak terkalahkan dalam 19 pertandingan.

“Kami ingin memberi hadiah kepada suporter. Namun, MU memiliki skuat berkualitas. Maka pertandingan nanti pasti sengit,” tegas Pjanic, dikutip situs resmi klub. “Inilah pentingnya laga ini. Kami bisa melaju ke putaran selanjutnya,” kata Pjanic.

Juventus tentu berharap banyak kepada Cristiano Ronaldo sang mantan yang berpotensi menyulitkan MU. CR7 sudah mengemas tujuh gol dan lima assist di Serie A musim ini. Meskipun memang belum menyumbangkan gol maupun assist untuk Bianconeri dalam dua penampilannya di Liga Champions, tapi ada peluang bagi sang all-time top scorer kompetisi ini untuk membuka rekening gol tersebut saat menghadapi United di Turin nanti.

Namun Juventus takkan diperkuat Douglas Costa. Sementara itu, kondisi Mario Mandzukic, Federico Bernardeschi hingga Miralem Pjanic sedikit meragukan.

The Red Devils beruntung lolos hanya dengan defisit satu gol pada leg pertama di Old Trafford, dan mempertimbangkan Juventus telah memenangkan 5 dari 7 laga kandangnya dengan setidaknya selisih 2 gol musim ini, maka diprediksi tuan rumah akan memenangkan laga nanti.

Sementara The Red Devils telah mengalami penurunan performa sejak Sir Alex Ferguson pensiun, tetapi musim ini mungkin akan menjadi yang terburuk.Meski menang dari Bournemouth pada akhir pekan, MU tampil buruk sepanjang laga. Ini membuatnya menjadi 3 kemenangan dari 9 pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, dan mereka hanya mendapatkan 4 poin dari 3 pertandingan Liga Champions.

Setan Merah memenangkan 7 dari 15 pertandingan kompetitif musim ini, kalah lima kali. Saat tandang mereka telah kalah dua kali, tetapi kebobolan 10 gol yang mengecewakan dalam 7 pertandingan. Ini termasuk kebobolan 3 gol saat melawan Brighton dan West Ham, dan sekarang lini belakang mereka yang goyah harus menghadapi gempuran Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala.

Bek MU asal Italia, Matteo Darmian sangat mengenal Juventus. Semasa bermain di Torino, dia mengakui kehebatan Si Nyonya Tua. “Juventus adalah sebuah klub yang sangat besar, salah satu yang terbesar di dunia. Tentu saja mereka adalah klub terbesar di Italia dan sudah merebut tujuh gelar juara liga secara beruntun,” ucap Matteo Darmian, melansir dari situs resmi Man United, Selasa (6/11).

“Mereka punya organisasi permainan yang rapi dan bermain dengan sangat kompak. Cukup sulit memang untuk mencuri gol. Jadi, kami harus sangat fokus dan berusaha mencetak gol lebih dulu kemudian memenangkan pertandingan,” imbuh lulusan akademi AC Milan itu.

Juventus menang enam kali, dua kali seri, dan kalah 5 kali dari 13 pertemuan melawan Manchester United di kompetisi Eropa. Setan Merah kalah dua laga tandang terbarunya di Liga Champions melawan Juventus, dengan yang terakhir adalah kekalahan 3-0 pada tahun 2003. (bbs/don)

Siswa SMA Tewas Tabrak Truk

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Gilang Permana (16) tewas di tempat. Siswa salah satu SMA di Medan itu menabrak truk yang ada di depannya. Sedangkan temannya, Marsudi Utomo (16) mengalami luka robek di kepala dan dahi.

PERISTIWA tersebut terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Km 11,3, Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli, Senin (5/11) malam.

Malam itu, Gilang yang tinggal di Jalan Mangaan, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli membonceng Marsudi. Akibat tidak melihat truk yang ada di depan, keduanya dengan kecepatan tinggi menabrak truk bernomor polisi B 9581 UYZ.

Sepeda motor Honda Vario yang dikemudikan korban ringsek, Gilang tewas di tempat. Sedangkan Marsudi yang menetap di Jalan Mangaan, Kecamatan Medan Deli luka-luka.

Marsudi kemudian langsung dilarikan menuju RSU Mitra Medika.

Sedangkan jenazah Gilang dievakuasi ke RSU dr Pirngadi Medan. “Kereta itu kencang kali saat melintas dari Medan. Mereka tidak hati-hati, makanya nabrak truk itu,” kata warga di lokasi.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Ipda Hidayat Hasibuan mengatakan, truk yang ditabrak korban kabur. Pihaknya, masih menyelidiki truk yang ditabrak korban. “Korban sudah kita visum ke rumah sakit, truknya yang kabur, tidak ada warga yang melihat, karena kejadiannya malam,” kata Hidayat.(fac/ala)

Pria Beristri 6 Cabuli Ponakan Bertahun-tahun

Pelakunya
Pelakunya

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Tengku Bahtiar alias Ayah Afie (63) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di pengadilan. Pasalnya, di bawah ancaman senjata air softgun, pria beristri 6 ini tega mencabuli keponakannya selama bertahun-tahun.

Akibat ‘arus bawahnya’, warga Jalan Setia Budi, Medan Selayang ini harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Medan. Ia terancam pidana penjara selama 10 tahun.

Nota tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) S Silaban di hadapan Ketua Majelis Hakim, Sri Wahyuni Batubara.

“Meminta kepada majelis hakim yang mengadili perkara ini agar menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa selama 10 tahun dan denda 100 juta subsidair 3 bulan kurungan,” ujar JPU Silaban di ruang sidang Cakra 5, PN Medan, Selasa (6/11).

“Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 81 ayat 2 yang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain,” tandasnya.

Usai pembacaan tuntutan, majelis hakim menutup persidangan dan melanjutkannya pekan depan dengan agenda pembacaan pembelaan (pledoi) terdakwa.

Sementara ibu korban, Rani yang datang ke persidangan tersebut mengaku tidak puas dengan tuntutan itu. Katanya tuntutan itu sangat ringan dibandingkan perbuatan bejat terdakwa terhadap anaknya, sebut saja Bunga (13).

“Dari kelas 6 SD dia sudah ditidurinya di bawah ancaman pistol sama dia (terdakwa), masa cuma 10 tahun tuntutannya, berapa lagi nanti vonisnya,” protes Rani usai sidang kepada wartawan.

Bunga sendiri yang turut serta bersama ibunya itu lebih banyak diam. Ia hanya menutup wajahnya dengan kerudung yang ia kenakan.

“Dari kelas enam SD sudah digituin Pak Afie, aku diancam pakai pistol, memang ada aku dibelikan Hp yang dijanjikannya untuk tutup mulut,” beber Bunga.

JPU Silaban saat dikonfirmasi berkilah kalau tuntutannya sangat ringan.

Menurutnya pasal yang ia terapkan sudah pas sesuai dengan perbuatan terdakwa.

Namun anehnya, mengapa Undang-Undang Darurat atas airsoft gun yang dipakai terdakwa tidak dimasukkan ke dalam tuntutannya.

“Cuma softgun sajanya, lagian kan udah kita masukkan pasal kekerasannya,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam JPU menyebutkan, terungkapnya kasus ini bermula saat korban cerita kepada kakaknya bahwa telah dinodai pelaku yang merupakan pamannya (suami dari adik ayahnya).

Perbuatan keji itu sudah berlangsung lama yakni saat korban tinggal di rumah pelaku. Saat itu korban tamat SD hingga terbongkar saat duduk di bangku kelas 2 SMP.

Tak terima dengan perbuatan pelaku, korban bersama keluarganya melapor ke Polda Sumut hingga akhirnya pelaku ditangkap dan diadili.(man/ala)

Jurtul Dibekuk, Bandar tak ‘Disentuh’

Diva Suwanda/Sumut Pos INTEROGASI: Kanit Pidum Satreskrim Polres Langkat Iptu Bram Chandra menginterogasi tersangka di Mapolres Langkat.
Diva Suwanda/Sumut Pos
INTEROGASI: Kanit Pidum Satreskrim Polres Langkat Iptu Bram Chandra menginterogasi tersangka di Mapolres Langkat.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Personel Unit Pidum Sat Reskrim Polres Langkat meringkus juru tulis (Jurtul) togel. Namun hingga saat ini, tak satu pun bandar judi togel di Kabupaten Langkat mampu ‘disentuh’.

MN alias Memet (42) adalah penulis yang ditangkap. Memet dibekuk di Gang Datuk, Kelurahan Pelawi Utara, Kecamatan Babalan Kabupaten Langkat, Senin (5/11) malam.

Kini tersangka yang tinggal tak jauh dari lokasi penangkapan itu, mendekam di sel tahanan Mapolres Langkat.

Selain tersangka, petugas juga mengamankan 2 unit handphone, pulpen, buku tafsir mimpi, selembar kertas berisi rekap angka keluar dan uang Rp255.000. Seperti biasa, keberhasilan polisi tak lepas dari informasi masyarakat. Informan menyebut, di lokasi penangkapan ada seorang pria yang kerap menjual togel. Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Juriadi membenarkan anggotanya mengamankan jurtul togel.

“Tersangka setelah kita introgasi mengakui dia menjual togel sudah 3 bulan. Bahkan omzetnya sebesar Rp1 juta setiap hari,” singkat Juriadi.(bam/ala)

Tahanan Narkoba Polrestabes Tewas, Polisi Selidiki Pembawa Makanan

.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Seorang tahanan kasus narkoba di dalam Rumah Tahanan Polisi (RTP) Polrestabes Medan, tewas usai memakan nasi bungkus, Senin (5/11) siang.

Tahanan narkoba yang tewas diketahui berinisial IR alias M, warga Perumnas Mandala. Ia tewas usai menyantap makanan yang dibawa salah satu pengunjung.

Namun, polisi tak bisa terburu-buru menyatakan kematian tahanan itu karena memakan makanan itu.Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto kepada wartawan menyebut, pihaknya masih menunggu autopsi terhadap IR. 

“Dia (IR) tewas setelah makan siang yang dibawa salah satu keluarga tahanan. Namun, ada lima tahanan lain yang ikut makan tapi tidak ada reaksi pada mereka. Untuk itu kita lakukan autopsi agar mengetahui penyebab kematiannya,” ujar Dadang.

Menurutnya, sesuai prosedur, pihaknya telah tentu akan memeriksa terlebih dulu makanan yang masuk sebelum sampai ke tahanan di dalam RTP.

“Jadi sebelum memberikan makanan ke tahanan petugas, kita melakukan pengecekan terlebih dahulu dengan mencicipi makanannya. Jadi nggak benar kalau ada lima tahanan lain yang kritis karena keracunan. Kejadiannya pukul 13.30 WIB. Makan bersama teman-temannya, kemudian jatuh dan dibawa ke rumahsakit,” katanya.

Dadang mengaku, sudah diturunkan tim untuk menyelidiki siapa yang membawa makanan tersebut.

“Masih dalam penyelidikan siapa yang membawa makanan. Sampel sudah diambil untuk melihat isi dari makanan. Sudah diturunkan Propam dan Reskrim untuk memetakan penyebab kematian korban,” katanya.

Amatan Sumut Pos di RTP sementara Polrestabes Medan, Kapolrestabes Medan didampingi Kasat Reskrim AKBP Putu Yudha turun mengecek ke dalam sel tahanan. Selain dia, Wakapolrestabes Medan, AKBP Rudi Rifani juga turun ke dalam sel tersebut.(dvs/ala)

Mobil Bermuatan Satu Keluarga Ditabrak Kereta Api, 3 Tewas 10 Luka-luka

SELAMAT: Ridho, salah satu korban yang selamat dalam kecelakaan yang merenggut nyawa tiga kerabatnya, Selasa (6/11).
SELAMAT: Salah satu korban yang selamat dalam kecelakaan yang merenggut nyawa tiga kerabatnya, Selasa (6/11).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mobil Suzuki Ertiga BK 1525 HE bermuatan satu keluarga ditabrak kereta api (KA) tanpa gerbong. Akibatnya, 3 penumpang tewas. Sedangkan 10 lainnya luka-luka.

NAAS itu terjadi di perlintasan KA, Jalan Iliyas, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, Selasa (6/11) pukul 00.45 WIB. Ketiga korban tewas masing-masing, Sherly (32), Lina Sinulingga (55) dan Nurhaini (60). Ketiga korban yang merupakan kerabat dekat ini menetap di Lorong 8, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

Sedangkan korban luka masing-masing, Isnawati (30), Ridho (12), Abel Permata Sari (10), Rafael (7), Friska br Aritonang (35), Ana (16), Rolen Siahaan (34) dan Deko (10). Mereka merupakan warga Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan.

Kemudian, Hendro (28) warga Cimahi Timur, Kecamatan Medan Belawan dan Ricky Fandebos (30) warga Jalan Rawe VI, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Deli.

Hasil keterangan saksi dan korban menyebut, malam itu para korban baru saja pulang jalan-jalan. Namun saat melintas di perlintasan KA tanpa palang, sebuah KA tanpa gerbong yang datang dari Belawan menuju Medan melintas dan menabrak mobil korban.

Akibatnya, mobil tersebut terseret hingga 50 meter lalu menghantam salah satu rumah warga. Kecelakaan itu, menghebohkan warga sekitar. Kereta api itu pun langsung meninggalkan lokasi.

“Mobil itu tak lihat ada kereta api lewat, langsung ditabrak terseret sampai nabrak rumah. Kalau tidak, mobil itu bakal terseret jauh, begitu dilihat banyak orang dalam mobil, warga langsung bawa ke rumah sakit,” kata Syahril warga sekitar.

Oleh warga, para korban langsung dilarikan ke RSU Mitra Medika. Warga lain kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Kepolisian terdekat.

Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan petugas Satlantas Polsek Medan Labuhan.

Setibanya di rumah sakit, 3 korban tewas setelah menjalani perawatan medis. Sedangkan 10 korban lainnya masih mendapat perawatan. “Korban yang tewas meninggal di rumah sakit, yang lainnya masih dirawat di rumah sakit. Ada tiga yang mengalami luka berat,” ungkap Syahril.

Kanit Lantas Polsek Medan Labuhan, Ipda Hidayat Hasibuan mengatakan, ada tiga korban meninggal dunia. “Mobil itu ditabrak saat melewati rel itu. Karena di kawasan itu, tidak ada palang kereta api, makanya sopir tak melihat ada kereta api melintas,” ungkap Hidayat.(fac/ala)