Home Blog Page 5823

Tunjangan Sertifikasi 4 Tahun Ditahan, Lima Guru SD Polisikan Kadisdik Asahan

Diva Suwanda/Sumut Pos TUNJUKKAN: Fauziah menunjukkan Dapodik miliknya ketika melapor di SPKT Polda Sumut, Senin (29/10).
Diva Suwanda/Sumut Pos
TUNJUKKAN: Fauziah menunjukkan Dapodik miliknya ketika melapor di SPKT Polda Sumut, Senin (29/10).

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Lima orang guru SD mendatangi Polda Sumatera Utara, untuk melaporkan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Asahan Drs H Ismail. Mereka mengaku empat tahun Tunjangan Pendapatan Guru (TPG) atau biasa disebut tunjangan sertifikasi yang sudah menjadi hak mereka, tidak dicairkan.

Di Mapoldasu, kelima guru SD tersebut didampingi Ketua Umum (Ketum) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Prof Dr Muchtar Pakpahan, SH MA. Laporan mereka pun diterima petugas SPKT dengan LP/1477/X/2018/SPKT II 29 Oktober 2018.

Di sela-sela membuat laporan, Muchtar mengatakan tunjangan sertifikasi tidak dibayar oleh Dinas Pendidikan Asahan dengan dalih kelima guru SD tersebut menggunakan ijazah palsu.

Kasus tidak dibayarnya tunjangan itupun, lanjut Muchtar, sudah dilaporkan ke Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Pendidikan Kemendikbud RI guna mengklarifikasi soal tidak dicairkannya uang TPG tersebut.

“Pada 23 Agustus 2018 kita surati ke Dirjen memohon klarifikasi TPG PNSD yang tidak cair sejak Tahun 2014 sampai 2017. Namun pada 13 September lalu, surat kami dibalas dengan berisikan bahwa kelima guru tersebut secara normatif berhak menerima TPG dan Pemkab Asahan melalui Disdik Asahan wajib membayarkan,”terang Muchtar, Senin (29/10).

Selanjutnya, kata Muchtar, ia bersama kelima guru SD yakni Ellista Nainggolan, Dewi Repelita, Fauziah, Marintan dan Fatmah, kembali menyurati Disdik Asahan pada 17 September 2018 guna melakukan pertemuan untuk mengklarifikasi tunjangan TPG yang belum dibayarkan tersebut.

Namun setelah dilakukan pertemuan pada 26 September lalu, Kepala Bidang PTK Disdik Asahan, Basri mengaku Kadisdik tidak dapat menghadiri pertemuan dengan alasan anggota keluarganya ada yang meninggal.

Pada kesempatan itu, tambah Muchtar, Basri mengaku akan berkoordinasi dengan Kadisdik untuk menanggapi surat Kemendikbud RI, dan akan menyampaikan hasilnya dalam tempo seminggu.

“Tapi setelah sepekan ditunggu, Disdik Asahan tak ada jawaban. Karena inilah mereka (kelima guru SD)tersebut sepakat membuat pengaduan,”kata.

“Karena sampai seminggu tak ada tanggapan sama sekali,”sambung Muchtar.

Berdasarkan informasi yang saya terima, masih kata Muchtar, uang sertifikasi kelima guru SD tersebut sudah dicairkan.

“Diduga uang itu jatuh ke tangan yang tidak berhak. Itukan perlu perlu pembuktian, makanya kami melaporkan kasus ini. Biarlah polisi yang mencari tahu kemana uang itu,”imbuhnya.

Menurut kelima guru SD tersebut, bila ditotal sejak tahun 2014 hingga 2018 jumlahnya senilai Rp717 juta.

Pasca ribu-ribut uang sertifikasi tersebut, tak hanya kelimanya yang belum dibayar. “Setelah saya tangani, masih banyak guru-guru mendatangi saya. Mereka cuek dan diam karena Disdik Asahan mengancam akan melapor ke polisi,”tandasnya.

Salah satu guru, Fauziah guru SDN 016550 Sei Kamah II selaku guru yang tidak menerima dana TPG selama 4 tahun, dituding menggunakan ijazah palsu.

“Buktinya setelah saya cek di Dapodik, status validasi tunjangan profesi saya valid. Artinya, saya berhak untuk mendapatkan TPG dan kenapa ditahan-tahan,” kesalnya.

“Semoga laporan ini bisa ditindaklanjuti. Empat tahun uang TPG kami tidak dibayarkan. TPG nya. Kalau ditotal sudah berapa,” pungkasnya.

Sementara itu, personel SPKT Poldasu Brigadir Taufik Darmawan mengatakan telah melimpahkan laporan kelima guru SD tersebut ke Ditreskrimsus Tindak Pidana Korupsi. “Tinggal menunggu kapan saksi pelapor dipanggil untuk diperiksa,”sebutnya. (dvs/han)

Karo Menuju Smart City

ist SMART CITY: Bupati Karo Terkelin Brahmana mendapat penjelasan dari pihak Telkom Living Lab Smart City Nusantara di Jakarta, Senin (29/10).
ist
SMART CITY: Bupati Karo Terkelin Brahmana mendapat penjelasan dari pihak Telkom Living Lab Smart City Nusantara di Jakarta, Senin (29/10).

KARO, SUMUTPOS.CO – Bupati Karo Terkelin Brahmana mengunjungi Telkom Living Lab Smart City Nusantara di Jakarta, Senin (29/10). Tujuannya, guna memperoleh perbandingan serta referensi terkait rencana pengembangan Smart City di Kabupaten Karo.

Program awal sebagai prioritas berupa e-Planing, E-Budgeting, e-Goverment dan E-Perizinan. Saat ini sedang dibangun Command Center di Kabupaten Karo yang nantinya direncanakan akan terintegrasi dengan program Smart City.

Program awal sebagai prioritas ini, sebelumnya telah teritegritas melalui MoU dengan KPK RI. Dalam kesempatan tersebut, ke depan Bupati Karo Terkelin Brahmana mengharapkan program ini juga akan dapat dikembangkan dengan aplikasi lainnya di Command Center Kabupaten Karo. Sehingga program ini nantinya dapat dijadikan sebagai salah satu prasarana peningkatan PAD di Kabupaten Karo. (deo/han)

Wali Kota Ajak Pemuda Sukseskan Pemilu 2019

Peringatan 90 Tahun Sumpah Pemuda di Tebingtinggi
Peringatan 90 Tahun Sumpah Pemuda di Tebingtinggi

TEBINGTINGGI, SUMUTPOS.CO – Peringatan 90 tahun Sumpah Pemuda di Kota Tebingtinggi yang digelar di Lapangan Merdeka, berlangsung hikmat, Senin (29/10).

Kajari Tebingtinggi Mochmmad Noval SH yang bertugas sebagai pembina upacara membacakan amanat Menpora RI, Iman Nachrowi amengatakan, pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi memberikan jaminan kecepatan informasi untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan pemuda dalam pengembangan sumber daya serta daya saing.

Sisi yang lain, perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari hoax, hate speech, pornografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme juga masuk dengan mudahnya, apabila kaum muda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan, serta kedewasaan dalam berbangsa dan bernegara.

Masih dalam amanatnya, Menpora juga menyinggung pesta demokrasi tahun 2019. “Untuk itu peran dan tanggung jawab pemuda dalam mensukseskan proses Pemilihan Umum nanti, amat sangat dibutuhkan. Partisipasi aktif pemuda dalam Pemilu 2019 perlu ditingkatkan untuk mewujudkan pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas,”jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Tebingtinggi Ir Umar Zunaidi Hasibuan berharap agar generasi muda Tebingtinggi untuk bangkit dan berjuang membangun negeri ini, khususnya Kota Tebingtinggi.

“Mari bersama-sama dengan Pemerintah Kota Tebingtinggi mensukseskan pembangunan yang sedang dan akan kita lakukan untuk masyarakat Tebingtinggi. Anak muda jangan mudah terpengaruh dengan isu-isu negatif yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan, renungkan isi Sumpah Pemuda tersebut,”terang Umar Zunaidi.

Umar Zunaidi juga mengajak masyarakat, untuk menjaga secara bersama-sama kondusifitas Kota Tebingtinggi dengan sebaik-baiknya, terus lahirkan karya-karya terbaik anak muda Tebingtinggi diberbagai bidang menuju Tebingtinggi lebih baik dan maju di masa depan.

Peringatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Ir Oki Doni Siregar, Ketua DPRD Muhammad Yuridho Chap, Kapolres AKBP Sunadi, Kaden B Brimob AKBP Arke F Ambat, Ketua PN, Ketua PA, Pj Sekdako Marapusuk Siregar serta pelajar SMP dan SMA, Ormas Pemuda, Pramuka, ASN, TNI dan Polri. (ian/han)

Edukasi Anak Cuci Tangan Pakai Sabun, Ketua TP PKK Asahan Kunjungi PAUD

.

ASAHAN, SUMUTPOS.CO – Ketua Tim Penggerak Pembina Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang melakukan edukasi cuci tangan pakai sabun (CTPS) kepada anak –anak PAUD Pelangi Fathul di Dusun IV, Jalan Balai Desa, Desa Rawang Pasar IV, Kecamatan Rawang Panca Arga, Kabupaten Asahan, Senin (29/10).

Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang mengatakan bahwa ke depan anak-anak dapat membiasakan diri setiap memulai aktifitas dapat mencuci tangan pakai sabun. Sehingga akan terhindar dari penyakit menular. Lalu, hidup sehat dan juga terhindar dari kuman.

“Artinyan Tenaga pengajar harus terus mengajari anak untuk cuci tangan pakai sabun. Terlebih lagi di saat mau makan dan setelah bermain,”bilang Winda.

Dilanjutkannya, kunjungan PKK Asahan ke paud Pelangi tersebut merupakan bentuk dukungan kepada anak didik dan pengurus paud Pelangi yang terus bersungguh-sungguh mengelola lembaga pendidikan tingkat dasar.

“Tentulah kita TP PKK Kabupaten Asahan sangat mengapresiasi buat Paud Pelangi yang terus melakukan program terbaiknya. Sehingga, dengan begitunya mewujudkan program Pemkab Asahan yang religius,sehat cerdas,dan mandiri,” kata Winda.

Sambung Winda, kalau PAUD pelangi tersebut dalam menjalankan lembaga pendidikan dilakukan dengan cara yang sangat kesederhanaan, namun mampu menjalankan lembaga dengan baik.

“Dengan kondisi kesederhanaanya, Paud menerima bantuan berupa perlengkapan sekolah yang disertakan oleh ketua PKK Asahan,”katanya.

Tentulah,sambungnya, ini merupakan bentuk dukungan kita kepada lembaga pendidikan usia dini. Dalam menjalankan visi dan misi Pemkab Asaha “Saya yakin bentuk dukungan yang diberikan kepada lembaga PAUD ini dapat bermanfaat,”bilangnya.

Untuk itulah dirinya berharap kepada Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Asahan agar memberikan perhatian khusus kepada lembaga pendidikan di tingkat yang paling rendah. Karenanya, dari sanalah generasi anak bangsa terbentuk untuk menjadi generasi yang tangguh di masa yang akan datang. (omi/han)

Ketum N4J Ajak Relawan Kembangkan Potensi Daerah

ist LANTIK: Bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Umum Nusantara untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPC N4J Tapanuli Utara periode 2018-2020.
ist
LANTIK: Bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Umum Nusantara untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPC N4J Tapanuli Utara periode 2018-2020.

TAPUT, SUMUTPOS.CO – Bertepatan pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Ketua Umum Nusantara untuk Jokowi (N4J) Dr RE Nainggolan MM melantik dan mengukuhkan kepengurusan DPC N4J Tapanuli Utara periode 2018-2020.

Seluruh relawan yang terdiri dari berbagai golongan diharapkan mampu mendorong dan menggali potensi daerah untuk peningkatan ekonomi masyarakat. Kesatuan tekad untuk memenangkan calon presiden Jokowi-Ma’ruf pada Pilpres 2019 menjadi bukti bahwa masyarakat Tapanuli Utara khususnya menginginkan pembangunan berlanjut, khususnya infrastruktur sektor pariwisata.

Demikian disampaikan Dr RE Nainggolan dalam bimbingan dan arahannya pada acara pelantikan di Sopo Partungkoan Tarutung, Minggu (28/10).

Turut hadir menyaksikan pelantikan, Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi, tokoh masyarakat Sanggam Hutapea, Ketua DPP N4J Sihar Cibro, Wasekjen Jadi Pane,SPd, Adol Frian Rumaijuk,STP, Ketua DPC N4J Tobasa Bima Sakti Simanjuntak dan rombongan, ketua dewan pakar dan Dewan Penasihat DPC Taput, Jasa Sitompul SH.,MH dan KAM Hutabarat, Pemegang Mandat DPC Humbahas, Pemegang Mandat DPC Tapteng, perwakilan ormas dan organ relawan lainnya.

Kearifan dan budaya lokal yang dimiliki Tapanuli Utara, menjadi modal bagi daerah ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Disinggung mantan Bupati Taput ini, keberhasilan Dekranasda Taput dengan ketuanya Ny Satika Nikson Nababan br Simamora mengangkat nilai ulos di mata dunia, sangat membanggakan daerah ini. “Maka semua kita, yang memiliki kemampuan seni, silahkan dikembangkan. Mendorong sektor pariwisata, akan lebih mudah bagi masyarakat mendapatkan nilai ekonomi,” katanya.

Maka itu, lanjut RE Nainggolan, N4J yang menjadi bagian dari 700-an relawan dengan nomor urut 156 terdaftar di Direktorat Relawan TKN Jokowi-Ma’ruf, menekankan agar pengurus menunjukkan kreatifitas ditengah masyarakat. Khususnya dalam menangkal gempuran hoax yang begitu marak di tengah masyarakat menjelang Pilpres.

“Kita sudah kenal betul bapak Jokowi, yang akrab dengan masyarakat. Kita seperti bertetangga, bisa menyapa beliau kapan pun. Kita bisa rasakan itu. Sudah sembilan kali ke Sumatera Utara begitu juga ke daerah lain,” ujarnya.

Jokowi, lanjut mantan Sekdaprov Sumut ini, melakukan pembangunan dan mengambil kebijakan sesuai dengan konteks. Sehingga pembangunan yang terjadi, benar-benar sesuai dengan yang dibutuhkan suatu daerah.

“Tapanuli Utara, bandara Silangit sejak 2004 sejak diresmikan hingga 12 tahun kemudian, tidak jadi apa-apa. Namun ketika Jokowi melihat, dan sesuai kebutuhan pariwisata dan masyarakat, maka dikembangkan hingga saat ini menjadi bandara internasional. Maka kita sangat yakin, periode kedua akan memberikan kebijakan-kebijakan yang menjadi kelanjutan pembangunan saat ini. Juga di seluruh Nusantara,”  katanya.

RE Nainggolan juga menjelaskan kepada seluruh pengurus, bahwa N4J terbentuk bukan karena ada yang menopang secara dana dan lain sebagainya. Hanya lahir dari keinginan untuk bagaimana pembangunan bisa berlanjut.

“Kita swadaya, kumpulkan dana secara bersama-sama dan biaya masing-masing, kita bergerak mensosialisasikan kinerja Bapak Jokowi. Kita ingin mengcounter hoax, kita ingin menjadi penyejuk di tengah masyarakat. Maka itu, bekerjalah dan bergerak di tengah masyarakat. Saya bangga, ketua Brist Zainal Siregar menyebutkan akan melakukan pelantikan di kecamamatan-kecamatan, itu sangat baik,” katanya.

Sebelumnya, Bupati Taput yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Drs Nikson Nababan MSi menyatakan bahwa Jokowi benar-benar memberi perhatian kepada Tapanuli Utara khususnya kawasan danau Toba. Bagaimana infrastruktur yang dibangun, bendungan sipoholon, bendungan paniaran, dan selanjutnya akan dibangun satu bendungan lagi tahun 2019 dengan dana sekitar Rp340 miliar.

Nikson berharap, dengan adanya N4J di Taput akan membantu partai pendukung memenangkan Jokowi-Ma’ruf di Taput dengan kemenangan lebih dari jumlah suara di tahun 2014. “Periode sebelumnya saya menyatakan akan memenangkan Jokowi-JK di Taput dengan perolehan suara 70 persen, ternyata lebih dari itu kita berikan, maka ini akan semakin menambah semangat kita,” katanya.

Nikson juga menyebutkan alasan selain sebagai ketua DPC partai pendukung, proyeksi pembangunan yang dilakukan Jokowi sangat bisa dirasakan masyarakat. “Sektor pariwisata menjadi harapan kita, selain murah biaya juga ramah lingkungan. Maka kita akan fokus pada wisatawan domestik terlebih dahulu nantinya,” katanya.

Nikson juga mengajak masyarakat Tapanuli Utara meneladani ketulusan dan kesederhanaan Jokowi dalam memimpin bangsa ini. Seperti diapresiasi Sanggam Hutapea, Jokowi adalah sosok pemimpin yang berani. Meski dalam berbagai rintangan dalam proses menjalankan suatu program kerja untuk pembangunan, tetap fokus dan melakukan yang terbaik bagi bangsa ini. “Di tengah rintangan, bagaimana Jokowi membangun infrastruktur hampir di seluruh daerah tertinggal. Ini tidak mudah. Namun dengan keberanian, hal itu dilakukan,” katanya.

Brist Zainal Siregar dilantik sebagai Ketua DPC Taput bersama Sekretarisnya Bestari Sihombing, bendahara Leo Sihombing dan seluruh divisi-divisi. Brist mengatakan akan mengibarkan N4J di seluruh kecamatan yang ada termasuk di 252 desa dan 975 TPS.

“Dengan jumlah DPT 204.309 jiwa, N4J menargetkan perolehan suara untuk Jokowi-Ma’ruf 95%,” katanya. Pada acara pelantikan yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, juga dikumandangkan mars N4J Taput. (adz)

Revolusi Mental Jadikan Pemuda yang Maju

batara/sumut pos PENGHARGAAN: Gubsu Edy Rahmayadi beri penghargaan kepada pemenang Kepeloporan Pemuda Provinsi Sumut 2018 usai upacara Sumpah Pemuda di Lubukpakam.
batara/sumut pos
PENGHARGAAN: Gubsu Edy Rahmayadi beri penghargaan kepada pemenang Kepeloporan Pemuda Provinsi Sumut 2018 usai upacara Sumpah Pemuda di Lubukpakam.

LUBUKPAKAM, SUMUTPOS.CO – Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-90 tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dipusatkan di Kabupaten Deliserdang berlangsung hikmad dan lancar, di GOR Lubukpakam, Minggu (28/10).

Gubernur Sumatera Utara, Letjend (Purn) H Edy Rahmayadi bertindak sebagai pembina upacara dalam sambutannya, mengatakan bahwa revolusi mental yang dicanangkan Presiden RI Joko Widodo harus mampu mewujudkan pemuda yang maju dan bertanggungjawab. “Oleh karena itu, revolusi mental harus dapat kita jadikan sebagai pemicu untuk mempercepat pemuda yang maju. Pemuda yang maju akan menghasilkan bangsa yang hebat,” katanya.

Dikatakan Edy, peringatan Sumpah Pemuda tahun ini bertemakan, Bangun Pemuda, Satukan Indonesia. Tema itu diambil atas dasar tingginya pembangunan kepemudaan untuk melahirkan generasi pemuda yang beriman dan bertaqwa terhadap TYME. Pemuda yang berahlak mulia, inovatif, mandiri, demokratis, tanggung jawab, berdaya saing dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dewasa ini ibarat dua mata pisau. “Di satu pihak, teknologi dapat memberi jaminan kecepatan informasi ke pemuda dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan. Namun pada sisi lain ada negatifnya, seperti pemuda destruktif, hoax, pornografi, narkoba, radikalisme dan pergaulan bebas yang sudah masuk dengan mudah ke kaula muda,” papar Edy.

Lebih lanjut dikatakannya, bahwa tahun 2019 bangsa Indonesia akan menggelar hajatan besar pesta demokrasi untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Untuk itu diajak Gubsu, peran dan tanggung jawab pemuda dalam mensukseskan proses tersebut amat sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Pemilu yang damai, kredibel dan berkualitas.

Gubsu juga menyebut semua pihak berhutang budi kepada para tokoh pemuda tahun 1928, dimana telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda. Sehingga dengan deklarasi itu dapat menjadikan pelopor pemuda untuk membangun kesadaran kebangsaan Indonesia, sekaligus komitmen menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur untuk menuju persatuan dan kesatuan bangsa. Maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik,” harap Edy Rahmayadi.

Upacara tersebut juga diselingi dengan pemberian penghargaan pemenang Kepeloporan Pemuda Provinsi Sumut 2018 kepada enam pemuda, yakni Cahirullah dari Kota Medan di Bidang Kepeloporan Pangan, Renny Katrina Manurung dari Kabupaten Tapanuli Utara di Bidang Kepeloporan Agama dan Sosbud, Cut Mutia Fahira dari Kota Binjai di Bidang Kepeloporan Pendidikan.

Selanjutnya, Raja Otniel Purba dari Kabupaten Langkat di Bidang Kepeloporan Sumber Daya Alam Lingkungan dan Pariwisata, Yoan Raynaldo Sinaga dari Tarutung di Bidang Pangan serta Muhdi Kurnia dari Kabupaten Deliserdang di Bidang Pendidikan.

Upacara tersebut juga dihadiri anggota DPD RI Parlindungan Purba, Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman, Pangdam I BB Mayjen TNI Sabrar Fadhilah bersama Forkopinda Sumut, Bupati Deliserdang H Ashari Tambunan, Wakil Bupati Deliserdang H Zainuddin Mars dan Forkopimda Deliserdang, pimpinan OPD Sumut dan Deliserdang serta para OKP. (btr/han)

Munhasyar Terima Penghargaan dari Bupati Langkat

BAMBANG /SUMUT POS BERIKAN:Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH memberikan penghargaan kepada anggota DPRD Langkat Ir H Munhasyar, SPd.
BAMBANG /SUMUT POS
BERIKAN:Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH memberikan penghargaan kepada anggota DPRD Langkat Ir H Munhasyar, SPd.

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Upacara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke 90 dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Langkat di lapangan Tengku Amir Hamzah Stabat, Senin (29/10).

Dihari itu, salah seorang anggota DPRD Langkat Ir H Munhasyar SPd dianugrahi penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Langkat sebagai tokoh peduli Pemuda Bidang Keagamaan dari Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu.

Senyum sumringah tampak terpancar dari wajah H Munhasyar usai menerima penghargaa di Hari Sumpah Pemuda yang bertema Bangun Pemuda Satukan Indonesia itu.

Penghargaan sebagai tokoh peduli pemuda bidang keagamaan yang diberikan kepada H Munhasyar ini, karena aktif dalam syiar agama Islam terutama dalam bidang pendidikan agama Islam, yang diimplementasikan dengan sekolah agama yang dikelolanya yang berada di Kecamatan Sawit Seberang.

H Munhasyar ditemui di ruang Komisi A DPRD Langkat usai pelaksanaan upacara, mengatakan berterima kasih atas perhatian Pemkab Langkat atas dedikasi yang telah dibuatnya.

“Piagam penghargaan dari Bupati Langkat ini akan menjadi perhatian bagi saya untuk lebih berbuat yang terbaik lagi bagi agama dalam dunia pendidikan dan dikehidupan bermasyarakat,” ujar Ketua Komisi A yang juga anak Tuan Guru Babussalam ini.

Semoga apa yang telah saya perbuat bagi masyarakat Kecamatan Sawit Seberang khususnya dan Kabupaten Langkat pada umumnya, menjadi ladang amal ibadah saya. (bam/han)

BPJS TK Binjai Sosialisasi Klaim Kecelakaan Kerja

BPJS TK Binjai Sosialisasi Klaim Kecelakaan Kerja
BPJS TK Binjai Sosialisasi Klaim Kecelakaan Kerja

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Binjai menggelar sosialisasi penyelesaian klaim kecelakaan kerja dan klaim penyakit akibat kerja (PAK) serta sistem manajemen keselamatan dan kecelakaan kerja (SMK3), di Hotel Four Points By Sheraton, Medan, baru-baru ini. Kegiatan sosialisasi ini dibuka langsung Deputi Direktur BPJS-TK Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Umardin Lubis.

Hadir sebagai pembicara, Kepala Bidang Perlindungan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Sumatera Utara, Fransisco Bangun, yang membawakan materi terkait SMK3. Selain itu, Dokter Penasehat BPJS-TK, Richard Harianja yang membawakan materi terkait PAK.

Kepala Kantor Cabang BPJS-TK Binjai, TM Haris Sabri Sinar mengatakan, acara ini dilaksanakan pihaknya sebagai upaya mengoptimalkan sosialisasi terkait penyelesaian klaim atas kasus kecelakaan kerja, hingga timbulnya penyakit akibat kerja kepada perusahaan.

Menurut dia, kegiatan ini penting untuk dilakukan, mengingat masih jarang sekali perusahaan melalukan pengajuan klaim terkait kasus kecelakaan kerja dan munculnya penyakit akibat kerja yang dialami pekerja mereka.

Selain itu, sambung Sabri, masih banyak pula perusahaan yang belum memahami sistem dan prosedur pengajuan klaim. Terutama terkait munculnya penyakit akibat kerja yang dialami pekerjanya. “Dalam konteks ini, BPJS-TK bukan hanya hadir sebagai lembaga penanggung resiko kecelakaan kerja. Tetapi juga berperan aktif dalam mendukung zero accident melalui sosialisasi SMK3,” ujar dia.

Pada kesempatan ini, BPJS-TK Cabang Binjai turut menyerahkan secara simbolis dana klaim atas kecelakaan kerja kepada salah seorang peserta dan ahli waris peserta dengan nominal mencapai lebih dari Rp883,2 juta.

Jumlah ini merupakan akumulasi seluruh santunan yang dialami peserta BPJS-TK yang mencakup santunan kecelakaan kerja, santunan kematian dan santunan meninggal mendadak di tempat kerja, serta beasiswa pendidikan untuk ahli waris peserta.

Sosialisasi ini dihadiri 51 peserta hadir yang diwakili dari 35 perusahaan dan 16 Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) mitra BPJS-TK Cabang Binjai. (ted/han)

Kontingen Pesparani Sumut Tampil Memukau di Ambon

ISTIMEWA/SUMUT POS MEMUKAU: Kontingen Pesparani Sumut berhasil memukau masyarakat dengan lagu Sigulempong sambil menari tor-tor di acara Pesparani tingkat Nasional di Lapangan Tantui Polda Ambon, Minggu (28/10).
ISTIMEWA/SUMUT POS
MEMUKAU: Kontingen Pesparani Sumut berhasil memukau masyarakat dengan lagu Sigulempong sambil menari tor-tor di acara Pesparani tingkat Nasional di Lapangan Tantui Polda Ambon, Minggu (28/10).

SUMUTPOS.CO – Kontingen Pesta Paduan Suara Gereja (Pesparani) Sumut suguhkan penampilan seni dan budaya yang berhasil memukau pendengar yang menikmatinya.

Meski penampilan ini hanya ajang promosi beragam budaya dan tidak diperlombakan, namun mereka memerankannya begitu maksimal di Lapangan Tantui Polda Ambon, Minggu (28/10).

Pastor Redemtus Simamora pimpin kontingen Sumatera Utara untuk memperkenalkan kepada seluruh peserta Pesparani Nasional tentang kebudayaan Sumatera Utara, berupa keindahan Danau Toba serta budaya dan tari tor-tor.

Ketika menyaksikan lantunan lagu ‘Persaudaraan Sejati’ ciptaan Pastor Redemtus dan lagu ‘One Day at a Time’ oleh Solis Joseline Harefa, sontak buat kerumunan masyarakat yang menyaksikan terpukau.

Lagu Sigulempong serta tor-tor yang menjadi senjata bagi kontingen Sumut berhasil goyang masyarakat yang menikmati. Bahkan ikut bernyanyi serta menortor bersama-sama. Ulos yang merupakan selendang tenunan orang Batak dibagikan oleh puluhan penari kepada masyarakat yang beruntung mendapatkannya. Sekitar 150 ulos yang dibagikan itu pun menjadi kegembiraan yang akan selalu diingat.

Suasana semakin sukaria ketika Kontingen Sumut ikut sertakan alat musik tradisional Batak dan Boneka Sigale-gale dalam penampilannya. Kata horas dan mejuah-juah juga serukan penampilan tersebut.

Menurut sejumlah masyarakat, penampilan dari kontingen Sumut sangat layak untuk kembali dipertontonkan pada penutupan Pesparani Katolik I di Ambon ini.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesta Paduan Suara Gerejani Katolik Daerah (LP3KD) Sumatera Utara , Drs Hendrik Halomoan Sitompul MM mengutarakan bahwa kontingen Sumut siap memeriahkan acara Pesparani di Ambon. Hendrik pun optimis Kontingen Pesparani Sumut dapat menunjukkan penampilan terbaik dalam ajang yang baru pertama kali digelar di Indonesia ini.

Ketua Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Sumut ini berharap agar Pesparani tidak hanya menjadi ajang perlombaan atau festival saja. Pesparani harus dijadikan sebagai media lomba lagu-lagu rohani Kristiani dan dijadikan kegiatan yang melibatkan gereja-gereja guna melakukan pelayanan seni budaya bernafaskan keagamaan Katolik. Pesparani Nasional ini dilaksanakan di kota Ambon, Maluku mulai 27 Oktober hingga 2 November 2018. Kegiatan ini dikabarkan diikuti sekitar 8.000 peserta dan beberapa undangan dari 34 Provinsi di Indonesia. (adz)

Ketua Komite II DPD RI Siap Dukung Telkomsel Optimalisasi Jaringan di Daerah Pariwisata

Ketua Komisi II DPD RI Parlindungan Purba (tengah), bersama GM ICT Operation Region Sumbagut Telkomsel Ridwan Simanullang (tengah baju merah) dan manajemen Telkomsel berfoto bersama usai rapat kerja di Kantor DPD RI Sumut.
Ketua Komisi II DPD RI Parlindungan Purba (tengah), bersama GM ICT Operation Region Sumbagut Telkomsel Ridwan Simanullang (tengah baju merah) dan manajemen Telkomsel berfoto bersama usai rapat kerja di Kantor DPD RI Sumut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dalam rapat kerja dikantor DPD RI Sumut, Parlindungan Purba bersama Telkomsel dan sejumlah stakeholder di Kantor DPD RI Sumut membahas tentang pentingnya membuka isolasi komunikasi didaerah pelosok dan optimalisasi jaringan selular di sejumlah destinasi wisata SUMUT. Dalam diskusi ini Parlindungan Purba menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Telkomsel karena terbukti dan dinilai memberikan kontribusi kepada pembangunan daerah pelosok melalui penggelaran jaringan yang dilakukan Telkomsel.

Selanjutnya Parlin berharap apa yang dilakukan Telkomsel tidak berhenti sampai disini, tetapi terus meningkatkan kualitas layanannya termasuk tetap menggelar jaringan hingga pelosok terutama pada daerah wisata di SUMUT yaitu Danau Toba dan Nias. Hal ini tentu akan sangat berdampak agar perekonomian didaerah semakin meningkat seiring dengan terbukanya isolasi komunikasi selular, dan untuk daerah wisata akan berdampak pada meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan didaerah yang memiliki kualitas jaringan seluler yang maksimal.

Menanggapi masukan ini, GM ICT Operation Region Sumbagut Telkomsel Ridwan Simanullang mengatakan “Kami menyambut baik masukan yang disampaikan kepada Telkomsel, sudah menjadi komitmen kami untuk memberikan layanan terbaik hingga ke pelosok termasuk mendukung optimalisasi jaringan Telkomsel didaerah pariwisata. Dengan kualitas terbaik dari Telkomsel para wisatawan akan nyaman membagikan momen seru liburan mereka melalui media sosial, dengan begitu berbagai destinasi wisata SUMUT akan lebih dikenal luas oleh masyarakat”.

Telkomsel berkomitmen untuk mendigitalisasi berbagai destinasi wisata berkelas dunia di seluruh Indonesia, termasuk di wilayah SUMUT. Komitmen ini merupakan wujud dukungan Telkomsel dalam memajukan pariwisata nasional melalui penggelaran jaringan 4G LTE yang andal pada destinasi wisata prioritas di Sumatera yang merupakan bagian dari 10 Destinasi andalan wisata Nasional yang dicanangkan oleh Kementrian Pariwisata, dimana salahsatunya adalah Danau Toba Sumatera Utara.

Untuk memenuhi hal tersebut, Parlin berkomitmen akan mendukung upaya Telkomsel, karena pembangunan tersebut tidak akan berjalan sendiri, tetapi perlu dukungan berbagai pihak antara lain dukungan pemerintah setempat, infrastruktur jalan ke lokasi, hingga catuan daya listrik. Ia juga berencana akan mempertemukan kembali seluruh stakeholder terkait agar pembangunan telekomunikasi bisa berjalan hingga ke pelosok, sehingga Telkomsel tidak memiliki kendala dalam membangun jaringan telekomunikasi karena didukung oleh seluruh pihak yang saling mendukung.

Saat ini, era digital telah mengubah cara wisatawan yang akan melakukan perjalanan, mulai dari mencari dan melihat informasi (look), memesan paket wisata yang diminati (book), hingga membayar secara online (pay). Di samping itu, kini wisatawan juga semakin aktif dalam menggunggah foto dan video aktivitas maupun panorama di lokasi wisata ke media sosial serta aplikasi pesan instan. “Semakin meningkatnya tingkat adopsi pelanggan dalam memanfaatkan layanan digital didukung infrastruktur jaringan broadband yang berkualitas menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk bersaing secara lebih kompetitif dengan negara tetangga” jelas Ridwan.

***