Home Blog Page 5837

Tingkatkan Kesadaran Administrasi Kependudukan Masyarakat

.
Langkat Canangkan Tertib Administrasi Dukcatpil

LANGKAT, SUMUTPOS.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil ) menggelar sosialisasi kebijakan kependudukan gerakan Desa tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, di Aula Gedung PKK Stabat, Selasa (23/10) kemarin. Kegiatan sosilisasi ini menghadirkan lima narasumber yaitu Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM, Asisten I Tapem Drs Abdul Karim MAP, Kadis Kominfo H Syahmadi S Sos MSP, Kadis PMD Drs Jaya Sitepu dan Kadis Dukcatpil Matehsa Sitepu SH, M.Hum.

Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH pada bimbingan dan arahannya yang dibacakan Sekdakab Langkat, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terimkasih kepada Kadis Dukcatpil Kabupaten Langkat, beserta jajarannya, atas terselenggaranya sosilisasi ini. Sebab ini adalah bentuk nyata, dari langka yang terus berkarya tanpa batas dan berinovasi tiada henti, untuk menggapai tujuan organisasinya dalam memaksimalkan pelayan adminitrasi masyarakat Langkat.

“Hal ini adalah bentuk inovasi pelayanan, sebagai implementasi nawa cita presiden RI yaitu menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, dibidang tertib administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcatpil),” pungkasnya.

Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM, menjelaskan materi Gerakan Indonesi Sadar Administrasi Kependudukan (GISA), bahwa GISA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dibidang administrasi kependudukan, menuju masyarakat yang tertib, pemerintah yang efektif dan efisien. “Untuk mencapai kondisi yang diharapkan ini, dibutuhkan strategi peningkatan tertib administrasi Dukcatpil melalui pemberdayaan aparatur pemerintah Desa di Langkat,” terangnya.

Asisten I Tapem Drs Abdul Karim MAP, merangkan materi GISA sebagai gerakan untuk mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019, katanya, untuk mensukseskannya perlu dukungan dan seluruh stakeholders dalam bekerja, khsusunya aparatur pemerintah Desa yang menjadi personel dalam satuan tugas gerakan desa tertib administrasi ini.

“Untuk itu, kedepan keberadaan satuan tugas ini akan diatur dalam peraturan Bupati sebagai payung hukum,” jelasnya.

Kadis PMD Drs Jaya Sitepu , mengatakan untuk mewujudkan itu semua, harus membentuk satuan tugas Dukcatpil yang personilnya terdiri dari kepala Desa sebagi ketua, sekretaris Desa sebagia sekretaris, dan Kaur serta Kepala Dusun sebagai angogtan. Dengan tugas pokoknya, melakukan pemuktahiran data secara terus menerus dan memfasilitasi Disdukcatpil dalam memberikan pelayanan.

Kadis Kominfo H Syahmadi S Sos MSP, mengaku, pihaknya akan mendukung rencana tertib administrasi ini, lewat infrastruktur seperti pengadaan internet didesa, sebagai fasilitas penunjang untuk pendataan masyarakat. Serta memfasilitasi keluhan warga terkait pendataan ini lewat E-Laga.

“Sebab untuk menjadi Langkat menuju Smart City yang baik, pelayanan tertib administrasi sangat diperlukan,” imbuhnya.

Kadis Dukcatpil Matehsa Sitepu SH, M.Hum, menyebutkan, sebagia langka awal dalam mewujudkan Desa /Kelurahan tertib administasi Dukcatpil ini, dengan melaksanakan sosilisasi ini. Sekaligus pencanagan gerakan Desa tertib administrasi Dukcatpil di Langkat, yang pada tahap awal akan diterapkan pada dua Desa, yaitu Desa pasar Rawa, Kecamatan Gebang dan Desa Tanjung Lenggang, Kecamatan Bahorok.

“Selajutnya pada tahap ketiga jangka menengan adalah pada tahun 2019, diimplementasikan minimal pada 3 Desa setiap Kecamatan, lalu jangka panjang pada tahun 2020 sampai dengan 2022, adalah semua Desa dan kelurahan di Langkat menjadi Desa tertib administrasi kependudukan dan pencatatan sipil,” paparnya.

Turut hadir para Assisten dan Staf Ahli Bupati Langkat, para kepala OPD Pemkab Langkat, ketua KPU Langkat, para Camat dan kepala Desa/Lurah se Langkat, para kepala Dusun Desa Pasr Rawa dan Desa Tanjung Lenggang, para pengawas kependudukan Kecamatan se Langkat, para peserta sosialisasi dan hadirin lainnya. (bam/han)

Pemko-PLN Binjai Jalin Kesepakatan Suplai Daya

TEDDY AKBARI/SUMUT POS PELETAKAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham usai melakukan peletakan batu pertama Taman Santai PLN UP3 Binjai dan Pemko Binjai di Lapangan Merdeka, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (24/10).
TEDDY AKBARI/SUMUT POS
PELETAKAN: Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham usai melakukan peletakan batu pertama Taman Santai PLN UP3 Binjai dan Pemko Binjai di Lapangan Merdeka, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (24/10).

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Keseriusan Pemko Binjai dalam pembangunan Kawasan Industri, berlahan mulai dijajaki. Salah satunya ketersedian pasokan listrik.

Nah untuk menunjang ketersedian tersebut, Pemko Binjai dengan PT PLN cabang Binjai menjalin kerja sama dalam pengadaan suplay daya listrik nantinya ke Kawasan Industri Binjai tersebut.

“Pemerintah Kota dengan PLN Area Binjai sudah melakukan MoU tandatangan sinergitas. Karena Pemerintah Kota akan membangun kawasan industri. Sehingga kita butuh energi atau power dari PLN,” jelas Wali Kota Binjai, H Muhammad Idaham usai melakukan peletakan batu pertama Taman Santai PLN UP3 Binjai dan Pemko Binjai di Lapangan Merdeka, Jalan Veteran, Kelurahan Tangsi, Binjai Kota, Rabu (24/10) pagi.

Dengan adanya MoU ini, sambung Idaham, tentu dapat memberikan kemudahan bagi investor dari luar Kota Rambutan untuk menanamkan modalnya karena ketersediaan listrik yang berlimpah.

Menurut Idaham, PLN Area Binjai sudah melakukan kesiapan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Baik itu pelayanan listrik dengan ketegangan tinggi maupun biasa. Artinya, ujar Idaham, ketika PLN Area Binjai melakukan pemeliharaan, perusahaan plat merah ini tidak akan melakukan pemadaman.

Selain itu, PLN Area Binjai juga telah menyalurkan CSR mereka melalui pembangunan Taman Santai PLN UP3 yang dibangun pada salah satu sudut Lapangan Merdeka. “Stasiun pengisian listrik yang ada sudah dibangun beberapa tahun lalu. Dan kita optimalkan di sini. Dan beberapa kegiatan yang kita berikan, bagian dari kerjasama antara kemitraan PLN dengan Pemko,” sambung Wali Kota dua periode ini.

Sementara itu, Manager PLN Area Binjai, Dicky Hiwardi menyatakan, kegiatan yang berlangsung di Lapangan Merdeka Binjai ini merupakan gelar pasukan sekaligus inspeksi pasukan dan peralatan kerja. Kota Binjai sendiri merupakan daerah keempat di Sumut.

Selain melihat kesiapan pasukan dan peralatan yang ada, kata Dicky, pihaknya juga meresmikan Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Area Lubukpakam. “Selain itu, satu acara juga untuk pembangunan taman bermain di Lapangan Merdeka sebagai bentuk kontribusi kami terhadap Pemko Binjai untuk keindahan Taman Merdeka,” kata Dicky.

Dicky melanjutkan, ada juga penandatangan yang terjalin tentang kerja sama informasi dan sinergi penanaman modal. Dengan adanya kerja sama ini PLN berharap, ujar Dicky, masyarakat dapat meningkatkan kepercayaan melalui Pemko Binjai bahwa listrik itu ada. “Kebutuhan listrik itu banyak untuk investor yang ada di Kota Binjai. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian, bisa mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Binjai,” harap dia.

Dia menambahkan, sejauh ini PLN Area Binjai sudah memberikan pelayanan prioritas premium kepada 11 pelanggan. “Kemarin waktu hari Jum’at, ada 8 pelanggan (prioritas premium) yang sudah kami datangi. Rumah Sakit Djoelham, salah satu pelanggan prioritas premium. Dominan pelanggan indsutri dan bisnis,” tandas Dicky. (ted/han)

Wakil Wali Kota Binjai Galakkan Budaya Cuci Tangan Pakai Sabun

.

BINJAI, SUMUTPOS.CO – Wakil Wali Kota Binjai, H Timbas Tarigan mengajak masyarakat untuk menggalakkan perilaku mencuci tangan dengan sabun. Selain itu, Timbas juga berpesan, mencuci tangan pakai sabun jangan dianggap sepele.

“Sebenarnya kita menyadari timbulnya penyakit rentan dari aktifitas melalui sentuhan tangan. Yaitu, kontaminasi atau penularan berbagai jenis bakteri, virus, parasit dan sebagainya yang dapat menimbulkan penyakit,”ujar Timbas pada peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kota Binjai yang digelar di Sekolah Gajahmada, Binjai Barat, Selasa (23/10).

Menurut Timbas, mencuci tangan pakai sabun juga sebagai upaya menurunkan tingkat kematian balita, sekaligus pencegahan terhadap penyakit yang berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia.

Untuk itu, lanjut Timbas berharap, peringatan ini mampu membangun kesadaran semua pihak untuk menggalakkan dan membudayakan kegiatan cuci tangan pakai sabun. Khususnya kepada anak-anak baik di rumah, sekolah dan tempat-tempat lain di lingkungan sekeliling.

Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kota Binjai, Hj Nany Timbas Tarigan menambahkan, perilaku cuci tangan pakai sabun merupakan hal sederhana. Namun, dampaknya sangat luar biasa.

Karena mampu mengurangi penularan penyakit diare, ISPA dan penyakit infeksi lain. Bahkan, langkah cuci tangan ini juga dapat mengurangi angka kematian akibat diare hingga 50 persen.

Nany Timbas juga menekankan, pentingnya memberikan pemahaman kepada anak tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Di antaranya, mencuci tangan pakai sabun di air bersih, konsumsi jajanan sehat, olahraga teratur dan meletakkan sampah pada tempatnya.

“Mari kita ajarkan anak-anak dan seluruh keluarga untuk hidup bersih serta sehat sejak dini, “ kata Nany.

Pada peringatan ini dipraktekkan cara cuci tangan pakai sabun secara benar oleh Wakil Wali Kota H Timbas Tarigan, Wakil ketua TP PKK Hj Nany Timbas Tarigan, Kepala Dinas Kesehatan dr Mahaniari Manalu, Kepala Dinas PPKB drg Lilik Rosdewati dan bersama puluhan siswa sekolah. (ted/han)

Khusus Hari Ini, Telkomsel Manjakan Pelanggan dengan Promo Paket Data 25 GB Seharga Rp 110.000

Khusus hari ini saja, Telkomsel kembali menghadirkan promo Surprise Deal Telkomsel 25 GB dengan harga terjangkau.
Khusus hari ini saja, Telkomsel kembali menghadirkan promo Surprise Deal Telkomsel 25 GB dengan harga terjangkau.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Telkomsel hari ini kembali memberikan kejutan bagi para pelanggan setianya dengan menghadirkan paket promo Surprise Deal Telkomsel. Paket ini menawarkan kuota data internet “ramah kantong”, yang hanya bisa dibeli pada hari ini saja, Rabu (10/24/2018), untuk pelanggan kartu prabayar (Simpati, Kartu AS, Loop) dan pascabayar (Kartu Halo).

GM Sales Telkomsel Regional Sumbagut, Agus Sumirat mengatakan, “pada promo Surprise Deal ini, pelanggan Telkomsel bisa mendapat kuota internet 25 GB yang berlaku 30 hari hanya dengan Rp 110.000. Selain itu juga ada tambahan diskon diskon 10 persen untuk setiap transaksi melalu My Telkomsel dan harga spesial Rp 95.000 untuk setiap transaksi menggunakan TCASH.”

Kuota internet 25 GB dari Surprise Deal Telkomsel tidak dibatasi dengan pembagian kuota, baik berdasarkan jenis maupun waktu penggunaan. Seluruh kuota bisa digunakan pada jaringan 2G, 3G, dan 4G untuk apa saja dan kapan saja. Meski demikian, kuota promo ini tidak dapat diakumulasikan dengan kuota yang masih aktif. Jika Anda masih memiliki sisa kuota internet dan kemudian mengaktifkan paket promo Surprise Deal ini, maka akan ada dua paket yang aktif secara bersamaan pada nomor Telkomsel Anda.

Aktivasi Surprise Deal bisa dilakukan langsung melalui aplikasi MyTelkomsel atau melalui menu USSD dengan menekan tombol *363#. Promo Surprise Deal Telkomsel selalu datang tiba-tiba, tanpa ada hari khusus yang dirayakan. Jadi tetap up to date, selamat mencoba!

***

Terpanggil Berbuat untuk Sumatera Utara, Sihar Sitorus Kunjungi Sumut Pos

triadi wibowo/SUMUT POS BERKUNJUNG: Sihar Sitorus (tiga dari kiri) foto bersama GM Sumut Pos, Goldian Purba dan Managemen Sumut, saat berkunjung ke redaksi Harian Sumut Pos.
triadi wibowo/SUMUT POS
BERKUNJUNG: Sihar Sitorus (tiga dari kiri) foto bersama GM Sumut Pos, Goldian Purba dan Management Sumut, saat berkunjung ke redaksi Harian Sumut Pos.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Ada banyak cara untuk menjadi insan yang berarti besar bagi masyarakat. Tak peduli dimanapun dan kapanpun serta berapa lama. Sebab pada dasarnya semua bisa berbuat baik dan memberikan yang terbaik. Begitulah filosofi Sihar Sitorus.

Langkah seorang Sihar Sitorus maju di Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menuju kursi Senayan, tampaknya menjadi satu hal yang patut diacungi jempol.

Setelah segudang aktivitas bisnisnya caleg DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Sumut II ini ingin menunjukkan bahwa menjadi bermanfaat bagi rakyat adalah sebuah panggilan. Semua hal yang bertujuan untuk yang terbaik bagi kehidupan rakyat banyak, harus diperjuangkan.

Karena itu, langkah menuju legislatif ini, meskipun kesannya tak mudah, tetapi tetap punya tantangan tersendiri. Sebab sebuah perjuangan itu, bukan hanya soal bagaimana meraih kemenangan dan duduk di kursi Senayan menjadi Anggota DPR RI. Tetapi lebih dari itu, proses setelah itu yang akan dijalani selama satu periode, lima tahun.

Pengalamannya saat pencalonan di Pilgub lalu, membawa banyak informasi dan pengetahuan tentang kondisi masyarakat, terlebih lagi tingkat perekonomian yang membutuhkan perhatian. Dengan segala potensi yang ada para rakyat, katanya, banyak hal bisa dimanfaatkan dan dikembangkan. Apalagi Sumatera Utara, khususnya daerah yang berada di dapilnya, sangat potensial untuk menjadi lebih maju.

Wilayah Tapanuli, Pantai Barat, Tabagsel, Labuhan Batu Raya hingga Kepulauan Nias, adalah wilayah-wilayah dengan ciri khas masing-masing. Mulai dari pertanian, perkebunan, hasil laut, hingga objek pariwisata yang sejatinya punya manfaat jika dapat dikelola sedemikian rupa, bagi kepentingan bersama, kepentingan rakyat. Dan itu menjadi visi misi atau lebih tepatnya tugas, panggilan jiwa bagi Sihar Sitorus berbuat untuk kampung halamannya, Sumatera Utara.

“Kampung saya memang di Toba. Tetapi semua daerah di dapil saya harus bisa diperjuangkan. Karena dengan begitu, kita akan memahami bahwa Sumut dan Indoensia itu penuh warna,” pesan Sihar saat bertandang ke redaksi Harian Sumut Pos, Selasa (23/10).

Warna itu, kata Sihar, mencerminkan bagaimana zaman dahulu masa kecilnya, saling menghargai dan menghormati perbedaan latar belakang masyarakat. Tak peduli suku apa, agama apa, bahasanya bagaimana, semua saling berhubungan, harmonis.

Kondisi seperti itu ia harapkan terus dapat dijaga, khususunya di Sumatera Utara, provinsi yang punya ragam budaya, heterogen.

Berangkat dari situ, Sihar pun mengungkapkan sedikit pandangannya tentang persaingan politik yang ia hadapi saat ini hingga hari Pemilihan Umum (Pemilu) tiba, menentukan siapa dapat berapa suara, duduk atau tidak.

Satu pengakuan jujur, bahwa persaingan memperebutkan kursi Senayan lumayan ketat. Selain tokoh besar lain, calon petahana hingga sesama ‘orang batak’, harus saling bersaing mendapatkan hati rakyat, hati para pemilih.

Mungkin tak ingin jumawa, walaupun secara popularitas namanya sudah dikenal, cukup dikenal. Bukan hanya saat kampanye Pilgub saja, namun pemuda yang konsen pengembangan ekonomi ini, sudah malang melintang di dunia olahraga dan pengembangan bisnis.

Karenanya dalam persaingan politik ini, Sihar mengaku ingin mencari dan menjadi pembeda.”Saya sedang mencari metode lain untuk pemberdayaan masyarakat. Karena tentu politik uang itu tidak relevan lagi sekarang. Daripada untuk yang begitu, kan lebih bagus diberikan untuk yang berguna bagi masyarakat,” kata Sihar lagi, meyakinkan bahwa berpikir jangka panjang jauh lebih baik bagi rakyat.

Satu hal soal pemberdayaan, Sihar menilai bahwa rakyat harus diangkat derajatnya, sejahtera dan mampu mengelola potensi lokal, kearifan budaya lokal. Sehingga, kekayaan yang dimiliki, sumber daya alam dan sumber daya manusia, berjalan selaras.

Pun begitu, menurutnya, tugas memenangkan suara partai juga sebuah keniscayaan. Sebab, sistem penentu kursi tidak lagi mengunakan bilangan pembagi pemilih, tetapi hitung-hitungan saint lague, suara terbanyak parpol, setelah dibagi 1,3,5 hingga 7 secara berturut.

Bahkan tak hanya itu, pemilihan yang serentak dengan Pilpres nanti, juga tugas mereka memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, yang juga secara otomatis, merupakan nilai lebih bagi PDIP. (*)

Dewan Pengupahan SUMUT Usulkan ke Gubsu, UMP 2019 Rp2.303.403

Ilustrasi UMP
Ilustrasi UMP

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dewan Pengupahan Sumatera Utara telah sepakat akan mengusulkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2019 kepada gubernur sebesar Rp2.303.403. Kesepakatan itu setelah ketiga unsur yakni pemerintah, pengusaha dan serikat buruh melaksanakan rapat pembahasan UMP Sumut 2019, di Hotel Putra Mulia Medan, Selasa (23/10).

“Besaran UMP Rp2,3 juta lebih itu belum final. Kami akan segera menyerahkan ke gubernur untuk segera ditetapkan,” kata Ketua Dewan Pengupahan Sumut, Maruli Silitonga saat dikonfirmasi Sumut Pos, kemarin.

Dalam rapat yang digelar internal dan tertutup itu, ketiga unsur tersebut sepakat memakai rumusan kenaikan sesuai surat edaran menteri Tenaga Kerja. Selain itu untuk penghitungan kenaikan UMP sendiri, mereka merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) No.78/2015 tentang Pengupahan.

“Penetapan UMP sudah ada formulasi dan rumusnya tentang tingkat inflasi sesuai SE menaker bahwa inflasi nasional itu 2,88 persen berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi nasional 5,15 persen. Untuk kenaikan UMP sendiri menjadi sesuai formulasi dan perhitungan yang kami sepakati itu, yakni Rp171 ribu lebih dari UMP 2018,” terang Kabid Hubungan Industrial Disnaker Sumut itu.

Kata Maruli, setelah ini akan dilanjutkan dengan rapat pembahasan soal UMSBK dan UMK. Khusus Upah Minimum Kabupaten/Kota, nantinya juga akan menunggu pembahasan bersama masing-masing Dewan Pengupahan untuk selanjutnya disetujui oleh gubernur. “Hasil rapat (UMP) tadi akan kita ajukan ke gubernur untuk dibut SK penetapan UMP 2019. Artinya pada 1 Nobember 2018 paling lama akan kita umumkan,” katanya.

Jadwal dan Lokasi SKD bagi CASN 2018 Besok Mulai Diumumkan

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pengumuman hasil seleksi administrasi calon aparatur sipil negara (CASN) 2018 masih terus berlangsung. Meski beberapa kementerian/lembaga/daerah telah mengumumkan hasil administrasi, jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) berbasis komputer dari Badan Kepegawaian Negara ( BKN), belum diumumkan. Informasi dari BKN, jadwal dan lokasi pelaksanaan SKD dapat diakses oleh pelamar mulai Kamis (25/10).

Bagi pelamar CASN yang dinyatakan lolos seleksi administrasi ini, langkah selanjutnya adalah mengikuti tes SKD tersebut. Jadwal dan lokasi pelaksanaan SKD ini bisa diakses di situs intansi, pemerintah daerah dan situs resmi sscn.bkn.go.id. “Jadwal dan lokasi bisa dilihat di situs instansi atau SSCN mulai 25 Oktober,” kata Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan ketika dihubungi, Selasa (23/10).

Sebelumnya, pelaksanaan SKD dijadwalkan pada 26 Oktober-17 November 2018 di 237 lokasi. Adapun 237 lokasi ini meliputi 26 lokasi di kantor regional BKN, UPT BKN, dan kantor pusat BKN, 193 lokasi di provinsi atau kabupaten atau kota, dan 18 lokasi di instansi pusat.

Tes SKD sendiri akan meliputi tiga tahap yaitu tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelegensia umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Sementara, ketiga tes tersebut mempunyai passing grade atau nilai ambang batas SKD berbeda untuk masing-masing formasi.

Nilai ambang SKD untuk formasi umum adalah 298, dengan rinician 143 untuk TKP, 80 untuk TIU, dan 75 untuk TWK. Sementara untuk formasi cumlaude akumulatif nilai ambang batas SKDnya 298. Sementara untuk formasi disabilitas dan formasi eks tenaga honorer kategori II, akumulatif nilai ambang batas SKD-nya sama, yaitu 260.  (btr/ted/bbs)

Di Deliserdang, Pelamar CASN Tak Lolos Protes

Ilustrasi
Ilustrasi

DELISERDANG, SUMUTPOS.CO – Pelamar yang tidak lolos, mendatangi kantor BKD Deliserdang. Mereka mempertanyakan alasan ketidaklulusan atau dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Suasana keributan di kantor itu pun tidak terhindarkan karena ketidakpuasan pelamar.

Pengakuan pelamar yang tidak lulus, Ardina Tarigan, ia merasa kecewa karena ketika melihat di situs sscn, mereka dinyatakan tidak lulus administrasi karena berkas mereka tidak lengkap mulai dari ketiadaan pas photo, ijazah, transkip nilai hingga lamaran yang kurang lengkap.

Padahal, aku Ardina Tarigan, saat verifikasi berkas dilakukan oleh tim penyeleksi di kantor BKD, semuanya sudah mereka lengkapi dan mereka pegang juga bukti tanda terima.”Saya tanya di sini (kantor BKD, Red) katanya kualifikasi pendidikan saya tidak sesuai dengan formasi. Saya melamar untuk di Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.

Yang diminta managemen akuntansi, kalau jurusan memang managemen administrasi akuntansi. Terus di internet kita dibilang gak ada foto dan lain-lain, sedangkan kita saja punya tanda bukti berkas kita lengkap,” ujar Ardina Tarigan.

Saat itu pihak keamanan kantor BKD tampak begitu kewalahan meladeni sikap pelamar yang gagal dan keluarganya. Dengan suara yang lantang mereka pun menggerutu satu persatu. Keributan pun sempat terjadi dan yang menjadi sasaran adalah salah satu pegawai BKD yang perempuan. Karena dibentak-bentak, pegawai tersebut pun kemudian menangis.

“Kok dibuat pula di sini (melihat situs sscn melalui handphone-red) berkas gak lengkap. Kemananya berkas kami itu kalian buat? Dimana dibakar berkas kami itu. Buat aja beritanya besar-besar bang (bilang ke wartawan),” teriak pelamar yang tidak lulus.

Sekdakab Deliserdang melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD, Sahrul, mengatakan, pelamar banyak tidak lulus karena kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan formasi.

“Seperti melamar D3 Farmasi tapi izajah analis Farmasi dan makanan, ya kan beda.

Ada juga yang dibutuhkan guru bahasa Inggris tapi ijazahnya sastra Inggris. Saat penyerahan berkas ya kita terima saja apakah ada izajah apakah ada lamarannya. Intinya kita melaksanakan sesuai ketentuan, formasi yang sudah ditetapkan itu yang ditindaklanjuti,” katanya.

Sahrul mengatakan, pihaknya menerima pelamar yang kualifikasi pendidikannya tidak sesuai formasi, maka ketika pelamar tersebut dinyatakan lulus sampai tahap akhir akan berdampak untuk pengusulan penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) di BKN.

“Makanya harus cermat dari awal, kalau memang kualifikasi pendidikannya tidak tepat ya jangan. Bayangkan saja kalau sudah lulus ternyata NIP-nya tidak bisa dikeluarkan, kan lebih sedih lagi,” kata Sahrul.

Sementara itu, pelamar yang lulus administrasi sebanyak 11.773 pelamar dan berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar dengan berbasis Komputer Asissted Test (CAT). Sedangkan pelamar yang tidak lulus administrasi atau dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 2.168 orang. (btr/ted/bbs)

CASN Di Binjai, 1.140 Pelamar Lolos

Ilustrasi
Ilustrasi

SUMUTPOS.CO – Di Kota Binjai, ada 1.140 pelamar dinyatakan lulus verifikasi. Sedangkan yang tidak lulus sebanyak 322 pelamar. Hal ini berdasarkan data BKD Kota Binjai.

Kepala BKD Kota Binjai, Amir Hamzah mengatakan, ada 1.462 orang yang sudah melakukan pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) melalui website atau online. Dari jumlah itu, ada 1.221 pelamar yang menyerahkan berkas untuk diverifikasi.

Menurut Amir, ada 1.140 pelamar dinyatakan lulus verifikasi. “Jumlah keseluruhan yang tidak lulus ada sebanyak 322 pelamar,” sambung Amir.

Artinya lulus verifikasi, kata Amir, pelamar yang berhak mengikuti tahapan selanjutnya yakni ujian tertulis melalui komputer. “Sudah selesai masalah verifikasi. Lulus verifikasi ini artinya yang berhak mengikuti ujian,” ujarnya.

Untuk lokasi ujian, lanjutnya, ada lima Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yakni, SMPN 1, SMPN 2, SMPN 5, SMPN 6 dan SMPN 11 Binjai, yang awalnya menjadi lokasi ujian berbasi komputer. Namun belakangan, kelima sekolah itu dibatalkan berdasarkan surat dari Kemenpan RB Nomor B/531/M.SM.01.00/2018 pada 16 Oktober 2018 lalu.

“Alasannya salah satu karena ketidaktersediaan anggaran. Surat dari Menpan RB, bahwasanya pelaksanaan ujian Binjai rencananya di BKN. Lokasinya mungkin di Kodam,” ujarnya.

Terkait batalnya lima sekolah yang menjadi lokasi ujian untuk pelamar yang lulus verifikasi, kata Amir, hal tersebut sudah diumumkannya melalui website. “Ada juga formasi yang tidak ada peminatnya. Salah satunya formasi perhubungan darat. Sedangkan pelamar diminati ada 344 pelamar untuk formasi guru SD,” pungkasnya.

Seperti diberitakan kemarin, dari 10.716 orang pelamar calon aparatur sipil negara (CASN) 2018 pada formasi di instansi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara(Pemprovsu), sebanyak 1.099 pelamar tak lulus administrasi. Sisianya, 9.617 pelamar lulus tahapan administrasi pemberkasan.

DATA tersebut diperoleh Sumut Pos dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, yang diupdate Senin (22/10) sekitar pukul 14.02 WIB, terlihat pada formasi tersebut sudah semua berkas administrasi yang diverifikasi BKN. Namun, terdapat tiga daerah di Sumut yang belum selesai diverifikasi sampai kemarin, yakni Pemkab Nias Barat (79 pelamar), Pemkab Nias (104), dan Pemkab Nias Selatan (29).

Kepala BKD Setdaprovsu Kaiman Turnip membenarkan bahwa terdapat 9.617 pelamar CASN 2018 untuk formasi di lingkungan Pemprovsu yang telah lulus tahapan administrasi pemberkasan. Pihaknya juga mengakui, untuk jumlah pendaftar telah terdata mencapai 10 ribu lebih orang dan selama melakukan verifikasi terhadap nama-nama tersebut tidak ada tejadi permasalahan.

“Untuk yang sudah submit ada sekitar 9.617 ribu pendaftar yang akan mengikuti tahap selanjutnya, dari sekitar 10.716 ribu pelamar yang melakukan pendaftaran CPNS kali ini. Angka tersebut sudah final dan menunggu sampai pukul 12.00 yang kemudian diumumkan di website BKN,” ujar Kaiman saat dihubungi, kemarin.

Jumlah pelamar yang submit dan telah lolos verifikasi tersebut, ungkap dia hanya khusus formasi di Pemprovsu saja, tidak meliputi kabupaten/kota lain di Sumut. “Kebetulan kan ada dua kabupaten/kota kita yang tidak mengajukan formasi pada CPNS kali ini, yaitu Siantar dan Padangsidempuan,” katanya.

Humas BKN Pusat Muhammad Ridwan mengatakan, saat ini ada 2 juta lebih peserta CASN 2018 yang dinyatakan MS. Sedangkan sekitar 500 lebih pelamar dinyatakan TMS setelah proses verifikasi administrasi yang pihaknya lakukan. “Ada 2.602.301 pendaftar yang sudah MS dan akan mengikuti seleksi ujian pada waktunya. Sementara yang TMS sebanyak 543.233 orang. Kemudian ada 268.872 pendaftar yang belum diverifikasi secara global oleh BKN,” katanya.

Pihaknya juga tidak dapat memastikan alasan kegagalan 1.099 pelamar untuk instansi Pemprovsu, paskaverifikasi berkas administrasi yang dilakukan. “Untuk hal tersebut kiranya bisa ditanyakan ke BKD setempat,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, adapun kuota CASN 2018 yang dikirimkan BKD Setdaprovsu ke Kemenpan RB sebanyak 1.242. Berdasarkan jumlah tersebut, alokasi CASN terdiri dari; guru sebanyak 892 orang; tenaga kesehatan 250 orang dan tenaga teknis sebanyak 100 orang.Pendaftaran CASN sendiri resmi dibuka pada 19 September lalu. Pendaftaran akan dipusatkan pada situs BKN.

Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan. Sedangkan untuk persyaratan umum harus dipenuhi oleh setiap pelamar seperti yang diatur pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS. Pelaksanaan seleksi akan dibuka pada pekan ketiga Oktober 2018.

Ada tiga tahap seleksi yang harus dilalu pelamar. Pertama yakni seleksi administrasi, kemudian seleksi kompetensi dasar (SKD), dan seleksi kompetensi bidang (SKB). Pelaksanaan SKD menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). (btr/ted/bbs)

Jalan Tembus Langkat-Karo Ditarget Rampung Tahun Ini

ALAT BERAT: Warga sekitar proyek pembukaan jalan alternatif Karo-Langkat yang berada di Desa Telagah, menahan alat berat milik PT Akbar Perkasa Indonesia agar pengerjaan tetap dilanjutkan kembali.
ALAT BERAT: Warga sekitar proyek pembukaan jalan alternatif Karo-Langkat yang berada di Desa Telagah,beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Izin pemakaian kawasan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) sebagai jalan tembus Kabupaten Langkat menuju Tanah Karo, sudah tidak ada kendala lagi. Ditargetkan, tahun ini rampung.

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Sumatera Utara, Abdul Haris Lubis mengatakan, tidak mungkin pelaksanaan pembangunan di lokasi tersebut dapat dilakukan bila tidak mendapat izin atas kawasan tersebut. “Mana mungkin bisa dikerjakan kalau tidak ada izinnya,” katanya kepada wartawan di Kantor Gubernur Sumut, Senin (22/10) sore.

Haris mengungkapkan, pada September lalu izin kawasan dari TNGL untuk jalan tembus tersebut keluar. Menurutnya, memang memerlukan waktu yang panjang untuk proses administrasi ke lembaga terkait makanya sempat terlambat pengerjaan infrastruktur di wilayah itu. “Jadi sudah tidak ada masalah lagi, tinggal pengerjaan saja. Artinya, sembari pengerjaan kita akan evaluasi terus,” imbuhnya.

Adapun hal yang perlu dievaluasi itu, lanjut Haris, jika diperlukan pemeliharaan atas satwa-satwa yang ada di dalam kawasan tersebut. Dan, jauh waktu sebelum pembangunan dilakukan, sudah melalui kajian oleh pihaknya. “Tetapi jika nanti sesudah pengerjaan dibutuhkan lagi kajian apakah ada yang harus kita siapkan, supaya satwa di sana tidak terganggu, ya kita lakukan,” kata mantan sekretaris Dinas Bina Marga Sumut itu.

Diakui dia, perencanaan pembangunan jalan tembus Langkat-Karo tersebut bagian dari aspirasi yang kuat dari masyarakat yang perlu untuk ditindaklanjuti pemerintah. Baik itu sebagai sarana jalan evakuasi apabila terjadi erupsi Gunung Sinabung, maupun sebagai jalan tembus yang menghubungkan kedua kabupaten tersebut.

“Untuk progres pengerjaannya saya lupa, namun bulan lalu itu kalau tidak salah sudah 40 persen. Laporannya sudah ada masuk ke saya, tetapi saya tak ingat,” katanya.

Namun dia meyakini, target penyelesaian pekerjaan jalan itu, diupayakan rampung tahun ini juga. Meski demikian, ada satu hal yang perlu dicermati terkait kontrak pekerjaan yang sudah terjalin sebelum pembangunan dimulai.

“Jadi kemarin itu begini ceritanya, menunggu sampai izin (BTNGL) keluar sudah terlambat (pengerjaan) lebih dari 60 hari. Oleh karena itu, bukan kesalahan kontraktor, jika bisa proses perizinan dan administrasi cepat dilakukan, maka pekerjaan pun dapat cepat dimulai. Namanya ada proses dan butuh persetujuan lembaga lain, jadi wajar memakan waktu. Apalagi di kawasan TNGL bukan kawasan biasa,” terangnya.

Ketika nanti pelaksanaannya tidak bisa dikejar sampai waktu kontrak pekerjaan, Haris mengaku, kontraktor diwajibkan mengajukan perpanjangan kontrak atas pembangunan jalan tembus tersebut.

“Sesuai target memang harus selesai tahun ini. Dan jika memang waktu dia kurang, harus memohonkan perpanjangan kontrak. Sebab dari sisi kontrak mereka gak salah. Makanya kita ‘push’ terus kontraktor menyelesaikan pekerjaan tersebut pada tahun ini,” pungkasnya.

Seperti diketahui, proses pembangunan jalan itu sebelumnya terpaksa dihentikan. Padahal, sejumlah alat berat milik PT Abadi Perkasa Indonesia, pelaksana pembangunan jalan tembus Kabupaten Langkat-Tanah karo, sudah memasukan sejumlah alat berat untuk memulai pembangunan jalan.

Warga sekitar sangat berharap pembangunan jalan dapat terealisasi. Pembangunan jalan tembus Kabupaten Langkat-Tanah Karo juga diharapkan akan menjadi jalan alternatif bagi masyarakat Langkat menuju Tanah Karo. (prn/ila)