Home Blog Page 5912

Jalin Kerja Sama Pendidikan, Victory Lutheran College Austalia Kunjungi Nias

ADITIA LAOLI/SUMUT POS DIABADIKAN:Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM didampingi Nyonya Tikna Murni Sokhiatulo Laoli foto bersama dengan Rombongan Victory Lutheran College dari Australia dan para siswa sekolah Yayasan BNKP.
ADITIA LAOLI/SUMUT POS
DIABADIKAN:Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM didampingi Nyonya Tikna Murni Sokhiatulo Laoli foto bersama dengan Rombongan Victory Lutheran College dari Australia dan para siswa sekolah Yayasan BNKP.

NIAS,SUMUTPOS.CO –Guna meningkatkan kualitas kemitraan dengan lembaga keagamaan dan pendidikan serta pemerintah, Victory Lutheran College Australia berkunjung ke Pulau Nias.

Delegasi Victory Lutheran College Australia dipimpin oleh Mr Jhon Tom Som dan dua orang guru, Mr Gavin dan Mrs Amelia serta delapan orang pelajar setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) disambut Bupati Nias, Drs Sokhiatulo Laoli, MM, di Pendopo Bupati Nias, Jalan Soekarno, Gunungsitoli, Selasa (25/9).

Dalam sambutannya, Mr Jhon Tom Som menjelaskan tujuan kunjungan timnya di Kabupaten Nias dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya dengan SMA Swasta Kristen BNKP dibawah naungan Yayasan Banua Niha Keriso Protestan (BNKP).

“Kemitraan kedua lembaga pendidikan ini sudah dimulai pada tahum 2017 bermula dari kerja sama BNKP dengan Gereja Luteran di Australia”,ungkap Mr Jhon
Pada kesempatan itu, Mr Tom Som mengucapkan sangat terkesan dengan sambutan Bupati Nias. “Kalau bapak ibu datang ke Australia, jangan lupa kunjungi kami karena rumah kami adalah rumah bapak/ibu juga,”tukasnya.

Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM dalam sambutannya, berterima kasih atas kunjungannya ke Pulau Nias.

“Kehadiran Victory Lutheran College tentu sangat bermanfaat bagi dunia pendidikan, khususnya bagi Yayasan BNKP. Selama ini Pemkab Nias selalu mendukung kegiatan Gereja, karena kami menyadari bahwa Lembaga Pemerintah dan Lembaga Keagamaan sama-sama melayani masyarakat”,ujar Sokhiatulo.

Rombongan Victory Lutheran College direncanakan akan mengunjungi beberapa objek wisata bahari andalan Kabupaten Nias, seperti Pantai Tagaule dan Bozihona.

Bupati Nias juga mengajak rombongan Victory Lutheran College berkunjung dan mempromosikan objek wisata Nias di pantai Tagaule dan Bozihona, setibanya di Australia.

Sementara Sekum BNKP, Pdt Dorkas Daeli berharap melalui kemitraan dengan Victory lutheran college Australia, akan bangkit kembali dan menjadi lebih yang terbaik. (mag-5/han)

Wali Kota dan Wawako Padangsidempuan Dilantik, Gubsu: Jaga Kepercayaan Masyarakat

ist DIAMBIL SUMPAH: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Effendi Nasution dan Alwin Siregar diambil sumpah saat pelantikan.
ist
DIAMBIL SUMPAH: Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Effendi Nasution dan Alwin Siregar diambil sumpah saat pelantikan.

MEDAN,SUMUTPOS.CO -Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melantik Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan, Irsan Effendi Nasution dan Alwin Siregar, di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat (28/9) siang.

Gubsu Edy Ramayadi dalam sambutannya mengatakan, sebagai Kepada Daerah yang baru dilantik, terpenting bisa melaksanakan amanah dengan sebaik-baiknya. Dan menjaga kepercayaan masyarakat yang sudah memberikan suara waktu perhelatan Pilkada serentak, 27 Juni lalu.

“Saya tak perlu mengajarkan itik berenang. Karena saya juga masih baru. Bapak-bapak yang duduk di depan tentu lebih pintar dari saya. Yang terpenting, kita bisa melaksanakan amanah sebaik-baiknya. Saya percaya kepercayaan yang Allah SWT berikan ini dapat sama-sama kita laksanakan,”ujar Edy.

Menurutnya, sembilan bulan lalu proses demokrasi berjalan secara bertahap sudah dapat diselesaikan dengan baik. Sekarang ini, kata Edy, masyarakat Padangsidimpuan menunggu kiprah Irsan-Alwin sesuai visi dan misi waktu kampanye lalu.

“Dengan sumpah mengucapkan demi Allah (diatas kitab suci Alquran) dalam pelantikan ini, artinya kehadiran Allah kita harapkan di sini. Tadi saya menyematkan pangkat di pundak saudara, saya berdoa ‘Ya Allah lingungi kami’ utuk berbuat bagi masyarakat kami. Mulai hari ini, 230.328 jiwa warga Sidimpuan berada dipundak kalian berdua,” imbuh mantan Pangkostrad dan Pangdam I/BB tersebut.

Dirinya tak lupa mengucapkan terimakasih kepada Penjabat Wali Kota Padangsidimpuan, Sarmadan Hasibuan. “Saya percaya kenapa bapak dipercaya ditunjuk sebagai imam karena bapak lebih baik dari yang lain. Terima kasih saya ucapkan kepada bapak dan istri,” katanya.

Gubsu Edy Ramayadi juga berharap kebijakan salat berjamaah di waktu Zuhur dan Ashar seperti yang sudah diterapkan di jajaran Setdaprovsu, bisa terimplementasi di lingkungan Pemko Padangsidempuan.

Edy menegaskan, jika urusan dengan Tuhan Yang Maha Esa selalu diutamakan, maka urusan dunia dan pekerjaan akan turut dimudahkan.

Wali Kota Padangsidempuan, Irsan Efendi Nasution usai pelantikan kepada wartawan menuturkan, bersama wakilnya sudah menyusun program 100 hari setelah bertugas.

“Yang pertama target kita harus sudah terlihat dan terasa di Kota Padangsidimpuan. Ada 13 program yang sudah kita siapkan. Antara lain bagaimana dalam waktu relatif singkat wajah Padangsidempuan ada perubahan,” katanya.

Menurutnya ada empat titik gerbang masuk ke Kota Padangsidimpuan. Dari keempat gerbang ini kata dia, wajah kota harus terlihat ada perubahan.

Selanjutnya karena Sidempuan adalah kota kecil, berdasarkan masukan dari para tokoh setempat, kiranya wajah di pusat kota harus terlihat perubahan.

“Seperti ada beberapa pasar tradisional di pusat kota. Itu harus terlihat bersih. Lalu lalu lintas dan penataan parkir harus dilakukan komprehensif sehingga pusat kota terlihat rapi. Salah satunya dengan program Jumat Bersih. Begitupun dengan penerangan di inti kota harus kita maksimalkan,” jelasnya.

Menyikapi pesan penting Gubsu, Irsan mengatakan hal tersebut masuk dalam konsern pihaknya di mana akan dimasukkan pada program sosial keagamaan yang ditengah masyarakat Sidempuan yang mayoritas muslim.

“Itu juga akan kita galakkan ditengah keberagaman dengan umat beragama lainnya di Kota Padangsidimpuan,” pungkasnya. (prn/han)

Pemko Gunungsitoli Pugar Tugu Meriam

ADITIA LAOLI/SUMUT POS PEMUGARAN:Tugu Meriam di Kampung Baru Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli dalam proses tahap pemugaran.
ADITIA LAOLI/SUMUT POS
PEMUGARAN:Tugu Meriam di Kampung Baru Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli dalam proses tahap pemugaran.

GUNUNGSITOLI,SUMUTPOS.CO – Untuk mewujudkan Kota Gunungsitoli yang Maju, Nyaman, dan Berdayasaing, Pemko Gunungsitoli terus melakukan pembenahan di berbagai sektor. Salah satunya, perbaikan infrastruktur jalan, serta pemugaran ikon sejarah, yakni Tugu Meriam yang berada di Kampung Baru, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli.

Wali Kota Gunungsitoli, Ir Lakhomizaro Zebua mengatakan, bahwa ruas Jalan Karet dengan lebar sekira 6 meter lebih, sudah tidak memadai dari segi kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

“Pemerintah telah melakukan koordinasi melalui musyawarah dengan tokoh-tokoh masyarakat dan warga setempat, sehingga lahan yang sebelumnya terdapat perumahan penduduk dapat dibebaskan dengan penggantian harga lahan yang wajar. Lahan ini kemudian digunakan untuk membuka badan jalan yang baru, sehingga jalur lalu lintas dari dua arah yang berbeda memiliki jalur lalu lintasnya masing-masing”,ujar Wali Kota.

Menurut Wali Kota, pembangunan ruas jalan tersebut juga akan diperindah dengan adanya ikon sejarah Tugu Meriam sebanyak 6 buah, sebagai saksi sejarah perjuangan masyarakat di Kota Gunungsitoli pada masa lalu.

Sebagai bentuk perhatian dari Pemko Gunungsitoli, Wali Kota Gunungsitoli telah menginstruksikan untuk melakukan penataan melalui proses pemugaran .

“Tujuan pemugaran ini dalam rang ka untuk melestarikan dan melindungi ikon sejarah Kota Gunungsitoli. Pemugaran dilakukan dengan membangun ulang Tugu Meriam tan pa merubah bentuk aslinya, yang berbeda nantinya adalah fondasi fisik bangunan akan dibuat lebih tinggi untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan permukaan jalan akibat pemeliharan di masa-masa yang akan datang”,terang Lakhomizaro.

Tokoh masyarakat setempat, Abdul Hadi SH menyampaikan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kota Gunungsitoli mengenai pemugaran terhadap tugu meriam tersebut.

“Tetapi kita berharap, pemugaran tidak berubah dari bentuk sebelumnya. Karena letak-letak meriam tersebut memiliki makna dan nilai sejarah tersendiri. Hal ini telah melalui kajian dan pertimbangan dari tetua-tetua terdahulu,”kata Abdul.

Kadis PUPR Kota Gunungsitoli, Ampelius Nazara mengatakan, pemugaran hanya untuk pelestarian ikon sejarah.

Diterangkan Ampelius, kondisi fisik bangunan sebelumnya terdapat retak-retak sehingga dikhawatirkan dapat roboh dan juga dari sisi estetika terlihat kurang indah.

“Kita memugar untuk memperindah dan juga mempertahankan agar tugu ini tetap dapat berdiri dengan kokoh” pungkasnya. (mag-5/han)

Guru Honorer Tuntut Diangkat jadi ASN

batara/sumut pos TUNTUT:Ratusan guru honorer K2 dan Non kategori berunjukrasa menuntut agar diangkat menjadi ASN di Pemkab Deliserdang.
batara/sumut pos
TUNTUT:Ratusan guru honorer K2 dan Non kategori berunjukrasa menuntut agar diangkat menjadi ASN di Pemkab Deliserdang.

SUMUTPOS.CO – Sekira ratusan guru honorer kategori II (K2) dan non kategori berunjukrasa ke kantor Bupati dan DPRD Deliserdang, di Lubukpakam, Jumat (28/9).

Mereka menuntut agar diangkat menjadi calon Aparatur Sipil Negara (ASN), dan meminta Pemkab Deliserdang tolak penerimaan Calon ASN 2018.

Para guru honorer dari berbagai kecamatan yang ada di Kabupaten Deliserdang tersebut berkumpul di halaman depan Stadion Baharudin Siregar, dan bersama-sama menuju kantor Bupati Deliserdang sembari berorasi agar diangkat menjadi CASN.

Dalam orasinya, mereka telah mengabdi mulai dari 10 hingga 20 tahun. Namun pemerintah tak kunjung mengangkat menjadi ASN.

Aksi mereka pun diterima beberapa pejabat Pemkab Deliserdang di antaranya Kadisporabudpar Deliserdang H Faisal Arif Nasution, Plt Kadisdik Hj Miska Gewasari dan Kabid Mutasi dan Pengadaan Pegawai BKD, Sahrul.

Kepada para pejabat mewakili Bupati Ashari itu, perwakilan guru honorer menyampaikan beragam persoalan, mulai dari status dan gaji. Disebut, banyak guru honorer yang bergaji Rp 250 Ribu per bulan dan harus menerimanya dalam jangka waktu tiga bulan sekali. Selain itu, mereka juga meminta agar Pemkab Deliserdang dapat menolak penerimaan CASN tahun 2018, meskipun saat ini tahapannya sudah memasuki tahapan pendaftaran.

“Hal itu menurut kami kejahatan publik karena yang lama mengabdi tidak diperhatikan. Mohonlah Bupati buat keputusan bersama bahwa Kabupaten Deliserdang menolak CASN. Papua Barat juga menolak. Guru-guru honorer ini meminta agar bisa diangkat CASN tanpa syarat. Kami bukan menuntut yang berlebihan, karena gaji guru honorer ini semuanya dibawah satu juta dan jauh dari Upah Minimum Kabupaten,” kata Andi.

Mendengar berbagai persoalan itu, Sahrul menegaskan penerimaan CASN tidak dapat dibatalkan karena banyak juga peluang untuk orang lain. “Kita Deliserdang tahun ini mendapat kuota penerimaan paling banyak CASN di Sumut mencapai 700-an orang. Sebenarnya pihak Pemkab bukan tidak pernah mengusulkan honorer ini diangkat, karena memang kita butuh ribuan orang mengingat angka pensiun ASN juga cukup banyak. Hanya saja sesuai regulasi yang ada, membuat apa yang kita usulkan itu tidak dipenuhi oleh Pemerintah Pusat,” terangnya.

Berbagai solusi dan pencerahan turut disampaikan Faisal Arif Nasution dan Miska Gewasari tentang keluhan para honorer. Merasa kurang puas, para honorer beranjak dari kantor bupati menuju kantor DPRD Deliserdang. Namun sayang kedatangan para guru tersebut tidak dapat disambut oleh anggota dewan. Sebab diwaktu yang bersamaan seluruh anggota DPRD Deliserdang melakukan kunjungan kerja ke luar kota.

Aspirasi para guru itu hanya bisa diterima oleh Kabag Umum Sekretariat DPRD, Indrawansyah Putra dan Kasubag Protokoler, Buyung yang menyampaikan permintaan maaf atas kondisi yang terjadi. Ia menyebut kejadian ini bukan karena disengaja meskipun surat aksi para guru ini sudah sampai ke sekretariat tiga hari lalu.

“Perjalanan dinas anggota dewan sudah diagendakan dua minggu lalu. Dengan tidak mengurangi rasa hormat, kita siap menampung aspirasi bapak dan ibu dan akan kami sampaikan sama anggota dewan khususnya yang duduk di Komisi D dan Komisi A supaya bisa dijadwalkan agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) lintas Komisi nantinya,”kata Buyung. (btr/han)

Masyarakat Diimbau Lewati Jalur Alternatif

ATUR LALIN:Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan bersama Kanit Lantas Ipda Sehat Sinulingga mengatur lalulintas di kawasan tanah longsor, di Jalan Jamin Ginting Km.26 Desa Durin Pitu, Kecamatan Pancurbatu pada 25 September lalu.
ATUR LALIN:Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan bersama Kanit Lantas Ipda Sehat Sinulingga mengatur lalulintas di kawasan tanah longsor, di Jalan Jamin Ginting Km.26 Desa Durin Pitu, Kecamatan Pancurbatu pada 25 September lalu.

MEDAN,SUMUTPOS.CO -Arus lalu lintas Medan menuju Tanah Karo tiap akhir pekan acap kali mengalami kemacetan. Untuk itu, diimbau kepada masyarakat yang berencana ke Tanah Karo agar melewati jalan alternatif.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chan SH MH melalui Kanit Lantas, Ipda Sehat Sinulingga mengatakan, masyarakat bisa melalui jalan alternatif lain guna menghindari kemacetan dan mengurangi jumlah volume kendaraan saat melintasi kawasan longsor di Jalan Jamin Ginting Km 26, Desa Durin Pitu, Kecamatan Pancurbatu.

“Jalan alternatif lain dari Kota Medan-Karo yang dapat dilalui masyarakat yakni Delitua, Namorambe, Simalingkar B keluarnya Desa Sembahe, Kecamatan Sibolangit,” kata Ipda Sehat kepada wartawan, Jumat (28/9).

Dikatakannya, hingga saat ini pihaknya mengatur arus lalu lintas di lokasi longsor menggunakan satu jalur dan buka tutup. Itu dilakukan mengingat kondisi badan jalan yang longsor sangat ekstrim untuk dilalui pengendara.

Menurutnya, jika jumlah volume kendaraan yang datang dari Medan-Karo meningkat akan dilakukan sifat emergency dan dilaksanakan buka tutup jalan maksimal 30 menit.

Begitu juga sebaliknya, bila jumlah volume kendaraan meningkat dari daerah Karo-Medan, pengendara akan dialihkan melalui Desa Sembahe. “Kalau jumlah volume kendaraan tidak meningkat, buka tutup jalan akan berlangsung selama 10 menit. Itu semua dilakukan untuk menghindari kemacetan yang panjang di kawasan longsor,” jelasnya.

Disebutkannya, sebanyak empat personel unit lalu lintas Polsek Pancurbatu dibantu masyarakat sekitar mengatur arus lalu lintas di kawasan tersebut. “Sampai saat ini jumlah volume kendaraan yang melintas dalam keadaan normal,” tuturnya.

Ia mengaku badan jalan yang longsor belum dikerjakan secara fisik. Bahkan pihaknya telah mengupayakan, agar instasi terkait untuk segera melakukan perbaikan.

“Kondisi badan jalan belum dikerjakan secara fisik, ini kita upayakan agar pihak terkait mengerjakannya. Kemarin sore memang ada pekerja membersihkan dan mengukur lokasi badan jalan yang longsor,”pungkasnya. (dvs/han)

Idaham:Perawat Harus Profesional

TEDDY AKBARI/SUMUT POS BERSAMA: Wali Kota Binjai HM Idaham didampingi Kadis Kesehatan, dr Mahaniari Manalu dan Direktur RSUD DR Djoelham Binjai dr Sugianto foto bersama dengan pengurus PPNI Kota Binjai, Kamis (27/9).
TEDDY AKBARI/SUMUT POS
BERSAMA: Wali Kota Binjai HM Idaham didampingi Kadis Kesehatan, dr Mahaniari Manalu dan Direktur RSUD DR Djoelham Binjai dr Sugianto foto bersama dengan pengurus PPNI Kota Binjai, Kamis (27/9).

BINJAI,SUMUTPOS.CO -Wali Kota Binjai HM Idaham agar seluruh perawat selalu mengedepankan profesionalisme. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Dewan Pengurus Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Binjai periode 2018-2023 yang diketuai Ali Mursal Harahap, Kamis (27/9).

Perawat yang telah menjadi anggota PPNI harus dilindungi. “PPNI harus mampu menjadi satu komunitas yang bermanfaat untuk seluruh anggotanya,”pesan Idaham.

Kepada pengurus PPNI, Wali Kota berpesan agar para perawat yang baru tamat harus mengantongi STR, NIRA dan SIK. Itu dilakukan sebagai bekal memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami berharap PPNI mampu dijadikan sebagai wadah silaturahmi dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM), mengingat saat ini perkembangan penyakit dan alat kesehatan juga berkembang secara dinamis. Maka para petugas kesehatan juga dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas,”pungkasnya.

Sementara itu, Ali Mursal Harahap mengharapkan kesediaan Wali Kota untuk hadir pada pelantikan susunan Dewan Pengurus Daerah PPNI kota Binjai periode 2018-2023, nantinya.

Ditegaskan Ali Mursal, setiap perawat harus mengantongi Surat Tanda Registrasi (STR), Nomor Induk Registrasi Anggota (NIRA) dan Surat Ijin Kerja (SIK). Dan saat ini, perawat di Kota Binjai yang sudah terdaftar menjadi anggota PPNI sudah berjumlah 808 orang. (ted/han)

Hasil UKM Karo Diyakini Tembus Pasar Internasional

Rakornas Dewan Kerajinan Nasional di Jakarta
Rakornas Dewan Kerajinan Nasional di Jakarta

KARO,SUMUTPOS.CO -Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karo, Sariati Terkelin Brahmana meyakini hasil kerajinan Bumi Turang bakal mampu menembus pasar nasional dan internasional.

Hal ini dikatakan Sariati saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakornas) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di gedung AH Nasution Kementerian Pertahanan RI, Kamis (27/9) siang.

Rakornas ini juga dihadiri Ketua Dekranas Propinsi Sumut, Ketua Dekaranas Tobasa, Taput dan Gunung Sitoli. Acara yang dihadiri juga oleh semua Ketua Dekranas se-Indonesia ini dibuka Ketua Dekranas, Mufidah Jusuf Kalla.

Sariati mengatakan, Dekranasda Kabupaten Karo sudah mengikuti even berskala nasional yang akan digelar di Jakarta, sejak 26 sampai 30 September 2018 mendatang.

Even tersebut, berupa pameran Kriyanusa 2018 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dekranas 2018. Sesuai surat dari Pengurus Dekranas Pusat, Nomor 57/Dekran/02/IX/2018, tanggal 20 September 2018, yang diterima Dekranas Kabupaten Karo, sebut Sariati

“Dekranas kali ini menambah wawasan bagi Dekranasda kabupaten Karo dalam membina usaha kecil menengah (UKM) para pengrajin. Sehingga, produk kerajinan yang dihasilkan lebih berkualitas, memiliki nilai tambah, dan dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,” katanya.

Selain Rakernas Dekranas, istri Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH itu juga menghadiri Pameran Kerajinan Kriyanusa, untuk memfasilitasi pengrajin dalam mempromosikan dan memasarkan hasil kerajinannya.

Intinya, Dekranasda Kabupaten Karo akan selalu berusaha dapat mendorong pelaku industri kerajinan, agar mampu bersaing. “Tak kalah penting kita harus mampu berperan dalam meningkatkan daya saing UMKM serta ekonomi kreatif, melalui peningkatan kuantitas dan kualitas produk,” tandasnya. (deo/han)

KBRI: Masa Berlaku Visa Rizieq Shihab di Arab Saudi Sudah Habis

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab sudah tidak memiliki izin tinggal di Kerajaan Arab Saudi (KAS). Hal itu diketahui berdasarkan penelusuran Kedutaan Besar RI di Riyadh, Arab Saudi.

Dubes RI untuk Saudi, Agus Maftuh Abegebriel, mengatakan, Rizieq masuk ke Arab Saudi menggunakan visa ziyarah tijariyyah atau visa kunjungan bisnis yang tidak bisa dipergunakan untuk kerja.

“Visa yang digunakan oleh Mohammad Rizieq Syihab untuk berada di wilayah KAS telah melewati batas waktu yang ditentukan,” kata Agus Maftuh Abegebriel melalui siaran pers, Jumat (28/9/2018).

Agus menjelaskan, Visa bernomor 603723XXXX tersebut bersifat multiple atau bisa beberapa kali keluar masuk. Visa berlaku satu tahun dengan izin tinggal 90 hari per kedatangan. Awalnya, Visa yang dipakai Rizieq sudah habis masa berlakunya pada 9 Mei 2018, lalu diperpajang kembali hingga akhir masa tinggal pada 20 Juni 2018.

“Untuk perpanjang visa, seorang WNA harus keluar dari KAS untuk mengurus administrasi. Karena keberadaan MRS sampai hari ini masih berada di KAS, sejak tanggal 21 Juli 2018, MRS sudah tidak memiliki izin tinggal di KAS,” kata Agus.

Agus menambahkan, jika Rizieq mengalami permasalahan hukum di Arab Saudi, baik yang terkait keimigrasian atau hal lainnya, KBRI Riyadh akan memberikan pendampingan, perlindungan, dan pengayoman sesuai perundang-undangan di negara tersebut.

Agus menekankan, segala tindakan yang dilakukan pihak KAS terhadap ekspatriat dari negara mana pun merupakan tanggung jawab dan otoritas penuh pihak KAS dalam menjaga keamanan dan ketertiban negaranya.

“Ekspatriat yang berada di wilayah KAS wajib mengikuti aturan dan hukum yang berlaku di KAS. Segala pelarangan dan hukuman terhadap pelanggaran yang dilakukan WN Arab Saudi juga diberlakukan bagi ekspatriat,” kata dia. “Perlakuan terhadap semua ekspatriat di wilayah KAS sama dalam penanganannya yang didasarkan pada hukum yang berlaku di KAS sesuai tingkat pelanggarannya tanpa adanya diskriminasi,” tambah Agus.

Pelamar Terbanyak di Kemenkumham, Disusul Kejagung

Tes CPNS-Ilustrasi.
Tes CPNS-Ilustrasi.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Hingga hari kedua pendaftaran CPNS 2018 Kamis (27/6), jumlah pelamar yang sudah selesai tahap pemilihan formasi baru 10.113 orang.

Susahnya akses mendaftar CPNS baru secara online di website sscn.bkn.go.id ditengarai menjadi penyebab masih minimnya jumlah pendaftar.

Proses mendaftar CPNS baru melalui website milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) itu tidak hanya susah pada jam-jam sibuk atau jam kerja saja. Tetapi ketika dicoba diakses pagi hari sekitar pukul 05.00 juga tidak bisa. Pun demikian ketika dicoba kembali pada pukul 20.19 tadi malam, juga tidak bisa.

Akses ke halaman utama (home page) website sscn.bkn.go.id memang cukup mudah dilakukan. Tetapi ketika sudah diklik menu registrasi, tidak bisa akses ke tahap berikutnya. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan lalu lintas atau traffic ke website sscn.bkn.go.id memang sangat padat.

Sehingga dia berpesan kepada masyarakat yang mengalami hambatan saat akan daftar CPNS baru, tidak putus asa. Bisa dicoba kembali di jam-jam berikutnya. Dia menegaskan BKN sudah berupaya meningkatkan performa server sehingga bisa menampung jumlah pelamar atau pengunjung sampai 6 juta pengakses.

Selain itu Ridwan kemarin memaparkan perkembangan terkini proses pendaftaran. Dia menjelaskan total pelamar yang menyelesaikan alur keempat proses pendaftaran ada 10.113 orang. ’’Mereka ini pelamar yang sudah menetapkan formasi yang dipilih,’’ katanya kemarin (27/9).

Kemudian dari jumlah tersebut baru ada 1.261 pelamar yang sudah diverifikasi oleh instansi masing-masing atau alur kelima. Ridwam menuturkan sampai kemarin sore pukul 17.07, sudah ada 372 instansi pusat maupun daerah (62 persen) yang bisa dilamar.

Dari seluruh instansi yang bisa dilamar, Kementerian Hukum dan HAM menjadi instansi paling banyak dilamar. Jumlah pelamar di kementerian yang dipimpin Yasonna Laoly itu sebanyak 5.312 orang. Disusul kemudian Kejaksaan Agung (926 pelamar) dan Pemprov Jawa Tengah (854 pelamar).

Ridwan juga mengingatkan adanya perbedaan persyaratan antara satu instansi dengan instansi lainnya. Misalnya ada instansi yang menetapkan batas IPK minimal adalah 3,00 poin. Kemudian ada instansi lain yang menyaratkan IPK hanya 2,75 poin.

Kemudian ada juga instansi yang hanya menerima pelamar dari program studi minimal B. Kemudian ada instansi yang tidak mensyaratkan ketentuan akreditasi A, B, maupun C. ’’Ketentuan teknis seperti itu ditetapkan oleh masing-masing instansi,’’ katanya. (wan/lyn/agm)

Donggala 9 Kali Diguncang Gempa di Atas Magnitudo 5,0

Foto: dok BNPB Rangkaian gempa bumi mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). Puncaknya, gempa bermagnitudo 7,7 pada pukul 18.02 Wita. Puluhan rumah rusak.
Foto: dok BNPB
Rangkaian gempa bumi mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018). Puncaknya, gempa bermagnitudo 7,7 pada pukul 18.02 Wita. Puluhan rumah rusak.

DONGGALA, SUMUTPOS.CO – Gempa melanda wilayah Donggala, Sulawesi Tengah beberapa kali pada hari ini, Jumat (28/9/2018). Berdasarkan informasi dari akun resmi Twitter Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, @infoBMKG, menyebutkan gempa pertama terjadi pukul 14.00 WIB.

Berikut rangkuman gempa yang terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah:

  1. Gempa bermagnitudo 5,9

Gempa bermagnitudo 5,9 terjadi pukul 13:59 WIB. Dari informasi BMKG, pusat gempa berada di darat, 61 kilometer sebelah utara Palu. Gempa yang pusatnya berada di kedalaman 10 kilometer ini dirasakan di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah.

  1. Gempa bermagnitudo 5.9

Gempa ini bermagnitudo 5,9 dan terjadi pukul 14.00 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa berlokasi di 8 kilometer sebelah barat laut Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa berkedalaman 10 km ini tidak berpotensi tsunami.

  1. Gempa bermagnitudo 5.0

Tak lama berselang, gempa bermagnitudo 5.0 terjadi pukul 14.28 WIB. Gempa ini berlokasi di 10km Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. BMKG menyatakan gempa berkedalaman 10 km ini tidak berpotensi tsunami. Gempa bermagnitudo 5.0 ini dirasakan di Donggala.

  1. Gempa bermagnitudo 5,3

Gempa bermagnitudo 5.3 kembali melanda wilayah Sulawesi Tengah pukul 15.25 WIB. Lokasi gempa berada di 11 kilometer Timur Laut Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa yang berpusat di kedalaman 10 km ini tidak berpotensi tsunami.

  1. Gempa bermagnitudo 7.7

Gempa bermagnitudo 7.7 terjadi di Donggala, Sulawesi Tengah pukul 17.02 WIB. BMKG menyatakan gempa yang berpusat di kedalaman 10 km dan berlokasi 27 km sebelah timur laut Donggala, Sulawesi Tengah ini berpotensi tsunami. Dari balasan di akun resmi Twitter BMKG, masyarakat menyatakan jika gempa terasa hingga ke Kalimantan. Pukul 17.37 WIB, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami berakhir.

  1. Gempa bermagnitudo 6,1

Gempa susulan bermagnitudo 6,1 ini terjadi pukul 17.14 WIB. Gempa berpusat di kedalaman 10 km dan berlokasi di 58 km sebelah timur laut Donggala, Sulawesi Tengah. BMKG menyatakan, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

  1. Gempa bermagnitudo 5,9

Gempa yang terjadi pukul 17.25 WIB ini berlokasi di 12 kilometer sebelah tenggara Palu. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.

  1. Gempa bermagnitudo 5,5 Gempa ini terjadi pukul 17.39 WIB. Menurut BMKG, pusat gempa berada di kedalaman 11 km dan 13 kilometer sebelah tenggara Donggala, Sulawesi Tengah. Gempa tidak berpotensi tsunami.
  2. Gempa bermagnitudo 5,0 Gempa terjadi pukul 17.47 WIB. Pusat gempa berada di kedalaman 10 km dan berlokasi 9 km sebelah tenggara Donggala, Sulawesi Tengah. (kps)