Home Blog Page 5926

Hadirkan Balap Ketahanan Pertama di Indonesia

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Yamaha akan menggelar event akbar “Yamaha Endurance Festival” di Sentul International Circuit, Bogor pada 30 September 2018. Acara yang dibuka untuk umum secara gratis ini menyajikan beragam aktivitas seru baik yang bersifat racing maupun entertainment serta ribuan hadiah menarik lainnya yang khusus disediakan bagi pengunjung.

Event yang terinspirasi dari Suzuka 8 Hour ini menghadirkan balap ketahanan yang baru pertama kali diselenggarakan oleh pabrikan sepeda motor di Indonesia. Terdapat tiga kategori kelas yang dibuka, yakni Open Class 250 cc (2 jam) untuk komunitas dan profesional, Community 250 cc (1 jam) dan terakhir ialah kelas Community 150 cc (1 jam).

Menjadi lebih unik, para pembalap yang mengikuti Endurance Race ini memulai start dengan sistem “Le-Mans Style”, dimana para rider berdiri di samping trek sirkuit bersebrangan dengan motor mereka yang telah disusun sesuai dengan hasil grid position, dan ketika bendera start dikibarkan para rider langsung berlari ke sepeda motor lalu menaikinya dan menghidupkan mesin untuk kemudian memulai jalanya balapan.

Selain balap, Yamaha Endurance Festival turut pula menyuguhkan kegiatan hiburan seperti ice cream party dimana setiap pengunjung nantinya akan diberikan kupon yang dapat ditukarkan dengan ice cream, lalu ada juga kompetisi aerobik bagi keluarga, kompetisi futsal dan slow riding bagi komunitas, hingga puncaknya akan ada penampilan spesial dari grup band papan atas Armada setelah sebelumnya didahului oleh aksi panggung dari band lokal. Bagi pengunjung yang membawa keluarga serta anak-anak, terdapat area bazar kuliner dan kids play ground yang cocok bagi mereka untuk menghabiskan waktu dengan penuh keceriaan.

Kemeriahan Yamaha Endurance Festival tidak berhenti sampai disitu, terdapat ribuan hadiah langsung, puluhan elektronik dan apparel yang nantinya dibagikan kepada pengunjung. Program sales spesial juga terdapat dalam event yang akan digelar sekali setahun ini. Menjelang sore hari juga akan diumumkan pemenang door prize yang berhak membawa pulang hadiah berupa 1 unit Lexi dan 1 unit Mio S.

“Yamaha membuat sebuah inovasi baru dengan menghadirkan balap ketahanan dalam balutan kemeriahan festival yang pertama di Indonesia. Acara ini akan menjadi momen berkumpulnya para komunitas dalam kebersamaan sebagai sesama pengguna sepeda motor, khususnya Yamaha. Inilah bentuk komitmen nyata kami dalam memanjakan dan memuaskan konsumen,” jelas Yordan Satriadi, Deputy GM Marketing PT. Yamaha Indonesia Motor Mfg. (rel/ram)

Pelajari Sistem e-Planning & e-Budgeting, DPRD Lampung Tengah Kunker ke DPRD Kota Medan

istimewa/sumut pos KUNJUNGAN KERJA: DPRD Lampung Tengah saat kunjungan kerja ke DPRD Kota Medan.
istimewa/sumut pos
KUNJUNGAN KERJA: DPRD Lampung Tengah saat kunjungan kerja ke DPRD Kota Medan.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – DPRD Kabupaten Lampung Tengah melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Medan, Senin (249). Kunjungan kerja yang dilakukan untuk mempelajari sistem e-planning dan e-budgeting yang telah diterapkan di Kota Medan.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan Iswanda Ramli dan Ihwan Ritonga serta anggota DPRD Kota Medan lainnya, Ahmad Arief menerima langsung rombongan anggota DPRD n
Kabupaten Lampung Tengah di ruang Banmus lantai II.

Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah, Ahmad Zunaidi Sunardi mengungkapkan, sistem e-planning dan e-budgeting yang diterapkan di Kota Medan merupakan salah satu sistem yang terbaik di Indonesia. “Setahu kami, selain Medan juga ada di Jawa Barat yang pelaksanaan sistem e-planning dan e-budgeting-nya terbaik di Indonesia. Makanya, kami ke Medan untuk mempelajari dua sistem tersebut,” ungkapnya.

Menurut Ahmad Zunaidi, hingga saat ini Kabupaten Lampung Tengah belum menggunakan sistem e-planning dan e-budgeting. Namun begitu, selaku kabupaten yang baru mekar dengan jumlah penduduk 1,4 juta jiwa sudah menggunakan sistem non tunai.

“Memang masih sebatas non tunai, tapi belum melaksanakan sistem e-budgeting dan e-planning. Untuk itu, besok (hari ini, red) kami akan melakukan MoU dengan Pemko Medan terkait penerapan sistem tersebut,” ujarnya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Iswanda Ramli mengapresiasi kunjungan kerja rombongan DPRD Kabupaten Lampung Tengah tersebut. “Kalau Kota Medan berhasil menerapkan sistem itu, berarti Kabupaten Lampung Tengah juga bisa menerapkannya. Hal ini agar penyelenggaraan pemerintah daerahnya semakin baik, transparan dan akuntabel,” tutur Nanda.

Ia menambahkan, dalam mengimplementasikan sistem e-planning dan e-budgeting, Pemko Medan memulai dari rembuk warga untuk mengumpulkan aspirasi yang direkam dan dimasukkan ke dalam sistem. Selanjutnya hasil rembuk warga tersebut dibawa ke Musrenbang Kecamatan dan hasilnya kembali di-input. “Keseluruhan aspirasi warga dipaparkan di Musrenbang Kota Medan. Dari situ, dipilih mana yang menjadi prioritas,” pungkasnya. (ris/ila)

DCT Kabupaten Langkat Berkurang Satu

LANGKAT,SUMUTPOS.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat Sumatera Utara, menetapkan 634 Daftar Caleg Tetap (DCT) untuk Pemilu 2019 mendatang. Jumlah 634 ini merupakan caleg dari 16 partai politik yang terdaftar sebagai peserta Pileg dan Pilpres 2019 di Kabupaten Langkat.

Komisioner Divisi Teknis KPU Kabupaten Langkat, Muhammad Khair mengatakan bahwa awalnya jumlah Daftar Calon Sementara (DCS) sebanyak 635 orang. Sementara dalam DCT berkurang satu, hingga menjadi 634, karena tidak memenuhi syarat yakni bacaleg dsari Hanura.

“Total DCT ada 634 caleg. Ada pengurangan satu DCT dari Partai Hanura atas nama Purwanto, calon legislatif nomor urut 2, karena sampai batas waktu yang ditentukan dia tidak menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai kepala desa” kata Muhammad Khair, Senin (24/9)
Informasi dihimpun dari KPU yang berlokasi Jalan Tengku Putra Abdul Azis, dari 634 orang tersebut caleg laki-laki berjumlah 396 orang, dan caleg perempuan sebanyak 238. Dapat dikatakan, keterwakilan perempuan mencapai 37,54 persen.

“Caleg perempuan mencapai 37,54 persen. Rinciannya itu laki-laki 396 orang, perempuan 238 orang,” jelas M Khair.

Bacaleg NasDem, Ibrahim Bin Hasan alias Ibrahim Hongkong yang diterjerat pidana narkoba, dan ditetapkan tersangka gembong narkoba jenis sabusabu dan ekstasi digantikan partainya.

Lebih lanjut dikatakan Muhammad Khair bahwa KPU Langkat sudah mensosialisasikan DCT dari parpol peserta pemilu 2019 di Kabupaten Langkat melalui media untuk diketahui oleh masyarakat.

“Sudah ada gantinya Ibrahim itu, makanya cuma satu saja yang berkurang,” katanya.

Pascapengumuman DCT, pihak KPU juga sudah melaksanakan penerimaan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dari setiap partai politik. Setiap parpol sudah disosialisasikan untuk menyerahkan dana dan rekening.

“Selain DCT kami sembari memasukan halfdesk penerimaan LADK. Setiap parpol mereka antarkan rekening resmi dana kampanye mereka. Kita sudah sosialisasikan syarat dan dananya darimana,” jelasnya.

Selain DCT, KPU juga sedang merampungkan persoalan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP). Dari jumlah Daftar Pemilih Tetap yang dihimpun terjadi perubahan yang akan dibakukan sebagai DPTHP, selama 60 pencermatan. (bam/azw)

PT Pos Mudahkan Pelaku Usaha

BERSAMA: Peserta Sosialisasi Regulasi Pengiriman Paket Domestik dan Internasional berfoto bersama.(Foto : Bagus syahputra/Sumut Pos)
BERSAMA: Peserta Sosialisasi Regulasi Pengiriman Paket Domestik dan Internasional berfoto bersama.(Foto : Bagus syahputra/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mendorong kemajuan dan menumbuhkan perekonomian yang lebih baik, PT Pos Indonesia Regional 1 bersama Dinas Koperasi dan UKM Sumut melakukan Sosialisasi Regulasi Pengiriman Paket Domestik dan Internasional kepada pelaku UMKM dan UKM di Sumut  di komplek Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Senin (24/9).

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Amran Uteh menyebutkan kegiatan sosialisasi sebagai bentuk kontribusi Pemerintah untuk pertumbuhan UKM di Provinsi Sumut.

“Pelaku usaha UKM di Indonesia itu sebesar 97%. Sedangkan kontribusi pelaku usaha UKM terhadap perekonomian bangsa sebesar 67%. Di Sumut sendiri, hampir 2 juta pelaku, namun masih banyak permasalahan yang dihadapi,” ungkap Amran.

Amran Uteh mengungkapkan UKM sendiri memiliki peran penting untuk pertumbuhan ekonomi khususnya di Sumut cukup baik. Meski begitu, UKM sendiri masih mengalami kendala untuk mengembangkan usahanya, seperti permodalan. Untuk itu, Pemerintah hadir untuk mencari solusi atas hal tersebut.

“Untuk masalah permodalan, Pemprov Sumut tetap mendampingi dengan melakukan kebijakan agar permodalan tidak menjadi kendala utama. Selanjutnya permasalahan lainnya adalah market (pemasaran) dan lain-lain,” jelas Amran.

Dengan kegiatan ini, Amran berharap PT Pos Indonesia Regional 1 memberikan komitmen luar biasa yang ditunjukkan kepada pelaku UKM untuk mendukung usaha dilakukan pelaku UKM tersebut.

“Harapan kami, agar PT Pos Indonesia Regional I bisa memberikan kemudahan dan mungkin potongan harga kepada pelaku UKM yang melakukan pengiriman barang melalui Pos Indonesia,” tutur Amran.

Deputi Jasa keuangan PT Pos Indonesia Regional I, Joni Eka Putra mengungkapkan UKM dan UMKM  sebagai peluang besar membangun pergerakan sektor riil. Apalagi dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini, yang terpuruk. UMKM dan UKM sendiri, Tidak akan berdampak dengan kondisi tersebut.

“Untuk itu, PT Pos Indonesia terus melakukan pembenahan dalam memudahkan pelaku usaha. Seperti  dengan program paket e-commerce serta pelayanan logistik. Jadi apa yang dilakukan PT Pos Indonesia sangat penting bagi peningkatan ekonomi di masyarakat,” kata Joni.

Sementara itu, Ketua Asosiasi UMKM Sumut, Ujiana Sianturi, mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan PT Pos Indonesia yang akan menjadi sahabat UMKM Indonesia.

“Pelaku UMKM agar aktif tanya jawab karena harapannya bisa naik kelas. Semoga UMKM sukses semuanya menuju ekspor,” ucap Ujiana.

Dengan kegiatan ini, terjalin kerjasama dalam bidang jasa pengiriman untuk mempermuda pengiriman barang bagi pelaku UKM dan UMKM, untuk pengiriman barang keluarga negeri maupun antar provinsi dalam negeri.

“Saya tidak ada masalah selama ini dalam pengiriman kopi. Bahkan saya tahu  kopi saya itu di mana transitnya. Saya undang teman-teman UKM supaya sama-sama go internasional,” sebut Ujiana.

Selain sosialisasi, acara tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama oleh Kepala Dinas UKM Provinsi Sumut, Amran Uteg, Ketua Asosiasi UMKM Sumut, Ujian Sianturi dan PT Pos Indonesia Regional 1 yang diwakili Deputi Jasa Keuangan, Joni Eka Putra.(gus/ram)

LADK Hanura Rp1,8 Juta PKPI Tak Kampanye

BINJAI,SUMUTPOS.CO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hati Nurani Rakyat (DPC Hanura) Kota Binjai sudah melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) senilai Rp1,8 juta. Tapi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Binjai yang menyatakan sudah melaporkan LADK kepada KPU, menolak dipublikasi besaran nilainya.

Bahkan, Ketua PKPI Kota Binjai, Ayub Saiful mengaku, tidak ikut berkampanye secara terbuka. “Kami pun enggak ikut kampanye. Enggak ikut kampanye, bikin nomor rekening sudah masuk sekadarnya. Enggak ikut kampanye, terbatas ini,” ujar Ayub, Senin (24/9).

Menurut dia, PKPI hanya mengikutsertakan 6 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang bertarung di Daerah Pemilihan (Dapil) IV Binjai Selatan.

Begitupun, dia mengaku, PKPI Binjai sudah melaporkan LADK mereka. “Laporan sudah. Karena kemarin itu PKPI sudah gagal, tau-tau masuk lagi. Jadi kita punya, banyak yang sudah nyeberang ke partai lain. Jadi susah lagi ngumpulin, apa adanya ajala dulu sekarang. Nantilah kita ngobrol. Enggak usahla (sebut dana kampanye). Enggak usah dipublikasi lah, akupun mau bergerilia aja kok. Nantilah kita ngobrol. Belum jumpa ini waktunya,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPC Partai Hanura Kota Binjai, Irfan Ahmadi menyatakan, partai besutan Wiranto di Kota Rambutan menggunakan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) yakni dengan Bank Pembangunan daerah Binjai. “Kalau enggak salah Rp1,8 juta atau Rp1,9 juta gitu. Itu dululah dana kita. Nanti secara terperinci nanti dilampirkan dalam laporan,” ujarnya.

Setiap Bacaleg yang bertarung ini, kata Irfan, menyetorkannya ke RKDK Hanura Binjai. Semua jadi satu. “Nah dari situ dia memasukkan berapa-berapa biaya dia. Nanti akan dimasukkan situ, baru dilaporkan ke KPU. Setiap proses penarikan, itu dibuat nanti keterangannya. Contoh si Polan awalnya untuk kampanye itu Rp5 juta. Mau buat atribut, nanti tarik kembali melalui proses di partai. Partai beri keterangan. Jadi satu pintu laporannya,” bebernya.

Disinggung Bacaleg mana yang paling besar dana kampanye, Irfan sebut, kalau saat ini belum diketahui. Soalnya, saat ini masih bentuk LADK. “Laporan awal. Yang jadi persyaratan, dibuka rekening khusus dana kampanye dan administrasi seluruh bacaleg,” tandasnya. (ted/azw)

Ribuan Profesional Pendidikan akan Hadiri GESS Indonesia 2018

PESERTA: Ribuan profesional pendidikan akan Hadiri GESS Indonesia 2018.( Foto : Istimewa/Sumut Pos)
PESERTA: Ribuan profesional pendidikan akan Hadiri GESS Indonesia 2018.( Foto : Istimewa/Sumut Pos)

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Ribuan profesional di bidang pendidikan akan hadir pada acara konferensi bidang pendidikan yang akan diselenggarakan GESS Indonesia, sebuah even pendidikan terbesar di Asia Tenggara. Dijadwalkan pada tanggal 26-28 September di Jakarta Convention Center, GESS Indonesia menampilkan program konferensi terbaik dengan ratusan seminar dan workshop.

“Menyatukan para pemimpin industri yang terlibat dari seluruh dunia dengan praktisi lokal yang berpengaruh untuk menghadirkan kombinasidari seminar yang inspiratif dan dinamis, workshop dengan praktik secara langsung agar dapat menempatkan pembelajaran tersebut langsung di ruang kelas,” kata Sarah Palmer, Direktur Pemasaran dan Konferensi, Tarsus Group, penyelenggara GESS Indonesia.

Selama empat tahun terakhir, GESS Indonesia senantiasa didukung oleh berbagai otoritas local seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan DKI Jakarta, ADI, IGI, HIMPAUDI, FSGI, ANPS; Organisasi internasional termasuk SEAMEO CECCEP, BESA, ISTE, Worlddidac dan DIT, serta pemilik sekolah dan tenaga pengajar professional guna menyediakan platform yang berfungsi sebagai bentuk kontribusi terhadap kemajuan pendidikan Indonesia secara menyeluruh.

Dr Ir Ari Santoso DEA, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia mengatakan, mewujudkan pembelajaran bermutu dengan akses yang meluas, merata, dan berkeadilan, ini sesuai dengan misi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI periode 2015 – 2019. “Kami sangat berharap even GESS Indonesia 2018 kali ini bias berkontribusi langsung terhadap peningkatan mutu dan kualitas pendidikan di seluruh wilayah di Indonesia guna menciptakan generasi yang berilmu dan bermoral tinggi,” pungkasnya.

Para guru yang menghadiri program konferensi yang tanpa dipungut biaya sepeserpun ini di masa lalu membuktikan banyak manfaat yang diberikan oleh presentasi guna meningkatkan keterampilan yang dimiliki.

“Sebagai guru, kami berharap GESS Indonesia 2018 dapat menjadi jembatan dalam penerapan teknologi pada proses belajar mengajar guna meningkatkan kualitas, efisiensi, serta kemudahan bagi guru dan murid-muridnya,” kata Muhammad Ramli Rahim, Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Sementara itu, Dino Patti Djalal, Ketua Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) mendorong para dosen, rektor, dan professional di bidang pendidikan tinggi untuk memanfaatkan kesempatan belajar dengan berpartisipasi dalam GESS Indonesia tahun ini dengan pendapat bahwa acara ini Transformasi metode pembelajaran konvensional ke arah modern dengan penggunaan teknologi tentunya dipercaya mampu meningkatkan efisiensi pembelajaran antara dosen dengan mahasiswanya. “Kami berharap acara GESS Indonesia 2018 bisa memberikan input dan arahan terhadap transformasi metode pembelajaran tersebut,” jelasnya.

Beberapa presentasi yang sangat ditunggu-tunggu diantaranya adalah Pengajaran di Masa Depan oleh Prof DR H Arief Rachman MPd, ketua eksekutif Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO; Pengembangan Profesi Guru oleh Agastya Wahyudyatmika Pemimpin & Fasilitator Proyek, Putera Sampoerna Foundation-School Development Outreach; serta Guru-Guru yang Bahagia, presentasi dengan Q & A oleh Munif Chatib, SH MPd, Direktur, Next Education; dan Awaluddin Tjalla, Kepala Pusat Kurikulum dan Buku, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Sesi penting lainnya seperti Peran HIMPAUDI dalam Mengurangi Masalah Stunting di Indonesia oleh Prof Dr Ir Netti Herawat MSi, Ketua Asosiasi Pendidik dan Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI); Advokasi Publik: Perlindungan Guru, dan Siswa oleh Heru Purnomo dan Satriwan Salim, Ketua dan Wakil Ketua, Forum Persatuan Guru Indonesia.

Lebih dari 50 perusahaan, organisasi, dan merek lokal dan internasional terkemuka memamerkan produk dan solusi terbaru untuk pasar pendidikan; serta pameran pameran dari paviliun BESA UK, pavilion Worlddidac, paviliun China, pavilion Inovasi dan paviliun EdTech Start-Up yang menampilkan produk pendidikan terbaru yang inovatif di pasar.

GESS Indonesia juga akan menjadi tuan rumah Indonesian Teacher Award, dalam kemitraan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan, dan Kementerian Agama; sementara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi akan menjadi ujung tombak seminar internasional tentang bagaimana teknologi inovasi berdampak pada kualitas pendidikan di Indonesia.

Pengunjung dihapapkan untuk dapat mendaftar online di www.gessindonesia.com. Acara yang akan berlangsung selama 3 hari ini sepenuhnya gratis tanpa dipungut biaya. (bbs/azw)

Evaluasi Pembinaan 100 WBP

Rutan Labuhan Deli
Rutan Labuhan Deli

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Rutan Klas II Labuhandeli menggelar kegiatan evaluasi pembinaan kepada 100 warga binaan pemasyarakatan (WBP). Pembinaan dilakukan secara langsung di ruang terbuka di Rutan Klas II Labuhandeli, Jalan Titi Pahlawan, Kecamatan Medan Labuhan, Senin (24/9).

Kepala Rutan Klas II Labuhandeli, Nimrot Sihotang mengatakan, kegiatan evaluasi untuk membina WBP per 100 orang dilakukan setiap minggu, tujuannya untuk mengubah pola pikir WBP untuk sadar ke arah positif.

Mereka diberikan penjelasan tentang hak dalam pengurusan administrasi cuti bersyarat/pembebasan bersyarat (CB/PB), pelayanan kesehatan, makanan, kebutuhan air, listrik dan kerohanian.”Pembentukan mental kepada arah yang lebih baik, diberikan langsung oleh pejabat struktural dan staf untuk melakukan urung rembug kepada warga binaan,” sebut Nimrot.

Harapannya, pembinaan secara regular setiap minggu, ?dapat menyadari warga binaan dari hal negatif ke arah positif. Sehingga, warga binaan mampu melakukan etika baik selama menjalani hukuman. “Kita bersyukur, sikap warga binaan bisa lebih sopan, berkreatif, mampu menjaga kebersihan dan sadar akan kesalahan mereka sendiri. Upaya ini, akan terus kita lakukan,” kata Nimrot.

Disinggung, apakah program itu bekerja sama dengan pihak lain, Nimrot mengaku, sebanyak 1388 warga binaan yang berada di Rutan Klas II Labuhandeli, selama ini dibina masih dibina oleh internal petugas di Rutan Klas II Labuhandeli.

Namun, mereka tidak tutup kemungkinan, membuka pintu kepada pihak lain untuk menyumbangkan hal positif agar bisa memberikan sosialisasi kepada warga binaan untuk arah yang lebih baik.

“Sebelumnya, kita pernah ada menerima konseling dari Yayasan Moralitas untuk memberikan sosialisasi kepada warga binaan. Tapi, untuk sekarang belum belum ada. Karena, kita masih keterbatasan anggaran, bila ada yang ingin memberikan sumbangsih secara gratis, akan membantu mereka demi masa depan warga binaan,” ungkap Nimrot.

Salah satu warga binaan, Rahmad mengatakan, pembinaan yang mereka terima, manyadarkan mereka untuk lebih sadar berbuat baik sesama warga binaan dan lingkungan di Rutan Klas II Labuhandeli.

“Kita jadi lebih taat ibadah, bisa menjadikan diri kita hidup bersih dan saling menghormati sesama teman, makanya, kami bisa berpikir secara terbuka untuk berbuat baik, untuk menyadari perbuatan yang sudah kami lakukan,” ungkap Rahmad. (fac/ila)

DPW RPN Sumut Gelar Donor Darah

DPW RPN Sumut Gelar Donor Darah
DPW RPN Sumut Gelar Donor Darah

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Rakyat Permata Nusantara Sumatera Utara (Sumut) mengadakan donor darah dan periksa kesehatan gratis, bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) di Wisma Permata Grya, Jalan Pelajar Timur No.146 Medan, Minggu (23/08).

Ketua DPW Rakyat Permata Nusantara Sumut, Ralwin Lumbantoruan mengatakan, kegiatan donor darah ini di lakukan untuk membangun dan meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesamanya. “Melalui donor ini, semoga dapat di sumbangan kepada yang membutuhkan melalui PMI (Palang Merah Indonesia) Sumut,” katanya, yang di dampingi Sekretaris, Matheus Sitohang, kepada wartawan, Senin (24/9).

Menurutnya, menyumbangkan darah berarti telah menyelamatkan nyawa orang lain yang membutuhkannya dan akan sangat berarti bagi keselamatan jiwa orang banyak.”Mendonorkan darah berarti beramal dan Memelihara kesehatan. Dari segi kesehatan, donor darah memiliki banyak manfaat bagi pendonornya.

Donor darah bukan jadi sakit melainkan menjadi sehat, karna membuang toksin penyakit dari Dalam Tubuh,” jelas Ralwin.

Ralwin juga menambahkan, bahwa kegiatan Donor Darah akan menjadi Agenda rutin bagi DPW Rakyat Permata Sumut.

“Kegiatan Donor darah akan kita lakukan dalam tiga bulan sekali dan saya sangat berterimakasih buat Rekan-rekan,steak Holder dan juga Panitia yang telah bekerja maksimal dengan tanpa lelah,sehingga Acara Donor darah dapat terlaksana,hanya Tuhan lah yang bisa untuk membalas semuanya itu,” Ucap Ralwin mengakhiri.

Di tempat terpisah, Godfred Effendi Lubis, selaku Pembina DPW Rakyat Permata Nusantara Sumut, sangat mengapresiasi atas kegiatan donor darah yang dilakukan oleh Rakyat Permata.

“Kegiatan Donor darah ini sangat berguna bagi para pendonor, karena ini kegiatan beramal dan sangat mulia bagi kita. Semoga kegiatan ini berguna bagi kita, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Godfred.

Kegiatan Donor dan periksa kesehatan gratis DPW Rakyat Permata Nusantara bekerja sama dengan PMI Sumut. (man/ila)

Tingkatkan Suplay Listrik jadi Lebih Baik, PLN Area Medan Kembali Lakukan Pemeliharaan Jaringan

Foto: sumut pos/redy Jaringan pembangkit energi listrik di Pulosicanang Belawan.
Foto: sumut pos/redy
Jaringan pembangkit energi listrik di Pulosicanang Belawan.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – PT PLN (Persero) Area Medan kembali melakukan pemeliharaan jaringan listrik. Pemeliharaan jaringan tersebut dimulai sejak Sabtu lalu (22/9) hingga Kamis (27/9) mendatang.

Manager PT PLN Area Medan, Lelan Hasibuan mengatakan, tujuan melakukan pemeliharaan secara berkesinambungan demi meningkatkan kualitas suplay listrik menjadi lebih baik lagi. “Tentunya, ketika pemeliharaan kita lakukan, kita terpaksa memadamkan jaringan listrik di rayon yang tengah dilakukan pemeliharaan,” kata Lelan Hasibuan.

Untuk pemeliharaan jaringan listrik pada hari ini, Selasa (25/9), lanjut Lelan, dilakukan di wilayah rayon Medan Timur, Medan Kota, Medan Baru, Helvetia, Johor dan Labuhan. “Pemeliharaan jaringan meliputi pemasangan konstruksi trafo sisip, rabas-rabas pohon, pergantian peralatan JTM, perbaikan hotspot terminating 20 KV outdoor TD.1 GI Glugur dan teknis lainnya,” papar Lelan.

Kemudian, lanjut Lelan, pada besok, Selasa (26/9), pemeliharaan berlanjut di rayon Medan Timur, Medan Kota, Medan Baru, Helvetia, Johor, Labuhan serta Belawan. “Rata-rata pemadaman di wilayah pemeliharaan dilakukan sejak pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB,” kata Lelan lagi. Pemeliharaan juga berlanjut pada Kamis (27/9).

Lokasi pemeliharaan dilakukan di rayon Labuhan dan Medan Selatan. “Kami mohon maaf atas pemadaman. Pemeliharaan yang dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan distribusi jaringan listrik,” ucap Lelan. (rel/ila)

Mahasiswa Unimed Sabet 7 Mendali

JUARA:Mahasiswa Unimed yang meraih medali di ajang IYIA 2018.(foto : Istimewa/Sumut Pos)
JUARA:Mahasiswa Unimed yang meraih medali di ajang IYIA 2018.(foto : Istimewa/Sumut Pos)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) kembali meraih prestasi. Dalam Ajang Internasional The 5th International Young Inventors Awards (IYIA) tahun 2018 di Inna Grand Bali Beach Sanur, Bali 19-22 September 2018, tim mahasiswa Unimed menyabet 5 gold medal, 1 silver medal, dan 1 bronze medal serta Social Enterprise Award.

Untuk ajang internasional, tim Unimed mengutus sebanyak 7 tim. Mereka yang berhasil kembali medali emas, terdiri Helen Valentin Sinaga, Gusrianta, Asima Debora Lumban Gaol, Junita Elviani Sitepu, Nurhijriyah Kam Siregar, Septi Lumongga Duma Rangkuti, Daulat Purba dengan judul “Gentle Mask Gel Steam Taro Mask” (gold medal), Wulandari, Fitri Chairani, Diana Lestari Hasibuan, Angga Hermawan, Ivo Herawaty, Dini Wahyuni dengan judul “Utilization Waste of Banana Stem as a Paper and Food Packaging” (gold medal).

Kemudian, Daulat Purba, Nanda Sri Cahaya, Willvan Manalu, Dimas Zuhri Kurniawan, Rian Rahmansyah, Elvi Sayani, Ratih Dwi Fardilah dengan judul “The Innovation of Gouramy Fish Pellets Use The Villages Waste in Developing the Society Economics by Using Integrated Cooperative Sytstem Forward Sector” (gold medal), Novia Goldemeir Siagian, Najihah Fakhirah Siregar, Lastiar H Pardede, Donni Andreas Nainggolan, Daulat Purba, Muhammad Poso, Meiky Ulandari Putri dengan judul “Utilization of Coconut Husk Waste as a Natural Surfactant in the Environmentally Friendly Detergent” (gold medal).

Selanjutnya, Daulat Purba, Esra Hana Martina Simamora, Wulan Sari Pangestu, Michael Jordan Siringo-ringo, Rudi Perianto Manurung, Henny Puspita Sari, Novrianti Siahaan dengan judul “MAKUGA (Dragon Skin Mask): Utilization of Dragon Fruit Skin as a Peel Off Gel Mask” (gold medal), Tiovani Ariesta Pasaribu, Ika Rifayanti, Annisa Afiva, Basani Pasaribu, Luky Philipi Sembiring dengan judul “Sacel-low Fat Gluten and Casein Free Cereal” (silver medal).

Terakhir, Ira Imelda Purba, Vivin Ennora Br Lumban Tobing, Veradina Situmeang, Aisyah Rahma Nasution, Ayu Liani Veronika, Ade Syafitri dengan judul “APCuit : Andrographis paniculata biscuit for diabetic” (bronze medal).

Dengan keberhasil tersebut Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd mengungkapkan rasa bangga atas prestasi yang diraih mahasiswa tersebut. Ia juga mengucapkan selamat yang kembali berhasil mencetak prestasi di ajang internasional IYIA Tahun 2018.

“Prestasi ini merupakan kabar yang sangat membahagiakan bagi kita pimpinan dan civitas Unimed,” tutur Syawal kepada wartawan di Medan, Senin (24/9) siang.

Prestasi tersebut, Syawal mengatakan sebagai pemicu untuk terus meningkatkan prestasi diajang-ajang nasional dan maupun internasional kedepannya. Kemudian, sebagai contoh bagi mahasiswa lainnya untuk meraih prestasi yang sama.

“Prestasi yang membanggakan ini diharapkan dapat memicu dan mendorong para dosen dan mahasiswa agar dapat terus berinovasi, sehingga bisa mengukir prestasi di berbagai kompetisi international sesuai dengan impian Unimed menjadi World Class University,” kata Syawal.

Untuk diketahui, Acara IYIA tersebut diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) pada 19-22 September 2018.

INNOPA didirikan pada tahun 2011. Asosiasi ini terdiri dari pemenang kompetisi penelitian atau inovasi nasional dan internasional.

Di mana, Kegiatan ini rutin setiap tahun dilakukan, yang bertujuan membantu dan menghubungkan inovator Indonesia untuk menunjukkan ide atau produk inovatif mereka ke tingkat Internasional.

Sementara itu, Director of Training and Innovation Development INNOPA, Windani Tiarahmawati menjelaskan kompetisi ini diikuti para mahasiswa berasal dari 15 negara. Dengan tujuan, untuk memberikan peluang bagi mahasiswa berprestasi.

“Acara IYIA 2018 ini diikuti oleh 15 negara, di antaranya  Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Jepang, Korea Selatan, Rusia, Taiwan dan lain-lain.

Memamerkan 317 temuan yang terdiri dari 116 temuan/penelitian peserta internasional, dan 201 temuan/penelitian peserta nasional,” tandasnya.(gus/azw)