Home Blog Page 5984

Sudah 15 Jamaah Sumut Wafat

Info haji
Info haji

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Jumlah jamaah haji asal Sumatera Utara yang wafat di Tanah Suci kembali bertambah. Ini terjadi setelah Nurdin Zakaria Ritonga bin Pulungan Zakaria Ritonga (65) dan Rukiah Musa Abdullah bin Musa Abdullah (68) meninggal pada Rabu (5/9) dan Kamis (6/9).

Nurdin Zakaria Ritonga bin Pulungan Zakaria Ritonga (65) warga Jalan Dusun Sidodadi C, Kampung Padang, Pangkatan, Labuhanbatu, meninggal 5 September 2018, penyebab kankern
Sedangkan Rukiah Musa Abdullah bin Musa Abdullah (68) Jalan Tempui Lk V, Sukaramai Binjai Barat, meninggal 6 September 2018 di Arab Saudi, penyebab saluran pernapasan.

Plt Kepala Kemenag Sumut, HT Darmansah menyampaikan, berdasarkan rekapitulasi jamaah haji yang wafat berasal dari Asahan 1 orang, Tebing Tinggi 1 orang, Mandailing Natal 1 orang, Medan 3 orang, Langkat 1 orang, Pematangsiantar 1 orang, Padanglawas 1 orang dan Labuhanbatu Utara 1 orang.

Kemudian, Simalungun 1 orang, Labuhanbatu 1 orang, Labuhanbatu Selatan 1 orang, Tanjungbalai 1 orang dan Binjai 1 orang. “Total keseluruhan calhaj Embarkasi Medan yang meninggal di tanah suci sebanyak 15 orang,” sebutnya.

Terpisah, Kabid Dokumen PPIH melalui kordinator Humas Imam Mukhair mengatakan, kloter 5 asal Labuhanbatu diperkirakan tiba Kamis (6/9) di Bandara KNIA pukul 20.04 WIB. Jamaah kloter 5 berjumlah 380 orang ditambah 6 petugas. Ada 6 jamaah haji mutasi dari kloter lain. Saat berangkat berjumlah 389 orang dan kembali 392 dan 2 telah kembali di kloter 1. “Sampai dengan hari ini, 15 jemaah haji wafat di Arab Saudi,” kata Imam.

Sebelumnya, Kabid Dokumen PPIH Medan Eri Nofa mengatakan, pesawat Garuda GA 3204 yang mengangkut jemaah haji kloter 4 landing di bandara KNIA pukul 17.22 WIB dan tiba di asrama haji Medan pukul 19.00 WIB. “Kloter 3 berasal dari Deli Serdamg 383 orang, Tapsel 1 orang dan Sergei 1 orang. Jumlah 385 orang ditambah 8 petugas,” sebut Imam. Jamaah haji kloter 3 berangkat 393 orang dan kembali 393 orang. (man)

Kadis Kominfo Tapsel Ditangkap Berjudi

ist DIGIRING: Kadis Kominfo Kabupaten Tapsel berinisial RH saat digiring bersama tersangka judi lainnya di Polres Padangsidimpuan.
ist
DIGIRING: Kadis Kominfo Kabupaten Tapsel berinisial RH saat digiring bersama tersangka judi lainnya di Polres Padangsidimpuan.

PADANGSIDIMPUAN,SUMUTPOS.CO -Kepala Dinas komunikasi Dan Informasi (Kadis Kominfo) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) berinisial RH dan staf Komisi Pemilihan Umum(KPU) Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta) berinisial IB, ditangkap berjudi di warung milik Andika, di Jalan Sutan Soripada Mulia, Gang Anggrek, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya, membenarkan penangkapan tersebut.

“Iya tadi malam, mereka diamankan karena dipergoki sedang main judi,” ujarnya, Kamis (6/9).

Hilman menjelaskan, keduanya ditangkap bersama tiga rekan mereka yakni RJH, BY dan ARH. “Dari tangan tersangka, anggota yang menangkap menyita barang bukti kartu merk King Fish 108 lembar dan uang tunai Rp 613.000,” bebernya.

Menurut Kapolres, penangkapan itu berawal ketika Satgas Patmorsus mendapat informasi dari masyarakat bahwa di tempat itu sedang berlangsung permainan judi. Selanjutnya, tim langsung berkoordinasi dan menuju ke lokasi.

Setelah dilakulan penyelidikan, ternyata pelaku sedang bermain judi. Kemudian, Tim Patmorsus mengamankan para tersangka dan diboyong ke Mapolres Kota Padangsidimpuan.

“Saat ini sudah dibawa ke Mapolres untuk dilakukan penyelidikan selanjutnya,” imbuhnya
Selain itu, Tim Satgas Patmorsus juga menangkap lima orang pelaku judi ludo king lainnya. Para pelaku ludo king diketahui berinisial KFD, SS, SYS, IB dan AN.

“Dari tangan mereka diamankan barang bukti uang Rp 170 ribu dan 37 buah kartu dan satu unit ponsel android merk Samsung J2,” pungkasnya. (jpg/han)

Retribusi Parkir jadi Primadona Pemasukan PAD

SOPIAN/SUMUT POS PARKIR: Asisten Ekbang Muhammad Dimiyathi saat menyampaikan sosialisasi perubahan tariff parker yang digelar di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.
SOPIAN/SUMUT POS
PARKIR: Asisten Ekbang Muhammad Dimiyathi saat menyampaikan sosialisasi perubahan tariff parker yang digelar di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan kota Tebingtinggi melakukan sosialisasi Perda No.1 tahun 2018 tentang perubahan retribusi, di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo Kota Tebingtinggi, Rabu (5/9).

Sosialisasi langsung dibuka Wali Kota yang diwakili Asisten Ekbang Muhammad Dimitahi, Kadishub Syafrin Effendi Harahap, perwakilan Kapolres Tebingtinggi, Ketua MUI Tebingtinggi yang dihadiri para juru parkir, camat, dan lurah sekota Tebingtinggi.

Asisten Ekbang Muhammad Dimiyathi menyampaikan, bahwa sosialisasi Perda No.1 tahun 2018 tentang perubahan retribusi, bukan semata-mata masalah retribusi parkir saja, tetapi menyangkut banyak retribusi berbagai macam yang ikut menyesuaikan.

“Pembahasan penyesuaian retribusi ini bukanlah baru dibahas, tetapi sejak tahun 2016 dan prosesnya memakan waktu karena lewat berbagai kajian sampai di tingkat Kementrian Dalam Negeri,”bilang Dimiyathi.

Disampaikan Dimiyathi, saat ini retribusi parkir menjadi primadona untuk pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Pemko Tebingtinggi, dan harus dikelola secara baik.

“Kepada Dishub sebagai pengelola diharapkan agar segera menyiapkan juknisnya melalui Peraturan Wali Kota untuk pelaksanaanya di lapangan, terutama bagi para Juru Parkir khususnya dan masyarakat pada umumnya,”pintanya.

Kadishub, Syafrin Effendi Harahap menyampaikan, kenaikan tarif parkir sepeda motor dari Rp500 menjadi Rp1.000. Kendaraan roda empat dari Rp1000 menjadi Rp2000, dan roda enam atau lebih sebesar Rp6.500.

Disampaikan juga perlakuan khusus parkir di beberapa ruas jalan di antaranya Jalan Sudirman, AhmadcYani, KF Tandean dan Jalan Suprapto, untuk roda dua Rp1.000. Kendaraan roda empat sebesar Rp3.000, sedangkan untuk roda enam atau lebih sebesar Rp10.000.

“Parkir khusus ini semata-mata bukanlah hanya untuk mengejar PAD, tetapi yang utama adalah untuk lebih tertibnya lalu lintas terutama pada jalan-jalan protokol, agar tidak terjadi kemacetan,”katanya.

Selain retribusi parkir, juga disosilisaikan pula tarif retribusi pengujian kendaraan bermotor, retribusi terminal dan retribusi izin trayek. (ian/han)

Lowongan CPNS 238 Ribu, Guru 122 Ribu

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA,SUMUTPOS.CO – Tahun 2018 ini, ada 238.015 lowongan calon pegawai negeri sipil ( CPNS) yang tersedia untuk diperebutkan oleh para pelamarnJumlah itu terdiri dari 51.271 untuk instansi pusat dan 186.744 untuk instansi daerah.

Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (6/9/2018), mengatakan, CPNS yang terpilih untuk instansi pusat akan ditempatkan di 76 kementerian/lembaga (K/L). Sementara, untuk CPNS di instansi daerah ditempatkan di 525 pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten maupun kota.

“Jabatan inti yang diisi dari pelamar umum sebanyak 24.817 formasi; Guru Madrasah Kementerian Agama yang bertugas di Kabupaten/Kota sebanyak 12.000 formasi; serta dosen Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi,” katanya.

Adapun peruntukan instansi pemerintah daerah terdiri dari Guru Kelas dan Mata Pelajaran sebanyak 88.000 formasi; Guru Agama sebanyak 8.000 formasi. Total terdapat 122.454 formasi tenaga pendidik untuk kebutuhan instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Untuk CPNS Tenaga Kesehatan sebanyak 60.315 formasi (Dokter Umum, Dokter Spesialis, Dokter Gigi, dan Tenaga Medis/Paramedis)
Sedangkan Tenaga Teknis yang diisi dari pelamar umum sebanyak 30.429 formasi.

“Proporsi terbesar formasi CPNS tahun ini adalah untuk jabatan-jabatan teknis dan spesialis yang saat ini masih kurang, antara lain tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, serta tenaga yang memiliki kualifikasi teknis di bidang infrastruktur,” ujar Syafruddin.

Syarat CPNS dari Honorer
Terkait hal itu, pemerintah secara resmi telah merilis persyaratan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk guru dan tenaga kesehatan kategori 2 (honorer) dengan menerbitkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 36 Tahun 2018 pada 30 Agustus 2018 lalu.

Berdasarkan Permenpan RB tersebut, persyaratan untuk mengikuti seleksi sebagai PNS tenaga pendidik adalah sebagai berikut: Usia paling tinggi 35 tahun ada 1 Agustus 2018, masih aktif bekerja secara terus menerus sampai sekarang.

Bagi tenaga pendidik, menimal berijazah Strata 1 (S1) yang diperoleh sebelum pelaksanaan seleksi Tenaga Honorer Kategori 2 (K2) pada tanggal 3 November 2013. Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer Kategori K2 tahun 2013. Memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selain peraturan menteri tersebut, Permenpan RB juga telah mengeluarkan Permenpan RB Nomor 37 Tahun 2018 yang mengatur Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetisi Dasar (SKD) Pengadaan CPNS tahun 2018.

Dalam permenpan tersebut ada 3 Tes Kompetisi Dasar (TKD) yang harus dilalui oleh CPNS di antaranya: Tes Karakteristik Kepribadian, dan Tes Intelegensia Umum dan Tes Wawasan Kebangsaan. Secara umum, syarat minimal kelulusan CPNS untuk tiap tes tersebut adalah sebagai berikut: Tes Karakteristik Kepribadian hasil minimal 143 Tes Intelegensia Umum hasil minimal 80 Tes Wawasan Kebangsaan hasil minimal 75.

Secara khusus kedua permepan tersebut mengatur pula tentang tenaga guru honorer yang ingin ikut dalam seleksi CPNS 2018. Syarat guru honorer atau Kategori 2 (K2) untuk dapat mengikuti dan lulus CPNS 2018 yakni:

Memperoleh nilai kumulatif (gabungan) TKD paling sedikit 260 dan nilai TIU (Tes Intelegensi Umum) minimal 60,7. Pendaftar dari tenaga pendidik tidak perlu mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang. Pendaftar dari tenaga pendidik honorer telah memiliki pengalaman kerja selama minimal 10 tahun dan terus menerus menjadi tenaga pendidik sebagaimana pengganti dalam Seleksi Kompetensi Bidang.

Syafruddin mengatakan, prioritas perencanaan pengadaan CPNS pada jabatan-jabatan tersebut disesuaikan dengan program pembangunan Pemerintahan Kabinet Kerja.

Saat ini jumlah PNS sekitar 4,3 juta, dengan proporsi terbesar adalah tenaga pelaksana atau administratif sebesar 1,6 juta atau sekitar 38% dan tenaga teknis keahlian sebesar 372 ribu atau sekitar 8,6%.

“Diharapkan dengan menyeimbangkan komposisi PNS akan dapat menyiapkan aparatur SDM bangsa yang siap menghadapi tantangan ke depan. Teknis pendaftaran dilakukan serentak secara daring/online dibawah koordinasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui portal pendaftaran daring sscn.bkn.go.id,” katanya.

Mengenai waktu pendaftaran masih dibahas dalam rakor antara Kemenpan-RB dengan sekda dari setiap daerah. Kemungkinan, pendaftaran akan dibuka pada 16-20 September 2018. Diawali dengan tahap pengumuman, pendaftaran dan verifikasi administrasi pada minggu kedua September sampai dengan minggu kedua Oktober 2018.

Pelaksanaan seleksi dilakukan pada minggu ketiga Oktober 2018. Pengumuman kelulusan dilakukan minggu keempat November 2018 dan tahap pemberkasan dimulai Desember 2018.

Masyarakat dapat memantau informasi mengenai rekrutmen CPNS ini melalui situs Kemenpan RB di menpan.go.id dan situs BKN melalui sscn.bkn.go.id.

Calon pelamar hanya diperbolehkan mendaftar pada satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan. Seperti tahun lalu, pelaksanaan SKD CPNS tahun 2018 ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT),” kata Syafruddin. (net/bbs)

IGH Lahir Atas Aspirasi Bersama …

M.Idris/sumut Pos RDP: Komisi B DPRD Medan bersama Ikatan Guru Honor Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan kutipan kepada guru honorer.
M.Idris/sumut Pos
RDP: Komisi B DPRD Medan bersama Ikatan Guru Honor Medan menggelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait dugaan kutipan kepada guru honorer.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Kabar soal dugaan kutipan terhadap guru honorer se-Kota Medan yang ditudingkan kepada pengurus organisasi Ikatan Guru Honor (IGH) Medan, akhirnya dibawa ke gedung dewan Kota Medan. Komisi B DPRD Medan pun menggelar Rapat dengar pendapat (RDP) soal ini, Kamis (6/9).

Dalam RDP tersebut, tak dihadiri pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Medan, hanya dihadiri oleh pengurus organisasi Ikatan Guru Honor (IGH) Medan. Ketua Komisi B DPRD Medan Rajuddin Sagala sangat menyayangkan pihak Disdik Medan tidak hadir dan bahkan tanpa ada pemberitahuan.

Padahal, kehadiran instansi tersebut sangat dibutuhkan supaya memberi terang persoalan dugaan kutipan terhadap guru honorer.”Harusnya merekan
(Disdik Medan) hadir supaya benar-benar terang masalah ini dan dicari titik temu. Makanya, sangat disayangkan tidak hadir tanpa ada pemberitahuan,” kata Rajuddin.

Rajuddin mengaku memiliki bukti-bukti dugaan pengutipan terhadap guru honorer di Medan. Bukti ini berdasarkan laporan dari guru yang menjadi korban dan merasa resah. “Pengakuan dari guru yang melapor, kalau tidak masuk dalam IGH maka SK (Surat Keputusan) Wali Kota Medan tidak keluar. Selain itu, bila tidak membayar iuran tidak bisa menerima insentif. Hal ini jelas bentuk intimidasi terhadap para guru honor,” kata Rajuddin.

Untuk itu, kata Rajuddin, ia berharap keberadaan suatu organisasi seharusnya menjadi wadah untuk memperjuangkan hak-hak yang belum terpenuhi. Bukan sebaliknya, malah memberatkan atau bahkan mempersulit.

“Kita menginginkan agar keberadaan IGH ini benar-benar mendorong untuk menyerap aspirasi para guru honor. Makanya, dilakukan pertemuan dan hasilnya sudah terang benderang bahwasanya dugaan kutipan tersebut belum terbukti. Oleh karenanya, kita mendukung keberadaan IGH dan jangan sampai disalahgunakan atau dimanfaatkan oknum-oknum tertentu lantaran saat ini memasuki tahun politik,” tukasnya.

Anggota Komisi B DPRD Medan Jumadi yang turut hadir menyampaikan hal senada. Kata Jumadi, organisasi didirikan untuk memperjuangkan hak dan manfaat bersama. “Harus dimanfaatkan secara benar organisasi ini dan satu hal jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan politik. Jangan sampai menjadi ajang pihak-pihak tertentu, sebab jumlah anggotanya cukup banyak,” tutur Jumadi.

Sementara, Ketua IGH Medan Rifan Almuhar mengatakan, informasi tudingan adanya pengutipan terhadap guru honor tidak benar. Apa yang dituduhkan sangat membawa citra negatif terhadap organisasi yang baru beberapa bulan berdiri ini.

“Tidak ada pernah kami memaksa guru honor untuk bergabung dalam organisasi ini. Selain itu, kami juga tidak pernah ada menyatakan jika tidak bergabung maka SK tidak bisa keluarkan,” katanya.

Rifan mengaku, uang pendaftaran dan iuran organisasi sudah disepakati oleh para guru yang ingin bergabung dan tidak dipaksakan. “Organisasi murni lahir atas aspirasi para guru honor. Uang pendaftaran dan iuran sampai saat ini masih ada tersimpan dan tidak ada digunakan sedikitpun. Makanya, kami sangat menyayangkan isu-isu miring terhadap keberadaan IGH yang baru seumur jagung,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya tidak pernah memasakan guru honor untuk membayar uang jika ingin mendapatkan SK baik yang bergabung maupun tidak. SK tersebut gratis kepada guru honor. “Makanya kita bentuk organisasi untuk memperjuangkan hak-hak kami demi mencapai kesejahteraan,” pungkasnya. (ris/ila)

Tambah Kategori Penelitian IPS

Gelaran Lomba Peneliti Belia Sumatera Utara (LPBSU) 2018 kembali dibuka. Ada yang berbeda dari gelaran tahun ini. Heartindo sebagai lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang untuk kali keenam dipercaya menjadi penyelenggara, mengatakan ada yang berbeda lomba tahun ini.

Perbedaan dalam LPBSU tahun ini ada penambahan kategori penelitian, yakni social science, berupa penelitian ilmu sosial atau IPS meliputi sejarah, psikologi, geografi, dan budaya.

Ketua Pelaksana LPBSU 2018, Nining Kartikasari mengatakan, penelitian tersebut bertujuan untuk menciptakan manusia yang memiliki kemampuan untuk memodifikasi sumber daya lama menjadi sebuah produk baru. Hal ini tentunya akan berdampak demi kemudahan serta memberikan solusi bagi hidup manusia, lingkungan, daerah dan bagi negaranya. “Penelitian juga akan menjawab berbagai masalah dalam kehidupan.

Banyak penelitian akan menghasilkan solusi dan banyak produk alternatif bagi kehidupan, maka hal ini merupakan nilai tambah bagi sebuah daerah. Apalagi jika hasil penelitian tersebut ditindaklanjuti atau bahkan dipatenkan, maka tentu masing-masing daerah akan memiliki keunggulan dari sebuah penelitian,” ungkap Nining didampingi Manajer Program Heartindo, Dede Hariani MS, di Istana Koki, Kamis (6/9).

Ia mengaku, banyak hasil-hasil penelitian yang menarik dari para peseta didik yang ikut dalam kompetisi ini. Seperti di tahun lalu pernah peserta asal Medan meneliti tentang abu vulkanik Gunung Sinabung yang bisa digunakan untuk penjernih udara. “Dan kemudian, ada lagi temuan lain yakni cangkang dari sejenis kepiting darat yang dicampur sejumlah bahan kimia bisa menjadi obat diabetes. Ini kan sangat menarik, setidaknya meski masih hasil penelitian awal bisa dikembangkan,” katanya.

Untuk itu ia berharap pemerintah menaruh perhatian lebih terhadap pelaksanaan LPBSU ini. Nining bermimpi dengan dilaksanakan lomba penelitian tersebut akan muncul lembaha penelitian di 33 kabupaten/kota.

“Jadi itu mimpi kami sejak beberapa tahun lalu. Tiap-tiap kabupaten kota memiliki lembaga penelitian meski sampai sekarang belum ada. Sehingga kami berharap pemerintah bisa melihat hal ini dengan serius, sangat banyak bakat-bakat peserta yang tak menjadi perhatian,” paparnya.

Diketahui panitia LPBSU mendapat undangan kerja sama Surya Institute pada tahun 2010, yang kemudian berubah ke badan bernama CYS (Centre of Young Scientists).

CYS sendiri memiliki visi agar para siswa terbiasa belajar dengan cara melakukan penelitian, sehingga dengan demikian ilmu akan lebih mudah diserap oleh siswa.

Fungsi dari CYS sendiri membantu untuk mensinkronkan antara lembaga riset dan perguruan tinggi agar bersama-sama mendukung program penelitian ini, sehingga kedepannya banyak dari anak-anak yang menghasilkan sebuah jurnal.

Rencananya seleksi akan dihelat Sabtu, 6 Oktober 2018 pukul 08.00 WIB hingga selesai yang berlokasi di Hall Istana Koki Jalan T Cik Ditiro Medan.

Jenjang lomba pada kegiatan LPBSU adalah seleksi poster penlitian kemudian menyusul presentasi penelitian.

Sementara untuk jenjang yakni Seleksi Provinsi (LPBSU), Seleksi Nasional (CYS), Seleksi Asia Pasifik (APCYS) atau Seleksi Internasional (ICYS). “Rencananya asal daerah peserta penelitian dari Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah. Setidaknya baru enam kabupaten/kota ini yang tertarik untuk menjadi peserta,” ujar Nining.

Lomba ini ditujukan bagi siswa-siswi di Sumut tingkat SMP dan SMA sederajat. Bagi pelajar yang ingin mengikuti ajang ini dapat mendaftar secara online (www.heartindo.com) atau ke alamat panitia di Kompleks Taman Setia Budi Indah (Tasbi) Blok W No 123, Medan Selayang.

Persyaratan untuk menjadi peserta di antaranya usia 13-18 tahun. Penelitian dapat dilakukan perorangan atau berkelompok (maksimal 3 orang). Mengisi formulir paling lambat 30 September dan mempersiapkan poster ilmiah (ukuran 120 cm x 90 cm). (dvs/azw)

Telkomsel Gelar Solusi Enterprise Mobility Terlengkap bagi Korporasi

(ki-ka) General Manager Corporate Government Product Marketing Telkomsel Rini Apriliani, General Manager Account Management Sumatera Telkomsel Roeswandi, dan Vice President Corporate Account Management Telkomsel Primadi K. Putra pada saat melakukan media update dalam Event Telkomsel MyBusiness Exhibition 2018 di Hotel Radisson Batam hari ini.
(ki-ka) General Manager Corporate Government Product Marketing Telkomsel Rini Apriliani, General Manager Account Management Sumatera Telkomsel Roeswandi, dan Vice President Corporate Account Management Telkomsel Primadi K. Putra pada saat melakukan media update dalam Event Telkomsel MyBusiness Exhibition 2018 di Hotel Radisson Batam hari ini.

BATAM,SUMUTPOS.CO – Dalam upaya membantu dan mendukung perusahaan dalam meningkatkan performa bisnis dan melakukan transformasi digital, Telkomsel menggelar Telkomsel myBusiness Exhibition dengan tema “Mobility Solution for Your Digital Transformation”. Kegiatan ekshibisi yang menampilkan beragam solusi digital terintegrasi untuk kebutuhan bisnis ini digelar di empat kota, yakni Telkom Landmark Tower, Jakarta (9 Agustus 2018), Balikpapan (30 Agustus 2018), Batam (6 September 2018) dan Surabaya (20 September 2018).

Solusi enterprise mobility merupakan layanan yang sangat penting untuk mendukung proses digitalisasi suatu perusahaan dalam rangka meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan secara keseluruhan. Solusi ini akan membantu mobilitas karyawan maupun keterlibatan pelanggan (customer engagement), antara lain untuk meningkatkan akses terhadap informasi, meningkatkan efisiensi proses bisnis, meningkatkan produktivitas karyawan, menurunkan biaya operasional, meningkatkan customer experience, dan lain-lain.

Vice President Corporate Account Management Telkomsel Primadi K. Putra mengatakan, “Telkomsel myBusiness Exhibition merupakan kegiatan tahunan yang kami gelar untuk menghadirkan mobility experience bagi segmen korporasi. Melalui ekshibisi ini, kami berupaya menyediakan solusi terlengkap yang sesuai dengan kebutuhan transformasi bisnis masing-masing perusahaan di era digital. Solusi-solusi ini kami harapkan dapat membuka berbagai kesempatan baru dalam pengembangan bisnis pelanggan, termasuk dalam hal transformasi digital, sehingga pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas bisnis perusahaan.”

Primadi kemudian menambahkan bahwa dengan menghadirkan Telkomsel myBusiness pada akhirnya diharapkan dapat hadir sebagai solusi yang sesuai kebutuhan perusahaan dalam melakukan transformasi digital.

Dalam Telkomsel myBusiness Exhibition, Telkomsel membuka beberapa booth untuk menampilkan tiga area solusi berdasarkan kebutuhan pelanggan, yaitu Mobility, Cloud and Apps, dan Communication.

Pada area Mobility, booth yang dihadirkan meliputi layanan Mobile Security, Emergency Mass Notification Services, Enterprise Secure Messaging dan Touch To Talk. Layanan tersebut memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan performa bisnis dengan membuat karyawan perusahaan dapat terus terhubung kapan saja, di mana saja, dan dari perangkat apa saja.

Area Cloud and Apps menyediakan booth layanan Field Force Management, Digital Smart City dan Smart Dashboard. Layanan ini mendukung perusahaan untuk menjalankan bisnisnya dan bersaing lebih efektif di pasar dengan bundling mobile apps yang dikustomisasi sesuai kebutuhan pelanggan, baik cloud maupun on-premise.

Sedangkan pada area Communication terdapat booth layanan Advanced Communication (Unified Communication, Enterprise Call Solution, Enterprise Smart Connection) dan booth layanan Communication (TeamPLAN dan Device Bundling) yang memungkinkan perusahaan untuk efisiensi biaya operasional baik komunikasi internal maupun ekternal perusahaan.

Selain solusi-solusi yang ditampilkan pada ekshibisi kali ini, Telkomsel juga menyediakan solusi Internet of Things berupa IoT Control Center, IoT Managed Service Connectivity, FleetSight dan TOMS (Telkomsel Ordering Management Solutions), solusi Digital Advertising, Telkomsel MyAds dan Digital Payment (TCASH). Seluruh solusi tersebut khusus hadir untuk melengkapi portofolio solusi segmen korporasi.

Telkomsel myBusiness Exhibition di Batam juga diisi dengan Keynote Speakers yang membahas topik yang relevan dengan kebutuhan dunia bisnis saat ini oleh Jeffrey Bahar, CEO Deputy dari Spire Research and Consulting dan Yolandono Adhipurno dari PT Malifax Indonesia. Dalam rangkaian kegiatan ini, pengunjung juga bisa merasakan pengalaman bertransaksi menggunakan layanan keuangan digital TCASH sekaligus mendaftarkan diri sebagai merchant.

Pada event di Batam ini juga dilakukan signing ceremony Telkomsel bersama corporate yang telah bekerjasama dengan layanan solusi Telkomsel yaitu PT Pratama Nusantara Sakti dimana Telkomsel menghadirkan layanan solusi IoT Managed Service Connectivity.

Untuk melayani kebutuhan solusi korporasi masing-masing perusahaan, Telkomsel menyiapkan tim Account Manager di berbagai wilayah Indonesia yang siap memberikan pelayanan layaknya konsultan pribadi. Pelanggan korporasi yang berminat untuk berlangganan solusi-solusi Telkomsel myBusiness dapat langsung menghubungi Account Manager terkait.

Saat ini Telkomsel myBusiness telah dipercaya oleh lebih dari dua juta pelanggan korporasi di seluruh Indonesia dari berbagai bidang industri, seperti Bank, Financial Institution, Media, Telco, Property, Healthcare, Hospitality, Government, Logistic, Transportation, Trading, Retail, Manufacturing, Agribusiness, Maritime, Utilities, Energy and Mining.

Kenyamanan pelanggan korporasi dalam menggunakan beragam solusi digital Telkomsel myBusiness didukung kehandalan jaringan berkualitas Telkomsel dengan lebih dari 176.000 base transceiver station (BTS) di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 125.000 BTS broadband berteknologi 4G dan 3G.

***

Binjai United Raih Empat Besar

istimewa SKUAD: Binjai United sukses menembus semifinal Piala Menpora U-16.
istimewa
SKUAD: Binjai United sukses menembus semifinal Piala Menpora U-16.

Tim sepak bola Binjai United yang mewakili Sumut dalam kompetisi Liga Pelajar U-16 Piala Menpora 2018 harus puas menempati peringkat ketiga bersama alias semifinalis. Langkah mereka ditumbangkan Trisakti Jakarta dengan skor 0-1 di Lapangan Sepakbola GOR Ngurah Rai, Bali, Kamis (6/9). Trisakti sendiri akhirnya menjadi kampiun.

Meski terhenti di semifinal, pencapaian Binjai United menembus semifinal zona nasional diapresiasi tim pelatih. Apalagi mereka sudah melewati adangan lawan-lawan kuat seperti Bali, dan Kalimantan Tengah, Sulawesi Barat dan Maluku saat penyisihan. Bersama Akademi PSM, Binjai United dinobatkan menjadi juara tiga bersama.

“Atas perolehan ini kami bersyukur. Anak-anak sudah bermain dengan maksimal. Tentu tenaga sudah terkuras. Hasil tersebut sudah membuat kami berbangga dan bersyukur,” ujar Pelatih Amran diwakili Asistennya, Azuan Lubis.

Ke depannya, Figo dkk akan terus digembleng menghadapi even-even berikutnya. Azuan berharap pencapaian bisa lebih baik. “Kami akan terus memberikan latihan dan anak-anak harus tetap semangat dalam latihan,” katanya.

Sebelumnya Binjai United juga menaklukkan Sumatera Barat dan Papua Barat yang diperkuat dua pemain timnas U-16, Fajar Faturrahman dan Yanto Wandi.

Sementara itu gelar juara diraih Trisakti FC usai mengalahkan tim kuat wakil dari Jawa Timur, Persebaya. Pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti. Itu setelah dalam waktu normal 2×35 menit, pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Selain itu terpilih sebagai pemain terbaik, Nadief Girasta (DKI), dan gelar top skor disabet Iryanto dari Papua Barat. (don)

Parkir Eks Medan Plaza Dikuasai Pengusaha, Pemko Diminta Ambilalih

MEDAN PLAZA: Bangunan Medan Plaza di Jalan Gatot Subroto Medan,pasca terbakar. Lahan parkir di lokasi ini masih dikuasai pengusaha.
MEDAN PLAZA: Bangunan Medan Plaza di Jalan Gatot Subroto Medan,pasca terbakar. Lahan parkir di lokasi ini masih dikuasai pengusaha.

MEDAN,SUMUTPOS.CO – Lahan parkir seluas 8.935 meter persegi milik Pemko Medan di area komplek eks pusat perbelanjaan Medan Plaza, Jalan Iskandar Muda, Kecamatan Me-dan Petisah, hingga saat ini masih tetap di kuasai PT Medan Plaza Padahal, izin hak guna bangunan (HGU) yang dimiliki oleh PT Medan Plaza sudah kadaluarsa sejak lama.

Menanggapi hal ini, Ketua Generasi Muda Pembela Tanah air (Gempita) Sumut, Esra Ginting, SE mengatakan, berdasarkan surat putusan Mahkamah Agung Nomor 2/603/PDT/1997 tertanggal 28 oktober 1998, lahan parkir seluas 8.935 Meter Persegi tersebut milik Pemko Medan, dengan status hak pengolahan lahan (HPL) No 174.

”Memang sudah seharusnya Pemko Medan segera mengambil alih lahan parkir bekas Medan Plaza. Sebab lahan tersebut memang milik pemko medan” ujar Esra Ginting. Jika lahan tersebut tidak segera diambil alih oleh Pemko Medan, Esra khawatir aset milik pemerintah itu dikuasai pengusaha nakal.

Dijelaskan Esra, PT Medan Plaza memang diketahui ada melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemko Medan untuk HPL dengan batas waktu selama 25 tahun dan ini telah berakhir sejak lama. Namun, untuk ijin HGU masih tetap di miliki oleh Pemko Medan.

Sehingga, katanya, jika PT Medan Plaza masih ingin melakukan pengelolaan lahan tersebut harus kembali memperpanjang kontrak kerjasama dengan Pemko Medan dan membayar sejumlah royalti.

“Kalau mereka (PT Medan Plaza) masih ingin melakukan pengelolahan lahan tersebut, harus kembali melakukan perjanjian kerjasama dengan Pemko Medan. Karna HPL nya sah milik Pemko Medan, sementara mereka hanya memiliki HGU dan itu pun telah kadaluarsa sejak lama,” jelasnya.

Diketahui, eks lahan parkir Medan Plaza itu seluas 8.935 meter persegi pernah didaftarkan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Medan untuk disertifikatkan. Lahan tempat berdirinya Medan Plaza itu diketahui berdiri diatas HPL I Pemko Medan Petisah Tengah, Jalan Iskandar Muda.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Perlengkapan dan Layanan Pelayanan Setda Kota Medan, Agus Suriyono kepada Sumut Pos, Selasa (4/7). “Tanah atas bangunan Medan Plaza itu sekarang tidak milik Pemko Medan lagi. Sudah inkrah di pengadilan dan dinyatakan punya PT Medan Plaza,” katanya.

Namun, sekira tahun 2000-an pihak swasta, PT Medan Plaza sempat membawa permasalahan lahan itu ke pengadilan dan hingga sekarang lahan itu masih dikuasasi oleh PT Medan Plaza. (dvs/ila)

Dishub Kota Binjai Buka 5 Koridor Baru

Dalam waktu dekat Bus Trans Binjai beroperasi karena sudah tiba di Medan.
Bus Trans Binjai .

BINJAI,SUMUTPOS.CO -Dinas Perhubungan Kota Binjai menambah lima koridor, seiring adanya penambahan 10 unit Bus Trans Binjai yang baru. Kabid Prasarana Dishub Kota Binjai, M Fazar Kurniawan mengatakan, dari lima koridor yang baru tersebut, baru dua koridor yang dioperasikan.

Dimana dua koridor baru tersebut melintasi lima kecamatan yang ada di kota Binjai. “Total sementara ada 7 koridor (rute Bus Trans Binjai). Jumlah sebelumnya ada dua koridor,”terang Fazar, Kamis(6/9).

Dijelaskan Fazar, Dishub Kota Binjai masih sedang melakukan evaluasi. Dimungkinkan, rute Bus Trans Binjai akan lebih dari 7 koridor. “Mungkin masih menambah (rute). Ada beberapa rute pootensial,”sebutnya. Hanya saja, lanjut Fazar, rute potensial yang mau dilintasi Bus Trans Binjai masih terhalang oleh portal-portal. Dan pihaknya sedang melakukan penkajian untuk pembongkaran, serta jumlah penumpang yang ada. Selanjutnya, menetapkan sejumlah rute-rute pada Oktober mendatang.

Disebutkannya lagi, dari 14 unit Bus Trans Binjai, yang beroperasi ada 8 unit. “4 unit bus lagi itu pengadaan tahun 2017, dan saat ini sudah masuk jadwal Service tahunan. Dua unit lagi enggak beroperasi karena untuk cadangan,”pungkasnya. (ted/han)