Home Blog Page 6020

Harimau Mangsa Sapi Masyarakat

DIMANGSA: Seekor sapi warga ditemukan mati karena dimangsa harimau yang masuk ke pumukiman penduduk.
DIMANGSA: Seekor sapi warga ditemukan mati karena dimangsa harimau yang masuk ke pumukiman penduduk.

LANGKAT,SUMUTPOS.CO-Hewan buas yang diyakini harimau memangsa sapi milik Jumiran (54), warga  Dusun VIII, Desa Timbang Lawan, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Kamis (23/8).

Masuknya hewan buas ke daerah pumukiman penduduk, membuat warga cemas dan terus berjaga-jaga.

Tim Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), YHWA ,WCS, anggota Polsek Bahorok, pihak Kecamatan Bahorok dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Bahorok Pontius Gad Munthe, turun ke lokasi kejadian.

Dari lokasi, mereka menemukan seekor sapi mati dengan kondisi mengenaskan. Di tubuh sapi, terdapat gigitan dan cakaran dibagian tengkuk/ leher bagian atas, kemudian bagian ekor koyak dan daging hilang sekitar 10 kg.

Menurut Jumiran, sapi miliknya tersebut sengaja diasingkan dari kawanannya karena memasuki masa subur. Malam harinya masih diawasinya hingga sekira pukul 05.00 WIB Jumiran juga melihat sapi masih hidup. “Saya memang ada mendengar suara Harimau, ternyata hewan saya yang dimangsanya,” ujar Jumiran.

Dirinya berharap, agar kejadan serupa tidak terjadi karena mencemaskan masyarakat. “Takutnya bukan hewan saja diterkam, makanya kami cemas dan berharap pemerintah segera bertindak,” harapnya.

Terpisah, kejadian ini membuat pihak BBKSDA dan tim memasang kamera Trap untuk memantau pergerakan satwa liar tersebut, serta mendirikan pos pengawasan sekitar 1 km dari lokasi Jumiran ditemukan mati untuk satu  minggu ke depan.

Kepala BBKSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi,  melalui Kasi KSDA Wilayah II Stabat, Herbert BP Aritonang meminta kepada masyarakat agar tetap mempercayakan penanganan konflik satwa liar ini kepada instansi berwenang.

“Tim gabungan sudah  berada di lokasi yang terdiri dari BBKSDA, BBTNGL, WCS dan beberapa mitra pemerhati dan ahli satwa liar jenis harimau, “ katanya

Dijelaskan Herbert, tim akan melakukan upaya maksimal agar satwa liar tidak memasuki areal pemukiman dengan berbagai peralatan dan teknik yang dimiliki.

“Masyarakat jangan melakukan tindakan sendiri yang justru bisa membahayakan diri sendiri,” pesan Herbert agar warga tidak ke hutan. (bam/han)

IRC Sembelih Sapi dan Kambing

MEDAN-Irmadi Lubis dan RobyBarus Centre (IRC) kembali melaksanakan kurban dalam  perayaan Idul Adha 1439 Hijriyah, bertempat di Posko IRC Jalan Guru Patimpus Medan, Kamis (23/8).

Ketua IRC yang juga Anggota DPRD Medan, Roby Barus mengatakan, sejak pihaknya mendirikan posko relawan IRC, penyembeli han hewan kurban setiap tahun rutin dilaksanakan bersama para anggota dan relawan IRC.

 “Setiap momen Idul Adha, saya bersama Pak Irmadi Lubis, Anggota DPR RI selalu  melaksanakan kurban bagi relawan dan masyarakat di sekitar Kecamatan Medan Barat ini,” ujarnya kepada wartawan usai penyembelihan hewan kurban.

Tahun ini sebut Roby, pihaknya menyembelih dua hewan kurban yang terdiri masing-masing satu ekor sapi dan kambing. Pihaknya mengharapkan melalui kegiatan penyembelihan hewan kurban ini dapat bermanfaat bagi masyarakat penerima daging kurban.

“Berkurban bagi umat Islam adalah perintah agama dan kewajiban,” kata Anggota Komisi A DPRD Medan itu.

Selain menjadi perintah agama, berkurban menurut Roby bertujuan menumbuhkan kepedulian untuk berbagi kepada sesama. Juga untuk membangun rasa kebersamaan dan menjadi wadah silaturahmi antara relawan IRC dan masyarakat setempat.

“Semua daging kurban akan kami distribusikan kepada relawan IRC dan juga masyarakat sekitar khususnya di Kecamatan Medan Barat,” katanya yang menambahkan melalui kurban sebagai bentuk ungkapan rasa syukur mereka atas nikmat dan karunia yang diberikan
Allah SWT.

IRC berharap momen Idul Adha mampu meningkatkan rasa kepedulian antarsesama dalam hal
berbagi rezeki seluruh masyarakat Kota Medan. Sebab tak bisa dipungkiri, kurban selain mempunyai hakikat mendekatkan diri kepada Sang Khaliq, juga ada dimensi sosial didalamnya.
(prn/azw)

Dua Bacaleg Diadukan Warga

SOPIAN/SUMUT POS KETERANGAN: Anggota Komisioner KPU Kota Tebingtinggi Divisi Teknis, Wal Ashri SP memberikan keterangan kepada wartawan.
SOPIAN/SUMUT POS
KETERANGAN: Anggota Komisioner KPU Kota Tebingtinggi Divisi Teknis, Wal Ashri SP memberikan keterangan kepada wartawan.

TEBINGTINGGI,SUMUTPOS.CO-Dua bakal calon legislatif (Bacaleg) diadukan warga ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tebingtinggi. Keduanya dilaporkan karena mencalonkan diri dari partai berbeda dengan partainya saat ini.

“Kami baru menerima satu pengaduan masyarakat dan pengaduan dari salah satu Parpol (Partai Politik),” kata Komisioner KPU Kota Tebingtinggi Divisi Teknis, Wal Ashri SP via ponsel, Jumat (24/8).

Wal Ashri mengatakan, pengaduan masyarakat dan salah satu parpol hanya meminta penjelasan terkait dua orang bacaleg yang dulunya berada dari satu parpol, kemudian kembali mencalonkan diri dari parpol berbeda.

“Bacaleg pertama adalah Edy Saputra. Beliau dari PKPI (Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia) mencalonkan kembali di daftar Bacaleg melalui Partai Hanura dengan Daerah Pemilihan (Dapil) II, Bajenis Padang Hulu,” beber Wal Ashri.

“Satu lagi yaitu Samsul Bahri. Sebelumnya dari PKPI, mencalonkan lagi dan terdaftar di DCS (Daftar Calon Sementara) melalui PAN dengan Dapil II Bajenis Padang Hulu,” sambung Wal Ashri.

Kedua bacaleg ini masih menjadi anggota DPRD Kota Tebingtinggi. Namun, surat pengunduran diri keduanya sudah diterima KPU Kota Tebingtinggi sebelum DCS diumumkan.

Siapa warga yang melapor? Pihak KPU Kota Tebingtinggi mengaku tidak bisa mengungkap identitas pelapor.

“Pihak KPU sampai sekarang terus meminta tanggapan dari masyarakat,” ungkapnya. (ian/ala)

Wali Kota dan Ketua TP PKK Hadiri Malam Pisah Sambut Kapolda Sumut

CENDERAMATA: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin dan Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani, diabadikan bersama Kapolda Sumut lama Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama istri, usai menyerahkan cenderamata, Kamis (23/8).
CENDERAMATA: Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin dan Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani, diabadikan bersama Kapolda Sumut lama Irjen Pol Paulus Waterpauw bersama istri, usai menyerahkan cenderamata, Kamis (23/8).

Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin, bersama Ketua TP PKK Kota Medan Hj Rita Maharani, menghadiri malam pisah sambut Kapolda Sumut Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Brigjen Pol Agus Andrianto di Hotel Grand Aston Medan, Kamis (23/8) malam.

Acara pisah sambut yang berlangsung hangat dan penuh rasa kekeluargaan ini, turut dihadiri Pj Gubenur Sumut Eko Subowo, unsur Forkopimda, tokoh agama maupun tokoh masyarakat Sumut.

Dalam kesempatan tersebut, Eldin dan Rita menyerahkan cenderamata kepada Kapolda Sumut yang lama Irjen Pol Paulus Waterpauw. Cenderamata tersebut, diberikan sebagai bentuk ungkapan terima kasih, sekaligus kenang-kenangan dari Pemko Medan.

Sementara dalam sambutan perpisahannya, Paulus mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Sumut, stakeholder, dan komponen masyarakat yang telah banyak membantu dirinya dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang baik di Sumut.

Sementara Kapolda Sumut yang baru Brigjen Pol Agus Andrianto, mengharapkan dukungan dari seluruh stakeholder dan masyarakat Sumut, dalam mengemban amanah sebagai Kapolda Sumut. Agus juga akan melanjutkan program kerja yang telah dibangun Irjen Pol Paulus Waterpauw. (ris/saz)

Mode Fashion Terbakar

TEDDY AKBARI/SUMUT POS LOKASI: Personel Satpol PP Kota Binjai mengamankan lokasi saat petugas pemadam kebakaran memadamkan api di ruko Mode Fashion.
TEDDY AKBARI/SUMUT POS
LOKASI: Personel Satpol PP Kota Binjai mengamankan lokasi saat petugas pemadam kebakaran memadamkan api di ruko Mode Fashion.

BINJAI,SUMUTPOS.CO – Warga Jalan Sudirman, Kota Binjai berhamburan keluar rumah. Pasalnya, salah satu ruko Mode Fashion dilalap api, Jumat (24/8) siang.

Kehebohan warga itu berawal teriakan para pekerja Mode Fashion, berhamburan keluar sambil teriak kebakaran.

Melihat kepulan asap di lantai empat ruko, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah Binjai yang mendapat laporan kebakaran turun ke lokasi.

Enam unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. “Di lantai tiga apinya,” ujar seorang petugas damkar.

Kebakaran itu pun membuat Jalan Sudirman macet total. Kondisi itupun diperparah karena ratusan warga mengerumuni lokasi kebakaran.

Kepala BPBD Binjai, Ahmad Yani mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran. Namun si jago merah berhasil dijinakkan pada pukul 14.57 WIB.  “Api sudah membesar ketika karyawan toko sampai di lantai 2,”ungkap Yani.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan,”sambungnya.

Menurut pekerja Mode Fashion, Laila (20), api diduga berasal dari orang yang membakar sampah di belakang ruko tempatnya bekerja. “Apinya kurasa dari pembakaran sampah yang di belakang, bakar sampahnya pakai drum dan besar kali,”katanya. (ted/han)

Pelaku Usaha Diimbau Segera Mendaftar

FOTO-FOTO PEMKO MEDAN FOR SUMUT POS MENENUN: Seorang pelaku usaha ekonomi kreatif saat menenun songket di satu lokasi usaha Kota Medan, baru-baru ini.
FOTO-FOTO PEMKO MEDAN FOR SUMUT POS
MENENUN: Seorang pelaku usaha ekonomi kreatif saat menenun songket di satu
lokasi usaha Kota Medan, baru-baru ini.

Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata Kota Medan, tengah melakukan pemetaan potensi ekonomi kreatif di Ibu Kota Sumatera Utara (Sumut) ini.

“Berkaitan dengan itu, kami mengajak seluruh pelaku usaha ekonomi kreatif, baik perseorangan, komunitas, maupun badan usaha yang belum terdaftar, atau yang belum didatangi petugas, agar mendaftar langsung ke Kantor Dinas Pariwisata di Jalan HM Yamin Medan, atau melalui alamat email: pariwisata@medantourism.com, dan pariwisata@ pmkomedan.go.id, atau dengan mengunjungi website www.pariwisata.pemkomedan.go.id dan www.medantourism.com Dinas Pariwisata,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Kota Medan Agus Suriyono, baru-baru ini.

Agus menyebutkan, pemetaan ini yang akan berlangsung sampai 30 Agustus mendatang. Menurutnya, hal ini bertujuan menciptakan kondisi-kondisi yang memungkinkan Kota Medan menjadi kota kreatif.

Agus juga memaparkan, ekonomi kreatif merupakan gerakan ekonomi baru yang memiliki multiplayer effect, yang dapat mendorong pengembangan pariwisata sekaligus menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Agus mengatakan, ekonomi kreatif akan terus berkembang, seiring dengan kemajuan teknologi, ide kreatif, dan imajinasi manusia.

Ia merincikan, ada 16 subsektor ekonomi kreatif, meliputi aplikasi dan pengembangan game, arsitektur dan design interior, desain komunikasi visual, desain produk, seni, pertunjukan, film-video animasi, fotografi, kuliner, fashion, kriya, musik, periklanan, penerbitan, seni rupa, televisi, dan radio. “Kami ingin memarakkan seluruh subsektor ini, untuk mendorong pengembangan pariwisata di Medan,” kata Agus.

Apalagi, sambung Agus, sesuai dengan Perwal No 1 Tahun 2017, tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi, Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Perangkat Daerah, telah ditetapkan, memang industri kreatif merupakan bagian dari tupoksi Dinas Pariwisata. (ris/saz)

PSI Sepakat, Berkarya Lanjut

IST/SUMUT POS Ketua Partai Berkarya Sumut, Rajamin Sirait.
IST/SUMUT POS
Ketua Partai Berkarya Sumut, Rajamin Sirait.

Permohonan sengketa gugatan Partai Beringin Karya (Berkarya) Sumatera Utara atas keputusan Komisi Pemilihan Umum dalam sidang mediasi kedua di Bawaslu, tak kunjung menemukan kesepakatan. Berbeda dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai ini justru sudah ada kata sepakat atas sengketa dengan KPU selaku pihak termohon.

“Untuk gugatan PSI sudah tercapai kesepakatan. Artinya pihak pemohon dan termohon sepakat memperbaiki soal kelengkapan administrasi. Nanti akan dituangkan dalam sebuah putusan mediasi,” kata Koordinator Divisi Hukum, Humas dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Sumut, Henry Sitinjak kepada Sumut Pos, Jumat (24/8).

Namun, KPU Sumut selaku pihak termohon, paska mediasi kedua tersebut masih akan menilai secara seksama jikalau sudah ada hasil keputusan Bawaslu.

“Artinya ada kemungkinan bacaleg mereka yang sebelumnya dinyatakan TMS (Tidak Memenuhi Syarat) oleh KPU, bisa menjadi MS (Memenuhi Syarat),” katanya.

Soal waktu keputusan Bawaslu tersebut selesai dilakukan, dirinya mengaku tidak mengetahui.

“Biasanya dalam beberapa hari sudah ada. Coba ditanyakan ke Bang Marwan (Kordiv Sosialisasi Bawaslu). Karena kebetulan dia majelis hakimnya. Saya nggak sampai detil mengikutinya,” kata Henry.

Dijelaskannya, dalam sengketa gugatan PSI disepakati bahwa pihak termohon bersedia melakukan perbaikan. Karena memang berkas administrasi bacalegnya berupa ijazah ada.

“Nah, kalau masalah Partai Berkarya, ada beberapa dapil (Daerah Pemilihan) yang mesti diperbaiki,” tutur Henry.

“Artinya pihak pemohon sepakat untuk melakukan perbaikan di dapil Sumut 1 dan Sumut 9, meski tidak menghilangkan keinginan pihak pemohon untuk tetap melakukan ajudikasi. Sesuai jadwal akan kita gelar Senin besok,” sambungnya.

Ajudikasi ini digelar, karena permohonan gugatan Partai Berkarya tidak seluruhnya terakomodir. Sebab, dari enam dapil yang bermasalah, dua dapil bacaleg yang akan dilakukan perbaikan sesuai harapan pihak pemohon tidak menemui kata sepakat bersama termohon.

“Memang ada beberapa poin kedua pihak tidak sepakat. Kalau PSI sudah sepakat dengan dilakukan perbaikan. Tetapi untuk pergantian bacaleg tidak mungkin lagi, hanya saja diralat statusnya dari TMS menjadi MS. Sebab yang menjadi TMS soal kelengkapan berkas,” kata mantan Ketua Panwaslu Medan itu.

Pada kesempatan itu, selaku mediator Bawaslu hanya berharap bisa terjadi kesepakatan antara pihak pemohon dan termohon. Sehingga, proses penanganan sengketa bisa lebih sederhana dan tidak perlu sampai ke sidang terbuka.

“Jadi ini belum final. Dalam kesepakatan itu juga akan dinilai pihak termohon. Nanti akan dikeluarkan putusan. Tapi kan sejauh ini belum ada keputusan. Bagi Bawaslu dalam mediasi tercapai kesepakatan dalam hal penelitian berkas,” pungkasnya.

Ketua Partai Berkarya Sumut, Rajamin Sirait mengaku pihaknya tetap menginginkan sidang ajudikasi atas sengketa yang mereka mohonkan ke Bawaslu.

“Iya,” tulisnya melalui layanan WhatsApp.

Ia mengungkapkan, dari permohonan enam dapil perbaikan bacaleg mereka yang dinyatakan TMS oleh KPU, cuma terjalin dua kesepakatan saja.

“Ada empat lagi yang belum (terjadi kesepakatan), dua mediasi berhasil,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pengajuan gugatan kedua parpol ini ke Bawaslu Sumut sudah dilakukan sejak Senin (15/8) lalu. Itu setelah bacaleg mereka dinyatakan TMS oleh KPU Sumut saat pengumuman Daftar Calon Sementara (DCS), Minggu (14/8) lalu.

Diketahui, pencoretan bacaleg dari Partai Berkarya di daerah pemilihan (Dapil) Sumut 9 dan bacaleg PSI Sumut di Dapil Sumut 1.(prn/ala)

Naik 4,96 Persen dari DPT Pilkada

BATARA/SUMUT POS SEPI: Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang tampak sepi.
BATARA/SUMUT POS
SEPI: Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang tampak sepi.

LUBUKPAKAM,SUMUTPOS.CO-Melalui rapat pleno, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Deliserdang menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 sebanyak 1.227.618 pemilih. Jumlah itu naik 4,96 persen dari DPT (1.165.765-red) Pilkada serentak baru-baru ini.

“Kenaikan jumlah DPT dari Pilkada serentak baru-baru ini, karena pemilih yang menggunakan e-KTP sudah dimasukkan dalam DPT Pemilu 2019,” ujar Komisioner KPU Deliserdang Divisi Humas, Bobby I Prayoga di Lubukpakam, Rabu (22/8).

Untuk Pemilu 2019, KPU Deliserdang menetapkan 5.530 jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar dalam 394 desa/kelurahan dari 22 kecamatan.

“Jumlah DPT itu terdiri dari pemilih laki-laki sebanyak 610.383 dan pemilih perempuan 617.235,” tutur Bobby.

Diketahui dalam penetapan DPT itu, KPU Deliserdang membutuhkan waktu hingga 2 hari. Hari pertama, Senin (20/8) diselenggarakan di Hotel Wings Batangkuis.

Namun karena mensingkronkan data dengan Sistem Data Pemilih (Sidalih), dilanjutkan ke esokan harinya di Aula KPU Deliserdang Lubukpakam.(btr/ala)

UMSU Sembelih 46 Ekor Lembu

Teks foto: Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban.(ist)
 Pelaksanaan Penyembelihan Hewan Kurban.(ist)

MEDAN-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menyembelih 46 ekor lembu pada Hari Raya Idul Adha 1439 H. Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tersebut dilaksanakan 5 titik lokasi.

Rektor UMSU Dr Agussani MAP mengatakan dari 46 ekor lembu itu, terdiri 36 ekor di internal kampus dan 10 ekor diserahkan kepada warga sekitar kampus di Lingkungan 3 Kelurahan Glugur Darat II. Ia juga mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan UMSU setiap tahunnya, sebagai implementasi dari semangat at-tadhiyah atau pengorbanan dan perwujudan dari kesolehan sosial.

“Alhamdulillah, pada tahun ini kita menyembelih hewan kurban sebanyak 46 ekor lembu. Semoga dengan program ini jalinan ukhuwah antara civitas akademika UMSU dengan warga masyarakat kampus akan lebih erat lagi pada masa yang akan datang,“ ucap Agussani kepada wartawan di Kampus UMSU di Jalan Kapten Mukhtar Basri, Medan, Kamis (23/8).

Agussani menjelaskan  kurban kali ini juga atas kepedulian dari mitra UMSU yang telah menyumbangkan beberapa hewan kurban ke UMSU seperti Bank Syariah Mandiri, Bank Muammalat, dan Telkomsel.”Dikelola untuk berbagi kepada umat melalui berkurban ini,” tutur Agussani.

Sementara itu, Sekretaris Lurah Glugur Darat II Edi Syaputra menyampaikan apresiasi kepada UMSU yang rutin mengadakan kurban setiap tahunnya.

“Kami sangat bangga dengan keberadaan UMSU sebagai destinasi edukasi di daerah kami. Dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang turut berpartisipasi membesarkan UMSU selama ini,” ucap Edi.

Hadir dalam acara ini WR I Dr Muhammad Arifin Gultom SH MHum, WR II Akrim SpdI MPd, WR III Dr Rudianto Msi, Sekretaris Universitas Gunawan Spdi MTh dan sejumlah jajaran kepala lembaga di lingkungan UMSU.

Sapi kurban yang akan disembelih sebelumnya dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Peternakan dan Kelautan (Diskanla) Kota Medan. Bahkan, setelah disembelih, hati hewan kurban kembali diperiksa secara klinis untuk kelayakan konsumsi.(gus/azw)

Persiapkan Pelompat Batu Jadi Atlet

BERKUNJUNG: Penjabat Gubernur Sumatera Utara Drs Eko Subowo MBA berkunjung ke Ombo Batu, Desa Bawomataluo, Kecamatan Fanayama ,Kabupaten Nias Selatan, Jumat (24/8).
BERKUNJUNG:
Penjabat Gubernur Sumatera Utara Drs Eko Subowo MBA
berkunjung ke Ombo Batu, Desa Bawomataluo, Kecamatan
Fanayama ,Kabupaten Nias Selatan, Jumat (24/8).

NISEL-Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA memuji keindahan dan kekayaan Nias di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) saat berkunjung ke Desa wisata Bawomataluo, Kecamatan Fanayama, Jumat (24/8). Selain cagar budaya, juga disebutkan bahwa lompat batu bisa jadi cikal bakal target emas di event olahraga PON.

“Ternyata rumah adat di Nias Selatan ini merupakan cagar budaya dan nanti akan kita sampaikan ke Pemerintah pusat, Kementerian Pariwisata. Karena seperti kita saksikan, ini budaya luar biasa yang tidak ada duanya, sangat unik. Dan ini warisan budaya yang sudah sangat tua,” ujar Pj Gubsu saat meninjau desa dan rumah adat di Bawomataluo.

Hadir diantaranya, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Bupati Nisel Hilarius Duha, pimpinan OPD dan Forkopimda Nisel. Sementara turut mendampingi Pj Gubsu, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Pemprovsu Abdul Haris Lubis, Kabag Humas Setdaprovsu Indah DK dan sejumlah pejabat.

“Termasuk atraksi lompat batu atau ombo batu juga luar biasa. Dikombinasikan antara potensi alam yang budaya yang kuat, ini menjadi potensi wisata dan bisa kita kembangkan ke depan. Mudah-mudahan Nias Selatan sebagai destinasi wisata akan semakin berkembang dan maju, membawa kesejahteraan bagi masyarakat setempat khususnya, Sumut dan Indonesia pada umumnya,” jelas Eko.

Sementara untuk potensi wisata tersebut, Pj Gubsu mengatakan, bahwa faktor pendukungnya seperti infrastruktur konektivitas sangat diperlukan dan perlu ditingkatkan serta dikembangkan. Sebab, betapapun indahnya potensi alam, jika sulit dijangkau maka akan sulit berkembang.

“Kemudian potensi budaya dan keindahan alam yang tentunya sudah ada. Keramahtamahan masyarakat, kuliner yang harus enak, tidur nyenyak, nyaman dan sebagainya. Plus souveir kecil, home industri yang sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat dan bisa jadi kenang-kenangan wisatawan,” sebut Eko Subowo.

Bahkan selain potensi wisata, Eko juga melihat bahwa lompat batu atau Ombo Batu dalam bahasa Nias, merupakan cikal bakal bagi pembinaan atlet untuk cabang Lompat Tinggi dan Lompat Galah. Menurutnya, kemampuan melompat masyarakat khususnya di Bawomataluo adalah potensi lahirnya olahragawan dari Sumut.

“Dengan Ombo Batu ini, lompat tinggi dan lompat galah bisa kita targetkan untuk PON 2024 bisa meraih emas dari Sumut. Jadi enam tahun ini harus kita siapkan atlet dari sini,” sebutnya.

Usai menyaksikan lompat batu, Pj Gubsu Eko Subowo mengajak lima pelompat untuk ikut menonton Asian Games di Jakarta dalam waktu dekat.

Sementara, Anggota DPD RI Parlindungan Purba yang hadir, menyebutkan dari potensi yang ada, perlu pengelolaan kawasan wisata kepulauan ini dengan sangat baik. “Untuk pengelolaannya, kita sudah sampaikan ke pemerintah pusat. Yang penting adalah mindset masyarakat untuk menerima masyarakat luas hingga mancanegara yang datang berkunjung,” pungkasnya.

Dari kunjungan Pj Gubsu yang juga dalam rangka menghadiri event perlombaan surfing Internasional Nias Pro 2018 di Pantai Sorake, berbagai souveir pun dihadiahkan kepada rombongan yang dilanjutkan foto bersama dengan masyarakat dan para wisatawan. (prn)