Home Blog Page 6101

KPK Kembali Panggil Steffy Burase, Teman Dekat Gubernur Aceh

Foto: Dery Ridwansyah/JawaPos.com Fenny Steffy Burase, usai diperiksa 12 jam sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, terkait kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.
Foto: Dery Ridwansyah/JawaPos.com
Fenny Steffy Burase, usai diperiksa 12 jam sebagai saksi untuk tersangka Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, terkait kasus dugaan suap pengalokasian dan penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun anggaran 2018.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Model sekaligus salah satu tenaga ahli Aceh Maraton 2018, Fenny Steffy Burase kembali dipanggil Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Steffy akan diperiksa terkait dugaan kasus suap Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yang menyeret nama Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf.

“Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka IY,” ujarnya pada awak media, Kamis (26/7)

Selain Steffy, ada juga beberapa saksi yang dipanggil dalam perkara ini. Mereka adalah orang-orang dari sektor swasta yaitu Apriansyah, Akbar Velayati, Jason Utomo, Gigit Mawadah, Danial Novianto, dan Anthon Novianto.

Ini merupakan kali kedua Steffy dipanggil penyidik, setelah sebelumnya pada Rabu (18/7) lalu, sekitar 12 jam dia menjalani pemeriksaan.

Sebelumnya, Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi bergerak cepat menelisik peranan para pihak yang diduga terkait dengan kasus dugaan penyuapan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf. Dalam rangka mencari bukti-bukti tambahan dan menggali informasi penting, penyidik mengajukan pencegahan ke luar negeri terhadap Fenny Steffy Burase kepada pihak Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkum HAM.

Pencegahan terhadap orang yang disebut-sebut sebagai teman dekat Irwandi ini, dilakukan selama enam bulan ke depan untuk kepentingan penyidikan. Selain mengajukan pencegahan kepada Steffani, penyidik juga mengajukan pencegahan terhadap tiga pihak lain.

“Dilakukan pencegahan ke luar negeri terhadap 4 orang selama 6 bulan terhitung Jumat, 6 juli 2018, yaitu, Nizarli(Kepala Unit Layanan Pengadaaan/ULP Aceh),Rizal Aswandi(mantan Kadis PU Aceh), Fenny Steffy Burase (Tenaga Ahli Aceh Marathon 2018) dan Teuku Fadhilatul Amri,” terang juru bicara KPK Febri Diansyah, Sabtu (7/7).

Terkait pencegahan tersebut, menurut Febri, dilakukan agar sewaktu-waktu dibutuhkan keterangannya, yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri.

“Pihak-pihak tersebut perlu dicegah ke LN agar saat dibutuhkan keterangannya, dapat dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Dalam kasus ini, KPK sudah menetapakan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf sebagai tersangka. Irwandi diduga menerima suap terkait Pengalokasian dan Penyaluran Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) TA 2018 pada Pemerintah Provinsi Aceh.

Atas perbuatannya, sebagai pihak penerima, penyidik KPK menetapkan Irwandi Yusuf, Hendri Yuzal, dan Syaiful Bahri sebagai tersangka. Mereka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sementara itu, sebagai pihak pemberi, Ahmadi disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (ipp/JPC)

Pertarungan Sumut 1 Paling Sengit

Atas Ki-ka: Tifatul Sembiring, Meutia Hafiz, Yasonna Laoly. Bawah Ki-Ka: Raden M Syafii, Sofyan Tan, Nurdin.
Atas Ki-ka: Tifatul Sembiring, Meutia Hafiz, Yasonna Laoly.
Bawah Ki-Ka: Raden M Syafii, Sofyan Tan, Nurdin Tampubolon.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bursa bakal calon legislatif pada Pemilu 2019 semakin memanas dan menarik perhatian publik. Nama-nama besar akan bertarung di setiap daerah pemilihan (Dapil) di Sumatera Utara. Mulai sekaliber menteri, anggota DPR RI incumbent, bekas calon kepala daerah, hingga anak kepala daerah dan tokoh masyarakat ikut meramaikan perebutan 30 kursi di Senayan. Dari tiga dapil di Sumut, pertarungan di dapil I nampaknya paling sengit.

Dari data yang dihimpun Sumut Pos pada Rabu (25/7), persaingan antarcalon anggota legislatif (caleg) DPR RI di Daerah Pemilihan (Dapil) Sumatera Utara (Sumut) I dimeriahkan sejumlah nama beken. Beberapa anggota DPR yang saat ini duduk, kembali mencalonkan diri, antara lain Sofyan Tan dan Irmadi Lubis dari PDI Perjuangan.

Ada juga nama Tifatul Sembiring dari PKS, Raden Muhammad Syafii dari Gerindra, Prananda Surya Paloh dari Nasdem, Mulfachri Harahap dari PAN, dan Abdul Wahab Dalimunthe dari Partai Demokrat. Bahkan, Yasonna Laoly yang kini menjabat Menteri Hukum dan HAM juga ikut memanaskan persaingan di Dapil I menuju Senayan.

Sementara, para ‘jagoan’ Partai Golkar asal Dapil Sumut I tercatat ada nama Indah Mahalinda Napitupulu, Rolel Harahap, Rolen Siburian, Robi Anugerah Marpaung, Robinsar Sinaga, Dr Netty Silalahi, Kamelia Lubis, Ruddin Akbar Lubis, Adlin Tambunan (anak Bupati Deliserdang) dan Yusa Verani Purwanto. Tak mau kalah, PKS juga mengajukan nama-nama beken di Dapil I seperti Tifatul Sembiring (mantan Menkominfo/caleg petahana), Sutias Handayani (istri mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho/mantan anggota dewan), Idris Luthfi Rambe, Hidayatullah, Evi Yanti, Irfansyah, Ir Izfan, Desi Jesicca Isdartono dan Faki Hakim Hasibuan.

Begitupun dengan Partai NasDem, yang mengusung nama-nama seperti; Prananda Surya Paloh (caleg petahana/anak Ketum NasDem), Tengku Erry Nuradi (mantan Gubsu/Ketua NasDem Sumut), Fedriansyah Lubis, Edwin Pamimpin Situmorang, Parhiasen Triwati Ginting, Agus Simorangkir, Victor Simanjuntak, Amin SH, Emtiti Lestari Zebua.

Sementara bacaleg dari Partai Demokrat untuk Dapil Sumut I, lebih mengombinasikan caleg petahana dan bacaleg baru. Yakni sebut saja Abdul Wahab Dalimunthe, Herri Zulkarnain, Susilawati, Hendrik Halomoan Sitompul, Subur Sembiring, dan Amiruddin (mantan Ketua DPRD Medan). Tak hanya itu, nama penyanyi kondang Joy Tobing juga masuk deretan bacaleg partai besutan SBY dari Dapil Sumut II. Sedangkan Sekjend PD Hinca Panjaitan, bakal siap bertarung menembus panasnya kursi Senayan dari Dapil Sumut III.

Lima parpol kategori mapan dan mumpuni ini pun optimis, deretan nama bacaleg yang sudah didaftarkan bakal mampu mendapat kursi di tingkat pusat, meski tak memungkiri bahwa persaingan akan lebih sengit melihat kemunculan tokoh-tokoh baru. Di samping itu kehadiran parpol baru diyakini menambah ketatnya persaingan mendulang suara partai, terlebih Dapil Sumut I kerap dianggap ‘Dapil Neraka’ dibanding dua dapil lainnya.

Menurut Plt Ketua Partai Golkar Sumut, Ahmad Doli Kurnia, pada Pileg 2019 pihaknya sangat realistis dalam mencanangkan target perolehan kursi, baik ditingkat pusat, provinsi sampai kabupaten/kota. Hal ini mengingat kondisi internal Golkar yang karut marut lantaran kasus Setya Novanto, saat menjabat ketua umum. Meski begitu untuk menuju ke Senayan dari Dapil Sumut, pihaknya masih optimis bahwa suara Golkar masih konsisten. Di mana setidaknya ada penambahan dua kursi di setiap dapil saja sudah bagus.

“Golkar sebagai partai berpengalaman di republik ini, kami yakini masih punya tren pemilih yang cukup konsisten. Terutama di Sumut yang selalu menjadi penyumbang besar suara Golkar setiap Pileg,” katanya.

Andi Suhaimi Resmi Jadi Plt Bupati Labuhan Batu

Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian PLT BUPATI: Pj Gubsu Eko Subowo, foto bersama Wakil Bupati Labuhan Batu Andi Sumaimi Dalimunthe usai dilantik sebagai Plt Bupati Labuhan Batu, di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (25/7/2018).
Foto Biro Humas dan Keprotokolan Setda Provsu : Veri Ardian
PLT BUPATI: Pj Gubsu Eko Subowo, foto bersama Wakil Bupati Labuhan Batu Andi Sumaimi Dalimunthe usai dilantik sebagai Plt Bupati Labuhan Batu, di ruang kerjanya lantai 10 Kantor Gubernur Sumatera Utara Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Rabu (25/7/2018).

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Wakil Bupati Labuhan Batu H Andi Suhaimi Dalimunthe ST MT resmi ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Labuhan Batu. Penunjukan itu untuk mengisi kekosongan jabatan, setelah Bupati Labuhan Batu Pangonal Harahap ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi.

Penunjukan ditandai dengan penyerahan surat Gubernur Sumatera Utara Nomor 005/5478 tentang Pelaksana Tugas Bupati Labuhan Batu tertanggal 24 Juli 2018, oleh Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA di ruang kerjanya, lantai 10, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Rabu (25/7).

“Saya menyerahkan surat penunjukan Pelaksana Tugas Bupati kepada Wakil Bupati untuk melanjutkan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Labuhan Batu,” ujar Eko Subowo, didampingi Asisten Pemerintahan Drs Jumsadi Damanik SH MHum, Kepala Biro Humas dan Keprotokolan Ilyas Sitorus SE MPd, dan Kepala Biro Otonomi Daerah Drs Basarin Yunus Tanjung MSi.

Eko berharap, seluruh bupati dan walikota, khususnya  Plt Bupati Labuhan Batu Andi Suhaimi Dalimunthe tetap waspada terhadap area rawan korupsi dan menghindarkan diri dari tindakan potensial yang mengarah pada korupsi. “Bupati dan walikota harus  waspada  dan menghindarkan diri dari tindakan yang potensial  mengarah pada korupsi,” tegasnya.

Disampaikannya, ditunjuknya Andi Suhaimi sebagai Plt Bupati Labuhan Batu berawal dari keluarnya surat Deputi Bidang Penindakan KPK RI No.B/518/dik.00/23/7/2018 tanggal 18 Juli 2018 tentang pemberitahuan penahanan Bupati Labuhan Batu, bahwa KPK melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan sejak 18 Juli 2018 hingga 6 Agustus 2018.

Berdasarkan surat itu, Mendagri lalu menyurati Pj Gubsu untuk menyahuti surat KPK dan menunjuk Wakil Bupati Labuhan Batu sebagai Pelaksana Tugas, agar tidak terjadi kekosongan jabatan dan menjaga jalannya roda pemerintahan di Labuhan Batu. Surat Mendagri itu bernomor 13.12/5084/SJ tentang Penugasan Wakil Bupati Labuhan Batu selaku Pelaksana Tugas Bupati Labuhan Batu, tertanggal 23 Juli 2018.

Plt Bupati Labuhan Batu H Andi Suhaimi mengatakan dalam sisa masa jabatan  2,5 tahun kedepan akan melakukan yang terbaik untuk masyarakat Labuhan Batu. ” Insya Allah, saya akan  memberi yang terbaik kepada masyarakat Labuhan Batu dan melaksanakan  tugas  dengan sebaik baiknya,” ujarnya. (rel/mea)

Ferry Ihan Batak Ditarget Beroperasi Oktober

Kapal Ferry RoRo dengan nama Ihan Batak ditarget selesai Oktober tahun ini.
Kapal Ferry RoRo dengan nama Ihan Batak ditarget selesai Oktober tahun ini.

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian menyampaikan, saat ini transportasi darat menuju kawasan wisata Danau Toba sudah mulai rampung. Begitu juga dengan transportasi air, sudah ada pembenahan.

“Pemerintah saat ini sedang mengerjakan kapal  Ferry Ro-Ro, yang nantinya akan mengarungi perairan Danau Toba dan diberi nama Ihan Batak. Kapal Ferry Ihan Batak ukurannya lebih besar dari ferry yang sudah terlebih dahulu ada, seperti KM Sumut I dan II. Ihan Batak mampu mengangkut 32 mobil dan 280 orang. Sebelum Natal, kira-kira Oktober, kapal Ihan Batak ditargetkan sudah selesai pengerjaannya dan direncanakan akan beroperasi,” ungkapnya pada acara Coffee Morning bertajuk “Pengembangan Transportasi di Kawasan Danau Toba”, Rabu (25/7) di D’Heritage Grand Aston City Hall Medan.

Keberadaan ferry tersebut, diharapkan bisa menjadi transportasi air yang nyaman ke pulau Samosir. “Diharapkan transportasi air kedepan akan lebih diawasi untuk mencegah terjadinya tragedi kapal tenggelam di Danau Toba lagi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Drs Eko Subowo MBA, mengatakan pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang terampil, yang mampu membuat wisatawan merasa aman dan nyaman. Karena itu, pendidikan vokasi pariwisata bagi masyarakat setempat perlu terus ditingkatkan.

“Untuk meningkatkan destinasi wisata, kita harus meningkatkan keterampilan masyarakat setempat, karena itu perlunya koordinasi pemerintah setempat menjadikan masyarakatnya lebih trampil kedepannya. Pendidikan vokasi yang ada harus diperluas aksesnya, diberikan kesempatan yang besar kepada seluruh warga negara untuk mendapatkan akses keterampilan melalui pendidikan vokasi, khususnya di masyarakat sekitar Danau Toba,” ujar Eko.

Eko juga berharap, seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) yang berada di kawasan Danau Toba terus meningkatkan kerjasama dalam upaya membangun destinasi wisata Danau Toba. Mulai dari peningkatan tenaga terampil, lokasi wisata hingga transportasi darat maupun air.

Sebelumnya, Kadis Pariwisata Provsu Hidayati mengatakan, Bandara International Silangit sudah melakukan penerbangan international dari Kuala Lumpur ke Bandara Silangit, begitu juga sebaliknya. “Mulai hari ini, untuk ke Danau Toba wisatawan asal Malaysia bisa lanjut ke Bandara Silangit, tanpa harus ke Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, begitu juga warga Sumut khususnya di kawasan Danau Toba bisa langsung ke Malaysia melalui Silangit,”paparnya. (rel/mea)

Program 0,88 Persen Pembiayaan Mobil dan Motor

Astra Financial Dukung GIASS 2018.
ASTRA FINANSIAL: Suparno Djasmin didampingi enam pimpinan LJK yang ikut mendukung GIIAS, yaitu Ridha DM Wirakusumah – Direktur Utama Permata Bank, Siswadi – Presiden Direktur Astra Credit Companies (ACC), Margono Tanuwijaya – Presiden Direktur FIFGROUP, Agus Prayitno – Presiden Direktur Toyota Astra Financial Services (TAF), Rudy Chen – Chief Executive Officer Asuransi Astra, Auddie Wiranata – Presiden Direktur Astra Life dan para eksekutif LJK Astra Financial lainnya.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO – Selaras dengan program Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri otomotif di Indonesia, Astra Financial yang merupakan divisi jasa keuangan dari PT Astra International Tbk,menjadi sponsor utama dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang akan berlangsung pada tanggal 2 – 12 Agustus 2018 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City – Tangerang.

“Keikutsertaan sebagai sponsor utama ini merupakan yang pertama kali bagi Astra Financial, yang kali ini melibatkan enam dari sepuluh Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di dalamnya.Intinya, Astra Financial ingin mendukung perkembangan industri otomotif nasional, khususnya yang berkaitan dengan bidang finansial secara sinergis sesuai dengan kompetensi enam LJK dalam Astra Financial tersebut,” ungkap Suparno Djasmin – Direktur PT Astra International yang juga Director in Charge Astra Financial.

Menurut Abong (panggilan akrab Suparno Djasmin), program ini sejalan dengan visi Astra Financial untuk menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. “Oleh karena itu, Astra Financial hadirdi GIIAS 2018 dengan didukung oleh beragam kompetensi keuangan dalam melahirkan berbagai produk dan layanan keuangan yang meliputi pembiayaan, asuransi hingga layanan perbankan”.

Berikut adalah enam LJK dalamAstra Financial yang berpartisipasi di GIIAS 2018:

  • ACCbrand dari PT Astra Sedaya Finance yang menawarkan pembiayaan mobil segala merek.
  • TAFbrand dari PT Toyota Astra Financial Services yang menawarkan pembiayaan mobil Toyota, Daihatsu, dan Lexus.
  • Asuransi Astrabrand dari PT Asuransi Astra Buana yang menawarkan produk dan layanan jasa perlindungan asuransi kendaraan bermotor (Garda Oto dan Garda Motor), kesehatan (Garda Medika) dan usaha komersial.
  • PermataBankbrand dari PT Bank Permata Tbk yang menawarkan rangkaian produk dan jasa perbankan yang komprehensif untuk memenuhi kebutuhan nasabah individu dan keluarga, serta memberikan layanan bagi nasabah korporasi dan institusi.
  • FIFGroupbrand dari PT Federal International Finance yang merupakan pembiayaan sepeda motor Honda (FIFASTRA) dan beragam pembiayaan konsumen.
  • Astra Life brand dari PT Astra Aviva Life yang menyediakan produk asuransi yang komprehensif berupa asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link).

Pada acara jumpa pers ini Suparno Djasmin didampingi oleh enam pimpinan LJK yang ikut mendukung GIIAS, yaitu Ridha DM Wirakusumah – Direktur Utama Permata Bank, Siswadi – Presiden Direktur Astra Credit Companies (ACC), Margono Tanuwijaya – Presiden Direktur FIFGROUP, Agus Prayitno – Presiden Direktur Toyota Astra Financial Services (TAF), Rudy Chen – Chief Executive Officer Asuransi Astra, Auddie Wiranata – Presiden Direktur Astra Life dan para eksekutif LJK Astra Financial lainnya.

Ke-enam pimpinan dari masing-masing LJK Astra Financial ini menjelaskan program sinergis yang telah dirancang khusus untuk GIIAS serta program lain yang diinisiasi oleh masing-masing LJK, yaitu program Grand Prize, Program 0,88% untuk pembiayaan mobil dan program 0,88% untuk pembiayaan motor, Program Permata untuk diskon tiket masuk GIIAS dan hadiah untuk pembukaan rekening. Asuransi Astra untuk perluasan perlindungan asuransi dan jutaan voucher belanjadan cashback untuk pembelian asuransi jiwa online di ilovelife.co.id Astra Life.

Dengan value proposition berupa best value, integrated dan speed, Astra Financial senantiasa mengedepankan prinsip “Prudent” dan menerapkan tata kelola yang baik dalam menjalankan bisnis di seluruh LJK. Pada akhir Desember 2017, Astra Financial memiliki total aset mencapai Rp 271 triliun (dengan komposisi aset bank 55% dan non-bank 45%) dengan didukung oleh 32.450 karyawan dan total kantor cabang mencapai 1.114.

Di sisi lain Gunawan Santoso Salim – Ketua Panitia GIIAS Astra Financial menjelaskan, ”Kebutuhan masyarakat dan industri senantiasa menjadi perhatian utama kami sehingga produk dan layanan yang kami kembangkan harus sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan jamannya. Astra Financial senantiasa berinovasi agar masyarakat yang semakin modern dan dinamis dapat merasakan manfaat layanan Astra Financial dalam kehidupan sehari-hari”.

“Oleh karena itu, kami sangat mengedepankan penawaran produk yang terbaik, kemudahan proses, serta kecepatan layanan. Ketiga hal tersebut, kami wujudkan dalam bentuk program Grand Prize, Hadiah Harian dan Flagship Produk dengan bunga mulai dari 0,88% untuk pembiayaan mobil dan pembiayaan motor. Kami juga mempersiapkan beragam keseruan di Booth utama Astra Financial di hall 8C, seperti Stamp game dan game interaktif berhadiah souvenir eksklusif dari Astra Financial,” tambah Gunawan Santoso Salim.

Astra Financial Dukung GIASS 2018.

Berikan Beragam Solusi Layanan Keuangan

Dalam GIIAS 2018 kali ini, Astra Financial memberikan beragam program dan penawaran yang menariksebagai solusi keuangan yang lengkap bagi pelanggan.

Flagship program yaitu “Bunga mulai dari 0,88%” dan program khususberupa Grand Prizekhusus bagi pelanggan yang mengajukan pembiayaan, yaitu:

  1. Undian Grand Prize berhadiah 1 Toyota Yaris dan 1 Daihatsu Terios untuk setiap pembelian mobil melalui pembiayaan dari Astra Financial.
  2. Undian Harian delapan (8) unit motor Honda PCX Type 150, delapan (8) unit sepeda MTB dan delapan (8) unit Samsung S9.

 

Astra Financial juga berkolaborasi dengan Seva.ID sebagai technology partner dimana semua pengunjung yang melakukan registrasi online berkesempatan mendapatkan voucher undian senilai Rp 500 juta.Pengunjung GIIAS juga akan dihibur di Booth Astra Financial yang menyajikan beragam games dan hadiah menarik.

Di samping itu, untuk mendukung dan memeriahkan acara GIIAS 2018 ini, Astra Financial juga mengadakan lomba karya tulis dan foto bagi para jurnalis dan pewarta foto media cetak dan online, blog serta Astra Financial Instagram Story Challenge yang berhadiah menarik, di antaranya lima sepeda motor Honda Scoopy, kamera dan hadiah menarik lainnya.

Periode lomba-lomba karya tulis, foto & blog mulai hari ini, 24 Juli 2018 hingga 31 Oktober 2018 dimana pemenang akan diumumkan pada minggu ketiga bulan November 2018. Sedangkan Astra Financial Story Challenge dimulai pada tanggal2 – 12 Agustus 2018 dan akan diumumkan tanggal 16 Agustus 2018. Syarat dan ketentuan tentang lomba bisa di akses pada laman:www.astrafinancial.co.id/giiasyang juga menyajikan beritaterkini tentang GIIAS, Program-program Astra Financial di GIIAS serta artikel tentang pengelolaan keuangan.

Melalui program sinergis yang di dukung penuh oleh PermataBank, ACC, FIFGROUP, TAF, Asuransi Astra dan Astralife, Astra Financial optimisuntuk menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dukung selalu Astra Financial dengan menggunakan Hashtag #AstraFinancial, #GIIASTRAFinancial dan #MulaiDenganAstraFinancial selama GIIAS 2018. (rel/mea)

Peluang JK Tertutup

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK) dipastikan hadir dalam Perhelatan Memuliakan Tamadun Melayu Antarbangsa (PMTMA) di Daik Lingga, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), 19 November 2017.
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla (JK).

JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Peluang Wakil Presiden Jusuf Kalla kembali menjadi calon wakil presiden pendamping Joko Widodo pada Pemilu 2019 mulai tertutup. Pasalnya, partai pendukung Jokowi sudah menyepakati satu nama bakal cawapres, di saat uji materi UU Pemilu tentang masa jabatan presiden-wakil presiden belum diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK).

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin menyampaikan, sangat wajar jika Presiden Jokowi dan partai pendukungnya sudah menetapkan satu nama cawapres dalam pertemuan di Istana Bogor, Senin (23/7). Menurutnya, waktu sangat berharga dalam politik sehingga sulit jika harus menunggu MK memutuskan uji materi UU Pemilu tentang masa jabatan presiden-wakil presiden yang diajukan Partai Perindo.

“Yang namanya politik enggak bisa menunggu. Karena ada batas waktu pendaftaran pada 4-10 Agustus 2018,” ungkap Ujang, Selasa (24/7).

“Kalau misalnya sekarang Pak JK sedang uji materi dan ketinggalan gerbong, ya tidak masalah, karena kepemimpinan tidak terpatok pada satu orang JK,” sambungnya.

Ujang menyampaikan, agar terjadi regenerasi politik yang baik, maka sebaiknya semua pihak menghormati keinginan

JK pensiun dari panggung politik. Sesuai Pasal 7 UUD 1945, presiden dan wakil presiden memegang jabatan selama 5 tahun, dan sesudahnya dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama, hanya untuk satu kali masa jabatan. “Kepemimpinan nasional harus dibuka secara umum, jangan berkutat pada orang-orang itu saja,” kata Ujang.

Atas alasan itu, Ujang mendukung masa jabatan presiden dan wakil presiden dibatasi. Hal ini juga terjadi di banyak negara lain. “Kalau nanti MK mengabulkan wapres bisa 3 kali, maka sistem ketatanegaraan kita bisa berubah,” ujarnya.

“Kan ada jabatan lain yang lebih terhormat. JK kan orang hebat, artinya di manapun ia bisa berada, tidak harus jadi wapres lagi,” imbuh Ujang.

Secara terpisah, peneliti senior Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK), Bivitri Susanti menilai, argumentasi kuasa hukum JK mengenai masa jabatan wakil presiden bisa lebih dari 2 periode sangat keliru. Karena dalam undang-undang sudah jelas tertulis jabatan presiden-wakil presiden dibatasi 2 periode. “Sudah luar biasa jelas, jabatan presiden-wakil presiden harus dibatasi. Kalau dipisahkan seperti argumen JK dan kuasa hukum, tidak tepat secara konstitusional,” katanya.

Kuasa hukum JK, Irmanputra Sidin menyatakan, frasa dalam Pasal 7 UUD 1945 harus diperjelas, hingga JK bersedia menjadi pihak terkait. Ia menilai, frasa satu kali masa jabatan itu hanya untuk jabatan presiden. “Frasa hanya satu kali masa jabatan itu hanya frasa untuk pemegang kekuasaan jabatan presiden, bukan untuk wakil presiden,” jelasnya, Jumat (20/7) lalu.

Menanggapi itu, Bivitri menyatakan, presiden dan wakil presiden adalah satu kelembagaan, lembaga kepresidenan. Ia tidak sepakat dengan pendapat JK dan kuasa hukumnya, karena presiden dan wakil presiden adalah satu kesatuan yang sama-sama punya pengaruh, pemilihannya pun satu paket, dan posisi wapres bukan seperti menteri. “Kalau terpisah, sistem ketatanegaraan kita jadi kacau. Di mana pun di negara seluruh dunia itu, memang dalam satu paket presiden-wakil presiden, enggak dipisah,” pungkasnya. (rel/saz)

PDIP dan Golkar Siap Tampung TGB

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) bersama Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu.
Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB) bersama Presiden Jokowi, beberapa waktu lalu.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Muhammad Zainul Majdi alias Tuan Guru Bajang (TGB), secara resmi telah menanggalkan keanggotan dari partai Demokrat. Statusnya sebagai politikus tanpa partai, lantas memicu spekulasi politik jika TGB akan pidah partai lain.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan, pihaknya membuka pintu bagi TGB jika akan masuk menjadi kader partai banteng. Namun proses transfer kader ini disebutnya tidak bisa berjalan mudah, sebab harus ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

“Dalam konteks seperti ini, tentu saja (kami membuka pintu). Ini kan juga harus ada titik temu dari kedua belah pihak yang ingin bergabung,” tutur Hasto di DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).

Selain itu, Hasto memastikan, PDIP merupakan rumah bangsa. Sehingga siapapun yang ingin bergabung dengan partainya akan disambut baik dengan jalan dialog bersama. “Kami akan terus mencari titik temu, karena PDIP adalah rumah perjuangan Indonesia Raya. Sehingga mereka-mereka yang menyatakan diri sebagai bangsa Indonesia, bisa datang dan berdialog,” lanjutnya.

Lebih lanjut Hasto mengingatkan, bagi siapapun yang ingin bergabung dengan PDIP, harus memiliki pemahaman sama dengan ideologi partai. Yakni berlandaskan Pancasila. “Bagi PDIP yang bergabung ke partai, tentu saja juga bersama-sama memahami misi PDIP. Kemudian semangat ideologi PDIP berdasarkan Pancasila,” jelasnya.

Di sisi lain, Hasto sangat mengapresiasi keputusan TGB, yang menjatuhkan dukungan kepada Jokowi. Langkah itu, disebutnya akan membawa dampak positif dalam memperkuat kepemimpinan petahana itu. “Bagi PDIP, sikap yang ditunjukan oleh beliau, yang memberikan dukungan untuk Pak Jokowi ini, merupakan angin segar dan merupakan hal yang sangat positif untuk memperkuat kepemimpinan Pak Jokowi,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, juga mempersilakan TGB menyelesaikan proses pengunduran dirinya dari Partai Demokrat. Setelah itu, akan ada komunikasi lanjutan dengan TGB.

Hal ini disampaikan Airlangga menyikapi pengunduran diri TGB dari Partai Demokrat, karena memilih mendukung Jokowi, usai pertemuan 6 partai koalisi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7) malam. “Jadi kami mempersilakan proses yang terjadi dengan Pak TGB. Nanti sesudahnya akan ada pembicaraan lanjutan,” ucapnya.

Ia pun tidak menampik, sudah ada komunikasi awal dengan TGB, terkait dukungannya kepada suami Iriana. Itulah menurut Airlangga yang nantinya ditindaklanjuti. “Tentu kami akan tanyakan kepada yang bersangkutan. Tapi pada prinsipnya, pembicaraan awal itu ada. Tinggal tentu ada pembicaraan lanjutan,” jelas Airlangga.

Menteri Perindustrian tersebut, juga menyatakan, koalisi pendukung Jokowi terbuka bagi partai lain yang ingin bergabung. “Tentu sebagai koalisi yang mendukung Pak Presiden sepenuhnya, pasti membuka komunikasi dan menyerahkan ke Bapak Presiden. Dan 6 (parpol) ini sudah sangat solid dan bulat,” pungkas Airlangga. (sat/jpc/fat/jpnn/saz)

Honorer K2 Maunya 3 Huruf

Para honorer K2 saat menggelar aksi demonstrasi ke Kementerian PAN-RB, baru-baru ini.
Para honorer K2 saat menggelar aksi demonstrasi ke Kementerian PAN-RB, baru-baru ini.

JAKARTA, SUMUTPOS.CO -Solusi yang ditawarkan MenPAN-RB Asman Abnur, untuk honorer K2 (kategori 2) berusia di atas 35 tahun agar mengikuti tes P3K (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja), mendapat penolakan keras.

Menteri Asman menyatakan, dari diketahui 438.590 honorer K2, yang layak mengikuti tes CPNS hanya 13.347 orang, sisanya diarahkan ke P3K. Honorer K2 pun kompak satu suara menolak di-P3K-kan.

“Visi misi kami hanya 3 huruf, PNS. Kalau P3K kan enggak jelas tuh, karena sewaktu-waktu bisa diberhentikan, namanya kontrak toh,” ungkap Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih kepada JPNN (Grup Sumut Pos), Selasa (24/7).

Sampai kapan pun, lanjut Titi, honorer K2 tidak mau digeser ke P3K. Perjuangan akan terus berjalan hingga status PNS di tangan.

Ketua Forum Komunikasi Honorer K2 Jawa Barat, Iman Supriatna mengatakan, dengan mem-P3K-kan mereka, MenPAN-RB dituding tidak punya nurani. Menteri Asman juga dinilai memancing amarah seluruh honorer. “Kalau kami mau jadi P3K, sudah sejak zaman Pak Yuddy Chrisnandi jadi MenPAN-RB. Saat itu beliau menawari itu, dan kami tolak,” tegasnya.

Iman menambahkan, ini saatnya honorer K2 melawan MenPAN-RB dengan aksi besar-besaran. Seluruh honorer harus bersatu memperjuangkan status PNS. “Kami masih besar harapan RUU ASN (aparatur sipil negara) disahkan. Ini akan menjadi pintu masuk honorer menuju PNS. Yang jelas, harus satu kata, satu komando, lawan kebijakan MenPAN-RB,” serunya.

Sementara Anggota Komisi II DPR, Achmad Baidowi mengatakan, harus dilakukan revisi UU ASN untuk menyelesaikan persoalan honorer K2. Revisi UU ASN diharapkan bisa mengatur honorer K2 usia di atas 35 tahun tetap bisa diangkat jadi CPNS. “Ya harus revisi UU ASN,” katanya, Selasa (24/7).

Legislator Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, juga mengatakan, seharusnya ada pembedaan prosedur perlakukan terhadap honorer K2 yang sudah berusia 35 tahun. Sebab, menurut Baidowi, mereka selama ini sudah unggul di pengalaman kerja. “Meski demikian, harus juga ada syarat untuk honorer agar bisa sesuai standar,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam UU ASN mengatur untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) harus mengikuti serangkaian tes, baik kompetensi dasar maupun bidang. Tes ini dilakukan lewat sistem computer assisted test (CAT).

Untuk yang mengikuti seleksi CPNS harus berusia di bawah 35 tahun. Sedangkan P3K bisa di atas 35 tahun. (esy/boy/jpnn/saz)

Mahasiswi Indonesia Diperkosa Negro di Belanda

Polisi Belanda turun ke lokasi untuk menyelidiki kasus perkosaan mahasiswi Indonesia.
Polisi Belanda turun ke lokasi untuk menyelidiki kasus perkosaan mahasiswi Indonesia.

SUMUTPOS.CO – Rotterdam -Kabar tak menyenangkan datang dari Belanda. Seorang warga Indonesia yang sedang menempuh program pertukaran pelajar menjadi korban pemerkosaan. Pemerintah Indonesia yang diwakili Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Belanda sedang mengawal kasus itu.

Menurut lansiran Nederlandse Omroep Stichting (NOS), insiden tersebut terjadi Sabtu (21/7) pagi di Kota Rotterdam, Belanda. Pukul 05.30 waktu setempat, mahasiswi temporer di Universitas Erasmus itu sedang bersepeda di Jalan Concordia, Kralingen. Daerah tersebut berjarak sekitar 2 kilometer dari tempat tinggalnya di Herman Bavinckstraat, selatan kompleks Universitas Erasmus.

Di sana dia sadar sedang dikuntit seorang pria jangkung berkulit hitam yang menunggang sepeda. Mahasiswi yang takut itu pun langsung memacu sepeda ke kawasan tempat tinggalnya. Sesampai di depan rumah, dia mengunci sepeda, lalu berjalan ke rumah.

Namun, laki-laki yang masih dikejar aparat tersebut tiba-tiba muncul dan mulai menyerang korban. Dia mencekik korban dengan menggunakan rantai sepeda sampai sang korban tak sadarkan diri. Saat itulah, pria tersebut melakukan perbuatan bejat. Setelah itu, pelaku melarikan diri.

Setelah sadar, mahasiswi Indonesia itu langsung mencari pertolongan ke warga sekitar.

“Memang benar ada peristiwa itu. Sejak tadi malam tim KBRI sudah berada di Rotterdam,” ungkap Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda I Gusti Agung Wesaka Puja saat dihubungi, Senin (23/7).

Saat ini kepolisian telah menempatkan 20 personel untuk melacak pelaku. Penyelidikan di TKP pengejaran sampai pemerkosaan pun dilakukan dengan memeriksa semua rekaman CCTV di semua rute yang memungkinkan. Laki-laki negro tersebut dikabarkan berusia sekitar 20 tahun dengan kulit hitam dan memakai jaket hoodie hitam. Sepeda yang dikendarai pun berwarna hitam.

“Korban sedang berada dalam perawatan rumah sakit. Pihak rumah sakit tidak memperbolehkan korban bertemu dengan siapa pun sebelum keluarga tiba. Keluarga korban sekarang (kemarin, Red) baru tiba di bandara dan kami fasilitasi untuk segera bertemu,” jelasnya.

Dalam keterangan kepada majalah Universitas Erasmus Rotterdam (EUR), ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia di Rotterdam, Zaid Ramadhan Hanan mengaku sudah mendatangi rumah sakit.

Dia juga memastikan korban merupakan mahasiswi EUR bukan dalam program pertukaran sebagaimana disebutkan sejumlah media.

Direktur Perlindungan WNI dari Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhamamad Iqbal, menegaskan tim Kedutaan Besar RI (KBRI) di Belanda akan terus memberikan pendampingan serta berkoordinasi dengan otoritas setempat.

“Keluarga meminta diberikan privasi dalam kasus ini. Sesuai SOP, kemlu kami harus menjaga identitas korban,” ujar Lalu. (bil/c10/tom/bbs/azw/jpc)

 

Walikota dan Wawako Banda Aceh Jadi Barista di Indonesia City Expo Apeksi

Walikota Banda Aceh Aminullah Usman saat menyajikan kopi Aceh kepada pengunjung stand.(Ist for Sumut Pos)
Walikota Banda Aceh Aminullah Usman saat menyajikan kopi Aceh kepada pengunjung stand.(Ist for Sumut Pos)

ACEH, SUMUTPOS.CO – Indonesia City Expo Apeksi Tarakan, menjadi peluang bagi Pemko Banda Aceh dalam mempromosikan kopi Aceh.

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman SE Ak MM dan Wakil Wali Kota, Zainal Arifin bahkan menjadi barista dadakan yang menyuguhkan kopi bagi pengunjung di stand milik Kota Banda Aceh usai kegiatan gala dinner berlangsung, Selasa (24/7) malam.

Saat jadwal mengunjungi stand-stand milik peserta Apeksi tiba, stand Pemko Banda Aceh diserbu pengunjung yang ingin menikmati kopi. Aminullah yang meracik sendiri kopi terlihat sangat sibuk melayani pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Begitu juga dengan Wakil Wali Kota, Zainal Arifin juga menjadi barista dan ikut meracik kopi kemudian menyerahkan kopi kepada pengunjung untuk dinikmati.

Kopi Aceh memang menjadi primadona yang diburu oleh pengunjung Inodesia Citu Expo Apeksi Tarakan tahun 2018.

Dodot, salah-satu pengunjug asal Bau-bau, Sulawesi yang ikut menikmati kopi Aceh racikan Aminullah mengaku sangat menikmati kopi yang disuguhkan di stand milik Kota Banda Aceh itu.

“Kopinya enak, Saya dari Bau-bau sangat menyukai kopi Aceh. Saya selalu pesan kopi Aceh setiap ada teman yang lagi melawat ke Aceh atau Sumatera. Kopinya memang beda dari kopi daerah lain di Indonesia,” ujar Dodot.

Senada dengan Dodot, Yeni seorang Ibu muda warga Tarakan juga mangaku sangat menyukai kopi Aceh.

“Saya asli Tarakan, Saya dengar dari teman-teman katanya kopi Aceh enak. Malam ini Saya coba buktikan dan ternyata memang enak. Rasanya khas sekali,” aku Yeni usai menikmati kopi Aceh racikan Wali Kota.

Wali Kota Banda Aceh, H Aminullah Usman memanfaatkan event Indonesia City Expo Apeksi tahun 2018 di Tarakan sebagi ajang untuk mempromosikan kopi Aceh.

Kata Aminullah, kopi Aceh memiliki cita rasa yang tinggi. Dengan gencarnya promosi, kopi akan menjadi salah-satu yang paling diincar oleh wisatawan.

“Dengan kopi akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bukan hanya kesejahteraan petani, tapi juga pengusaha warung kopi hingga pekerja di warung kopi,” ungkap Aminullah. (zal)