Home Blog Page 6210

Filipina v Indonesia: Uji Konsistensi

Rafli Mursalim merayakan gol saat berhasil menjebol gawang lawan.
Rafli Mursalim merayakan gol saat berhasil menjebol gawang lawan.

SUMUTPOS.CO – Dua kemenangan telah dikoleksi tim nasional U-19 di Piala AFF U-19 membuka langkah tim besutan Indra Sjafri itu untuk melaju ke semifinal. Teranyar kemenangan 4-0 atas Singapura membuat Witan Sulaiman dkk memuncaki klasemen grup A. Kini ujian hadir dari Filipina di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (5/7) malam WIB.

Koleksi enam poin setelah juga menumbangkan Laos menjadi modal berharga untuk melibas lawan-lawan lainnya di Grup A. Mereka unggul dua angka atas Vietnam dan Thailand. Indonesia menjadi satu-satunya tim yang selalu menang di grup ini untuk sementara.

Pelatih timnas U-19, Indra Sjafri mengatakan, timnya tetap menerapkan pakem sepak bola menyerang dengan umpan-umpan pendek. Itu terus dimatangkannya setiap laga tanpa peduli lawan. “Pakem bermain kami tidak berubah dari pertandingan ke pertandingan. Filosofi yang kami anut dengan sepakbola menyerang dan passing game, semua berjalan baik,” kata Indra Sjafri.

Sejauh ini Garuda Nusantara menunjukkan perkembangan berarti. Sebelumnya Indonesia hanya menang tipis 1-0 atas Laos pada partai pertama. Menurtnya, hal itu terjadi karena skuadnya kurang dukungan saat sedang menyerang.

“Akan ada rotasi pemain lagi yang kita lakukan. Seperti yang saya bilang kemarin kita ada strategi turnamen dan taktik untuk bermain. Sudah saya perbaiki yang kurang dan yang bagus kita pertahankan,” ujar Indra.

Pada latihan jelang melawan Filipina, Timnas U-19 menerapkan beberapa latihan seperti umpan-umpan datar dan juga penyelesaian akhir.

Indonesia masih menyisakan tiga pertandingan di Grup A. Setelah Filipina, mereka ditunggu dua tim tangguh, yakni Vietnam (7 Juli) dan Thailand (9 Juli). Dibanding dua lawan itu, Filipina masih relatif lebih ringan. Kesempatan ini pun harus dimaksimalkan. “Kalau tim ini konsisten dengan cara bermain (Lawan Singapura, Red), pertandingan ketiga dan keempat bisa lebih baik,” tutup Indra.

Optimisme senada disampaikan Rafli Mursalim. Striker Mitra Kukar itu tampil maksimal dengan dua gol ke gawang Singapura. Ada kemungkinan Rafli kembali dipercaya menggantikan Hanis yang belum menemukan top perform.”Dua gol ini membuat saya senang. Kalau diberi kesempatan, saya akan buktikan lagi. Saya minta doa dan support agar tim ini juara,” ucap Rafli kepada awak media di Sidoarjo.

Juli, 8.356 Calhaj Sumut ke Tanah Suci

Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos Ribuan Calon Jemaah mempraktekkan Rukun Haji sebagai persiapan menuju tanah suci, saat Manasik Haji di Asrama Haji Jalan AH. Nasution Medan, Jumat (21/7/2017).
Foto: Triadi Wibowo/Sumut Pos
Ribuan Calon Jemaah mempraktekkan Rukun Haji sebagai persiapan menuju tanah suci, saat Manasik Haji di Asrama Haji Jalan AH. Nasution Medan, beberapa waktu lalu.

MEDAN, SUMUTPOS.CO — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumut memastikan sebanyak 8.356 calon jemaah haji akan berangkat haji ke tanah suci pada Juli dan Agustus 2018. Jumlah itu, berdasarkan kuota yang diterima Sumut yang dibagi dalam 22 kloter.

“Kuota kita 8.356 jemaah haji keseluruhan S+umut. Keseluruhannya akan kita hitung nanti,” ungkap Kasi Haji Kemenag Sumut, Erinofa kepada Sumut Pos, Rabu (4/7).

Nantinya, lanjut Erinofa, para jemaah akan dibagi ke dalam 22 kloter Kabupaten/kota sesuai wilayah. “Keseluruhannya 22 kloter. Kloter 21 penuh, kemudian kloter 22 berjumlah 208 orang,” paparnya.

Sedangkan tiap kloter, kata dia, berjumlah kurang lebih 388 jemaah, ditambah 5 orang petugas untuk mendampingi para jemaah.

“Kloter 1 dari Langkat. Disusul kloter 2 dari Asahan dan seterusnya. Jadi satu hari satu kloter yang berangkat pada bulan Juli dan Agustus, harus sudah tuntas semua,” jelasnya.

Terpisah, Plt Kakanwil Kemenag Sumut, T Darmansah menyampaikan, tahun ini calon jemaah haji asal Kabupaten Langkat berjumlah 432 orang akan berangkat pada kloter pertama. Sementara, 6 orang calon jemaah haji akan berangkat pada kloter 6.

“Jemaah haji kloter pertama asal Langkat masuk asrama tanggal 21 Juli 2018 dan berangkat tanggal 22 Juli 2018 pukul 19.30 WIB,” ungkapnya yang juga menjabat Kakan Kemenag Langkat.

Darmansah juga menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Langkat  juga melaksanakan manasik haji gabungan beserta konsumsi selama kegiatan, menyediakan 11 unit bus pariwisata untuk jemaah dan 3 unit truk untuk pengangkutan koper ke Asrama Haji.

Sementara itu, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu berpesan kepada calon jemaah haji agar selalu menjaga kesehatan ketika di tanah suci, juga selalu menjaga nama baik bangsa, khususnya Kabupaten Langkat.

Kepada petugas haji, dia mengingatkan agar melaksanakan tugas dengan baik, jaga akhlak dan nama baik daerah dan semoga seluruh jemaah haji kembali ke tanah air mendapat predikat haji mabrur.

Singapura Tertarik Kelola Danau Toba

Triadi Wibowo/Sumut Pos_ Sejumlah pengunjung bermain di peraiaran Danau Toba, belum lama ini.
Triadi Wibowo/Sumut Pos_
Sejumlah pengunjung bermain di peraiaran Danau Toba, belum lama ini.

SUMUTPOS.CO – Meski jumlah wisatawan di Danau Toba turun drastis akibat dampak tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun, nyatanya pemerintah Singapura tertarik ingin mengelola Danau toba dan ingin berinvestasi.

Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura Mark Low di Medan mengatakan, pihaknya berniat menjalin kerja sama di bidang pariwisata, termasuk kawasan wisata Danau Toba. “Ke depan kami (Singapura) akan ikut serta dalam pengembangan sektor pariwisata di Sumatera Utara. Potensi wisata alam di Sumut sangat menjanjikan,” ungkapnya saat bertemu Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Eko Subowo, di Kantor Gubsu, Rabu (4/7).

Dikatakan Mark Low, saat ini sudah ada perusahaan yang tertarik untuk pengembangan industri pariwisata di Danau Toba. Juga memuji pembangunan infrastruktur jalan di daerah ini yang sudah cukup baik. Sehingga memudahkan para wisatawan untuk berkunjung ke berbagai destinasi wisata yang ada di Sumut.

Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Eko Subowo mengatakan,  Sumut punya banyak wisata alam. Diharapkan Sumut dan Singapura dapat bekerja sama untuk pengembangannya. Kepada Mark Low yang akan mengakhiri tugasnya sebagai Konjen di Medan, Eko mengharapkan hubungan kerja sama yang selama ini telah terjalin dapat lebih di tingkatkan di masa mendatang. Posisi Mark sendiri akan akan segera digantikan oleh konjen yang baru yakni Richard Grosse.

“Atas nama Pemprov Sumut kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan hubungan yang baik selama ini. Berharap hubungan kerjasama akan terus ditingkatkan ke depannya,” ujar Eko Subowo didampingi Asisten Ekbang Ibnu S Hutomo dan Kabiro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Ilyas Sitorus.

Bercermin pada peristiwa yang terjadi baru-baru ini, yaitu tenggelamnya  KM Sinar Bangun, Pj Gubernur mengatakan bahwa akan ada pelatihan (training) bagi awak kapal maupun nakhoda, khususnya untuk angkutan penyeberangan agar sesuai dengan standar. “Begitu juga untuk di dermaga. Nanti para awak akan memiliki sertifikasi untuk menghindari kejadian serupa agar tidak terjadi lagi,” ujarnya.

Atas kerja sama selama ini, Eko menyampaikan terimakasih kepada Mark Low. Begitu juga kepada Richard, dirinya mengucapkan selamat datang dan  mengharapkan agar terus menjalin kerjasama dengan Sumatera Utara. “Selamat datang kepada Konjen yang baru Richard Grosse. Yang sudah baik dipertahankan. Yang belum dibenahi dan ditingkatkan,” sebutnya.

Kunjungan Wisatawan di Danau Toba Turun Drastis

Sutan Siregar/Sumut Pos_ Kapal kapal pengangkut penumpang dari dan parapat menuju pulau samosir dengan latar belakang pemandangan yang indah
Sutan Siregar/Sumut Pos_
Kapal kapal pengangkut penumpang dari dan Parapat menuju Pulau Samosir dengan latar belakang pemandangan yang indah.

MEDAN, SUMUTPOS.CO -Tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba, pada Senin (18/6) lalu, tak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Namun juga berdampak turunnya kunjungan wisatawan secara drastis hingga 60 persen karena beberapa biro perjalanan (travel) membatalkan pelayaran di perairan Danau Toba.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro mengatakan, sejumla travel wisata membatalkan kunjungan ke perairan Danau Toba. Tak hanya itu, ada juga beberapa penundaan lainnya, termasuk kapal wisata kita yang sampai tiga grup tidak jadi berlayar.

“Ada beberapa penundaan, termasuk kapal wisata kita. Ada sampai tiga grup tidak jadi berlayar. Keadaan ini menjadi momentum untuk mewarning semua. Jadi cermin besar kita untuk berkaca,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Ombang Siboro.

Hal tersebut, lanjut Ombang,  menjadi evaluasi di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Samosir untuk kedepannya lebih baik menyediakan sarana dan prasana di danau terbesar di Asia Tenggara ini.

Dengan kejadian ini, memicu pihak Pemkab Samosir untuk melakukan pembenahan dan penataan kembali Danau Toba bersama stakeholder pariwisata dan melakukan pembahasan langkah perbaikan pariwisata. “Kita ingin menunjukkan kepada dunia, kita tidak mau terpuruk. Kita harus bangkit. Setiap dermaga utama itu ada syahbanda yang berkuasa untuk mengontrol. Karena selama ini terabaikan,” ujarnya mengakui.

Ombang ingin dermaga yang ada harus berwajah pariwisata. Selama ini dermaga-dermaga yang ada di Samosir memang hanya untuk sebatas tempat bersandarnya kapal angkutan barang dan orang. “Kita ingin dermaga yang multilevel. Yang sekarang ini kan cuma satu level. Hanya untuk kapal besar. Yang boat dimana? yang sampan dimana,” kata Ombang.

Ke depan, kapal-kapal angkutan yang ada di danau Toba juga akan disertifikasi. Standar operasinya juga harus digalakkan. Dengan sistem itu, regulasi memiliki standar pelayaran sehingga insiden KM Sinar Bangun tidak terulang kembali dikemudian hari.

KPK OTT Gubernur Aceh

Irwandi Yusuf

BANDA ACEH, SUMUTPOS.CO – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (3/7/2018) sore di Aceh. Tim lembaga antirasuah diduga menangkap dua pejabat tinggi yakni Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dan Bupati Bener Meriah Ahmadi.

Penangkapan terhadap kedua pejabat tersebut dilakukan di lokasi terpisah. Gubernur Aceh Irwandi Yusuf ditangkap di pendopo gubernur di Banda Aceh, sementara Bupati Bener Meriah Ahmadi ditangkap di Bener Meriah.

“Ditangkap terkait korupsi dana otonomi khusus,” ujar seorang sumber di KPK. Irwandi baru dilantik sebagai Gubernur Aceh pada 5 Juli 2017. Ia diusung Partai Demokrat, Partai Nasional Aceh, dan sejumlah partai politik lainnya.

Sedangkan Ruslan diusung Partai Demokrat, PAN, PDA dan PKPB. Menurut sumber yang sama,  Ruslan ditangkap tim satuan tugas KPK saat menyerahkan uang ratusan juta kepada seseorang di sebuah tempat. Diduga orang itu adalah kepanjangan tangan Irwandi. “Uang ini sebagai imbalan kepada Gubernur karena sudah mendistribusikan dana otonomi khusus,” ujar sumber itu.

Saat berita diturunkan redaksi, Irwandi Yusuf sudah diamankan di Mapolda Aceh. Sementara Ahmadi sedang berada di Polres Bener Meriah. Begitu juga dengan beberapa orang yang diduga mengetahui dugaan korupsi tersebut. Kabarnya mereka akan dibawa ke Jakarta hari ini, Rabu (4/7/2018).(bbs/ras)

Abang Tidak Pernah Benar di Matamu Sayang

SUMUTPOS.CO –  Donwori tak pernah benar di mata istrinya, Karin. Bergerak sedikit mendapat omelan (merepet), hingga membuat Donwori tak betah di rumah.

Meski sering minggat dari rumah, murkah wanita berusia 28 tahun itu tak pernah surut. Tiga tahun bersama serasa seperti neraka.

Donwori (28) menyerah pada hubungan pernikahnnya dengan Karin. Keputusan ini ia ambil lantaran tak tahan lagi jadi bulan-bulanan istri. Tiga tahun menjalani hubungan rumah tangga, Donwori menyerah dan pilih mengakhirinya sampai di sini.

“Tidak pernah ada benarnya aku kalau sama istri. Ada saja yang salah,” ungkap Donwori saat berada di Ruang tunggu pengadilan agama.

Dia menjelaskan, Karin selalu ngomel dan tidak mengenal tempat. Setiap tindakan yang dilakukan Donwori selalu berkebalikan dengan apa yang dimau oleh Karin. Di sinilah Karin selalu marah dan nyinyirin suami habis-habisan.

“Hal sepele banget kok misale aku bantu bersih-bersih dengan cara yang salah, naruh barang di tempat tak seharusnya, kelamaan ngobrol dengan tetangga itu dia sudah marah-marah. Pernah aku belikan sesuatu buat dia, malah kena marah katanya pemborosan,” terangnya.

Belum lagi saat dirinya terlambat menjemput Karin, atau mengenakan pakaian yang lusuh, atau lupa meletakkan barang.

Kemurkaan Karin bakal menjadi-jadi. Donwori menduga, sikap Karin yang semena-mena itu bisa jadi karena awalnya dia tak ingin menikahi Donwori.

Ia memang mengakui saat menikah, Karin sempat beberapa kali menolak lamarannya. Namun karena getolnya Donwori berusaha, Karin akhirnya luluh juga.

“Aku sampek ditolak lima kali, gak tau juga kenapa, apa aku kurang ganteng atau bagaimana,” keluhnya.

Akhirnya, sejak pertama menikah Donwori diperlakukan begitu oleh Karin. Ia sempat berpikiran positif bahwa kedepannya sikap Karin bisa berubah seiring waktu.

Rupanya hal itu hanyalah khayalan belaka. Sebab sikap Karin tetap saja dingin dan semakin dingin, hingga akhirnya Donwori tak betah juga.

“Lama-lama kok aku gak betah juga, suami seharusnya jadi imam, lha aku jadi kalah-kalahan terus. Ya sudahlah, tak lepas saja,” pungkasnya. (jpr)

Umur 8 Tahun Sudah Kuliah

Laurent Simons
Laurent Simons

SUMUTPOS.CO –  Tongkrongan Laurent Simons benar-benar tak berbeda dengan bocah 8 tahun pada umumnya. Pipinya gembul. Ada rona kemerahan. Senyumnya menggemaskan. Tapi, tak ada yang bakal menyangka bahwa dua bulan lagi Laurent bakal menjadi mahasiswa.

Ayahnya, Alexander, menceritakan bahwa putranya sejak kecil memang berbeda. Laurent tak pernah senang dengan mainan. Dia juga sulit bergaul dengan anak seusianya. Alih-alih mainan, dia malah jauh lebih menikmati menyelesaikan soal-soal matematika. Itu adalah pelajaran favoritnya.

“Karena itu sangat luas. Ada statistik, geometri, dan aljabar,” ujar Laurent tentang pelajaran kesukaannya itu saat diwawancarai radio RTBF.

Tahu anaknya mampu menyelesaikan soal dengan cepat, Alexander pun memberikan motivasi. Di usia 5 tahun, Laurent sudah diterima di sekolah dasar. Tepatnya di Winford School, Amsterdam, Belanda. Alexander sejatinya orang Belgia. Istrinya orang Belanda. Mereka tinggal di Negeri Kincir Angin itu saat Laurent berusia 4 tahun.

Hanya dalam setahun lebih, Laurent lulus SD. Semua pelajaran sudah rampung. Dia satu-satunya siswa di Amsterdam yang mampu lulus secepat itu. Bocah lelaki berambut panjang sedagu itu pun mendaftar untuk mengikuti sekolah menengah.

Ternyata, materi di jenjang yang lebih tinggi itu pun mampu dilahapnya dengan cepat. Tak butuh waktu lama bagi Laurent untuk menguasai semua. Pendidikan menengah yang seharusnya ditempuh selama enam tahun itu kelar dalam 1,5 tahun.

Meski masih berumur 8 tahun, Laurent sudah bisa melewati ujian kelulusan yang biasanya dikerjakan anak-anak berusia 18 tahun. Namun, belum ada kepastian di mana Laurent akan kuliah setelah libur.

Karena prestasinya tersebut, Laurent diburu media. Dia menjadi pemberitaan di dalam dan luar negeri. Menurut Alexander, dokter gigi itu, anaknya memang pintar. Hasil tes IQ-nya mencapai 145. Termasuk kategori genius.

Meski begitu, tantangan Laurent adalah beradaptasi dengan dunia perkuliahan. Memang, selama ini dia tidak pernah mengalami masalah bergaul dengan teman-teman sekolahnya yang jauh lebih tua. “Dia senang bergaul dengan mereka,” tegas Alexander.

Sebagai anak-anak, cita-cita Laurent masih sering berubah-ubah. Dulu, dia ingin menjadi seorang ahli bedah. Tapi, dia juga ngomong ingin menjadi astronot. Kini, dia mengubah keinginannya dan berharap bisa menjadi seorang astronot. Kini, Laurent merasa saat besar nanti dirinya harus menjadi seorang ahli komputer.

“Jika besok dia memutuskan untuk menjadi seorang tukang kayu, kami tidak mempermasalahkan. Asalkan dia bahagia,” ujar Alexander sebagaimana dilansir BBC.

Berita tentang Laurent menuai pro dan kontra. Banyak warga berpendapat bahwa Alexander terlalu memforsir putranya. Sebab, kuliah bukan seperti SMA. Laurent dinilai bakal sulit bergaul di universitas. Kalau toh dia bisa lulus cepat saat kuliah, Laurent tetap harus menunggu lama untuk bisa bekerja.

Tapi, jika Laurent memang fokus untuk menjadi ahli komputer, dia bisa bekerja di usia belasan tahun. Contohnya sudah ada. Remaja asal Kanada Tanmay Bakshi dipekerjakan IBM sebagai ahli kecerdasan artifisial di usia 13 tahun. (sha/c17/dos)

Najib Razak Ditangkap KPK

Najib Razak

KUALA LUMPUR, SUMUTPOS.CO –  Penyidik Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) menangkap Najib Razak terkait kasus dugaan korupsi 1MDB. Mantan perdana menteri itu dijemput penyidik dari rumahnya di Kuala Lumpur, Selasa (3/7/2018).

Portal The Malaysian Insight mengunggah kabar melalui Twitter pada pukul 4.14 sore waktu setempat, bahwa Najib terlihat meninggalkan kediaman pribadinya dan naik ke mobil polisi.

Dia kemudian dibawa ke markas KPK Malaysia di Putrajaya untuk menjalani pemeriksaan. Kabarnya, Najib bakal langsung didakwa hari ini, Rabu (4/7/2018).

Sejak lengser dari kursi perdana menteri pada 10 Mei lalu, langit seperti runtuh di atas kepala Najib. Rezim yang baru dengan cepat membuka kembali penyelidikan kasus 1MDB yang sempat mati suri saat Najib berkuasa.

Pada 12 Mei imigrasi resmi mencekal Najib dan istrinya bepergian ke luar negeri. Empat hari kemudian, giliran kediaman pribadi mantan bos UMNO itu digeledah aparat. Dua kondominium miliknya ikut digeledah.

Penggeledahan tersebut mengungkap gaya hidup mewah Najib dan istrinya, Rosmah Mansour. Sekitar 12 ribu perhiasan, 423 jam tangan, 567 tas dan ratusan barang mewah lainnya disita dari rumah properti Najib. Nilai totalnya mencapai USD 275 juta atau Rp 3,9 triliun.

Berdasar penyelidikan Departemen Kehakiman AS, jumlah uang 1MDB yang disalahgunakan mencapai USD 4,5 miliar atau setara Rp 64,28 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar USD 700 juta (Rp 10 triliun) mengalir ke rekening pribadi Najib. Suami Rosmah Mansor itu mengaku bahwa uang tersebut adalah donasi dari mendiang Raja Abdullah dari Saudi. (ce1/iml/JPC)

Gerindra Siap Ditinggal PAN

Foto: JAWAPOS.COM SIAP: Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Nizar Zahro, mengaku, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres di Pilpres 2019.
Foto: JAWAPOS.COM
SIAP: Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Nizar Zahro, mengaku, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres di Pilpres 2019.

SUMUTPOS.CO – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, berminat ikut serta dalam capres di Pilpres 2019 mendatang. Jika sampai parpolnya merestui, serta didukung koalisi yang cukup, Amien bakal menjadi penantang Joko Widodo (Jokowi) di 2019.

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Nizar Zahro mengatakan, pihaknya tidak terganggu dengan Amien Rais menjadi capres. Karena Gerindra tetap mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di Pilpres 2019.

“Prinsipnya Gerindra menghormati siapa pun anak bangsa berhak mencalonkan sebagai presiden. Namun Gerindra tidak terganggu,” ujar Nizar, dalam diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Selasa (3/7).

Bahkan Nizar juga tidak khawatir nantinya PAN tidak bersama-sama berkoalisi dengan Partai Gerindra di Pilpres 2019 mendatang. Gerindra sudah siap dengan apa pun keputusan partai yang dikomandoi oleh Zulkifli Hasan itu. “Apakah PAN gabung atau tidak, apakah PAN gabung ke koalisi pemerintah? Kita santai saja. Politik kan bagian dari demokrasi,” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, menyebut namanya sebagai satu dari 4 nama yang akan diusung menjadi capres oleh PAN. Adapun tiga alasan PAN menjadikan Amien Rais sebagai capres, pertama, kata Ketua DPP PAN Viva Yoga, Amien Rais memiliki integritas sebagai pemimpin nasional, cinta NKRI, dan cinta rakyat Indonesia.

Kedua, Amien memiliki konsep dan kapasitas leadership dalam memimpin perjuangan bangsa Indonesia menuju pada cita-cita nasional, sesuai berdirinya Republik Indonesia.

Alasan ketiga, sosok Amien Rais yang masih memiliki fisik kuat dan stamina prima dalam beraktivitas sesuai tuntutan kerja. Sehingga usia tidak menghalangi dalam menjalankan tugas pokok pekerjaan.

Selain Amien Rais, partai berlogo matahari putih ini, juga punya calon lain, seperti Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Dewan Penasihat PAN Soetrisno Bachir, dan mantan Ketua Umum PAN Hatta Rajasa. (ce1/gwn/jpc/saz)

 

 

Sekjen Parpol Pendukung Mulai Godok Cawapres untuk Jokowi

Foto: GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.COM PERTEMUAN: Sekjen pendukung Jokowi ketika dalam pertemuan, beberapa waktu lalu.
Foto: GUNAWAN WIBISONO/JAWAPOS.COM
PERTEMUAN: Sekjen pendukung Jokowi ketika dalam pertemuan, beberapa waktu lalu.

SUMUTPOS.CO – Waktu pendaftaran calon presiden periode 2019-2024 tinggal beberapa bulan lagi. Parpol pendukung pemerintah maupun oposisi mulai menyempurnakan langkah politiknya untuk menentukan siapa calon presiden (capres) maupun cawapres yang akan diusung.

Bahkan dalam waktu dekat ini, seluruh sekretaris jenderal (sekjen) pengusung Jokowi, melakukan pertemuan. Pertemuan itu untuk menggodok Pilpres 2019 mendatang.

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani, membenarkan kabar tentang agenda pertemuan tersebut. Ia menyebutkan, pertemuan itu akan dilakukan pada pekan depan.

Insha Allah minggu depan ada pertemuan sekjen-sekjen partai (pengusung Jokowi). Setelah itu akan disusul para ketua umum partai,” ungkap Arsul di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/7).

Menurut Arsul, pertemuan itu disebut akan membahas berbagai analisis terhadap skema kemungkinan di Pilpres 2019 mendatang. Termasuk juga bangunan koalisi pengusung yang akan disusul parpol baru. “Yang sudah fix kan 5, ditambah partai nonparlemen ada 3. Ini kemudian kita akan fix-kan dulu,” jelasnya.

Adapun parpol pendukung Jokowi, yakni PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Golkar, PPP, dan Hanura. Sementara parpol nonparlemen pendukung Jokowi, yakni Perindo, PSI, dan PKPI.

Arsul menambahkan, pemantapan koalisi itu dimaksudkan untuk memudahkan pembahasan ke tingkat yang lebih jauh. Mulai dari kriteria cawapres Jokowi, sampai pembagian kekuasaan (power sharing). “Misalnya mulai soal kriteria atau sosok cawapres. Kemudian masalah program pemerintah ke depan. Kemudian karena ini partai politik, tentu bicara power sharing,” pungkasnya. (aim/jpc/saz)